lovely life! (7)

*flashback*

“oppa, kau sedang apa?kenapa kau memegang diaryku?!” tiba-tiba je sang mengagetkan kyu hyun dan segera merebut diary-nya

—–

“sejak kapan oppa suka membaca diary milik orang lain?” protes je sang marah masih mengenakan seragam sekolahnya

“apa semua cerita yang kau tulis dalam diary itu kenyataan?” Tanya kyu hyun tidak memperdulikan emosi je sang

“sudahlah, sebaiknya oppa keluar saja, aku mau istirahat” ucap je sang membereskan kotaknya.

“je sang, lihat oppa! Apa benar yang kau tulis dalam diary itu?” Tanya kyu hyun menatap je sang tajam.

“hmmmmmh….” Je sang menarik nafasnya panjang dan terduduk disamping oppanya ditempat tidur.

“ini hanya masa lalu oppa, bukan apa-apa” ucap je sang lirih sembari mengelus diary-nya yang kusam

“ceritakan semuanya pada oppa” ucap kyu hyun tegas

“sewaktu aku masih di amerika dan oppa di seoul, aku punya sahabat yang sangat dekat denganku, ia sangat baik, dan hanya ia yang selalu baik padaku, ia juga seorang korea, karna itu kami sangat dekat. Ia selalu membantuku dalam segala hal, ia juga yang mengenalkanku pada dunia musik. Kalau aku rindu pada oppa dia selalu mengajakku bermain sebagai penggantinya, dan ia selalu mentraktirku es krim, kalau aku sedih ia yang selalu menghiburku dengan tingkahnya yang lucu hingga membuatku kembali tertawa lepas” beber je sang dengan lirih dan tersenyum pedih

“tapi lama kelamaan ia malah menjauhiku dan semakin jauh dariku, ia tidak pernah lagi menemuiku dan mengajakku bermain lagi, bahkan saat aku sedih ia tidak pernah menghiburku seperti biasanya. Ia semakin menjauh dariku” jelas je sang yang kini memegang fotonya dengan ki bum sewaktu dulu dan matanya mulai memerah dan membendung air matanya.

“sudah berulang kali aku meminta maaf padanya, tapi ia sama sekali tidak mau memaafkanku, ia tidak menjawab semua permintaan maafku, ia tetap menjauh dariku dan semakin membenciku, bahkan saat aku tau bahwa kami satu sekolahpun ia masih ketus padaku dan seolah tak mengenalku meskipun aku sudah mencoba menyapanya, ia hanya menatapku tajam seolah ia sangat membenciku, ia sangat membenciku oppa..” ujar je sang bergetar, air matanya sudah tak terbendung lagi dan jatuh membasahi fotonya.

Kyu hyun segera mendekapnya erat dan mengelus kepalanya

“jeongmal mianhe, oppa tidak tau kau memiliki masalah serumit ini, mianhe aku belum bisa jadi oppa mu yang baik. Menangislah, luapkan kesedihanmu..” ujar kyu hyun menyesal. Tangis je sang semakin deras dalam pelukan oppanya sembari memegang foto kenangannya dengan key.

“oppa tau, sulit rasanya kehilangan seorang sahabat begitu saja, apalagi sahabat itulah yang selalu ada disetiap saat, tapi, hidup bukan hanya dengan seorang sahabat, masih ada orang lain disekeliling kita yang lebih menyayangi kita dari seorang sahabat. Merekalah yang akan membuat hidupmu lebih berarti,” ujar kyu hyun menenangkan dongsaengnya

“gamsahamnida oppa, mianhe aku sudah merepotkanmu” ujar je sang melepas pelukannya

“anniyo, siapa yang direpotkan. Sudahlah, jangan menangis lagi, masih ada oppa disini. Ah, chankaman. Oppa punya sesuatu untukmu” ucap kyu hyun mengambil sesuatu dari meja

“apa ini?” Tanya je sang penasaran

“buka saja” jawab kyu hyun sembari tersenyum. Dengan segera je sang membuka bungkusannya dan mengeluarkan sebuah boneka beruang putih dari dalamnya

“whoa, bagus sekali, gomawo oppa” ucap je sang tersenyum lebar dan memeluk oppa-nya

“ne, cheonmaneyo dongsaengku tersayang” jawab kyu hyun mengelus kepala je sang

*ditempat latihan*

“gerakanmu bagus sekali, sepertinya kau memang cocok dikelas tari, kenapa tidak masuk kelas tari?” Tanya taemin sembari mengelap keringat ditubuhnya.

“itu semua karna orangtuaku, mereka yang ingin aku masuk kelas music, jadi terpaksa aku masuk kelas music” jawab hye in yang tengah beristirahat setelah berlatih tari cukup lama dengan taemin

“ah, araseo. Hya!kalau begitu kau coba ikut seleksi untuk festival saja” ujar taemin semangat

“mwo?festival?” Tanya hye in bingung

“ne, sebentar lagi akan ada festival dan sekolah akan turut serta juga, kau ikut untuk tari saja, siapa tau lolos” jelas taemin dengan wajah kekanakannya

“ah, araseo!aku akan berlatih supaya lolos, terimakasih ya sudah membantuku” ucap hye in ikut semangat

“ne, cheonmaneyo. Hwaiting chingu!” ucap taemin sembari mengepalkan tangannya keatas dan tersenyum

*ditaman*

“lama sekali sih, janjinya jam 7, ini sudah lebih 30 menit” gerutu Victoria dibangku taman sembari melihat jam tangannya.

“hya!” teriak seseorang dari sebrang jalan sembari melambaikan kedua tangannya dan  segera berlari menghampiri victoria.

“ah, itu dia!akhirnya” ucap Victoria bangun dari duduknya

“hya!kenapa lama sekali!kau sudah telat 30 menit!” protes Victoria saat orang itu tiba dihadapannya

“jeongmal mianhe, tadi aku berjalan dari stasiun kesini” jawabnya polos

“mwo?kau jalan kaki?kau gila ya?itu kan jauh sekali” ujar Victoria kaget

“araseo, untuk menghemat uang, lumayan kan bisa untuk mentraktirmu makan ramyun,hehe..” jawabnya sembari tertawa.

“aigoo, dasar kau ini!dari dulu tidak berubah juga! Yasudah ayo kita pergi” ucap Victoria mengajak orang tersebut pergi.

———-

“jadi kau ingin meminta bantuanku untuk mengajar disekolah?” Tanya eunhyuk pada Victoria

“ne, kau mau kan?sebentar lagi festival akan diadakan, sekolah akan mengirimkan murid-muridnya. Aku mohon, bantu aku” pinta Victoria merayu

“emm, baiklah, akan kubantu, tapi kau yang bayar semua makanan ini ya” pinta eunhyuk sembari tertawa polos

“mwo?kau bilang kau yang akan mentraktirku makan ramyun ini!” protes Victoria

“hya!kau mau aku bantu tidak?” ujar eunhyuk menakuti Victoria

“ara,ara, baiklah, akan kutraktir kau!dasar tengil!” jawab Victoria dengan wajah terpaksa.

“haha,kau memang temanku yang baik, gamsahamnida,haha..” jawab eunhyuk tertawa puas.

*besoknya disekolah*

“je sang, kau dipanggil ke ruang musik” ujar seseorang dari pintu kelasnya

“mwo?ah, ne, gamsahamnida” jawab je sang keluar dari mejanya dan pergi ke ruang music.

“annyeong..” ucap je sang saat masuk ke ruang musik,

“annyeong, cepat masuk, ada yang mau kuumumkan pada kalian” jawab soo young semangat

“baiklah, karna kalian sudah berkumpul, aku ingin mengatakan sesuatu pada kalian. Karna sebentar lagi festival akan dimulai, kalian akan menjadi perwakilan sekolah dari kelas music untuk festival nanti” jelas soo young sembari tersenyum senang

“mwo?festival?yes!finally!i got it!haha..” ujar jonghyun sembari mengepalkan tangannya dan tersenyum lebar

“gamsahamnida soo young songsaenim, akhirnya kami bisa ikut festival” ucap onew sembari membungkukan badannya dan tersenyum senang

“ne, cheonmaneyo. Ah, je sang, kenapa kau diam saja?kau tidak senang?” Tanya soo young yang heran melihat je sang hanya diam

“mwo?ah?anniyo, aku senang, aku hanya kaget saja,hhe..” jawab je sang tertawa kikuk.

“baiklah, kalau begitu kalian bisa kembali kekelas, dan kita akan mulai latihan pulang sekolah nanti, sampai bertemu nanti sepulang sekolah, annyeong..” ucap soo young sembari membungkukan badannya dan meninggalkan ruang music.

“festival?jonghyun sunbae dan onew sunbae ikut festival ini, berarti, key juga. Itu berarti,key akan merasa terganggu kalau aku ada. Aku tidak bisa ikut festival itu, aku tidak mungkin menghancurkan festivalnya.” Gumam je sang dalam hatinya selama perjalanan kekelasnya

*istirahat*

Diruang tari sudah ada  Victoria dan eun hyuk yang bersiap untuk menilai dan beberapa siswa yang menunggu giliran seleksi, diantaranya terdapat taemin, sulli, luna, minho, dan key.

“Taemin..” panggil hye in sembari melambaikan tangannya

“hya!kajja!sebentar lagi giliranmu!” jawab taemin semangat

“bagaimana seleksimu?” Tanya hye in pada taemin

“lancar, tinggal menunggu hasil, semangat ya!” jawab taemin  mengepalkan tangannya

“selanjutnya, hye in” panggil Victoria

“giliranmu!hwaiting!” ucap taemin dan je sang tersenyum.

Hye in mulai melakukan gerakannya, gerakan yang selama ini diajarkan oleh taemin, seperti biasanya, hye in melakukannya dengan apik dan energik, diakhir pertunjukkannya ia mendapat tepuk tangan dari semua orang termasuk Victoria dan eunhyuk.Setelah hye in giliran key yang tampil. Ia terlihat santai namun tetap berkharisma dan percaya diri. Dan ternyata, key melakukannya dengan baik dan sempurna juga, jauh dari perkiraan je sang sebelumnya.

*tiba hasilnya*

“baiklah sekarang akan aku umumkan siapa saja yang lolos untuk mewakili sekolah, yang pertama ada choi sulli dari kelas tari 1, kemudian luna dari kelas tari 1, hye in dari kelas music 2, key dari kelas gambar 2, minho dari kelas gambar 2, dan taemin dari kelas tari 2. Mereka ber-6 yang akan mewakili sekolah, selamat untuk para pemenang, dan jangan sedih bagi yang belum terpilih. Baiklah,kita bertemu pulang sekolah nanti,annyeong..” jelas Victoria dengan cepat dan segera meninggalkan kelas tari.

————-

“songsaenim, mianhaeyo, aku tidak bisa mengikuti festivalnya” ujar je sang dengan nada menyesal

“mwo?tapi kenapa? Apa ada masalah?” Tanya soo young kaget

——–tbc———

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s