Mix Story Part 1

Title : Mix Story

Author : shinbitokiicecream (shinbi)

Cast :
Peter Bi                      : Han Shinbi as Peter Pan
Jonghyunbell              : Kim Jonghyun (SHINee) as Tinkerbell
Hyungjun Hood          : Kim Hyungjun (SS501) as Robin Hood
Yunho Hood                : Jung Yunho (TVXQ) as Robin Hood’s brother
Soohyun Darlings      : Park Soohyun as Wendy Darlings
Sleeping Yoora           : Kwon Yoora as Sleeping Beauty
Prince Hankyung       : Hankyung (Super Junior) as Prince of Sleeping Beauty

Rating: G

Length : Crossover

Genre : Friendship

Mix Story : Prolog , Part 2, Part 3

Sampailah Peter Bi dan Jonghyunbell di dunia lain. Mereka terbang mengelilingi rumah penduduk untuk mencari anak-anak yang bermimpi tentang Neverland.

“Jonghyun, dimana rumah anak yang sedang memimpikan Neverland?”

“Sebentar..” Jonghyun menggunakan sihirnya untuk melihat mimpi anak-anak yang tertidur pulas di wilayah itu. “Igo!”

Jonghyun menunjuk sebuah rumah bertingkat dengan jendela biru di lantai atas. Shinbi dan Jonghyun segera menghampiri rumah itu. Mereka membuka jendela tersebut dengan mudah karena sepertinya pemiliknya lupa untuk menguncinya. Setelah itu, mereka melihat kamar tersebut kosong. Hanya seorang laki-laki memakai topi hijau dengan bulu merah di atasnya dan baju serba hijau tertidur pulas di kamar itu.

“Piyama yang lucu.” Shinbi terkekeh dan berusaha membangunkan orang itu. “Hei bangun…”

“Shinbi, tung…” sebelum Jonghyun sempat menghentikan Shinbi, orang itu sudah terbangun dan meregangkan tubuhnya. Kemudian kaget melihat Shinbi.

“Kamu siapa?”

“Aku? Kamu tidak kenal aku?” Shinbi meyakinkan.

Orang itu menggelengkan kepalanya.

“Jonghyun! Kamu tidak salah? Ia tidak mengenalku. Mana mungkin ia bermimpi tentang Neverland.”

“Apakah kamu The Darlings? Harusnya Soohyun Darlings adalah seorang perempuan.” Jonghyun mencoba menerka-nerka.

“Memang dia perempuan.” Jawab orang itu.

“Lalu kamu siapa?” tanya Shinbi dan Jonghyun bersamaan.

“Kalian yang siapa?”

“Jumlah kami lebih banyak, harusnya kami yang bertanya kamu siapa.” Jawab Shinbi.

“Aku Hyungjun Hood. Kalian?”

“Aku Peter Bi dan dia periku Jonghyunbell. Cepat katakan dimana The Darlings!” desak Shinbi.

“Aku tidak tahu. Tadi kakakku yang mengajakku ke sini. Karena aku ditinggal kakakku bermain bersama Soohyun, aku ketiduran. Dan saat aku bangun, mereka sudah tidak ada. Malah kalian yang ada di sini.”

“Aigoo, bagaimana ini?? Aku harus membawa seseorang ke Neverland agar umurku tidak bertambah.” Keluh Shinbi.

“Kalian bisa ikut denganku mencari mereka. Mungkin mereka main ke hutan seperti biasanya.” Sambung Hyungjun.

Akhirnya Shinbi dan Jonghyun menerima tawaran Hyungjun untuk mencari Soohyun dan Kakak Hyungjun.

-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-

Keesokan paginya, mereka sampai di sebuah hutan berduri yang sangat lebat.

“Kamu yakin mereka main di tempat seperti ini?” Shinbi meyakinkan.

“Mereka itu kalau sudah bersama, tidak kenal waktu dan tempat.” Jawab Hyungjun sambil meneruskan perjalanannya. Tiba-tiba mereka bertemu seseorang yang sedang kebingungan di depan pohon-pohon berduri yang sangat lebat.

“Siapa kalian?” tanya orang itu saat melihat rombongan Shinbi, Hyungjun, dan Jonghyun yang mendekat ke arahnya.

“Harusnya kami yang bertanya kamu itu siapa. Kami bertiga, sedangkan kamu sendirian.” Jawab Shinbi dan Jonghyun secara bersamaan.

“Aku Pangeran Hankyung. Aku ingin menyelamatkan putri yang tertidur dibalik pohon-pohon berduri ini.”

“Mwoo?? Mana ada seorang putri mau tidur di semak berduri seperti ini. Lucu kamu itu. Hahahaha..” Sahut Shinbi sambil tertawa.

“Bukan di atas semak berduri itu. Kata seorang peramal, dibalik pohon-pohon berduri ini ada sebuah kerajaan dan di dalamnya terdapat putri yang sedang tertidur, menunggu untuk ku selamatkan.” Cerita Pangeran Hankyung. Shinbi dan kawan-kawan berpikir sejenak.

“Jonghyun, terbang dan lihat apakah benar di balik pohon-pohon ini ada kerajaan.”

“Wokeh.” Jawab Jonghyun kemudian terbang dan menghilang selama beberapa saat. Setelah itu ia kembali, “Memang benar ada kerajaan dibalik pohon-pohon ini.”

“Baiklah, aku akan membantumu untuk menyelamatkan putrimu.” Kata Hyungjun.

“Mwoo? Lalu bagaimana dengan Soohyun dan kakakmu?” tanya Shinbi.

“Hankyung membutuhkan bantuan kita.”

“Baiklah, setelah membantunya kita harus cepat menemukan Soohyun. Aku tidak punya banyak waktu. Jonghyun, beri mereka sihir terbang.”

Jonghyun segera meniupkan sesuatu yang berbinar dari telapak tangannya pada Hyungjun dan Hankyung. Lalu mereka berempat terbang melewati pohon-pohon berduri itu dan sampailah mereka di istana yang kosong, tidak terawat, serta banyak tanaman liar tumbuh dimana-mana.

Mereka memasuki istana tersebut dan mulai mencari putri yang dimaksudkan Hankyung. Akhirnya mereka menemukan putri itu sedang tertidur pulas di sebuah kamar mewah. Shinbi langsung mendekati putri itu, “Hei putri bangun. Kami sudah datang untuk menyelamatkanmu. Sekarang bangunlah.”

Putri itu tetap tertidur dan tidak bergeming.

“Putri! Bangunlah! Aku tidak punya banyak waktu!” Shinbi mengguncang2kan badan putri itu. Hyungjun cepat-cepat menghentikan Shinbi dan menarik tangannya.

“Biar Hankyung yang membangunkan putri itu dengan caranya sendiri.” Shinbi menuruti Hyungjun untuk menjauh dari putri tersebut.

Hankyung lalu mendekati putri tersebut dan mencium bibir merah putri tersebut.

“Aish..aku tidak suka melihat adegan seperti ini.” Shinbi membalikkan tubuhnya. Hyungjun hanya tersenyum kecil melihat tingkah Shinbi.

Beberapa saat kemudian putri tersebut bangun dan akhirnya ia dan Hankyung menjadi sepasang kekasih dan akan menikah.

-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-

“Terima kasih atas bantuan kalian.” Kata Putri Yoora pada mereka bertiga.

“Sama-sama. Kalau begitu kami akan pergi. Sampai jumpa.” Kata Shinbi tergesa-gesa.

“Kalian tidak menunggu pesta pernikahan kami dahulu?” tanya Hankyung.

“Ah tidak terima kasih. Kami terburu-buru. Selamat berbahagia.” Kata Shinbi sambil menarik tangan Hyungjun dan mengajaknya terbang.

Mereka melintasi pohon-pohon berduri itu dan melihatnya bergerak perlahan masuk ke dalam tanah karena sihir yang menidurkan putri tersebut telah terpatahkan. Tiba-tiba Shinbi melihat seekor kelinci yang ketakutan berlari di tengah semak berduri yang masuk ke dalam tanah. Shinbi yang melihat temannya dalam kesulitan tidak bisa tinggal diam. Ia segera meluncur ke bawah.

“Kamu mau kemana?” tanya Hyungjun yang melihat Shinbi berbalik arah.

“Aku harus menyelamatkan temanku.”

Hyungjun segera mengejar Shinbi dan menarik tangannya, “Pohon-pohon berduri itu terlalu berbahaya untukmu.”

“Tapi aku harus menyelamatkan kelinci itu!” Shinbi tetap bersikeras dan meluncur ke bawah. Saat ia berhasil menangkap kelinci itu, sebuah pohon besar yang akan masuk ke dalam tanah berbelit ke arahnya. Hyungjun yang melihat Shinbi dalam keadaan bahaya, langsung mendekap Shinbi dan menyelamatkannya dari belitan pohon berduri itu.

“Argh!” saat berusaha membawa Shinbi menjauh dari pohon berduri itu, kaki Hyungjun tergores sebuah duri besar.

“Hyungjun?”

“Gwenchana. Kita harus segera pergi dari sini.” Hyungjun tetap mendekap Shinbi yang sedang membawa seekor kelinci dan membawanya terbang menjauh.

Di tengah-tengah perjalanan tiba-tiba sihir terbang yang diberikan Jonghyun mulai menghilang dan membuat Hyungjun jatuh. Shinbi yang melihat Hyungjun akan jatuh, berusaha menariknya. Tapi ternyata Shinbi tidak kuat menahan beban tubuh Hyungjun. Akhirnya mereka berdua jatuh ke tanah bersamaan dengan posisi Shinbi menindihi Hyungjun.

“Apa yang kalian lakukan?! Shinbi cepat bangun!” Dengan badannya yang mungil, Jonghyun berusaha mengangkat Shinbi. Shinbi segera tersadar dan bangun dari posisi yang tidak mengenakkan itu.

“Jonghyun! Kenapa tidak menambahkan sihir terbang Hyungjun?!” kata Shinbi kesal sambil merapikan pakaiannya.

“Kita saja yang terbang. Biar dia jalan saja.” Jawab Jonghyun ketus.

“Hari sudah gelap. Bagaimana kalau kita beristirahat saja dulu di sini. Besok baru melanjutkan perjalanan lagi.” Tawar Hyungjun.

“Ide bagus. Sayapku sudah capek terbang seharian.” Kata Jonghyun sambil memukul-mukul pundaknya.

“Baiklah, aku akan tidur kalau begitu.” Lanjut Shinbi.

“Aku juga akan tidur. Sampai besok Shinbi.” Sahut Jonghyun lalu terbang ke atas pohon untuk mencari daun yang nyaman dipakai tidur.

“Ne.. Sampai besok juga, Jonghyun.” Balas Shinbi sambil mencari semak-semak empuk untuk dijadikan tempat tidur.

Shinbi mulai memejamkan mata dan memulai tidur. Tiba-tiba ia terpikirkan sesuatu. Ia tadi hanya mengucapkan selamat tidur pada Jonghyun. Padahal ada satu orang lagi di situ.

Ia bangkit dari berbaringnya, “Kamu tidak tidur?” tanyanya pada Hyungjun yang duduk di depan perapian.

Ia tersenyum pada Shinbi, “Tidur saja duluan.”

Shinbi membaringkan tubuhnya lagi sambil bergumam, “Kenapa aku bertanya padanya tadi? Harusnya aku tau kalau dia mengantuk, dia akan tidur dengan sendirinya.” Kemudian ia memejamkan matanya kembali. Tiba-tiba di pikirannya terbesit kejadian-kejadian tadi. Ia teringat akan sesuatu dan langsung membuka matanya, “Jangan-jangan ia tidak bisa tidur karena…”

Ia mendudukkan dirinya lagi dan menatap Hyungjun. Hyungjun yang merasa diperhatikan langsung menoleh ke arah Shinbi.

“Kenapa lagi?”

“Tidak bisa tidur.” Jawab Shinbi singkat lalu menghampiri Hyungjun dan duduk di sampingnya. Mereka berdua duduk dalam diam. Shinbi sesekali melihat ke arah kaki Hyungjun yang tergores duri pohon karena menolongnya tadi.

“Itu masih sakit?” tanya Shinbi sambil menunjuk luka Hyungjun.

Hyungjun melihat ke arah tunjukan Shinbi, “Oh, tidak kok.”

Shinbi yang tidak percaya pada perkataan Hyungjun tiba-tiba memencet luka Hyungjun.

“Argh!” Hyungjun pun berteriak kesakitan dengan spontan.

“Ssst! Jangan keras-keras. Nanti Jonghyun bangun. Sini kakimu!”

“Mau apa? Nanti kamu pencet lagi.”

“Katanya tadi sudah tidak sakit.” Shinbi berjongkok kemudian meraba luka Hyungjun dengan tangannya. Dari tangannya berloncatan sesuatu yang menyilaukan dan membuat luka Hyungjun sembuh perlahan-lahan.

“Wah..” Hyungjun takjub dengan hal yang dilakukan Shinbi barusan.

“Gumawo sudah menolongku tadi. Selamat tidur.” Shinbi berdiri lalu ia melangkah kembali ke tempatnya tidur. Hyungjun memandanginya dengan senyum mengembang di wajahnya.

-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-

TBC….

Mohon commentnya ya semuanya…

Boleh mereplace tokoh di sini dengan nama kalian sendiri kok,, asal harus comment ya…

Yang sudah mampir dan comment author ucapkan beribu2 terima kasih… *bow berkali-kali* hhe…. =)

Advertisements

20 responses to “Mix Story Part 1

  1. Pingback: Mix Story Part 2 « FFindo·

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s