“HADIAH TERINDAH” (one shoot)

Annyeong…choikha imnida. Aku adalah seorang ELF. Aku sangat menyukai super junior terlebih lagi leader mereka park jungso. Aku mulai menyukainya karena aku melihat kebijaksanaannya dalam memimpin member yang lain. terlebih lagi ia sangat tampan dan manis. Rumahku terletak tidak jauh dari dorm mereka tinggal. Aku bekerja sebagai pengantar Koran. Setiap pagi aku mengantarkan Koran ke rumah pelanggan. Dan aku juga sering mengantar Koran ke dorm mereka. aku selalu menggunakan topi den mengenakan jamper. Rambutku yang panjang selalu ku sembunyikan di balik topi yang ku kenakan. Dan setiap pagi itu pula ketika aku mengantar Koran itu ke dorm mereka, yang selalu membuka pintu dan menyapaku dengan ramah adalah park jungso. Ia tersenyum manis padaku. Senyumnya manis sekali. Tetapi aku tidak membalas senyumnya padaku, karena aku takut. Jika ia mengetahui bahwa aku jatuh cinta padanya. Aku pasti akan sangat malu sekali. Hari ini setelah cukup lelah mengantar Koran, aku pun berhenti di sebuah taman yang terletak tidak jauh dari rumahku. Aku membuka jamper dan topi yang kukenakan. Rambutku tertiup angin sejuk pagi hari ini. aku memejamkan mataku sambil menikmati segarnya udara pagi hari ini. namun aku terkejut dengan seseorang yang menyapaku dan suaranya tidak asing lagi di telingaku. Ya…ia adalah park jungso.

Read Article →

Dongsaengku down syndrome part.1

Aku memiliki seorang istri yang sangat kucintai. Istriku mengandung anak kedua kami. Kibum anak pertamaku baru berumur 2 tahun saat itu. Ketika istriku melahirkan anak kedua kami, seorang dokter memberitahukan kepada ku sebuah kenyataan yang di mana saat itu aku tidak bisa menerimanya. Karena anakku itu tidak terlahir secara sempurna. Tidak seperti anak lainnya yang memiliki wajah yang sempurna. Aku sengaja tidak memberitahukan kebenaran ini pada istriku. Karena setelah ia bersalin, istriku itu tidak sadarkan diri. Dan saat itu adalah saat yang tepat, dimana aku harus membuang anak itu, karena aku khawatir dengan adanya anak itu akan mempermalukanku. Aku sengaja meninggalkan anak itu di sebuah rumah yang sangat jauh dari kota, aku meninggalkan anak ku itu, dengan menyelipkan sebuah surat dan sebuah kalung dengan cincin yang ku lingkarkan di lehernya. Kemudian aku pun kembali kerumah sakit dan meninggalkan anak itu sendiri di depan rumah tersebut. Sesampainya aku di RS, istriku tercinta sedang menantiku di ruangan tempat ia di rawat.

Read Article →