Complicated ~ *chapter 5* [end]

Auhor : littlewings21

Main Cast :

  • Kim Hyun Joong SS501
  • Jessica SNSD
  • Cho Kyuhyun Super Junior

Other Cast :

  • Lee Donghae
  • Member SNSD
  • Member Super Junior

Length : series

Rating : T

Genre : General, Romance

The final chapter….

Mianhe kalau makin geje >.<

as usual, kasih kritik dan saran + rate ya ^^

DON’T BE SILENT READER !

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

KYUHYUN POV

Aku melangkah dengan bermalas-malasan. Menyusuri jalan setapak dengan perasaan tak menentu. “pabo, coba aja aku lebih cepat sedikit.” Gerutuku.

“Hei kau.” teriak seseorang.

“Donghae~hyung. Bagaimana kau bisa ada disini?”

“Menurutmu? Hehehe.. Apa yang terjadi pada maknae ku ini, huh ?” kata donghae~hyung sambil merangkul pundakku.

“Aku juga ga tau hyung.”

“Apakah maknae ku yang satu ini sedang jatuh cinta?” donghae~hyung tertawa geli mengucapkan itu.

“Waeyo ? Emang ga boleh ?”

“Hehehe.. boleh sih, tapi siapa gadis yang berhasil menggaet hati evil maknae sepertimu?”

“Beautiful Angel.”

“Waw. Bahkan seorang malaikat bisa menyukai setan. hahaha”

“Aku adalah setan yang tampan.” Jawabku asal.

“Ne… Ne.. Ku akui itu. Tapi masih tak ada yang bisa mengalahkan ketampanan seorang LEE DONGHAE.”

Aku menatap sinis ke arah hyungku yang satu ini.

“Sudah.sudah. Tapi kenapa kau bersedih ? Seseorang yang sedang jatuh cinta itu harusnya berbahagia seperti aku.”

“Ah panjang ceritanya hyung.”

“Hmm.. Bagaimana kalau kita pergi ke kedai soju saja? Disana kau bisa cerita semuanya.” Ajak donghae~hyung.

“Baiklah. Eh, tapi tadi hyung bilang …” belum selesai aku menanyakan sesuatu.

“Akan aku ceritakan juga siapa gadis yang aku sukai.. haha”

Kami pun pergi ke kedai soju untuk minum beberapa gelas. Cukup untuk menghilangkan sejenak sakit hati yang sedang aku rasakan.

***

JESSICA POV

*flashback* 5 tahun yang lalu

Aku terduduk lesu di bangku taman sambil memandangi foto kedua orang tuaku. Perasaan marah, kecewa dan sedih bercampur jadi satu. Rasanya aku tak ingin hidup lagi di dunia. Air mata ku terus mengalir turun. Aku tak sanggup untuk menahannya.

Aku benci appa.. Kenapa dia harus melakukan semua itu pada umma ? Seorang laki-laki seharusnya melindungi seorang perempuan. Tapi, kenapa appa selalu bersikap kasar pada umma. Hingga akhirnya sekarang umma meminta cerai.

Di saat kegalauan itu, Hyun Joong~oppa adalah orang pertama yang berada disampingku. Dia yang membuatku kuat sampai sekarang ini.

Hujan turun deras tapi aku tetap berada di taman. Hyun Joong~oppa datang dan memelukku. Membuatku nyaman berada di pelukannya. Tak peduli sederas apa hujan yang turun tapi Hyun Joong~oppa tetap menemaniku disini.

*end of flash back*

Malam ini, dia melakukan hal yang sama seperti 5 tahun yang lalu. Di tempat yang sama dan di saat hujan. Itulah kenapa aku suka hujan. Karena setiap hujan datang dan aku bersedih, Hyun Joong~oppa akan selalu hadir dan menenangkanku.

“Umma tidak akan tenang jika tahu anaknya menangis seperti ini.” Kata Hyun Joong~oppa

“Apakah umma tidak sayang padaku?”

“Jangan seperti anak kecil. Umma pasti sangat sayang padamu. Dia pasti tidak akan mau membuatmu menangis seperti ini. Tapi, kepergiannya adalah takdir. Jadi kamu harus merelakannya.”

“Aku tak punya siapa-siapa lagi di dunia ini. Orang yang paling dekat denganku adalah umma. Sedangkan laki-laki tak tahu diri itu, sejak bercerai dengan umma dia pergi entah kemana.”

Aku merasakan desahan nafas Hyunjoong~oppa. Dia terdiam beberapa saat sebelum berbicara lagi.

“Tenang saja. Banyak orang yang sayang padamu.”

“…..”

“Setelah ini kamu harus bisa menjadi orang yang kuat dan bisa berdiri sendiri tanpa bantuan orang lain jika kamu sedang dalam masalah.”

Aku hanya bisa mengiyakan apa yang oppa katakan. Walaupun aku tak bisa mencerna isi omongannya dengan baik.

“brr.. dingin sekali disini. Pasti karena aku kehujanan. Apa kamu tidak kedinginan ? ayo kita pulang.” Hyunjoong~oppa membuyarkan lamunanku.

“Ne.”

Hyunjoong~oppa pun mengantarkan ku kembali ke dorm.

@ teras dorm

“Gomawo~yo oppa.”

“Ne…………………………….. Sarangheyo nae dongsaeng.”

Aku terkejut dengan apa yang barusan aku dengar. Belum sempat aku menjawab kata-katanya, dia lalu mencium bibirku.

***

HYUNJOONG POV

Aku mencium bibir dongsaeng ku ini. Semoga dia akan baik-baik saja kedepannya.

“Jaga dirimu nae dongsaeng.” lalu aku melangkahkan kakiku ke dalam mobil.

Mungkin, aku ga bisa berada bersamanya lagi. Tidak seharusnya semua perasaan ini muncul. Kalau saja aku bisa memutar waktu kembali aku tak ingin mengenalnya karena aku tak akan sanggup menyakitinya.

Sebuah lagu berjudul “Reset” dari Super Junior mengalun indah di dalam mobilku. Mobil pun melaju menembus jalanan yang sudah lenggang.

***

AUTHOR POV

Pemakaman umma Jessica akan diadakan pagi ini. Banyak actor dan artis papan atas yang datang untuk menyatakan bela sungkawanya. Tapi, belum ada tanda-tanda kedatangan Hyunjoong. Jessica sedari tadi menunggu kedatangan oppanya yang satu itu.

Di lain sisi, Kyuhyun sedang memperhatikan gerak-gerik Jessica yang tidak tenang. Ia tahu siapa yang Jessica tunggu.

“Sica.. Ayo, prosesi pemakaman akan segera dimulai.” ajak Taeyeon.

“Ne, unnie..”

Prosesi pemakaman berjalan dengan lancar. Jessica tidak menangis sama sekali karena dia teringat akan kata-kata Hyunjoong semalam. Dia harus kuat!

Sayangnya Hyunjoong tidak datang saat prosesi pemakaman. Terlihat sekali kekecewaan di wajah Jessica. Kyuhyun yang sedari tadi berdiri dibalik dinding siluman cicak memperhatikan Jessica itu berinisiatif untuk mendekatinya. Tapi,,,

“Sica.” seseorang pria dewasa berlari menghampiri Jessica.

“a…pp….a…” ucap Jessica terbata-bata.

“Ne, apa kabarmu sayang?” tanya appa Jessica sambil mengelus kepala anak tersayangnya itu.

Tapi Jessica menepisnya dan menjawab dengan ketus, “baik. ada perlu apa ?”

“ada yang ingin appa bicarakan padamu. Bisa kamu ikut dengan appa sebentar?”

Dengan malas-malasan Jessica mengikuti kemana pergi appanya itu. Appa membawanya ke sebuah bangku kosong.

“duduklah.” Pintanya.

“Ne.”

“Hmm.. Mungkin sekarang bukan saat yang tepat untuk mengatakan ini. Tapi kalo tidak sekarang appa tidak akan sempat lagi mengatakannya.”

“Katakan saja yang ingin appa bicarakan.”

“Appa akan menikah dua bulan lagi.”

Jessica sangat shock mendengar pengakuan appanya itu. “Umma baru saja meninggal. Sekarang appa akan menikah lagi ? Skenario apa yang terjadi di dunia ini.” Batin Jessica

“………..”

“Appa tau yang ada di pikiranmu. Memang tidak sepantasnya appa membicarakan ini di saat pemakaman umma mu. Tapi, appa hanya ingin meminta restu darimu. Karena bagaimana pun juga kamu adalah anak appa.”

“Tanyakan saja itu pada Krystal.”

“Appa sudah bertanya padanya dan dia setuju. Sekarang tinggal menunggu jawaban darimu.”

“Huuft… Aku tidak tahu. Lakukan saja terserah yang appa inginkan.”

“Mungkin istri appa yang baru bisa menjadi pengganti umma mu.”

“Sampai kapanpun tidak ada yang bisa menggantikan umma” Jessica lalu beranjak dari duduknya dan meninggalkan tempat itu.

Appa Jessica hanya bisa menunduk lemas. “Dia belum bisa memaafkanku.”

***

HYUNJOONG POV

@ Bandara Incheon

Aku duduk di ruang tunggu keberangkatan sambil menatap layar handphone yang terpasang foto aku dan Jessica. Aku tersenyum melihatnya.

“Oppa, kenapa kamu melamun saja sejak tadi?” Shin Hye membuyarkan lamunanku.

“Ah, tidak apa-apa.”

“Oh, kalo begitu minumlah ini.” Shin Hye memberikan ku sebotol jus.

“Kamsahamnida.”

Hari ini aku akan terbang ke Italia untuk sesi pemotretan selama 1 bulan.

10.00 KST

“Sudah waktunya, ayo berangkat.” Ucap manager Hwang.

“Ne.” aku berjalan menuju pesawat dengan perasaan berat.

***

@ Italia

Aku bersandar di beranda hotel sambil mengutak-ngatik handphone.

To: Jessica

Mianheyo.

Send.

***

JESSICA POV

*diit..diit..*

Sebuah sms masuk saat aku sedang berlatih. Dari nomor yang tidak aku kenal. Aku mengeriyitkan dahiku. Hmm, mianheyo ? apa maksudnya ?

“Ada apa unnie ?” tanya seohyun.

“gwenchana.” jawabku lalu menaruh kembali handphone dan kembali berlatih.

SM Town Concert hanya tinggal menghitung hari. Aku harus menampilkan yang terbaik walau hatiku sedang terasa galau. Hyunjoong~oppa begitu saja menghilang. Tak ada kabar sama sekali. Aku terus memikirkannya.

“Jessica, gerakanmu salah semua.” tegur Hyoyeon.

“Ah, mianheyo.”

“Ehm, kita beristirahat sebentar.” Ucap Taeyeon.

Fyuuh, untung saja aku tidak kena marah. Arrgh, Hyunjoong~oppa you make me crazy ! Aku mencoba mencari-cari kesibukan untuk menghilangkan ingatanku tentangnya. Ya, semenjak dia mencium dan mengatakan cinta padaku, aku merasa sangat senang. Tapi kehilangannya membuatku menjadi bingung.

“Yaa..” kyuhyun mengejutkanku dengan suaranya yang menggelegar (?)

“Waeyo kyuhyun~shi ?”

“Gapapa. Udah makan ? Nih, aku ada sisa sandwich 1 lagi. Ambil saja.”

“Gomawo.” Aku memakan sandwich pemberiannya dengan lahap karena rasanya yang sangat lezat.

***

KYUHYUN POV

Aku memperhatikannya memakan sandwich pemberianku dengan sangat lahap. Aku sangat senang melihatnya. Sebenarnya itu bukan sandwich sisa tapi memang sengaja aku buat untuknya.

Dia terlihat lelah beberapa hari ini, aku bertekad untuk menjaganya. Hyunjoong akan sangat menyakitinya nanti. Ah, Hyunjoong babo.

Seminggu yang lalu saat pemakaman Jessica umma

*FLASHBACK*

05.00 KST

Aku baru saja pulang dari kedai soju bersama Donghae~hyung. Saat kami sampai di depan pintu dorm seseorang telah menanti kami. Siapa lagi kalau bukan Hyunjoong.

“Akhirnya kau datang juga.” Ucap Hyunjoong. Terlihat guratan lelah diwajahnya. Ah, ada apa pagi-pagi begini dia mencariku ?

“Ya.. ada apa?”

“aku ingin bicara sesuatu denganmu.”

“Hmm. Baiklah. Ikut aku masuk.” Ajakku.

“Tidak perlu. Aku hanya ingin berbicara sebentar.”

Ah aneh sekali dia. Yasudah, aku membiarkannya diluar sebentar. Sementara aku membawa Donghae~hyung yang sedang mabuk masuk ke dalam dorm. Beberapa saat kemudian aku kembali keluar.

“Kau menyukai Jessica kan ?” tanya nya langsung tanpa basa-basi.

Aku sedikit tersentak saat dia mengatakan itu tapi langsung saja aku berakting seperti biasa.

“Ne. ada masalah ?”

“Aniyo. Aku juga menyukainya. Tapi, sekarang aku cuman mau minta kau menjaganya dan aku harap kau bisa membuatnya mencintaimu.”

“Hah ? apa maksudmu?” lagi-lagi aku terkejut dengan apa yang dia lontarkan.

“Tidak ada maksud apa-apa. Aku hanya ingin melupakannya.”

“MWO ? Begitu saja kau akan melupakannya ? Kau tau kan kalau dia sangat menyukaimu ? Bahkan aku yang sudah mendekatinya dengan berbagai cara saja tidak bisa membuatnya berpaling dari mu. Tapi kau sekarang ….” aish, aku tak bisa melanjutkan kata-kataku. Pikiranku sedang dipenuhi oleh amarah.

“Ne, tapi aku tau kau bisa membuatnya mencintaimu. Aku melepaskannya.” Jawab Hyunjoong sambil menyunggingkan senyumnya. Aku tau senyumnya itu tidak tulus. Aku tidak mengerti apa yang sebenarnya terjadi.

“Kau..”  amarahku benar-benar sudah dibatas ambang. Tanpa ba-bi-bu aku langsung saja memukulnya. Tapi anehnya dia tidak membalas pukulanku. Dia hanya bangkit dan mengelap darah yang keluar dari bibirnya.

“Ah aku tau kau begitu mencintainya.” Ucap Hyunjoong singkat sambil memegang pundakku. Lalu dia berlalu dan pergi begitu saja.

Aku masih tertegun, apa-apaan ini ?

*END OF FLASHBACK*

Aku masih saja menatap wajah polos Jessica. Ada apa dengan Hyunjoong sampai-sampai dia melepaskan Jessica untukku ? Tapi, sekalipun dia melepaskan Jessica belum tentu Jessica bisa mencintaiku. Sekarang sebaiknya aku harus menjaganya. Aku tahu Hyunjoong akan menyakiti Jessica.

“Kenapa kau memandangiku?” tanya Jessica.

“Aniyoo, ada saus di mukamu.”

“Mana ? Mana ?”

“Ini.” aku mengambil tissue dan mengelap saus yang menempel di wajahnya.

Aku merasa grogi sangat melakukannya tapi aku tetap saja menutupinya dengan gaya gentle ku.

Yeah, dia tersenyum padaku. Dapatkah aku melayang sekarang ? Aduh mungkin itu sedikit lebay. Tapi aku sangat senang dia mulai menunjukkan keramahannya padaku. Akankah aku bisa merebut hatinya ?

“Kyu, aku pergi dulu ya! Berlatih lah dengan giat. FIGHTING !!”

“Ne.”

Aku menatap kepergiannya dengan senyuman. My Ice Princess, Can you will be my girl ?

***

AUTHOR POV

Hari ini semua artist SM ent akan mengadakan rehearsal untuk SM Town Concert. Jessica sedang duduk dibangku penonton sambil memperhatikan sunbae dan hobaenya yang sedang latihan.

Kyuhyun juga begitu, dia berjalan menuju kursi dimana Jessica duduk sambil membawa dua segelas kopi karena udara hari ini sangat dingin.

“Ambillah.” Kata Kyuhyun sambil menyodorkan segelas kopi ke arah Jessica.

“Eh? Ne.. gomawo.”

Mereka bercengkrama beberapa saat sebelum Jessica dipanggil untuk perform rehearsal. Kyuhyun memperhatikan Jessica dari bangku penonton sambil sesekali mengikuti dance SNSD.

Tanpa Kyuhyun sadari, hyung-hyungnya sedang memperhatikan gerak-geriknya sambil tertawa cekikikan. Yeah, Donghae telah membocorkan rahasia Kyuhyun kepada semua member Super Junior.

***

Rehearsal hari ini berjalan dengan sukses. Semua artist bekerja dengan sangat professional. Sebelum dibubarkan mereka berkumpul dulu bersama-sama. Seperti biasa, Kyuhyun mengambil posisi disebelah Jessica. Member SNSD yang lain merasa sedikit curiga tapi untungnya para hyung-hyungnya Kyu membantu dengan mengalihkan member SNSD agar tidak berbuat macam-macam.

Sebuah screen tv terpampang di depan mereka sambil menampilkan MV-MV para bintang idola masa kini. Beberapa menit kemudian, sebuah headline news tersiar.

“Bintang hallyu star, Kim Hyun Joong baru saja menyelesaikan pemotretan selama 1 bulan di Italia dan sekarang ia telah kembali ke Seoul. Hari ini telah diadakan konferensi pers di Shindorim, Techno Mart pada pukul 10.00 KST. Sebuah pengakuan terucap dari seorang Kim Hyun Joong. Dia mengaku sedang menjalin asmara dengan seorang artis yang tentunya sudah tidak asing lagi ditelinga kita, Park Shin Hye. Waw, bagaimana bisa ? tunggu kelanjutannya setelah commercial break berikut.”

“Dia melakukannya.” ucap Kyuhyun dalam hati. Kyuhyun seakan tersadar beberapa saat setelah melihat berita tersebut jika Jessica tidak lagi berada disampingnya.

Kyuhyun beranjak dan segera mencari keberadaan gadis yang dicintainya itu. Sesuatu pasti sedang terjadi padanya. Kyuhyun memiliki insting yang kuat dan dia mengikutinya. Hanya dalam sekejap, dia sudah menemukan keberadaan Jessica.

Ya, gadis itu sedang terduduk lemas di pojokan lorong sambil memeluk kakinya. Perlahan demi perlahan Kyuhyun mendekatinya dan ikut berjongkok lalu memeluk Jessica.

“Kyu..” panggilnya.

“Ne, aku tau.” Jawab Kyu lembut.

Kyuhyun merasakan bajunya basah. Jessica menangis untuk kesekian kalinya. Kyuhyun semakin mengeratkan pelukannya.

***

Hari-H telah tiba. SM Town Concert yang berdurasi 6 jam akan segera digelar beberapa jam lagi. Semua artist SM ent tengah bersiap-siap di tempatnya masing-masing.

“Gwenchana~yo?” tanya Kyuhyun pada Jessica.

“Ne..” jawab Jessica lesu..

“FIGHTING !” Kyuhyun memberi semangat sambil menepuk-nepuk pundak Jessica dengan lembut.

“Gomawo~yo Kyu. Gomawo udah nemenin aku setiap aku sedang sedih.”

Kyuhyun tersenyum mendengar pernyataan itu lalu memeluk Jessica. Jessica membiarkan wajahnya terbenam di balik dada bidang Kyuhyun.

“Uhuk..uhuk..” Taeyeon terbatuk-batuk melihat adegan mesra didepannya

Dua sejoli itu pun melepaskan pelukannya dan beralih ke posisi nya masing-masing dengan grogi.

Concert di mulai dan satu demi satu artis SM ent melakukan performance. Sekarang, waktunya  closing song sebelum encore semua Artis. Tiffany, Seohyun dan Jessica dipilih untuk menyanyikan sebuah lagu berjudul “Oppa Nappa”

Mereka bertiga naik ke atas panggung dan mulai menyanyikan satu demi satu liriknya dengan diiringi alunan music yang indah dan gerakan kompak fans-fans saat mengayunkan Light Stick fandom masing-masing.

da aneunde nan aninde I know that I’m not the one.
Geuraedo nohchigi shilheunde But I still don’t want to lose you.
Ddak hanbeonman nae maleul deuleoyo Listen to me just this once.
Oppa apeseon yeojaranmaliya I’m a woman when I stand in front of you.

narang baphanbeon meokneunge Is it so hard to take me out once?
Geureohge himdeungayo
You said you moved on.
Ijeossdamyeonseo honjaramyeonseo
You said you were alone.
Geu eonnin wae mannanayo
So why do you keep seeing her?

nunmulinado na ireohge chama Even though my eyes tear, I hold them back.

oppan jeongmal nabbeunsaram Oppa, you are a really bad person.
Jeongmal nae mameul molra~ nal mideobwayo
You really don’t know how I feel~  Just believe in me.
Nado jal hal su issneunde
I can be good to you too.

NB: diambil cuman part nya Jessica

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

KYUHYUN POV

Aku menyaksikan performance nya dari backstage. Dia menyanyi dengan sangat tulus. Aku tau dia pasti sangat sedih sekarang. Wajahnya tersenyum tapi itu hanyalah senyum palsu. Aku melihat matanya berkaca-kaca tapi dia tetap menahannya agar air mata itu tidak jatuh. Baboo~ menangislah jika kamu mau, Jessica..

Dadaku terasa sesak sekali, mungkin aku cemburu karena ia masih mencintai Hyun Joong tapi tidak hanya itu. Aku merasa sangat bodoh membiarkannya menahan sakit hatinya.

Aku menatap kearah bangku penonton. Terlihat begitu indah memandangi warna-warni yang menyatu menjadi satu kesatuan. Tapi, aku merasa ada sesuatu yang aneh di bangku penonton dekat dengan backstage. Aku menyipitkan mataku dan melihat seseorang yang sepertinya aku kenal. Ya… HYUNJOONG !! Kenapa dia bisa ada disini ???

***

JESSICA POV

Aku turun dari atas panggung sambil tetap menahan air mata yang hampir jatuh. Hyunjoong~oppa, apa maksudmu berkata sarangheyo saat itu ? Aku masih tidak mengerti tentang semua ini.

Tiba-tiba, seseorang menarikku dan membawaku ke ruang make up.

“Menangislah. Jangan menahan sakitmu itu!”

Aku menatap orang yang mengatakan itu. Kyuhyun! Dia lagi yang ada disampingku sekarang. Ya, dia tahu bagaimana isi hatiku. Aku benar-benar tidak kuat menahan semuanya dan aku menangis sambil bersandar dipundaknya.

15 menit berlalu..

“Seka air matamu.” Kyuhyun memberikannku tissue.

Aku menyekanya dan seorang penata rias masuk ke dalam ruangan. Oh, Kyuhyun telah merencanakan ini.

Kyuhyun berdiri dan tersenyum padaku, “aku harap kamu lebih baik sekarang. Aku pergi dulu, mari selesaikan konser ini dengan hati bahagia.”

“Ne.” penata rias mulai memoles lagi wajahku yang sudah tidak karuan.

***

AUTHOR POV

Concert yang berjalan selama 6 jam pun telah selesai dengan sukses. Para artist SM ent dan para kru berniat untuk mengadakan pesta perayaan. Jessica berjalan bersama member SNSD yang lain menuju van mereka.

Di pintu keluar, Hyunjoong sedang berjalan menuju mobilnya juga. Hari ini dia memutuskan untuk menonton Jessica. Sejujurnya, dalam hati Hyunjoong ia ingin memberikan selamat kepada yeoja yang dicintainya itu. Tapi ia ga mau membuat perasaannya yang lama semakin bergejolak lagi. Sudah waktunya untuk melupakan Jessica.

Jessica menyadari seorang namja yang baru saja melewati pintu keluar itu. Ya, siapa lagi kalau bukan Hyunjoong. Huh, oppa kamu datang ke concert ?

***

JESSICA POV

Aku membulatkan niatku untuk meminta penjelasan darinya.

“Oppa.” Panggilku

Hmm, aku melihat ekspresi kaget dari wajahnya.

“Ne, ada apa ?” jawab Hyunjoong~oppa tanpa ekspresi. Waeyo oppa? Sikapmu berubah sekarang.

“Apa yang terjadi?”

“Mwo ? Tidak ada.”

“Kamu berubah sekarang oppa. “

“Tidak ada yang berubah dariku.”

Aku tak kuat menahan tangisanku, “Oppa, sarangheyo.”

“Lebih kamu mengatakan itu pada orang yang juga mencintaimu.”

“Tapi, hari itu…” aku benar-benar menangis sekarang.

“Mianhe~yo Jessica. Aku hanya menganggapmu sebagai dongsaengku. Aku pergi dulu, annyeong” Hyunjoong~oppa berlalu begitu saja.

Hatiku benar-benar seperti ditusuk oleh pedang saat hyunjoong~oppa mengatakannya. Aku tak bisa menahan rasa sakit ini lagi.

***

KYUHYUN POV

Apa yang sebenarnya yang ingin dilakukan Hyunjoong ? Shit, Dia membuat Jessica menangis lagi. Aku berlari ke arahnya dan mulai memukulnya tanpa henti.

Aku pikir dia akan mati di tempat jika Donghae~hyung tidak datang untuk menarikku.

“Kyuhyun. Apa yang kau lakukan ?” tanya Donghae~hyung marah.

“Gwenchana Donghae. I’m okay.”

“Cih…” aku menatapnya dengan garang

“Daripada kau melampiaskan kekesalanmu untuk memukuliku, pergilah dan tenangkan dia.”

Entah kenapa aku menuruti apa katanya. Aku berjalan menuju Jessica.

***

HYUNJOONG POV

Aku berjalan tertatih-tatih ke dalam mobil sambil dibantu oleh sahabatku, Donghae.

“Kondisimu tidak baik untuk menyetir. Biarkan aku mengantarmu pulang. Tunggu sebentar!” cerocos Donghae.

Aku mengiyakannya dan masuk ke dalam kursi penumpang. Berselang beberapa saat, Donghae udah berada di kursi pengemudi dan melesatkan mobilku.

“Ada apa denganmu Hyunjoong ?”

“Tidak apa-apa.”

“Kenapa kau menyakiti Jessica ? Kan sudah ku katakan dia sangat mencintaimu. Dan aku juga tau perasaanmu dengannya juga sama.”

“Aku hanya ga ingin menyakitinya lebih banyak lagi.”

“Tapi, sekarang kau telah menyakitinya.”

“Kalau aku tidak melakukan ini, kelak dia akan lebih tersakiti lagi. Karena kami ga mungkin bisa bersama.”

“waeyo?” tanya donghae penasaran.

Aku menarik napas dalam-dalam lalu mulai bercerita,

*FLASHBACK*

“Nae adeul.”

“Umma..”

Saat aku sedang beristirahat di hari libur, umma datang sambil membawa berbagai makanan kesukaanku. Ah, aku tau setiap umma datang membawa banyak barang pasti ia sedang ingin mengatakan sesuatu yang penting.

“Umma ingin mengatakan sesuatu apa?” tanyaku jahil.

“Ah, kau sudah tau maksud kedatangan umma. Baiklah umma akan langsung to the point.”

“Ne..”

“Umma sudah menemukan calon appa untukmu. Dan umma yakin kau akan suka dengannya. Dia adalah seorang pria yang baik.”

“Benarkah ?” ketakutanku akhirnya terwujud juga. Umma akan menikah lagi!

“Ne.. dan umma hari ini datang bersamanya.”

“Siapa dia?” aku berharap-harap cemas.

Lalu, seorang pria tinggi serta berparas bijaksana itu masuk dan duduk di samping umma.

“Dann Jung imnida.”

“Hyunjoong imnida.”

Oh jadi ini yang akan menjadi appa ku. Lumayan dari segi penampilan tapi aku tidak tahu bagaimana sikapnya.

“Hyunjoong, ngobrol lah dengannya. Umma akan membikinkan kalian minuman.”

Aku sedikit canggung saat harus memulai pembicaraan dengan orang baru. Tapi ternyata Dann~ahjussi adalah orang yang luwes dan friendly. Dia dengan cepat dapat beradaptasi dengan gayaku. Hmm, mungkin aku bisa menerimanya sebagai appa baru.

Untuk beberapa jam kami bertiga saling bercerita dan membentuk sebuah kekeluargaan. Aku sangat senang dengan Dann~ahjussi, dia sangat mengerti tentang dunia entertainment.

“Uhm, sudah sore. Sebaiknya umma dan Dann harus pulang sekarang.”

“Saya pamit dulu Hyunjoong. Saya harap kamu bisa menerima saya sebagai appa barumu kelak. Oh ya, saya juga mempunyai dua anak perempuan. Mungkin kamu mengenal mereka. Mereka akan menjadi saudaramu juga.”

“Nugu ?” tanyaku

“Soo Yeon dan Soo Jung”

“Dann, cepatlah. Kita harus pergi sekarang.” Teriak umma dari luar pintu.

“Ah yasudah, sampai berjumpa lagi Hyunjoong. Annyeong.”

Aku terdiam tanpa bisa berkata apa-apa. Aku menatap kepergian mereka berdua. Kegalauan seketika itu juga merasuk ke dalam hatiku.

***

Ciiiiiittt…

Donghae memberhentikan mobil secara tiba-tiba. Hampir saja aku terjungkal jika tidak memakai safety belt.

“Jadi….”

“Ne.” jawabku lesu.

Aku melihat tatapan iba dari raut wajah Donghae. Ya, aku memang benar-benar tidak beruntung sekarang ini!

“Hmm. Apa kau benar-benar berpacaran dengan Shin Hye?”

“Aniyoo..”

“Sudah kuduga, pertahankanlah cintamu Hyunjoong.”

“Tapi…” jawabku

“Aku akan membantumu. Tenang saja!”

Aku tak tau harus berkata apa lagi. Aku hanya menganggukkan kepala dan kembali bersandar.

***

AUTHOR POV

Di lain tempat, Kyuhyun dan Jessica sudah berada di suatu restoran untuk merayakan kesuksesan SM Town Concert. Seharusnya kebahagiaan yang terpancar diwajah setiap orang. Tapi, Jessica hanya bisa merenung dipojokkan. Kyuhyun yang melihat itu benar-benar tidak tega dan akhirnya dia mendekati Jessica dan mengajaknya untuk menghirup udara malam diluar.

“Jessica.. gwenchana~yo ?”

“I don’t think so.”

“Kemarilah.” Kyuhyun menaruhkan kepala Jessica dipundaknya.

Langit malam ini begitu gelap tanpa bintang-bintang. Hanya ada satu bulan yang menerangi. Begitu pula dengan hati Jessica. Ia merasa hampa sekali tapi seorang namja disampingnya sudah sedikit dapat menerangi jiwanya yang kosong.

“Sica.. Lupakanlah dia! Tak ada gunanya kamu selalu memikirkannya lagi. Buka lembaran baru yang lebih indah.” akhirnya Kyuhyun membuka suara setelah kesunyian sempat merayapi.

“Mungkin, saat aku akan menemukan seseorang yang cocok untukku.”

“Sarangheyo Jessica.” Ucap Kyuhyun setelah berhasil mengumpulkan semua keberaniannya.

Ia menegakkan kepalanya lalu tersenyum penuh arti kepada Kyuhyun. Kyuhyun membalas senyuman itu.

***

Seminggu setelah hari itu,

Lusa adalah hari pernikahan Hyunjoong umma. Hyunjoong umma meminta anaknya untuk menjadi pengiringnya nanti. Sebagai anak yang berbakti Hyunjoong mengiyakan permintaan ummanya.

Hyunjoong tengah membereskan barang-barangnya. Setelah selesai menyiapkan semua barangnya. Hyunjoong keluar dari apartement menemui Shin Hye. Hari ini mereka berdua akan pergi ke Jeju Island untuk mengadakan pemotretan disana.

***

@ Jeju Island

“Ya, kalian akhirnya datang juga.” teriak staff.

Seorang Coordi Noona membawa Shin Hye dan Hyunjoong ruang make up.

Beberapa menit kemudian, mereka telah siap dengan penampilan yang sangat menawan. Pemotretan hari ini bertema Pra-Wedding.

“Hyunjoong~shi peluk Shin Hye dari belakang.” Photographer mengarahkan dua pasangan itu.

“Lebih dekat lagi.” oceh salah satu staff.

1 jam telah berlalu dan pemotretan pun berakhir. Hyunjoong duduk dibangku yang telah di sediakan oleh staff. Ternyata, Jessica juga sedang berada ditempat yang sama.

Sekarang giliran Jessica yang akan mengadakan pemotretan dengan member SNSD dan Super Junior. Sebenarnya pasangan Jessica adalah Siwon tapi berhubung Siwon sedang ada kesibukan lain maka digantikan oleh Kyuhyun.

Hyunjoong yang mendengar pembicaraan para staff tentang pemotretan SNSD pun berniat untuk tinggal sejenak melihat pemotretan itu.

Ya, Hyunjoong melihat Jessica. Dia senang bisa melihat yeoja itu walaupun hanya dari jauh tapi sayangnya Jessica tidak sendiri. Disampingnya ada Kyuhyun yang setia menemani. “Sepertinya Kyuhyun telah berhasil mengambil hati Jessica. Jessica tertawa bahagia disampingnya.” Pikir Hyunjoong.

“Hyunjoong.. Shin Hye.. Come to here.” panggil Manager Hwang.

Aku berjalan bersama Shin Hye melewati mereka berdua. Berat untukku tetap berjalan lurus tanpa menengok ke arahnya. Aku semakin berpikir tetang kata-kata Donghae waktu itu.

“Hyunjoong.” Donghae memanggilku

“Ya,,, kau juga disini.”

“Ne.. Kau sudah mau pulang ? Disinilah sebentar lagi. Ok?”

“Hmmm… baiklah !” lalu aku menyuruh Shin Hye pulang terlebih dahulu.

***

JESSICA POV

Lagi-lagi Hyunjoong~oppa selalu hadir dibenakku. Ah, aku belum bisa melupakannya.

“Annyeong.” Sapa Donghae~oppa

“Annyeong oppa” jawabku

“Kamu sedang bersantai kan? Tolong temani sahabatku ini dulu ya. Aku akan melakukan sesi pemotretan sekarang.”

Aku menganggukkan kepalaku. Padahal aku tidak tahu siapa sahabat yang dimaksud donghae~oppa. Aku membiarkan namja disebelahku itu.

“Sica.” panggilnya.

Aku menoleh dan terkejut bahwa namja itu adalah Hyunjoong~oppa. Aku memalingkan wajahku ke arah lain karena sepertinya air mata ingin turun dari pelupuk mata.

“Jangan menangis karenaku! Mianheyo.” Ucapnya lirih.

“Oppa..” aku masih bingung dengan sikapnya yang berubah-ubah seperti ini.

“Ssutt.. Kyuhyun akan menjagamu. Jadi jangan pernah menangis lagi. Aku ga akan tega melihatmu seperti ini.”

“Tapi..” sebelum aku selesai berkata, Hyunjoong~oppa telah berlalu dari hadapanku.

Apa yang terjadi sebenarnya ? Sepertinya semuanya semakin rumit. Sebaiknya aku menanyakan ini pada Donghae~oppa. Dia pasti tau tentang sesuatu hal.

***

@ Dorm Super Junior

Aku mencari-cari keberadaan Donghae~oppa. Ternyata dia sedang belajar bermain sulap dihalaman belakang. Aku menghampirinya.

“Oppa. Ada hal penting yang ingin aku tanyakan.” Ucapku tanpa basa-basi.

“Aku sudah tau apa yang ingin kamu tanyakan.”

Ouch, ternyata Donghae~oppa memang tahu tentang sesuatu hal. Donghae~oppa mulai bercerita satu demi satu hal yang sama sekali tak ingin aku dengar. Walaupun begitu aku tetap mendengarkannya dengan seksama.

***

Setelah dari Dorm Suju aku memacu mobilku menuju suatu tempat. Beberapa menit kemudian, aku sampai didepan sebuah rumah bercat putih itu.

*tingg..tongg..*

Pintu terbuka lebar dan seseorang pria tersenyum kepadaku.

“Jessica. Appa senang kamu datang kesini. Masuklah.” Ajaknya

Aku mengikutinya masuk kedalam rumah yang penuh kenangan. Rumah ini adalah rumah dimana aku tinggal saat appa dan umma masih bersama. Di dinding tergantung sebuah foto gadis kecil yang memakai dress berwarna pastel. Gadis itu adalah aku.

“Ada perlu apa sayang ?” tanya appa lembut.

“Calon istri appa adalah umma dari Hyunjoong~oppa. Benarkah itu ?”

“Darimana kamu tau itu ? Apakah Hyunjoong telah memberi tahu hal itu padamu ? Ah, pasti kalian sangat dekat.”

“Ne.” ternyata semua itu adalah kenyataan.

“Oh ya Jessica, appa ingin kamu menjadi pengiring pada saat pernikahan appa. Bagaimana?”

“Hmm… baiklah appa.” Aku tak tau harus berbicara apalagi jadi aku berpamitan untuk pulang.

***

Hari sabtu yang indah, tapi sepertinya akan menjadi hari yang tak terlalu menyenangkan untukku. Appa akan menikah hari ini. Sejujurnya, aku tidak ingin datang tapi dia tetaplah orang yang telah membesarkanku jadi mau tak mau aku akan datang ke acara itu. Semua member SNSD dan Super Junior juga diundang oleh appa.

Aku menggunakan gaun pemberian umma dahulu pada saat ulangtahunku. Aku tak pernah memakainya karena aku hanya ingin memakainya saat aku menikah nanti. Tapi, sekarang aku benar-benar memakai gaun ini walau bukan aku yang menikah.

***

KYUHYUN POV

Aku akan datang ke upacara pernikahan Jessica appa. Semalam, aku mengajak Jessica untuk pergi bersamaku. Dia menyetujuinya dan sekarang aku tengah menantinya.

Tak butuh waktu lama, pintu dorm terbuka dan Jessica berjalan ke arahku. Aku tak bisa berkata apapun saat melihatnya. Dia benar-benar sangat cantik. Aku tersenyum melihat kecantikannya. Coba saja dia adalah milikku. Aku akan menjadi pria yang beruntung.

*FLASHBACK*

“Sarangheyo Jessica.” Ucapku

Dia yang tengah bersandar dipundakku lalu mengangkat kepalanya dan tersenyum kepadaku. Senyum terindah yang pernah kulihat.

“Terimakasih kamu telah mencintaiku. Tapi, mianhe aku tak bisa membalasnya.”

“Apa kamu belum bisa melupakan Hyunjoong ?”

“Kalaupun aku telah melupakannya. Aku pikir aku belum bisa mencintai orang lain lagi. Mianhe~yo.”

“Ne.. gwenchana~yo. Yang penting aku sudah lega dapat mengatakan perasaanku.” Ucapku sambil mengusap kepalanya.

***

@ Lokasi Pernikahan

“Ready or Not ?” tanyaku.

“Yeah, I’m ready.” Jawab Jessica.

Aku menggandeng tangannya dan berjalan masuk menuju pelataran halaman.

***

HYUNJOONG POV

Aku tengah memakai dasi di ruangan khusus sebelah tempat upacara pernikahan.  Aku berjalan keluar menuju tempat umma berada. Umma tersenyum padaku.

“Anak umma memang yang paling tampan.”

“Hehehehe.”

Donghae yang juga ada disebelah umma mengacungkan jari jempolnya kepadaku. Yeah, I’m ready now !

***

AUTHOR POV

Hyunjoong dan ummanya berjalan masuk ke dalam gereja menuju altar. Sedangkan Jessica tengah bersiap-siap dengan appanya. Lalu, mereka berdua masuk ke dalam.

Jessica terkejut karena yang berada di altar bukanlah Hyunjoong umma tapi Hyunjoong. Appa Jessica melepaskan tangannya dan menyuruh Jessica berdiri di altar.

“Mianhe~yo Jessica. But, Sarangheyoo… Would you marry me ?” tanya Hyunjoong.

Tak ada jawaban untuk beberapa saat dan itu membuat Hyunjoong khawatir.

“Yes, I do.” jawab Jessica akhirnya.

Hyunjoong dan  Jessica tersenyum bahagia. Mereka melanjutkannya dengan mengucap janji setia satu sama lain.

***

@ Wedding Party

“Hari ini adalah hari yang menyenangkan untukku.” Batin Jessica. Disebelahnya kini telah hadir seorang nampyeon yang akan setia menemaninya, Hyunjoong.

Ia sangat berterima kasih pada appanya dan Hyunjoong umma. Mereka yang akhirnya tau tentang hubungannya dengan Hyunjoong memutuskan untuk membatalkan pernikahan dan membiarkan dua sejoli itu bersatu.

Kyuhyun tersenyum miris melihat kebahagiaan sepasang kekasih itu. Tapi, walaupun hatinya sakit tapi dia merasa senang bisa melihat yeoja yang dicintainya tersenyum bahagia seperti ini.

“Heeya.. Lupakanlah Jessica! Buka lembaran baru.” Kejut Donghae

Kyuhyun menganggukkan kepalanya. “memang waktunya aku melupakannya.”

Kyuhyun menatap seorang yeoja yang sedang tertawa bersama dengan Sulli dan Krystal, “Hyung siapa dia ?”

Donghae mengikuti pandangan Kyuhyun lalu tersenyum, “Dia Kim Min Hyo. Teman kekasihku. Kau tertarik dengannya ? Ikut aku.”

Kyuhyun mengikuti hyungnya itu dengan perasaan penasaran.

***

HYUNJOONG POV

Jessica mengajakku menjauh dari kerumunan.

“Mianhe~yo chagiya telah membuatmu tersakiti selama ini.” ucapku.

“Sssuutt.. Lupakan itu yeobo~ya. Yang penting sekarang kita telah bersama-sama.” Jawab Jessica sambil tersenyum.

Yeah aku akan menjagamu, istriku. Lalu, aku mengecup bibirnya lembut untuk kedua kalinya.

***

Tamat….

hehehe, comment + rate ya ! gomawo~yoo…

Advertisements

17 responses to “Complicated ~ *chapter 5* [end]

  1. Aq spndpt cma summer,, qw pkir jessica bkln sma kyu…
    Truz kta2 dini aq stujuuuuuuuu bnget.. Main cast ny jessica gy..

  2. wahhhh ,,, seru banget ni cerita ,,, tpi aku lebih seneng klw jessica sma kyu hyun atu gk sma dong hae ,,, tpi gk apa-apa lah yg pnting hyun jung pantes sma jessica !!!

  3. Waow… keren alur ceritanya… akhirnya happy ending…
    Kalo bisa perbanyakin ff khusus jessica.. soal couple yaaaa terserah soalnya lebih menyukai sica di banding yeoja lainnya…
    Gomawo…^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s