WHICH OPPA (PART.3)

CAST:

-HAN SEUNG YEON

-LEE DONGHAE

-HYUNG JOON

-LEE JUNHO

AUTHOR:REEMAXY501 a.k.a Kang Hyun Neul a.k.a Dama a.k.a Nourma*banyak bgt*

Mian klo lama publish’a..hehe g sibuk msk SMA *g pentiing*

Mian klo ini pendek,,,kehabisan akal saya..hehe

Mian klo jelek…

NO SILENT READER!!!!

YEON POV~~~

Malangnya nasibku ditinggal oleh Oppa-oppa yang sangta baik. Yah mungkin ini memang balasan dari Tuhan untukku. Aku yang selalu menggantungkan cinta mereka. Tapi mereka juga salah,kenapa mereka tidak menembakku dari awal saja. Eh malah menembakku secara bersamaan. Tapi kalau aku mencintai salah satu dari mereka,memang seharusnya aku lebih cermat memilih dan menyatakan cintaku itu. Aku juga salah. Memang Yeon,KAU BABO SEKALI!!!

Hari ini aku ingin berjalan-jalan di kota Seoul yang dingin. Yah kebiasaan artis-artis selalu jalan-jalan secara free saat musim dingin. Aku memilih berjalan-jalan tanpa member Kara yang lain. Aku ingin menenangkan diri ke Silla Village. Disana banyak pohon sakura.*maaf klo salah ya..ini Cuma ngawur buat tempatnya..hehe*  yang bisa menenangkan hatiku. Aku menuju stasiun subway dengan berjalan. Aku melewati dorm SS501. Jantungku berdetak cepat. Ya memang aku takut bertemu Jun Oppa. Dan semoga aku tidak bertemu dengannya. Aku berjala pelan melewati dorm SS501. Aku berhenti sebentar didepan dorm SS501. Berpikir apakah aku harus meminta maaf kepada Jun Oppa ato aku harus diam saja membuat masalah ini semakin berlarut-larut. Jujur saja kali ini tidak ada yang bisa memberiku solusi. Karena aku tidak menceritakan masalah ini pada siapapun. Terlalu berat untukku menceritakan kepada orang kisah menyebalkan ini. Akhirnya kuputuskan untuk menemui Jun Oppa. Baru satu langkah ke halaman dorm, tiba-tiba ada seseorang yang membuka pintu depan. Kulihat wajah orang itu. Ternyata Jun Oppa… OMO OMO OMO!!!! Kuberanikan diri mengeluarkan sebuah kata.

“Emm…O..O..Oppa…”kataku.

“Sudahlah. Kamu hanya mau bilang maaf. Pergi sana!!!”usir Jun Oppa.

Teganya dia seperti itu padaku. Lebih baik dia diam daripada harus mengusirku dengan tidak sopan seperti ini. Aisshhh Kurang ajar KAU!!! Kau kembali kesifat aslimu. Dasar kau orang gila.*kyak’a yg gila authornya. Cuz g nyambung..hehe*

Yah aku hanya bisa meratapi nasibku ini. Tapi kenapa aku tetap tidak bisa memutuskan mana lelaki yang akan kupilih. Mereka bertiga selalu terlintas dalam benak dan pikiranku. Junho yang ramah dan menenangkan hati, Donghae yang lucu,suka bercanda dan Hyung Jun yang dingin,sadis dan aneh tapi cukup romantis. Semua ini memang membuatku gila. Aku meninggalkan dorm SS501 setelah lama mematung didepan dorm tersebut.

10 MENIT KEMUDIAN………..

Aku sampai disungai Han. Aku teringat janjiku pada Hae untuk datang kesini. Mataku mulai berkaca-kaca. Aku merasa bersalah terhadap Donghae. Tapi jika aku datang,pasti Junho juga akan marah. Huh,rasanya memang ini semua salahku. Oke!!! Aku harus introspeksi diri. HWAITING YEON!!!!

(AUTHOR POV)

Yeon berjalan dengan hati galau. Dia merasa semua ini salahnya. Dia kini merasa sendiri dalam kesunyian gemericik air yang membuat hatinya semakin galau. Tiba-tiba ada seseorang yang memeluknya dari belakang. Yeon merasakan kehangatan yang sangat amat menenangkan hati.

“Saranghae…Jeongmal mianhe..”kata orang itu. Yeon pun tahu siapa itu.

“Junho Oppa!!!”teriak Yeon lalu berbalik dan langsung memeluk erat lelaki itu. Namun lelaki itu tidak membalas pelukan Yeon.

“Mmm..mianhe Oppa. Aku tahu kau tidak akan membalas pelukanmu karena kau masih marah padaku. Jeongmal Mianhe Junho Oppa. Mianhe..”kata Yeon masih memeluk erat lelaki itu.

“Sebenarnya aku ingin memaafkanmu. Tapi….”kata lelaki itu member jeda yang lama pada perkataannya.

“Tapi apa Oppa???”Yeon tidak sabar mendengarkan kata-kata lelaki yang ‘masih’ dipeluknya.

“TAPI KAU MEMBUATKU MARAH LAGI!!! MIANHE AKU TIDAK BISA MEMAAFKANMU!!!”bentak laki-laki itu. Yeon kaget lalu melepaskan pelukannya. Dia menatap wajah lelaki itu. Ternyata dia LEE DONGHAE BKN LEE JUNHO!!! Yeon pun melemas. Ototnya seperti sedang diinjak-injak oleh segerombolan buldoser.

“Kenapa kau diam saja Han Seung Yeon?? Kenapa kau tidak memanggilku JUNHO OPPA lagi?? Kenapa hah??”bentak Hae dengan kasarnya.

“Oh..eh..o..oppa.. Mianhe..aku kira kau Junho.”kata Yeon.

“Harusnya aku tidak mengatakn Saranghae kepadamu. Kau ini munafik. Kau ini menginginkan segalanya. Menginginkan ketiganya. Benar-benar wanita murahan.”kata Hae mencemoh Yeon. Mata Yeon menjadi berkaca-kaca. Dia tidak tahan lagi. Kini air sudah keluar dari mata indahnya. Dia sesenggukan. Dia hanya bisa menunduk. Dia berusaha mengangkat kepalanya dan memandang Hae. Tapi sangat sulit baginya.

“Yeon,kenapa kau tundukkan kepalamu?? Lihatlah mataku.”kata Hae.

(HAE POV)

“Yeon,kenapa kau tundukkan kepalamu?? Lihatlah mataku.”kataku.

Sebenarnya berat bagiku membentak orang yang sangat amat aku cintai. Aku ingin dia bahagia. Tapi tidak tahu kenapa aku sangat kesal dengannya hari ini. Aku adi sulit mengontrol emosiku.

“Yeon ayolah. Aku ingin melihat tampang gadis mengerikan sepertimu”kataku kasar. Berat lagi rasanya mengatakan hal ini. Yeon lalu menaikan kepalanya pelan-pelan. Dia menatap mataku. Saat mata kami saling bertatapan, aku melihat air mata keluar dari mata indahnya. Sangat banyak. Baru pertama kau melihat Yeon menangis sampai seperti itu. Hatiku seperti teriris,sakit..sangat sakit.

“Oppa,kau puas?? Kau jahat. Kau bilang kau mencintaiku. Tapi kau kasar padaku!!!”bentaknya sambil menangis sejadi-jadinya.

“Sudahlah. Tidak ada gunanya bicara dengan wanita sepertimu.”kataku meninggalkan Yeon. Terlalu sadis caraku*apa ini kok Afgan??author gilaa…*

(YEON POV)

Jahatnya dia padaku….(?)..*hehe..gaje gaje*

(AUTHOR POV)

Yeon berjalan menyusuri jalanan kota Seoul dengan lampu remang-remang,sunyi sepi, dingin karena salju akan turun dan dengan tangisan yang selalu menemaninya. Tak ada teman,hanya angin yang selalu mendinginkan tubuhnya. Hanya matahri yang menghangatkannya. Hanya bulan yang berela hati menenangkannya. Hanya salju yang kebetulan lewat mengisi hatinya.

Dia memasuki komplek dorm DSPE. Dia berjalan gontai masih dengan mata bengkak dan air yang tak henti-hentinya keluar dari matanya. Dia melihat keatas. Melihat sebuah bintang  dan bulan yang saling berdampingan. “Aku Bulan..Which my oppa?? Which my Star??”katanya lirih. Tiba-tiba tubuhnya terjatuh diatas jalan berlapis salju yang sangat tebal.

(YEON POV)

Kubuka mataku yang sangat berat. Kepalaku sangat sakit. Aku memandang sekeliling. Terlihat semua hal bergambar One Piece*ngarang,org Yeon g suka OP,yg suka author’a..hehe*. Ini kamarku. Kenapa aku bisa disini?? Aku melihat kesamping tempat tidur. Ada Jun Oppa menggenggam tanganku dan dia sedang tertidur. Aku merasa bersalah melihatnya. “Oppa..Mianhe”kataku lirih. Tiba-tiba ia terbangun. Wajahnya sangat khawatir.

“Yeon,mianhe. Kau sudah bangun?? Mianhe.. Kau sudah merasa enakan??”tanyanya sangat khawatir. Aku hanya menganggukan kepalaku.

“Syukurlah. Jeongmal Mianhe. Jeongmal Sranghae.”katanya. Akupun salah tingkah. Tiba-tiba ia memelukku erat. Aku membalas pelukannya. Tak sehangat Junho Oppa,tapi aku cukup nyaman. Tiba-tiba seseorang masuk ke kamarku.

“Yeon-ssi!!!”teriaknya. Aku tahu,dia salah satu Oppa yang membuatku dilema. Dia melihatku dan Jun Oppa berpelukan dan wajahnya berubah menjadi kecewa. “Oppa,Mianhe.”

YEON POV~~~

Malangnya nasibku ditinggal oleh Oppa-oppa yang sangta baik. Yah mungkin ini memang balasan dari Tuhan untukku. Aku yang selalu menggantungkan cinta mereka. Tapi mereka juga salah,kenapa mereka tidak menembakku dari awal saja. Eh malah menembakku secara bersamaan. Tapi kalau aku mencintai salah satu dari mereka,memang seharusnya aku lebih cermat memilih dan menyatakan cintaku itu. Aku juga salah. Memang Yeon,KAU BABO SEKALI!!!

Hari ini aku ingin berjalan-jalan di kota Seoul yang dingin. Yah kebiasaan artis-artis selalu jalan-jalan secara free saat musim dingin. Aku memilih berjalan-jalan tanpa member Kara yang lain. Aku ingin menenangkan diri ke Silla Village. Disana banyak pohon sakura.*maaf klo salah ya..ini Cuma ngawur buat tempatnya..hehe*  yang bisa menenangkan hatiku. Aku menuju stasiun subway dengan berjalan. Aku melewati dorm SS501. Jantungku berdetak cepat. Ya memang aku takut bertemu Jun Oppa. Dan semoga aku tidak bertemu dengannya. Aku berjala pelan melewati dorm SS501. Aku berhenti sebentar didepan dorm SS501. Berpikir apakah aku harus meminta maaf kepada Jun Oppa ato aku harus diam saja membuat masalah ini semakin berlarut-larut. Jujur saja kali ini tidak ada yang bisa memberiku solusi. Karena aku tidak menceritakan masalah ini pada siapapun. Terlalu berat untukku menceritakan kepada orang kisah menyebalkan ini. Akhirnya kuputuskan untuk menemui Jun Oppa. Baru satu langkah ke halaman dorm, tiba-tiba ada seseorang yang membuka pintu depan. Kulihat wajah orang itu. Ternyata Jun Oppa… OMO OMO OMO!!!! Kuberanikan diri mengeluarkan sebuah kata.

“Emm…O..O..Oppa…”kataku.

“Sudahlah. Kamu hanya mau bilang maaf. Pergi sana!!!”usir Jun Oppa.

Teganya dia seperti itu padaku. Lebih baik dia diam daripada harus mengusirku dengan tidak sopan seperti ini. Aisshhh Kurang ajar KAU!!! Kau kembali kesifat aslimu. Dasar kau orang gila.*kyak’a yg gila authornya. Cuz g nyambung..hehe*

Yah aku hanya bisa meratapi nasibku ini. Tapi kenapa aku tetap tidak bisa memutuskan mana lelaki yang akan kupilih. Mereka bertiga selalu terlintas dalam benak dan pikiranku. Junho yang ramah dan menenangkan hati, Donghae yang lucu,suka bercanda dan Hyung Jun yang dingin,sadis dan aneh tapi cukup romantis. Semua ini memang membuatku gila. Aku meninggalkan dorm SS501 setelah lama mematung didepan dorm tersebut.

10 MENIT KEMUDIAN………..

Aku sampai disungai Han. Aku teringat janjiku pada Hae untuk datang kesini. Mataku mulai berkaca-kaca. Aku merasa bersalah terhadap Donghae. Tapi jika aku datang,pasti Junho juga akan marah. Huh,rasanya memang ini semua salahku. Oke!!! Aku harus introspeksi diri. HWAITING YEON!!!!

(AUTHOR POV)

Yeon berjalan dengan hati galau. Dia merasa semua ini salahnya. Dia kini merasa sendiri dalam kesunyian gemericik air yang membuat hatinya semakin galau. Tiba-tiba ada seseorang yang memeluknya dari belakang. Yeon merasakan kehangatan yang sangat amat menenangkan hati.

“Saranghae…Jeongmal mianhe..”kata orang itu. Yeon pun tahu siapa itu.

“Junho Oppa!!!”teriak Yeon lalu berbalik dan langsung memeluk erat lelaki itu. Namun lelaki itu tidak membalas pelukan Yeon.

“Mmm..mianhe Oppa. Aku tahu kau tidak akan membalas pelukanmu karena kau masih marah padaku. Jeongmal Mianhe Junho Oppa. Mianhe..”kata Yeon masih memeluk erat lelaki itu.

“Sebenarnya aku ingin memaafkanmu. Tapi….”kata lelaki itu member jeda yang lama pada perkataannya.

“Tapi apa Oppa???”Yeon tidak sabar mendengarkan kata-kata lelaki yang ‘masih’ dipeluknya.

“TAPI KAU MEMBUATKU MARAH LAGI!!! MIANHE AKU TIDAK BISA MEMAAFKANMU!!!”bentak laki-laki itu. Yeon kaget lalu melepaskan pelukannya. Dia menatap wajah lelaki itu. Ternyata dia LEE DONGHAE BKN LEE JUNHO!!! Yeon pun melemas. Ototnya seperti sedang diinjak-injak oleh segerombolan buldoser.

“Kenapa kau diam saja Han Seung Yeon?? Kenapa kau tidak memanggilku JUNHO OPPA lagi?? Kenapa hah??”bentak Hae dengan kasarnya.

“Oh..eh..o..oppa.. Mianhe..aku kira kau Junho.”kata Yeon.

“Harusnya aku tidak mengatakn Saranghae kepadamu. Kau ini munafik. Kau ini menginginkan segalanya. Menginginkan ketiganya. Benar-benar wanita murahan.”kata Hae mencemoh Yeon. Mata Yeon menjadi berkaca-kaca. Dia tidak tahan lagi. Kini air sudah keluar dari mata indahnya. Dia sesenggukan. Dia hanya bisa menunduk. Dia berusaha mengangkat kepalanya dan memandang Hae. Tapi sangat sulit baginya.

“Yeon,kenapa kau tundukkan kepalamu?? Lihatlah mataku.”kata Hae.

(HAE POV)

“Yeon,kenapa kau tundukkan kepalamu?? Lihatlah mataku.”kataku.

Sebenarnya berat bagiku membentak orang yang sangat amat aku cintai. Aku ingin dia bahagia. Tapi tidak tahu kenapa aku sangat kesal dengannya hari ini. Aku adi sulit mengontrol emosiku.

“Yeon ayolah. Aku ingin melihat tampang gadis mengerikan sepertimu”kataku kasar. Berat lagi rasanya mengatakan hal ini. Yeon lalu menaikan kepalanya pelan-pelan. Dia menatap mataku. Saat mata kami saling bertatapan, aku melihat air mata keluar dari mata indahnya. Sangat banyak. Baru pertama kau melihat Yeon menangis sampai seperti itu. Hatiku seperti teriris,sakit..sangat sakit.

“Oppa,kau puas?? Kau jahat. Kau bilang kau mencintaiku. Tapi kau kasar padaku!!!”bentaknya sambil menangis sejadi-jadinya.

“Sudahlah. Tidak ada gunanya bicara dengan wanita sepertimu.”kataku meninggalkan Yeon. Terlalu sadis caraku*apa ini kok Afgan??author gilaa…*

(YEON POV)

Jahatnya dia padaku….(?)..*hehe..gaje gaje*

(AUTHOR POV)

Yeon berjalan menyusuri jalanan kota Seoul dengan lampu remang-remang,sunyi sepi, dingin karena salju akan turun dan dengan tangisan yang selalu menemaninya. Tak ada teman,hanya angin yang selalu mendinginkan tubuhnya. Hanya matahri yang menghangatkannya. Hanya bulan yang berela hati menenangkannya. Hanya salju yang kebetulan lewat mengisi hatinya.

Dia memasuki komplek dorm DSPE. Dia berjalan gontai masih dengan mata bengkak dan air yang tak henti-hentinya keluar dari matanya. Dia melihat keatas. Melihat sebuah bintang  dan bulan yang saling berdampingan. “Aku Bulan..Which my oppa?? Which my Star??”katanya lirih. Tiba-tiba tubuhnya terjatuh diatas jalan berlapis salju yang sangat tebal.

(YEON POV)

Kubuka mataku yang sangat berat. Kepalaku sangat sakit. Aku memandang sekeliling. Terlihat semua hal bergambar One Piece*ngarang,org Yeon g suka OP,yg suka author’a..hehe*. Ini kamarku. Kenapa aku bisa disini?? Aku melihat kesamping tempat tidur. Ada Jun Oppa menggenggam tanganku dan dia sedang tertidur. Aku merasa bersalah melihatnya. “Oppa..Mianhe”kataku lirih. Tiba-tiba ia terbangun. Wajahnya sangat khawatir.

“Yeon,mianhe. Kau sudah bangun?? Mianhe.. Kau sudah merasa enakan??”tanyanya sangat khawatir. Aku hanya menganggukan kepalaku.

“Syukurlah. Jeongmal Mianhe. Jeongmal Sranghae.”katanya. Akupun salah tingkah. Tiba-tiba ia memelukku erat. Aku membalas pelukannya. Tak sehangat Junho Oppa,tapi aku cukup nyaman. Tiba-tiba seseorang masuk ke kamarku.

“Yeon-ssi!!!”teriaknya. Aku tahu,dia salah satu Oppa yang membuatku dilema. Dia melihatku dan Jun Oppa berpelukan dan wajahnya berubah menjadi kecewa. “Oppa,Mianhe.”kataku dalam hati.

TBC….

tebak cp yg msk kmr ya?? oke2???

mian klo part 4 lama..

7 responses to “WHICH OPPA (PART.3)

  1. keren kak apalagi ada jun oppa nya soalnya jrang ff yg ada jun oppanya
    tapi kak kok ceritanya diulang2 gitu emang knp kak?

  2. waaa daebak ! aduh ham unnie kok bisa salah gitu sih ! syg bgt tuh si donghae oppa ! oppa kau sama diriku saja ya ! oppa dan ham unnie end ajah ! #BRUK *dilempar lemari sama ham unnie* XD

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s