Love is….. Kim Heechul !!

12 May

Author : SilverJewels (@Hyukjaeee)

Cast : Kim Heechul (Super Junior), Choi Hanna (OC)

Genre : Romance

Rating : PG 13
Desclaimer : semua yang ada di dalam cerita ini, murni dari otak saya. Meskipun jelek, yang penting usaha sendiri. Hehehe -_-v

*********

COWOK TERTAMPAN DI KAMPUS :

-KIM HEECHUL-

Hey, apa aku sudah gila ?! untuk apa aku menuliskan nama namja bodoh yang bahkan tidak pernah menyadari kehadiranku disisinya ? HAHA ! Mungkin aku sudah buta karena terlalu mencintainya.

Oke, ini wajar. Bagi seseorang yang sedang di mabuk cinta mungkin ini adalah hal yang wajar bahkan sangat wajar. Mengingat Heechul adalah namja incaranku, jadi tidak salah kan jika aku menulis namanya ? wkwk.

Ku lihat, semua teman-teman menertawakanku. Hey ! apanya yang lucu ?! Aku mendengus sebal kearah mereka. Kemudian menatap mereka satu-per-satu dengan tatapan menyebalkan.

“Jadi, kau benar-benar menyukai Heechul ?” Kata Jessica terang-terangan. “Kalau begitu kenapa tidak mengakuinya dari dulu ?” Lanjutnya lagi.

Aku mengangkat kedua bahu, “Molla, Dia juga tidak menyukaiku kan ?” Kataku acuh-tak-acuh.

Dan sialnya, Jawabanku yang sekena-nya tadi malah di balas Jessica dengan Jitakan keras di kepalaku.

“Sakitt, Bodoh !!!” jeritku. Jessica, Sunny dan Tiffany malah cekikikan melihat reaksi ku yang kesakitan akibat di jitak keras oleh pemilik lengan baja itu.

“No ! Kau itu yang bodoh, Hanna. Belum apa-apa sudah bilang kalau Heechul tidak menyukaimu ! kau kan tidak tau bagaimana perasaan Heechul yang sebenarnya ?” Kata Jessica sambil menunjuk-nunjuk kearahku.

“Aishh.. Bagaimana bisa dia menyukaiku Jess ? Kau tau sendiri kan kalau aku ini tidak mempunyai daya tarik sebagai seorang wanita ? Ya, lebih tepatnya aku ini tidak cantik, tidak populer dan juga tidak kaya. Mungkin saja Heechul menyukai Kau yang bahkan memiliki segalanya..”

Dan lagi-lagi jawabanku yang seenaknya itu di balas dengan jitakan super dari Tiffany. Sepertinya mereka benar-benar ingin membuatku semakin bodoh.

“YA! Hanna-ya, Jangan berbicara seperti itu. Kau itu cantik ! Lihat ! Bahkan Donghae Oppa benar-benar menggilaimu. Kau juga pintar, buktinya kau selalu menang dalam olimpiade. Dan masalah status sosial, Hanya laki-laki bodoh yang memandang seorang gadis melalui status sosialnya.” Kata Tiffany yang diamini oleh Jessica dan Sunny.

“Bener banget ! Lagian sepertinya Heechul juga menyukaimu kok. Buktinya, dia sering mengantarmu pulang kan ?” kali ini Sunny yang angkat bicara.

Aku mengangguk-nganggukkan kepala. Benar juga ! Tapi, masa iya Heechul Menyukaiku ? Ah, tidak-tidak. Tapi, kalau iya bagaimana ? Ah, kenapa mereka semakin membuatku tambah pusing, huh ??!!

“Sudahlah Hanna, Nanti akan kami fikirkan bagaimana caranya agar Heechul sadar akan perasaanmu padanya, oke ?” Kata Jessica lembut.

Ahh… yah mungkin Heechul perlu tau bagaimana perasaanku padanya. Dan semoga saja, dia juga memiliki perasaan yang sama kepadaku. Tuhan, Bantu aku… Please…

******

14 February.

Valentine’s day !

Yeah, ini adalah hari valentine. Dan ini adalah hari valentine terheboh sepanjang masa. Haruskah aku memperjelasnya ?

Oke, biar aku jelaskan !

Hari ini, tumben-tumbennya aku mendapatkan segudang hadiah dari namja-namja yang katanya ‘diam-diam menyukaiku’. Seneng ? Pasti ! ternyata lumayan banyak juga laki-laki yang suka padaku. Dan aku harap salah satunya adalah Heechul. ^^

Tapi, harapanku tiba-tiba pupus ketika melihat Heechul yang sedang duduk berduaan dengan Jiyeon di bangku taman. Mereka saling bertukaran coklat satu sama lain. Oh tuhan ! apakah mereka berpacaran ?

“Hanna-ya, kau sudah memberikan coklat itu ke Heechul ?” Kata Jessica saat melihatku yang hanya diam termenung di bangku kelas siang ini.

Aku menggeleng lemah. Bagaimana aku bisa memberikannya kalau ternyata Heechul sudah memiliki seorang kekasih ?

“Kenapa ?” Kata Jessica lagi.

Aku menghela nafas. Memasukkan kembali kotak coklat yang niatnya akan ku berikan ke Heechul tadi. Mood-ku untuk memberikannya coklat dan mengungkapkan perasaanku yang sebenarnya ke Heechul sudah menguap entah kemana. Aku sedih. Itu sudah pasti.

Dan seperti mengerti perasaanku yang sedang berantakan seperti ini, Jessica memilih bungkam dan tidak mengatakan apa-apa lagi. Baguslah, maafkan aku Jess..

***

Huaaahhh… Banyak sekali kotak-kotak coklat ini ? Harus aku apakan ? tidak mungkin aku menghabiskannya semua, bisa-bisa gigiku bolong-bolong setelah menghabiskan coklat sebanyak ini. Ah, iya ! lebih balik aku mengajak Ketiga sahabatku untuk datang kerumah dan membagi-bagikan coklat-coklat ini pada mereka.

“Yeoboseo..”

“Ah, Jess.. Bisakah kau kerumahku sekarang ? Ajak Tifaany dan Sunny juga, oke ? Bantu aku menghabiskan Coklat-coklat ini. haha. Tidak mungkin aku menghabiskannya sendiri bukan ? bisa-bisa gigiku bolong-bolong nanti” Kataku ceria. Aku sudah tidak galau lagi sekarang. Haha.

“ah, Ne. Sebentar lagi aku akan kesana. Tunggu saja, oke ?”

“Oke”

Dan setelah itu sambungan telephone benar-benar terputus.

Tidak membutuhkan waktu yang lama untuk menunggu tiga bidadari itu datang kerumahku. Karena sepuluh menit setelah sambungan telehone terputus, mereka langsung berada di depan rumahku. Lengkap dengan cengiran khas mereka yang selalu bisa membuatku tertawa.

“Wahh.. banyak sekali coklat-coklatnya. Bahkan coklat-coklatku tidak sampai sebanyak ini. sudah ku bilang kan Hann kalau cowok-cowok di kampus banyak yang menyukaimu” kata Tiffany sambil mencicipi salah satu coklat batangan yang ada di kamarku.

Aku Cuma nyengir mendengar ucapannya. Haha. Ternyata ucapannya beberapa hari yang lalu ada benarnya juga.

Kami menghabiskan coklat-coklat itu sambil menonton TV dan bercerita panjang lebar. Sekarang aku sudah tidak galau lagi setelah melihat Heechul yang sedang duduk berduaan bersama Jiyeon tadi. Semua perasaan galau sudah menguap begitu saja. Aku juga tidak tau kenapa, mungkin aku harus belajar melupakan Heechul dan mencari cinta yang baru. Haha.

“Ya ! Hanna-ya !” Seru Jessica bersemangat.

Aku menoleh kearahnya yang memandangi kotak coklat berbentuk Hati dengan wajah berbinar-binar, “Ada apa ?” Kataku datar.

Jessica tidak langsung menjawab. Ia malah memamerkan kotak coklat itu kepada Tiffany dan Sunny, dan sedetik kemudian kedua orang itu juga ikut memasang ekspressi wajah berbinar-binar. Membuatku semakin penasaran. “Ada apa sih ?!” Kataku tak sabaran.

Jessica malah menjauhkan kotak coklatnya kemudian berlari kecil kearahku, dia memelukku. “Aku tau dia pasti menyukaimu hannaaa~” Serunya bahagia di telinga kananku.

Aku menatap mereka dengan tatapan bingung. Masih tidak mengerti dengan apa yang mereka bicarakan.

“YA! Hanna-ya. Harusnya kau mengubah ekspressi bodohmu itu menjadi ekspressi senang. Lihat ini !”

Pandangan mataku mengacu kearah kotak coklat yang di sodorkan Tiffany. Tidak ada apa-apa kok !

“Apasih ?! Tidak ada apa-apa !” Sungutku sebal. Sepertinya mereka mengerjaiku.

“YA! Bodoh ! Lihat ini, Coklat dari Heechul !”

“HAH ?!” Aku melotot. Sumpah, gak percaya banget ! mereka pasti sedang mengerjaiku kan ?

“nononono~ tidak. Tidak mungkin” Kataku sok enggak percaya. Padahal dalam hati aku berharap banget kalau coklat itu benar-benar hadiah dari Heechul.

“YA! Lihat ini ! Lihat nama pengirimnya, KIM HEECHUL !”

OMO ! BENAR ! Coklat ini dari Heechul ! eh, tapi apa maksudnya cowok itu memberikanku coklat? Diakan sudah punya Jiyeon. Meskipun tidak pasti berpacaran sih, tapi mana mungkin mereka tidak berpacaran kan ? orang tadi aku jelas-jelas ngeliat mereka tukeran coklat kok ! T.T

“Ba-bagaimana bisa ?” Kataku masih tidak percaya. Mungkin ini akibat shyok karena tiba-tiba mendapatkan hadiah coklat dari Heechul.

“Baca aja suratnya nih !” Seru Sunny.

Aku mengambil surat yang disodorkan Sunny. Agak deg-deg-an. Tuhaaannn… semoga ini benar-benar dari Heechul ! Kim Heechul ! Kim Heechul !!

To : Choi Hanna, Yeoja yang selama ini selalu menggangguku !

Cih ! Apa-apaan ini ?! Di kepala suratnya saja ada kalimat ‘menyebalkan’ seperti itu. Aku semakin tidak yakin kalau ini adalah surat cinta. -_-

Aku adalah seorang namja tampan yang selama ini selalu memujamu diam-diam. Lucu ya ? harusnya aku mengatakan ini dari awal. Tapi aku tidak berani mengucapkannya karena takut jika mendapatkan respon ‘negatif’ darimu. Aku tidak ingin yang bertele-tele. Dan aku juga tidak ingin mejadi orang yang pengecut. Bisakah bertemu denganku hari ini ? jam 5 sore di gedung kesenian.

Dari cowok tampan penuh Kharisma,

-Kim Heechul-

OMO !!! apa maksudnya dengan ‘memujamu diam-diam’ , ‘mengatakan ini dari awal’ , ‘takut mendapat respon negatif’ , ‘tidak ingin bertele-tele’ , ‘menjadi seorang pengecut’ dan INGIN BERTEMU DENGANKU DI GEDUNG KESENIAN HARI INI ! JAM 5 !!

Apa yang ada difikiran cowok itu, huh ? Apa dia juga menyukaiku ? haha. Semoga !

Tapi, kalau dia tidak menyukaiku, aku berharap tuhan akan membuatnya benar-benar menyukaiku. Amin.

“Apa katanya ?”

Aku melipat kembali surat yang barusan ku baca. Berekspressi sok sedih di hadapan teman-temanku yang menatapku dengan pandangan ingin tau. Aku biarkan mereka menebak-nebak apa isi dari surat itu. Hehe.

Kemudian pandanganku tertuju pada jam dinding kamar yang sudah menunjukkan pukul 5.10 , gawat… aku terlambat !!!

Dengan kecepatan super, aku meraih mantel yang tergantung di balik pintu, menyambar kotak coklat yang tadi pagi tidak jadi ku berikan kepada Heechul, menyerahkan surat dari Heechul kepada teman-temanku. Aku tidak boleh terlambat ! dan semoga saja Heechul masih ada disana. Semoga.

*******

Waktu sudah menunjukkan pukul 5.30 ketika aku sampai di parkiran kampus. Dengan langkah tergesa, aku berjalan cepat menuju gedung kesenian. Sambil dalam hati terus berucap, semoga Heechul masih ada disana tuhan.. semoga.

“Haish, kenapa dia lama sekali ?”

Aku berhenti di samping pintu ruang kesenian yang sedikit terbuka. Ku lihat Heechul sedang duduk di depan sebuah piano tua sambil sesekali menggerutu. Ah, apa dia kesal karena menungguku terlalu lama ? hihi. Wajahnya itu terlihat sangat lucu jika sedang menggerutu seperti itu.

“Heechul-ah..” Seruku setelah memberanikan diri masuk kedalam gedung kesenian. Bisa ku lihat dengan jelas tatapan ‘menyebalkan’ dari Heechul yang benar-benar tertuju padaku. Ah, aku harus bagaimana sekarang ?

“Kau terlambat setengah jam !” katanya datar. Masih memandangku dengan tatapan ‘menyebalkan’ seperti tadi.

“mi-mianhae Heechul-ah..” kataku kikuk. Heechul diam saja. Dia mendekat kearahku dan merampas kotak coklat yang ada di tanganku. “Apa ini untukku ?” Katanya pelan. Aku mengangguk. Kenapa nada bicara Heechul jadi kejam seperti ini ?

Aku hanya menundukkan wajahku. Tidak berani menatap wajah Heechul yang sepertinya masih menghujani tatapan ‘menyebalkan’ itu kepadaku. Aku takuuutt…

“Aku tidak ingin terlalu banyak berbasa-basi..” Desisnya,

“Sebenarnya..” Aku mengangkat wajah. Melihat kearah Heechul yang menatap Lembut kearahku. “Ada yang ingin ku katakan padamu..” Lanjutnya.

“Aku..” Aku ?

“sudah menyukaimu sejak dulu..”

MWO ?

Aku menatap Heechul tidak percaya. Antara perasaan haru dan senang, kaget juga. Tapi Heechul diam saja, dia mendekatkan wajahku dan wajahnya.

“Maukah kau menjadi pacarku ?” Katanya langsung.

Aku menjauhkan wajahku dari wajahnya. “Tapi, kenapa ? Kenapa kau..”

“Kenapa aku mau jadi pacarmu ?” Katanya memotong kalimatku. Aku mengangguk.

“Apa harus ada alasan pasti jika kita mencintai seseorang ?” Katanya lagi. Aku mengangguk, ya setidaknya dia bisa memberikan alasan kenapa tiba-tiba dia bisa menyukaiku dan ingin menjadi pacarku.

“Aku tidak tau..” Katanya pelan. “Tapi aku tau, ketika aku menatapmu, berada di dekatmu.. jantungku selalu berdebar-debar..” Aku juga seperti itu. “Dan aku selalu merasa nyaman jika sedang memandangimu..” Jadi, selama ini kau memperhatikanku ? “Dan juga, aku merasa cemburu saat Donghae dengan terang-terangan bilang bahwa dia menyukaimu..”

Aigoo~ Heechul-ah ! Aku benar-benar senang juga terharu mendengarnya.

“Tapi, kau dan Jiyeon..”

“Dia adalah adik sepupuku.” MWO ???

“Aku tau, tadi siang kau mengintipku sedang berduaan bersama Jiyeon kan ?” Ya.. dan itu membuatku cemburu Heechul ! “Itu Karena aku meminta tolong kepadanya untuk memberikan coklat itu padamu..” OMO! Jadi, yang tadi siang itu… “Jangan salah paham, oke ?” katanya dan aku hanya bisa mengangguk.

Setelah itu kami berdua sama-sama diam. Aku tidak tau harus memulainya dari kalimat apa. Begitu pula dengan Heechul yang sepertinya juga sudah kehabisan kata-kata. Oh iya ! aku jadi ingat kata-kata teman-temanku, aku harus mengungkapkan semua perasaanku kepada Heechul sebelum akhirnya cowok itu berlalu dan memilih yang lainnya.

“Heechul-ah..” kataku pelan. Heechul menatap lembut kearahku. “Sebenarnya.. ada yang ingin ku katakan padamu..”

“Apa ?”

“Eumm.. ini, masalah perasaanku padamu..”

“Katakanlah !”

Huhh !! ku tarik nafas dalam-dalam. Aku harus memulainya darimana ?

“Sebenarnya… Aku.. sudah lama menyukaimu..” Kutarik nafas dalam-dalam. “Dan juga.. aku benar-benar mencintaimu sejak lama.. Jadi..”

Kalimatku terhenti ketika Heechul menarikku dan memelukku. “Maukah kau menjadi Pacarku ?” katanya langsung.

Aku diam saja. Aku harus menjawab apa sekarang ? Dia menyukaiku, aku menyukainya. Dia menembakku ? Aku aku.. “Ya ! Aku mau !” Kataku mantap.

Sejenak hening sampai akhirnya Heechul melepaskan pelukannya padaku. Ia menatapku sambil tersenyum lebar. Ah, tampan sekali. Membuat jantungku berdetak sejutakali lebih kencang.

“Serius ?” Katanya masih tidak percaya. Aku mengangguk mantap. Dan sedetik kemudian dia memelukku dan menggendongku berputar-putar. “GOMAWO HANNA-YA~”

Dan inilah akhir dari kisah cinta yang awalnya ku fikir akan terus ‘Bertepuk Sebelah Tangan’. Ternyata,tidak yang semua ku fikirkan itu benar-benar terjadi. Buktinya, seorang Kim Heechul yang awalnya ku fikir ‘tidak mungkin menyukaiku’, kini benar-benar menjadi milikku sepenuhnya. Setidaknya, sampai nanti saat dia mengakhiri hubungan ini. hihihi~

Selalu percaya akan kekuatan cinta, oke ?

Cheers~!

^ ^

***The End****

*nyengir kuda*

Hehe. Sebenarnya ini ide-nya simpel sih. Tentang seseorang yang suka sama orang lain. cerita yang banyak di alamin oleh banyak orang.

Meskipun ceritnya agak gak nyambung— tapi biarlah. Memang segini ide cerita yang aku punya. -_- *PISS*

Komen dan Like-nya yah, jangan jadi Silent Riders. Meskipun jelek, tapi ini di buatnya dengan susah payah loh. Oke ? *bow

24 Responses to “Love is….. Kim Heechul !!”

  1. Hazeri May 16, 2012 at 1:51 pm #

    Haaaa heechul aku mau juga ditembak kyk gitu hahaha… Imposibleee-,
    ceritanya seruu loo hehe

  2. Lee Jina May 23, 2012 at 8:33 am #

    Ceritanya seru,,,,, d tunggu next story!

    • silverjewels May 24, 2012 at 11:01 am #

      okey, hehe :D

  3. Dintahyuk June 24, 2012 at 3:24 pm #

    hoho kejadian kya gtu impian smua cwe >,< good job author ^^

  4. deewookyu February 21, 2013 at 8:18 pm #

    kurang greget Heechul nya…

  5. Diah ayu .k April 22, 2013 at 7:09 pm #

    Kurang panjang thor,,

Trackbacks/Pingbacks

  1. Love Is….. Lee Hyuk Jae !! | FFindo - May 15, 2012

    [...] Baca ‘Love Is…..’ seri lainnya : Love Is….. Kim Heechul !! [...]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 20,248 other followers

%d bloggers like this: