Author: v3aprilia, dwiananing, Fiensa_F
Length: chaptered
Genre: drama, family, friendship, romance
Rating: PG
Main Cast:
No! Name’s member:
- Choi Eunhoon (Orchid Choi) —> dwiananing
- Jung Iseul (Kiara Jung) —> v3aprilia
- Park Jiyoo (Jane Park) —> Fiensa_F
- Byeon Ji Young (Jill Byeon) —> LiaaML
- Kim Hye Ran (Rainy Kim) —> Rani Dwi
JYJ
- Kim Jaejoong
- Park Yoochun
- Kim Junsu
PART IV
“Siapa gadis beruntung yang menyanyi bersama Yunho oppa itu?”
“Suaranya terlalu bagus untuk seorang penyanyi di café kecil.”
“Kalau aku kesana lagi malam ini, mungkinkah aku bisa melihat mereka berduet lagi?”
“Mereka terlihat kompak dan akrab, aku iri dengan gadis itu.”
Iseul menghela napas kesal. Dia sudah tahu hal ini pasti akan terjadi. Tak perlu menunggu lama-lama untuk melihat video fancam dan foto-foto Jung Yunho saat menyanyi bersama dengan Iseul di sebuah café itu di berbagai media. Belum lagi foto-foto paparazzi yang memperlihatkan Yunho berjalan dengan Iseul dan mengobrol akrab.
Iseul tidak bisa berjalan dengan nyaman di sepanjang koridor gedung utama JYJ karena berpasang-pasang mata pasti akan langsung menatapnya dengan pandangan penuh rasa ingin tahu. Baginya, ini sangat menyebalkan. Baru kali ini dia benar-benar merasakan kalau berteman dengan seorang idola saja, tanggapan orang-orang bisa segini hebohnya. Iseul juga merasa kesal karena tidak sedikit netizen yang terang-terangan mengaku membenci Iseul karena dia dekat dengan Yunho.
“Aku hanya menyanyi, itu saja! Dan sedikit mengobrol basa basi itu kupikir bukan sesuatu yang salah!” kata Iseul gusar.
“Coba saja kau menjelaskan itu pada netizen,” kata Jiyoo. “Kau ini seperti tidak tahu saja, ini yang namanya skandal. Mau tidak mau, kau dan Yunho oppa sudah terlibat skandal.”
“Jangan menyebut-nyebut skandal! Seperti aku sudah melakukan kejahatan besar saja,” kata Iseul. “Memangnya salah ya kalau aku berteman dengan artis?”
“Apapun yang berkaitan antara JYJ dan SM adalah hal yang sangat sensitif, Iseul. Coba kau pikir, dua orang yang berasal dari JYJ dan SM bertemu dan terlihat seperti membicarakan sesuatu yang penting. Kalau dilihat dari foto-foto saat kau tepergok mengobrol mengobrol berdua dengan Yunho oppa di jalan, siapapun pasti akan menduga yang macam-macam,” kata Eunhoon.
“Tapi… bukan aku yang mengajak ngobrol duluan… Begitu juga saat di café, bukan aku yang mengajaknya menyanyi… Dan memangnya darimana mereka tahu kalau aku ini trainee JYJ?!” kata Iseul.
“Kau meremehkan kemampuan wartawan, onnie,” kata Hye Ran, menunjuk ke laptopnya. “Sudah keluar berita kalau Jung Iseul adalah trainee JYJ, pasti wartawan itu menanyakannya ke manager café.”
“Sial…” Iseul merutuk.
“Oh! Coba kalian lihat ini,” Hye Ran membaca salah satu komentar netizen di bawah news tentang Yunho dan Iseul. “‘Melihat Yunho yang tidak menggunakan apapun untuk menyamarkan wajahnya, seperti kacamata atau topi, mungkinkah ini hanya sekadar sensasi? Sungguh aneh melihat seorang idola berjalan-jalan di keramaian dan membiarkan orang-orang melihatnya sedang bersama dengan seorang gadis…’ Astaga, dia menuduh Yunho oppa sengaja melakukannya untuk mencari perhatian?”
“Lalu apa komentar untuk berita tentangku?” tanya Iseul khawatir.
“‘Yunho terlihat akrab dengan trainee JYJ, lalu bagaimana tanggapan Jaejoong?’ Itu saja,” kata Hye Ran, membaca komentar lainnya. “Dan ini satu lagi, ‘mereka seperti sedang membicarakan sesuatu yang penting. Siapapun pasti akan curiga dengan mereka’.”
“Iseul,” panggil Ji Young, yang baru bergabung dengan teman-temannya. “PresDir Kim menyuruhmu untuk datang ke ruangannya.”
Bahu Iseul merosot. “Tentang berita itu?”
Ji Young mengangkat bahu. “Tidak tahu. Hanya itu pesan yang disampaikan padaku.”
“Yang tabah, onnie,” kata Hye Ran prihatin. Iseul mendengus kesal, lalu dengan malas berjalan keluar.
***
Iseul tidak langsung mengetuk pintu ruangan Jaejoong, dia sibuk mondar mandir sambil menghapal jawaban yang kira-kira akan dia ucapkan kalau seandainya Jaejoong memang menanyakan berita tentang Yunho. Tapi pada akhirnya Iseul hanya menemukan dua jawaban yang menurutnya paling masuk akal, yaitu “aku sama sekali tidak tahu kalau itu adalah Jung Yunho” dan “aku tidak membicarakan hal penting dengan Jung Yunho. Itu hanya obrolan biasa”.
“Baiklah, kurasa jawaban itu cukup,” gumam Iseul. Dia kemudian mengetuk pintu. “PresDir Kim.”
“Masuk.”
Iseul membuka pintunya. “PresDir Kim, anda memanggilku?”
“Silakan duduk,” kata Jaejoong. Iseul duduk di sofa ruang tamu, dalam hati dia masih sibuk menghapal jawaban yang dia pikirkan di depan pintu tadi.
“Aku akan memberimu kesempatan menulis lagu,” kata Jaejoong. Iseul tertegun. Hapalannya mendadak buyar.
“Menulis lagu?”
“Ya. Perusahaan membutuhkan satu orang composer lagi untuk menulis lagu soundtrack Sungkyunkwan Scandal, dan Yoochun merekomendasikanmu padaku. Sebelumnya dia sudah melihat bakatmu dalam menulis lagu, menurutku itu hal yang sangat bagus mengingat kau baru dua bulan menjadi trainee.”
Iseul tersenyum lega. “Saya masih belum sehebat itu dalam menulis lagu. Tapi saya akan menerima tawaran anda, saya akan bekerja keras.”
Jaejoong mengangguk. “Kami akan tunggu tulisanmu seminggu lagi. Kau bisa mengambil script drama dari Sekretaris Shin sebagai acuan untuk menulis lagu.”
“Baik, terima kasih banyak, PresDir Kim,” kata Iseul.
“Dan sekarang, masalah beritamu dan Jung Yunho.”
Kegembiraan Iseul mendadak luruh seperti tanah longsor.
“Apa kau sudah lama mengenalnya?” tanya Jaejoong.
Iseul menggeleng cepat. “Saya harap anda tidak salah paham, hubungan kami tidak seperti yang dibicarakan media…”
Ekspresi Jaejoong tetap tidak berubah. “Lalu apakah dia tahu kalau kau trainee JYJ?”
Iseul menelan ludah, dia berharap wajahnya tidak berubah pucat dan membuat Jaejoong curiga. Tentu saja Yunho tahu kalau Iseul trainee JYJ, karena Iseul sendiri yang mengatakannya. “Entahlah… Memang sudah muncul berita kalau saya ini trainee JYJ, tapi saya tidak tahu Yunho-ssi sudah mengetahuinya atau tidak…”
“Apa kau mengerti kalau hal yang menurutmu sepele ini bisa merugikan dirimu sendiri? Dan belum tentu akan hilang bahkan hingga kau debut nanti,” kata Jaejoong. “Aku tidak mau kalau nanti kau hanya akan dikenal sebagai ‘gadis yang menyanyi bersama Yunho’.”
“Joesonghamnida,” kata Iseul. “Tapi saya sama sekali tidak berniat untuk membuat sensasi atau semacamnya.”
“Tapi kau tidak bisa mencegah orang-orang berpikiran seperti itu,” kata Jaejoong. “Maaf Iseul, tapi untuk kebaikanmu sendiri, kau tidak bisa lagi berteman dengan Yunho.”
Iseul kaget, dia tidak percaya mendengar kata-kata itu dari mulut Jaejoong sendiri. Kenapa Jaejoong melarangnya bertemu dengan Yunho? Kenapa Jaejoong jadi begitu dingin?
“PresDir Kim…”
“Tolong bantu aku, Iseul,” kata Jaejoong. “Jangan membantah.”
Iseul merasa kepalanya berat, itu membuatnya tidak bisa memikirkan kata-kata untuk menyanggah Jaejoong. Iseul tidak punya pilihan lain selain menurutinya. “Saya tidak akan bertemu lagi dengan Yunho-ssi. Setelah apa yang terjadi hari ini, sepertinya kami akan sulit bertemu lagi.” Iseul lalu berdiri dan membungkuk pada Jaejoong, lalu berjalan menuju pintu. Tepat pada saat itu pintu ruangan Jaejoong diketuk dan dibuka.
“PresDir Kim, saya membawa beberapa…”
Staff JYJ yang membuka pintu ruangan Jaejoong mendadak terdiam saat melihat Iseul berada tepat di depannya. Wajah staff itu terlihat kaget. Iseul heran kenapa orang ini bersikap aneh saat melihatnya, tapi Iseul segera keluar dan menutup pintunya. Tepat sebelum pintunya tertutup, Iseul melihat staff itu masih menatapnya.
***
“Kau bicara apa saja dengan PresDir Kim?” tanya Eunhoon.
Iseul tersenyum. “Aku diberikan tawaran untuk menulis salah satu lagu soundtrack Sungkyunkwan Scandal.”
“Benarkah? Itu drama yang dimainkan Yoochun-ssi, kan?” tanya Hye Ran antusias.
“Ya, tapi soundtrack ini untuk Sungkyunkwan Scandal yang diangkat ke layar lebar itu,” kata Iseul sumringah.
“Chukae,” kata Ji Young. “Tak banyak orang yang mendapatkan kesempatan itu, apalagi saat masih menjadi trainee.”
“Hei, PresDir sama sekali tidak membahas itu?” tanya Jiyoo.
Iseul tersentak. “Oh, berita itu? Tidak, dia sama sekali tidak menanyakannya,” jawab Iseul berbohong.
Hye Ran menatap Iseul heran. “Benarkah? Padahal beritanya menurutku lumayan heboh.”
Iseul hanya tersenyum tipis. Rasa pusing di kepalanya membuat dia tidak ingin bicara banyak hari ini.
***
Staff JYJ, Kim Hyun Ki, masuk ke ruangan Jaejoong, dan heran melihat wajah Jaejoong yang gusar. “Anda memanggil saya?”
“Kenapa kau belum menyerahkan laporan keuangan padaku?” tanya Jaejoong.
Hyun Ki mengerutkan kening. “Saya sudah menyerahkannya pada anda kemarin.”
“Tapi aku tidak menerima laporan apapun kemarin,” kata Jaejoong.
“PresDir Kim,” kata Hyun Ki, setelah terdiam beberapa saat. “Siapa nama trainee yang ada di ruangan anda tadi siang?”
Jaejoong menatap Hyun Ki heran. “Jung Iseul?”
“Saya tidak mau menuduhnya. Tapi kemarin, saya melihat Jung Iseul keluar dari ruangan anda saat anda sedang tidak ada di tempat.”
“Apa?” tanya Jaejoong tidak percaya. “Kau yakin itu Jung Iseul?”
Hyun Ki mengangguk. “Saya langsung mengenalinya saat dia ada di ruangan anda tadi.”
Jaejoong bergegas menuju ke rak, mencari data-data trainee JYJ di rak itu, dan ternyata data itu hilang. Jaejoong mengepalkan tangannya, menahan marah.
“Panggil Jung Iseul.”
***
“Jung Iseul.”
Iseul menoleh dari script drama yang sedang dibacanya. Staff Kim Hyun Ki sudah berdiri di depan pintu studio latihan.
“Ya, ada apa?” tanya Iseul.
“PresDir Kim memanggilmu, kau harus ke ruangannya.”
“Sekarang? Tapi saya sedang…”
“Sekarang,” kata Hyun Ki tegas. “PresDir Kim sedang marah. Cepat kau ke ruangannya.”
Iseul terkejut. Dia tidak merasa sudah melakukan sesuatu yang buruk, dan dia sudah menuruti kata-kata Jaejoong untuk tidak lagi bertemu dengan Yunho. Tapi melihat wajah Hyun Ki yang serius, Iseul bergegas pergi.
Begitu sampai di ruangan Jaejoong, ternyata Yoochun dan Junsu juga berada di sana. Iseul merasakan suasana yang tidak enak saat melihat Yoochun dan Junsu menatapnya dengan tatapan aneh. Terlebih lagi Jaejoong, dia seperti sedang menahan marah.
“Anda memanggil saya?” tanya Iseul.
“Ya, silakan…”
“Apa kau pernah masuk ke ruanganku kemarin, saat aku sedang tidak ada?” tanya Jaejoong, memotong kata-kata Junsu. Dia menatap Iseul tajam.
Iseul terkejut mendengar pertanyaan Jaejoong. “Sa-saya tidak…”
“Salah satu staff melihatmu keluar dari ruanganku kemarin,” potong Jaejoong lagi.
Iseul tidak menyangkal kalau kemarin dia memang memasuki ruangan Jaejoong. Saat itu dia kebetulan melewati ruangan Jaejoong dan dia mendengar sesuatu dari dalam, padahal Iseul tahu saat itu Jaejoong sedang tidak ada di tempat. Karena curiga, Iseul langsung masuk ke ruangan. Tapi Iseul tidak menemukan siapapun di dalam, satu-satunya yang dia lihat hanyalah tas warna hitam yang ditaruh di sofa. Dan sekarang Iseul menjadi tertuduh, dia tidak punya bukti apapun untuk membela diri. Satu-satunya saksi mata hanyalah staff yang melihatnya keluar dari ruangan Jaejoong.
“Tapi saya tidak melakukan apapun…”
“Jadi sudah jelas kalau kau masuk ke ruanganku,” kata Jaejoong. “Dan mengambil data penting disini.”
“Hyung, kita tidak bisa menuduhnya begitu saja,” potong Yoochun.
“Lalu apa yang dia lakukan di ruanganku, kalau begitu?” tanya Jaejoong. “Setelah dia keluar dari sini, dokumennya hilang…”
“Data apa? Dokumen apa? Saya sama sekali tidak tahu. Tolong percayalah pada saya,” kata Iseul. Rasa pusing di kepalanya semakin menjadi. Dia setengah terhuyung hendak menghampiri Jaejoong.
“Apa lagi yang bisa kupercaya darimu, setelah kau berani memasuki ruanganku tanpa ijin?” bentak Jaejoong.
Iseul tersentak, langkahnya terhenti saat dia melihat wajah Jaejoong yang meluapkan kemarahan. “PresDir Kim…”
“Aku tidak percaya selama ini aku sudah tertipu olehmu,” kata Jaejoong.
“Tidak, tolong jangan…”
“Aku tidak perlu penjelasanmu,” kata Jaejoong. “Buktinya sudah jelas. Aku tidak perlu ragu lagi untuk mengeluarkanmu dari sini.”
Iseul terperanjat.
“Kau kukeluarkan dari manajemen.”
***TO BE CONTINUE***

Tumben pendek, thor? kasian jd iseul yg di tuduh, udh dy dpt skandal dg yunho… skrng JJ ngeluarin dy dri manajemen. gmna dg no name ya? ayo lanjut, penasaran ^^
eh, pendek ya? Iya, sengaja, kekeke
oke deh, tunggu aja ya. Makasih
hmm?? ga buru2 bgt tuh,jj oppa?! sulit membayangkan jj jd orang main pecat. poor iseul…
mianhae, kalo author bikin karakternya jj jauh dari kenyataan. Namanya juga epep, kekeke *malah nyengir =,=’*
Ya ampun isseul main d’tndang ja dr manajemen >.<
haduh2 part slnjtny pst tmbh menegangkan. . .
Ya ampun iseul main d’tndang ja dr manajemen >.<
haduh2 part slnjtny pst tmbh menegangkan. . .
waduh, komennya sampe dobel gitu, kekeke
liat aja nanti ya, makasih
hue. .iseul dikeluarin. .?!!
hueee takut liat jae marah” gitu. .><
feel tegangnya dapet hehehe. .ikut deg-degan. .
di tunggu chap berikutnya onnie. .penasaraannnn
author juga sebenernya rada ngga tega bikin jj marah. Tapi ya, demi jalan cerita, biar seru gitu, kekeke
oke deh, makasih ya
Lho ???
Kok iseul sih yg di tuduh ?
Kan kasian, udah skandalnya dgn yunho, skarang dy malah di keluarkan dari manajemen ..
Di tunggu part slanjutnya ya thor ..
ok, ditunggu aja ya, lihat bagaimana nasib iseul nantinya *ngomong ala presenter insert*
makasih
waaaaaa jaejoong apa2an nih main asal tuduh aja,coba dia baca ff ini pasti dia kan tau bkn iseul yg ngambil *ngmng apasih*
jgn keluarin iseul dongg *bikin demo*
deg deg an nunggu next chapnya hehe
hwaiting^^
kekeke, ngga seru dong kalo jj baca ni ff, ntar script-nya ketauan (lha?)
boleh, tuh! demo aja ke gedung JYJ! *provokator*
makasih ya! hwaiting juga!
Bru smpet baca T____T
Iyah onn tumben pendek , krang puas aku baca nyh . .
Lagi deg2an maen TBC aja , yaaaaaaah
udah mulai masuk k konflik ky nyh . .
Smangat yah onnideul .
I’ll always waiting ur ff
mian ya, kalo terlalu pendek, soalnya pas nulis emang udah direncanain TBC-nya pas bagian itu…
oke deh, makasih ya saeng
yaaahhh…
Si iseul…
Jeje jd salah paham..
Hayo loh..
Jeje’y marah..
jeje lagi kalut, hehehe *malah ketawa -_____-”*
TBC? Tu lg sru2 ny..
Gmn pbelaan dr anggt no name yg ln y?
Tp np dr kmrn fokus ny k iseul trus y?
Ak nggu yg ln jg kbgian scene..
makasi ya