Vampire and Aliens (Chapter 5)

23 May

VampireAndAliensCover

Title                       : Vampire and Aliens Chapter 5

Author                  : puwakantiiw

Genre                   : Fantasy, AU, etc. [find by reading;)]

Rating                   : Teenager

Length                  : Chaptered

Cast                       :

  • SNSD’s Tiffany
  • EXO’s Suho
  • EXO’s Kris
  • EXO’s Xiumin
  • EXO’s Luhan
  • EXO’s D.O
  • EXO’s Baekhyun
  • EXO’s Chen
  • EXO’s Chanyeol
  • EXO’s Lay
  • EXO’s Tao
  • EXO’s Kai
  • EXO’s Sehun
  • Super Junior’s Siwon

Disclaimer           : *THIS IS MADE FROM MY OWN IDEA, DO NOT COPY OR CLAIM* and don’t be a silent reader;)

Previous              :

Teaser >>  Chapter 1 >> Chapter 2 >> Chapter 3 >> Chapter 4

 

***

Smart Alien

Tiffany tidak bisa tidur. Sudah beberapa kali ia memejamkan matanya, tetapi pikirannya memikirkan banyak hal. Dari mulai ia bertemu EXO, lalu membawa mereka kerumah, pergi ke supermarket dengan seorang alien, diserang oleh alien dengan kekuatan menyeramkannya dan sampai makan malam bersama alien.

Jam sudah menunjukkan pukul setengah dua lewat lima menit dini hari. Suara jarum yang bergerak dapat terdengar karena suasana rumah sangatlah hening. Berbeda dengan beberapa saat yang lalu, Tiffany dan para alien itu berada di atap rumahnya—koreksi, rumah Siwon.

Tiffany memutuskan untuk bangun dari tempat tidurnya dan menuju dapur. Mungkin segelas susu hangat dapat membantunya. Tiffany menyalakan kompor dan mengambil sekotak susu dari lemari es. Lalu menuangkan susu secukupnya ke sebuah teko, lalu memanaskannya diatas kompor yang sudah ia nyalakan tadi.

Setelah jadi, ia menuangkan susu hangat ke gelas yang berada di meja makan. Ketika ia ingin meminum susunya, ia merasakan aura alien di sekitarnya. “Siapapun kau, keluar. Aku tahu kau disana” ucap Tiffany. Beberapa detik kemudian, keluar sesosok alien yang tidak asing baginya. Ia muncul dari balik tembok yang menjadi sekat antara ruang makan dan ruang tamu. “Yeol?”

Alien itu mengangguk. Tiffany meminum susu hangatnya, kemudian terkekeh. “Sepertinya kekuatanmu itu menguntit, ya. Tadi kau mengikuti ke supermarket, sekarang kau memperhatikanku membuat susu?? Dan, kenapa kau tidak berada dikamar? Seharusnya kau tidur bersama alien yang lain—”

“Maaf,” Chanyeol buru-buru berbicara sebelum pertanyaan yang di lontarkan oleh Tiffany bertambah banyak. “aku tidak bisa tidur. Dan jangan anggap aku seorang penguntit! Aku tak seburuk itu..” lanjutnya sambil memperhatikan Tiffany yang tengah menyeruput susu hangatnya lagi.

Tiffany tersenyum, seolah mengatakan ‘tidak apa-apa’ kepada Chanyeol. “Hah..” Tiffany menghela nafasnya pelan, tetapi dapat terdengar oleh Chanyeol karena suasana rumah sangat sepi. “aku juga tidak bisa tidur, kejadian hari ini terlalu mengejutkan bagiku..”

“Sebenarnya kau sudah tahu, kan?” tanya Chanyeol, menginterupsi ucapan Tiffany lagi. Otomatis Tiffany menoleh kearahnya, tahu apa? Pikirnya. “Kau tahu… bahwa kami adalah alien—atau setidaknya kau tahu bahwa kami adalah bukan manusia. Dan kau sengaja mendengar perkataan kami saat kami sampai di bumi, kau tidak sedang mencari barangmu yang jatuh itu, kan?”

Tiffany terkesiap. Ia hampir menyemburkan susu panas yang belum sempat ia telan semuanya. ‘Bagaimana ia tahu’ adalah pertanyaan yang terus menerus mencuat dipikirannya. Tanpa perlu mendengar Tiffany menanyakan pertanyaan tersebut, Chanyeol dapat mengetahuinya dari tingkah Tiffany barusan. “Hahaha, vampire sepertimu dapat diketahui dengan mudah.. dan,” Chanyeol berhenti sebentar. “dan.., namamu bukan Hwang Miyoung, kan?”

Belum sempat Tiffany berbicara, Chanyeol langsung melanjutkan omongannya. “Haruskah aku memanggilmu… Tiffany noona?”

Tiffany terkesiap, bagaimana Chanyeol dapat dengan cepat dan mudah menyadari hal tersebut? Ia tahu bahwa rumah ini adalah bukan milik Tiffany, ia tahu bahwa ‘Hwang Miyoung’ itu hanyalah nama samaran saja. “B..bagaimana kau bisa tahu? Jangan-jangan, waktu alien yang lain terkejut mendengar bahwa aku adalah alien, dan kau tidak sama sekali terkejut[1] karena… kau sudah tahu dari awal bahwa aku adalah vampire?”

Chanyeol mengangguk. Tiffany terkesiap, Chanyeol benar-benar alien yang pintar—atau setidaknya lebih pintar dari alien yang lain. Ia dapat mengetahui dengan cepat. “Bagaimana kau bisa mengetahui namaku?”

Chanyeol tersenyum lebar ketika Tiffany bertanya seperti itu. “Mianhae, aku memeriksa kamarmu saat kau sedang pingsan. Karena hanya aku yang dipercaya oleh Suho hyung untuk menjagamu jadi aku mencuri kesempatan. Hehehe” ucapnya lalu tertawa. Tiffany menghembuskan nafasnya pelan. “Tetapi jangan pernah memanggil nama asliku didepan alien yang lain, sampai kita keluar dari rumah ini.” Pesan Tiffany.

“Keluar dari rumah ini..?” Chanyeol mengulangi perkataan Tiffany. “Ya, tentu saja aku tidak akan tinggal disini, dirumah yang bukan milikku selamanya. Aku harus pindah dari sini, dan mungkin, ini sudah saatnya. Nanti saat Siwon oppa—pemilik rumah ini—pulang, aku akan pergi dari sini dan mengucapkan banyak terimakasih padanya.” Jelas Tiffany.

“Siwon itu seperti apa orangnya? Kelihatannya kau sangat sopan padanya.” Tanya Chanyeol sambil menatap Tiffany yang sedang meminum benda cair yang tidak ia ketahui dari gelasnya. Tiffany mengangguk. “Dia itu seorang lelaki yang baik..tetapi kesepian, adiknya meninggalkan rumah beberapa tahun lalu, orang tuanya sibuk. Tentu saja aku menghormatinya, ia sudah berbaik hati mengizinkanku tinggal dirumahnya, memberiku makan dan pekerjaan. Ia juga membelikanku pakaian yang lucu-lucu.” Ucap Tiffany, kemudian ia sedikit terkekeh karena tiba-tiba saja hal konyol yang pernah ia lakukan bersama Siwon terlintas dikepalanya.

Chanyeol mengangguk mengerti. “Apa kau menyukainya?” tanya Chanyeol. Mendengar pertanyaan itu, Tiffany langsung membisu. Ia tidak dapat memberikan jawaban untuk pertanyaan yang satu itu. “Itu privasiku, aku tidak akan menjawabnya.” Kata Tiffany setelah beberapa saat diam.  Chanyeol kemudian tersenyum. “Tanpa perlu kau beritahu, aku sudah tahu jawabannya.”

Tiffany mendengus, “Lalu mengapa kau bertanya, huh?”

“Untuk mengetahui jawabannya dengan melihat reaksimu. Hahaha. Bolehkah aku bertanya satu pertanyaan lagi?” ujar Chanyeol. Tiffany menaikkan sebelah alisnya, “apa?”

“Bau darahnya bagaimana?” tanya Chanyeol cepat.

Tiffany bingung, kenapa Chanyeol bertanya seperti itu? “Hmm? Sama seperti manusia biasa, hanya saja ada sedikit perbedaan. Sepertinya aku pernah mencium bau darah yang hampir sama sepertinya…tapi tidak tahu kapan dan dimana. Tapi menurutku dia hanya manusia biasa, ia tidak bertingkah yang aneh-aneh.” Jawab Tiffany sambil menenggak habis susu hangatnya yang sudah mulai mendingin.

Chanyeol hanya mengangguk-angguk mendengar jawaban dari Tiffany. Tetapi ekspresinya menunjukkan ia masih ingin mengetahui lebih banyak dari pria yang Tiffany panggil dengan embel-embel ‘oppa’ itu. Chanyeol menopang dagunya dengan tangan kirinya, ia masih penasaran, entah bagaimana ada sesuatu yang mengganjal.

“Yeol?” Tiffany memanggil namanya beberapa kali, tetapi ia tetap saja tidak menggubris. Tiffany lalu mengguncangkan tubuh Chanyeol pelan. “Eh? Ada apa noona”

“Aku akan kembali ke kamar. Kau akan tetap disini? Jika sudah selesai jangan lupa untuk mematikan lampunya, arraseo?” ucap Tiffany. Setelah melihat anggukan dari Chanyeol, ia segera pergi dari ruang makan dan menaiki tangga. Tinggalah Chanyeol sendiri di ruang makan, ia masih memikirkan hal yang sama.

****

Pervert Aliens

 

Tok..Tok..Tok..

Pintu kamar Tiffany diketuk beberapa kali, tetapi tidak ada balasan dari dalam. Sudah lebih dari sepuluh menit Sehun menunggu didepan kamar Tiffany sambil mengetuk pintunya. Karena tidak sabar, Sehun membuka pintunya. Ia mencoba membuka kamarnya tetapi pegangan pintunya macet saat diputar. Sehun panik, ia segera memanggil beberapa hyung-nya untuk membantunya memperbaiki pintu.

“Hyung, hyung! Gawat!” ucap Sehun sambil lari menuruni tangga. Suho dan alien yang lainnya segera menoleh kearah Sehun yang menginterupsi kegiatan mereka. Mereka tengah menonton televisi—para alien menyebutnya kotak ajaib—di ruang tamu sambil menunggu Tiffany bangun dan membuat sarapan.

“Ada apa?” tanya Suho. Sehun mengatur nafasnya sejenak, kemudian kembali berbicara lagi. “Pintu kamar Miyoung noona tidak dapat dibuka, aku merusaknya, bantulah aku…” kata Sehun memelas. Tetapi tidak ada yang menggubris. Kemudian ia berjalan ke Luhan, “Hyung.. tolong aku” ucapnya dengan nada suara yang diimut-imutkan(?)

Dengan terpaksa, Luhan berdiri dari soda dan menuju ke kamar Tiffany. Takut terjadi apa-apa, Xiumin mengikuti Sehun dan Luhan dari belakang. Setelah sampai didepan kamar Tiffany, Luhan mencoba membuka pintunya perlahan. Benar saja, pintunya tidak dapat dibuka. “Dobrak saja, hyung.” Usul Sehun. Luhan mengangguk, lalu mereka berdua bersiap untuk mendobrak pintunya.

“1…2…3!” Sehun memberi aba-aba. Tetapi, sebelum pintunya berhasil dibuka paksa, pintunya terbuka sendiri dari dalam. Muncul sosok Tiffany yang hanya berbalut handuk dari dalam, tetapi Sehun dan Luhan tidak dapat menghentikan gerakannya, jadi mereka tetap mendobrak pintu—yang sudah terbuka. Tentu saja mereka jatuh ke lantai, begitu juga Tiffany. “Errh,” mereka bertiga mengerang kesakitan.

Tidak butuh lama bagi Tiffany untuk menyadari dirinya masih berbalut handuk. Ia baru saja selesai mandi dan mendengar keributan dari luar kamarnya. Begitu membuka pintu kamarnya, ada dua—tiga alien yang memaksa untuk masuk ke kamarnya. “KYAAAAAAA!” Tiffany berteriak ketika Sehun, Luhan dan Xiumin yang berdiri didekat pintu menatapnya dengan mata terbuka lebar. Ini pertama kalinya bagi ketiga orang itu melihat pemandangan seperti ini.

Alien yang lain segera menuju keatas untuk melihat apa yang terjadi, Tiffany buru-buru mengusir mereka bertiga sebelum alien yang lain melihatnya dalam keadaan seperti ini. “PERGI DARI KAMARKU, DASAR ALIEN MESUM!”

Brakk!!

Ia menutup pintunya dengan keras. Sehun dan Luhan menutup telinga mereka karena suara pintunya terlalu keras. Xiumin hanya terkekeh pelan, *dasar vampire ceroboh, pantas saja mereka mengusirmu. Hahaha* ia berkata dalam hati. Kemudian mereka bertiga kembali kebawah setelah sembilan alien yang lain tiba di depan kamar Tiffany. Ketika ditanya apa yang baru saja terjadi, mereka hanya mengangkat bahu mereka sambil menggelengkan kepala pelan.

Setelah berpakaian lengkap dan berdandan sedikit, Tiffany segera turun ke bawah dan membuat sarapan. “Noona!” Sehun berseru, tetapi tidak ada balasan dari Tiffany, ia masih marah karena kejadian barusan. “Dia marah” Luhan berbisik kepada Sehun, Sehun mengangguk pelan, ia sangat merasa bersalah.

Tiffany berjalan kearah dapur tanpa menyapa alien-alien tersebut. Ia mengambil beberapa bahan makanan dari dalam lemari es. Lalu ia membuat empat belas porsi nasi goreng. Dua belas untuk EXO, satu untuk dirinya, dan satu lagi untuk Siwon. Hari ini ia akan pulang, dan mungkin ini adalah terakhir kalinya Tiffany membuatkan sarapan untuknya, karena ia akan meninggalkan rumahnya dan pergi bersama EXO untuk menghentikan niat jahat VampireShidae.

“Noona bolehkah aku membantu?” tanya Suho. Ia masih penasaran apa yang terjadi. Tiffany menggeleng, tanpa berkata apapun. “Apa yang dilakukan oleh mereka, noona? Maukah kau memberitahuku? Mungkin aku dapat menghukum mereka?” tanya Suho dengan nada membujuk. Tiffany menghela nafasnya, “Mereka melihat sesuatu yang tidak pantas dilihat.”

“Apa yang tidak pantas dilihat dari seorang wanita yang hanya memakai Handuk?” celetuk Xiumin. Alien yang tidak melihat secara langsung kejadian itu langsung menoleh kearah Xiumin, tidak percaya. Begitu pula Tiffany, ia segera menoleh kearahnya, matanya memerah. “Noona, tenanglah.” Suho mencoba menenangkannya. “Apakah di planet EXO—atau apapun itu, kalian tidak mendapat pelajaran tentang tata krama, huh?” ketus Tiffany.

“Kami mendapatkannya, tapi aku selalu bolos saat ada kelas itu.” kata Xiumin seenaknya.

“XIUMIN.” Suho angkat bicara, ia tidak ingin kejadian semalam terjadi lagi. Tiffany memutar bola matanya, lalu melanjutkan pekerjaannya lagi. “Maaf noona, dia memang seperti itu kepada orang yang baru ia kenal..” Suho mencoba meminta maaf dan menenangkan Tiffany lagi. Tiffany mengangguk, “Aku tidak tahu apa yang akan terjadi jika EXO kehilangan kau.”

Suho tersenyum. “Kau tidak tahu dan tidak akan pernah tahu karena aku tidak akan meninggalkan mereka, noona.” Tiffany tersentak ketika mendengar perkataan Suho. Tiba-tiba ia mengingat VampireShidae lagi. Dan lagi, Suho mengingatkannya pada Taeyeon, vampire yang paling dekat dengannya. Suho leader, Taeyeon juga leader di VampireShidae.

Mendapati Tiffany melamun, Suho segera menyadarkannya. “Noona, gwaenchana?”

Tiffany buru-buru mengerjapkan matanya, “ah, ne.” Ucapnya sambil mematikan kompor. Ia membagi nasi goreng tersebut menjadi empat belas bagian. Setelah selesai, ia menaruh tiga belas piring di meja makan dan menyisakan satu piring lalu menaruhnya di lemari.

Ia mengambil susu dari dalam lemari es, dan menuangkannya ke tiga belas gelas. Lalu menaruhnya satu-satu di sebelah piring berisikan nasi goreng tersebut. “Baiklah, mari kita makan.” Ucapnya kemudian.

EXO memakan sesendok nasi goreng dengan ragu-ragu. Tetapi setelah memakan sesendok, mereka memakan nasi gorengnya dengan lahap. Tiffany terkekeh melihat tingkah lucu para alien tersebut, membuatnya tersedak. Sebelum ia dapat meraih gelas yang ada disebelahnya, Chanyeol sudah memberikan gelas miliknya. Tiffany sedikit tertegun, tetapi ia buru-buru mengambil gelas itu dan meminum susu. “go..gomawoyo…” ucap Tiffany setelah meminum habis susu tersebut. Kemudian ia memberikan gelas miliknya kepada Chanyeol. Chanyeol hanya tersenyum lalu memakan nasi gorengnya lagi.

“Aku pulang….” sebuah suara dan sosok yang familiar bagi Tiffany muncul dari balik pintu. EXO yang sedang menikmati sarapannya terpaksa berhenti sebentar. Siwon memandang dua belas orang asing yang tengah duduk di meja makannya bersama Tiffany. Begitu juga dengan EXO, dia memandang Siwon dengan tatapan ingin membunuh, *Seenaknya saja masuk rumah orang tanpa izin* pikir mereka.

Tiffany berdiri, “Hai, oppa!” dia menyapa Siwon dengan semangat. EXO mengalihkan pandangannya, bagaimana bisa Tiffany mengenalnya?

****

Hihihi, comeback again with Vampire and Aliens!!!! FF ini dirilis barengan sama Teaser MV Wolf-nya EXO kkkk, udah pada lihat belum? Kece banget teasernya XD

Oh iya karena mv teaser itu, admin jadi nambahin satu grup yang jahat lagi, mereka adalah Werewolves atau manusia serigala. Siapakah para werewolves itu? nantikan vampire and aliens selanjutnya!^^ xoxo

92 Responses to “Vampire and Aliens (Chapter 5)”

  1. JihaanXOXO May 31, 2014 at 5:19 pm #

    Wkwkwk siw9n pst jeles

Trackbacks/Pingbacks

  1. Vampire and Aliens (Chapter 4) | FFindo - May 24, 2013

    […]  Next Chapter    : Chapter 5 […]

  2. Vampire and Aliens (Chapter 3) | FFindo - May 24, 2013

    […] Next Chapter     : Chapter 4 , Chapter 5 […]

  3. Vampire and Aliens (Chapter 2) | FFindo - May 24, 2013

    […] Next Chapter     : Chapter 3 , Chapter 4 , Chapter 5 […]

  4. Vampire and Aliens (Chapter 1) | FFindo - May 24, 2013

    […] Next Chapter : Chapter 2 , Chapter 3 , Chapter 4 , Chapter 5 […]

  5. Vampire and Aliens (Teaser) | FFindo - May 24, 2013

    […] Next Chapter : Chapter 1 , Chapter 2 , Chapter 3 , Chapter 4 , Chapter 5 […]

  6. Vampire and Aliens (Chapter 6) | FFindo - June 1, 2013

    […] Teaser >> Chapter 1 >> Chapter 2 >> Chapter 3 >> Chapter 4 >> Chapter 5 […]

  7. Vampire and Aliens (Chapter 7) | FFindo - June 20, 2013

    […] 1 >> Chapter 2 >> Chapter 3 >> Chapter 4 >> Chapter 5 >> Chapter […]

  8. Vampire and Aliens (Chapter 8) | FFindo - January 30, 2014

    […] 1 >> Chapter 2 >> Chapter 3 >> Chapter 4 >> Chapter 5 >> Chapter 6 >> Chapter […]

  9. Vampire and Aliens (Chapter 9) | FFindo - February 3, 2014

    […] 1 >> Chapter 2 >> Chapter 3 >> Chapter 4 >> Chapter 5>> Chapter 6 >>Chapter 7 >> Chapter […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 20,480 other followers

%d bloggers like this: