Love and Hate *Chap 3*

*Changmin pov*

Huahhhmmm, tumben sekali tidurku hari ini nyenyak. Apalagi semalam aku memimpikan yeoja itu. Aku tidak tahu kenapa sejak pertemuan ku dengan yeoja itu kemarin aku jadi semakin sering memikirkan tentang dirinya.
“Changmin a….! Cepat turun..! Hyung sudah memasakkan sarapan. Jangan lupa kalau hari ini kita akan mengadakan audisi.!” Teriak jaejoong hyung dari dapur.
Heeemm…aku baru ingat kalau hari ini kami akan mengadakan audisi. Semoga saja aku dapat bertemu dengan yeoja yang kemarin. Tapi ada satu hal yang aku pikirkan. Mengapa ketika melihat ku kemarin yeoja itu hanya biasa-biasa saja. Apa dia tidak mengenalku?? Atau mungkin hanya perasaan ku saja. Yeoja mana yang tidak mengenal kami????
“Yoochun a, tidak bisa kah kau makan lebih cepat? Lihat, aku saja sudah selesai.” Junsu hyung mengomeli Yoochun hyung. Kebiasaan mereka setiap hari. Saling menghina satu sama lain.
“Ya..! Aku makan ini sudah cukup cepat. Kau saja yang terlalu abnormal. Makan terlalu cepat, seperti kereta api.” Kata yoochun hyung membalas perkataan Junsu hyung.
Jika Yoochun hyung sudah membalas perkataan junsu hyung, maka biasanya pertengkaran mereka akan terus berlanjut. Mereka akan berhenti bila Yunho hyung sudah turun tangan. Tapi kalau Jaejoong Hyung yang memarahi mereka, mereka akan balik memarahi Jaejoong hyung. Mereka memang dongsaeng yang kurang ajar. Hahahhahhaa
“Changmin a. Ppali makan, biarkan saja dua makhluk idiot itu. Jangan perdulikan mereka.” Sepertinya Yunho hyung juga sudah capek meladeni dua hyungku yang agak-agak kurang ini. Buktinya dari tadi dia tidak memperdulikan mereka berdua. Bahkan jaejoong hyung saja membiarkan mereka. Hahahahahah
“Hyung, hari ini akan ada berapa orang yang ikut audisi?” Tanyaku kepada Yunho hyung.
“sepuluh orang.”
“Mwo..!!” Jawab kami berempat serentak. Junsu hyung dan Yoochun hyung yang dari tadi asik berdebat langsung berhenti begitu mendengar perkataan yunho hyung.
“Kenapa sedikit sekali hyung? Apa kau tidak salah?” Kali ini Yoochun hyung yang bertanya. Tumben biasanya dia paling malas mengurusi hal-hal seperti ini.
“Tidak. Kita kan hanya membutuhkan lima orang saja. Sepuluh orang yang akan kita audisi adalah orang-orang unggulan.”
“O…berarti dancer yang lulus audisi kita ini nanti akan ikut tour konses kita juga hyung?” Kali ini Junsu Hyung yang bertanya.
“Hmmm.” Yunho hanya menjawab seadanya.
Setelah beberapa lama kami sibuk dengan pikiran kami masing-masing, manajer hyung datang. Dia menyuruh kami untuk segera pergi. Kami pun pergi. Aku memacu mobilku dengan kecepatan sedang. Aku merasa bahwa hari ini aku sangat-sangat segar. Tidak mengantuk sedikitpun. Padahal kemarin malam kami baru pulang jam satu malam dan sudah harus pergi jam delapan pagi. Aku heran kenapa mereka mengadakan audisi sepagi ini.
Hmm..apakah hari ini aku dapat bertemu dengan yeoja yang kemarin? Aku penasaran sekali ingin bertemu dengannya. Argggghhhh, aku lupa membawa HP yeoja itu. Arghh..otthokae??
Eiittzz…changmin pabo, kalau kau tidak membawa HP nya kan kau mempunyai alasan untuk membawa dia ke dorm dan berkenalan dengannya. Yesss..!!
Langsung saja kuputar keras-keras player di dalam mobilku. Kebetulan lagu yang sedang diputar adalah 4jib SuJu bonamana. Mobilku langsung riuh dengan dentuman-dentuman bass. Junsu hyung dan Yoochun hyung yang ikut naik mobil denganku langsung terbangun dan memarahi ku.
“Ya.!!!! Apa yang kau lakukan.! Aku masih ngantuk.” Bentak Yoochun hyung.
“Ya..!! Matikan ..!! Aku masih mau tidur.” Teriak Junsu hyung.
Aku hanya nyengir dan tetap menatap kedepan, kali ini aku melajukan mobilku dengan kecepatan yang lumayan tinggi. Aku sangat bersemangat.
“Ya.! Changmin a.! Apa kau tidak terlalu cepat? Kita tidak perlu terburu-buru.” Kata yoochun hyung. Hyung terlihat cukup terkejut. Memang mengejutkan, aku tidak pernah memacu mobil secepat ini sebelumnya. Aku tetap nyengir tanpa memperdulikan mereka berdua.
Ketika sampai di lampu merah aku melihat mobil Yunho hyung. Aku berhenti tepat disebelahnya.
Drrrrrtttt… Jaejoong hyung calling
HP ku bergetar. Jaejoong hyung? Mengapa dia menelpon ku? Mobil kami kan bersebelahan.
“Ya.! Changmin a.! Mengapa dari dalam mobilmu terdengar suara music yang kencang? Jangan memutar lagu terlalu kencang. Mobilmu jadi ikut bergetar.”
“Ne hyung.” Langsung saja kumatikan telponnya tanpa mengurangi volume. Junsu hyung dan Yoochun hyung biasa-biasa saja. Mereka kan memang sering mendengarkan lagu dengan volume yang kelewat normal.
Ketika lampu hijau menyala langsung saja kupacu mobilku dengan kecepata yang lumayan. Untung masih sepi, jadi tidak begitu mengganggu. Junsu hyung dan yoochun hyung kelihatan terkejut. Tapi mereka langsung mengerti kondisi dan diam-diam saja. Yoochun hyung malah sangat menikmati, ia sedikit membuka jendela dan membiarkan udara segar masuk. Kumatikan saja AC mobil. Kulihat kaca spion, dibelakang mobil ku terlihat sebuah mobil Audi hitam yang melaju. Kuperhatikan mobil itu. Sepertinya aku mengenalnya.
“Changmin a.! Lebih cepat. Yunho hyung menyusulmu di belakang. Kau tidak ingin kalah dari Hyung mu kan?? Hhaahahaahah” Kata Junsu hyung.
Yoochun hyung juga ikut tertawa. Pantas saja aku merasa mengenal mobil itu. Ternyata itu mobil Yunho Hyung.
Langsung saja kupacu mobil ku dengan kecepatan yang lebih tinggi. Alhasil aku dan Yunho hyung saling mengejar satu sama lain. Tapi tetap aku yang menang. Ketika kami sampai di gedung parker gedung SME semua orang langsung mengalihkan pandangannya kepada kami. Bagaimana tidak, suara rem dua buah mobil sport yang baru saja melaju dengan kecepatan diatas rata-rata tentu saja akan sangat mengganggu. Aku tiba duluan dibandingkan dengan Yunho hyung. Kalau dibandingkan dengan Yunho hyung aku memang lebih berbakat dalam hal ini. Hahahah.
“Changmin a..! Ternyata kau sudah berani membawa mobil dengan kecepatan seperti itu ya? Tidak disangka, ternyata kau sudah besar.” Kata Yoochun hyung seraya tertawa. Junsu Hyung juga ikut tertawa.
Ketika kami sudah keluar dari dalam mobil. Yunho hyung dan Jaejoong Hyung langsung menghampiri kami. Kulihat wajah Jaejoong hyung sudah memerah seperti tomat. Aku tau, kalau sudah seperti ini berarti jaejoong hyung sedang marah. Dan dia pasti marah padaku.
“Changmin a. Pergi, sepertinya jaejoong hyung akan memakanmu.” Bisik Junsu hyung padaku.
Ketika aku baru berjalan beberapa langkah, kerah bajuku ditarik kebelakang oleh seseorang. Aku tahu, ini pasti jaejoong Hyung.
“Ya…!! Changmin a..! Siapa yang menyuruhmu mengebut seperti tadi?? Kau ingin mati hah??!!!” Omel jaeejoong hyung.
Ketika aku ingin berbicara sesuatu, kembali terdengar suara ban mobil berdecit hebat. Dua buah mobil Audi berwarna Kuning Cerah dan Putih susu melewati kami dengan kecepatan tinggi dan mengerem mendadak yang sukses menimbulkan bunyi gaduh. Dua orang yeoja keluar dari dalam dua mobil itu. Seorang Yeoja berambut hitam panjang keluar dari mobil yang berwarna putih susu, dan seorang yeoja keluar dari mobil kuning cerah yang terparkir disebelah mobil Yunho hyung. Kedua yeoja itu langsung berlari masuk tanpa memperdulikan orang-orang sekitar yang melihat mereka. Heyyy, sepertinya aku mengenal yeoja yang mengendarai Audi kuning itu. O…! Dia kan yeoja yang kutabrak kemarin. Ternyata aku benar-benar bertemu lagi dengannya. Langsung saja aku berlari mengejar kedua yeoja tadi, tapi aku kehilangan jejak mereka berdua. Hyung-hyung menyusul ku dibelakang. Mereka terlihat keheranan. Mungkin jika manajer hyung tidak memanggil kami mereka akan menanyakan banyak hal kepadaku.
Arggghhh…coba saja tadi aku lebih cepat sadar, mungkin aku dapat bertemu dengan yeoja itu.

*End Pov*

*EunSub Pov*

Huahhhmm..tidurku lumayan nyenyak. Hari ini akan ada audisi. Aku masih tidak ya?? Aku tidak begitu perduli sih aku masuk atau tidak. Oia, aku masih belum siap – siap, memang sekarang sudah jam berapa sih?? MWO…!!!!!!! Jam setengah tujuh..!! Aku masih belum siap-siap. Untung aku sudah menyiapkan kebutuhanku dari tadi malam jadi aku hanya tinggal bersiap-siap saja.
Hmm..kupatut diriku di depan kaca, cukup keren. Hari ini aku menggunakan Kaos lengan panjang berwarna biru putih, hotpans hitam dan sepatu berwarna putih. Langsung saja ku ambil tas selempang besar abu-abu ku yang biasa kugunakan untuk membawa kebutuhan ku ketika ingin pergi bermain basket. Tak lupa kuambil ipod, PSP, dan komik kesukaanku. Kulirik jam dan dengan suksesnya langsung membuat ku terkejut..! Kuraih kunci mobilku dan langsung berlari kebawah, di lobby aku bertemu dengan Hara, sepertinya dia juga kesiangan. Langsung saja kami berlari dengan kecepatan penuh menuju kemobil masing-masing. Kupanaskan mobilku sebentar, tidak lupa menghidupkan player di mobilku, kulihat Hara sudah pergi duluan, langsung saja ku susul dia. Alhasil, kami saling menyusul satu sama lain di jalan. Kulihat ada dua buah mobil berwarna hitam dan light grey yang juga sedang mengebut di depan kami. Kedua mobil ltu dengan cepat menembus lampu merah, tapi kami berdua terjebak di lampu merah. Mau tidak mau kami harus menunggu. Ketika lampu sudah kembali hijau kami langsung melaju ke gedung SME. Suara rem yang berdecit dari ban mobil kami dengan sukses membuat semua mata yang berada di parkiran gedung melihat kearah kami. Tapi aku tidak peduli, yang penting aku harus segera sampai ke ruang audisi. Aku dan Hara langsung berlari keluar dari mobil kami dan berlari masuk kedalam gedung. Kulihat sekilas ada lima orang namja yang berdiri tidak jauh dari mobilku memperhatikan kami dengan tampang terkejut. Mungkin mereka terkejut mengetahui bahwa yang turun dari mobil itu adalah kami. Entahlah, aku tidak perduli. Untung saja kami tidak terlambat. Kulihat mereka masih baru memulai pemanasan. Aku dan Hara juga langsung melakukan pemanasan.
Satu persatu dari kami dipanggil masuk kedalam ruangan. Aku dan Hara mendapatkan urutan kedua terakhir. Aku nomor Sembilan dan Hara mendapatkan nomor sepuluh.
“Nomor sepuluh. Kang EunSub.”
“Ne..!” Akhirnya tiba juga giliranku. Aku merasa agak sedikit deg-degan. Terakhir kali aku di audisi sekitar lima tahun lalu di Amerika. Awalnya aku menjadi dancer untuk acara-acara di amerika bersama dengan Hara, tapi kami akhirnya memutuskan untuk pindah ke Korea dan akhirnya menjadi dancer di SME.
“Annyong Haseyo. Choneun Kang EunSub Imnida.”
“Baiklah silahkan dimulai.” Ucap seorang namja yang berperawakan tinggi, dan berambut agak pirang.
“Ne..!”
Aku menampilkan dance yang kugunakan untuk audisi lima tahun lalu, tentu saja dengan sedikit perubahan.
“Baiklah. Coba kau ikuti gerakanku.” Kata namja berambut pirang itu.
Ketika melihatnya menari aku sangat terpana. Badannya sangat lentur. Ternyata dia hebat sekali.
“Nah, lakukan.”
Aku melakukan semua gerakan yang dia peragakan. Bagiku hal ini tidak begitu sulit karena aku juga belajar dengan cara menonton rekaman video.
“Baiklah Terimakasih. Hasilnya akan kami umumkan nanti.” Kata seorang namja lain. Namja itu..sepertinya aku mengenalnya.Tapi dimana?
“Annyong.” Kata namja itu.
Aku masih belum mengingat siapa dia. “Oh,, ne,, annyong.” Kataku sambil membungkukkan badan.
“Kau lupa padaku. Aku yang kemarin menabrakmu di depan lift.” Kata namja itu.
“Oh.. Ne. Aku masih ingat.”
“Changmin imnida.” Katanya sambil mengulurkan tangan.
“EunSub imnida.” Kataku sambil membalas uluran tangannya.
Ketika kulihat Hara sudah memasuki ruangan aku langsung keluar dan tidak lupa mensupport Hara.
“Changmin-ssi. Saya permisi dulu.”
“Oh, ne.!”
Aku melihat ke arah Hara sambil tersenyum dan mengepalkan tanganku sambil menggumankan ‘fighting’.
Ternyata orang yang menabrak ku kemarin itu adalah anggota boyband yang mengausidi kami. Pantas saja kemarin mereka berdandan wow sekali.Di dalam gedung pun menggunakan sunglasses. Tapi jujur saja, aku bahkan tidak mengenal dia sama sekali.

*End Pov*

Don’t 4get to leave cmment and rate..

Mian ya qlo kepanjangan..
Qlo terlalu panjang cmment az…biar nnti qlo aq post part berikuttnya dipendekin..*bow*

12 responses to “Love and Hate *Chap 3*

    • Ud di edit Eonni…
      Gomawo Eonni ud di ingatin…*bow*

      NNti qlo ad yang kurang lgi jgn lpa di cmment ya eon…
      Coz aq msh author bru…jdi lom tau bnyak..
      😀

  1. wah
    makin seru aja nie ff

    apa lagi pas adegan balapan mobil, untung q g disana bisa2 sesak napas q *hehehe*
    wow
    changmin tak kusangka kau sudah hebat *emang dari dulu enggak*
    hehehe

    lanjut

  2. Beih,kea.y seruu tuh klw bsa ngliat nak2 dbsk balap2 mobil d jlanan kea gtu..Ck

    uah,smpat ngakak pas ngbayangin kerah blakang bjunya changmin d tarik ma jaejong,pa lg wkt jaejong dah mw mledak marah.y..
    pzti nyremin bgt tuh klw jaejong mrah..hohoho

    A.S.A.P. yah saeng..hhe^^

  3. gyaaaa~ gyaaaa~ gyaaaaa~ *treak2 gaje*
    ada abg2 DBSK,luculuculucu..mreka kocak2 skali hehehe ^__^
    yg bgian lucunya pas mreka mkn dan dsuruh ngbut kaya kreta api.
    ahahahhaaaa XD truss truss JJ oppa,sdih skali.
    hahahaaa~ kalo dy yg mrahi gada yg ngrespon.
    cuppcuppcupp..sini*dlmpar cassies kejurang*
    thata tnggu slnjutnya. hayoo hayooo fighthing.,.!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s