LOVE Pain -chap2-

title           : Love Pain
author     : Thata
Cast          :

*main           :Cho Kyuhyun SUPER JUNIOR, Han Hanna a.k.a Anindiya
*backbone :Umma a.k.a Eka oenni, Lee Hyeogun a.k.a thata, Lee Taemin SHINee
*other         :Lee’s Family, Kim Hyuna a.k.a Nurinda Oenni, Lee Nayoung a.k.a Zay oenni

Genre      : AU, Romance, Friendship, Tragedy
Lenght    : Short Story
Rating     : PG-13
Song        : SHINee-Love Pain, SHINEE-Life*2jib Lucifer semua XD*
A/N         : sebenarnya ini FF tercepat thata, dlm 2 hari bisa menghasilkan 6 chap, wahh hebat2*tepok tngan sndri*
nah maka dari itu,mngkin FFnya agk sdikit, eehmm ==a ngawur atau apalah? atw ni FF yg bagus *ngaraaaaapp* jd smoga dbaca deh
dan disini sdikit bocoran untuk pertama kalinya thata memasukkan dirinya thata kedalam FF,ya bkn hnya ini aja. tp yg prnah
dipublish ke FFINDO inilah yang baru prtama kali, yaudah deh ga usha bnyak gona-gono-gini. silahkan baca ^_________^

NO SILENT READER PLEASE,

I HOPE UR COMMENT, SARANGHE *digampar massa*

perview FF    :   CHAP1

Hari Jumm’at, seminggu setelah hujan yang tak kunjung berhenti itu. Akhirnya ladang strawberry-ku bisa menebarkan pesona indahnya lagi dengan warna-warna hijau yang segar dan merah yang indah. Hari ini Umma pergi lagi ke kota, dia ingin membeli sesuatu untuk pesta besok, aku rasa itu baju baru. Padahal, Umma itu sudah tua, sudah berumur 40 tahun tetapi masalah penampilan dia adalah yang nomer satu dikota ini. Ajossideul yang masih lajang dikota ini sering menggoda Umma-ku, dasar namja.

“hyung?” panggil seseorang, aku menoleh kearah pagar kayuku yang dimakan oleh beberapa bunga-bunga berwarna kuning yang belukar.

“Gun-ya?” panggilku, dia melompati pagar dan menghampiriku. Dia adalah tetanggaku yang beberapa rumah setelah rumahku. Dia tinggal dengan keluarga yang lumayan besar. Appa-nya yang pengusaha kaya, Lee Sungmin. Umma-nya penyanyi solo balada, Lee Sunkyu. Paman-nya yang menjadi dosen di Universitas S, Lee Honggi. Kakak pertama-nya yang adalah seorang musisi yaitu Lee Donghae beserta istrinya saat ini Lee Nayoung. Kakak kedua-nya adalah seorang aktor , Lee Jinki. Dia dan kembarannya yang masih sama-sama SMP,yaitu Lee Hyeogun dan Lee Taemin. Keluarganya adalah Cute Namjadeul Lee, yang perempuan hanya Umma dan Kakak iparnya. Yah sekilas tentang bocah ingusan ini.

“hyung? Ehmm begini, aku kan bodoh ni soal Matematika, ehmm ehmmm bisakah..” belum sempat dia menuntaskan pembicaraannya itu aku sudah tahu apa maksudnya.

“choyao, nanti malam! Jam 7, jangan terlambat bawa semua buku-bukumu, kita akan les private,” kataku, dia langsung tersenyum senang dan pergi meninggalkanku.

“dasar bocah,” ledekku.

…dotedotedotedote…

Malam tepat jam 7, aku mendengar suara ketukan pintu. Umma juga belum pulang dari kota dan aku tahu itu siapa. Aku mendorong kursi rodaku untuk membuka pintu.

“tepat waktu,” ucapku ketika aku membuka pintunya

“maksudnya?” tanya Hanna, ternyata Hanna yang datang.

“ehmm, aniyo!” jawabku pelan,”ada apa?” tanyaku

“bisakah kita berbicara pribadi sebentar?” pinta Hanna, aku mengangguk-angguk, aku bawa dia keladang strawberry. Memang disitu kami sering berbicara pribadi.

“kau tahu aku akan menikah?” serunya, wajahnya menampakkan raut yang bahagia ketika mengucapkan kalimat itu.

“aku tau,” jawabku

“awalnya aku tidak ingin, tapi aku menyadari kalau itu harus,” jawabnya sambil menerawang luas kelangit yang masih setengah gelap itu.

“maksudmu apa?”

“aku mencintainya Kyunie,” ungkapnya dengan mata yang berbinar-binar, dia melihatku dengan penuh kebahagian, sedangkan aku menatapnya dengan ribuan kali tusukan yang menyakitkan.

“oh, bagus dong!” kataku, aku memalingkan wajahku

“kan aku pernah berjanji Kyu, ketika aku jatuh cinta, orang yang pertama kali aku kasih tahu adalah kau,” ucapnya, dia kembali bahagia

“ehmmm,aku gak pernah dengar janji itu,” selaku

“ckkk,” tiba-tiba dia berjongkok dihadapanku,”tapi cinta itu sangat menyakitkan kyu, aku dijodohkan dengannya tapi dia melakukannya terpaksa karena Appa-nya dan Appa-ku sudah berteman sejak kecil,” ceritanya, dia memeluk kaki-kakiku yang terasa hampa ini.

“aku senang kyu, aku bahagia. Tapi dia tidak, aku gak tahu harus bagaimana, ternyata dia menyukai wanita lain, tapi tapiiii…” dia berhenti sejenak membenamkan wajahnya dalam tutupan tangannya.

“gwaencahana?” tanyaku, dia langsung menggeleng-gelengkan kepalanya. Dia bangkit dan menghapuskan butiran-butiran air matanya.

“tapi akulah yang dijodohkan untuknya, seharusnya aku tidak cengeng yakan? Toh, aku tetap bisa memilikinya, si Kim Hyuna tidak bisa, iya. Itu benar!” semangatnya lagi, dia menunjukkan mata yang berkobar-kobar dibakar dalam api cinta.

“hahahhahaaaaa XD,” tawaku

“waeya? Huh~” sebalnya

“tadi kau menangis, sekarang kau malah bersemangat lagi, kau ini aneh deh,” kataku

“yah,,,kau seperti tidak mengenal Han Hanna saja,” ucapnya bangga
“kau yakin mencintainya?” tanyaku kembali

“yakin, aku sangat yakin,” jawabnya dengan senyuman yang sangat bahagia.

“oh”

“ehmmm Kyunie?” panggilnya,”apakah kau mempunyai seseorang yang kau cintai?” tanya Hanna, dia sekarang menatapku tajam dengan keingin tahuan yang besar.

“punya,”jawabku

“ceritakan, apakah kau bertepuk sebelah tangan sama sepertiku? Atau cinta kalian memang benar-benar menyatu? Hayooo…” tanyanya semangat

“huuhh~” aku menghela nafas,”kalau difikir-fikir aku dan dia bertepuk sebelah tangan juga, aku selalu memberinya sepenuh cintaku, aku selalu memberinya seluruh kasih sayangku, tapi dia tidak menanggapinya,” ucapku, ini terlalu berat

“dan?” tanyanya

“dann….aku mencintainya dalam kesembunyian, dia benar-benar tidak tahu, tapi dia lah penyemangat hidupku, dia lah penerang jalanku, dan dia lah satu-satunya orang yang bisa membuatku nyaman, tapi dia benar-benar tidak menanggapiku,” lanjutku, rasanya ini sudah hampir kepuncak
“dan aku menyadari, dia hanya sebagai pelengkap untuk kehidupanku, dia hanya mimpi-mimpiku yang belum bisa aku raih, dia terlalu jauh untuk digapai dan dia juga pergi meninggalkanku ketika aku belum sempat untuk mengucapkan bahwa aku sangat mencintainya,” ceritaku, aku menatap Hanna dengan seksama, dia kelihatan sedih.

“dia orang yang jahat, meninggalkanmu begitu saja,” ucapnya

“dia tidak jahat Hanna, dia begitu baik,” selaku

“kalau dia baik, kenapa dia meninggalkanmu begitu saja?” tanyanya mulai kesal

“karena dia memang tidak harus disampingku,” jawabku, itu adalah kata-kata yang paling menyakitkan untukku, aku menerima semua itu, semua kenyataan yang ada tapi kalimat itu, kalimat itu belum bisa aku terima.

“poor kyunie, L ” ucapnya,dia memelukku,”kau tetap memilikiku Kyunie,” sambungnya. Kata-kata itu, membuat hatiku semakin hancur.

“gomawo Hanna,” aku mencoba untuk tersenyum

“nyatakanlah cintamu itu kyunie, aku tau kau memendamnya selama ini, biarkanlah semua kata-kata itu keluar, ayoo. Anggap aku orang yang kau cintai itu,” pintanya

“errr,,” ini begitu sulit, mengatakannya terang-terangan didepan Hanna? mustahil.

“ayolah, anggap aku wanita itu, ayooo!” serunya

“rrrr,,” aku masih diam, tapi untuk apa aku diam? Toh aku juga akan merasakan hal yang sama jika dipendam. Sebaiknya aku harus mengeluarkan semuanya.”hanna?”

“ya,” jawabnya

“dari dulu sampai ajal akan menjemputku, aku akan selalu mencintaimu, matamu adalah api semangatku, senyummu adalah kecerian hidupku, wajahmu adalah gambaran masa depanku, suaramu adalah lagu hidupku, kehadiranmu adalah harapanku, impianmu adalah impianku, kebahagianmu adalah kebahagianku, kesedihanmu adalah kehancuranku, ketiadaanmu adalah akhir hidupku. HAN HANNA SARANGHAEYO YUHNGWUHNHEE” teriakku dalam pengucapan yang berat ini.

“hiksss,,,,” dia meneteskan air mata dan dia memelukku erat-erat dengan kasih sayang yang selama ini aku rasakan dari pelukannya.

“NADO SARANGHAEYO,” balasnya, aku tersentak kaget dan melepaskan pelukannya.

“kauu….” Ucapku

“ya, aku juga mencintaimu Kyuhyun,” ucapnya dalam tangis,”seandainya aku benar-benar wanita itu, aku akan menjawabnya seperti itu, aku tidak tahu kau begitu mencintainya,” lanjutnya, dia ternyata salah paham.

“ya.” Jawabku

“aku harap, kau akan mendapatkan wanita yang benar-benar mencintaimu dengan hatinya yang tulus,” ucap Hanna, aku hanya membalasnya dengan senyuman.

…dotedotedotedote…

Kemarin malam aku benar-benar kacau, aku tidak bisa tidur ataupun berfikir apa-apa. Hyeogun dan Taemin datang kerumahku yang sudah membawa buku-buku pelajaran mereka. Tapi aku malah menyuruhnya pulang, aku benar-benar tidak bisa mengajarkan Matematika kepada mereka berdua saat itu. Otakku mulai pusing, pagi ini keringat dibadanku bercucuran begitu hebat. Aku tertidur sambil bermimpi.

“kau ini, sudah Umma bilang jangan nonton film horror lagi,” omelnya, dia sedang menyiapkan beberapa roti coklat dan beberapa cangkir tea hangat.

“cangkirnya kenapa ada 4?”tanyaku, aku memakan roti coklatnya.

“pagi ini kita kedatangan tamu,” jawab Umma

“nugu?” tanyaku, Umma hanya memperhatikan ladang strawberry yang berada tepat disamping rumah kami.

“hyung?” panggil serempak Lee’s brother, mereka baru saja dari ladang strawberry

“Gun-ya? Min-ya?” ulangku, mereka sudah lengkap memakai setelan jas lengkap.

“ckk, hyung? Kau pergi dengan siapa? Aku atau dia?” tanya Hyeogun menunjuk-nunjuk kembarannya itu.

“ckk, sama aku aja hyung, dia genit loh!” sela Taemin

“daripada kau, polos.” Cibir Hyeogun

“kau? Kecil,” balas Taemin

“wanita,”

“waria,”

“cengeng,”

“ingusan,”

“magnae,”

“orang tua,”

“sulli,” balas Hyeogun, kontan wajahnya Taemin memerah, tapi dia segera balas ucapan kembarannya itu.

“kau….” Ucapnya terbata-bata

“mwo?” ejek Hyeogun

“kau…KYUHYUN HYUNG,” teriaknya, Hyeogun langsung membulatkan matanya dan pipinya bersemu merah. Dia langsung menjitak kepala adiknya.

“hahaaa,,kalian ini akrab sekali ya,” seru Umma, sambil menyodorkan beberapa kue coklat untuk mereka.

“SIREO!” jawab mereka serempak, wajah imut mereka segera cemberut

“heii…heii, sebenarnya kita mau pergi kemana ya?” tanyaku memecahkan keheningan diantara mereka berdua.

“wedding-nya Hanna Noona,” jawab mereka serempak

“di gereja kota,” ucap Taemin

“dan kami ingin pergi bersama hyung,” sambung Hyeogun

“umma dan appa sudah deluan,” ucap mereka lagi serempak

“aku tidak mau pergi,” tolakku

“ayolah hyung, pergi dengan kami,” pinta Taemin

“hyung? Jangan jadi pengecut deh, ayooo tegakkan kepalamu busungkan dadamu, terima semua kenyataan dalam hidup ini,” ucap Hyeogun, Taemin langsung menepuk-nepuk pundaknya Hyeogun.

“dapat darimana kata-kata itu?” tanya Taemin

“Nayoung noona, hehee~” jawabnya, yang dikatakan Hyeogun benar, aku tidak boleh menjadi pengecut, aku harus menerima semuanya.

“baiklah, hyung ganti baju dulu ya,” ucapku sambil mendorong kursi rodaku kekamar.

“aku yg dorong ya……” seru Taemin

“eh kok kamu yg jadi genit sama dia?” tanya Hyeogun

“wekkkk…suka-suka dong,” ejek Taemin

Advertisements

16 responses to “LOVE Pain -chap2-

  1. Pingback: LOVE Pain -chap5- « FFindo·

  2. Pingback: LOVE Pain -chap6- END « FFindo·

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s