Hye-Na mendelik, enggan setuju. “Aku baru minum satu cangkir. Bagaimana bisa kaubilang berhenti? Ini terlalu enak.”
“Satu? Kau sudah minum dua cangkir jika ditambah dengan yang di tanganmu sekarang.” Kyuhyun mendesah, “Kalau begitu, katakan padaku jenis apa yang kauminum.”
Hye-Na meletakkan cangkir kopinya ke atas meja yang memisahkan dirinya dan Kyuhyun, kemudian bergeming mencari posisi ternyaman. Matanya berkedip sekali sebelum akhirnya menatap Kyuhyun. “Cappuccino.”

















