Yesung oR Young Saeng ??? (chapter 2)

Title : Yesung oR Young Saeng ??? (chapter 2)
Author : viinHankYuwOn
Casts : Yesung, Young saeng, Hye na, Sa-ram
genre : Romance
Length : chaptered

“kakimu belum bisa digunakan untuk berjalan saat ini. Mungkin akan menunggu selama beberapa bulan. Kau bisa tinggal disini sampai kakimu sembuh. Disini aku tinggal dengan orang tuaku. Mereka juga sudah tahu keadaanmu” begitu yang yeoja itu jelaskan padaku. Bagaimana ini ? Hye na dan hyungku pasti khawatir denganku.

*Young Saeng Pov*
Ya mau bagaimana lagi. Kupikir dengan keadaan seperti ini bagaimana juga aku tidak bisa pulang. Jadi mau tidak maupun aku harus tinggal disini sampai aku bisa berjalan dengan baik. Kuperhatikan lagi sekelilingku, sungguh, apakah ada kehidupan disini ? semua bagian rumah ini hanya terbuat dari kayu yang seadanya. Kulihat keluar jendela disamping tempat tidurku. Waw di luar sana adalah hutan. Aku bingung, rupanya ada kehidupan di dalam hutan seperti ini. Masih dengan lamunanku tentang rumah ini , yeoja yang tadi masuk kembali kekamarku. Dia masuk dengan membawa sebuah mangkuk besar.
“ini kubikinkan bubur. Aku rasa kau hanya bisa makan ini sekarang”
“kamsamida” kuulurkan tanganku untuk mengambil mangkuk yang ia bawakan untukku. Namun tanganku terasa sangat sakit, tak bisa digerakkan. Bagaimana ini ? apakah seluruh tubuhku seperti ini ? butuh berapa lama aku bisa menyembuhkannya. Kupikir ini akan memakan waktu tahunan, bukan bulanan. Bagaimana tidak? Aku yakin tidak ada rumah sakit disini.
“kurasa aku harus menyuapimu” aku hanya mengangguk tanda setuju. Dia mulai menyuapkan bubur kedalam mulutku.
“siapa namamu?” tanyaku padanya. Kurang sopan rasanya jika aku tidak tahu nama orang yang telah menyelamatkan hidupku.
“Lee Sa-ram imnida, Sa-ram begitu orang memanggilku kamu ?”
“Heo Young Saeng… oh iya jam berapa sekarang ? kulihat langit masih cerah ?”
“hhahhahha jam ?? disini kami tidak tahu jam atau waktu. Yang kami tahu hanya pagi, siang, sore ataupun malam” apa? Begitu terpelosokkah tempat ini ? sampai jampun mereka tidak tahu ??? bisahkah aku hidup disini??
“oh begitu.”
“kau mungkin tidak bisa terbiasa disini. Kupikir kau pasti dari kota. Benarkan ?”
“ya , aku dari seoul”
“oh, aku banyak mendengar dari orang-orang dari sini yang sudah perna pergi ke Seoul, kata mereka disana sangat menakjubkan. Lampu-lampu menyala disana-sini. Aku ingin sekali pergi kesana. Namun sangat jauh. Kau tahu jika kau ingin sampai di jalan kau harus berjalan selama 6 hari.”
“uhuk…”
“aw, mianhae, ada apa ? apa aku terlalu kasar menyuapimu?” bukan karena itu. Aku terkejud. Bagaimana tidak. 6 hari katanya ? berjalan kaki ? sebenarnya aku ini sedang terdampar dimana?
“tidak. Aku yang seharusnya minta maaf. Benarkah ? 6 hari ? dan berjalaan kaki ? ke jalan ? apa disini tidak ada mobil ataupun kendaraan lain ?”
“hhahha kau lucu sekali, mana mungkin ada. Bahkan tidak ada listrik disini” kini aku terdiam. Sungguh menyedihkan. Disini aku akan tinggal ? tanpa listrik ?
“benarkah ? jadi bagaimana dengan malam hari ? jadi kalian tidak pernah nonton tv ? online ?”
“malam hari kami menyalakan api dengan kayu bakar. Hah ? TV ?? online ?? apa itu ?”
“mwo ?? kau tidak tahu TV ?? online ?? TV adalah alat yang kita gunakan untuk menonton”
“menonton ? seperti apa?” omooooo bagaimana aku harus menjelaskannya kepada gadis ini. Aku bahkan tidak tahu masih ada yang tidak tahu TV di zaman ini.
“TV berbentuk seperti sebuah kotak ? eh hem… iya kurasa seperti kotak di dalamnya ada gambar yang bergerak seperti orang yang sedang bernyanyi. Atau apa saja”
“mwo ??? apakah orang masuk kedalam kotak tersebut dan bernyanyi??” aku sontak tertawa, kupikir Sa-ram orang yang sangat lucu.
“hhahhhahah bukan seperti itu, maksudku akan jadi seperti itu, tapi bukan orangnya langsung. Hanya gambar saja. Namun gambar itu bergerak”
“aigo, ternyata begitu. Memusingkan saja. Nah buburnya sudah habis. Minumlah, aku akan keluar sebentar. Kau istirahat saja dulu. Sekarang kondisimu sedang tidak baik. Kau butuh banyak istirahat.”
“ne, gomawo Sa-ram kau banyak membantuku” kulihat ia tersenyum padaku. Dan ia berjalan keluar. Senyumnya sangat indah. Dan senyum itu mengingatkan aku dengan Hye na. Dimana dia sekarang ? dan sedang apa dia. Apa dia khawatir denganku??


*Author Pov*
Mereka berdua, Young Saeng dan Hye na saling merindukan. Masing-masing mempunyai kecemasan tersendiri. Apa dia mencemaskanku ? apa dia baik-baik saja ? sedang apa dia ? apa dia sudah makan ? begitulah yang ada dipikiran Young Saeng. Dimana dia ? ada apa dengannya ? apa dia sudak tidak suka denganku ? apa dia membenciku ? ini yang ada di dalam pikiran Hye na. Sekarang mereka hanya bisa pasra dengan keadaan. Tidak tahu apa yang bisa mereka lakukan.
*Hye na Pov*
Tidak tahu lagi apa yang harus kulakukan. Aku sangat rindu dengan Young Saeng. Di dalam pikiranku hanya dipenuhi Young saeng. Jalanpun tidakku perhatikan. Sampai aku menabrak seseorang. Reflek kuangkat kepalaku untuk melihat orang yang kutabrak.
“Young Saeng !!!” aku terkejut melihatnya. Wajah yang sangat mirip namun itu bukan Young Saeng.
“mwo ? Young Saeng ?” kulihat orang itu kebingungan.
“mianhae, kukira kau Young Saeng, maaf aku salah orang. Kau sangat mirip dengannya. Dan sekali lagi aku minta maaf karena sudah menabrakmu”
“ne, tidak apa-apa. Wah HPmu jatuh” dia mengambil Hpku yang terjatuh ke bawah.
“Rusak, aku akan menggantinya” lanjutnya.
“ah , tidak apa-apa aku yang menabrakmu. Kau tidak perlu menggantinya”
“tidak apa-apa aku yang tidak memerhatika jalan saat aku berjalan. Aku akan menggantinya, mari kita beli sama-sama, tunggu, ada yang menelefonku” aku hanya mengangguk.
“wah hari ini aku tidak bisa. Baiklah besok saja, aku akan menjemputmu jam 2 di stasiun bus” aku mau menolak, namun dia berlari pergi meninggalkan aku. Orang yang aneh, pikirku. Akupun segera pulang kerumahku. Setiap malam aku tidak bisa tidur. Aku terus memikirkan Young Saeng. Orang tadi siapa ya ? aku lupa menanyakan namanya. Dia sangat mirip dengan Young Saeng, sudahlah , besok aku akan bertemu dengannya, bisa kutanyakan besok.
Esoknya
Wah, mengapa aku bisa lupa ? aku malah menonton sampai lupa dengan janjiku. Segera aku ganti pakaianku, dan secepat mungkin aku pergi ke stasiun. Aku melihatnya sedang duduk di sebuah kursi. Sungguh mirip dengan Young Saeng, kugelengkan kepalaku, berusaha untuk berhenti dengan pikiran gilaku itu.
“mian, aku terlambat”
“ne, gwencana, mari pergi” aku dan dia naik sebuah bus menuju sebuah toko HP.
“siapa namamu ?” sekarang kutanya namanya.
“Yesung”
“oH Yesung, aku Hye na, maaf sudah merepotkanmu”
“tidak apa-apa , aku yang seharusnya minta maaf.” Akhirnya kami sampai di tempat tujuan. Kami masuk ke sebuah toko HP.
“kau mau yang seperti apa? Kurasa yang ini bagus” Yesung menunjuk sebuah HP merek apple. Namun segera kutolak.
“jangan yang mahal-mahal. Belikan saja yang biasa”
“hhahha , tak apa-apa. Aku juga memakai yang sama. Jadi HP kita sama.” Tanpa persetujuan dariku ia langsung membeli HP itu. Selesai membeli HP kami masuk ke sebuah toko es krim tak jauh dari sana.
“coba kau lihat Hpnya apa bagus?”
“ne”
“bisa kau beri nomor Hpmu ? kita teman bukan ? kapan-kapan kita bisa bermain keluar”
“mianhae, aku sudah punya pacar”
“hha, tidak masalah, kita hanya teman. Tidak akan membuat marah pacarmu”
“ne baiklah” akupun mencatat nomor HPku ke dalam HP miliknya.
“siapa pacarmu ? apa Young Saeng ?”
“ne, dia pacarku, kau masih sekolah ?” ku alihkan pembicaraan tentang Young Saeng. Aku tidak mau memberitahunya bahwa aku tidak tahu kemana Young Saeng sekarang.
“tidak. Aku sudah lulus tahun kemarin”
“oh ternyata sudah lulus. Sekarang kau bekerja?”
“ya aku baru saja bekerja sebagai penyanyi di pesta-pesta pernikahan.”
“mwo ? penyanyi ? kau bisa bernyanyi ? hebat”
“hha biasa saja. Iya aku bisa bernyanyi”.
Hari ini aku lewati dengan Yesung. Senang bisa berteman denganya. Ternyata bukan hanya wajahnya saja yang mirip dengan Young Saeng, ternyata dia juga pandai bernyanyi, sama dengan Young Saeng. Young Saeng, kembali lagi aku terpikir olehnya. Dia sungguh menghilang. Bahkan sekolahpun ia tidak masuk.
Bounce to you, Bounce to you Nae gaseumeun nuhl hyanghae jabhil soodo uhbseul mankeum ddwigo inneunguhl
Kulihat layar HPku.
Yesung, ternyata Yesung yang menelefonku. Kuangkat Hpku,
“ada apa Yesung ?”

gimana ??? banyak yang comment kalo part 1 nya terlalu pendek jadi aku bikin agax panjang di part ke 2 . ud panjang blm ?? atau maxii pendek ?? hhehhe

bagus ga ?? NO SILENT RIDERS iia, comment kalian sangat saiia harapkan^^

Advertisements

9 responses to “Yesung oR Young Saeng ??? (chapter 2)

  1. Wahhh baru kenal langsung debeliin hp mahal. Pengen huhuhu. Aduh jangan sampe youngsaeng suka sama saram

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s