Yesung oR Young Saeng ??? (chaP 4)

Title : Yesung oR Young Saeng ??? (chaP 4)
Author: viinHankYuwOn
Casts: Yesung, Young Saeng, Hye Na, Sa-ram
Genre : Romance
Length: Chaptered

Meski ada Yesung yang menemaniku sekarang, tapi aku tetap tidak bisa melupakan Young saeng. Dan betapa jahatnya aku, menjadikan Yesung sebagai pengganti Young Saeng untuk saat ini. Sebenarnya aku tidak mau seperti ini. Namun hatiku terlalu sakit. Aku tidak berani sendiri.
*Young Saeng PoV*
Kubuka mataku karena terik matahari yang menusuk mataku. Hem… satu hari telah ku lewati lagi. Ini sudah hari yang keberapa aku disinipun aku tak tahu. Aku hanya bisa menjalaninya. Berharap ada keajaiban untuk menyembuhkan kakiku ini.
“Young Saeng kau sudah bangun?” kudengar sa-ram memanggilku. Untung ada dia yang selalu membantuku. Tak mau membuatnya menunggu, aku segera menjawab panggilannya.
“ne, masuklah” sa-ram masuk ke kamarku. Pagi ini dia kelihatan sangat manis. Meski tidak semanis Hye na hhe.
“mari, appa dan umma memanggil. Kita akan makan kubantu kau ke depan.” Seperti biasa, pagi-pagi seperti ini kami berkumpul di depan rumah Sa-ram. Ayahnya membuat sebuah meja di depan tempat kami berkumpul untuk makan. Sebenarnya aku tidak pernah lagi berkumpul seperti ini, makan bersama keluargaku, sejak orang tuaku meninggal. Karena itu lah, pertama melakukan rutinitas ini aku agak canggung. Namun sekarang telah menjadi kebiasaanku. Meski makanan yang kami makanan sederhana, namun, semua jadi terasa sangat enak dan istimewa.
“Young saeng makanlah yang banyak. Sejak kau disini kau menjadi sangat kurus” ibu Hye na selalu berkata seperti itu jika kami sedang makan.
“ne, aku akan makan yang banyak”
“oh ya Young saeng, appa bilang obat yang appa bikin untukmu sudah jadi, kau harus meminumnya habis makan. Dan kita akan pergi ke tepi danau. Kita akan mulai melatih kakimu.” Oceh Sa-ram. Entah mengapa youja yang satu ini tidak bisa diam. Namun keributannya lah yang kadang membuat aku merasa nyaman.
“ne arraso”


*Sa-ram Pov*
Aku memapah Young saeng menuju tepi danau di dekat rumahku. aku membawanya ke tepi danau karena disana sangat bagus tempatnya. Tempat itu adalah tempat favoritku. Banyak bunga disana. Kini aku akan mulai melatih kaki Young Saeng untuk kembali berjalan. Kurasa jika aku membawanya kesana dia akan lebih semangat. Seperti yang kukatakan barusan, tempatnya sungguh indah.

google

“Young saeng, apa aku siap?” Young saeng masih kupapah, namun sekarang aku akan melepaskannya, melatihnya untuk berdiri. Sebenarnya aku tidak mampu harus berada sedekat ini dengannya. Sangat tidak baik untuk jantungku. Untung saja dia tidak menyadari bahwa aku deg-degan setengah mati waktu aku berada di dekatnya.
“tunggu Hye na”
“waeyo? Ada apa lagi?”
“aku takut”
“mwo ? takut ? hahaha… apa yang kau takutkan Young Saeng?”
“aku belum bisa berdiri, bagaimana bisa kau melepaskan aku?”
“ya karena itu lah aku akan melatihmu. Kita mulai dengan mencoba untuk berdiri”
“tunggu,baiklah, aku siap” aku tersenyum mendengarnya. Pelan-pelan dia melepaskan tangannya dari pundakku. Sekarang tangannya sudah tidak berada di pundakku, namun BRUKUK… Young saeng terjatuh. Aku sangat kaget.
“gwenchana ?”
“sudah kubilang, aku belum bisa berdiri. Kakiku sangat sakit, sangat sakit, kurasa kakiku patah…”
“benarkah ??” kulihat air matanya jatuh. Aku tidak tega untuk membuatnya menangis lagi. Kuputuskan untuk berhenti mengerjainya.
“hha hha hha. Aku bohong, kakiku memang masih sakit. Tapi mana mungkin patah gara-gara jatuh disini. Kau memang hebat, tempat ini semuanya rumput, dan bunga sangat banyak disini. Jatuhpun tidak terasa sakit.” Omo,, aku sangat kaget, bagaimana bisa Young saeng bercanda seperti ini. Aku ingin balas dendam padanya. Kupasang wajah seperti orang yang sedang marah.
“kau kenapa sa-ram ? kau marah?” aku hanya diam, hhe kena kau Young Saeng.
“Sa-ram… jangan begitu, aku minta maaf. Aku tidak akan begitu lagi, sungguh.”
“hha hha hha” aku tertawa sekencang-kencangnya, dan saat itu juga kulihat wajah Young saeng berubah.
“kau, kau yang membohongiku sekarang?”
“hehehe , 1-1 untuk kita”
*author PoV*
Sa-ram dengan sabar menolong Young Saeng untuk berdiri. Beberapa kali Young Saeng mencoba, namun tetap tidak bisa. Kakinya masih sangat sakit. Bagaimana tidak. Jatuh dari ketinggian seperti itu. Malah sangat mengherankan mengapa kakinya hanya sakit, tidak patah. Sore telah menjemput mereka. Mereka sama-sama lelah. Mereka baring di antara rumput hijau dan bunga-bunga. Meski tidak membuahkan hasil apa-apa, mereka sangat puas. Setidaknya mereka telah mencoba. Dan akan terus mencoba sampai Young Saeng bisa berjalan seperti biasa.
“kau lelah?” Young saeng bertanya kepada Sa-ram, diiringi senyum darinya, sehinggah terbentuk lesung pipi yang sangat manis darinya.
“tidak. Kurasa kau yang sangat lelah. Entah berapa kali kau jatuh.” senyum dari Young saeng tadi membuat Sa-ram deg-degan. Mana mungkin ia lelah, jika orang yang ia cintai berada sedekat ini denganya. Sa-ram selalu berpikir bagaimana jadinya jika Young saeng sudah bisa berjalan. Young Saeng pasti akan pergi dan meninggalkannya. Pernah terlintas dalam pikiranya untuk membiarkan Young Saeng. Namun ia sadar, cinta tidak harus memiliki. Ia pikir, ia juga akan bahagia jika melihat Young saeng, orang yang ia cintai bahagia. Takut hari menjadi sangat gelap. Merekapun segera pulang.
*Hye na Pov*
Kulihat fotoku bersama Yesung tadi. Hihi, sangat lucu. Kupikir yesung adalah orang yang cool dan pendiam. Tak kusangka ia selucu dan segila ini. Huh, aku tahu aku tidak bisa membodohi diriku. Ku lihat bingkai foto diatas meja disamping tempat tidurku. Difoto tersebut ada seorang namja yang sangat imut. Jika ia tersenyum, lesung pipi akan terbentuk dipipinya. Namja itu memiliki suara yang sangat indah. Tidak heran jika ia sedang bernyanyi, semua orang akan dibuat meleleh olehnya. Siapa dia??? ya, dia Young Saeng, pacarku. Kenapa semua ini terjadi padaku. Dimana Young saeng saat ini. Tidak apa jika ia sudah bosan denganku. Tidak apa jika dia menyukai gadis lain. Tidak apa jika dia sudah tidak mencintaiku. Namun, satu yang aku takutkan, aku takut jika ia membenciku. aku tidak tahu mengapa ia menghilang dariku. Semoga alasannya bukan karena ia membenci aku.
SETENGAH TAHUN KEMUDIAN
*Young Saeng Pov*
Sudah sangat lama aku disini. Tidak ada kemajuan berarti yang aku capai. Kakiku sampai sekarang belum bisa kugunakan untuk berjalan. Jauh-jauh untuk berjalan. Berdiri saja aku tidak bisa. Sebenarnya kakiku ini kenapa. Begitu sulitkah untuk sembuh? Namun aku akan terus berusaha untuk menyembuhkan kakiku ini. Demi Hye na, aku tidak yakin dia masih menungguku. Namun, aku akan tetap berusaha. Jika ia sudah berpaling pada namja yang lain, aku pasti berusaha untuk mendapatkanya kembali. Pasti.
*Hye na pov*
Sudah setengah tahun lebih berlalu. Sampai saat ini pun masih tidak ada kabar dari Young Saeng. Tidak apa-apa, aku akan terus menunggunya. Tidak peduli apapun. Huh dingin sekali disini. Mengapa Yesung lama sekali? Tadi yesung menelefonku. Dia memanggilku untuk datang ketaman ini. Tapi mengapa ia belum datang. sampai saat ini juga aku masih bersama dengan Yesung. Kupikir tidak apa-apa seperti ini. Menjadi perempuan jahat seperti ini aku tidak apa-apa. Kulihat yesung berlari kearahku.
“mianhae, tadi aku ada keperluan mendadak”
“tidak apa-apa”
“apanya yang tidak apa-apa, lihat wajahmu sanagt merah. Kau pasti kedinginan” kaget… bagaimana tidak? Yesung memelukku. Segera aku lepaskan pelukan yesung. Namun, aku tidak bisa melepasnya. Pelukannya sangat kencang.
“apa yang kaulakukan yesung?” kini aku mulai marah.
“mengapa? Tidak apakan seperti ini sebentar”
“kau tahu aku sudah punya kekasih”
“siapa? Mana kekasihmu?” kini Yesung melepas pelukannya. Kedua tangannya memegang pundakku.
“tentu saja Young Saeng, kau tahu itu”
“aku tahu Young Saeng kekasihmu. Tapi mana? Aku tidak pernah melihatnya bersamamu. Kau sebut itu kekasih? Sudah setengah tahu aku bersamamu. Tak pernah sekalipun aku melihat kau bersamanya” kini air mataku mengalir. Ia tak tahu bagaimana perasaanku saat ini. Aku lah yang tidak mengerti kenapa Young saeng tiba-tiba menghilang seperti ini.
“Hye na aku mencintaimu. Lupakan Young Saeng dan jadilah pacarku. aku akan mencintaimu setulus hatiku. Dan aku pasti akan membahagiakanmu.” Kaget, bingung, semua bercampur menjadi satu, saat kudengar kata cinta dari Yesung.

author bingung nhe… mau ditamatkan ato mau dibuat lebih panjang ceritanya. konfliknya masih banyak sii… cuma gax tw mau gimana. jadi tolong di comment iia. mau ditamatkan ato dipanjangin nhe ff … hhehhe NO SILENT RIDERS PLEASE… ^^

Advertisements

10 responses to “Yesung oR Young Saeng ??? (chaP 4)

  1. huuaaa >.<
    ani mau jujur nih
    T.T gk tau knp tiba2 air mata mau kluar saat bag. SaRam,
    n salut buat HyeNa yg tetap stia mnunggu, jika HyeNa it aku, mngkin ak udh nglupain young saeng lalu mengmbil yesung *srakah bgt ya*

  2. yesung suka hyena, hyena masih setia ama young saeng begitu pula young saeng, sa-ram suka young saeng, makin banyak aja konflik nie cerita, jadi makin asyik dibaca XP

    klo disuruh pilih antara yesung ama young saeng ???
    hmmmmm
    1 menit
    30 menit
    2 jam kemudian
    masih bingung milih siapa ^_^? / gubrak
    pilih keduax aja
    hehehe

    lanjut 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s