[Twoshots] My Lovely Young Sir -end-

Title : My Lovely Young Sir

Author : shinbitokiicecream (shinbi)

Cast: Amber Liu (fx), Kim Jonghyun (SHINee)

Other Cast: Key (SHINee), Han Heegi

Rating: PG-15

Length : Twoshots

Genre : Romance

Previous Part [Twoshots] My Lovely Young Sir

No silent reader please~…


Aku pun menunggu aba-aba dari Jonghyun di kamarku. Semoga saja tuan besar atau ayah tidak berpikiran macam-macam tentangku.

Tok…tok…tok… “Amber…” terdengar suara Jonghyun dari balik pintu dengan sangat lirih. Aku bergegas membukakan pintu untuknya. Ia mendorongku masuk saat pintu terbuka. Dan tiba-tiba memelukku.

“Ah.. aku lega ternyata anak teman ayahku itu teman sekampusku.”

Hatiku mencelos mendengar kata-katanya barusan. Dengan kata lain, Jonghyun akan menerima perjodohannya itu. Aku mendorongnya agar ia melepaskan pelukannya.

“Jadi ketakutanmu itu sia-sia kan? Sudah kubilang kan Jonghyun… Kau harus tanggung jawab sudah membuatku seperti ini.”

“Baik, tenang saja. Aku akan mengenalkanmu padanya.” Jonghyun menarikku keluar kamar untuk mengenalkanku pada calonnya itu. Sampai akhirnya kami berhenti di taman belakang. Ada seorang yeoja berambut sebahu dengan dress biru selutut berdiri disitu.

“Heegi…” panggil Jonghyun pada yeoja itu.

Yeoja itu menoleh dan tersenyum dengan sangat cantik. Kemudian yeoja itu menghampiri kami berdua.

“Kenalkan ini Amber, sahabatku dari kecil yang sering kuceritakan padamu.” Kata Jonghyun memperkenalkan.

“Oh..ini… cantik ya? Han Heegi imnida…” yeoja itu mengulurkan tangannya.

“Amber Liu.” Kataku sambil menyambut uluran yeoja bernama Heegi itu.

“Ah, mianhae. Aku harus berganti baju dulu. Tidak seharusnya pengawal pribadi tuan muda Kim berpenampilan seperti ini. Permisi.” Kataku sambil membungkuk pada mereka berdua. Kemudian beranjak meninggalkan mereka berdua. Aku dengar sayup-sayup Jonghyun memanggilku. Tapi aku tidak menghiraukannya. Sudahlah ini memang salahku sendiri. Aku terlalu berharap banyak setelah kejadian beberapa hari ini. Nyatanya aku hanyalah pengawal pribadi yang harus menjaga tuan mudanya dengan baik.

-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-

“Tuan, sudah pagi. Saatnya berangkat kuliah.” Kataku sambil membangunkan Jonghyun. Ia menggeliat di tempat tidurnya kemudian melihat ke arah jam. Ia bangkit dari tempat tidurnya dengan malas dan berjalan ke arah kamar mandi. Setelah itu aku keluar dari kamarnya dan menyiapkan diri untuk penjagaan bersama bodyguard lainnya.

Beberapa menit kemudian, aku melihat Jonghyun keluar dari kamarnya dengan segala persiapannya ke kampus. Aku segera mengambil posisi ikut berjalan di belakangnya. Aku berbicara dengan komunikator yang menghubungkan pada penjagaan di setiap sisi rumah ini dan persiapan mobil yang akan dinaiki Jonghyun nantinya.

“Amber.” Jonghyun menghentikan langkahnya secara tiba-tiba dan membuatku yang sedang sibuk berkomunikasi menabrak tubuhnya. Aku segera mematikan alat komunikatorku.

“Ada apa tuan?”

“Kau… kenapa… tadi malam…”

“Sudah jam segini. Tuan bisa terlambat mengikuti kuliah.” Jawabku singkat kemudian menyalakan komunikatorku dan berkomunikasi dengan para bodyguard itu lagi.

“Besok aku ada janji dengan Heegi di Everland.” Sambung Jonghyun dengan suara pelan.

“Baik, saya akan menyiapkan penjagaan untuk tuan. Mari tuan. Tuan bisa terlambat.” Kataku sambil mempersilakan Jonghyun untuk berjalan mendahuluiku. Jonghyun menghela napas kemudian berjalan mendahuluiku.

-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-

Keesokan harinya aku mengantar Jonghyun untuk bertemu dengan Heegi di Everland.

“Amber.” Jonghyun menghentikan langkahnya dan berbalikk menghadapku.

“Ada apa?”

“Bisa tolong jangan mengawalku terlalu dekat?”

Aku sedikit tersentak mendengar permintaanya. Ia tidak ingin aku terlalu mengganggunya berduaan dengan Heegi.

Aku mengangguk, “Baik, tuan muda.”

“Kau… lagi-lagi…”

“Sepertinya nona Heegi sudah menunggu tuan.” Kataku memotong perkataan Jonghyun. Jonghyun berbalik dan mendapati Heegi berdiri di bawah pohon yang rindang sedang melambai ke arahnya.

“Aku akan mengawal tuan dari sini.” Kataku sambil membungkuk kemudian berjalan meninggalkan Jonghyun menuju ke balik semak-semak.

Jonghyun menghampiri Heegi kemudian mereka berjalan berdua mencoba berbagai wahana permainan. Sampai akhirnya mereka berdua lelah karena sudah mencoba berbagai macam wahana permainan, mereka berdua duduk di sebuah bangku kayu. Aku terus mengawasi mereka dari belakang. Hufth, andai saja aku bisa ada di posisi Heegi sekarang. Sudahlah Amber, kau itu terlalu banyak mengkhayal!

Sampai akhirnya aku tersadar dari lamunanku karena melihat benda asing melayang di angkasa. Setelah ku perhatikan baik-baik itu adalah sepatu yang terlepas dari kaki seseorang yang sedang menaiki sebuah wahana. Dan bisa dipastikan sepatu itu akan mendarat di kepala Jonghyun pas.

“Chamkanman, kepala Jonghyun?!” aku bergegas keluar dari tempat persembunyianku dan berlari ke arah Jonghyun untuk memperingatkannya.

Brakkkk!!! Sampai akhirnya tubuhku terjatuh karena menabrak seseorang dengan kerasnya. Dan saat aku tersadar aku berada di atas tubuh orang itu dengan bibirku menempel tepat di bibirnya.

Ttakk!!! “Aw!” sepatu itu sudah mendarat tepat di kepala Jonghyun. Dan saat Jonghyun menoleh.

“Amber….” gumamnya dengan hampa.

Aku segera menyudahi posisi tidak enak tersebut dan segera mencengkeram kerah jas orang itu.“Kau sengaja ya melakukannya?!”

“Key… apa yang kau lakukan dengan Amber?” tanya Heegi.

“Jwesonghamnida agasshi. Geundae, yeoja ini duluan yang menabrakku. Lalu tiba-tiba kami berdua terjatuh.” Kata orang itu pada Heegi. Jangan-jangan orang ini adalah… Tiba-tiba ia memegang tanganku yang mencengkeram kerah jasnya dan dengan paksa melepaskan tangaku dari kerahnya. Ia memelintir tanganku ke belakang tubuhku,” Kau yang menabrakku, harusnya kau minta maaf.”

“Sudah hentikan. Key, lepaskan Amber.” Perintah Heegi. Orang itu pun melepaskan cengkeramannya.

“Heegi kita bicara lagi nanti. Gomawo untuk hari ini.” Jonghyun menepuk bahu Heegi kemudian berjalan menghampiriku. “Kita pulang!” bisiknya kasar sambil menarikku dengan paksa.

-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-

“Duduk!” ia memaksakanku duduk di bangku taman belakang rumah. Kemudian ia mondar-mandir terlihat frustasi di depanku. Aku hanya bisa menunduk.

“Bisa-bisanya kau melakukan hal seperti itu di tempat umum apalagi di depanku?!”

“Jwesonghamnida Jonghyun-ssi. Aku benar-benar tidak sengaja tadi.”

“Kalau tidak sengaja, kenapa posisi kalian bisa seperti itu?!” nada suara Jonghyun meninggi.

“Aku juga tidak tahu. Waktu itu aku lari mau memperingatkanmu soal sepatu yang melayang ke arahmu itu. Tapi tiba-tiba orang itu menabrakku dan kami terjatuh seperti itu.”

“Kau bohong kan? Sebenarnya kau menjalin hubungan dengan pengawal pribadi Heegi itu kan?”

“Mwoo? Tidak Jonghyun. Aku berani bersumpah. Aku tidak pernah mengenalnya sebelumnya. Kejadian itu adalah murni sebuah insiden.”

Jonghyun menghentikan langkahnya dan menatapku. Aku makin menunduk. Tiba-tiba ia memegang kedua lenganku dan memaksaku berdiri. Sampai akhirnya aku merasakan bibir Jonghyun melumatkan bibirku. Aku menegang untuk beberapa saat.

Aku berusaha melepaskan diri dari Jonghyun, tapi cengkeramannya di lenganku cukup kuat dan membuatku kesakitan jika aku terus memberontak. Akhirnya aku lebih memilih diam sampai Jonghyun menyelesaikannya sendiri.

“Amber, mianhae.” Katanya menyudahi sambil memelukku.

“Kenapa kau melakukan ini padaku?” aku mulai terisak di pelukannya. Hatiku malah terasa sakit jika ia memberikan harapan kosong padaku seperti ini.

“Aku mencintaimu, Amber.”

“Geotjimal. Yang kau cintai hanya Heegi.”

“Aku bingung. Aku memang menyukai Heegi. Tapi aku tidak bisa melepaskanmu begitu saja. Hatiku sakit saat melihatmu seperti itu dengan laki-laki itu tadi.”

“Tidak Jonghyun. Kau tidak boleh seperti ini. Kita berdua harus menjaga jarak. Ini semua demi kebaikan hubungan baik keluarga Kim dan keluarga Liu.” Aku menghela napas dan melirihkan suaraku, “Meskipun kita berdua memiliki perasaan yang sama.”

-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-

5 Tahun Kemudian….

Akhirnya Jonghyun mengikuti kata hatinya untuk memilih keputusan yang benar. Sampai saat ini hubungan keluarga Kim dan keluarga Liu masih berjalan dengan sangat baik. Hari ini aku tidak mengawal Jonghyun seperti biasanya, karena pengawalan itu sudah kuserahkan sepenuhnya pada anak buahku. Aku ingin menghadiri pernikahan tuan mudaku dengan bebas. Ya, hari ini adalah pernikahan Jonghyun. Akhirnya ia memilih Heegi sebagai pendamping hidupnya. Aku rasa memang Heegi adalah yeoja yang terbaik untuk Jonghyun. Walaupun pada akhirnya cinta tidak harus memiliki, tapi aku percaya memang inilah yang terbaik untuk kami semua.

“Mulai saat ini, kita akan terus bersama-sama untuk menjaga nona dan tuan muda.” Kata seseorang tiba-tiba di sampingku. Aku menoleh pada orang itu. Haish.. lagi-lagi pengawal pribadi Heegi yang selama beberapa tahun ini tidak henti-hentinya mengikutiku dan menggangguku.

“Mwoo? Memangnya siapa yang mau bekerja bersamamu?! Jangan geer kau! Aku akan membuat tuan muda Jonghyun menyingkirkanmu!”

“Coba saja kalau bisa. Aku tidak akan membiarkan orang yang sudah merebut first kissku begitu saja.”

“Mwoo?! Harusnya aku yang berkata seperti itu! Aku tidak akan membiarkanmu hidup dengan tenang.” Balasku.

“Terserah. Asalkan aku bisa terus bersamamu saja.” Jawabnya acuh sambil tersenyum jahil lalu menggandeng tanganku dan membuat wajahku memanas seketika.

Haish jadi inikah takdirku?? Bersama namja menyebalkan ini?? Hufth,, mungkin ada kebahagiaan lain dibalik semua ini. Kalau dipikir-pikir namja ini lumayan juga. Haish apa yang kau pikirkan,, Amber… Geuman, geuman!! Semoga saja memang ada kebahagiaan lain untukku… T.T

-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-

THE END

Mian ya kalo nggak puas sama endingnya… T.T

*bow berkali2 sampe pinggang sakit ke semuanya*

segala bentuk comment author terima dengan senang hati… =)

Yang udah jadi silent reader di episode sebelumnya *halah* jangan lupa meninggalkan comment di sini ya…

Sepatah comment dari chingu sangat berarti buat author *niruin slogan PMI*

Hoo iya sampe lupa,, sekalian mau ijin semi hiatus dulu…

Ospek sudah dekat n kudu nyiapin semuanya buat taun ajaran baru…

Mianhae nggak bisa sering mampir ke ff chingu yang lain sesering dulu… T.T

Doakan saya baik2 saja dan ospek yang menggila itu cepat selesai *pray*

jeongmal gomawo buat yang udah maen kemari, baca, comment, sampai baca curhatan author yang sangat geje..

gomawo chingudeul… *hug chingu semuanya pake namja masing2* (^v^)

Advertisements

29 responses to “[Twoshots] My Lovely Young Sir -end-

    • wah… mian… T.T
      iya yg penting kan ambernya dapet couple juga… =D
      jeongmal gomawo ya…. =)

    • hhe iya ya chingu. habisnya sebenernya ceritanya lebih fokus ke jjong sama amber yang akhirnya nggak jadi hehe.
      neomu gomawo yaa.. =)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s