Lovin’ My Monster (part.3) : 2nd story of SHINing Boys

Title : Lovin’ My Monster (part.3) : 2nd of tetralogy SHINing Boys

Main cast(s) : Kim Jong Hyun, Kim Eun Shik, Jessica SNSD

Other Cast (s): Minho SHINee, Taemin SHINee, Key SHINee, Jinki SHINee.

Author : Cute Pixie & Keyholic

Length : Series

Rating : PG -13

Genre : Romance, family, comedy

Previous Part : SHINing Boys(Intro),MoonLight’s Gift, Lovin My Monster (1/2)

***

Jonghyun’s POV

“Noona…” ucap Taemin dengan matanya yang membulat, dan segera kubalikkan badanku melihat apa yang sedang dilihat anak itu.

“Eun Shik…” ucapku terkejut melihat Eun Shik mematung didepan pintu.

Matanya berkaca-kaca lalu sedetik kemudian ia berlari meninggalkan aku dan Taemin. Aku langsung bangkit dari dudukku dan mencoba mengejarnya.

“Eun Shik…!” teriakku sambil terus berlari mengejarnya menuju lift.

“Eun Shik, tunggu.. kau harus dengar penjelasanku dulu…!!”

Kulihat ia berbalik kearahku dan memasuki lift yang pintunya sudah terbuka.Dari sela-sela pintu lift yang pelan-pelan mulai tertutup itu, kulihat ia mengusap airmatanya yang terus mengalir tanpa henti.

Saat aku sampai di tempat itu ternyata liftnya sudah tertutup. Aku memakai cara lain dengan menuruni anak tangga yang tak berjauhan dari lift itu.Kupercepat langkahku menuju lantai satu.

Sial.. aku terlambat, batinku.

Kulihat mobil Eun Shik meninggalkan parkiran apartemenku.

Aku kembali ke kamarku dengan perasaan sedih.

“Hyung, bagaimana dengan Eun Shik noona?” tanya Taemin.

Aku hanya melewati tubuhnya yang kurus itu tanpa menjawab pertanyaannya.

Kurebahkan tubuhku diatas kasur yang tepat berada diatas kasur Taemin. Sejurus kemudian mataku tertuju pada dompetku yang terbuka. Mataku melihat foto-foto yang tersimpan di dompetku. Itu foto-foto Eun Shik dengan berbagai posenya yang aneh-aneh. Entah kapan ia memasukkan foto-foto itu.

Lagi-lagi persaan bersalah meliputi hatiku. Aku ingin minta maaf atas perkataanku yang bodoh itu.. Aku memang membenci Eun Shik dan sangat tidak menyukainya, tapi jujur saja aku sedikit merasa terhibur melihat tingkah konyol dan narsisnya itu.

Aku tersenyum sendiri membayangkannya. Tapi wajahnya yang sedang menangis itu kembali terbayang dalam benakku. Aku sama sekali tidak ingin membuat seorang wanita tersakiti olehku, walaupun aku sangat membencinya.

***

“Arrghhh.. kamera polaroidku… siapa yang berani merusaknya?!!” Jerit Key saat melihat lensa kameranya itu pecah dan ada sedikit goresan di kamera itu.

Aku langsung terbangun mendengar jeritan Key yang mirip suara wanita itu.

“Ada apa sih Key ribut-ribut…” kataku sambil terduduk diatas kasurku.

“Ini hyung, kamera polaroidku.. siapa yang sengaja merusaknya? Apa jangan-jangan..” Key memicingkan matanya ke arahku.”Kau ya, hyung?”

Belum sempat aku menjawab Taemin malah menjawabnya duluan.”Bukan kok hyung… bukan Jonghyun hyung yang merusaknya, Tapi…”

“Tapi siapa…?! apa jangan-jangan monster gendut itu?”

Taemin hanya mengangguk.

“EUN SHIK MICHYO!!!” teriak Key.

“Awas ya kalau dia datang lagi kesini, akan kubuat dia jadi perkedel!” sambung Key sambil meremas-remas tanganya yang sudah panas.

“Atas nama Eun Shik, aku minta maaf Key-ah..” Kataku seraya turun dari tempat tidurku dan meninggalkan Key dan Taemin yang melongo sendirian di kamar.

Sepertinya keempat temanku itu menyadari kelakuanku yang tidak seperti biasanya. Jinki Hyung, Minho dan Key terus bertanya kepadaku tapi aku sama sekali tidak membalas pertanyaan mereka. Tapi akhirnya Taemin-lah yang maju untuk menjawab pertanyaan ketiga temanku itu.

***

Sejak kejadian itu, aku tak pernah lagi melihatnya, apalagi mendengar kabarnya. Ia sudah menghilang dari kehidupanku. Seharusnya aku merasa bahagia karena akhirnya bisa terbebas dari monster itu, tapi apa yang kurasakan ini….

Tiba-tiba saja aku merasa sangat merindukannya. Biasanya setiap pagi aku selalu dibuatkan sarapan olehnya, bisanya ia selalu menelponku dengan alasan hanya ingin mendengar suaraku saja, Biasanya ia selalu melakukan hal aneh yang membuatku kesal dan malu, tapi semua itu hanya tinggal kenangan. Semua tingkah aneh, dan narsisnya itu yang membuatku merasa kehilangan dirinya.

Ada apa denganku?

Kenapa aku jadi begini?

Apa aku mulai menyukainya?

Ah, apa pun namanya, baik itu aku menyukainya atau tidak, aku tak perduli. Aku masih ingin terus melihat sosoknya. Selamanya…

***

Author’s POV

Hari itu masih seperti biasanya, Jonghyun masih belum mengetahui kabar Eun Shik. Ia sudah mencoba datang kerumah gadis itu, tapi sepertinya Eun Shik selalu menghindarinya.

Di apartemen…

Ting-tong

Terdengar suara bel berdering dari arah pintu.

“Eun Shik-sshi…” kata Key terkejut saat ia membuka pintu itu. Ia melihat Eun Shik berdiri dihadapannya, wanita yang selama seminggu ini tak pernah dilihatnya dan juga wanita yang telah merusak kamera polaroidnya.

“Annyeong Key-sshi, bisakah aku masuk?” Ia tersenyum ramah pada Key.

“Ah, ne.. silahkan masuk..” ucap Key gugup.

“Eun Shik noona, apakah itu kau?” tanya Taemin langsung memeluk Eun Shik.

“Neomo bogoshipeoyo, noona…” kata Taemin.

“Na do, Taeminnie…” balas Eun Shik. Ia membalas pelukan namja yang sudah ia anggap sebagai dongsaengnya sendiri.

“Eun Shik-ah, cheoeum boepsemnida?” tanya Jinki yang muncul dari arah dapur bersama Minho.

“Ne, gwenchana oppa…” jawa Eun Shik.

“Kau mencari Jonghyun hyung? Dia sedang tidak ada disini, ia belum pulang dari sekolahnya..” kata Minho.

“Ah.. anio.. aku kesini bukan untuk mencarinya, ada hal yang ingin kubicarakan pada kalian..” Eun Shik duduk disofa bersama empat namja itu.

“Begini…” Kata Eun Shik menundukkan kepalanya.”Aku.. aku akan kembali ke Jepang.. besok pagi.”

“Mwo?!” seru keempat namja itu.

“Waeyo, noona?” tanya Taemin.

“Sepertinya sudah tak ada gunanya lagi aku berada Korea, lagipula masih banyak yang harus kulakukan di Jepang.” Eun Shik tersenyum pahit.

“Bagaimana dengan pertunanganmu? Bukannya tinggal 3 hari lagi?” tanya Key agak ketus.

“Soal itu aku.. sudah memutuskan untuk membatalkannya saja, aku sudah bicara pada umma dan Kim ahjumma dan mereka menyutujuinya walaupun dengan berat hati,”

“Kenapa kau melakukan ini semua? Apa kau tidak memikirkan perasaan Jonghyun hyung?” Minho mulai berbicara.

“Justru karena aku memikirkan perasaannya, maka aku melakukan ini. Aku tahu ia membenciku, dan jika aku memaksakan perjodohan ini itu akan membuatnya tersakiti, aku tak ingin itu terjadi. Mungkin.. ia memang bukan jodohku..” Ucap Eun Shik sambil menahan airmatanya agar tidak tumpah dihadapan mereka. Ia sekali lagi mengeluarkan senyumnya yang terpaksa.

“Apa Jonghyun mengetahui ini semua?” tanya Jinki yang sikap dewasanya mulai muncul.

“Anni..” jawab Eun Shik menggeleng.

“Tapi kumohon jangan memberitahukannya tentang hal ini, biarkan aku sendiri yang mengatakannya,”

Eun Shik lalu beranjak dari sofa itu dan menyerahkan bingkisan yang dibawanya tadi. Ia memberikannya pada empat namja itu, dan bingkisan terakhir ia berikan pada Key.

“Key-sshi, terimalah. Ini aku gantikan kamera polaroidmu yang dulu kurusakkan.. mianhe..”

“Gomawo, Eun Shik-sshi… Maaf aku selalu membuatmu kesal,” Key memeluk Eun Shik.

“Cheonmaneyo, Key-sshi.. justru aku-lah yang harus minta maaf..” Ia membalas pelukan pemuda itu, lalu melepaskannya.

“Kalau begitu aku permisi dulu.. jaga diri kalian baik-baik dan aku juga ingin titip jonghyun pada kalian.” gadis itu beranjak ke pintu diiringi empat namja itu.

“Annyeong..” Eun Shik membungkukkan badannya.

“Annyeong.. jaga dirimu baik-baik, ya…” kata Jinki mewakili semuanya.

***

Eun Shik’s POV

Kupandang apartemen yang tinggi menjulang dihadapanku ini. Apartemen yang seminggu lalu sering kudatangi dan ini mungkin yang terakhir kalinya aku menginjakkan kakiku di tempat ini.

Aku menghela nafas. Ini saatnya aku bertemu dengan Jonghyun dan segera menyelesaikan masalah ini secepatnya.

Aku mengambil hp yang terletak dalam tasku dan mulai mengirimkan pesan padanya.

To : Jonghyun

Bisakah kau meluangkan waktumu sebentar? Aku ingin bertemu denganmu. Kutunggu kau di taman bermain dekat apartemenmu.

Aku menunggumu. Eun Shik.

Oppa, aku akan membuat hari terakhirku denganmu ini menjadi hari yang paling menyenangkan, batinku.

Hari sudah sore. Kulangkahkan kakiku menuju taman bermain itu. Aku sengaja tak membawa mobil untuk menikmati pemandangan kota Seoul dengan berjalan kaki untuk yang terakhir kalinya.

***

Jonghyun’s POV

Setelah mendapat pesan dari Eun Shik, aku merasa sangat senang. Aku langsung meninggalkan sekolahku dan segera memacu motorku menuju taman bermain yang dimaksud gadis itu.

Setibanya disana, mataku mencari sosok gadis berambut pendek dan berbadan besar.

“Ah, itu dia!” seruku saat melihat gadis yang tak lain dan tak bukan adalah Eun Shik.

“Annyeong, Eun Shik-ah,” sapaku tepat dihadapannya.

“Oppa.. kau sudah datang rupanya.” Ia menyodorkanku salah satu eskrim yang ada di genggamannya.”Mau es krim?”

Aku mengambilnya dan duduk disebelah Eun Shik.

“Kau ini, seharusnya main dulu baru makan eskrim…” aku memulai pembicaraan.

“Kau salah, oppa. Harusnya ‘makan dulu, baru main” supaya kita lebih bertenaga..” jawabnya sambil terus menjilati eskrimnya itu.

Tiba-tiba saja ia melihat kearahku.

“Oppa, kau ini sudah besar, masa cara makanmu masih belepotan seperti ini,” Ia membersihkan noda eskrim di mulutku.

Deg!

Jantungku berdetak lebih cepat dibanding biasanya, dan sepertinya wajahku sudah memerah.

Ada apa ini? Kenapa jantungku terasa berdetak kencang sekali? Sudah lama aku tak merasakan hal yang seperti ini, bahkan ketika aku masih berpacaran dengan Jessica. Kenapa perasaan ini muncul?

“Oppa.. gwenchanayo?”

“N..ne..” jawabku gugup.

Kami berdua terdiam cukup lama. Aku kembali bergelut dengan pikiranku. Baru kali ini ku melihat Eun Shik berubah sifat jadi pendiam seperti ini. Biasanya ia selalu cerewet dan melakukan hal-hal aneh yang menurutku sangat memalukan. Apa ini karena kejadian waktu itu?

“Eun Shik-ah.. mianhe,” kataku mulai berbicara lalu menatapnya yang masih menjilati eskrimnya.

Eun Shik berbalik kearahku.

“Mwo? Maaf untuk apa?” tanyanya polos.

“Maaf untuk perkataanku yang waktu itu menyinggungmu… aku tak bermaksud begitu, aku.. aku hanya emosi saja waktu itu. Sekali lagi mianhe, Eun Shik-ah,”Kataku menatap kedalam bola matanya. Ia langsung memalingkan wajahnya dariku dan kembali melahap eskrimnya.

“Sudahlah, oppa.. kita tidak usah membicarakan masalah itu lagi..aku sudah melupakannya.”

“Ayo kita nikmati semua permainan yang ada disini, aku ingin ini jadi hari yang paling menyenangkan dalam hidupku.” Ia bangkit dari duduknya dan menarik tanganku.

***

Kami benar-benar menikmati wahana yang ada di taman bermain ini. Aku benar-benar merasa bahagia, walaupun tempat ini tempat yang sering ku kunjungi bersama Jessica, tapi entah mengapa tak menyenangkan dibanding hari ini.

“Oppa, kau duduk disini dulu. Aku mau ke permainan itu dan membawakanmu hadiah,” katanya lalu menyuruhku duduk di bangku itu dan ia pun pergi meninggalkanku.

***

Author’s POV

Eun Shik menuju ke suatu permainan yang jika dipukul dengan keras dibagian bawahnya akan ada tanda yang naik ke atas yang menunjukkan batas kemampuan si pemukul. Jika tanda itu berhasil mencapai puncak tertinggi, maka ia akan diberi hadiah.

Gadis itu mencoba mencoba permainan itu. Ia memukul dengan tenaga super duper woman-nya. Dan hasilnya, tandanya menunjukkan batas maksimal yang belum pernah dicapai orang lain. Semua penonton tepuk tangan dan kagum pada kekuatan Eun Shik.

“Waaa.. chukkae, agasshi.. kau hebat! Ini hadiahmu,” kata ahjusshi itu seraya memberikan boneka beruang yang sangat besar ppada Eun Shik.

Gadis itu berlari kearah Jonghyun yang masih terduduk dibangku itu.

“Ini, untukmu..” kata Eun Shik memberi boneka itu,

“Untukku?” tanya Jonghyun kaget.”Gumawo, Eun Shik…” Ia mengambil boneka itu dan memeluknya.

Eun Shik lalu duduk disebelah pemuda itu.

Ia menyandarkan tubuhnya dibangku taman, lalu menghela nafas panjang,”Andai kita bisa seperti ini selamanya.”

‘Kau tau, aku selalu memimpikan saat-saat seperti ini, pergi ke taman bermain, makan eskrim, dan duduk di bangku taman bersamamu. Melihat bintang… tapi kurasa dulu itu hanya khayalan, karena sepertinya kau sangat membenciku..”

“Eun Shik-ah.. Mianhe..” Jonghyun mencoba meminta maaf sekali lagi..

“Gwenchana…” Eun Shik menghela nafasnya dalam-dalam dan menghembuskannya lalu melanjutkan perkataannya.”Sepertinya ini sudah saatnya aku memberitahumu.”

Jonghyun berbalik, ingin mendengar apa yang hendak dikatakan Eun Shik.

Eun Shik menatap mata pemuda yang sangat ia sukai itu. “Aku…”

——–TBC——–

***

Mianhe sebelumnya,,,

berhubung ceritanya terlalu panjang + agak bertele2, jd kykna cerita yg ini ampe part 4… Mudah2an g’ bosen yaw..

gumawo dh baca

PS : JANGAN JD SILENT READER *ngancem pake golok plastik*

Advertisements

13 responses to “Lovin’ My Monster (part.3) : 2nd story of SHINing Boys

  1. jonghyun!!! lihat akibat dari perbuatan mu pada eun sik!!!

    overall aku suka ff ini. ceritanya seru ^^

  2. hwaa..
    jjong..napa kau bilang suara suamiku klw lg tereak kayak cewe?*tendang Jjong ke neraka*

    dan tuh..jangan sampai dirimu menyesal Jjong..krn telah menyia-nyiakan EunShik..

    yaahh.. tak ada Jessica disini..tapi tak apa2lah..

    dan lanjutannya, GPL yaa..

    • Hua..
      jgn donk.. kasian kn jjong…
      emg jessica bgian’y cuma di part 2 aja..
      soal’y kalo gw munculin lg cerita’y g bakal selese2 dong??
      oke chingu tunggu aj lnjutan’y ~

  3. hehe.. mianhe chinggu baru nongoll..
    soalnya ga bisa komen lewat hp…

    hasilnya bguzz jga..kirain malah ancurr..hhee

    tp,,bgian yg blg suara key kyk bancii di kejr satpol PP(*mianhe buat fans key*),di hlngkn..napha?? tkut di bnuh fans key y…hhaayy

    • wah.. kmana aja kmuw *pura2 ngambek, digetok keyholic*
      emg g bisa komen lwat hape y?
      tuh bgian sngaja gue ilangin, soal’y rada panjangan, jd gw pangkas *rambut,kalee*, haha… (?)
      hehe,, mksh chingu dh mw baca~!

  4. Pingback: Lovin’ My Monster (part.4-end) : 2nd of SHINing Boys « FFindo·

  5. Pingback: Heart-Beat (part.1) : 3rd Story of SHINing Boys « FFindo·

  6. Pingback: Heart-Beat (part.2) : 3rd Story of SHINing Boys « FFindo·

  7. Pingback: Heart-Beat (part.3) : 3rd Story of SHINing Boys « FFindo·

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s