[FICLET] Forget Our Memories..

21 Apr

Forget Our Memories..

Poster Credit to:
violetkecil

Main Cast:

-          Kevin Woo

-          Yoon Seung Ah. (OC)

-          Another U-Kiss member.

Genre:

-          Hurt-comfort

-          Sad

-          Angst

-          Romance

AN: halo halo.. SeungRa datang lagi membawa FF selingan. entah kenapa ya seungra jadi pengen nangis sendiri pas dengerin lagu ini. dinyanyiin sama nae yeobo, Kevin Woo. /plakkk #abaikan. so ini cuman bentuk drabble aja yahh.. namanya juga selingan. yakan? ok. this is 100% rightfully mine! don’t plagiat or copas. please take a credit if you wanted to reblog this. thank you.

oh ya,
TULISAN MERAH = FLASHBACK.
TULISAN HITAM = Happening now.  dan semua POV disini adalah milik Kevin.

Enjoy reading~

 “Kevin, look at here!” katanya dengan riang memanggil-manggil namaku.  Dan.. 

CLIK.  bunyi kamera digitalnya berbunyi tanda bahwa kamera itu telah menangkap objeknya—Foto.

 Hey! What happened? Why are you keep taking the pictures of me lately, huh? Because you love me even more?” tanyaku sedikit menggodanya. Ia berdecak mulai dan detik kemudian tertawa kecil. “Yea~ so, that isn’t okay for me to love you even more? You don’t want to?” ia menghampiriku dan dengan manja bergelendot di bahuku, menyinggahkan dagu lancipnya dan mengecup pipiku lembut. “Of course it is okay, Mrs. Woo…”  kubalas rangkulannya. “hey.. since when my family name change into Woo?.. i’m Yoon Seung Ah. Not Woo Seung Ah. Arro?” aku hanya terkikik geli. “as soon as our wedding day will come” ia tidak menjawab apa apa lagi. Suasana hening sejenak.

 so,.. aren’t you feel cold?” tanyanya, terselubung nada kekhawatiran dibalik pertanyaannya itu. Aku tersenyum penuh arti lalu memandangnya. “Kalau kau ada disisiku terus aku tidak akan pernah merasa kedinginan…”  tawanya meledak, ia tertawa sambil sesekali memegangi perutnya yang sakit. Aku hanya bisa memajukan bibirku bebera centi lebih maju. “Tch.. apanya yang lucu? Bukankah itu romantis?” tawanya semakin keras, “SUDAHLAH!” tegasku, kubuang pandanganku ke lain arah tidak ketinggalan tanganku yang disilangkan di dada.

 “mian mian…” susah payah ia menghentikan tawanya. “uri Kevin sedang marah.. Kevin, kau marah padaku?” aku diam. Hanya menggerutu –menggerutu kecil di bibirku. “hey! Kan aku bilang aku minta maaf, sudah jangan marah lagi.. eum?”

 Semburat pemikiran nakal terlintas diotakku, “Ppoppo..” kumajukan bibirku yang sudah membentuk bulatan kecil kehadapannya, meminta sebuah kecupan. “shireo!”  “Yasudah.. aku marah!” kubalikkan lagi pandangannku ke lain arah. “Baiklah! Tapi habis itu jangan marah lagi!” YES! Akhirnya dia menyerah juga! Kekekekeke~  “tergantung…” “YA! KEVIN WOO…”

 ———————————————————————————————–

Aku tertawa kecil mengingat kenangan-kenanganku bersamanya.

kenangan manis yang tidak terlupakan, kenangan manis yang mewarnai hidupku 3 tahun belakangan ini.  Tapi sesekali juga menangis saat mengenang hari-hari yang kami lalui dulu. Dulu? Ya.. dulu tentunya, sebelum ia pergi meninggalkan kami semua, selama-lamanya.

Tanpa sadar, sebulir air mata pun turun dari mataku dengan bebasnya.      1 tetes, 2 tetes, sampai 3 tetes.. “Kevin, sudahlah. Jangan bersedih terus. Kalau tahu jadinya akan seperti ini nanti Seung Ah akan menyesal karena telah meninggalkanmu..” SooHyun hyung datang menghampiriku lalu mengusap-usap punggungku perlahan. “memang seharusnya ia menyesal karena telah meninggalkanku dengan cara yang seperti ini! Ia patut menyesali itu!” rasa frustasi dan emosiku pun sudah tidak bisa ditahan lagi..

Frustasi, aku menenggelamkan wajahku diantara kedua telapak tangan besarku. “aku sudah tidak tahan hyung… aku.. aku”  “sstttt… sudah.. jangan dipikirkan lagi, yang berlalu biarkanlah berlalu. Sekarang tugasmu hanya membuka lembaran kosong baru dan isilah dengan kenangan-kengan baru.” SooHyun hyung datang menarik diriku yang terisak ke dalam pelukannya. Aku menggeleng dalam pelukannya, “aku tidak bisa hyung, tidak bisa..” bisa kurasakan jelas kalau pundaknya sudah basah dengan air mataku yang terus saja turun.

“kau pasti bisa..” katanya. “aku merindukan sosok ceriamu dan senyuman polosmu itu. Kematian Seung Ah seakan ikut membawa sosok ceria dan senyummu pergi bersamanya.. kau harus bangkit Kevin, masih ada banyak Kiss Me yang membutuhkan sosokmu sekarang… mereka pasti juga punya pemikiran yang sama denganku, merindukan sosok ceria dan polosmu saat tampil di depan layar kaca.”

Kuhapus air mataku lalu tersenyum, senyum yang selama ini menghilang sejak Seung Ah pergi. SooHyun hyung membalas senyumanku.

————————————————————————————————-

Kevin, i don’t think i can do this..” Seung Ah menyerahkan cincin couple yang kami tukar diacara pertunangan kami beberapa bulan lalu. Aku menatap cincin itu dan Seung Ah bergantian, bingung. Apa maksud dari semua ini?, batinku. “aku.. tidak bisa menikah denganmu, maaf” aku diam. Hanya bisa diam lebih tepatnya. Shock? Pasti. “tapi kenapa..” akhirnya aku memilih untuk membuka suara.  

Ia terdiam lau menundukkan kepalanya. “Apa kau sudah tidak mencintaiku lagi,?” tanyaku lirih. Terlihat samar-samar di pandanganku ia menggigit bibir bawahnya dan mulai terisak. “Kevin mianhae… aku tidak bisa menjelaskannya. Sekali lagi mianhae..” ia hendak berlalu pergi, tapi tangan besarku sukses mencegatnya. Menatapnya lalu menariknya ke dalam pelukanku, “ini bukan kau, ini bukan Seung Ah yang aku kenal. This isn’t the real you, honey..” dadaku serasa basah, ia menangis ternyata.

Kevin, I’m really sorry.. I just.. can’t. I just can’t keep loving you anymore. And I can’t marry you.” Seung ah menepis air matanya halus, “find another girl, better girl than me.. aku yakin kau akan menemukannya… “ aku melepaskan pelukanku, perlahan pula ia melepas genggaman tanganku dan berlari kecil pergi ke luar Café.  Perasaanku bercampur aduk jadi satu. Kesal, frustasi, dan sedih…

————————————————————————————————-

“dan betapa terkejutnya aku saat mendengar bahwa kau di fonis terkena Leukimia… jadi hanya karena itu kau berniat pergi meninggalkanku? Tch. Itu alasan paling bodoh yang pernah kudengar Seung Ah-ya.”

————————————————————————————————-

“Seung Ah…” nafasku tercekat, jantungku seakan berhenti. Sungguh mustahil melihat sosoknya yang terbaring lemah dengan puluhan bahkan belasan selang menancap di tubuh mungilnya. Sosok dirinya yang selama ini ceria dan aktif, sekarang sirna akibat penyakit yang dideritanya ini. Penyakit yang membatasi gerak-gerik dalam hidupnya.

“Kevin..” ia tersenyum lemah, memandang kearahku dan menjulurkan tangannya. Kulangkahkan langkah kakiku, berat rasanya. Air mataku juga sudah mendesak keluar. “Jadi hanya ini alasan kenapa kau membatalkan pernikahan kita, huh?” kataku dengan tampang yang dibuat-buat kesal.

Ia tertawa kecil, bibirnya yang kering terangkat kedua buah sudut yang berlawanan. “kau tahu.. sebenarnya aku masih ingin melanjutkan pernikahan kita, dan hidup selamanya bersama dengan anak-anak kita nantinya. Dan berobat untuk mengobati penyakit sialanku ini…” katanya. Air mataku yang sedari tadi mendesak pun akhirnya terjun dengan bebasnya. “tapi semua harapanku sirna saat mengetahui ini stadium akhir…” Seung Ah menoleh kearahku lalu mengusap buliran-buliran air mataku. “lebih baik kita hentikan sekarang dari pada nanti akhirnya aku meninggalkanmu saat menyanggah status sebagai istrimu. Iya, ‘kan? Kau akan jauh lebih tersakiti” mendadak kakiku lemas, rasanya sudah tidak kuat lagi menopang bobot tubuhku dan jatuh kelantai.

“hey! Sudah kukatakan berapa kali padamu untuk tidak menangis? Kau ini namja, Kevin. Air mata seorang laki-laki itu mahal..” disaat seperti dia masih bisa menasehatiku? “YA! Salahkan dirimu yang sudah membuatku menangis! Salahkan juga penyakit sialanmu itu karena telah menggerogoti tubuhmu! Salahkan padamu sendiri kenapa kau membuatku jatuh cinta padamu! Dan salah—“ dibungkamnya mulutku dengan ciumannya. Sampai beberapa saat kemudian kami mulai hanyut dalam romansa kami.. air matanya dan air mataku bertemu di pipi kami masing-masing.

“Berbahagialah… seperti kataku sebelumnya. Cari wanita lain yang lebih baik dariku, yang bisa menjagamu kapanpun dan dimanapun, dan  tidak penyakitan tentunya…” ia terkekeh pelan. “ dan lupakan semua yang terjadi diantara kita. Bangkitlah… jangan tangisib aku terus menerus. Aku yakin aku akan bahagia disana..” pandangannya menerawang. “Please, forget our memories…”    “and i just wanted the best for you and me…

————————————————————————————————-

Seperti wasiatmu waktu itu bahwa aku harus bangkit dan melupakan semua tentang kita.

Melupakan seluruh hari-hari bahagia yang telah kita lalui bersama

Melupakan semua kenangan-kenangan manis yang kita alami bersama,

Melupakan adegan haru dan sedih yang kita jalani juga bersama…

Tapi melupakan cinta kita, apakah aku sanggup?.

Tapi bagaimana pun aku akan mencoba, demi kau…

Berbahagialah kau disana, tunggu aku. Pasti suatu saat aku akan datang kembali padamu.
Saranghaeyo yeongwonhi…

-END-

15 Responses to “[FICLET] Forget Our Memories..”

  1. LopeLopeKJW April 21, 2012 at 10:07 am #

    hiks.. hiks.. hiks..
    walopun ceritanya umum, tapi tetep aja bikin sedih sama indah..
    kev-ah.. kau harus menemukan gadis lain! jangan larut dalam kesedihan yaaa

    • SeungRa April 21, 2012 at 11:50 am #

      sedih? wow! makasih.. author kira ini FF bakalan failed dll. tapi ternyata ada juga yg bilang ini sedih *kegirangan.
      gomawo~

  2. hrkim April 21, 2012 at 10:13 am #

    ampun thor, jadi pengen nangis bacanya…
    bisa kebayang sedihnya Kevin kyk gimana..

    bener sih kita bisa aja lupain kenangan, tpi belum tentu bisa lupain cinta kita *ciee elah :D
    smga aja si Kevin bisa lupain mantannya trus jadian sama aku *plak :D

    buat author semangat yah nulis ff yg lain ^^

    • SeungRa April 21, 2012 at 11:51 am #

      haha.. jadian sama kamu? kan Kevin sudah berpindah ke hati author #slapped. hehhe…
      waaahhh~ makasih ya atas semangatnya^^.
      nulis FF lain? siippp sippp q^^p

  3. Raraskia April 21, 2012 at 12:51 pm #

    AAA >< Nggak nyangka sesedih ini T^T HIks T^T Daebak!!

    • SeungRa April 21, 2012 at 1:00 pm #

      eyaampun masa sih? >< makasih yaawww.. heheh.

  4. SeungRa April 21, 2012 at 1:10 pm #

    Reblogged this on Fangirl's Imagination.

  5. Aenna308 April 21, 2012 at 3:08 pm #

    Aikuuuu… My baby Kevin *lebay sini sm aku *berceceran air mata* buat ff ukiss lg dong thor yg sediiiiiiiiih. Aku suka yg sedih2..

    • SeungRa April 21, 2012 at 3:56 pm #

      haha. sayangnya Kevkev udh punya author tuhhhh /plakkk #abaikan.
      bikin ff lagi yg sediiiihhhh? kuusahain yaa.. makasih

  6. kidongelvin April 21, 2012 at 10:28 pm #

    Huaaaaaa kevin oppa:(

    • SeungRa April 22, 2012 at 6:56 am #

      yg sabar yahhh *?
      makasih^^

  7. Ryzkiesomnia April 25, 2012 at 7:41 am #

    Kevin berasa namja manja bgt disini .__.
    Konfliknya kurang DUAARR gitu thor, tp alurnya udh bagus, now flashback now flashback gitu :D
    keep writing author ~

  8. yun ra-eun May 22, 2012 at 6:31 pm #

    memang yachh cinta itu kadang nyakitin banget, sampai2 air mata kevin yang katanya mahal, tapi akhirnya jatuh juga kan ??!

    kalo soal ff ini menurutku daebaak banget, tapi sad ending terussss…hiks hiks hiks

    • SeungRa May 22, 2012 at 7:33 pm #

      heheh makasih yaaa^^
      sad ending? itulah specialis*? author.. wkwkwkwk.
      LOL thanks^^

  9. rizkyaputri97 April 23, 2014 at 8:11 pm #

    beber2 bikin nangis. kevin oppa Uljima ne. :'(

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 20,480 other followers

%d bloggers like this: