Between “I Love You” and Die.. (end-twoshot)

now, who knows what will happen in seconds ?


Title : Between “I Love You” and Die

Author : Cho Eun San

Cast : Lee Hyuk Jae , Lee So Hyeong , Kyuhyun

Other Cast :  members Super Junior

Genre : Romance

Length : Twoshot

Previous Story : Between “I Love You” and Die (twoshot)

-DOCTOR’S ROOM POV-

“bagaimana kondisi teman saya, dok ?” tanya leeteuk

“maafkan saya harus mengatakan ini sebelumnya . kami menemukan suatu kemungkinan kecil untuk harapan hidup eunhyuk . sejak eunhyuk dibawa ke rumah sakit ini dia sudah dalam keadaan yang sangat parah . kami sudah berusaha menolongnya dengan melakukan operasi selama 4 jam . beruntungnya dia masih bisa ditolong . tapi kami juga tidak bisa menjamin dia akan bertahan… untuk selamanya . kami tetap akan berusaha melakukan yang terbaik untuk eunhyuk” jelas dokter begitu panjangnya .


“mak.. mak.. maksud dokter apa ?” tanya leeteuk ketakutan .

“maksud saya dia mungkin hanya bisa bertahan untuk beberapa saat . tapi kami tidak akan melepaskan alat bantu kehidupannya sampai kondisi terakhir dia . kami akan selalu berusaha” jawab dokter .

“apakah sudah tidak ada yang bisa dilakukan lagi untuk menyembuhkan teman saya ? kami sangat mengharapkan dia kembali dok”

“kami sudah melakukan segalanya . sekarang kita hanya bisa menunggu dan berdoa untuknya . dari awal kami mengoperasinya kami sudah sedikit pesimis akan persen kehidupannya . kami mengira hanya 10% kemampuannya untuk bertahan . paru parunya bocor . mungkin tabrakkan tersebut cukup keras . orang yang melihatnya pun pasti juga mengira dia tidak akan selamat”

‘ah kyu, ya kyu yang melihat itu semua’, pikir leeteuk .

“kami berterimakasih sekali pada dokter . saya permisi dok kalau begitu” leeteuk pun berdiri dan dengan cepatnya meninggalkan ruangan dokter menuju ke kamar eunhyuk oppa .

‘cklek’ suara pintu terbuka .

-LEETEUK POV-

“oppa ! bagaimana keadaan eunhyuk oppa ?” tanya Hyeong begitu melihatku masuk ke ruangan .

tapi aku tidak menjawabnya dan aku hanya menatap wajah eunhyuk dan hyeong sekilas kemudian aku berkata

“kyu, ikutlah denganku . aku ingin bicara denganmu”

“ah.. aku ? geraeyo hyung” jawab kyu kaget .

member lain pun langsung menatap wajah kyu seakan akan kyu yang bersalah atas semua ini .

aku dan kyu keluar ruangan menuju ke taman rumah sakit .

“sebenarnya apa yang terjadi dengan eunhyuk, kyu ? kenapa dia bisa menjadi separah ini ?”

“ah hyung akhirnya kau bertanya juga tentang kejadian ini karena ini semua memang salahku hyung . aku melakukan suatu hal tanpa berpikir lebih dulu . aku tidak tau harus mulai darimana aku cerita padamu hyung . yaa aku memang jatuh cinta dengan Hyeong . aku menciumnya di jalanan umum karena dia kedinginan dan hal itu diliat olehnya. tapi dia justru menjauhi Hyeong saat Hyeong berusaha menjelaskan semuanya . eunhyuk hyung tidak tau ada mobil yang melaju sangat kencang saat itu . dia tertabrak dan terpental cukup jauh . a.. a.. aku merasa sangat bersalah padanya hyung . akan kulakukan apapun untuk membuat eunhyuk hyung kembali sadar, meskipun aku harus merelakan Hyeong pada akhirnya” jelas kyu yang tiba tiba dia meneteskan air matanya saat itu juga .

“kyu sudahlah . eunhyuk pasti akan sadar dan dia pasti akan memaafkanmu . ayo kita kembali saja ke ruangannya . aku tau pasti Hyeong sekarang juga mencemaskan keadaanmu” hiburku .

-EUNHYUK’S ROOM POV-

“oppa ayolah jawab pertanyaanku . bagaimana kondisi eunhyuk oppa sekarang ?” tanyaku .

“di di dia tidak apa apa kok Hyeong . dia baik baik saja . Hyeong sebaiknya kau pulang saja . kau pasti lelah menunggui eunhyuk seharian . besok kau boleh kembali lagi ke sini, Hyeong” suruh leeteuk oppa padaku .

“tidak oppa . aku tidak mau meninggalkan eunhyuk oppa sendirian di sini . aku ingin menemaninya”

“leeteuk hyung benar Hyeong . kau pulanglah . kami tidak mau kau ikut sakit nantinya” kata yesung oppa .

“ayo kuantar kau pulang Hyeong” ajak kibum .

akhirnya aku pun pulang dalam keadaan yang sangat tidak baik . perasaanku terguncang . aku tak bisa berhenti menangis walaupun itu hannya sedetik .

-ESOKNYA-

“oppa, aku datang kembali” bisikku di telinga eunhyuk oppa .

“apakah kau bisa mendengarku oppa ?”

“oppa . apakah kau ingat saat pertama kali kau mengajakku berjalan jalan . kau mengajakku ke pantai yang aku sendiri tidak tau namanya oppa . kau mengirimiku jemputan dan sebuah gaun yang indah untuk ku pakai . aku memakainya dengan bahagia . tak lama setelah aku berdandan jemputanmu datang oppa lengkap dengan sopir dan mobil yang kau decor dengan indahnya . aku menaikinya dan tersenyum sepanjang perjalanan . aku tidak tau kemana arah tujuanku saat itu . tiba tiba kami berhenti di sebuah pantai yang belum pernah kutemui . kau memang pintar memberikanku kejutan oppa . pantai itupun sepertinya sudah kau pesan sebelumnya . karena aku sampai sudah pukul 5 aku melihat sunset di pinggir pantai dan menunggumu datang . aku terus terus dan terus menunggumu oppa . aku berjalan jalan di sekitar pantai itu . saat aku sudah merasakan lelah aku mencari jalan untuk kembali pulang di tempat aku datang tadi . ku pikir pasti kau sudah datang oppa . ahh.. saat itu aku memang bodoh oppa . aku tidak tau jalan yang aku lewati saat aku berjalan jalan . aku bingung . aku tersesat . aku menangis di sepanjang jalan yang kulewati . tapi tak ada seorang pun di pantai itu . aku pun meneriak neriaki namamu oppa . pukul 7.30 hujan turun . aku tetap berjalan mencari tempatku datang tadi . badanku basah kuyup . aku tetap menangis dan memanggil manggil namamu oppa . di kejauhan aku melihat seorang laki laki berlari lari . dia memakai jas berwarna hitam dan basah kuyup sepertiku . tapi lagi lagi saat itu aku bodoh . aku tidak memerdulikan siapa laki laki itu . ‘Hyeong-ssi ! kau ini kemana saja’ teriakmu saat itu . akhirnya aku pun sadar bahwa itu kau oppa . ‘a..aa..aku hanya berjalan jalan oppa . tapi aku tersesat’ . ‘Hyeong-ssi ini semua salahmu’ . kau menuduhku saat itu oppa . ‘oppa maafkan a..’ sebelum aku selesai minta maaf kau pun memutusnya dan berkata ‘ini semua salahmu Hyeong . kenapa kau tidak pernah berhati hati saat menyebrang ? kali ini pun kau tidak melihat kanan kiri . kau berani sekali menyebrang ke dalam hatiku . sekarang kau harus bertanggungjawab atas semua itu !’ . saat itu aku tersenyum dan aku tau bahwa kau benar benar mencintaiku oppa . kau memberikanku sebuah kalung.. ya kalung yang sedang kau pakai sekarang ini oppa . ‘oppa apa ini?’ tanyaku waktu itu . ‘ini adalah hukuman karena kau menyebrang dengan tidak berhati hati’ . setelah kau berhasil memakaikan kalung itu padaku kau menatap mataku . kau mulai memelukku oppa . ‘oppa kita sedang berada di tengah hujan saat ini’ . ‘biarkanlah hujan kali ini yang menjadi saksi cinta kita berdua’ jawabmu dan kau pun tersenyum padaku . tanpa kusadari kau sudah menciumku . aku sudah larut dalam ciumanmu oppa . ‘jagi.. saranghaeyo’ katamu ditengah hujan yang semakin lebat . ‘saranghaeyo oppa’ aku pun membalas ciumanmu saat itu . oppa.. apakah kau ingat itu semua ? apakah kau ingat kenangan kita saat itu ?” aku bercerita dengan menangis dan menggenggam erat tangan eunhyuk oppa .

‘cklek’

aku segera menghapus air mataku .

“Hyeong”

“ah kau, kyu . ada apa ?”

“maafkan aku . ini semua salahku . seharusnya aku tidak melakukan itu” jelas kyu sambil menundukkan kepalanya .

“tidak papa kyu . ini tidak salahmu 100% . memang saat itu aku sedang membutuhkan ciumanmu . jadi itu juga termasuk salahku” jawabku dengan sedikit tersenyum .

“kuantar kau pulang Hyeong . biar aku yang menjaga eunhyuk hyung disini . ini sudah malam”

“oh baiklah”

-Hyeong’s Dream POV-

“hyeong tangkap ini !” teriak eunhyuk oppa yang melemparkan bola voli padaku .

“hap . sudah kutangkap oppa ! sekarang giliranmu”

“apa kau bisa menemukanku sekarang hyeong ?”

“oppa . kau dimana oppa ?”

“aku disini . ayo cari aku hyeong”

“oppa tolong jangan menakutiku . aku benar benar tidak bisa melihatmu oppa”

“hyeong aku disini ! aku tidak kemana mana . kau ini kenapa ? aku masih bisa melihatmu”

“hei eunhyuk ayo ikut aku !” ajak seseorang yang aku pun tidak bisa melihatnya .

“oh oke . ayo !”

“oppa kau mau kemana ? jangan tinggalkan aku sendiri oppa . oppa !”

aku pun terbangun dengan tiba tiba . tubuhku berkeringat . aku merasakan firasat buruk . aku harus segera menemui eunhyuk oppa sekarang !

-8.00 am at HOSPITAL-

hei kenapa ramai sekali di depan kamar eunhyuk oppa ? dan kenapa donghae oppa menangis ?

“oppa, mengapa kau menangis ? ada apa ?”

“hyeong.. eunhyuk..”

“eunhyuk ? ada apa sama eunhyuk, oppa ?”

aku segera memasuki kamar eunhyuk oppa . dokter dan perawat hanya diam dan berdiri di depan tempat tidur eunhyuk oppa .

“leeteuk oppa ! eunhyuk oppa kenapa ? oppa jawab aku” tanyaku sambil berteriak dan menangis .

leeteuk oppa hanya diam dan menahan ari mata yang sudah ada di pelupuk matanya .

“eunhyuk pergi nona Hyeong” jawab sang dokter .

sontak aku membalikkan badanku dan menuju ke dokter segera .

“apa kau bilang dok ? kau membohongiku kan ? semua ini bohong kan dok ?”

“tidak . sekarang kau bisa melihat kenyataannya nona”

“oppa bangun oppa ! kau jangan berpura pura tidur ! bangun oppa b..a..n..g..u..n..” aku menangis sekuat kuatnya saat itu .

“nona kau harus terima semua ini . kau boleh menyatakan apa saja sekarang sebelum kita makamkan dia”

“oppa… I Love You..” bisikku di telinganya dan ku cium pipinya yang dingin .

-Eunhyuk’s Dream POV-

“hei aku dimana ? kenapa semuanya putih disini ?”

“eunhyuk kau sedang apa disini?”

“siapa kau ?”

“ini tempatku eunhyuk . kau belum ku ijinkan ke sini . masih ada seseorang yang harus kau jaga di bawah sana . kembalilah ke tempatmu”

“ah baiklah kalau itu perintahmu”

-HOSPITAL POV-

aku berjalan pelan menuju pintu . aku tak sanggup melihat wajah pucatnya itu . tapi tiba tiba..

‘pip.. pip pip.. pip.. pip.. pip..’

“oh tunggu ! ini suatu mukjizat ! detak jantungnya terdengar kembali . sungguh tidak dapat ku percaya . mungkin saat nona Hyeong berkata tadi ada malaikat yang membawa kembali kesini”

mendengar pernyataan itu, aku segera kembali dan memeluk eunhyuk oppa .

“oppa aku tau kau tidak akan pernah meninggalkanku” kataku sambil memeluknya

tapi… selama berhari hari eunhyuk oppa yang sudah sadar tidak mau bicara denganku . aku berusaha menjelaskan semuanya pada eunhyuk oppa tapi sia sia . aku hanya bisa menangis . member super junior lain pun sudah berusaha membantuku dan hasilnya tetap nihil .

suatu hari …

“hyung ada yang mau kubicarakan denganmu”

“apa kyu ? silakan bicara saja”

“tolong jangan salahkan Hyeong tentang kejadian waktu itu . itu bukan salah Hyeong sepenuhnya . itu salah ku !’

“aku tidak menyalahkanmu ataupun Hyeong”

“hyung dengarkan aku . apa yang akan kau lakukan jika seorang gadis yang sedang kedinginan menggigil hingga bibirnya pun ikut gemetar ? apakah tidakan yang kulakukan itu tidak rasional . apa kau rela gadis itu mati di tempat ?”

aku mendengar semua percakapan mereka di dalam . aku kembali menangis bila mengingat semua itu . aku ingin memutar waktu kembali dan menghilangkan waktu itu !

‘bbrrukkk’ aku terjatuh pingsan dan pintu kamar eunhyuk oppa yang tak tertutup rapat itu terbuka .

“Hyeong !”

teriakkan itu ? aku mengenal suara itu . eunhyuk oppa maafkan aku..

“ah.. dimana aku ? kenapa aku ada di kamar ini ?” tanyaku pada diriku sendiri yang sedang berusaha duduk .

eunhyuk oppa ? kenapa eunhyuk oppa ada disampingku ? kenapa dia tertidur disini ?  dia masih mengenakan baju dari rumah sakit ini . apakah dia yang menggendongku tadi ? aku hanya mampu mengenali suara teriakkannya tadi . perlahan lahan aku mengusap usap kepala eunhyuk oppa dan aku menangis lagi . aku masih menyayangi eunhyuk oppa . aku.. aku.. ingin dia kembali lagi dalam pelukanku .

eunhyuk oppa pun terbangun dari tidurnya karena air mataku jatuh ditangannya yang sedang menggenggam tanganku .

“Hyeong kau tidak papa?” tanyanya dengan lembut .

“ne..” jawabku pelan .

“oppa maafkan aku . aku tidak pernah bermaksud melakukan itu padamu . aku sungguh sung…

belum selesai aku bicara, eunhyuk oppa memutuskannya dengan mencium bibirku . aku mengenali ciuman ini . ini ciuman rindunya padaku .

“Hyeong-ssi.. ah maaf.. jagi.. aku sudah mendengar semuanya . aku yang seharusnya minta maaf padamu . aku egois . aku tidak memerdulikan keadaanmu waktu itu . mulai sekarang aku yang harus berhati hati jika aku akan menyebrang” jelasnya sambil tersenyum .

eunhyuk oppa mulai mendekatkan kembali wajahnya hingga 3cm di depanku . sebelum kulakukan semua itu aku berkata “oppa.. I Love You” dan eunhyuk oppa pun membalasnya “saranghaeyo.. jagi..”

akhirnya eunhyuk oppa kembali menciumku . aku menangis.. tapi kali ini… tangisanku adalah tangisan bahagia..


~the end~

(semoga kalian suka sama ending ceritanya ya . kasih aku komen yaa ^^)

Advertisements

19 responses to “Between “I Love You” and Die.. (end-twoshot)

  1. Wah~ Aku td mau kejebak Hyuk oppa mati………Hehehehehe~ Keren onn^^

  2. wah gatega aku sm suami sendiri *plak!*
    tunggu sekuel.a aja ya chingu ^^ lg diproses..

  3. aaaa… rameeeee…. aku kira hyukkie oppa bakal mati ,,,
    tau nya masih bisa bertahann,,, oppa… jangan matii,,, kekekeke ,,
    berbahagialah Hyukkie oppa dngan So Hyeong(ribet juga nihh kalo d tulis pake Han-gul nya)…

  4. ini masih ada sekuel.a lho . jangan kelewatan ya chingu . makasi atas semua pujianpujiannya . love u ~ ^^

  5. Pingback: Between You and God (twoshot) « FFindo·

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s