Successor for Your Soul [Part 1]

Main Cast        : Choi Minho, Kim Hyo Soo (You)

Other Cast       : Lee Jinki

Genre               : Romance, Mystery

Rating               : PG-15

Hari ini tepat pukul 8 malam, aku telah pergi meninggalkan dunia untuk sebenarnya. Kini, aku sudah tak bernyawa. Aku hanya dapat memandang tubuhku yang terkulai di jalan. Sejujurnya, aku ingin kembali menjalani hidup dan menjadi manusia lagi. Akan kah keajaiban datang?

*****

Aku berjalan menulusuri jalanan yang sepi. Tanganku sudah tak dapat menyentuh apa pun. Kakiku tak bersentuhan lagi dengan tanah. Tubuhku ditembus cahaya matahari yang menyengat dan dilewati oleh angin dengan mudahnya. Kini, aku sudah menjadi arwah untuk selama-lamanya.

Sekarang, aku adalah arwah yang berkeliaran tanpa tujuan. Aku menunggu dan terus menunggu, tetapi tidak ada yang menjemputku untuk segera ke tempat dimana seharusnya aku berada. Aku memang manusia yang tak layak diberi kehidupan, makanya aku dibuang dan dilupakan seperti ini.

Tiba-tiba ada sebuah cahaya dari langit. Cahaya itu sangat terang dan menyilaukan. Kulihat sesosok laki-laki yang menghampiriku dengan menembus cahaya itu. Apakah dia yang datang menjemputku?

“Kim Hyo Soo, aku datang untuk menjemputmu,” kata laki-laki itu. Sayapnya yang indah terbentang di balik punggungnya. Wajahnya yang menawan memberikanku sebuah senyuman damai. Aku sudah dijemput dan sekarang aku akan meninggalkan dunia untuk selamanya.

“Kamsahamnida sudah datang menjemputku,” kataku seraya tersenyum. Kuraih tangan laki-laki itu yang telah membuka tangannya lebar-lebar untuk menerimaku. Aku merasa sangat nyaman dan damai. Tapi aku belum ingin pergi meninggalkan dunia. Aku masih ingin menjadi manusia dan memperbaiki hidupku yang berantakan. Dan terutama aku ingin merasakan sebuah kasih sayang.

“Adakah yang kamu inginkan sebelum kita pergi?” tanya laki-laki itu ramah. Aku mengangguk pelan dengan yakin. Jika aku mengatakan ingin kembali menjadi manusia lagi, apakah dia akan mengabulkannnya?

“Aku ingin kembali menjadi manusia dan memperbaiki hidupku yang berantakan,” kataku dengan yakin. Dia melepaskan tanganku dari tangannya dengan perlahan. Kemudian, dia menggeleng bertanda tidak.

“Aku mohon,” pintaku. Aku bersujud di hadapannya. Kutatap wajahnya dengan penuh harap. Menjadi manusia lagi dan kembali hidup memang hal yang sangat tak mungkin. Tapi jika keajaiban memihak kepadaku, aku yakin bisa kembali menjadi manusia lagi.

Laki-laki itu membantuku berdiri dengan lembut. Dia tersenyum dan berkata, “Keajaiban telah memihakmu.”

Hatiku terasa sangat damai mendengar perkataannya tadi. Rasa senangku ini sudah tidak bisa lagi diungkapkan dengan kata-kata. Aku hanya dapat berterima kasih pada keajaiban. Karena keajaiban sudah memberikanku kesempatan lagi.

“Gomawo,” kataku seraya tersenyum. Laki-laki itu hanya tersenyum seraya mengelus-elus sayapnya yang indah.

“Tapi ada persyaratannya,” kata laki-laki itu. Aku megangguk dengan yakin. Aku akan berusaha menjadi manusia lagi, apa pun persyaratannya.

“Kamu harus memberiku ‘pengganti nyawamu’,” katanya. Aku berpikir sejenak dan mencerna maksud dari kata ‘pengganti nyawamu’. Dan akhirnya aku mengerti.

“Bagaimana caranya?” tanyaku. Kemudian laki-laki itu mengeluarkan secarik kertas dari tangannya dengan sekejap. Dia memberikanku kertas itu kepadaku dan aku mulai membacanya.

‘Peraturan 1     : Cari dan tentukan manusia yang akan menjadi pengganti nyawamu. Sekali kau sudah memilih, takkan pernah dapat diubah atau diganti.

Peraturan 2       : Jangan merenggut nyawa manusia itu dengan tanganmu sendiri. Renggutah nyawa manusia itu di tempat yang sepi dan kau harus melakukannya tepat pada waktu kematianmu.

Peraturan 3       : Kau hanya diberi waktu selama 3 hari. Jika kau gagal, kamu tak akan menjadi manusia dan akan menjadi arwah untuk selamanya.

Peraturan 4       : Jika kau merenggut nyawa manusia itu setelah waktu kematianmu, kau akan tetap menjadi manusia, tapi itu hanya berlaku di hari yang sama. Sedangkan jika nyawamu yang terenggut, kamu akan diberikan sebuah kesempatan,’ bacaku dalam hati.

“Ada yang tak kau mengerti?” tanya laki-laki itu. Aku kembali mencermati peraturan-peraturan itu. Ternyata banyak sekali yang tak ku mengerti -.-“

“Hem iya. Banyak sekali yang tak ku mengerti,” kataku sambil cengar-cengir. Laki-laki itu malah tertawa, mungkin karena kepolosanku >.<

“Yang pertama, apa maksud ‘waktu kematian’? tanyaku. Laki-laki itu tampak berpikir sejanak. Kemudian dia tersenyum manis.

“ ‘Waktu kematian’ itu maksudnya adalah waktu disaat kamu meninggal. Misalnya, pukul 10 siang atau 6 sore. Arasseo?” jelasnya. Aku hanya manggut-manggut mengerti. Berarti aku harus merenggut nyawa manusia itu pukul 8 malam. Karena itu lah waktu kematianku. Oh ya, aku mengerti sekarang.

“Yang kedua, apa maksud dari ‘jangan merenggut nyawa manusia itu dengan tanganmu sendiri’?” tanyaku lagi.

“Maksudnya adalah jangan merenggut nyawanya dengan tanganmu secara langsung, tapi melalui perantara. Misalnya, kamu mendorongnya ke sungai,” jelasnya panjang lebar. Kalau menurutku itu masih menggunakan tangan sendiri. Tapi biarlah, dia kan yang membuat peraturannya -_-

“Yang terakhir nih, memangnya ‘sebuah kesempatannya’ apa sih? Tanyaku. Dia tamapak bingung. Aku yang melihatnya seperti itu hanya menunggunya menjawab.

“Untuk hal itu, aku tak bisa memberitahumu,” kata laki-laki itu. Aku hanya mengangguk dan berusaha memakluminya. Biarlah itu menjadi rahasianya.

“Baiklah. Kau sudah siap kan?” tanya laki-laki itu aku mengangguk yakin seraya tersenyum. Aku tak boleh menyia-nyiakan kesempatan ini. Ya, takkan pernah kusia-siakan.

“Ne! Aku sangat siap!” jawabku. Dia menarik tanganku dengan lembut. Tiba-tiba muncul cahaya yang tadi muncul lagi. Dia menggengam tanganku erat dan kemudian kami masuk ke dalam cahaya itu.

*****

Aku keluar dari cahaya itu dan terjatuh. Entah sejak kapan di hadapanku ada sebuah sekolah. Aku masuk ke dalam sekolah itu dengan perlahan-lahan. Tiba-tiba sebuah bola basket bergelinding ke arahku, spontan aku mengambilnya dan termenung sebentar. Beberapa menit kemudian, aku tersadar dari lamunanku karena ada seseorang yang mengguncang-guncangkan tubuhku. Aku sontak kaget karena aku bisa disentuh manusia! Berarti aku sudah kembali menjadi manusia. Pantas saja tadi aku bingung saat bisa menyentuh bola basket O_O

“Kau tak apa-apa?”tanya seorang gadis manis yang dari tadi mengguncang-guncangkan tubuhku. Aku hanya menjawabnya dengan gelengan pelan. Aku hanya masih tak dapat percaya. Bahwa seorang Kim Hyo Soo sudah kembali menjadi manusia, MANUSIA!

“Kalau begitu aku tinggal ya,” kata gadis manis itu. Aku mengangguk seraya tersenyum kepadanya. Dia berjalan menjauhiku dan membalas senyumanku dengan lambaian tangan.

Kemudian aku berkeliling-keliling sekolah ini dan ternyata sangat sepi. Kenapa sekolah ini sangat sepi? Aku kembali berjalan mengelilingi sekolah ini sambil mencari sosok malaikat penjemputku tadi. Tiba-tiba angina berhembus kencang sehingga rambutku menutupi wajahku.

“Aku datang,” kata seorang laki-laki. Aku dapat melihat sayapnya yang terbentang indah. Ini lah orang yang kucari, malaikat penjemputku.

“Aku belum tahu namamu,” kataku. Aku memang lupa menanyakannya dari awal.

“Lee Jinki,” jawab laki-laki bernama Lee Jinki itu seraya tersenyum.

To be continue

Mianhae kalo ffnya kurang dimengerti. Aku ini masih belum bisa ngerangkai kata-kata yang baik hehe. Semoga kalian suka! Jangan jadi SILENT READER ya! Aku tunggu commentnya -______-

Advertisements

42 responses to “Successor for Your Soul [Part 1]

  1. baru baca langsung komen : KEREN ! 4 jempol [jempol tangan+kaki] deh buat nih ff xD * brb liat lanjutannya *

    idenya kreatif banget sumpah, jarang-jarang orang mati bisa idup lagi, haha ~ sukses ya sheila ! xD

  2. Hoo..
    Jin Ki tuw malaikat ato iblis..?
    Kok minta nyawa pengganti.. -.-‘
    Aish, lw q mah bakal menyerahkan hidupq untuknya..
    *d’rajam author krena lebay*
    Hha*

    Nice ff..
    Lanjut baca yg k’dua.. 😉

  3. Anyyeong….
    Park Ran-Ran imnida….
    Fanficnya keren lho…..

    Tapi ngomong-ngomong emang bener lho, aye sedikit kagak ngerti ape artinye???
    Biasa, rada telmi getoh…

    Ditunggu lanjutannya….
    He100x

  4. hy eonni aku new reader…
    mianhe eonni tapi aku masih bingung dengan peraturannya,…
    termasuk peraturan ke 3 dan ke 4 aku g pham…..
    tapi aku suka kok awalnya menarik,….
    bikin penasaran…
    karena aku new reader jadi mohon bimbingannya….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s