Yesung oR Young Saeng ??? (chaP 8)

Title : Yesung oR Young Saeng ??? (chaP 8 )
Author: viinHankYuwOn
Casts: Yesung, Young Saeng, Hye Na, Sa-ram
Genre : Romance
Length: Chaptered

Part 1

Part 2

Part 3

Part 4

Part 5

Part 6

Part 7

Benarkah ini? Benarkah? Aku telah bisa berjalan. Aku sekarang sudah sembuh sepenuhnya. Sekarang aku bisa pulang. Aku bisa bertemu dengan Hye na. Hye na… tunggulah. Aku akan segera kembali…

*Sa-ram Pov*
Sudah bertahun-tahun aku kenal dengan Young Saeng. berawal dari sebuah kecelakaan yang dia alami, yang mengantarkan dia kesini. Senang sekali bisa berkenalan dengan Young Saeng. Namun, kadang aku merasa sedih harus kenal denganya. Karena aku telah jatuh cinta padanya. Kenapa pertemuan ini harus ada perpisahan? Kakinya tidak bisa digunakan untuk berjalan akibat kecelakaannya. Karena itulah setiap hari aku membantunya untuk menyembuhkan penyakitnya. Dan kini, kakinya sudah sembuh. Dan kini, dia siap untuk pulang ke Seoul. Aku tahu kalau ada seseorang yang dicintainya disana. Meski begitu aku tidak tahu mengapa aku masih menyukainya. Sakit sekali harus melepasnya. Aku tahu jika ia pulang ia tidak akan kembali lagi kesini. Besok Young Saeng sudah akan pulang ke Seoul. Appa yang akan mengantarnya. Sangat jauh perjalanan dari sini ke jalan. Mungkin akan memakan waktu 1 minggu.
“Sa-ram”
“ne?”
“besok aku sudah mau pulang. Aku ingin ke tepi danau untuk terakhir kalinya, temani aku Sa-ram”
“ya” kami berdua berjalan menuju tepi danau tempat aku mengajarnya untuk berjalan. Banyak kenangan di sana. Hari-hari yang indah dan kenangan-kenangan indah banyak kami ukir disana. Setelah sampai kami duduk disana.
“kau ingat Sa-ram, dulu disini aku sering terjatuh. Kau sangat kasar mengajariku… haha”
“Mwo? Kasar? Yang penting kau sudah sembuh sekarang”
“ne… aku senang sekali. Sekarang aku bisa pulang. Aku bisa bertemu dengan Hye na. Entah sudah berapa tahun aku disini. Entah dia masih menungguku atau tidak.”
“pabo… sudah berapa kali aku katakan dia pasti menunggumu.”
“ya… aku harap begitu.” Tiba-tiba kamipun diam. Tidak ada satu katapun keluar dari mulut kami. Sedih sekali rasanya mengakui bahwa ini saat terakhirku bersama Young Saeng. sekali lagi, meski sedih harus melepasnya, tapi aku bahagia melihat Young Saeng bahagia. Aku hanya berharap dia tidak akan melupakanku.
“Sa-ram… sebenarnya aku sangat sedih meninggalkan tempat ini dan juga meninggalkanmu Sa-ram” DEG … mengapa kau mengatakan hal seperti itu Young saeng ? jangan lagi kau katakan kata-kata seperti itu. Aku takut tidak bisa melepaskanmu…
“sudah lama aku disini. Seperti rumahku saja. Kita juga setiap hari bersama-sama, sudah kuanggap adikku sendiri” mwo? Adik? Ternyata dimatanya aku hanya dianggap sebagai adiknya?
“kau kenapa diam saja Sa-ram?”
“anniyo…”
“Gwenchana???”
“gwenchana…”

esoknya

Hari ini Young Saeng akan pulang ke Seoul. Pagi-pagi sekali ia sudah bangun. Sekarang ia akan pulang dengan appa. Appa akan mengantarnya sampai jalan. Sekarang aku hanya terbaring di kamarku. Bodoh sekali aku bahkan tidak berani keluar sekarang. Aku takut tidak bisa melepasnya.
Tok…tok…tok
“Sa-ram kau sudah bangun” kudengar Young Saeng memanggilku. Bagaimana ini? Apa aku harus keluar? Baiklah, aku pikir aku tidak boleh begini. Aku harus melepas Young Saeng dengan tulus.
“Ne… aku akan keluar sekarang” aku bangkit berdiri. Kuangkat kakiku menuju keluar. Kulihat Young Saeng telah berdiri di depan pintu kamarku. Bagaimana ini? Air mataku sudah mau jatuh.
“Sa-ram… sekarang aku akan pulang. Jaga dirimu baik-baik. Jika ada kesempatan aku akan datang lagi ke sini.”
“ne … hati-hati” Young Saeng melangkah mendekatiku. Ia tiba-tiba memelukku. Aku sangat kaget. Dan sejurus kemudian ia melepaskanku. Dan ada yang aneh di leherku. Ternyata itu adalah sebuah kalung.
“bagaimana? Bagus kan? Itu adalah kalungku. Aku berikan padamu.”
“ya… makasih.”
“Young Saeng mari kita berangkat” kudengar appa memanggil nama Young Saeng. kini ia harus pergi sekarang.
“aku pergi sekarang Sa-ram.” Young Saeng tersenyum padaku. Dan ia pun pergi. Aku tidak sanggup mengantarnya lebih jauh lagi. Aku hanya bisa masuk kekamarku. Menangis… hanya itu yang bisa kulakukan sekarang.
*Hye Na Pov*

Yesung mengajakku menikah? Apa yang harus aku katakan padanya? Aku memang menyukainya sekarang. Dan aku kini adalah kekasihnya. Namun, aku tidak tahu harus menjawab apa padanya.
“Yesung… bolehkah kau beri aku waktu untuk berpikir?”
“mwo??? Kau masih tidak percaya padaku kah? Kau masih mencintai Young Saeng???”
“bukan begitu Yesung. Aku hanya perlu berpikir. Bolehkah kau beri aku waktu?” Yesung menghela nafasnya. Dan ia mengangguk pelan.
“2 minggu… cukupkah?” Aku berjalan menuju rumahku. lelah sekali hari ini. Aku harus mendengar hal yang mengejutkan dari Yesung.
1 hari …
3 hari …
1 minggu …
2 minggu …
Aku belum juga memberikan jawabanku ke Yesung. Hari ini aku harus menjawab lamarannya. Aku memang sangat mencintainya sekarang. Tapi belum sebesar cintaku pada Young Saeng. Young Saeng? kembali lagi aku terpikir olehnya. Kenapa semua ini harus terjadi padaku? Mengapa harus secepat itu mengambil Young Saeng dariku Tuhan ??? aku harus melupakan Young Saeng sekarang. Yesung adalah orang yang tepat bagiku. Ia sangat baik dan juga mencintaiku. Kupikir aku tidak akan menemukan orang sebaik dia lagi. Aku tidak boleh menolaknya. Young Saeng hanya masa lalu. Aku tidak boleh lagi mengingatnya. Baiklah!!! Aku akan menjawabnya sekarang. Kutelefon Yesung, mengajaknya bertemu di sebuah kafe. Aku akan menerima lamaran darinya. Aku pun bersiap-siap.
Ting…Tong…
Yesung? Bukannya aku memintanya bertemu di kafe? Mengapa ia malah datang ke rumahku? aku membuka pintu rumahku.
“Young Saeng???” bagaimana bisa? Young Saeng sudah meninggal? Mengapa dia berdiri di depanku sekarang? Apa aku sedang bermimpi? Kugigit lidahku. Sakit… Ini bukan mimpi. Kupikir aku melihat hantu. Ku sentuh tangannya. Terasa…
Apa ini? Aku semakin tidak mengerti…
“Lama tidak bertemu Hye na…” benarkah ini? Benarkah Young Saeng sekarang benar-benar berada di depanku?
“Yo…u…ng… Sa…eng…???”
“maaf Hye na … membuatmu menunggu selama bertahun-tahun.” Kini aku dan Young Saeng duduk di ruang tamu di rumahku. aku bertanya semua yang bisa kutanya padanya. Mengapa dia tiba-tiba menghilang? Mengapa dia tiba-tiba ada disini? Semuanya!!!
“aku ingin mengenalkan Hyungku padamu. Dan aku pergi ke Mokpo. Di tengah perjalanan aku mengalami kecelakaan. Aku terjatuh ke jurang dan kakiku luka. Aku tidak bisa berjalan selama beberapa tahun ini. Di sana aku berusaha menyembuhkan kakiku. Kini aku telah bisa berjalan kembali. Dan aku sekarang bisa pulang.” Ternyata begitu. Ternyata yang polisi temukan hanya mobilnya. Dan polisi berpikir Young Saeng telah meninggal. Apa-apaan ini.
“Bagaimana keadaanmu Hye na?”
“aku baik-baik saja”
“apa kita masih sepasang kekasih Hye na? Aku selalu mencintaimu sampai sekarang. Bagaimana denganmu?” aku? Tentu saja aku masih menyukaimu Young Saeng. melebihi apapun. Dan kekasih? Bagaimana mungkin aku menolaknya. Hpku tiba-tiba berbunyi. Yesung? Aku melupakan Yesung. Segera kumatikan Hpku. Kini aku merasa bersalah. Pada Young Saeng dan Yesung. Siapa yang harus kupilih? Young Saeng adalah orang yang kucintai melebihi siapapun. Namun, sekarang aku adalah kekasih Yesung.
“maaf Young Saeng. semenjak kau pergi aku telah mempunyai seorang kekasih. Kau tahu aku mencintaimu melebihi siapapun. Namun, aku tidak bisa kembali padamu”
“mengapa Hye na??? Kau… kau begitu tega terhadapku”
“Mianhae…”hanya kata maaf yang bisa aku ucapkan padanya.
“baiklah. Jika itu yang terbaik bagimu. Semoga kau bahagia.” Tiba-tiba Yesung datang kerumahku. Baguslah… aku harus mengenalkannya pada Young Saeng.
“Young Saeng?” mwo? Bagaimana bisa Yesung mengenal Young Saeng? dia tidak pernah melihatnya.
“Hyung?”
“Young Saeng ? bagaimana mungkin ? kau masih hidup ?”
“ne , aku masih hidup”
“kalian bagaimana bisa kenal?” kini aku tidak mau tinggal diam dengan semua kebingungan ini. Aku sama sekali tidak mengerti.
“Hye na, dia adalah hyungku. Dia yang ingin aku kenalkan denganmu.”
“mwo? Jadi Yesung adalah Hyungmu?” aku bisa gila dengan semua ini. Bagaimana mungkin kekasihku adalah hyungnya Young Saeng. Pertama bertemu dengan Yesung aku sempat mengira dia mirip dengan Young Saeng. Tapi mengapa aku bisa sampai tidak sadar bahwa Yesung adalah hyungnya Young Saeng???
“ne. Dan mengapa kau bisa mengenalnya?”
“di… dia adalah kekasihku…” dengan berat hati aku mengatakannya. Kulihat Yesung hanya terdiam.
“Mwo??? Kau!!! Teganya kau mengambil Hye na dariku!!!” aku terkejut melihat Young Saeng menarik kerah baju Yesung. Tidak tau apa yang bisa aku lakukan.
“mianhae…” mwo??? Mian katanya? Berarti Yesung sudah tahu bahwa aku adalah kekasih adiknya. Dan kenapa dia tidak pernah memberitahuku? Mengapa dia pura-pura tidak mengenal Young Saeng di hadapanku? Mengapa ini? Ada apa ini?
“Yesung… kau… kau tahu bahwa Young Saeng yang kumaksud sebagai kekasihku adalah adikmu?” aku bertanya kepadanya. Mencari tahu kebenaran di balik semua ini.
“Young Saeng bilang padaku bahwa ia ingin mengenalkan pacarnya padaku. Karena itu Young Saeng datang ke Mokpo. Kemudian ia mengalami kecelakaan. Kata polisi Young Saeng telah meninggal. Kupikir kematian Young Saeng adalah kesalahanmu. Kau tahu Young Saeng adalah satu-satunya keluargaku. Karena itulah aku ingin membalas dendam padamu”
“kau… BrengseK!!!” Young Saeng mendorong Yesung kulihat ia ingin memukul Yesung, namun ditahannya.
“maaf Young Saeng. kini kau sudah kembali. Aku sangat senang melihat kau masih hidup. Kau bisa kembali dengan Hye na sekarang. Meski ia pacaran dengan ku. Aku yakin hanya kau yang ia pikirkan.” Yesung berjalan keluar. Aku hanya bisa diam. Dan mencoba menerima kenyataan ini dengan akal sehatku. Ternyata selama ini Yesung hanya berakting di depanku. Ternyata Yesung yang baik denganku bukan Yesung yang sesungguhnya.

Sudah sebulan sejak Young Saeng kembali. Aku sudah putus dengan Yesung. Kini aku telah kembali pada Young Saeng. menjalani hari-hari kami seperti dulu lagi….


HUA…… MIAN…MIAN…MIAN… KIRAIN INI CHAP TERAKHIR. TAPI SETELAH DIBUAT EH KAYAKNYA MASIH ADA 1 CHAP LAGI….

MIAN IIA SEMUANYA T.T

SANGAT MENGHARAPKAN COMMENT KALIAN SEMUA^^

3 responses to “Yesung oR Young Saeng ??? (chaP 8)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s