Once in a Lifetime [ oneshoot ]

cast : Kevin Woo and Shin Hae Rin (Ivana Dominika 신해린)

leght : oneshoot

author : jqlinecho

genre : romantic

nb : i don’t own the character,but i own this FF.. NO PLAGIAT PLEASE.Happy reading..i hope that u can enjoy and please leave a comment ^^

Once in a lifetime
I want be there by yourside
Once in a lifetime
I want to fly to the sky with you
Once in a lofetime
I want to stay forever with you

~Kevin’s POV~

Kugerakan kedua kakiku untuk berjalan. Setiap orang pasti memiliki tujuan hidupnya, begitu juga denganku dan tujuanku hanya 1 yaitu bertemunya lagi. Jika ada yang menanyakan kemana aku akan pergi, aku akan menjawab “Aku akan menemuinya”. Hari ini terasa sangat berat, begitu banya perkerjaan yang belum aku selesaikan. Mulai dari desain gedung hingga maketnya, aku belum membuat semuanya hanya demi bertemu dengannya. Nah sudah sampai, seperti biasa aku langsung menaruh setangkai bunga mawar putih kesukaannya di sampingnya, tak lupa aku membawakan sebuah teddy bear putih kesukaannya. Apakah kalian percaya kalau setiap orang akan mendapatkan keajaiban yang hanya terjadi sekali seumur hidup? Mungkin sebagian dari kalian mengatakan hal seperti itu tak mungkin. Bahkan ada yang mengatakan bahwa hal tersebut tidaklah logis. Tapi, aku percaya akan hal itu. Aku percaya bahwa setiap orang aka diberikan sebuah keajaiban yang hanya terjadi sekali seumur hidupnya. Dan aku sedang menunggu kapan hal itu terjadi pada diriku. Dan kini kakiku sudah tidak kuat menopang tubuhku ini. Aku terduduk lemas dihadapannya.

” Kumohon kembalilah “ucapku diselingi dengan isakku. Aku mengelusnya pelan. Tapi tidak ada respon darinya. Dia hanya terdiam. Tangisku semakin menjadi-jadi karena itu.

“Kenapa kau meninggalkanku secepat ini?”ujarku lagi.

Diam dan tak ada jawaban. Aku berusaha untuk menguatkan diriku dihadapannya tapi kenyataannya berbeda. Aku tak dapat menahan tangisku.

“Pasti kau kedinginan kan, ini pakailah jaketku..nanti kamu sakit”ujarku sambil melepaskan jaketku, lalu memakaikannya ke Hae Rin. Didalam sana pasti sangat dingin.. Hae Rin pasti sangat kedinginan.

“Hae Rin,hari sudah gelap, aku pulang dulu yah..aku janji besok akan datang lagi” ujarku lalu bangkit meninggalkannya yang tertidur di dalam sana. Kapan keajaiban itu akan datang menghampiriku? Kapan keajaiban itu akan menjadi nyata? Jawabannya hanya 1, yaitu suatu saat. Ya, mungkin aku belum bisa mendapatkan keajaiban itu sekarang, tapi mungkin suatu saat nanti. Dan yang pasti aku akan terus menunggu sampai kapan pun juga. Ya,aku akan menunggu sampai keajaiban itu datang. Aku segera memacu mobilku menuju apartemenku.Waktu sudah menunjukkan pukul 19.00,aku memutuskan untuk tidur sebentar di sofa ruang tengah.Tak kusangka aku akan secepat ini terlelap.Terlelap dalam alam mimpiku.

“Kevin-ah…”panggil seseorang.Aku membuka mataku untuk memastikan siapa yang memanggilku,aku melihat sekeliling dan tak ada siapa-siapa.Dan baru kusadari ternyata aku tidak berada didalam apartemenku melainkan disebuah padang rumput hijau yang sangat luas.

“Kevin-ah”lagi-lagi suara itu memanggil,aku berusaha mencari asal dari suara itu . Dan mataku tertuju pada seorang gadis cantik yang menggunakan dress putih selutut yang sedang duduk di bangku tak jauh dariku. Senyumnya sangat hangat. Wajahnya sangan mirip dengan Chae ri. Atau jangan-jangan dia memang benar-benar Chaeri ?

“Keajaiban datang Kevin-ah…Kita bisa bertemu lagi”ujarnya diiringi dengan senyum manisnya.Hal yang sama juga kulakukan. Aku tersenyum. Akhirnya keajaiban itu datang juga , aku dapat bersamanya lagi.

“Waktu kalian tidak lama, hanya samapi besok , sebelum matahari terbenam”ujar seorang yang berada disampingku.Kami berdua hanya mengangguk tanda mengerti. Terima Kasih Tuhan karena telah menggabulkan doaku. Walaupun hanya sehari untuk hal itu. Aku sangat bahagia. Kami berdua menghabiskan waktu bersama , bercanda , bermain. Aku sangat bahagia bisa bersamanya lagi. Kusandarkan kepalanya di pundakku .

“Oppa sebentar lagi”ujarnya . Ya sebentar lagi aku akan berpisah dengannya , karena matahari sudah mulai meredupkan sinarnya atas bumi. Keajaiban ini hanya sekali dalam seumur hidup. Once in a lifetime. Aku mengelus rambutnya pelan. Perlahan tapi pasti, sosok Chaerin yang semula berada disampingku menghilang. Sampai akhirnya sosoknya hilang terbawa angin. Dia telah pergi. Dan tadi merupakan terakhir kalinya baggiku untuk melihatnya.

Keajaiban itu sudah terjadi. Walaupun hanya sehari bersamanya, aku bahagia. Walaupun hanya sehari bermain dengannya, aku bahagia dan walaupun tadi adalah terakhir kalianya, aku bahagia. Aku bahagia karena telah mendapatkan keajaiban yang telah kutunggu – tunggu. Dan untuk kesekian kalinya aku sangat bahagia untuk hari ini. Setidak-tidaknya aku tahu bahwa Chaerin tidak membenciku karena melakukan hal itu setiap hari padanya. Aku hanya bisa berdoa semoga Chaerin tenang disana.

-FIN-

Aneh ya??Oh ya untuk ChaeRin ini FF yg aku janjikan,kau pairing dengan Kevin.Maaf membuatmu menunggu lama..

Advertisements

9 responses to “Once in a Lifetime [ oneshoot ]

  1. tunggu tunguuu, aku mau nanya.. itu yang diatas kan haerin, trus yang bawah chaerin. itu sama ga?
    btw, hueeee ffnya bagussss kasian kevin akhirnya tetep ditinggal, tp gapapalah yang penting udah ketemu lagi~

  2. aduh aduh…
    sorry ada kesalahan tulisan nama..
    harusnya hae rin bukan chaerin..mianhae guys…
    maafkan keteledoran saya

  3. G mw nyb comment lg.. Hehe..
    Bgs jacq, bgian pas d ksh jaket it bkin trharu bgt.. Huhu.. Tp bgs kq..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s