
Revolution Chapter 4 | Trouble Kiss
Main Cast : Choi Minho as Choi Minjung (Minho Girl Version)
Other Cast : Choi Sulli f(x), Kim Kibum SHINee, Lee Jinki SHINee, Lee Taemin SHINee, Kim Jonghyun SHINee, and other…
Genre : Life, Friendship, Romance.
Rated : PG -15
Previous : Prolog Chapter 1 Chapter 2 Chapter 3
Disclaimer : Fic ini terinspirasi dari salah satu komik. Tapi ide selebihnya bakalan beda
A/N : Thanks to : devinatan, dinda, whoverelau, Red butterfly, eliza, Park Min Gi, koseung, GillChan, Pu3eMinho, Rubi (@sheti_ruby), flychicken97, jin jinhye, ksaena, auseptiyaa, vanflamighty, gilda (@sheisgilda), lestrina.
And thanks to aajni537/hoshinoxxsai for the poster. Nice ^^
Summary : Tim medis menyatakan bahwa Minho adalah seorang perempuan! Kehidupan yang sama sekali tak terbayangkan olehnya yang melewati masa-masa sebagai makhluk rupawan yang digilai semua kaum hawa di sekolahnya. Lantas, bagaimana ia menyikapinya? Mengambil sebuah tindakan yang mempengaruhi masa depannya.
.
“Ah~ enak sekali mereka~”
“Enak? Maksudmu?”
“Yeah..kelas 1-7. Kau tahu, kelas mereka mendapatkan bimbingan khusus dari Ketua OSIS,”
“Jinja?! Bukannya mereka kelas dengan nilai terendah?”
“Justru itu yang membuat mereka mendapatkan bimbingan dari Ketua OSIS keren itu. Itu kebijakan baru dari sekolah ini. Huh, tahu begini aku pasti sengaja membuat nilaiku lebih kecil…”
Percakapan singkat dari dua orang siswi yang tak sengaja terdengar Minjung, cukup membuatnya menganga lebar. Ketua OSIS? Lee Jinki? Onew?!
“Astaga…” lirih Minjung frustasi. “Sampai kapan aku berhenti berurusan dengan mereka?”
“Permisi nona, bisa ikut kami sebentar?”
Revolution Start, now!
_Jilockets91 Present_
Minjung POV
Persetan dengan apapun itu, mengapa saat ini aku banyak ditimpa sial? Sudah cukup dengan diriku yang berubah 180 derajat menjadi seorang wanita, mengapa kali ini Kau biarkan trio idiot itu mengusik hidupku? Kapan hidupku akan tenang?!
“Ng..Nona? atau kau ingin kami panggil Minho-agasshi, eh?”
Ja-jadi..mereka sudah mengetahuinya? Dengan mudahnya?
Aku berbalik dan menatap mereka dengan tatapan dingin yang aku punya. “A-apa mau kalian?”
“My my…jangan menatap kami dengan tatapan seperti itu, Nona. Cukup diam dan ikuti kami, oke?”
Oh shit! Sebenarnya apa mau mereka, heh?
Continue reading →
Like this:
Like Loading...