
Title: Love Button
Author: Joo aka @indahberliana ( follow me )
Main Cast:
-Park Chanyeol (EXO-K)
-Byun Eunji (OC)
-Kris Wu (EXO-M)
And other cast you can find them in this Fanfict.
Genre: Romance, Family, Comedy (maybe).
Rating: PG-17
Disclaimer: semua cast (kecuali OC) punya Tuhan semata. Dont Be Plagiator! Please RCL.
BIG THANKS TO missfishyjazz@myfishyworld.wordpress.com !! >< Nana!! gomawo posternya yang DAEBAK!
A.N: Sebelumnya aku minta maaf banget sama readers yang sangat menanti ff ini T^T. Mian aku baru post, ff ini aku kerjakan dengan sepenuh hati untuk kalian semua. Mian aku jadi ngaret begini garagara sialnya sekarang aku kelas 9, jadi gak sebebas dulu T^T. Jadi mohon maafnya yaa chingu :’( JANGAN LUPA RCL ‘-‘)/ *plak*
Di part ini aku membuat Chanyeol’s mom center. Jadi tokoh utama di part A ini adalah mamanya Chanyeol beserta teman-temannya. Kerumitan persahabatan kedua orang-tua pasangan romantis ini akan diungkap di part A ini setajam SILET (?) Tapi tenang, Ji-Yeol PASTI ‘berkeliaran’ di part ini. Check this out!
INI HANYA FF, JADI JANGAN TERSINGGUNG DENGAN APA YANG DIKATAKAN PARA TOKOH. If there are with many typo please feel free to correct me. Sekian terima kasih ^^
[Part 1] [Part 2-A] [Part 2-B] [Part 3] [Part 4] [Part 5] [Part 6] [Part 7]
Preview:
Berawal dari penolakan Eunji pada pernyataan yang dikeluarkan Kris berkelanjutan dengan Chanyeol yang kecelakaan dan dirawat di rumah sakit. Is Chanyeol get jealous? Yes, he is. Namun, dirawatnya Chanyeol di rumah sakit, mempertemukan kembali orang-orang yang dulu bersahabat, tetapi persahabatan mereka pecah karena suatu hal.
—
“Akhirnya sampai juga di kamarmu yang ada di lantai 6 ini. Aku saja sampai keringatan padahal sekarang musim dingin.” Eunji menggerutu sambil menutup pintu kamar pasien Chanyeol. Chanyeol masih melangkahkan kaki ke ranjangnya.
“Kau berlebihan, aku saja yang sedang sakit biasa-biasa saja.” Balasnya santai.
“ITU karena KAU tidak memakan ramyun sialan itu!” Tekan Eunji. Chanyeol hanya terkekeh.
Tak sengaja Chanyeol mendengar Eunji mendecis, “ya~ katanya kau ingin menjadi yeoja yang baik untukku, bantu aku untuk menaiki ranjang ini. Selang infus di tanganku ini mengganggu saja,” titahnya. Eunji hanya meniup poninya dengan kesal. Chanyeol membalasnya dengan kekehannya.
Tangan kanannya digenggam Eunji.Rasanya, rasa hangat mengalir di tubuhnya yang dari tadi menggigil kedinginan.
“Tanganmu dingin sekali, yeol-ah.” Dia menyentuh wajah dan leher Chanyeol dengan punggung tangan Eunji. Jantungnya kembali berdebar dengan cepat. Setelah Chanyeol duduk di ranjangnya, Eunji seperti mendelik padanya.
Wajah Eunji kini dekat dengan wajahnya, perlahan wajahnya memundur, memberi jarak pada wajahnya dengan Eunji. Dia ini kenapa sih?Batin Eunji.
“Kau kenapa melihatku seperti itu?” Mata Eunji menatapnya. Lalu dia seperti memerhatikan sesuatu sehingga menunduk.
“Oh mian, aku tidak tahu kalau posisi kita ini—”
Dengan segera Chanyeol menahan pinggangnya. Dia terkejut. Chanyeol menarik satu ujung bibirnya. “Yeol-ah. Kumohon. Lepaskan,” pinta Eunji, sementara Chanyeol semakin memperlebar senyumannya.
“Kalau begitu, kumohon sekali lagi. Ya? Tadi di kafetaria kau belum memenuhinya.” Jawabnya dengan senyuman lebar.
Dia menghela napas, dalam hati Chanyeol tertawa geli melihatnya seperti itu. “Baiklah, tutup matamu.”
Dengan masih tersenyum, Chanyeol merapatkan kedua matanya cepat-cepat. Kini ia dapat merasakan hembusan napasnya yang kian mendekat pada wajahnya.
Klek
“Chanyeol-ah?!”
“Eunji-ah???!”
Mereka berdua langsung menoleh ke arah sumber suara.
Apa? Apa aku tidak salah lihat?? Batin Chanyeol.
Eomma?? Batinnya lagi.
****
Continue reading →
Like this:
Like Loading...