Between You and God (end-twoshot)

Between

AND

-SEQUEL Between “I Love You” and Die

( note : uda pada donlod lagunya belum *author ga maksa lhoo* . selamat membaca ! )

Title : Between You and God

Author : 조

Cast : Lee Hyuk Jae (eunhyuk), Cho Kyuhyun, Lee So Hyeong (OCs), etc .

Genre : Romance

Lenght : Twoshots

Previous Story : Between You and God (twoshot)

“kyaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa….” teriakku terkejut melihat seseorang dari cermin . HPku pun jatuh . “oppa ! apa apaan kau ini ? kau mengagetiku saja ! untung aku nggak ikut jatuh” ucapku teriak teriak sambil mengambil nafas . ternyata orang dibelakangku itu eunhyuk oppa yg memakai topeng ala hantu hantu hallowen . coba kalo itu benar benar hantu ! udah kupukuli pake kampak kali yaa..! *kejem*

“ahahahahahahahaaa” tawanya meledekku .

“oppa ! kau malah menertawaiku… kau senang ya melihatku kaget ?” tanyaku sambil kupukul pukul dia .

“ani.. ani.. hahahaa.. wajahmu itu lucu sekali jagi kalo lagi kaget . aduh ! sakit jagi ! sudah jangan mukul mukul lagi dong.. kau ini sebenarnya perempuan atau laki laki sih jagi . pukulanmu keras sekali..” jawabnya sambil tertawa .

“oppa.. rupanya kau ketagihan kupukuli yaa . sudah mengagetkanku malah mengejek” . aku sudah siap siap mukul lagi eh.. si oppa malah lari

“ayo kejar aku kalo bisa”

aku mulai mengejarnya yg hanya lari berputar putar dikamarku, tapi dia sungguh pelari yang hebat ! aku tak bisa menangkapnya !

“waaaaa…” teriakku . aku hampir saja jatuh .

“jagi..” si oppa pun berteriak dan dengan cekatan dia menopang tubuhku .

-Eunhyuk POV-

“waaaaa…” teriaknya . dia hampir saja jatuh .

“jagi..” aku jadi ikutan teriak dan dengan cekatan ku topang tubuhnya . ‘gejala ini !’ batinku . memangnya Hyeong sakit yaa ? aku pernah bertemu seseorang berpenyakit a..a..ata.. ahh ! apa ya ? aku lupa namanya . aku menemuinya saat aku kerja keluar lapangan di Rumah Sakit Beika, Tokyo . yaa.. selama ini aku, Hyeong dan Kyuhyun adalah mahasiswa kedokteran di suatu Universitas yang cukup ternama di Seoul . tapi kami tidak satu angkatan, aku yang menjadi senior mereka berdua . di semester ke 6 ku, aku harus KKL ke Tokyo dan.. aku pernah bertemu pasien yg memiliki gejala penyakit seperti ini . tapi aku lupa nama penyakit itu dan jangan sampai Hyeong mengalaminya .

“hyeong kau kenapa ? pusing ya ?” tanyaku sambil membantunya berdiri .

“aniyo oppa . aku tidak papa, akhir akhir ini aku sering jatuh dan aku tidak tau kenapa . ah.. sudahlah oppa ini semua salahmu !” jawabnya sambil membenahi baju dan rambutnya .

“ha ? ko aku sih jagi ? iya.. iya.. mianhae nae jagiya.. aku minta maaf” kubantu dia membenahi rambutnya yg acak acakan ,

“hahh.. jadinya gini kan ! berantakan deh dandananku . aku sudah berdandan cantik cantik demimu malah kau sendiri yang menghancurkannya”

“oh.. jadi kau berdandan secantik ini demi aku ya, jagi..” godaku sambil kubelai rambutnya . “bagiku.. hyeong saat bangun tidur, hyeong saat kesal, hyeong saat lelah, hyeong saat sakit, hyeong saat berantakan, hyeong saat menangis, hyeong dalam keadaan apapun tetap cantik . tidak ada yang bisa menandingi kecantikan hyeong . hah.. apalagi kalo hyeong berdandan cantik seperti ini, Lee So Ra saja kalah sama hyeong” jelasku meyakinkannya .

hyeong hanya menatap mataku dalam dalam mendengarkanku ngoceh sendiri . tiba tiba.. ‘deg..!’ dia tersenyum padaku . astaga.. ini dia yang membuatku jatuh cinta padanya .

ku balas senyumannya . ku dekatkan wajahku . empat senti.. tiga senti.. dua senti.. sa..

‘cklek’ ada yg membuka pintu kamar hyeong .

“kak hye..” seru chin ho di depan pintu yang bingung melihat kami berdua .

aku pun sontak menghentikan nafsuku itu dan ku kerdipkan mataku pada hyeong, kurasa dia tau maksudku .

aish~ chin ho.. kau mengganggu kami saja *author:hyuk napsu lu!*

“waeyo, chin ho ? kau ini ! kebiasaan ! tidak mengetuk pintu dulu sebelum masuk ke kamar orang lain . untung aku tidak sedang ganti baju” bentak hyeong pada dongsaengnya .

“hyeong-ssi~ sudahlah, chin ho jangan dimarahi . biarkan saja” sahutku mendekati pintu kamar hyeong .

“tapi kan kakak tidak sedang ganti baju . lalu kalian berdua sedang apa ? apa kalian sedang berci..” . hyeong langsung membekap mulut chin ho seketika itu juga .

“ssttt.. jangan keras keras chin ho ! nanti eomma mendengarnya dari bawah” bisik hyeong .

“hahaha.. ya sudah hyeong . aku turun dulu saja . cepat siap siap” selaku . “chinho ayo ke bawah ! kakak ingin lihat mainan barumu” ajakku sambil mendorong chin ho ke tangga .

*5 menit kemudian*

-Hyeong POV-

“eomma.. appa.. hyeong pergi dulu ya” teriakku .

tak lama kemudian eomma dan appa keluar dari kamar mereka .

“hyeong hati hati ya . kalau ada apa apa segera telpon kerumah” jelas eommaku panjang lebar .

“siap eomma!” jawabku sambil mencium tangan eomma dan appa .

“hyuk jae, appa titip hyeong yaa.. jagain dia . jangan kamu apa apain”

“hiaaa.. appa.. memangnya aku berani apa sama anak appa yang satu ini” lirik hyuk padaku . oppa juga mecium tangan eomma dan appa .

“cihhh.. begitu begitu kau menyukaiku juga kan ?” kubalas kata katanya barusan .

“iya iya . aku kalah” jawabnya .

“dasar ! anak muda sekarang ini..” ucap appa sambil geleng geleng *berasa dugem* .

“kami pergi dulu yaa” ucap kami berdua bersamaan .

“ya hati hati ya” balas mereka .

kami berdua segera keluar dan eunhyuk oppa pun menoleh padaku .

“jagi.. kau ingin ke taman bermain yang mana ?”

“hmm.. aku ingin ke taman bermain yang kau inginkan oppa” jawabku tersenyum .

kulihat wajah bingungnya mendengar jawabanku lalu dia pun tersenyum .

“baiklah . ayo !”

dia menggandeng tanganku dan membukakan pintu mobilnya untukku .

“silakan nona..”

“ahh terima kasih tuan..”

*20 menit kemudian*

-Eunhyuk POV-

akhirnya ku parkirkan mobilku di dekat kios penjualan tiket taman bermain .

“ayo nona !” ajakku pada hyeong .

“hahaa sudahlah.. aku tidak suka kau panggil nona” jawabnya .

“baiklah jagi”

lalu aku membeli tiket untukku dan hyeong . wah ! beruntungnya kami.. kami mendapat 1 harga tiket untuk 2 tiket yang kami beli *hayo! mudeng nggak?*, karena kami merupakan pasangan terserasi ke 50 yg datang ke taman bermain ini *apasih ni author?* .

“oh terima kasih ahjumma” ucapku pada ahjumma yang menjuali tiket .

“iya nak, cheonmaneyo . selamat bersenang senang” balas ahjumma itu .

“wah.. jangan jangan ahjumma tadi naksir denganmu oppa ?” tanya hyeong tiba tiba . aku pun tertawa kecil dan menjawab pertanyaan anehnya itu .

“kalau iya, kau cemburu ya hyeong..” jawabku sambil mencubit pipinya .

“argh.. oppa..” dia langsung mempercepat langkahnya menjauhiku dan ku yakin dengan wajah kepiting rebusnya itu ^^ .

aku mengikutinya dari belakang . lalu dia berhenti di depan sebuah wahana .

ah.. wahana itu.. dia selalu ingin menaikinya tapi selalu saja kalah dengan rasa takutnya itu . kuhampiri dia dan dia pun menoleh padaku . aku tersenyum mengejeknya .

“apa ? kau kenapa ? mau apa ?” tanyaku .

dia hanya diam dan cemberut setelah mendengarkanku bicara . ku genggam tangannya dan kutarik dia tapi dia justru menahanku .

“ayo naik ! kau selalu ingin menaikinya kan ? ini hanya roller coaster jagi.. ayolah..” ajakku meyakinkannya tapi dia tetap tidak bergeming dari tempatnya berdiri .

“jagi.. ada aku..” aku lebih meyakinkannya kali ini . ku genggam tangannya lebih erat lagi dan ku ajak dia menaiki roller coaster itu . akhirnya dia pun mau .

saat aku hampir menaiki wahana itu, seorang petugas berbicara pada kami berdua .

“ah kalian pasti salah satu pasangan yang beruntung yaa ?” tanyanya .

“ya benar !” jawabku semangat .

“wah benar dugaanku . selamat bermain ya ! bersenang senanglah ! oh.. kau kenapa nona ? wajahmu terlihat ketakutan sekali . kau takut ya naik wahana ini ?”

“yaa.. sebenarnya dia selalu ingin menaiki wahana ini tapi dia takut untuk menaikinya” jelasku pada petugas itu .

“tenang saja nona, wahana ini aman dan menyenangkan . kami bisa menjaminnya” ucap petugas itu meyakinkan hyeong .

“kau dengar itu hyeong ?” tanyaku sambil menatap wajahnya .

“ne oppa..” jawab hyeong lirih .

“lagipula pasti tuan ini akan menjagamu nona . silakan naik”

“kajja !”

kami memilih seat di tengah . kupasang seatbeltku dan kupasangkan seatbelt hyeong juga .

*15 menit kemudian*

-Hyeong POV-

“bagaimana ?” tanya eunhyuk oppa padaku . aku hanya diam, mencoba mengatur nafasku kembali . eunhyuk oppa tersenyum masih menunggu jawaban atau kata kata apa yang akan keluar dari bibirku ini .

“kau kenapa jagi ? asyik kan ?” tanyanya lagi sambil tertawa kecil . aku mencoba membohonginya dengan sedikit cemberut .

“hei ! kau marah padaku ya jagi ?” tanya eunhyuk oppa yang bingung melihatku .

“a.. ani.. aniyo oppa” jawabku ku buat buat agar dia takut aku kenapa kenapa .

“serius ? kau benar benar tidak ke..”

‘cup’ kukecup bibirnya sepersekian detik lalu aku berlari kecil dan berteriak “aku tidak papa, oppaku, sayangku, cintaku ! ternyata asyik ya naik wahana itu !” . ku ubah raut wajahku menjadi raut wajah yang ceria . terlihat bahwa eunhyuk oppa kaget dan bingung tapi.. tampaknya dia sadar aku telah mengerjainya . dia mengejarku dan akhirnya dia pun berhasil menangkapku .

“jagiya.. kau ini senang sekali mengerjaiku ya” katanya sambil mengacak acak rambutku .

“oppa argh.. jangan di acak acak”

“iya cantik”

eunhyuk oppa menggandengku dan sepertinya dia membawaku ke suatu kedai coklat panas .

“ahjumma ! kami pesan 2 coklat panas yaa..” katanya .

“ne.. kalian duduk dulu saja” jawab ahjumma itu .

“oke ahjumma . gomawo~”

lalu kami berdua duduk ditempat yang dekat dengan seorang penjual aksesoris . aku tertarik untuk melihatnya .

“oppa.. jankaman..”

“waeyo ? mau kemana ?”

“gwenchana . tunggu disitu yaa”

tak lama kemudian .

‘plukk’ kupakaikan topi binatang yang aku beli ke kepala eunhyuk oppa . hahaa.. lucunya..

“apa ini ?” tanya eunhyuk oppa yg melepaskan topi itu hanya untuk melepasnya dan kemudian dipakai lagi . dasar !

“oh.. jadi kau mau menyamaiku dengan monyet ya jagi”

aku yg baru saja duduk langsung tertawa mendengar pernyataannya .

“hahahahaa aniyo oppa aniyo . kau terlihat tampan sekali mengenakan topi itu” jelasku .

“baiklah.. jankaman jagi..”

“ha ? mau kemana oppa ?”

“tunggu saja ! tu coklat panasnya sudah datang . diminum yaa !”

“ini sayang coklat panasnya” ucap ahjumma yg tadi sambil menyodorkan 2 coklat panas padaku .

“ah ne.. ahjumma . gomawo~” jawabku sambil tersenyum .

‘ah mau kemana sih si oppa ?’ tanyaku dalam hati . kuteguk coklat panasku perlahan lahan sambil menunggu eunhyuk oppa kembali . tiba tiba..

‘cplakk’

“aya..” ucapku refleks .

“hahaa kini giliranku” kata eunhyuk oppa terkekeh lalu duduk di depanku . aku melepaskan aksesoris yg eunhyuk oppa pakaikan di kepalaku . wah.. ternyata bando . tapi apa ini ? kenapa seperti ini ?

“hm.. oppa dendam denganku . aku disamakan sama tikus ya oppa ?” tanyaku sambil menyipitkan mata .

“biar saja ! toh kau memang seperti tikus kan jagi . cerewet ” jelas oppa . lalu kami tertawa bersama . setelah kami menghabiskan coklat panas, kami segera membayarnya dan melanjutkan bermain di wahana wahana yang belum kami jajal semua .

tak terasa jam tanganku telah menunjukkan pukul 4.30 sore . kami menyudahi acara bermain kami . tapi..

“oppa kenapa kau menutup mataku ?” tanyaku bingung .

“lihat saja nanti ! kau akan tau jika sudah sampai” jawabnya menenangkanku dan menuntunku menuju mobilnya .

saat di mobil..

“oppa ! kita mau kemana ?”

“r-a-h-a-s-i-a”

“kau membuatku penasaran oppa . nanti kalo aku mati penasaran gimana ?” *berasa dangdutan^^*

“sebentar lagi sampai”

*10 menit kemudian*

‘ccceeeeekkkkiiiiittt’

eunhyuk oppa menghentikan mobilnya .

“kita sudah sampai oppa ?”

“sudah.. ayo ku bantu kau turun”

oppa membukakan pintuku dan menuntunku berjalan .

“oppa cepat buka !” pintaku  .

“iya iya.. untung kita tepat waktu”

eunhyuk oppa melepaskan sapu tangan yg menutupi mataku . aku tercengang begitu melihat yang ada dihadapanku .

“bagaimana ? cantik bukan ?” tanya eunhyuk oppa sembari tersenyum padaku .

aku hanya diam . aku mulai terduduk menatapnya . yaa.. saat sunset adalah saat saat yang paling aku sukai . aku selalu ingin melihat sunset di pantai bersama orang yang aku sayangi sejak umurku yang masih 12 tahun . entah darimana eunhyuk oppa bisa tau isi hatiku ini .

“kau suka jagi ?” tanya eunhyuk oppa yang sudah duduk disampingku dan membiarkanku bersandar dibahunya .

aku hanya mengangguk kecil mengiyakan pertanyaannya .

“kau selalu ingin melihat sunset di pantai bersama orang yang kau sayangi sejak umurmu yang masih 12 tahun kan jagi ?”

hah ? darimana dia bisa tau semua itu ? aku tak pernah bercerita tentang sunset ini padanya . sebegitu besarkah rasa sayang dan perhatian eunhyuk oppa padaku ? sampai sampai dia tau semua apa yang aku inginkan . aku jadi menyesal bila mengingat kecelakaan satu bulan yang lalu . ahh.. eunhyuk oppa memang sangat pengertian . terima kasih tuhan kau tidak jadi mengambil nyawa seorang namja yang baik hati seperti dia untuk meninggalkanku . tanpa terasa aku mulai menangis . air mataku jatuh satu demi satu dan akhirnya membasahi lengan eunhyuk oppa .

“jagi.. kau menangis ? waeyo jagi ?” tanya eunhyuk oppa menatapku .

-Eunhyuk POV-

“jagi.. kau menangis ? waeyo jagi ?” tanyaku menatap wajahnya .

“aku.. aku mengingat  kecelakaan satu bulan yang lalu oppa . kau menyayangiku, kau mengerti semua yang aku inginkan . tapi aku..”

belum selesai hyeong menyelesaikan kalimanya itu, aku memeluknya, kubiarkan dia menangis di pelukanku .

“kau tidak bersalah hyeong-ssi . aku tidak papa”

“bagaimana bisa oppa berkata oppa tidak papa ?! aku melukai hatimu ! aku membuatmu terluka batin dan fisik oppa . kenapa kau terima semua itu ? kenapa kau tidak mencampakkanku saja ?!” ucap hyeong keras yang memaksaku menjawabnya dengan keras juga .

“hyeong ! lihat aku ! dengarkan aku !” aku berusaha menjelaskan pada hyeong yang sudah menatapku .

“ya aku memang terluka saat itu ! aku memang menyesal melihat insiden itu ! aku memang tidak berguna saat itu ! tapi.. aku menyayangimu Nona Lee So Hyeong . aku tidak dapat memungkiri perasaanku sendiri. tuhan masih menyuruhku untuk menjagamu, hyeong . meskipun aku harus mencampakkanmu, aku tetap akan menyayangimu . meskipun aku harus meninggalkanmu, aku tetap akan menyayangimu . kau mengerti jagi ?” jelasku pada hyeong .

air mata hyeong semakin menjadi jadi . dia menundukkan wajahnya . aku tau dia pasti juga menyesal dan takut kehilangan aku . aku berusaha mengangkat wajahnya .

“sudahlah hyeong… jangan menangis lagi… aku tidak tahan bila melihatnya…” kuhapus air matanya dengan jari jariku . hyeong tidak merespon semua kata kataku . tidak ada sepatah kata pun yang keluar dari bibirnya . belum tenang.. hyeong belum tenang..

kudekatkan wajahku perlahan lahan . hyeong tetap diam dan menangis . ‘cup’ kukecup bibirnya agar dia menjadi sedikit lebih tenang . ahh.. tapi kenapa aku merasa ini adalah ciuman terakhirku untuknya .

“hyeong sudah yaa.. kau jangan menangis lagi…” hiburku .

hyeong meresponnya dengan tersenyum .

“sebaiknya kita pulang sekarang . kau pasti sudah lelah ya jagi..”

aku menggendongnya . eh.. dia malah berontak .

“oppa.. apa apaan ini ? turunin aku”

“sudahlah . aku tau kau lelah . turuti saja mauku . oke ?”

aku menggendongnya memasuki mobil . saat aku hendak menutup pintunya, dia menahanku .

“terima kasih ya tuan” ucapnya parau . yah.. ini pasti gara gara dia menangis tadi .

“iya nona sama sama”

aku mulai memacu mobilku . sepanjang jalan aku mengoceh tanpa respon dari hyeong ternyata saat aku melihatnya dia sudah tertidur .

“hyeong hyeong kau ini gadis yang lugu dan baik hati . namja bodoh mana yang tidak jatuh cinta padamu” ucap ku sendiri . mungkin hyeong tidak mendengarnya . pasti kau lelah sekali ya hari ini . lelah menangis lebih tepatnya .

akhirnya sampai juga di rumah hyeong . ku gendong dia memasuki rumah . aku tidak tega membangunkannya .

“eomma kami pulang” ucapku lirih .

“ah iyaaa..” eomma yang melihatku menggendong hyeong langsung memelankan suaranya .

“aku antar hyeong ke kamarnya dulu ya eomma”

“ne..” jawab eomma pelan .

nah hyeong, istirahat yaa.. tidurlah yang nyenyak . besok aku akan mengunjungimu lagi . ku kecup keningnya dan kupasangkan selimutnya agar dia hangat .

aku menuruni tangga perlahan lahan .

“hyeong sudah tidur ya ? memangnya kalian darimana ?” pertanyaan eomma hyeong langsung datang bertubi tubi .

“ne eomma . biarkan dia istirahat . aku rasa dia lelah bermain di taman bermain seharian ini” jelasku sedikit berbohong .

“ya sudah . kau pulanglah . jangan lupa istirahat juga yaa”

“oke eomma . aku pulang..”

“yaa”

-Eunhyuk’s Apartment POV-

hah lelah juga seharian ini bermain bersama hyeong . tapi tak apalah . aku senang bisa menghabiskan hari ini bersamanya . *senyum senyum*

eits ! tunggu dulu ! aku masih harus mencari arsip penyakit penyakitku . akuu ingat aku menyimpannya di lemari di bawah TV .

ku buka lemari itu dan kucari…

huh ini dia ‘Tahun 2010’

kubuka satu per satu tiap halaman . ku amati nama nama penyakit lengkap dengan gejalanya yang tanpa obat ini .

ini dia gejala yang sesuai dengan hyeong rasakan tadi pagi . keseimbangan menurun, daya tangkap menurun, daya ingat menurun . ini adalah suatu penyakit keturunan . biasanya seseorang yang mengidap penyakit ini tidak merasakan apapun . kemungkinan besar dia akan lumpuh, sulit bicara, sulit berjalan, sulit menggerakan tubuh tubuh mereka . sayangnya, penyakit ini belum ada obatnya . banyak pihak yang sudah mencari cari obat untuk penyakit ini tapi hasilnya nihil . sementara ini hanya ada obat pencegahnya saja . mungkin sebagian orang bisa bertahan jika meminum obat itu tapi pada akhirnya orang itu juga akan meninggal dalam jangka waktu 1 – 10 tahun .

‘klap’ ku tutup arsip ku . eh… APAAAA ? MENINGGAL ? tidak.. hyeong tidak boleh meninggal… hyeong tidak mengidap penyakit ini ! aku harus tanya pada eomma dan appa besok apakah hyeong mempunyai keluarga yang mengidap penyakit ini .

-ESOKNYA-

tidurku tidak nyenyak semalam karena memikirkan hyeong . aku harus segera ke rumahnya dan bertanya pada eomma dan appa . aku melihat jam di HPku . oh.. jam 7 . eh ada SMS rupanya .

‘Hyeong Nae Jagiya’ tertera nama itu di layar HPku .

‘klik’ kutekan tombol open .

hei tuan ! ayo bangun ! ini sudah siang . sampai kapan kau mau molor ? hahaa.. terima kasih ya oppa sudah menggendongku sampai kamar . aku berhutang budi nih sama oppa . tadinya aku ingin buatkan sarapan untuk oppa karena oppa pasti akan ke sini kan ? tapi.. saat aku ingin mengambil pisau, aku tidak sanggup meraihnya dan pisau itu pun jatuh di atas kakiku . sialnya kakiku tergores ! sakit memang… yah apa boleh buat, sarapan oppa pagi ini yang buat eomma yaa . aku tunggu dirumah !

P.S : saranghaeyo !

benar ! hyeong mengalami gejala yang sama dgn penyakit itu ! aku segera mandi dan menuju ke rumah hyeong .

‘ting tong’ ku tekan bel rumah hyeong .

“ne.. nuguseyo ?”

“eunhyuk, eomma”

“yaa ! masuklah”

“annyong eomma.. annyong appa.. hyeong mana ?”

“ne annyong..” jawab eomma yang sedang mengaduk teh di dapur .

“annyong hyuk.. hyeong lagi mandi . waeyo ? kau belum mandi juga ?” jawab appa yg sedang membereskan perkakas di mobilnya .

“aniyo appa.. aku sudah mandi . baguslah kalo hyeong lagi mandi . hyuk cuma mau tanya sama eomma sama appa . apa hyeong punya keluarga yang pernah mengidap penyakit ataxia ?” tanyaku .

sendok dan perkakas yang eomma dan appa bawa terjatuh ke lantai semua . aku tau ! ini pasti hyeong punya !

“a.. e.. hyuk kau tau darimana tentang penyakit itu ?” tanya eomma terbata bata .

“eomma, hyuk sudah pernah KKL dan menemui penyakit itu . hyuk curiga dengan keadaan hyeong akhir akhir ini . dia menunjukkan gejala yang disebabkan penyakit itu . contoh kecil eomma, pisau yg luput olehnya pagi ini . jadi apa benar eomma, hyeong punya ?”

“iya hyuk.. hyeong sepertinya memiliki gen yang sama dengan kakek neneknya . merekalah yang mengidap ataxia ! tidak satupun dari mereka yang selamat . kami takut itu terjadi pada hyeong di masa bahagianya ini” jelas appa panjang lebar .

“kami memang sudah menduganya dari awal . karena di antara kami berdua tidak ada yang mengidap ataxia” tambah eomma .

haaah perasaanku campur aduk . aku tidak bisa berpikir . sekarang semuanya jelas . aku akan kehilangan hyeong .

“ah oppa ! kau sudah datang” sahut yang baru keluar dari kamar mandi .

“ne .. jagi” jawabku menghampirinya .

“sudah sarapan ? ayo sarapan . maaf membuatmu menunggu” ucap hyoeng .

“iya.. aku belum sarapan kok jagi . nanti sehabis sarapan kau ikut aku ke rumah sakit ya hyeong !” ajakku .

“ah waeyo oppa ? aku tidak papa . lihat aku dan kaki ku baik baik saja kan ?” tolak hyeong .

“tidak, aku takut ada apa apa dengan kakimu itu dan akhir akhir ini bukankah kau sering lupa, sering jatuh, dan susah sekali menangkap ? ikut ya jagi . ini demi kebaikanmu juga” paksaku pada hyeong .

“ah baiklah oppa . aku akan mengikutimu”  jawab hyeong pasrah .

“ya sudah ayo kita sarapan saja” ajak appa pada kami berdua .

ah.. rasanya aku sudah kenyang dengan pernyataan pernyataan yang menunjukkan hyeong mengidap penyakit itu . aku tidak percaya . aku tidak ingin itu terjadi pada hyeong, gadis yang ku cintai . aku belum siap jika dia meninggalkanku . andwae ! aku tak mau itu terjadi .

aku tidak ingin memberitau hyeong tentang ataxia itu . aku tidak ingin dia tau ! tuhan.. hyeong adalah milikku satu satunya . jangan kau bawa dia pergi dariku .

-HOSPITAL POV-

“oppa kita mau ke bagian mana ?” tanhya hyeong padaku .

“dokter umum . tapi kau tunggu diluar dulu sebentar . biar aku yang bicara dengan dokter sebelum kau diperiksa . oke jagi ?”

“oke oppa”

hyeong menunggu di depan ruangan bokter Park . terlihat sekali dia sangat takut dengan dokter . mungkin dia ingat saat dulu dia kecil . ah biarlah ! ini kan demi dia .

aku menjelaskan semua maksudku pada dokter Park .

“baiklah . aku mengerti maksudmu tuan . bisakah tuan ajak nona hyeong masuk ? tapi biarkan dia sendiri . kini giliranmu tuan yang harus menunggu” pinta dokter Park padaku .

“geraeyo” jawabku .

‘cklek’ ku buka pintu ruangan dokter Park ini .

“hyeong.. ayo sini.. kau di panggil dokter Park”

hyeong yang mendengarnya pun langsung berdiri dan menghampiriku . “oppa..” ucapnya lirih .

“ada aku” ucapku sambil menatap matanya . “aku tunggu kau diluar sini . cepatlah keluar ya jagi..”

apa yang harus kulakukan ? aku tidak bisa apa apa . aku hanya seorang mahasiswa yang tidak mengerti betul tentang penyakit itu . bagaimana bisa aku menyembuhkannya ? tuhan.. kenapa tidak aku saja yang kau ambil nyawanya saat kecelakaan itu . kini aku harus melihat kenyataan bahwa hyeonglah yang akan meninggalkanku . kau tidak adil, tuhan !

“o..p..p..a” ucap seseorang di belakangku .

“ne ! sudah ? dokter bilang apa saja ?” balasku saat aku menoleh padanya . hyeong ternyata .

“dokter hanya mengatakan aku harus menjalanu cek kesehatan selama tiga jam oppa..” jawab hyeong tidak bersemangat .

“ah baiklah ! ayo ku antar kau ke ruang cek kesehatan” ajakku sambil menggandeng tangannya . tapi.. hyeong hanya diam . hyeong menolak ajakanku . kau kenapa hyeong ? jangan membuatku kesal dengan kelakuan anak kecilmu ini .

“tapi oppa aku tidak mau . aku..”

“aku apa hyeong ?!! kau harus menjalani cek kesehatan itu ! kapan kau bisa mengerti dirimu sendiri ! apa kau tidak bisa mengalah dengan rasa egoismu itu satu kali ini saja ! hilangkan sifat anak kecilmu ini !!!” bentakku pada hyeong . kulihat orang orang disekitar kami sedang memperhatikan kami berdua . lalu kupandangi hyeong yang hanya berjarak 50 senti dariku . kulihat dia menundukkan kepalanya dan mulai menangis .

astaga ! apa yang baru saja ku lakukan ? aku tak seharusnya memarahi hyeong . dia tidak salah apa apa . bodoh ! aku memang bodoh ! ini pertama kalinya kubuat hyeong menangis hanya gara gara aku takut kehilangan dia . maafkan aku tuhan..

“ahh hyeong-ssi.. maafkan aku . aku tidak bermaksud mengatakan semua itu padamu . kalau kau memang tidak mau ya sudah tidak papa . aku tidak akan memaksamu lagi” ucapku sambil memeluknya . hyeong masih saja menangis dan dia tidak merespon kata kataku atau bahkan pelukanku . argh..! eunhyuk bodoh ! kenapa kau mengatakan kata kata yang membuatnya sakit . kini akulah yang egois !

aku mendongakan wajah hyeong dan menghapus air matanya .

“ayo kita pulang saja yaa jagi” ucapku

“aniyo.. aku akan menjalani cek kesehatan itu untukmu oppa”

hyeong.. kau.. kau memang seorang yeoja yang baik hati dan pengertian . entah sebenarnya aku ini pantas atau tidak menjadi seorang namja untukmu .

“tapi aku tidak memaksamu jagi”

“tidak oppa gwenchana . ayo antarkan aku ke ruangan itu” kata hyeong menyeka air matanya dan melepaskan pelukanku . saat kami sampai di ruangan itu . dokter Park sudah standby .

“aku akan menemanimu dari sini . maaf kau harus menjalani cek kesehatan itu tanpa aku..”

hyeong hanya tersenyum membalas ucapanku tadi .

*3 jam kemudian*

akhirnya hyeong keluar dari ruangan itu dan menghampiriku .

“kita dipanggil dokter Park diruangannya oppa . ada yang harus dibicarakannya pada kita” ucap hyeong .

“oh ne.. kajja..”

tok ! tok ! tok !

“ne.. masuk” ucap dokter Park .

“jadi apa yang dokter ingin katakan pada kami ?” tanyaku .

“hasil cek kesehatan ini akan jadi 3 bulan lagi . tapi saya mohon 1 bulan terakhirnya nona hyeong harus tinggal disini untuk kami perhatikan kegiatan sehari harinya, jika nona hyeong tidak mau, kami akan menggirimkan orang dari Rumah Sakit ini untuk memperhatikannya di rumah . bagaimana ?”

hyeong diam.. lalu kudengar dia bergumam pelan .

“sebenarnya aku ini sakit apa, oppa ?”

rasa menyesalku kembali datang . sudah 4 tahun lebih aku bersama dirinya tapi aku tidak bisa menjaganya dengan baik .

“hyeong-ssi.. eotteohke ?” tanyaku .

“baik aku akan tinggal disini” jawabnya berat .

*3 bulan kemudian*

-Hyeong POV-

iyaa hari ini adalah hari terakhirku menjalani rutinitas di Rumah Sakit yang membosankan ini . tapi aku masih belum boleh keluar dari sini . karena hasil cek kesehatanku akan keluar lusa . sebenenrnya aku ini sakit apa sih ? sepetinya eunhyuk oppa sudah tau yang sebenernya tapi kenapa dia tidak mengatakannya padaku . T.T

*2 hari kemudian*

hah hari ini.. iyaa hari ini..

aku keluar kamar berkeliling keliling di taman . kulihat seseorang sedang berjalan bersama dokter Park di koridor . aku mencoba menebak siapa orang itu . aaaaaaaa..! itu eunhyuk oppa . kenapa dia tidak memberitauku dulu kalau dia akan menemui dokter Park .

kubuntuti mereka berdua perlahan lahan agar tidak ketauan . akhirnya mereka memasuki ruangan dokter Park . aku mencuri curi dengar apa yang akan mereka bicarakan .

“nah tuan hasil cek kesehatan nona hyeong sudah jadi dan benar sesuai dengan dugaan anda . nona hyeong positif mengidap penyakit ataxia” jelas dokter Park .

a..a…aaa…ataxia ? apa itu ? aku belum pernah dengar penyakit itu ?

“dokter kau membohongiku kan ? kau mau bercanda denganku yaa ? hyeong tidak mungkin mengidap penyakit itu . tolong dokter cek sekali lagi . aku mohon” pinta eunhyuk oppa .

“tapi kami sudah melakukan pengulangan cek ini berkali kali tuan dan hasilnya tetap sama . mungkin pihak rumah sakit hanya bisa memberikan nona hyeong obat pencegahnya dan doa . setelah semua ini kami serahkan pada tuhan” ucap dokter Park .

apaaaaaaaaaaaa ? jadi aku tidak bisa sembuh dari penyakit ini ? itu sebabnya eunhyuk oppa tidak mau mengajakku melihat hasil cek ini ? tuhan.. jadi inilah jalanku satu satunya .

aku menangis . aku kembali ke kamarku dan tersedu sedu disana . rasanya aku ingin memeluk eunhyuk oppa lagi sebelum aku pergi nanti . aku pasti akan merindukan eomma, appa, chin ho dan pastinya kau eunhyuk oppa . ahh.. aku harus terima semua ini .

‘cklek’ ada yang membuka pintu kamarku .

“jagiya.. kau tidak ingin pulang sekarang ? aku akan mengantarkanmu pulang sekarang . tapi jika kau lelah besok aku akan menjemputmu lagi disini” ucap eunhyuk oppa . aku tidak berani membalikkan badanku karna aku sedang menangis . aku merindukan pelukan dan ciumanmu oppa..

“a..aaani..aniyo oppa . aku masih ingin disini . kau datanglah besok pagi . aku akan pulang besok saja . pulanglah . aku sedang ingin sendiri sekarang ini” jawabku .

“baiklah . istirahat yaa jagi..” ucap eunhyuk oppa yang kurasa sedang menahan tangisnya .

oppa… aku akan merindukanmu disana… kau seorang namja yang sangat berarti untukku… aku mencintaimu oppa..

-ESOKNYA-

hari ini aku bangun pagi sekali . aku membereskan barang barangku dan menunggu eunhyuk oppa datang . tak lama kemudian oppa datang . kulihat matanya sembap . apakah eunhyuk oppa habis menangis semalam ?

“oppa..” ucapku sambil memegang tangannya .

“ne..jagi” jawabnya .

“kenapa matamu sembap oppa ? kau habis menangis yaa ?” tanyaku .

“tidak jagiya.. aku tidak kenapa kenapa . semalam aku begadang nonton bola . jadi begini deh” sangkalnya sambil mencoba tersenyum . “kajja ! ayo pulang”

“geraeyo..”

di mobil kami tidak saling bicara . aku tau pasti eunhyuk oppa terpukul atas pernyataan kemarin . bisa kulihat dari matanya . dia tidak ingin aku pergi . aku juga tidak ingin meninggalkanmu oppa..

“aku pulang..” sahutku begitu aku sampai rumah .

“kak hyeong.. aku sangat rindu padamu..” ucap chin ho begitu aku masuk

“hahaa .. aku juga merindukanmu chin ho” aku tersenyum . aku ingin memberikan senyuman ke seluruh penjuru rumah ini sebelum aku pergi . kulihat eomma dan appa hanya berdiri di ruang keluarga melihatku datang . pasti mereka juga sudah tau aku akan meninggalkan mereka pada akhirnya .

“eomma.. appa.. apa kalian tidak merindukanku ?” kataku sembari menghampiri mereka dan memeluknya . ahh.. aku rindu pelukan ini.. sangat rindu.. aku sayang kalian eomma.. appa..

“jagiya.. eomma, appa dan chin ho harus ikut aku ke rumah sakit lagi sehabis ini . apa kau tidak papa ku tinggal sendiri ?” tanya eunhyuk oppa padaku .

“ah ne.. tidak papa.. pasti kalian ingin menemui dokter Park kan ??” tanyaku pura pura tak tau apa yang terjadi .

“tidak.. hanya eomma dan appa . aku nanti kembali lagi kesini untuk menemanimu dan chin ho dia ada tugas dengan teman temannya . jadi ku bawa saja sekalian bersamaku . tidak papa kan jagi kau ku tinggal sebentar ?”

“gwenchanayo oppa . kajja !”

akhirnya mereka pun segera berangkat menuju tujuan masing masing . kini tinggal aku sendiri di rumah . aku ingin mengenang seluruh isi rumah ini sebelum aku pergi nanti . aku akan merindukan semuanya . aku akan merindukan kamar kecilku yang dingin itu . aku akan merindukan kamar chin ho yang berantakan . aku akan merindukan suara dengkuran appa saat sedang menonton TV, aku akan merindukan suara pisau yang eomma mainkan jika sedang membuatkan makan malam, dan yang terpenting aku akan merindukan rumah pohon yang aku buat dengan eunhyuk oppa 2 tahun yang lalu . aku pergi menuju ke rumah pohon itu dan aku membawa secarik kertas dan bolpen kesayanganku .

aku mulai menulis .

Note To God

tuhan.. biarkan aku saja yang pergi…

tapi tolong ijinkan aku bertemu dan menciumnya sebelum kau bawa aku ke surga..

ijinkan aku berpamitan dengan hyuk jae..

hanya itu pintaku.. aku ingin dia bahagia, jadi biarkan aku bertemu dengannya..

Lee So Hyeong

kububuhkan tanda tanganku di catatanku itu . dan aku mulai menulis sebuah catatan lagi . kali ini untuk seseorang yang aku sayangi . aku mulai menangis dan tanpa kusadari eunhyuk oppa sudah sampai lagi di rumah . sepertinya dia mendengar suara tangisanku dan langsung menuju ke rumah pohon .

“hyeong-ssi kau kenapa ? kau sedang apa ?” tanya eunhyuk oppa panik .

“aku tau . aku tau oppa.. aku tau aku akan pergi meninggalkanmu sebentar lagi”

“aa..aaa…a..apa yang kau katakan jagi aku tidak mengerti maksudmu ?”

“kau tidak usah berpura pura di depanku oppa . aku sudah tau semua . tentang ataxia . tentang kehidupanku.. aku tau semuanya oppa..” jawabku menahan tangisku yang tadi sempat kuhentikan .

-Eunhyuk POV-

“kau tidak usah berpura pura di depanku oppa . aku sudah tau semua . tentang ataxia . tentang kehidupanku.. aku tau semuanya oppa..”jawabnya menahan tangisnya yang sempat terhenti tadi .

apaaa ? bagaimana dia bisa tau ? astaga.. eunhyuk.. kau harus bertanggung jawab sekarang..

“jadi kau sudah tau jagi.. tapi kau tidak akan meninggalkanku sekarang jagi.. masih banyak waktu yang ingin aku habiskan bersamamu” aku menghampirinya dan duduk disampingnya

“oppa.. maafkan aku.. selama ini aku selalu menjadi seorang yeoja yang merepotkanmu . aku tidak bisa menjadi seorang yeoja yang mandiri seperti layaknya yeoja yeoja lain diluar sana . aku seorang yeoja yang manja . tapi yeoja ini akan merindukan celotehan hangat dari bibirmu oppa . yeoja ini akan merindukan kasih sayangmu oppa . yeoja ini akan merindukan segala sesuatu yang kau berikan oppa . aku sayang padamu oppa” ucap hyeong seraya memelukku .

aku menangis.. hahaa.. rasanya lucu yaa . seorang namja sepertiku bisa menangis juga . aku pun memeluk hyeong dan mulai berkata

“namja ini pasti juga akan merindukan kenakalanmu jagi . namja ini pasti juga akan merindukan pukulan pukulanmu jagi . namja ini pasti juga akan merindukan senyumanmu . namja ini pasti juga akan merindukan segala yang kau berikan untukku jagi..” balasku sambil mencoba tersenyum .

kami berdua tenggelam dalam tangisan kami dan entah aku tidak tau bagaimana bisa hyeong tidur diatas pangkuanku dan mulai berbicara lagi

“oppa apa kau akan menikah denganku ?”

“ne.. tentu saja . itu sudah pasti”

“lalu kau ingin mengenakan baju apa ?”

“aku akan mengenakan tuxedo putih”

“kau ingin memiliki berapa anak, oppa ?”

“aku ingin memiliki 15 anak agar bisa meneruskan super junior kelak” jawabku . “lalu kau ingin memiliki berapa anak jagi ?”

“mmm..”

“kira kira siapa saja yaa yang akan hadir di pernikahan kita nanti ?” tanyaku lagi pada hyeong . hyeong mulai memejamkan matanya dan menggenggam tanganku .

“siapa ya?” jawabnya lirih.. kurasakan genggam tangannya mulai lemah .

“aku ingin kau mengenakan gaun putih panjang di lengkapi dengan bunga di bagian depannya . apa kau setuju denganku jagi ?” hyeong hanya diam kali ini . genggaman tangannya lepas .

“jagi..! jagi..! buka matamu jagi.. kau jangan menakutiku..” ucapku terisak . aku menggoyang goyangkan tubuh hyeong tapi tidak ada respon darinya .

“jagi……. kau tidak bolah meninggalkanku sekarang ! bangun jagi bangun !”

-Funeral POV-

yaaa kini yang sedang tidur di bawah sana adalah Lee So Hyeong, gadis yang kucintai . tertulis jelas nama itu di atas batu nisan . Rest In Peace Lee So Hyeong 4 April 1988 – 15 Juli 2010 .

kini hari itu tiba . hari yang tidak pernah kau inginkan selama hidupku . yeoja yang selama ini aku cintai akhirnya meninggalkanku dan tak akan pernah kembali lagi .

suasana di pemakaman hyeong sangatlah tenang . mungkin karena hyeong memang seorag yeoja yang baik hati . aku tidak sendiri . aku bersama seluruh member super junior .

“hyung~ kau harus merelakan hyeong . kau sudah menjaganya dengan baik selama ini . hyeong pasti tersenyum melihatmu dari surga” hibur kyuhyun padaku .

yaa benar apa yang kyu katakan barusan . walaupun aku tau dia juga sangat kehilangan hyeong teman baiknya . tapi aku benar benar haru merelakan hyeong sekarang ini .

sepulang dari pemakaman aku tidak langsung ke apartmentku . aku menuju kerumah hyeong lagi . aku menuju ke rumah pohon tempat saksi kepergian hyeong .

di situ aku menemukan catatan yang tertempel pada batang pohon . tertulis

‘note to god . tuhan.. biarkan aku saja yang pergi.. tapi tolong ijinkan aku bertemu dan menciumnya sebelum kau bawa aku ke surga.. ijinkan aku berpamitan dengan hyuk jae.. hanya itu pintaku.. aku ingin dia bahagia, jadi biarkan aku bertemu dengannya’

airmataku mulai tak terbendung . aku mendengar seorang yeoja memanggil namaku .

“eunhyuk oppa . sepertinya catatan itu sampai pada tuhan”

hye..hye..hyeong ??

“oppa kau tidak perlu takut . ini aku hyeong . aku hanya ingin berpamitan denganmu . jagalah dirimu baik baik . aku akan mengawasi dari surga . jangan kau buat orang lain marah padamu yaa”

“hyeong.. kau..”

“ssttt.. aku mencintaimu oppa”

hyeong mencium bibirku kemudian dia pergi.. yahh kini dia akan pergi ke surga..

aku menundukkan kepalaku dan tanpa sengaja kutemukan sebuah surat bertuliskan

‘Note To Eunhyuk Oppa’

kubuka surat itu dan aku mulai membacanya . tinta biru.. ini dittulis menggunakan warna tinta kesukaanku..

kau bisa melarikan diri dari orang yang kau takuti . kau bisa melawan orang yang kau benci . tapi bila kau mencintai seseorang yang harus meninggalkanmu, kau tak punya pilihan lain . bagaimana kau bisa membawanya melarikan diri dari takdir ? bagaimana kau bisa melawan takdir ? bila nyawamu satu satunya yang harus kau berikan untuk orang yang kau cintai, bagaimana mungkin kau tidak memberikannya ? bila itu orang yang benar benar kau cinta ?

kau tak perlu melakukan itu padaku jagi..

aku tak mau kau melakukannya untukku meskipun rasa sayangmu padaku berkali kali lipat . aku tidak ingin kau melawan takdirku . aku yakin tuhan sayang pada kita berdua . mungkin ini memang jalan terbaik dari tuhan untuk kita berdua jagi.. jangan menangis lagi . aku pasti bahagia di sini . jagalah dirimu baik baik . masih ada chin ho, eomma dan appa . kau tidak sendiri jagi..aku akan selalu mendoakanmu bahagia . aku menyetujui semua pilihanmu . masih banyak orang yang lebih baik dariku jagi.. aku percaya padamu…

tangisanku semakin deras tak terbendung lagi . aku berhenti sejenak lalu kubalikkan kertas itu .

jagi.. aku tau saat membaca surat ini aku sudah pergi . tapi kau tak perlu menyesal . aku menyayangimu . kita pasti akan bertemu lagi suatu saat nanti . aku akan selalu ada disampingmu . mungkin kau tak bisa melihatku tapi kau pasti bisa merasakannya . jagalah super junior untukku . tetaplah pada pendirian kalian untuk selalu menjadi 15 member yang bahagia . berikan salam dan sayangku untuk mereka semua . kau akan selalu menjadi orang tersayangku .

jagi.. akan kusampaikan pada tuhan bahwa kau akan menjadi penghuni surga bersamaku suatu saat nanti . bahagialah.. aku ingin melihatmu bahagia.. berikan senyuman termanismu untukku jagi setelah kau membaca surat ini . aku bahagia melewati suka dan duka bersamamu jagi . kau sudah menjagaku dan mengajariku untuk menjadi seorang yang dewasa dalam mengahadapi apapun . aku adalah seorang namja yang baik dan pengertian jagi.. ku yakin banyak yang akan mengantri ingin menjadi pendamping hidupmu . jangan kau tolak ! aku marah jika kau tolak ! pilihlah satu jangan semua .

hahaa.. dia masih sempat bercanda saja di surat itu . tawaku sembari menangis . kubaca lembar kedua ..

sekali lagi terimakasih eunhyuk oppa . akan selalu kuingat nama itu . aku tidak akan melupakanmu oppa.. jadilah seorang dokter dan artis yg sesuai dengan keinginanmu oppa.. temukan obat yang membuatku meninggalkanmu . selamatkan banyak orang ! aku tau kau bisa melakukannya oppa..

SARANGHAEYO YEONGWONHI JAGI.. ^^

Lee So Hyeong

airmataku semakin menjadi jadi . tapi aku harus berikan senyumanku untuk hyeong disana agar dia bisa melihat tersenyum . hyeong kau melihatku tersenyum kan ? ini untukmu ya ! aku kan menemukan obat yang membuatmu meninggalkanku . akan ku selamatkan banyak orang demi dirimu jagi.. aku janji.. saranghaeyo yeongwonhi jagiya..

*5 tahun kemudian*

“Dokter Lee” panggil seorang suster padaku .

“ya !” aku menoleh padanya .

“ada pasien yang harus kau tangani, dokk . dia mengidap penyakit ataxia . rumah sakit hanya bisa berharap kepadamu, dok . kau telah berhasil menemukan obatnya dan kau harus menyembuhkan pasien ini” jelas suster sambil berjalan dan memberikanku keterangan pasien itu .

“jadi siapa namanya…” jawabku sambil membaca surat keterangan itu . degg !! mataku terbelalak dan aku berhenti berjalan saat membaca nama pasien itu .

“hyeong.. nona kim song hyeong..” jawab suster dengan cepat .

aku menghela nafas panjang dan kemudian aku bicara .

“baiklah . ayo kita sembuhkan nona hyeong”

di hari itu juga nona nyeong harus di operasi dan mendapat segala obat dariku . hasilnya.. sungguh luar biasa.. nona hyeong sembuh dari penyakitnya hanya dalam waktu 5 hari .

“nona hyeong” sapaku pada hyeong yang sedang berada di taman rumah sakit .

“ne.. dokter lee”

“apa kau sudah merasa baikan ?”

“sangat.. terimakasih dok.. kau telah menyelamatkan hidupku” jawabnya dengan senyum kecil yang tersungging di bibirnya itu .’deg..’ perasaan ini . apa aku jatuh cinta dengan pasien ini. tapi bagaimana bisa ?

aku membalas senyuman nona hyeong dengan senyumanku .

hyeong-ssi.. ah jagiya.. aku telah berhasil mewujudkan impianmu itu . aku berhasil menemukan obat dari penyakitmu . kini aku telah menyembuhkan seorang pasien yang namanya mirip denganmu . haha.. sungguh suatu kebetulan yang mengejutkan . dia mempunyai sifat yang mirip juga denganmu . mungkin nanti.. dia yang akan menjadi pendampingku menjadi penggantimu . kau tidak cemburu kan hyeong ? aku harap tidak .

~the end~

P.S : akhirnya selesai chingu ff ini… beneran panjang kan . pegel nih duduk 6 jam nangkringin leptop . kalo ada yang nyoba baca ff ini pake lagunya trus sukses . bilang aku yaa *ngarep*.

aku tunggu komennya . semoga aku bisa bikin ff bagus yang lain yaa..

annyonghaseyo ^^

Advertisements

14 responses to “Between You and God (end-twoshot)

  1. temaaaaaaaaaaaaan semoga kalian suka . hiks hiks hiks . mian cuma bisa nulis segini . author capek mau tidur . ^^

  2. Aku udah dengar lagunya kok ^^
    sedih baca suratnya T_T… Kim so hyeong generasi kedua pasti akan jagain eunhyuk XDD, ditunggu karya yg lain…
    Aku kasih semua member suju dech, tangkap yah !!! XDD

  3. oiya ! buat yg ngomen kmrn trus ngira pnyakit.a itu ataxia . SELAMAT ANDA BENAR ! anda mendapat tiket nonton dream concert beserta penjual.a ! ^^

    • @cutcutcut ah ne.. gomawo chingu-ya uda bca ff ku . ^^ feel shy to hear that . tunggu ff ku yg lain ya

      On Fri May 21st, 2010 8:14 AM EDT

  4. Onnie, pas aku baca, aku hampir mau nangis… Sedih bgt onn…. Sediiiiiiiiiiiihhhhhhhhhh….. >.< Bagus deh onn^^ xD

    • @yola gomawo chingu uda mau baca ^^ . yaah.. author lebih cengeng ni . waktu ngetik malah nangis sendiri . hhi

      On Fri May 21st, 2010 12:05 PM EDT

  5. Kyaaaaa..saya telat baca!! *dance sorry2*

    ataxia?? Bener ya tebakanq? *jingkrak2*
    kayaknya aq bakat jadi dokter *ngaco.com*

    itu tiket dream concert teh bwt saya?? *hug author*
    tp mana?? Salah alamat kyaknya ni..ga nyampe ke aq tiketnya
    ga bsa nonton deh *sarap*

    eh author, part ni panjang ye..hehe *digetok*
    tp bagus euy..ayo ayo bikin lagi ep ep laennya ^^

    yasud lah..kepanjangan ni komennya XD gapen lagi
    hehe

    • bener bener bener cantiiikk..
      lhoo harusnya nyampe tu tiketnya . kalo yang jual sampe nggak ? *author sarap*
      iyee panjang kan.. aku.a juga bingung kenapa bisa jadi panjang gini . yang penting reader terhibur *hug semua reader* . saia mau memajukan ff suju di sini . okeokeoke ? jadi dukung saya . wkwkwkwkwk^^ . muah muah

  6. Pingback: the new fanfiction was out ! read read read.. ^^ « sannishara here~ ^^·

  7. huaaaaaa sedih bgt FF nya T~T romantis banget thor sumpah XD
    ak suka banget banget XD kekekeke~
    ak gemeteran loh baca FFnya -_- #bukanlebay

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s