Yesung oR Young Saeng ??? (chap 9~ lasT chap)

Title : Yesung oR Young Saeng ??? (chaP 9)
Author: viinHankYuwOn
Casts: Yesung, Young Saeng, Hye Na, Sa-ram
Genre : Romance
Length: Chaptered

Sudah sebulan sejak Young Saeng kembali. Aku sudah putus dengan Yesung. Kini aku telah kembali pada Young Saeng. menjalani hari-hari kami seperti dulu lagi….

*Young Saeng pov*

Sudah sebulan sejak aku kembali. Aku sangat bahagia sekarang. Tidak menyangka Hye na bisa bersamaku sekarang ini. Namun, tidak bisa dipungkiri juga, aku sangat terkejut dengan Yesung hyung. Sebenarnya aku sangat marah dengan hyung. Tapi aku kembali berpikir. Seharusnya aku harus berterima kasih dengan hyung. Berkat hyung, Hye na tidak kesepian saat aku tidak ada untuknya. Dan aku tahu hyung melakukan semua ini juga bukan tanpa alasan, semua karena ia memikirkanku. Namun, sayangnya ia melakukan hal yang bodoh. Sampai ini hyung pergi tidak tahu kemana. Aku yakin ia pasti sedih saat ini.
“hye na…”
“waeyo ?”
“apa yang kau pikirkan saat aku tidak ada?” entah angin apa yang membuatku bertanya pertanyaan bodoh ini. Namun, aku benar-benar penasaran.
“mwo? Maksudmu?”
“hem… maksudku, aku tiba-tiba menghilang tanpa kabar. Sewaktu aku menghilang, apa yang kau pikirkan tentangku?”
“…”
“jagiya…”
“a..aigoo… apa yang kau tanyakan jagi!”
“jawab sajaaaa…”
“… aku , aku kira kau sudah bosan denganku. Jadi, kau pergi.” Ha? Aku terdiam sejenak. Namun akhirnya aku sadar dan aku tertawa.
“he? Young Saeng-ah .. apa yang kau tertawakan?”
“aniyo… aku mana mungkin bisa bosan denganmu jagi. Jangan lagi kau berpikir hal bodoh itu! Arraso?”
“ne… arraso”

*Hye na Pov*

Senang sekali bisa bersama Young Saeng sekarang. Aku sangat bahagia. Namun, kenapa kebahagiaan ini rasanya tidak sempurna. Hampa rasanya. Aku sendiri bingung, tidak tahu apa yang kurang. Mungkin hanya perasaanku saja, pikirku. Kini Young Saeng sudah di sampingku, kembali padaku. Bukankah itu sudah sangat sempurna? Jadi apa lagi yang kurang ?
“Hyung kemana ya? Sejak saat itu aku tidak pernah melihatnya lagi.” Ha… benar, Yesung. Mungkin itu. Meski aku sekarang tahu jika Yesung mendekatiku hanya untuk balas dendam namun aku tidak marah. Aku malah selalu berpikir tentang dia. Bukannya mengapa, hanya saja aku telah melewatkan beberapa tahun ini bersama Yesung. Wajar saja jika aku merasa kehilangan jika ia tiba-tiba pergi seperti ini.
“mola, kurasa ia merasa bersalah kepadamu. Apa kamu membencinya?”
“tidak. Tentu saja tidak. Bagaimana aku bisa membencinya. Bagaimanapun ia Hyungku dan satu-satunya keluarga yang aku punya saat ini. Sekarang juga aku sedang mencarinya. Kau sendiri? Bukankah seharusnya kau yang membencinya?”
“aku juga begitu. Awalnya aku memang terkejut. Namun tidak lagi. Wajar saja ia melakukan itu padaku.”
“ne”

Sekarang sudah lebih dari setengah tahun Young Saeng kembali padaku. Namun hidupku masih hampa. Hubunganku dan Young Saeng juga tidak terlalu baik. Kami jarang bertemu. Jalan juga jarang. Bukan hanya aku saja. Kupikir Young Saeng juga merasa begitu. Entah apa yang dia pikirkan. Kurasa cintanya padaku sudah berkurang.
Telefonku berbunyi , kuangkat telefonku dan aku mendapati itu adalah suara Young Saeng.
“Hye-na, kau dimana?”
“dirumah, kenapa?”
“aku sudah menemukan Hyung. Dia tinggal di sebuah apartemen. Tunggu di rumahmu, aku akan menjemputmu. Kita akan ke apartemen hyung.”
Begitulah aku sangat terkejut sekaligus senang. Aku bersiap-siap, menunggu Young Saeng menjemputku. Young Saeng telah datang. akupun turun kebawah dengan lift apartemenku. Hanya setengah jam kami berada di mobil dan kamipun telah sampai di sebuah apartemen. Kata Young Saeng Yesung tinggal disana. Ia mendapatkan informasi ini dari temannya. Katanya Yesung bernyanyi di pesta perkawinan temannya.

*Yesung Pov*
Bosan sekali disini. Entah apa lagi yang bisa kulakukan. Aku berencana untuk kembali ke Mokpo, namun kubatalkan. Kupikir akan lebih baik jika aku tetap tinggal di Seoul. Tapi di Seoul juga aku tidak bisa melakukan apa-apa. setiap hari hanya memberi ttatkoma makan.
Ting … tong …
Aish, siapa itu? Mengganggu saja. Tunggu…
Kubuka pintu dan kulihat Young Saeng dan Hye na berada di depan apartemenku. Dengan reflek aku menutup pintu apartemenku.
“hyung… hyung… buka pintunya.”
“tidak. Kalian pergi saja. Jangan menggangguku.”
“hyung” mereka tetap memanggilku, mereka tetap bersihkeras tidak mau pergi, dan pada akhirnya mereka menyerah dan pulang.
Ternyata aku salah. Mereka sama sekali tidak berhenti. Mereka tetap datang ke apartemenku setiap hari. Mau apa sebenarnya mereka. Aku sebenarnya sangat ingin membuka pintu untuk mereka. Namun aku tidak berani karena aku sangat malu. Malu terhadap Young saeng dan terhadap Hye na. Aku mendekati Hye na hanya untuk membalaskan dendam Young saeng. namun entah kenapa kini aku malah benar-benar menyukainya. Lebih baik aku menghindar dari mereka. Dari pada perasaanku diketahui mereka.

*Hye na Pov*
Mengapa Yesung menghindari kami? Sakit sekali melihatnya. Bahkan lebih sakit dibandingkan saat Young Saeng menghilang. Sebenarnya aku telah sadar, jika aku menyukai Yesung. Namun aku tidak sanggup mengatakannya kepada Young Saeng. tapi aku tidak mau memendamnya lagi. Kuberanikan diri untuk berbicara kepada Young saeng.
“Young Saeng… apa kau masih mencintaiku?”
“pabo… tentu saja. Mengapa?”
“Young Saeng, bagaimana jika kita putus?”
“mwo???” oung Saeng berdiri dari kursinya. Kurasa dia sangat terkejut mendengarnya.
“aku tahu kau pasti sangat terkejut. Tapi aku mau jujur padamu. Lama kau menghilang. Kurang sudah tidak ada rasa antara kita. Dan ….. aku sekarang sangat menyukai Yesung”
“mwo? Mengapa kau berpikir begitu? Apa salahku?”
“kau tidak salah Young Saeng, kupikir ini akan lebih baik untuk kita. Yesung sekarang menjauhiku. Tapi tidak apa-apa. aku akan berusaha meyakinkannya jika aku mencintainya. Tidak apa jika dia tidak mencintaiku. Aku akan tetap berusaha”
“baiklah jika itu maumu. Maaf jika aku membuatmu lama menunggu. Kau harus bahagia Hye na. Hyung pasti akan menerimamu”
“ne, kau juga harus bahagia”

Aku telah mengakhiri hubunganku dengan Young Saeng. aku terus mencoba untuk berbicara kepada Yesung. Namun, sampai saat ini dia masih menghindariku. Young Saeng juga selalu menyemangatiku. Aku senang Young saeng tidak membenciku karena aku memutuskannya. Kupikir pasti dia juga mempunyai seorang gadis yang ia cintai. Akan kutanyakan padanya nanti. Hihi.
Berbagai cara sudah aku lakukan. Namun Yesung terus menghindariku. Hari ini aku tetap datang ke apartemen Yesung. Kurasa Yesung sedang keluar. Baguslah, jika ia sudah pulang aku akan bicara denganya. Jam demin jam telah berlalu, sudah jam sebelas malam, dan tidak ada tanda-tanda kehadiran Yesung. Aku duduk di depan pintu apartemen yesung. Sangat dingin sekarang. Ah.. salju turun dengan lebat, pantas saja begitu dingin, makin lama makin dingin, aku sudah tidak dapat bertahan, pusing dan kantuk kurasakan. Mungkin aku telah pingsan sekarang. Samar-samar kulihat bayangan orang. Ternyata Yesung, baguslah aku akan menyatakan perasaanku ini, kuperintahkan tubuhku untuk bangkin, namun tidak bisa. Berat terasa tubuhku. Dan aku yakin 100% aku telah pingsan sekarang.
*Yesung Pov*

Hari ini sungguh dingin. Salju turun dengan lebat di Seoul. Aku pulang larut hari ini. Aku berjalan melintasi beberapa pintu apartemen untuk sampai di kamar apartemen milikku. Namun, kulihat ada seorang wanita terbaring di depan pintu apartemenku, Hye na? Mengapa dia ada di sini di malam seperti ini? Aku berlari secepat mungkin untuk mendapatinya. Kulihat wajahnya sangat merah karena dingin. Tanpa berpikir lagi segera kuangkat tubuhnya dan kubaringkan di tempat tidurku.
Esoknya kulihat ia telah bangun.
“dimana ini?”
“tentu saja di apartemenku”
“Yesung? Bagaimana aku bisa disini?”
“mwo ? seharusnya aku yang bertanya kepadamu? Mengapa kau bisa tidur di depan apartemenku?”
“ah … ne … aku menunggumu.”
“menungguku? Kau bodoh? Di tengah malam dan dingin itu? Apa kau tidak bisa datang di siang hari?”
“tentu saja aku akan sangat bisa datang di siang hari, tapi kau selalu menghindariku. Jadi kupikir jika di malam hari kau tidak akan menghindariku lagi”
“mwo? Ya terserah kau saja. Jadi apa masalahmu datang mencariku? Pulanglah Young Saeng akan cemas melihat pacarnya di rumah lelaki lain”
“dia tidak akan cemas”
“ha ? mengapa?”
“aku telah putus denganya..”
“mwo? Putus? Kenapa? Dia yang memutuskanmu? Benarkah? Tunggu akan ku bunuh dia sekarang”
“ani… tunggu, aku yang memutuskannya.”
“ha? Kau ? mengapa?”
“aku.. aku… aku menyukaimu Yesung”
Aku menjahui Hye na dan Young Saeng karena aku telah jatuh cinta kepada Hye na. Aku tahu ia tidak mungkin bersamaku. Namun, kenyataan apa yang ku terima? Young Saeng dan Hye na telah putus. Dan yang lebih gila lagi Hye na datang dan dia bilang dia menyukaiku.
“kenapa kau diam saja? Kau tidak mencintaiku?”
“tidak”
“arraso. Aku telah mendapatkan jawabanmu. Aku pulang sekarang. Maaf mengganggumu. Hye na berdiri meninggalkan tempat tidurnya. Ia beranjak pulang. Namun, langsung kutahan, aku berlari dan kupeluk tubuhnya.
“tidak mungkin aku tidak mencintaimu” kulihat matanya yang berair, dan sejurus kemudian dia tersenyum.

*Hye na Pov*

Aku telah pacaran dengan yesung sekarang. Kujalani hidupku dengan bahagia sekarang. Namun aku tetap tidak bisa membiarkan Young Saeng. aku harus bertanya kepadanya, siapa wanita yang ia sukai, aku tahu dia pasti mempunyainya. Hari ini aku, Yesung, dan Young Saeng jajian bertemu di sebuah kafe. Aku telah menceritakan hal ini dengan Yesung, kami berdua sepakat untuk mencaritahu tentang wantita yang Young saeng sukai. Yesung juga sangat antusias.
“ada apa kalian mencariku?”
“ani, sudah lama kita tidak berkumpul. Apa tidak boleh ??”
“hahaha tentu saja tidak”
“hem… siapa wanita yang begitu beruntung yang disukai dongsaengku saat ini?”
“he? Apa maksud hyung ?”
“ayohlah Young Saeng. kau tidak perlu menutupinya dari kami. Sejak kau kembali padaku aku sudah tahu jika ada wanita yang kau pikirkan. Ayolah bicara saja. Tidak perlu malu. Ppali!” aku terus membujuk Young Saeng untuk bicara. Namun dia selalu mengelak. Dan akhirnya dia mengatakannya.
“arraso… dia Sa-ram. Kau masih ingat yang aku ceritakan padamu”
“oh Sa-ram”
“he ? siapa dia?”
“yesung kau tidak tahu? Dia adalah gadis yang menolong Young Saeng sewaktu Young Saeng mengalami kecelakaan.”
“oh begitu, apa lagi yang kau tunggu, cepat kejar, nanti diambil lho!”
“ne , benar, pergilah cari Sa-ram. Atau kau takut karena ada di pedalaman?”
“aku juga berpikir begitu, meski jauh dari Seoul dan ada di pedalaman aku sama sekali tidak takut. Aku hanya tidak yakin jika dia juga suka padaku”
“mwo? Apa ada gadis yang tidak tertarik kepadamu?”
“hem… baiklah aku akan pergi besok”
“bagus, itu baru Dongsaengku”
*author Pov*
Young Saeng berangkat esok hari. Ia memang sudah sengaja menghafal jalannya. Akhirnya 10 hari kemudian ia baru sampai di sana. Sudah lama Young Saeng tinggal disana, ia pasti merasa bahagia bisa kembali kesana. Setibanya di sana Young saeng langsung pergi ke rumah Sa-ram. Appa dan omma Sa-ram sangat terkejut dengan kedatangan Young Saeng. kata omma Sa-ram, Sa-ram sedang mencuci di sebuah sungai dekat jurang tempat Sa-ram menemukan Young Saeng. dengan segera Young Saeng datang ke sana. Dan ia mendapatkan sosok seorang gadis yang ia cintai. Namun, Young Saeng tidak langsung menyapanya, ia merencanakan sesuatu yang nakal.

*Sa-ram Pov*
Sudah lama tidak melihat Young saeng. oh ya dijurang di depan sana aku melihat Young saeng. kalau dipikir-pikir lagi aku akan sangat sedih. Tahu bahwa aku tidak akan pernah ketemu denganya lagi. Aku telah menyelesaikan cucianku, kini aku akan pulang kerumah, namun aku berhenti sejenak. Kulihat sesosok tubuh seorang namja terbaring di dekat jurang. DEG … kenapa perasaan ini sama seperti saat pertama aku melihat Young saeng. namun, ini pasti salah, mana mungkin itu Young Saeng. dengan segera aku berlagi menuju kesana. Kudekati tubuh namja itu.
“gwenchana?” aku membalikkan tubuh namja itu, dan betapa terkejutnya saat kudapati wajah namja tersebut.
“Young Saeng !!!”
“hai Sa-ram ,, aku kembali terluka, kini bukan hanya kakiku yang terluka, tapi hatiku, kau harus membantuku menyembuhkannya. Tapi akan memakan waktu yang sangat-sangat lama.. mungkin akan selamanya. Kau bersedia Sa-ram?”
Tuhan, meski aku tidak mengerti apa yang terjadi sekarang, tapi aku benar-benar bersyukur. Tidak ada yang bisa menggantikan Young Saeng. kubuang jauh-jauh pikiran yang tidak penting. Segera kupeluk Young Saeng, takut jika ia akan pergi.
“ne, arraso…”

THE END

Khamsamida all….
Mianhae lama baru di buat, soal na author kena masalah nhe di sekolah, jadi baru di selesaikan sekarang hehehe

Gimana? Jangan lupa LEAVE YOUR COMMENT CHINGU^^

Advertisements

3 responses to “Yesung oR Young Saeng ??? (chap 9~ lasT chap)

  1. huaaaa…ketinggalaaann
    bru tau ada ini FF jadi harus baca dari part 1 dulu *dodol*

    pas baca judulnya…langsung mau bacaaa…cast.a bias saya semua…. ^^

    bagus bagus…endingnya ga di sangka
    yesung sama hyena
    young saeng sama saram

    good work
    bikin lagi yaaa….

  2. wahh,,,ini ada filmnya apa nyata nie maaf aku baru menegnal ss501 sudah ketinggalan hehehe (^,^)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s