My Juliette ! (Sequel Lucifer) : Chapter 4

25 Sep

My Juliette !

Main Cast :

-Choi Haneul (OCs)

-SHINee Jonghyun as Kim Jonghyun

-Super Junior Yesung as Kim Jongwoon

Other Cast :

-F(x) Krystal as Krystal Jung

-Super Junior Kyuhyun as Cho Kyuhyun

Genre : Romance,Fantasy,Marriage Life.

Rate : NC 17

Length : Series Fic

Summary : Please,give me another chance !

Disclaimer : Plot & OC is my mine,but another cast belong to GOD.

Chapter sebelumnya :

http://ffindo.wordpress.com/2012/08/14/lucifer-chapter-1/

http://ffindo.wordpress.com/2012/08/15/lucifer-chapter-2/

http://ffindo.wordpress.com/2012/08/16/lucifer-chapter-3/

http://ffindo.wordpress.com/2012/08/26/lucifer-chapter-4/

http://ffindo.wordpress.com/2012/08/27/lucifer-chapter-5-end/

http://ffindo.wordpress.com/2012/09/17/my-juliette-sequel-lucifer-chapter-1/

http://ffindo.wordpress.com/2012/09/22/my-juliette-sequel-lucifer-chapter-2/

http://ffindo.wordpress.com/2012/09/23/my-juliette-sequel-lucifer-chapter-3/

Dua Hari Kemudian…

Aku tersenyum sambil menenteng kotak bekal berisikan jajangmyeon kesukaan Jonghyun,aku sengaja tidak memberitahunya agar menjadi kejutan. Aku melangkahkan kaki menuju ruangannya dan Jgrek ! aku membuka pintu ruangannya.

Aku terkejut dan merasa dunia sekitarku berhenti sejenak,Krystal tengah duduk manis di pangkuan Jonghyun. Bibir mungilnya mencium hangat pipi Jonghyun.

“Jonghyun-a !!! Neo..,”ucapanku tertahan dan aku langsung meninggalkan ruangan tersebut.

Air mataku mengalir deras,jadi ini yang dimaksud permintaan maaf Jonghyun dua hari lalu? Ia tidak berhak menyentuhku karena dia sudah menyentuh yeoja lain? Aku memencet-mencet tombol lift dengan kasar saat lift terbuka…

“Ommo,Haneul-a. Kau kenapa? Sosok itu ternyata Jongwoon Oppa.

Aku menghambur kearahnya dan menangis dalam pelukannya.

“Antar aku pulang sekarang Oppa,”ujarku.

“Mwo? Tapi..,”ucapannya diselaku dengan kasar.

“Aku ingin pulang ke rumah Eomma dan Appa sekarang !!! bentakku.

Jongwoon Oppa akhirnya menurut,ia membawaku menjauh dari kantor Jonghyun. Tapi ternyata dia malah membawaku ke sebuah pantai.

“Aku tidak akan membawamu pulang kalau kondisimu masih shock seperti sekarang,aku tidak mau membuat Appa dan Eomma khawatir. Aku akan mendengarkan kau bercerita Haneul-a,”

Aku memeluk lengan Jongwoon Oppa,aku menyandarkan kepalaku di pundaknya. Air mataku kembali meleleh,potongan potongan kejadian tadi begitu jelas menari nari di pikiranku.

“Ketakutanku terbukti Oppa,Jonghyun dia tertarik dengan kehadiran Krystal,”jelasku.

“Memang tadi apa yang kau lihat? Jangan berprasangka buruk terus Haneul-a,itu tak baik,”

“Dua hari lalu aku mendapati baju Jonghyun berbau sake,dia bersikap aneh. Dia sangat minta maaf dan bahkan berucap bahwa dia tak berhak menyentuhku malam itu,kebiasaannya benar benar diluar yang aku kenal. Dan tadi aku mendapati dia sedang bermesraan dengan Krystal,”

Jongwoon Oppa menghembuskan nafasnya keras-keras.

“Apa yang harus kulakukan untukmu Haneul-a? perlukah aku membunuhnya? Tanya Jongwoon Oppa dingin.

Aku menggeleng.

“Tidak,Oppa. Aku mungkin bisa bertahan hidup tanpa Jonghyun tapi anakku ini? Aku tidak mau dia kehilangan sosok Appa,yang terpenting sekarang aku bisa tenang sejenak. Maka dari itu bawa aku pulang ke rumah Appa dan Eomma dulu,aku tak mau bertemu Jonghyun beberapa hari kedepan,”jelasku.

Jongwoon Oppa memelukku erat,aku mendengar isak tangisnya pelan. Aku menutup mata sejenak,maafkan aku Oppa bahkan kau masih harus melindungiku di kesempatan kedua hidupmu ini.

-Jongwoon’s POV-

Sudah dua hari Haneul ada di rumah,aku bahkan sampai tidak tega meninggalkannya. Sepulang kerja aku langsung mengecek kondisinya,dua hari belakangan ini dia makan sedikit sekali padahal janinnya membutuhkan asupan gizi yang cukup.

Appa dan Eomma akhirnya sudah tahu apa yang sedang dialami Haneul,aku berpesan agar tidak memberitahu soal ini pada Eomma Jonghyun. Saat aku baru turun dari mobil selepas kerja,aku mendapati sosok Jonghyun sudah berdiri manis dihadapan rumahku.

“Sepertinya kehadiranmu tidak diharapkan disini,”ujarku dingin.

“Aku ingin bertemu Haneul,Hyung,”ujarnya penuh harap.

“Untuk apa? Untuk menjelaskan bahwa kau dan Krystal tidak ada apa-apa? Cih,karanglah alasan yang lebih kreatif daripada itu. Istrimu hamil bukannya semakin memperhatikannya malah mengabaikannya,”

“Hyung,bukan itu..,”

“Sudahlah,pergi sana. Haneul masih butuh waktu untuk menenangkan diri,jangan sampai tanganku ini yang bicara,”usirku.

Setelah itu sosok Jonghyun meninggalkan rumah,saat aku menoleh ke kamar jendela aku melihat bidadari kecilku itu sedang mengintip dari balik jendela kamarnya.

***

”Krystal-ssi,bisa kita bertemu sekarang? Tanyaku via telepon.

Terdengar helaan nafas berat Krystal di seberang sana.

“Apa ini soal adikmu? Tanyanya balik.

“Aku tunggu kau 15 menit lagi di kafe biasa,”tegasku. setelah itu telepon terputus.

Akhirnya aku dan Krystal bertemu,seperti biasa dia cantik dan mempesona tapi sungguh kali ini aku tidak tertarik dengan sosok cantiknya,ia sudah membuat bidadari kecilku terluka.

“Apa yang sebenarnya terjadi antara kau dan Jonghyun,Krystal-ssi? Tanyaku.

Krystal tersenyum tipis,senyum meremehkan.

“Ah,hanya hubungan biasa. Tidak ada yang aneh kan?

“Hubungan biasa? Kau menjalin hubungan dengan namja yang sudah memiliki istri kau bilang itu biasa? Dimana pikiranmu Krystal-ssi? Kukira kau cukup cerdas tapi ternyata untuk hal sebesar ini kau cukup bodoh. Apa jadinya kalau sekarang posisimu sama seperti Haneul hah? Serangku bertubi-tubi.

Krystal tampak gusar,ia menatapku tajam.

“Waeyo? Kenapa harus selalu Haneul yang dibela? Hah? Aku? Apa aku tidak berhak bahagia? Jonghyun begitu mati-matian menolakku dan kau? Begitu membelanya !!! tangis Krystal pecah.

“Caramu itu salah Krystal-ssi,kau berhak untuk bahagia tapi tidak dengan Jonghyun,”nada suaraku agak melunak.

“Lalu dengan siapa? Denganmu? Tanyanya telak.

Aku diam,kata kata Krystal begitu menusukku. Aku menarik Krystal menjauh dari kafe tersebut dengan kasar,dengan kecepatan tinggi aku menyetir menuju rumah. Aku tidak memberi kesempatan Krystal untuk membantah,tak sampai setengah jam aku dan Krystal sudah sampai.

“Kau akan membawaku kemana Jongwoon-ssi? Tanya Krystal gusar.

“Aku akan membawamu melihat kenyataan ! aku setengah membentak.

Untung saja Appa dan Eomma sedang tidak ada di rumah,sehingga aku tidak perlu panjang lebar untuk menjelaskan.

“Lihat itu !!! buka matamu lebar-lebar,Krystal-ssi !!! aku memaksa Krystal untuk melihat Haneul,pintu kamar Haneul memang sedikit terbuka.

Haneul memeluk kakinya erat-erat sambil terduduk di tempat tidurnya sementara Jonghyun,ia dengan sabar menanti agar Haneul mau bicara dengannya. Namja itu duduk di sofa dengan pandangan nanar.

Aku menarik Krystal menjauh dari kamar Haneul.

“Itu yang kau mau Krystal-ssi? Demi kebahagiaanmu kau rela menyakiti orang lain?

Air mata Krystal kembali meleleh,ia merosot terduduk dan aku memeluknya.

“Sadarlah,perbuatanmu itu tidak baik,”ujarku pelan.

Krystal masih terisak dalam dekapanku,aku menghembuskan nafas panjang. Karena aku tidak kunjung mengatakannya kini Krystal menjadi sumber masalah terbesar untuk Haneul dan Jonghyun.

-Haneul’s POV-

Sudah 3 hari Jonghyun begitu setia menemuiku,sepulang kerja dia langsung datang dan menawarkan diri untuk merawatku. Aku menanggapinya dengan dingin,rasa rasanya lukaku itu belum kering benar.

“Haneul-a…,”Jonghyun beringsut mendekatiku.

“Ya ! Kim Jonghyun ! Kha !!! bentakku.

“Beri aku kesempatan untuk menjelaskan Haneul-a,”

“Menjelaskan apa lagi? Bahwa kau dan Krystal tidak ada apa apa? Bohong besar !!!

“Krystal yang memulai semuanya,aku sama sekali tidak tertarik dan tidak menanggapinya Haneul-a. Dia yang memaksa,bahkan apa yang kau lihat saat itu adalah karena aku dijebak olehnya,”jelas Jonghyun.

Aku menghembuskan nafas panjang,puppy eyes Jonghyun menatapku penuh permohonan.

“Kau salah besar menuduh bahwa Jongwoon Oppa yang tidak bisa mengendalikan perasaanya padaku,kenyataannya sekarang? Kaulah yang tidak bisa menahan Krystal untuk tidak mengusik pernikahan kita,”tanggapku dingin.

“Mianhae,jeongmal mianhae Haneul-a,aku tahu ini kesalahan besar. Tapi beri aku kesempatan,”

Aku terdiam,perutku rasanya melillit. Sakit luar biasa.

“Arrrgghh..,”aku mengerang kesakitan.

“Kau kenapa? Haneul-a,kau kenapa? Jonghyun mendekatiku.

“Arrrgghh…,”rasa sakit itu semakin menjadi dan aku merasakan sesuatu mengalir dari kakiku.

“Ya,tuhan. Kau perdarahan,ayo kita ke rumah sakit,”Jonghyun menggendongku dan membawaku.

-Jonghyun’s POV-

Rumah Sakit Internasional Seoul…

“Bagaimana kondisi Istri saya dok? Dia baik baik saja kan? Tanyaku saat Dokter Minho keluar.

“Kondisi istri anda baik baik saja tapi..,”

“Tapi kenapa dok?

“Janin dalam kandungannya tidak selamat,Istri anda terlalu kelelahan dan mengalami tekanan psikis yang cukup hebat sehingga berpengaruh terhadap janinnya. Maaf,”

“MWO??? Pekikku.

Dokter Minho meninggalkanku,aku terduduk di lorong rumah sakit. Aku menjambaki rambutku,ini karena aku !!! belakangan ini setelah Haneul hamil aku selalu sibuk dengan pekerjaanku belum lagi masalah Krystal. Aiiishh..aku memang payah !!! rutukku.

“Bagus sekali Kim Jonghyun,lalu selanjutnya apa yang akan kau lakukan? Membuat Haneul meninggal dunia dengan tanganmu sendiri? Suara dingin Jongwoon menyapa pendengaranku.

Aku menoleh.

“Hyung…,”desisku pelan.

“Kukira kau bisa menjaga adikku itu dengan baik ternyata kau menyakitinya lebih dari apa yang kulakukan !!! bentaknya.

Jbreeeet ! sebuah pukulan melayang di wajahku,aku sampai tersungkur. Bak ! Buk ! Bak ! Buk ! Jongwoon menyerangku tanpa ampun,amarahnya sudah meledak-ledak. Aku menyeka darah segar yang masih mengalir dari sudut bibirku dan kini wajahku sudah lebam membiru.

“Kau tidak perlu khawatir soal Krystal,yang perlu sekarang kau urus adalah Haneul. Beri dia pengertian bahwa kau tidak akan mengulanginya lagi. Ini kesempatan terakhirmu kalau kau menyia- nyiakannya kupastikan akhir hidupmu lebih tragis daripada aku,”tanggap Jongwoon Hyung.

Aku berpamitan ala kadarnya dan masuk ke kamar Haneul. Istriku itu tampak terbaring lemah di tempat tidur.

“Haneul-a..,”aku perlahan mendekatinya.

“Ini salahmu Kim Jonghyun !!! salahmu ! harusnya kau menemaniku disaat seperti ini tapi kau selalu sibuk dengan pekerjaanmu,mengertikah kau saat kubilang baik-baik saja itu berarti aku membutuhkanmu? Mana ada laki-laki yang tega meninggalkan istrinya saat selesai check up untuk pulang sendiri? Kalau terjadi sesuatu padaku bagaimana??? Kau menyuruhku untuk selalu bercerita apa yang kualami tapi kau sendiri? Kau selalu memendamnya,apa gunanya aku disini? Untuk jadi pajanganmu? Kau egois Kim Jonghyun !!! kau egois ! sekarang kau puas membuat aku kehilangan janinku? Ini maumu? Hah??? Baru kali ini aku melihat Haneul seemosi ini padaku,ia menangis tersedu-sedu.

Aku memeluknya,ia berontak namun dekapanku ini semakin lama semakin erat. Tenaga Haneul habis dan ia membiarkan tubuhnya didekapku. Nafasnya tersengal,pneumonianya kambuh.

“Aku benar benar minta maaf Haneul-a,aku memang bodoh. Aku tidak bisa memahami perasaanmu belakangan ini,kau boleh melakukan apa saja asalkan jangan pergi meninggalkanku dan beri aku kesempatan satu kali lagi,”jelasku. Aku mencium puncak kepalanya dengan sayang.

Tanpa kusadari tangan Haneul bergerak menuju nakas putih disampingnya dan aku terkejut saat melihat pisau kecil ia acung-acungkan dihadapan wajahku.

“Lebih baik aku mati saja,keberadaanku sudah tidak ada artinya untukmu kan? Tanggap Haneul dingin.

Ia mengarahkan pisaunya ke urat nadinya,aku panik dan kelabakan mencegahnya.

shireo !!! andwae,jangan lakukan itu Haneul-a. Jebal,”aku berusaha meraih tangannya.

“Bohong !!! jangan sok baik dihadapanku Jonghyun-ah,”Haneul tersenyum getir.

Aku dengan mati-matian berusaha menjauhkan pisau itu dari Haneul tapi Sreeeet ! pisau itu menusuk perutku. Aku mengerang kesakitan,tubuhku limbung dan setelah itu aku merasa dunia semakin gelap.

_____________________________________________________________

Akankah Haneul memaafkan Jonghyun? lalu sanggupkah Jongwoon ‘membuka mata’ Krystal bahwa ada dia disisinya? To be continued,komen readers sangat berharga ^^

9 Responses to “My Juliette ! (Sequel Lucifer) : Chapter 4”

  1. leechaeri September 25, 2012 at 5:57 pm #

    Kok pendek banget sih authorr? Hhehehehe. Jadi penasarankan sama kelanjutannya hehehe. Aku tunggu next chap :)

    • shinestory September 25, 2012 at 8:14 pm #

      hehehe besok yaa makasih udah bacaaa :)

  2. kimjonginsaeng September 25, 2012 at 6:06 pm #

    Aaaaaaakh jonghyun oppa jangan mati jebaaaal :”(

    • shinestory September 25, 2012 at 8:15 pm #

      hehehe makasih udah baca yaa :)

  3. jin jihye September 25, 2012 at 8:23 pm #

    astaga, ga nyangka haneul smpe keguguran gitu >___<
    kyaaaaaaaa~ jonghyun ketusuk? andweee~

    • shinestory September 25, 2012 at 8:24 pm #

      yah,namanya ibu hamil ga boleh stres. Sementara haneul dibawah tekanan gitu,hehe makasih udah baca ya say :)

  4. it'sme Min2 September 26, 2012 at 10:04 am #

    tuh kan apa gw bilang pasti selingkuh !!! mau Jonghyun bilang ntu paksaan tapi d’biarin aja s’Krys duduk d’pangkuan’a kan bisa aja d’dorong bodo amat deh kalo dy ampe kejerungkup ,,, iissshhhhhh cowo bego napsu lebih nguasain otak ama hati lu daripada nalar ckckckckckckcckckckkk

    • shinestory September 26, 2012 at 4:14 pm #

      hihi sabar sabaaar :D makasih yaa udah bacaaa :)

  5. deewookyu February 26, 2013 at 10:45 am #

    galau….

    Jongwoon _ kristal….
    Jongwoon _ Haneul…yaa.a..>>??

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 20,723 other followers

%d bloggers like this: