Beyond Life -[Part 1]-

beyondlife-cover

Tittle : Beyond Life

Author : Kazu1chi (Part 1), 4kz3 [Zen] (Part 2)

Cast : MBLAQ, Ryu Hwayoung (T-Ara), Han Hyo Joo, Minah (Girl’s Day), Tiffany (SNSD), Sohee (Wondergirls), G-Dragon (Bigbang), UEE (After School)

Genre : Life, Romance, Family

Rate : PG 15+

Part : Prolog | Part 1

Disclaimer : We don’t own Korean Artist, they belong to their artist management. Everything that happens in this story is just fanfiction. If there is equality of names and events, is just a coincidence.

Author’s Note  : “Kepada bapak ibu sekalian, saya bernama Kazu (btw bukan Kaleng) akan memberitahukan bahwa FF ini dibuat lewat FB Chat *plak!* << apa hubungannya, maka dari itu kami mulai saja, dimohon bimbingannya, juga untuk FF ku yang sebelumnya yang belum kelar, nanti akan di selesaikan, tapi bersabarlah bapak ibu sekalian.. kalau begitu, demikianlah curhatan saya, semoga berkenan dan selamat membaca.. :D Monggo.. :)(dari : Kazu1chi)

“Heem . Hemm. Hukhuk. <– ketelan biji duku. Jadi, para hadirin semua/plakk. Para readers, Mianhae *bow FF Black Swan terpaksa ditunda. Mianhae membuat kalian kecewa. Jadi Cast FF black Swan sdh dipilih castnya, dan pemenangnya adalah jiyeon,Minho dan thunder. Maka dari itu Zen bersama dengan Karen membuat ini FF . Semoga kalian terhibur . Oke? iya ga? iyalah? Iya dong? iyakan? harus iya dong. ANNYEONG ~ Ppyong” (dari : 4kz3)

Beyond Life

-[Part 1]-

“Huh, membosankan hari ini!” keluh Mir guling-gulingan di lantai dorm MBLAQ.

“Bersyukurlah kita memiliki waktu luang yang banyak. Lah, daripada gak punya waktu luang sama sekali, lebih pilih mana?” tolak Seungho yang seketika itu juga membuat  Mir terdiam.

Di ruang lain, terlihat tampak Joon sedang sibuk tertawa-tertiwi (?). Mir pun segera mendekati untuk melihat apa yang terjadi pada Joon. Ternyata, Joon sedang bermain PS3 dengan game winning eleven!

“Lah hyung! Kenapa main PS gak ajak-ajak seh?! Udah daritadi bosen neh!” keluh lagi Mir sambil duduk di sebelahnya Joon.

“Ini hanya bisa sendiri, Bangaji,” ucap Joon tanpa menoleh sedikitpun ke arah Mir.

“Apa maksudmu? Hyung pengen main sendiri aja gitu?!” Mir mulai cemberut.

“Bukan itu masalahnya,” tolak Joon, “Tapi, masalahnya tuh ini stick nya cuma satu!”

Rasa bete Mir semakin bertambah dengan rasa kecewa. Ia akhirnya keluar dari ruangan itu juga. Perut Mir tiba-tiba terasa sedang memukul-mukul bedug (?), ya maksudnya lapar. Dia segera menuju ruang dapur, dimana disitu terlihat Thunder sedang sibuk nyemil.

“Ya! (Hey!) Nyemil diam-diam ya!” Mir sengaja berbicara agak teriak, supaya didengar oleh anggota MBLAQ lainnya terutama Seungho. Kenapa? Karena jika ketahuan ada yang nyemil, pasti bakal ngamuk si Seungho. Sebab, Seungho lah yang biasanya membeli snack-snack.

“Ya! (Hey!) Tutup mulutmu,” bujuk Thunder pelan-pelan seraya menutup mulutnya Mir. “Awas kalau bilang-bilang ya. Tak lindes kau nanti!”

“Eh buset, sadis amat, hyung. Lagipula juga, gak bakal aku kasih tahu, asalkan hyung harus terima satu syarat ini,” Mir mulai melicik. “Bagi-bagi juga makan snacknya, bagaimana? Deal?”

Thunder yang sudah sipit mulai menyipitkan matanya, dan berekspresi muka datar, “Bukannya itu, sama aja kau nyuri juga?”

“Oh itu tentu beda. Asalkan ada perjanjian diantara kita, itu tidak dibilang mencuri, tetapi mengutit,” jawab Mir polos yang saking polosnya begitu parah. “Gimana? Deal gak?”

“Halah, dasar kau ini!” Thunder menjitak Mir, “Ne, ne (Iya, iya), deal!”

“Hyung kok sama aja dengan Joon hyung seh? Ngejitak orang mulu!” keluh Mir kesal sambil mengelus-elus kepalanya.

“Habisnya kau ini tuh memang menyebalkan, tapi menggemaskan!” Thunder mencubat-cubit (?) pipinya Mir saking gemesnya. Kedua tangan Mir mencoba melepaskan tangan Thunder yang sedang mencubit pipinya. “Sakit, hyung!”

Sesaat kemudian, mereka berdua menyemil diam-diam di samping (?) lemari es. Tanpa diduga-duga, Seungho yang masuk ke ruang dapur untuk mengambil air minum dingin, langsung terkejut melihat dua bocah (?) ini nyemil snack pembeliannya. Maka terjadilah pembantaian sadis (?) yang melebihi sadisnya Jack The Ripper. Jack The Ripper kan versi Inggris, nah kalau versi Korea nya “Seungho si Penjagal (?)”.

***

“Halah, berisik amat ini tiga makhluk. Ngeganggu aja orang lagi main,” keluh Joon yang tengah sibuk main winning eleven melawan komputer (?). Saking berisiknya, sampai-sampai PS yang dimainkan Joon pun bergoyang, hingga nyaris jatuh. Untung saja sudah ditolong oleh Joon, tapi lebih untung lagi karena Joon kalah gara-gara itu. Kalau gak, dia gak bakal beralasan kalah seperti itu, sebab memang dia setiap kali kalah mulu main winning eleven, mau komputer mau sama temannya, sama aja.

Permainan pun akhirnya di pause. Joon segera keluar ruangnya, dan pergi menuju ruang dapur. “Ya! Gak bisa kasih waktu luang untuk bermain dengan santai?! Daritadi ngeganggu mulu, sampai-sampai PS mau jatuh!” keluh Joon kesal, “Jadi kalah neh gara-gara keributan kalian!”

Tiba-tiba gak ada angin gak ada hujan, G.O muncul seperti sadako versi cepat, “Bukannya setiap kali tanpa keberisikan mereka, kau juga kalah mulu, Joon-ah?” Kemudian menghilang dalam sekejab begitu Joon menoleh padanya.

“Sadako K.O!” keluh Joon kesal kemudian pulang ke halaman rumahnya (?) maksudnya ruangannya. Tetapi sebelumnya, menjitak kepala Mir terlebih dahulu sebelum pulang kampung. “Ya! Hyung! Sakit tahu!” keluh Mir mengelus-elus kepalanya kembali. Belum berapa detik, Seungho menjitak kepala Mir. Lama-lama kepala ini jadi sansak neh kayaknya, tangis Mir dalam hati.

Beberapa menit kemudian, suara telepon rumah terdengar berdering keras memecahkan suasana pembantaian masal (?) ini. Seungho mengancam Mir dan kawan pencuri nya (?) untuk tidak mencuri lagi. Sesudah itu, Seungho menghampiri telepon, dan mengangkatnya.

“Yeoboseyo? Ini Seungho kah?” dengar Seungho sehabis mengangkat telepon itu.

“Ne,” jawab Seungho singkat. “Ini siapa ya? Ada keperluan apa?”

“Oh ini manajer kalian, Kim Hyung Sub. Manajemen kalian memberitahukan bahwa di waktu luang kalian yang cukup luas, kalian disempatkan waktu bersekolah,” jelas manajer Hyungsub di telepon.

“Wah yang benar?!” ujar Seungho rada setengah teriak dengan ekspresi orang habis disurprise-in.

Seungho langsung meminta anggota MBLAQ lainnya berkumpul mendengar bersama. Sehabis berkumpul, Seungho memencet tombol loudspeaker, agar bisa didengar seluruh anggota MBLAQ.

“Iya, benar kok, Seungho. Kalian memang benar akan disempatkan untuk bersekolah,” tambah manajer Hyungsub jelas.

“Aigoo! Akhirnya aku sekolah juga! Yuhuu!” Mir mulai bergirangan seperti anak yang belum sama sekali menyentuh sekolah (?). Semuanya bersorak-ria mendengar kabar gembira itu.

“Akan tetapi, sekolah kalian bukanlah di Seoul,” lanjut manajer Hyungsub yang sukses membuat seluruh anggota MBLAQ engah.

“Lalu dimana?” tanya Thunder bingung super bingung.

“Kalian akan dikirim ke suatu desa terpencil dimana desa tersebut hanya memiliki lima sekolah saja,” jawab manajer Hyungsub.

“Mwoya (Apa) ?!” jawab MBLAQ serentak mendengar kabar tersebut. “Di desa?!”

“Ne (Iya), di desa. Apa ada yang salah?” tanya manajer Hyungsub.

“Hyung, kita gak lagi di dalam mimpi, kan?” tanya Mir pada Joon. Joon mencubit pipinya, Mir kesakitan, yang berarti itu benar-benar nyata!

“Ahjussi (paman / tuan), lagi bergurau, kan?” tanya G.O kurang yakin dengan apa yang didengarnya. “Benar lagi bergurau kan?”

“Ini bukan gurauan, G.O. Tapi ini nyata. Manajemen mengirimkan kalian untuk bersekolah di suatu desa terpencil yang jauh dari kota Seoul, agar para media tidak dapat meliput kalian. Tujuan manajemen kalian berbuat gila seperti ini adalah, karena ingin mengetahui seberapa besar popularitas di masyarakat kurang bercukupan. Selain itu, kalian harus menyembunyikan identitas kalian yang sebagai MBLAQ, menjadi orang-orang biasa saja. Arraseo (Mengerti)?”

“Aku.. aku masih kurang ngerti, ahjussi (paman). Manajemen mengirim kami untuk bersekolah di desa hanya untuk melihat seberapa popularitas kami?!” tanya Seungho masih bingung dan heran.

“Ne (Iya). Nama sekolah nya adalah Botong (Biasa), tapi orang-orang banyak meledek sekolah ini dengan nama Nappeun (Buruk). Kalian bisa lihat sendiri bagaimana keadaan sekolahnya secara langsung pada besok pagi. Nanti dini hari, kalian sudah harus bersiap-siap pergi ke sana.”

“Mwo (Apa)? Nama sekolahnya jelek amat, ahjussi (paman),” keluh Mir, anggota MBLAQ lainnya menyetujui.

“Apa gak bisa pindah ke sekolah lain di kota gitu selain kota Seoul?” tanya Joon ragu.

“Keputusan sudah bulat. Lagipula juga, keputusan ini sudah milik bersama. Jadi, mau bagaimanapun juga, kalian akan tetap bersekolah di sekolah Botong ini.”

Semua anggota MBLAQ terlihat pasrah dan lemas mendengar kabar itu.

***

“Ah, hyung, bagaimana ini, masa kita harus bersekolah di desa, gak pake identitas kita lagi!” keluh Mir pada Thunder.

“Don’t ask me, okay?” sesungguhnya Thunder juga bingung ingin menjawab apa.

Mir menghadap ke Joon. Tapi Joon tak menghiraukannya karena ia sedang sibuk membereskan pakaian-pakaiannya untuk besok. Mir menuju Seungho. Tapi sama seperti Joon, tak digubris. Apalagi ke G.O, bisa-bisa kau jadi seperti korban psikopat kalau menghadap padanya (?), saking G.O datang tak dijemput pulang juga tak dijemput. “Ini kok jadi pada pasrah semua ya? Seperti tersangka aja yang sudah pasrah dihukum mati,” komentar Mir bingung.

To Be Continued

Soundtrack : MBLAQ – One Better Day

Note : Btw, mianhamnida untuk para reader yang udah setia menunggu begitu lama, itu mianhae karena rasa males + kesibukan + masa writer’s block yang menganggu part 1 FF ini. Juga mianhae kepada partner tercinta (?) saya, yang udah minta part 1 nya. Sekarang udah kok, kekeke.. :D sekarang giliranmu, Zen.. :) Mianhae kepada kalian semua karena FF ini gaje, mohon RCL ya, jangan lupa bantu share, gamsahamnida.. :D *bow*

33 thoughts on “Beyond Life -[Part 1]-

    • LOL wakaka, korban penjitakan massal.. =))
      jiahhh.. (= =”)
      wakakaka, iyo, gara” sibuk + segala macam sih kekeke.. :P
      mianhamnida.. :D *bow*
      btw, gomawo.. :)

      gamsahamnida uda mampir, baca, komen.. :D *bow*

    • HAHAHAHAHAHAHAHA jg.. (?)
      jiahh, hehe gomawo.. :D
      iyo, dy emang si Bang seMIR emang kasian banget hidupnya.. :P *dihajar Mir*
      oh sippo, tunggu partnerku yg tercinta yo.. :D
      hehe, gomawo.. :D

      gamsahamnida uda mampir, baca, komen.. :D *bow*

  1. Uwah..zen zen zen! Daebak !!
    Eh,btw, msh ingatkah ama eon? Ituloh echa yang istrinya lee donghae #BUAK
    Ani..ani, bercanda, eonni tuh followers yang juga following km #ribetbetbahasague
    Username eon _ECHAimnida_ , masih inget kan? Iya kan? Pasti dong ya?? #plak *maksa*
    Oia, eonni pengen req FF dong u,u , boleh ya Zen?? Jeballl *nyembah(?)* #plak
    Neomu joahae sama ini ff, lanjut Zen!

    • haha..
      ini part 1 nya buatanku nanti part 2 buatan dy, sepertinya salah tertuju deh hehe, tapi gwenchanayo kok, Zen partnerku dsini hehe.. :D
      hehe, gomawo.. :D

      gamsahamnida uda mampir, baca, komen.. :D *bow*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s