Lost in EXO Planet [Part.1]

Lost in EXO Planet [Part.1]

Author : Hanna a.k.a Jo Richan a.k.a @sexyoungmin

Genre : romance, friendship, fantasy, comedy 0,1% *maybe ._.v*

Cast : EXO members, Park Richan [OC]

Rating : Teen

P.S. : annyeong~ mian buat yang udah nunggu lama  ff ini *emang ada?* otak author sempet macet waktu ngetik ff ini, bingung mau  gimana lagi kelanjutan cerita ini, jadi mian kalo gaje ._.v but, no bash ya! Wajib RCL! oh iya, lewat sini author pingin ngucapin SAENGIL CHUKKAHAMNIDA URI KIM MINSEOK (XIU MIN) OPPAA~~ #rusuh

For good readers : come here!!

For silent readers : GO AWAY!!!

Happy reading~~

Part 1 : First Meet
Author pov

(@EXO Planet)

“hei… apa kau baik-baik saja?”Tanya seorang namja sambil mengguncang-guncangkan tubuh Richan pelan.

Richan perlahan membuka matanya dan menatap wajah namja itu.

“kau… siapa..? ini… dimana…?”gumam Richan pelan

“gwenchanayo?”Tanya namja itu sambil menatap Richan.

“euh? Aku… baik-baik saja… kau siapa?”jawab Richan

“aku Xi Lu Han, kau sedang berada di planet EXO. Kalau boleh tau, anda siapa?”jawab namja bernama Lu Han itu

“aku… Park Richan, putri dari kerajaan Essene di planet Essene….”jawab Richan pelan

Lu Han tersenyum ke arah Richan. “sepertinya kau tersesat, planet Essene berada jauh dari planet EXO. Sudahlah, lebih baik kau beristirahat dulu di planet ini, ku antar kau ke rumahku.”ujar Lu Han ramah

“ah… gamsahamnida… tapi, aku sampai disini karena aku kabur dari planet Essene… aku tidak tersesat…”

“huh? Maksudmu kau kabur dari planetmu sendiri dan sampai di planet ini?”

Richan mengangguk pelan.

“ah sudahlah, kita bahas saja nanti, lebih baik kau beristirahat di rumahku.”ujar Lu Han ramah. Richan pun hanya membalasnya dengan sebuah anggukan, tanda menyetujuinya.

 

“apa kau bisa berjalan sendiri? Atau perlu ku bantu?”tawar Lu Han

“ah, gwenchana… aku bisa jalan sendiri….”tolak Richan lembut

Richan pun mulai berdiri dan berjalan pelan mengikuti Lu Han yang berada disampingnya

“Lu Han-sshi… apa boleh aku bertanya?”Tanya Richan

Lu Han menatap Richan sambil tersenyum. “tentu saja.”

“pertama kali aku sampai di planet ini, aku merasa tak bisa bernafas. Sebenarnya ada apa? Sekarang aku bisa bernafas…”

“tentu saja, seluruh orang yang baru sampai di planet ini belum bisa menghirup oksigen planet ini sebelum ia menetap di planet ini selama satu menit.”jelas Lu Han

Richan mengangguk tanda mengerti. Tak lama kemudian dia bertanya lagi. “kenapa sepi sekali??”

“di planet ini hanya ada aku dan 11 teman ku. Disini tak ada seorang yeoja. Semuanya namja.”jawab Lu Han sambil tersenyum

“jinjja? Jadi… aku adalah satu-satu nya yeoja?”

Lu Han mengangguk. “benar sekali. Ini pertama kalinya planet ini kedatangan seorang yeoja.”

Setelah Richan mendengar jawaban Lu Han, ia merasa ragu bisa tinggal di planet EXO ini. Tentu saja, seluruh menghuni planet ini adalah seorang namja, sedangkan hanya dirinya seorang yeoja.

“tenang saja, teman-teman ku akan menjagamu baik-baik selama kau berada disini.”ujar Lu Han sambil mengelus puncak kepala Richan pelan. “mereka semua sangat baik kok.” Lanjut Lu Han meyakinkan.

Tak lama kemudian, akhirnya mereka sampai di depan rumah Lu Han.

“ini rumahku, ke 11 temanku juga tinggal disini.”jelas Lu Han lalu membuka pintu rumahnya pelan.

“aku pulang…”sapa Lu Han sambil memasuki rumahnya, Richan pun mengikuti Lu Han di belakangnya. Ia merasa gugup.

“Lu Han~~”sapa teman-teman Lu Han lainnya.

Lu Han pun menengok kebelakang, menatap Richan yang sedang merasa gugup. Perlahan ia menggenggam tangan Richan yang gemetar, mencoba menenangkannya.

Seorang namja salah satu dari teman Lu Han menghampiri Lu Han yang masih berada di depan pintu rumah bersama Richan.

“Lu Han-ah makan siang sudah….”kata-kata namja itu terpotong begitu melihat Richan. “siap…”lanjutnya tanpa berhenti menatap Richan.

“ah… Sehunnie… perkenalkan, ini Richan. Dia berasal dari planet Essene.”ujar Lu Han memperkenalkan Richan pada temannya yang bernama Sehun itu.

Richan perlahan mengulurkan tangannya, mengajak Sehun untuk berjabat tangan dengannya. Sehun pun membalas uluran tangan Richan dan berjabat tangan dengannya.

“Oh Sehoon imnida… kau bisa memanggilku Sehun.”ujar Sehun ramah.

“Park Richan imnida…”balas Richan sambil tersenyum.

Lu Han tersenyum memandang Richan yang sepertinya sudah tidak terlalu gugup lagi.

“kajja, kita bertemu teman-temanku yang lainnya.”ajak Lu Han sambil menuntun Richan untuk menemui teman-teman yang lainnya. Sehun pun mengikuti mereka menuju ruangan dimana teman-teman Lu Han yang lainnya sedang berkumpul.

Sesampainya di ruangan tersebut. Seluruh mata tertuju pada Lu Han, Richan, dan juga Sehun.

“si-siapa yeoja itu?”Tanya salah satu dari mereka sambil tak berhenti memandang Richan.

“dia Richan. Dari planet Essene.”ujar Lu Han memperkenalkan Richan pada teman-temannya

“a-annyeonghaseyo… joneun Park Richan imnida… Putri kerajaan Essene di planet Essene..”ujar Richan memperkenalkan dirinya.

Melihat Richan yang terlihat seperti gugup kembali, Lu Han pun merangkul Richan dan berbisik di depan telinga Richan pelan. “tidak usah gugup.” Lalu tersenyum lembut ke arah Richan. Richan pun membalas senyuman Lu Han.

“mulai hari ini ia akan tinggal disini sampai waktu tertentu.”jelas Lu Han pada teman-temannya.

“yeppeo…”gumam salah satu dari teman Lu Han, Richan pun spontan menundukkan kepalanya karena malu, wajar saja dia malu. Ia dipuji oleh orang yang sebenarnya belum ia kenal di depan banyak orang.

Salah satu dari teman Lu Han berdiri, lalu menghampiri Richan.

“joneun Byun BaekHyun imnida, kau bisa memanggilku Baekhyun atau Baekki.”ujar namja bernama Baekhyun sambil mengulurkan tangannya mengajak berjabat tangan dengan Richan.

Richan pun membalas uluran tangan Baekhyun dan memberikan sebuah senyuman manis untuknya.

“oh iya, kami memiliki satu kamar kosong, kau bisa menempatinya.”ujar Baekhyun ramah.

“ah… ne, jeongmal gamsahamnida..”jawab Richan sopan.

“Richan-ah, kau istirahat saja, kuantar kau ke kamar baru mu.”ujar Lu Han, Richan pun hanya menyetujuinya dengan sebuah anggukan, teman-teman Lu Han pun masih belum berhenti menatap Richan, mereka semua sibuk dengan pikiran mereka masing-masing.

Lu Han pun mengantar Richan menuju kamar baru nya sedangkan teman-temannya tetap berada di ruangan tadi.

“ini kamar baru mu. Beristirahatlah disini. Panggil saja aku jika kau membutuhkan sesuatu.”ujar Lu Han

“gamsahamnida…”ujar Richan sambil tersenyum kearah Lu Han, Lu Han pun membalas senyuman itu.

Lalu Richan pun masuk kedalam kamar barunya tersebut, meninggalkan Lu Han.

Lu Han pun menuju ruangan tempat dimana teman-temannya berkumpul.

“Lu Han-ah…”panggil salah satu temannya yang bernama Kai.

“wae?”jawab Lu Han

“dimana kau bertemu dengan yeoja itu?”Tanya Kai lagi

“aku menemukannya di taman yang tak jauh dari sini. Ia bilang ia kabur dari planet tempat tinggalnya.”jelas Lu Han pada Kai

“kenapa ia kabur?”Tanya Tao, salah satu teman dari Lu Han juga.

“entahlah, aku tak sempat menanyakannya lebih lanjut.”jawab Lu Han

“sampai kapan ia akan tinggal disini?”Tanya Xiumin, teman Lu Han juga.

“aku juga tidak tahu pasti, lagi pula mana mungkin ada orang yang kabur dari suatu tempat dan ingin kembali ke tempat tersebut?”timpal Lu Han

“jadi maksudnya ia akan tinggal disini entah sampai kapan?”Tanya Suho

“iyap.”jawab Lu Han

“kita harus menjaga Richan selagi ia masih tinggal disini, ia bilang kan ia seorang putri dari kerajaan Essene.”jelas Lu Han

“tentu saja kita semua akan menjaga yeoja itu.”timpal teman-teman Lu Han.

Sementara itu, seorang namja bernama Chanyeol meninggalkan ruangan tempat dimana teman-temannya sedang berkumpul dan pergi menuju kamar Richan.

Richan pov

Tokk…tok…

Seseorang mengetuk pintu kamarku.

“siapa?”gumamku pelan, aku pun membukakan pintu kamarku, terlihatlah seorang namja, sepertinya ia adalah salah satu dari teman Lu Han. Ia tersenyum kearahku, akupun hanya bisa membalas menyumannya.

“maaf, apa aku mengganggumu?”Tanya namja itu

“a-aniyo…”jawabku pelan

“joneun Park Chanyeol imnida, kau bisa memanggilku Chanyeol atau Yeol. Bangapseumnida..”ujar namja bernama Chanyeol itu ramah, ia pun mengulurkan tangannya untuk berjabat tangan denganku. Akupun membalas uluran tangannya dan berjabat tangan dengan Chanyeol.

“jika kau membutuhkan bantuan,aku bersedia membantumu, kapan saja. Kamarku ada di sebelah kamarmu.”jelas Chanyeol, akupun mengangguk tanda mengerti.

“ne, gamsahamnida…”ujarku, Chanyeol pun tersenyum lalu melambaikan tangannya padaku, aku pun membalas lambaian tangannya dan menutup pintu kamarku.

Tokk… tokk…

Kali ini suara ketukan terdengar dari jendela kamarku, akupun menghampiri jendela kamarku dan segera membukanya.

Terlihatlah 2 orang namja telah berada di depan jendela kamarku. Entahlah mengapa mereka lebih memilih lewat jendela dari pada pintu.

“apa kami mengganggumu?”Tanya salah seorang namja antara mereka berdua.

Aku menggeleng pelan. “aniyo…”jawabku

“ah baguslah… Kris gege, kau duluan.”ujar salah satu dari mereka lagi

“aniyo, Tao kau duluan saja.”tolak namja yang tadi Tao panggil Kris.

“baiklah. Annyeonghaseyo Richan-sshi…  joneun Huang Zi Tao imnida, kau bisa memanggilku Tao.”ujar Tao sambil tersenyum ramah, akupun membalas senyuman Tao dengan sebuah senyuman manis.

“euh… joneun Wu Yi Fan imnida, kau bisa memanggilku Kris.”ujar namja bernama Kris memperkenalkan dirinya.

Aku memberikan mereka berdua sebuah senyuman hangat. “senang bisa berkenalan dengan kalian, mohon bantuannya ya…”ujarku

“hey!! Sudah kubilang biarkan Richan beristirahat! Apa kalian tak mengerti?!”terak Lu Han secara tiba-tiba menghampiri Tao dan Kris, spontan saja, Tao dan Kris langsung berlari menghindari Lu Han yang tampak marah pada mereka.

Lu Han pun menghampiriku. “maaf jika meraka mengganggu waktu istirahatmu.”ujarnya

“aniyo, mereka tidak menggangguku kok.”jawabku sambil tersenyum

Lu Han tersenyum mendengar jawabanku. “bilang saja padaku jika ada yang mengganggumu. Arasso?”

“arasso.”jawabku sambil tersenyum.

“kalau begitu selamat beristirahat.”ujar Lu Han lalu meninggalkanku, akupun lalu menutup kembali jendela kamarku dan berbaring di kasur king size di kamarku ini.

-____________________-____________________-

Author pov

Sementara itu di planet Essene, tepatnya di Kerajaan Essene…

“putri, ini sudah saatnya makan, ayolah putri keluar dari kamarmu, nanti akan ada tamu kerajaan datang kesini…”ujar seorang maid sambil mengetuk-ngetuk pintu kamar putri Richan, namun tak ada balasan sama sekali dari putri Richan. Sejak pagi putri Richan belum menampakkan batang hidungnya di kerajaan Essene.

Seluruh isi kerajaan Essene mulai khawatir dengan keadaan putri Richan yang tak kunjung keluar dari kamarnya, ada salah seorang maid pria yang hendak mendobrak pintu kamar putri Richan, tapi ia tak mendapat izin dari ayah putri Richan, Raja kerajaan Essene. Mengapa ayah putri Richan tidak mengizinkan maid pria itu untuk mendobrak pintu kamar putri Richan? Karena ayah putri Richan sangat mementingkan putrinya tersebut, ia tak ingin mengganggu putrinya. Ia mengira bahwa putrinya masih beristirahat dengan tenang di kamarnya.

Waktu di planet Essene sudah menunjukkan waktu 16.00 pm. Putri Richan masih belum keluar dari kamarnya, berita bahwa putri Richan belum keluar dari kamarnya pun sudah menyebar luas ke seluruh tempat yang ada di planet Essene. Warga-warga planet Essene pun ikut merasa khawatir. Tak ada jalan lain selain mendobrak pintu kamar putri Richan, namun ayah putri Richan masih belum mengizinkan hal itu terjadi.

Kini sudah pukul 20.00 pm di planet Essene. Beberapa warga planet Essene berdatangan ke depan istana kerajaan Essene untuk men-demo (?) raja Park (ayah putri Richan) untuk segera mengizinkan maid nya mendobrak pintu kamar putri Richan. Ini demi keselamatan putri Richan juga. Akhirnya pada pukul 20.30 pm di planet Essene, raja Park mengizinkan maid nya untuk mendobrak pintu kamar putri Richan. Segera saja maid itu melaksanakan tugasnya dan segera mendobrak pintu kamar putri Richan.

Dan apa yang terjadi???

Ternyata pintu kamar putri Richan tidak terkunci! TIDAK TERKUNCI! #pletakk *author dilempar ke sumur*

Namun, tak ada sosok putri Richan di dalam kamarnya. Seluruh penghuni kerajaan Essene kaget, berita putri Richan menghilangpun dengan cepatnya menyebar ke seluruh penjuru planet Essene. Raja dan ratu Park shock berat, mereka segera saja mengumumkan bahwa siapa saja yang bisa menemukan putri mereka akan mendapatkan imbalan yang sangat banyak. Berita ini pun menyebar luas dengan cepat. Bahkan planet-planet tetangga seperti planet Swainis, planet Ramona, dan planet-planet lainnya pun mengetahui berita ini.

Sayang sekali, berita ini tak sampai ke planet EXO, tempat dimana putri Richan berada sekarang.

-_____________-_____________-_____________-

(@EXO Planet)

Klekk…

Richan keluar dari kamarnya, sepertinya ia baru bangun tidur.

“ah annyeonghaseyo Richan-sshi…”sapa Baekhyun sambil tersenyum, Richan pun membalas senyuman Baekhyun.

“ah Richan-sshi! Sini!”panggil Lu Han, mengajak Richan untuk duduk di sebelahnya, Lu Han sedang berkumpul bersama teman-temannya.

Richan pun menghampiri Lu Han dan duduk di sebelahnya.

“annyeonghaseyo…”sapa Richan.

“Richan-sshi, kau belum kenal beberapa teman-temanku kan?”Tanya Lu Han, Richan pun menjawabnya dengan sebuah anggukan.

“kalau begitu aku akan memperkenalkan meraka sekarang.”ujar Lu Han

“shiero! Aku ingin memperkenalkan diriku sendiri!”tolak Kai

“baiklah, silahkan Kai, perkenalkan dirimu.”ujar Lu Han

“ah ne, joneun Kim Jong In imnida, kau bisa memanggilku Kai. Bangapseumnida…”ujar Kai memperkenalkan dirinya, ia pun memberikan sebuah senyuman manis untuk Richan dan di balas oleh senyuman manis pula oleh Richan.

“aku! Aku! Joneun Kim Minseok imnida, kau bisa memanggilku Xiumin.”ujar Xiumin memperkenalkan dirinya. Richan pun tersenyum pada Xiumin.

“joneun Kim Jong Dae imnida, kau bisa memanggilku Chen.”ujar Chen sambil tersenyum, Richan pun membalas senyuman itu.

“joneun Do Kyung Soo imnida, kau bisa memanggilku D.O. *dibacanya Dio, jadi author manggilnya Dio aja ya ^^*”ujar Dio

“joneun Zhang Yi Xing imnida, kau bisa memanggilku Lay.”ujar Lay

“joneun Kim Joonmyun imnida, kau bisa memanggilku Suho.”ujar Suho

“ahh… semuanya… mohon bantuan kalian semua….”ujar Richan sambil tersenyum

“tentu saja kami akan membantu, merawat dan menjagamu baik-baik selama kau tinggal disini.”jelas Lu Han dan kawan-kawan.

Mulai sekarang, Richan akan tinggal di planet EXO. Sampai kapan Richan akan menetap di planet EXO? Bagaimana kisah-kisah yang akan dialami Richan di planet EXO? Bagaimana nasib planet Essene tanpa Richan? Tunggu pasrt-part selanjutnya ;)

…..:::::TBC:::::…..

Gimana part.1 nya??? Need comment! Biar kalo ada kekurangan, author bisa menutupinya ^^ kritik ga masalah, asalkan ga nge bash ya~ :3

About these ads

60 thoughts on “Lost in EXO Planet [Part.1]

  1. ya ampun! enaknya jadi richan ><
    baru kenal udah disambut dengan 12 namja yang unyu (?)..kan aku juga mau ._. *mianyunappa
    bagus ff ini! banyak sih sebenarnya cerita begini..tapi mungkin karena EXO yang mainin jadinya beda..
    keke lanjut ya!
    soal kritik, richannya keenakan..masa baru dateng udah disambut senyum2 anak EXO..kan aku juga mau #plak *ABAIKAN KRITIK INI -____-

  2. Pingback: Lost In EXO Planet [Part.10 - FINAL] | FFindo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s