[oneshoot] 1 day with you

Title : 1 day with you
Author : Syifa Sugiyantaemin a.k.a saya sendiri
Cast : – Lee Jin Ki (SHINee)
– Shin Sung Hyo (Author)
Rated : T
Genre : Romance
Length : Oneshoot

Fanfic ini terinspirasi oleh komik jepang tapi saya sendiri lupa judulnya hehehe tapi jalan cerita tidak sama kok walaupun ada beberapa kemiripan :p

<b>ENJOOOOOOOY</b>

Halo, Aku Shin Sung Hyo. Hari ini aku ingin mengubah sedikit penampilanku dari yang biasanya. Aku ingin tampil beda. Ya… walaupun hanya hari ini. Entah… Bukan karena aku bosan dengan penampilanku seperti biasanya yang bisa dibilang—CUPU. Aku yang sebenarnya merupakan yeoja berkacamata dan bertatanan rambut selalu dikepang dua. Mungkin itulah sebabnya aku selalu menyendiri dan mengasing di sekolah, bahkan aku seperti menutup mata dan telinga dengan orang-orang di sekelilingku. Aku bahkan tidak mengenal teman-teman kelasku sendiri. Ya… itulah aku. Makanya hari ini aku ingin merasakan suasana baru dengan penampilan baruku.

“tinggal sedikit polesan bedak lagi dan… SEMPURNA!” ucapku pada diriku sendiri yang berada di depan cermin. Aku sedikit tidak percaya melihat diriku sendiri di depan cermin. Inikah diriku? Ya… aku merasa lebih cantik sekarang, walaupun mungkin masih dikategorikan sangat standar, tapi setidaknya aku suka dengan penampilanku saat ini.

***

Kakiku terus melangkah dan membawaku ke sebuah pantai yang memang tidak begitu jauh dari arah rumahku. Bahkan aku baru pertama kali mengunjungi pantai ini. Akupun duduk dengan posisi memeluk lututku sendiri disisi pantai berpasir putih tersebut. Aku bisa merasakan angin-angin bertiup lembut diantara sela-sela dedaunan pohon kelapa lalu mengeluarkan gemericik suaranya yang khas, burung-burung camar berterbangan secara berkelompok dari kejauhan dan sinar matahari yang menyinari seluruh perairan membuat pemandangan laut terlihat semakin indah. Aku sungguh menikmati suasana seperti ini.

“Annyeong aggashi…” Aku mendengar suara seseorang yang sepertinya memanggilku dari arah belakang. Aku menoleh. Ternyata seorang namja yang kelihatannya seumuran denganku.

“Apa barang ini milikmu? Tadi aku menemukannya terjatuh di dekat sana.” Kata namja itu lagi sambil menunjukan sebuah anting yang memang kelihatannya mirip dengan milikku dan sebelah tangannya lagi menunjuk ke arah tempat yang memang aku lewati tadi. Mungkin tadi jatuh di tempat itu. Aku mengangguk, tapi sebelum itu aku memeriksa kedua telingaku dan benar saja, tidak ada anting yang menempel di telinga kiriku. Berarti benar, itu adalah anting milikku.

“ah… Ye.” Aku lalu segera mengambil benda itu dari tangannya.

“Perlu aku bantu?” Tanya namja tersebut yang mungkin melihatku susah memakai antingnya.

“Gwaencahanayo, aku bisa sendiri.” Jawabku sambil terus berusaha memakaikan antingnya.

“Sudahlah, aku tahu kau kesusahan. Sini biar ku pakaikan.” Katanya yang langsung menyerobot tanganku dan berusaha memasangkan antingnya di telinga sebelah kiriku.

“ah, Ye…baiklah.” Kataku menyerah akhirnya.

*CUPS*

Tiba-tiba saja aku merasakan ada sesuatu yang menyentuh pipi kiriku. Aku terdiam. Apa namja itu menciumku? Yang benar saja. Aku memegangi pipi sebelah kiriku yang tadi tersentuh oleh bibirnya. Biasanya yeoja manapun pasti akan marah jika ada namja yang tiba-tiba menciumnya tanpa sebab, apalagi dengan namja yang tidak di kenalnya. Tapi, entah kenapa aku tidak bisa marah padanya.

“YA! Kau…” Aku hanya mengatakan itu dengan nada datar dan tatapan kosong ke arahnya. Sedangkan dia hanya tersenyum cengengesan sambil memperlihatkan deretan giginya yang begitu rapi dan senyumannya yang begitu—menawan.

DEG!

Kenapa juga aku ini? Kenapa malah jantungku berdebar dan pipiku memanas saat melihatnya tersenyum? Tidak… Tidak mungkin aku menyukainya, aku saja bahkan tidak mengenalnya. Aku menggeleng-gelengkan kepalaku berusaha untuk menghilangkan semua pikiran aneh yang sekarang menyelimuti otakku.

“kau—kenapa?” Tanya namja itu yang berhasil membuatku tersentak dan kembali membuat jantungku berebar lagi.

“annieyo… aku harus pergi. Annyeong…” kataku terburu-buru dan bergegas langsung pergi meninggalkan namja itu. Tapi… Tiba-tiba saja ia menarik tanganku. Aku terdiam untuk beberapa saat—membeku. Aku tidak menoleh ke arahnya.

“kau bahkan belum mengucapkan terimakasih padaku.”

“ah, Ye… gomawoyo.” Kataku sambil membungkukkan badan padanya.

“Tapi, bisakah kau melepaskan tanganku? Kau memegangnya terlalu erat dan itu terasa sakit.” Kataku lagi.

Namja itu hanya tersenyum.

“ikut aku.” Katanya langsung menarik tanganku sebelum aku mengatakan setuju padanya. Dasar namja ini!

***

Ia mengajakku ke sebuah kedai es krim, tidak jauh dari pantai. Ia menyuruhku untuk menempati salah satu bangku, sementara ia yang membelikan es krimnya.

“ini untukmu.” Katanya memberikan satu es krim nya padaku. Aku hanya diam, kemudian menatapnya dengan tatapan ‘apa-maksudmu-sebenarnya?’

“ambillah dulu.” Katanya lagi seperti bisa membaca pikirannku. Aku pun mengambil es krim itu pada akhirnya.

Strawberry. Aku tidak percaya. Kenapa namja ini bisa tahu rasa kesukaanku? Ya… aku memang sangat menyukai es krim rasa strawberry dan namja ini membawakannya untukku.

“enak?” tanyannya.

Aku hanya mengangguk lalu menyantap es krim itu lagi. Entah… aku merasa aneh dengan namja yang sekarang duduk di depanku ini.

“oh ya, siapa namamu?” lagi-lagi ia bertanya padaku.

Aku tidak langsung menjawab. Aku masih aneh dengan namja ini. Kenapa dia sebenarnya? Kenapa ia seolah sudah mengenalku? Padahal, kami belum mengetahui nama satu sama lain.

“hm… Miyu.” Kataku berbohong.

Ia mengangguk lalu tersenyum. Senyuman itu lagi-lagi membuat pipiku memanas.

“Lee Jin Ki. Panggil saja aku Jin Ki.”

Aku hanya mengangguk dalam diam sambil terus menyantap es krimnya. Entah… Semenjak kejadian tadi—saat bibirnya menyentuh pipiku, aku merasa ada sebuah perasaan aneh pada diriku terhadapnya. Entah rasa apa itu. Suka? Tidak… tidak mungkin. Aku baru melihat dan mengetahui namanya tadi. Aku tidak mungkin suka pada orang yang tidak ku kenal.

“Miyu… Nama yang bagus.” Katanya lagi. Aku hanya bisa tersenyum masam mendengarnya.

***

Tidak terasa hari sudah sore dan aku hanya menghabiskan waktu dengan namja yang sekarang sedang duduk di sebelahku ini. Ya kalau boleh dibilang aku senang melewati hari ini dengannya dan entah kenapa aku tidak ingin hari ini cepatcepat berakhir.

“Miyu…” panggilnya seketika membuat lamunanku buyar.

“Ne? apa kau memanggilku tadi?” Tanyaku dengan tampang seperti orang bodoh saja.

“Tentu saja. Tadi aku memanggil namamu kan.”

Aku memutar otak dengan cepat. Benar saja dia memanggilku Miyu. Dia tidak tahu nama ku sebenarnya.

“ehm…ini sudah sore. Sepertinya aku harus pulang.” Kataku buru buru menyela.

“Tunggu dulu…” Ia lagi lagi menarik tanganku.

“Apa besok kita bisa bertemu lagi, ditempat ini?” Tanyanya.

“tidak! Tidak bisa! Aku… Aku tidak akan pernah kemari lagi dan kita tidak akan pernah bertemu lagi setelah ini.”

“Miyu…”

Kali ini Ia menatapku. Oh Tuhan! Aku tidak sanggup menatap matanya. Jantungku berdebar brgitu cepat. Kemudian wajahnya mendekat… mendekat… dan

*CUPS*

Aku merasakan ada sesuatu yang menyentuh bibirku. Begitu lembut. Ia menciumku. Aku memejamkan kedua mataku. Kau tahu? Ini adalah ciuman pertamaku dan itu berlangsung selama beberapa menit.

“ah… Jin Ki-ah. Maaf aku harus pergi.” Kataku lalu segera pergi meninggalkannya.

***

Seperti biasanya, hari ini aku kembali menjadi diriku, Shin Sung Hyo yang berpenampilan cupu, berkacamata, rambut dikepang dua, murid yang selalu menyendiri si sekolah dan aku tidak akan pernah lagi menjadi seorang Miyu yang… Tiba tiba aku kembali teringat namja itu. Jin Ki. Entah, saat ini aku merindukannya. Padahal aku baru saja bertemu dengannya kemarin. Apa mungkin karena kami tidak akan pernah bertemu lagi atau apa benar aku menyukainya?

“Miyu…”

Aku mendengar suara seseorang memanggil nama ‘Miyu’ dan itu seperti ditujukan ke arahku. Dan… tunggu dulu. Suara itu… Seperti pernah aku dengar sebelumnya. Suara yang sangat tidak asing. Aku menoleh dan…

Jin Ki.

Benarkah itu dia? Dia berada disini? Disekolah ini? Dan… kenapa dia bisa mengenaliku?

“Jin…Ki?” tanyaku setengah tidak percaya.

“YA! Kau berbohong padaku. Kau bilang kita tidak akan pernah bertemu lagi.” Katanya ringan.

Aku masih tidak percaya dengan semua ini. Ini mimpi kah? Atau kenyataan?

“YA! Aku tahu kau sebenarnya adalah Shin Sung Hyo, yeoja yang selama ini aku suka.”

He? Apa yang dia katakan tadi? Selama ini, Ia menyukaiku?

“Kau… menyukaiku?”

“tentu saja. Kau bahkan tidak menyadarinya kan selama ini, aku adalah teman satu kelas mu.”

Apa yang dia bilang? Dia satu kelas denganku? Kenapa aku tidak pernah menyadarinya? AAAH PPABO SUNG HYO-AH!

“Jinki… aku…”

“Saranghaeyo.”

Tiba tiba saja aku mengucapkan kata kata itu dan langsung memeluk Jinki. Ya, aku menyukainya, sangat sangat menyukainya walaupun aku baru mengenalnya kemarin.

“Na do, saranghaeyo Sung Hyo-ah.”

<b>——-END———</b>

Maaf kalo ceritanya geje dan sangat sedikit huhu inspirasi saya ini terbatas, maklum saja author abal :p hehehe

comment akan membuat hidup saya bahagia (?)

Advertisements

7 responses to “[oneshoot] 1 day with you

  1. aaaaa sipaaa saya ngeborong ngomen di FF dikau wkwk
    lah lah jadi ini ceritanya si jinki udah suka ama sunghyo dari lama gitu? uououoo so sweet~
    nice FF sip! xD

  2. ceritanya krang panjang…haha

    jujur, cerita ini hampir mirip dengan FF yg dibuat author lain untukku dg judul “help me”
    juga hanya kenal 1 hari tanpa sengaja n ternyata besoknya ketemu lagi- si cowo juga si jinki – ngmg klo dia tuh teman sekelasku -duduk dibelakangku lagi
    wuaaaaa……

    maybe komiknya sama kali y…

    overall , mantappp de! happy end ^_^

  3. authornyaa bener.. rada mirip komik jepangg 😀
    dan akuu juga lupaa judulnyaa apaa… hehehe
    tapi tetep bikin aku deg degan bacanyaa.. keep writing dear!! XD

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s