At Least I still have U (2/5)

Author : Thata

Cast : Minho SHINee, Yuri SNSD(Lim Yeungi), Yoona SNSD (Queen Jei), Chung *msih rahasia*

Genre : Romantic , Friendship

Rating  : G

Lenght : Short Story

A/N : ceritanya hanya fikti belaka dan murni dari thata, hanya thata. hehehhee~

prev FF: part1

NO SILENT READER PLEASE

“kau tahu? Didunia ini hanya ada satu pria yang paling baik yang akan kau temui dalam hidupmu, dan itu adalah pasangan hidupmu”

Matanya berwarna merah membara seperti darah kental yang mengalir didalam denyut nadimu, giginya begitu tajam-tajam seolah-olah dia ingin menggigit lehermu dan memakan dagingmu,kupingnya panjang menjulang keatas seperti kuping-kuping kurcaci yang pernah kau lihat di TV, dan lagi dia memiliki sayap hitam tidak seperti sayap-sayap putih yang kita lihat juga di TV, dan ada tanduk dikepalanya.

“itu adalah wujudku yang sesungguhnya,” ucapnya dan dia kembali memelukku. Entah mengapa untuk kali ini aku terdiam tidak mngelak dari pelukannya, pelukannya begitu hangat dan panas. Apakah ini panas api neraka?

“kenapa kau datang?” tanyaku lagi, dan kali ini dia menjawabnya dengan tenang.

“karna kau memanggilku,”

“jujur, kenapa kau datang?” tanyaku lagi dan lagi, ini masih saja menjadi teka-teki untukku. Dia melepaskan pelukannya, aku melihatnya dengan jelas sekarang, dia memakai kemeja putih dan celana panjang putih, kulitnya putih pucat seperti tidak ada darah didalam tubuhnya, matanya berwarna coklat terang persis seperti mata elang.

“jika ada yang menyanyikan atau memainkan lagu itu, arwah-arwah yang berada didekatnya akan datang dalam wujud manusia dan akan menghilang jika tugasnya sudah selesai,” jawabnya, dia duduk disudut ranjangku dan wajahnya berkerut sedang berfikir keras,”urusanmu yang tertunda akan ku selesaikan,” ucapnya.

“aku tidak punya urusan tertunda, aku tak butuh bantuan,” selaku, aku sekarang meletakkan sapu kepada tempatnya, dan mengikat rambutku yang panjang dengan kuncir kuda. Duduk disampingnya, dan merasakan hawa hangat yang menyejukkan bagi tubuhku.

“aku belum tau, tapi ada saatnya kau akan butuh bantuanku.” Katanya, dia berbalik memandangku,”untuk sementara ini aku akan tinggal bersamamu,”ucapnya senang.

“enak saja, kau menambah beban hidupku tau!” bantahku

“ayolahh!! Akan ada saatnya kau butuh bantuanku miina, hehehe” rayunya

“cihhh! Lagian mengapa setan yang datang? Kenapa tidak arwah saja? Setidaknya mereka tidak bawel sepertimu,” ucapku kesal

“karena yang dekat dengan tubuhmu itu adalah aku, arwah-arwah yang lain tidak ada, hanya ada aku seorang,”jawabnya bangga

“jadi selama ini yang mengikuti aku itu kau?” tanyaku, dia mengangguk-angguk senang,”dan bisik-bisikan itu?” dia semakin senang untuk mengakui perbuatannya.

‘plakkk!!!

“omo! Kenapa kau menimpukku siih?” tanyanya kesakitan, aku menimpuknya dengan buku tebal yang berada dimeja riasku.

“berarti kau juga ada saat aku ganti pakaian dan mandi, dasarrr cabul!” tuduhku dan aku menimpuk-nimpuknya dengan buku tebal itu lagi.

**dockidocki**

“ohh Tuan Chung!” sapa ramah resepsionis dan tersenyum manis kepada Chung.

“aku pesan seperti biasa ya,” pesan chung, dia sudah duduk disofa tunggu, dan aku sudah tahu kalau si resepsionis itu akan memanggilku.

“lim yeu..” panggil si resepsionis dan aku sudah keluar deluan tanpa aba-aba darinya lagi, aku menghampiri Chung dengan wajah jutek. Chung terkejut, dia langsung berdiri dan menyapaku dengan wajahnya yang sekarang sudah agak kemerah-merahan karena alkohol yang diminumnya.

“ditempat biasa?” ucapnya, aku hanya berjalan malas-malasan keruangan 10 , dimana tempat biasanya Chung dan aku mengobrol-ngobrol. Kali ini aku tidak banyak tingkah, aku hanya diam membisu tidak menikmati pekerjaanku kali ini, karena dia akan memakaiku untuk seharian penuh dan say goodbye dengan tamu-tamu yang lain.

“hukss….huksss..!!” tiba-tiba dia menangis ketika kami sudah masuk didalam ruangan 10, aku menghampirinya. Butiran-butiran besar air matanya keluar begitu saja.

“kau kenapa?” tanyaku agak sedikit merendahkan suara

“untuk kali ini saja maukah kau pulang bersamaku?” pintanya dengan sangat memohon, aku tak tahu bahwa Chung begitu menyukaiku.

“tapi hari ini aku ada janji,” jawabku, kali ini aku tidak bohong. Karena si iblis itu memang ingin menjemputku nanti ketika pulang. Tapi aku tidak tega melihat wajah Chung yang begitu merana mendengar penolakanku kali ini. Aku iba melihatnya, ya setidaknya Lim Yeungi yang terkenal dingin dan cuek memiliki sifat sensitif juga.
“hukss…huksss..!” dia kembali menangis.

“baiklah, aku akan pulang denganmu,” ucapku pada akhirnya, dia terkejut dan berhenti menangis. Ekspresinya begitu mengejutkan, dia tidak akan menyangka bahwa aku akan menerima ajakannya kali ini.

“kau mau?” tanyanya untuk meyakinkan itu benar, dan aku mengangguk-angguk tanda itu benar.

Setelah habis jam kerjaku, Chung sudah menungguku untuk pulang bersama. Wajahnya begitu ceria, dia membukakan pintu mobilnya untukku. Dia mengemudikan mobilnya dengan pelan, dia bersenandung ceria. Sesekali dia berhenti untuk membelikanku bunga. Tibalah kami direstoran mewah, dia membawaku ke restoran itu. Dia memilih pesanannya dan aku membuka menu, makanan-makanannya dalam bahasa china semua. Aku tidak tahu apa artinya, mungkin Chung tahu karena dia adalah orang china. Setelah makan, aku dibawanya ke pameran lukisan yang begitu mengagumkan. Sudah larut, dia mengantarku pulang dan berjanji akan membawaku ke tempat-tempat yang lebih bagus lagi dilain hari.

“bagus! Ternyata jalan-jalan dengan si gendut ya?” omel seseorang dari belakangku, si iblis itu melipat kedua tangannya dan berwajah kesal.

“waeya? Bukannya kau yang bilang kalau aku harus menerimanya?” selaku, aku membuka pintu rumahku dan membuka sepatuku. Dia ikutan masuk kedalam rumah, wajahnya masam.

“iya itu waktu aku jadi iblis, sekarangkan aku manusia, aku gak setuju lagi,”bantahnya, dia duduk disofa dan memanyunkan bibirnya.

“ngomong-ngomong kenapa kau menyetujuinya dulu?” tanyaku, aku ke dapur mengambil beberapa sachet capuccino dan dua cangkir, mengisikannya dengan air hangat.

“aku ini bisa dibilang malaikatmu juga, aku ingin melihatmu hidup bahagia tidak kesusahan lagi seperti dulu, dan karena itu aku membisikkanmu untuk menerima si gendut itu, karena dia begitu tulus mencintaimu dan kau tahu dia begitu berlimpah harta,” jelasnya tetap saja merengut.

“dan sekarang? Kenapa kau menolaknya?” tanyaku, aku memberikan cangkir kedua kepadanya, dia menyeduh capuccino itu perlahan dan mulai menjawab lagi.

“karna aku lebih baik daripada dia,” ucapnya yakin.

“wahahahahaaa~’ tawaku renyah, aku tak pernah tertawa serenyah ini. Ini benar-benar lucu dan konyol.

“ja..jangan tertawa,” bantahnya, dia bangkit dari sofa dan datang menghampiriku, kembali dia memelukku. Hangat tubuhnya membuatku ingin selalu dipeluk olehnya, aku terhanyut dalam pelukannya.

“hangat,” seruku masih saja dalam dekapannya, tubuhku seperti terserap oleh suhu tubuhnya, melemas dan merasa nyaman.

“aku adalah penghangatmu,” ucapnya, aku tidak mendengar ucapannya kali ini aku terbuai oleh pelukan hangatnya, begitu nikmat yang membuatku terhanyut akannya.
“kau adalah hidupku, kau tak bisa jauh-jauh denganku, kau membutuhkanku, aku juga membutuhkanmu,” jelasnya.

“panas!” hanya satu kata yang keluar dari mulutku, dan dia tetap memelukku tidak melepaskanku. Pelukannya semakin erat dan panas, isi-isi tubuhku terbakar akan kehangatannya dan membuat jantungku berdetak dengan sangat cepat.

“Yeungi?” panggilnya samar-samar dan untuk terakhir kalinya yang hanya aku ingat, pada akhirnya dia melepaskan pelukannya itu.

Kepalaku berat sekali, ketika aku buka kedua mataku. Diatas kepalaku sudah ada batu-batu es, dan alat kompres. Aku sudah ada diatas ranjang dan diselimuti dengan kain tebal oleh iblis itu. Dia tidur disisiku, sambil menggenggam erat tanganku, aku ternyata demam. Aku bisa melihat dia yang sedang tidur lagi, wajahnya begitu manis. Tapi apakah ini penglihatanku saja atau ini kenyataan? Kalau wujudnya seperti samar-samar akan menghilang.

“lebih baik istirahat saja, miina,” serunya dalam kantuknya. Aku segera berbaring lagi, dan membalut tubuhku dengan kain tebal itu. Panasku semakin meninggi ketika aku tidur bersebelahan dengannya.

“sebaikanya aku pindah saja,” serunya, dia bangkit membwa bantal dan tidur disofa yang ada didalam kamarku.

Tiga hari aku izin sakit, Queen dan teman-teman yang lainnya menjengukku. Mereka membawakan buah-buahan dan kue tar kesukaanku.

“ssst! Siapa namja itu?” bisik Queen yang dari tadi tersenyum-senyum genit saja ketika melihat iblis itu memberikan mereka the.

“aku gak tau,”jawabku dan reaksi Queen langsung berubah drastis.

“aghh~ kau jangan bohong, kalau gatau kenapa dia ada disini?” tanya Queen semakin penasaran, aku menatap wajah Queen yang lumayan cantik itu.

“tanya aja,” jawabku, seperti yang aku duga dia langsung menghampiri iblis itu.

“annyeong!” sapanya ramah, iblis itu tersenyum kepadanya sangat memautkan.

“kau tinggal disini ya?” tanya Queen memulai intrograsinya.

“ne,”

“kalau begitu kau siapanya Lim Yeungi?” buru Queen

“aku malaikat sekaligus iblis penjaganya,” Queen terkejut dengan jawabannya iblis itu.

“hehe~ kau pria yang romantis,” puji Queen dengan sungguh-sungguh,”namamu siapa?” sambung Queen penasaran.

“Minho,” jawabnya mantap, aku baru tahu kalau namanya Minho. Queen kembali ketempatku dan tersenyum-senyum genit.

“coba kau bilang dari awal kalau kau punya dia, pastinya aku ga akan menjodoh-jodohimu dengan si gendut chung itu,” kata Queen.

“hahahhaaa! Ternyata baru sadar?” sambungku, aku hanya menyambungi cerita yang ia buat-buat itu. Padahal Minho bukan siapa-siapa bagiku.

“dia baik dan juga perhatian denganmu, kau beruntung banget Lim Yeungi,” seru Queen senang sekali,“kau tahu? Didunia ini hanya ada satu pria yang paling baik yang akan kau temui dalam hidupmu, dan itu adalah pasangan hidupmu” sambungnya.

“kau ini suka mendengar pepatah-pepatah aneh eh?” keluhku, bukan untuk kali ini saja dia memberiku pepatah tua atau cerita tua. Tapi sering sekali, setiap aku ketimpa musibah atau lagi sial.

“inilah aku, Queen Jei,” ucapnya bangga.

Advertisements

12 responses to “At Least I still have U (2/5)

  1. Pny mlaikat plindg+ibls kea minho~
    ga bkal nolak >///<

    pnasarn ma chung~siapa sh?"
    krend chingu,ayo trusinn. . . .

    • thata jg ga bklan nolak gyaa~*pingsan*
      chung? kita liad part slnjutnya aj chingu.
      hehehehee~ msih dtutupi pkek tirai<–nah loh
      gomawo,,iyaaaaaiyaaa

  2. thata eonnie….
    lanjutin eonn~ XD ayo lanjutin, ini seru mwahahaha XD
    aku juga pengen tiap hari dijagain Minho terus, kemana mana sama Minho *Taemin: Jagiya, jangan selingkuh =___=* /ditabok bininya 2MIN XD
    kekeke ayo eonnie ayo lanjutin khkhkh :3

    • @lady : udh ada ^^ monggo2

      @ha joon: iya iya udh oenni pos loh yg 3 dan 4,hohohhoo~monggo2
      thata jg mw kalo djagain sm kyuhyun TT<—-loh beda

  3. Pingback: At Least I still have U (4/5) « FFindo·

  4. Pingback: At Least I still have U (5/5) « FFindo·

  5. penghangat?????
    muahahahaha….
    Iblis ky minho aj gx nolak eon aplgi skaligus malaikat pelindung…
    Hihihiihihihihihi..

    Eon mau bca part 3.a dlu tha…
    Xixxixiixiixi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s