Promise You [ Sequel Rum,Raisin,Chocolate Ice Cream ] : Chapter 3

Promise YouPromise You (Sequel Rum,Raisin,Chocolate Ice Cream)

Author : @MinhoNoona (Choi Soo Joon)

Cast :

-Park Jungsoo (Super Junior Leeteuk)

-Kim Taeyeon (SNSD Taeyeon)

-Zhoumi (Super Junior Zhoumi)

-Jung Soojung (OC)

Length : Chaptered

Genre : Romance,Angst,Marriage Life.

Rate : PG 15

Summary :

Apa ada sesuatu yang tak aku ketahui,Taeyeon-ah? –Jungsoo-

Maaf,sepertinya aku masuk kedalam kehidupan yang salah. Tapi bagaimana jalan keluarnya? –Zhoumi-

Perasaan itu masih ada dan bahkan tidak berkurang sedikitpun. –Taeyeon- 

Readers,mianhae !!! Kalau lanjutan Sequel FF ini agak lama,karena author juga nulis “Kimi O Aishiteru” yang notabene chaptered. Hehe. Semoga kalian masih inget ya sama ceritanya. Check it out. Silent readers and plagiator go away !!! ^^

Chapter Sebelumnya :

( Rum,Raisin,Chocolate Ice Cream ) ( Chapter 1 ) ( Chapter 2 )

TAEYEON

“Kenapa kau baru pulang,dear?” sosok Jungsoo langsung menyambutku ketika aku baru saja menjejakkan kaki di rumah.

“Mmm…tadi aku bertemu teman lama setelah pulang dari kantor,kami berdua nostalgia hingga lupa waktu,”jawabku.

“Oh,begitu. Oh,ya tadi aku sudah makan duluan tapi aku membawakanmu Pizza kesukaanmu. Kalau kau mau ada di meja makan,”Jungsoo mengacak rambut panjangku.

Aku tersenyum kecil.

Gomawo,chagi,”

Aku segera beranjak meninggalkan Jungsoo dan menuju kamar. Sampai di kamar aku duduk di tepian ranjang. Aku menghembuskan nafas panjang,reuni dengan teman lama??? Itu hanya karanganku belaka. Karena sebenarnya tadi setelah kerja aku pergi bersama Zhoumi untuk makan malam bersama,saking banyaknya hal yang dibicarakan kami berdua sampai lupa waktu.

Yah,Zhoumi memang orang dari masa laluku bukan? Hanya saja kini dia bukan sekadar temanku. Kini dia lebih dari itu…

Ddrrrttt !!! Ponselku bergetar,1 new message :

Good night,Noona. Have a nice dream ^^ -Zhoumi-

“Kukira kau sudah mandi,”Jungsoo tiba-tiba masuk ke kamar.

Aku buru-buru menutup pesan Zhoumi dan menaruh ponselku di meja.

“Ah,sebentar lagi. Badanku masih pegal-pegal,”

“Ya sudah,kalau begitu aku tidur duluan ya,”

Jungsoo naik ke tempat tidur dan tak lama gumamannya berubah menjadi dengkuran halus yang teratur,mungkin sekarang kini ia sudah terbang ke alam mimpi.

Aku memperhatikannya,hhmmm…wajahnya begitu polos. Aku tersenyum dan lalu mengecup keningnya dengan lembut.

SOOJUNG

Satu Minggu Kemudian…

Semakin sering saja aku melihat Zhoumi dan Taeyeon bersama. Mereka sering makan siang bersama dan sesekali mengajakku. Aku menolaknya. Bagaimana tidak? Aku harus menyaksikan namja yang kusukai bersama kekasihnya. Itu menyakitkan bukan?

Zhoumi juga selalu pulang kantor terburu-buru dengan alasan ia akan menjemput Taeyeon di kantornya. See? Apakah Taeyeon jauh lebih penting daripada keprofesionalannya? Ah,aku tidak mengerti. Kadang cinta membuat orang jadi berlebihan seperti itu.

“Soojung-ah,”suara Sungmin Oppa membuyarkan pikiranku.

Aku mendongak. Kini oppaku itu sudah berdiri,jarang-jarang dia bermain ke kubikelku seperti ini. Biasanya dia selalu memanggilku ke ruangannya.

“Sepertinya kau sibuk sekali memikirkan seseorang,”ujar Sungmin Oppa.

Aku memberengut.

“Jangan sok tahu,Oppa,”ketusku.

Sungmin Oppa mencubit pipiku gemas.

“Aigooo…jangan coba membohongiku Soojung-ah. Aku tahu kau pasti sedang sibuk memikirkan Zhoumi,”

Aku menghembuskan nafas panjang. Ya,aku memang tidak bisa menyembunyikan apa-apa dari Sungmin Oppa,dia selalu bisa “membaca” pikiranku.

“Oppa,akan beritahu sesuatu,”

“Apa itu Oppa?” tanyaku penasaran.

“Tidak disini dan tidak sekarang. Nanti saja sehabis pulang kantor,Arra?”

“Ne,Arraseo,”setelah itu Sungmin Oppa menghilang dari kubikelku.

Aku menopang dagu,apa yang diberitahu oleh Sungmin Oppa nanti adalah soal Zhoumi? Kalau iya,kuharap itu tidak buruk. Semoga saja.

***

Malam Harinya,Kona Beans…

“Jadi apa yang ingin kau beritahu padaku,Oppa?” tanyaku.

Sungmin Oppa menghembuskan nafas panjang,sepertinya hal ini tidak begitu menyenangkan. Kurasa begitu.

“Beberapa hari terakhir ini Oppa selalu mengamati Zhoumi diam-diam dari ruangan Oppa. Oppa selalu melihatnya dari ruangan Oppa dan gadis yang selalu bersama Zhoumi itu ternyata memang Kim Taeyeon yang kukenal,Soojung-ah,”jelas Sungmin Oppa.

Aku diam. Rasanya lidahku kelu,aku terlalu shock mendengar kabar ini.

“Jadi dia Kim Taeyeon,yang merupakan istri Park Jungsoo. Rekan bisnis barumu,begitu Oppa?”

“Ya,begitu. Coba kau lihat ini,”Sungmin Oppa menunjukkan fotonya bersama Taeyeon dan Jungsoo.

Memang benar,Taeyeon istri Park Jungsoo dan Taeyeon yang selalu bersama dengan Zhoumi adalah orang yang sama.

“Lalu aku harus bagaimana Oppa? Memperingati Zhoumi?” tanyaku bingung.

“Hhmm…sepertinya begitu,Soojung-ah. Tapi jangan terlalu keras dan kendalikan perasaanmu,jangan sampai hubungan pertemanan dan kerja kalian hancur berantakan karena ini,”

Aku mengigit bibir,memberitahu dengan halus? Memangnya Zhoumi akan dengar dan menurutinya? Hhmm..tapi benar kata Sungmin Oppa. Setidaknya aku harus memperingatinya. Itu saja.

Dua Hari Kemudian…

Jam menunjukkan pukul 14.00,aku baru saja menyelesaikan meeting dengan salah seorang klien bersama Sungmin Oppa dan Zhoumi. Sedari tadi saat meeting aku hanya mengisi perutku dengan cake dan kopi,terang saja aku lapar. Jam makan siangku sudah lewat sejak 2 jam lalu.

“Oppa,aku ingin makan siang dulu ya,”pamitku pada Sungmin Oppa.

“Baiklah. Aku akan kembali ke kantor sekarang juga,Zhoumi-ya temani Soojung. Oke?” pintanya.

Kulihat air muka Zhoumi agak berubah,dia sepertinya ingin menolak namun karena ini permintaan dari Sungmin Oppa,Zhoumi akhirnya mengangguk. Aku dan Zhoumi memutuskan untuk makan di salah satu restoran yang tak jauh dari situ.

Aku memesan Tenderloin Steak sementara Zhoumi memilih Fish Cordon Bleu.

“Zhoumi-ya…,”ujarku ditengah makan.

Bagaimana tidak? Sedari tadi Zhoumi tidak mengajakku ngobrol,bahkan untuk urusan pekerjaan sekalipun. Hey,bukankah aku dan Zhoumi ini partner? Seharusnya kita berdua bisa bertukar cerita yah setidaknya dalam urusan professional.

“Ne,ada apa Soojung-ah?” tanyanya balik.

“Aku ingin bicara sesuatu padamu,tapi ini bukan soal pekerjaan. Ini soal pribadi,”

Zhoumi terdiam sesaat. Dan lalu ia mengangguk.

“Ya,silahkan saja,”izinnya.

“Zhoumi-ya,aku tahu akhir-akhir ini kau memiliki kekasih bernama Taeyeon. Dan..,”

“Lalu ada apa urusannya denganmu?” sela Zhoumi,terdengar kentara nada tidak suka dalam bicaranya.

“Yang kutahu dari Sungmin Oppa,Taeyeon dia adalah istri dari rekan bisnis Oppa,Park Jungsoo. Jadi kumohon Zhoumi-ya,kau akhiri hubunganmu dengan Taeyeon. Aku memperingatkanmu seperti ini sebagai teman,aku tidak mau kau terjebak dalam masalah besar. Kau tahu hubunganmu ini tidak hanya akan merusak kehidupan pribadimu tapi pekerjaanmu juga,”jelasku.

Zhoumi menatapku lurus-lurus,sungguh kini kedua bola matanya menatapku tajam. Kulihat ada kilat amarah di dalamnya. Ia menelan ludah dan lalu tersenyum sinis.

“Ingat kita hanya sebatas rekan kerja dan teman saja. Kau tidak berhak mencampuri urusan pribadiku,Soojung-ssi. Sama sekali tidak,apa yang kulakukan sekarang akan kupertanggung jawabkan,”Zhoumi mengakhiri kegiatan makannya dan lalu ia meninggalkanku sendirian di restoran.

Aku menghembuskan nafas panjang,tanpa kusadari sosok Sungmin Oppa tiba-tiba ada di belakangku.

“Oppa,bukankah tadi kau bilang langsung ke kantor?”

Sungmin Oppa menggeleng.

“Aniyo,aku khawatir dengan kondisimu Soojung-ah,”

Aku mencoba menahan air mataku yang sedari tadi ingin tumpah,namun Sungmin Oppa yang langsung merentangkan kedua tangannya membuatku lepas kendali. Aku menangis dalam pelukan Sungmin Oppa.

“Oppa,dia sama sekali tidak mendengarkanku,”ujarku ditengah tangis.

Sungmin Oppa membelai rambut panjangku dengan sayang.

“Tenanglah,semua ada proses. Lama kelamaan dia juga akan menyadarinya,”

ZHOUMI

“Noona,kau sedang apa?” tanyaku ketika telepon tersambung.

Jujur saja dua hari ini aku tidak bertemu Taeyeon Noona dan berkomunikasi dengannya. Pekerjaanku yang luar biasa banyak begitu menyita waktuku.

“Aku sedang menunggu Jungsoo pulang,Zhoumi-ya. Waeyo?” sahut Taeyeon Noona.

Aku terhenyak. Aku tahu jawaban Taeyeon Noona tadi tidak bermaksud menyinggungku,ia menjawab jujur. Yah,bagaimanapun Jungsoo memang suaminya bukan? Aku yang salah. Kini aku memang berada di kehidupan yang salah.

“Zhoumi-ya…,”suara Taeyeon Noona membuyarkanku dari lamunan.

“Eh?”

“Neo gwaenchana? Apa ada masalah dengan pekerjaanmu,Zhoumi-ya?”

“Hhhmm…tidak Noona. Pekerjaanku baik-baik saja,”

“Jangan coba untuk menyembunyikan sesuatu dariku,Zhoumi-ya. Ayo katakan,”Taeyeon Noona setengah mendesak.

“Aku..aku cemburu Noona,”

“Mwo? Cemburu? Kau cemburu pada Jungsoo?” tebak Taeyeon Noona.

Aku terdiam. Bingung harus menjawab apa,namun tak lama…

“Zhoumi-ya,sudah dulu ya. Kulihat mobil Jungsoo sudah ada di depan gerbang. Aku harus membukanya,lain kali kita bertelepon lagi ya,”Klik. Setelah itu telepon terputus.

Aku memang memilikinya. Tapi tidak seutuhnya. Tuhan,kenapa kau “membawaku” kembali pada Taeyeon Noona? Apa maksud dari ini semua?

JUNGSOO

Kulihat Taeyeon sudah ada di depan pintu utama,Nam Joo membukakan pintu gerbang dan aku memasukkan mobil ke dalam garasi rumah.

“Hai,chagi. Tumben kau sudah pulang,”aku mencium pipi Taeyeon.

Dia tersenyum lebar dan menarikku masuk.

“Hhmm…jadi kau tidak suka aku pulang cepat,huh?” rajuknya manja.

Aku tertawa kecil.

“Bukan begitu maksudku,chagi. Hanya aku heran saja,”

“Hhhmm…aku sudah memasakkan makanan spesial untukmu,”

“Oh ya? Wah,kebetulan sekali aku sudah lapar,”mataku berbinar senang.

Taeyeon melepas jas dan dasiku,ia menyuruhku untuk segera mandi. Setengah jam kemudian aku sudah segar dan duduk manis di kursi meja makan.

“Kelihatannya enak,ayo kita langsung makan saja,”ujarku tak sabaran.

Taeyeon memberikanku semangkuk nasi. Kulihat ada kimchi,sundubu dan bulgogi. Semuanya tampak lezat dan menggoda selera.

“Bagaimana rasanya?” tanya Taeyeon.

Aku menaruh mangkuk di meja,tak sampai lima menit aku sudah menghabiskannya tanpa sisa.

“Masitta !!! Masakanmu lezat sekali,chagi,”

“Jinjja? Ah aku senang mendengarnya,”

“Hhmm…kenyang !!!”

“Lalu setelah ini kau mau apa? Melanjutkan pekerjaanmu?”

Aku tertawa kecil. Aku mendekati Taeyeon dan kini tanganku sudah melingkar di lehernya. Aku berbisik pelan.

“Ayo kita buat,aegi,”

“Mwo???” Taeyeon tampak terkejut tapi sedetik kemudian ia tertawa.

Aku menggandengnya untuk masuk ke dalam kamar.

TAEYEON

Weekend. Biasanya aku dan Jungsoo selalu menghabiskanya di rumah,tapi sekarang? Jungsoo malah mengajakku untuk jalan-jalan di Myeongdong. Katanya ia ingin berduaan saja denganku dan cari suasana baru,ia ingin mengulang masa-masa pacaran dulu yang setelah pernikahan sempat hilang karena kesibukan masing-masing.

“Hey,bukankah baju itu bagus untukmu?” Jungsoo menunjuk baju yang tertempel di manekin.

Ia menarikku masuk ke dalam outlet tersebut. Ini sudah outlet ketiga yang kami kunjungi dan di setiap outlet Jungsoo selalu memilihkanku baju untuk kubeli. Katanya aku butuh baju baru yang banyak. Aku menurut saja.

“Chagi,bagaimana?” ujarku saat keluar dari fitting room.

Aku memakai setelan blazer berwarna peach.

“Hhmm…ternyata roknya pendek sekali. Aku tidak suka,coba pakai ini,”Jungsoo menyerahkan gaun pesta berwarna merah marun,taburan payet membuat gaun ini terkesan mewah.

“Memangnya aku akan memakainya kemana? Pakaian seperti ini hanya dipakai sekali,chagi,”protesku.

“Aigooo..kau juga harus punya. Aku ingin sering-sering melihatmu memakai gaun,”tanggapnya.

Aku menurut,dengan susah payah aku memakainya dan akhirnya aku keluar.

“Bagaimana?” tanyaku.

Jungsoo terdiam,ia melongo menatapku.

“Bagaimana? Jelek ya?” ujarku.

Jungsoo mengerejap-rejapkan mata,ia tersenyum lebar.

“Kau cantik !!! Kau seperti bidadari,chagi,”pujinya.

“Ah,kau bisa saja,”ujarku malu-malu.

“Ya,sudah aku setuju kau beli ini !!!” ujar Jungsoo penuh semangat.

Setelah itu Jungsoo mengajakku untuk mampir ke sebuah kedai kembang gula,ia memberiku kembang gula berwarna pink.

“Chagi,kita seperti anak remaja saja membeli kembang gula seperti ini,”ujarku.

“Hahaha,jadi kau pikir kita sudah tua,chagi? Kita ini masih muda kok,hanya bedanya kini kita sudah menikah,”tanggap Jungsoo santai.

Aku mengedarkan pandanganku ke seluruh penjuru area belanja,betapa kagetnya aku melihat sosok Zhoumi. Begitu pula Zhoumi,ia terkejut melihatku. Tapi entah kenapa kini langkah kakinya malah semakin cepat menuju arahku dan Jungsoo.

“Chagi,kita cari tempat lain saja,”

“Hah? Kenapa chagi? Bukankah kembang gulamu belum habis?” Jungsoo heran.

“Ayo,aku bosan. Aku ingin tempat lain,kajja !!!” Aku menarik paksa Jungsoo.

Langkah kakiku begitu cepat bahkan setengah berlari,Jungsoo sampai kewalahan mengikutiku. Setelah kupastikan Zhoumi sudah jauh aku menghentikan langkahku.

“Kau kenapa sih? Kenapa terburu-buru begitu?” tanya Jungsoo kesal.

“Aku…aku…,”

“Apa ada sesuatu yang tak aku ketahui,chagi?” tanya Jungsoo.

Aku menelan ludah. Satu yang tak kau ketahui Park Jungsoo dan aku tidak bisa memberitahu padamu sampai kapanpun. Aku tidak akan pernah siap.

_______________________________________________________

Akankah hubungan Taeyeon-Zhoumi diketahui Jungsoo? Lalu bagaimana dengan Zhoumi? Relakah dia selalu menjadi yang “kedua”? Sanggupkah Soojung menarik perhatian Zhoumi? Komen readers sangat berharga. Gomawo ^^

11 thoughts on “Promise You [ Sequel Rum,Raisin,Chocolate Ice Cream ] : Chapter 3

  1. Authoorrrrrrrrrr gemes sama zhoumi yg dibilangin bener sm soojung tp ga mau ngerti!! Hahahaha , kasihan park jungsoo nya T_T , smoga taeyeon dan zhoumi bs sadar akan hubungan mrk.. Lanjutkan thoorrr, hihihihi

  2. gemes sama zhoumi errrrrr jelas2 dia punya perasaan yang salah
    pliiis jgn sampe jongsoo & taeng pisah(?) *ini ff siapa emangnya xD*

    selalu dibikin penasaran ><
    next chapternya ditunggu ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s