My SHINee-ing story after got married (prolog)

Genre : Romance

Rating : G (sebenernya mau ada adegan NC17 nya tapi belum ada disini *ketawa setan*)

Author: Rimahyunki

Main cast (pairing cast):

  • Lee Jinki – Kim Heerin
  • Kim Jonghyun – Ahn Richan
  • Kim Kibum – Choi Geulrin
  • Choi Minho – Lee Minyoung
  • Lee Taemin – Kim Minhyo

Annyeonghaseo^^

Saya datang dengan ff baru lagi nih /plak.
Mianhae kalo castnya itu itu aja hehe (author males cari-cari cast)

Ini ceritanya cuman prolog doang, Jadi masih pendek. Ceritanya tentang latar belakang kenapa member SHINee bisa ‘nikah mendadak’

P.S : Gak ada yang cemburu2an ya? Anggap aja tokoh ceweknya itu kalian^^

Enjoy ya~

>> Onew-Heerin <<


“EOMMAAAA!” Teriak Onew ketika sampai di Gwangmyeong mengunjungi keluarganya yang berada disana.

“Jinki.ah! Bagaimana kabarmu?” tanya eommanya, sambil menepuk pipi Onew.

“Seperti yang eomma lihat” balas Onew menunjukkan matanya yang tambah sipit dan memperlihatkan jajaran giginya (?) ,CLINGG *mengkilap*

Di Tempat lain . . . . .

“Neul raa.ah! Mana motor onnie?” tanya Heerin pada adiknya, ketika ia tak menemukan satu kendaraan pun di garasi rumah.

“Motor onni dipakai chanhae oppa, umma dan apa juga sedang pergi” jawab Neulra masih tak lepas dari DVD Shinee yang sedang ia tonton.

“Aish kau ini! Bisakah berhenti mengagumi 5 orang yang berpakaian aneh itu?”

“Onnie ini bagaimana! Mereka itu kerreeen! Apalagi Key oppa!” ujar Neul raa lalu menggigit tangannya sendiri, sementara Heerin hanya bergeleng heran pada yeoja-dongsaengnya.

“Aku mau les dulu, pinjam sepedamu yaa?” tanya Heerin yang langsung meluyur pergi ke garasi.

Ia mengambil sepeda perempuan berkeranjang milik Neulraa di garasi lalu mengendarainya menelusuri Gwangmyeong di sore hari menuju rumah songsaenim nya.

Onew’s Home-

“Kau belum juga membawa calon istri kemari hah?” tanya appa dan eomma Onew berbarengan.

“Umma, appa, berhentilah menanyakan hal itu. Anakmu ini sedang sibuk menjadi leader sebuah boyband terkenal” balas Onew bersemangat ketika menyebut kata ‘leader sebuah boyband’

“Kau ini anak satu-satunya appa dan eomma, jujur saja Umma sudah ingin menimang cucu darimu” ucap eommanya, sama persis dengan perkataannya pada anaknya, Onew, setiap ia berkunjung ke Gwangmyeong.

Onew menggeleng kesal mendengar perkataan yang mungkin sudah beratus kali diucapkan eomma-nya itu.

“Ah benar sekali kata umma mu! Kau itu jangan sibuk pada karirmu saja! Kau harus menikah! Dan appa memaksamu, ara?” seru appa Onew dengan nada tegas, membuat Onew menunduk dan bingung harus berkata apa, ia tak berani melawan appanya.

“Seandainya ada yeoja yang tiba-tiba muncul ke rumahku, akan kuperkenalkan sebagai calon istriku!” batin Onew membuat sebuah sumpah serapah (?) pada dirinya sendiri.

“Tenanglah, sebentar lagi pasti dia datang” ceplos Onew sekenanya. Ia pun menyadari kata-katanya dan langsun memukul mukul kepalanya.
“Onew pabbo! Apa yang barusan saja kau katakan?”

Tapi sayangnya perkataan Onew tadi terlanjut membuat appa dan eommanya senang.

*Hayoo Onew Hayoo*

Sementara itu. . .


CIITTT

Heerin menghentikan laju sepedanya mendadak ketika melihat sebuah benda di depan sepedanya.

“Wah dompet siapa ini?” ujar Heerin lalu turun dari sepedanya, ia mengambil dompet tadi lalu membuka isi di dalamnya.

“Hmm sepertinya aku pernah melihat foto ini” seru Heerin ketika melihat sebuah KTP, dan beberapa kartu kredit milik… * tebak milik sapa hayo? *

Ia melihat ke alamat tempat tinggalnya, “bukankah alamatnya di kompleks ini juga? Ah ini dia rumahnya! Ternyata dompetnya jatuh di depan rumahnya sendiri” gumam Heerin dalam hati. Ia pun memarkir sepedanya dan bermaksud menyerahkan dompet tadi kepada pemilik rumah.

Onew’s Home-


“Tuhan tolonglah aku” batin Onew dalam hati, tangannya sudah mulai berkeringat karena gugup melihat tatapan ganas appanya.

TOKK TOKK

“Annyeonghasseo” terdengar suara lembut seorang yeoja dari balik pintu.

“Trimakasih Tuhan!!” seru Onew dalam hati mendengar ada seorang yeoja datang.

“Apakah itu dia Jinki?” tanya Umma Onew, yang dijawab anggukan. Padahal Onew sendiri tak tau siapa yang datang.

Ia berlari membuka pintu dan melihat seorang yeoja berambut pendek membawa sebuah dompet.

“Permisi, aku hanya ingin mengembalikan….” kata-kata Heerin terputus ketika Onew tiba-tiba menarik tangannya masuk.

“Umma, Appaa! Calon istriku datang~”

>> Jonghyun-Richan <<


To: HyukJae

Eunhyuk.ssi~ aku sudah kembali ke Seoul dan sepertinya akan menetap disini

To: Richan

Ah aku tak sabar ingin bertemu denganmu lagi^^

To: Hyukjae

^^ jika ada waktu temani aku keliling Seoul ya?

To: Richan

Tentu saja 🙂

Richan menggeser slide handphone nya setelah mengirim pesan ke Eunhyuk.

“Low batt! Sial!” Gumam Richan dalam hati begitu melihat handphone nya mati.
Ia baru pulang dari Jepang setelah menerima beasiswa belajar selama 6 tahun dari SMP sampai lulus SMA .

Akhirnya ia memutuskan untuk menetap dan tinggal lagi bersama keluarganya, melanjutkan kuliah di Seoul.

Selama di Jepang, ia sering berkomunikasi dengan keluarga dan teman-temannya di Seoul, dan akhir-akhir ini ia sedang dekat dengan Eunhyuk.

Richan sendiri tak pernah tau jika sebenarnya Eunhyuk adalah seorang lead dancer sebuah boyband terkenal di Korea, Super Junior. Mereka bertemu di sebuah cafe di Jepang saat SJ sedang melangsungkan SS2. Tapi sekali lagi, Richan tak pernah tau semua hal tentang Boyband, Girlband atau band apapun di Korea.

Richan berjalan melewati deretan toko untuk mencari sebuah butik yang menjual gaun pernikahan.

“Ah ini dia!” serunya lalu berjalan masuk ke sebuah toko berdesain modern itu.

DINGG DINGG

Bel pintu terdengar ketika Richan membuka pintu.

“Annyeonghaseo” sapa seorang pegawai toko seraya membungkuk ke arahnya.

“Annyeonghaseo” Richan balas membungkukkan badannya, “Eomonim, aku ingin mengambil baju pengantin pesanan onnie Ri neul” ujar Richan tanpa basa-basi lalu menunjukkan kertas untuk mengambil pesanan baju itu pada resepsionis.

“Ne, tunggu sebentar” Ibu pegawai sekaligus pemilik toko itu pergi ke belakang dan mengambil dua pasang gaun pernikahan milik onnie Richan.

Tidak lama kemudian, pemilik toko kembali dan menyerahkan dua gaun terbaik yang pernah dibuat oleh toko terbaik di Seoul.

“Apa kau tidak mau mencobanya nona?” anya seorang yeoja pada Richan.

“Ah benar juga, ukuran tubuhku dan onnie kan tidak terlalu jauh. Emm tapi bagaimana dengan gaun pengantin pria nya?” tanya Richan bingung. “Kenapa mereka tak mengambil sendiri sih?” batinnya dalam hati.

“Mungkin kau bisa minta tolong pada seorang namja disini nona” usul yeoja tadi, Richan mengangguk lalu melihat ke semua namja yang berada di toko yang besar itu.

“Terlalu gemuk, anhi! Terlalu kurus, hmm terlalu tinggi, err dia juga terlalu pendek” seru Richan sambil menunjuk ke arah setiap namja yang dilihatnya, mencoba menyamakan dengan ukuran badan calon suami onnie nya.

DINGG DINGG

Pintu terbuka, seorang namja masuk dan memeluk pemilik toko.
“Annyeonghaseo haelmoni, bagaimana kabarmu?” tanya seorang namja yang ternyata adalah Jonghyun.

“Ah! Kau cocok sekali!” ujar Richan sumringah ketika melihat Jonghyun masuk.

“Maukah kau menolongku?”

“Menolong apa nona?”

“Kau mau mencoba pakaian pengantin ini, ya?” tanya Richan tiba-tiba pada Jonghyun.

Semula Jonghyun kaget mendengarnya, ia mengira jika Richan adalah salah satu blingers ataupun fans fanatiknya.

Tapi setelah neneknya yang sekaligus pemilik toko itu menjelaskan pada Jonghyun, ia pun mengangguk setuju.

5 menit kemudian . . .

Jonghyun dan Richan keluar dari ruang ganti mengenakan sepasang gaun pengantin bewarna putih. Mereka terlihat begitu serasi memakainya, membuat orang-orang yang ada di toko itu bertepuk tangan melihat keduanya yang tampak seperti sepasang pengantin sungguhan.

JEPRETT

Tiba-tiba seorang wartawan yang entah datang darimana mengabadikan mereka berdua melalui kameranya.

Tidak butuh waktu lama, sudah banyak reporter yang datang dan mengepung mereka berdua.

“Siapa yeoja di sebelah anda, Jonghyun?”

“Apa dia pacar anda?”

“Mengapa kalian memakai gaun pengantin?

“Apa kalian akan menikah?”

“Kapan pernikahan dilangsungkan, dan kenapa selama ini anda menutupi keberadaan kekasih anda?” Pertanyaan bertubi-tubi datang dari arah wartawan membuat Richan bingung.

“Ne, dia yeojaku! calon istriku! Dan kami akan menikah seminggu lagi, maaf jika selama ini aku menyembunyikannya. Sekarang aku sudah menunjukannya bukan?” ujar Jonghyun sekenanya karna begitu kesal menjawab semua pertanyaan yang diajukan padanya.

“MWOO! Apa maksudmu hah!?” pekik Richan mendengar perkataan namja di sebelahnya yang ia sendiri belum kenal betul.

“Hsst kau tolong aku ya? Tenanglah, ini hanya sementara. Aku hanya ingin mengusir mereka” Jonghyun berbisik pelan tepat di telinga Richan, lalu melingkarkan tangannya ke pinggang yeoja itu berusaha meyakinkan wartawan.

Richan tersentak kaget menerima perlakuan Jonghyun, tapi ia hanya bisa diam dan menunduk.

1 jam kemudian. . .

“Ah akhirnya mereka pergi juga!” seru Jonghyun lalu merebahkan tubuhnya di sofa toko milik neneknya.

DRRT.. DRRT.. DRRT..

“Umma? Tumben menelepon, yobosseyo”

“Umma baru saja melihat berita di tv, kau akan menikah? Kenapa tidak memberitau umma? Ah umma, appa dan noona mu sangat senang mengetahuinya! Yeoja yang cantik! Kau harus membawanya kemari oke? Umma dan noona mu akan mempersiapkan semua pernikahan kalian”

MWOO!!~

>> Key-Geulrin <<


“Umma mana?” tanya Geulrin pada oppanya sambil mengucek kedua matanya karena baru bangun tidur.

“Pergi menemui temannya, katanya ia akan kembali dan memberikan kejutan untukmu” balas oppa Geulrin tak lepas dari acara bola yang ia tonton.

“Mwo? Kejutan apa?”

“Molla~ kau ini tidur saja! Mandi sana!”

“Aku kan capek, baru pulang dari Jepang” balas Geulrin lemas lalu berjalan ke arah kamar mandi. Geulrin dan Richan adalah teman seperjuangan di Jepang, mereka belajar bersama disana selama 6 tahun lebih.

In the other place . . .


“Ah Kibum! Vitamin yang biasanya kau minum habis, umma lupa beli. kau beli dulu gih di apotek atau supermarket dekat sini” suruh umma Key terhadapnya.

“Ne umma”

Geulrin’s Home-

“Kenapa harus aku yang belanja?”

“Aku sedang sibuk, sudah cepat umma pulang sebentar lagi” Geulrin pun hanya bisa pasrah (gak biasanya) dan berjalan kaki ke Supermarket dekat rumahnya.

@ Supermarket


“Apa ada vitamin abcd (author gak sebut merek) ?” tanya seorang yeoja dan seorang namja bersamaan.
Namja berkepala setengah botak, Key. Dan yeoja bersuara cempreng, Geulrin.

“Kalau tidak salah stoknya habis dan tinggal satu, tapi coba kalian lihat dulu disana” tunjuk seorang pegawai pada rak yang berada di ujung supermarket.

Mereka berdua pun berjalan setengah berlari lalu akhirnya berlari demi sekotak vitamin.

“Hey, aku dulu yang melihatnya botak!”

“Enak saja, ini punyaku cempreng!”

Beberapa menit kemudian, pembeli yang menyadari keributan itu berjalan mendekati mereka berdua. Pembeli yang semuanya adalah yeoja langsung berteriak histeris saat tau Key ada di hadapannya.
Beberapa detik kemudian, Key telah dikerubungi fansnya.

Geulrin memanfaatkan kesempatan itu lalu pergi meninggalkan Key dengan membawa kotak vitaminnya.
“Apa dia artis?” pikir Geulrin dalam hati.

Geulrin’s Home-

“Aku pulang” teriak Geulrin seraya membuka pintu rumah.

“Ini dia anak perempuanku yang baru pulang dari Jepang” ujar umma Geulrin mengenalkan pada teman wanitanya.

“Annyeonghaseo” sapa Geulrin sambil membungkuk sopan.
“Geulrin, teman umma ini calon mertuamu. Kau masih ingat kan perjodohan halmoni mu?” Geulrin tersendak mendengarnya, tapi ia pun mengangguk tak bisa menolak. Dulu halmoni Geulrin dan temannya sempat membuat perjanjian semacam perjodohan bagi generasi penerus mereka.

“Lalu dimana Key?” tanya umma Geulrin,
“oh nama namja itu Key, kira-kira seperti apa ya orangnya?” batin Geulrin dalam hati.

TOKK TOKK

“Annyeonghaseo” terdengar suara seorang namja mengetuk pintu.

“Ah itu dia Key, hmm Geulrin.ah sepertinya pernikahan kalian akan dilangsungkan dalam minggu-minggu ini mengingat kondisi Halmoni yang semakin memburuk” Geulrin kembali tersendak mendengarnya. “Menikah muda? Oh No!” batinnya dalam hati.

Sesaat kemudian seorang namja masuk dan mengagetkan Geulrin.

“Key, ini Geulrin. Geulrin, ini Key” umma Key memperkenalkan satu sama lain.

“MWO! KAU? AKU? MENIKAH SEMINGGU LAGI ? Ah NO!”

>> Minho-Minyoung <<


Shinee’s Dorm-


“Taemin, aku pergi dulu. Jaga dorm baik-baik, ara?” perintah Minho pada satu-satunya dongsaengnya itu.

“Kau beruntung sekali hyung, diantara kita berlima kau sendiri yang sudah punya yeojachingu. Dan sekarang kau mau menemuinya huh”

“Hsst Taemin.ah jangan bicara begitu nanti ada wartawan yang dengar” balas Minho berbisik, kemudian tertawa dan meninggalkan Taemin di dorm.

In the other place . . .


Minyoung membanting buku catatannya di meja kantin setelah kupingnya memanas mendengar gosip di sebelahnya.

“Iya, aku setuju sekali Krystal dengan Minho oppa. Mereka cocok sekali!”

“Kau benar! Kristal yang cantik dan Minho oppa yang ugh.. Ganteng!”

“Aku berharap mereka segera berpacaran!”

BRUAKK

Minyoung memukul meja begitu keras hingga mengagetkan semua mahasiswa di kantin, sesaat kemudian ia beranjak dari kursi dan keluar kantin.

Belum sempat ia keluar pintu kantin, dua orang yeoja sedang bergosip yang tidak sengaja terdengar tepat di telinga Minyoung.

“Aku lebih suka Krystal-Minho! Cocok sekali mereka itu” ujar seorang yeoja yang dijawab anggukan oleh yeoja lain.

“Aaaarrggh! Tidak bisakah mereka berhenti membicarakan Krystal hah? Aku ini yeojachingu Minho yang asli !!” pekik Minyoung dalam hati sambil menutup telinganya yang memanas dengan kedua tangannya.

BRUKK

Minyoung menabrak seorang namja berkacamata hitam.

“Annyeong chagi” suara berat keluar dari mulut namja itu yang ternyata adalah Minho.

Minyoung tidak membalas salam Minho, ia hanya tersenyum dan kembali menunduk.

“Chagi, ayo kita jalan-jalan” ajak Minho lalu menarik tangan secret yeoja-chingu itu.

Merekapun berjalan bersama menyusuri taman.

“Minho.ssi aku ingin tanya sesuatu padamu”

“Ne?”

“Bagaimana menurutmu tentang Krystal?”

“Cantik, pintar, berbakat dan baik” jawab Minho tanpa menunjukkan ekspresi.

“Kau suka padanya ya? Hah, sudah kuduga! Memang susah menjadi pacar rahasia seorang namja terkenal” celetuk Minyoung, kemudian berjalan menjauh pergi.

“Minyoung.ah! Kau cemburu lagi? Aigoo~” Minho berlari mengejar Minyoung.

“Sudahlah Minho.ssi ! Lebih baik kita mengakhiri hubungan kita. Kau tau aku tak tahan setiap mendengar semua teman yeojaku membicarakanmu dan memuja-mujamu di depanku! Kau tau kan berat sekali untukku menjadi seorang pacar Choi Minho” sergah Minyoung penuh emosi menatap Minho.

“Dan pasti sakit rasanya, jika seorang artis di depanku ternyata hanya mempermainkan seorang fans sepertiku!” terusnya masih dengan emosi yang memuncak.

“Tapi aku serius denganmu Lee Minyoung”

“Hhh~ serius? Mana mungkin seorang artis mau menikahi fans nya” balas Minyoung masih menunjukkan muka ketusnya.

Minho menelan napas panjang, lalu memegang pipi Minyoung, membuat yeoja itu menatap matanya dalam-dalam.

“Aku akan melamarmu besok dan Minggu ini juga kita menikah”

>> Taemin-Minhyo <<

Minhyo’s Home-

“Minhyo.ah bisakah kau membantuku?” tanya Minmi yang merupakan onnie Minhyo.

“Bantu apa?”

“Sebenarnya malam ini aku harus mengajar Taemin dan membantunya mengerjakan PR, tapi aku tak bisa! Kau mau menggantikanku kan?”

“Bayarannya apa?”

“Seminggu penuh traktir di restoran China”

“Setuju!!” sahut Minhyo bersemangat begitu mendengar imbalan yang akan ia terima *ckck dasar Minhyo*

SHINee’s Dorm-

“Ah, sudah jam 7 malam tapi Minmi noona belum datang!” ujar Taemin yang daritadi terus mondar-mandir di depan pintu.

“Dia seharusnya tau kan kalau aku sendirian di dorm, mana tugas dan PR belum satu pun yang tersentuh! Aish~!” seru Taemin mengomel dan mengeluarkan segala keluh kesahnya di tembok, sampai-sampai ia tak menyadari bunyi bel yang terus menerus terdengar.

TINGG TONGG TINGG TONGG TINGG TONGG *gitu terus sampe Taemin bukain pintu*

“Ah akhirnya Minmi.. Hey kau bukan Minmi noona?” ujar Taemin kaget setelah melihat yeoja di depan pintu bukan guru privatnya.

*ceritanya si Taem punya guru privat gituu*

“Annyeonghaseo, Minhyo imnida”

“Ne , annyeong~ bagaimana kau bisa masuk? Apa kau seorang Taemins” tanya Taemin dengan muka polos miliknya.

“Hahaha, aku tidak pernah mengidolakanmu! Aku kesini menggantikan Minmi noona membantu mengerjakan PR mu”
Taemin mengangguk mengerti, kemudian mempersilahkan Minhyo masuk ke dorm.

“Kau pintar seperti Minmi noona kan?” tanya Taemin berusaha meyakinkan dirinya.

“Lebih pintar malah” jawab Minhyo ringan, lalu masuk setelah dipersilahkan. Taemin pun tersenyum senang mendengarnya.

“Jadi apa yang harus kulakukan sekarang?” tanya Minhyo pada Taemin

“Kau duduk dulu saja, aku mau mandi”

“Jadi kau belum mandi?”

“hehe” Taemin nyengir dan buru-buru lari ke kamar mandi.

10 menit kemudian . . .

Minhyo masih berkeliling ruangan melihat foto-foto semua member SHINee yang ternyata err narsis *:p*

“Minhyo.ssi bisakah kau kemari?” Taemin berteriak dari arah kamar mandi membuat Minhyo tersentak kaget.

“Ne ne” sahut Minhyo lalu berlari ke arah kamar mandi.

“Ada apa?”

“Kau bisa membetulkan shower tidak? Tiba-tiba saja mati saat aku sedang keramas” jawab Taemin yang mengenakan celana pendek sambil mengusap badannya dengan handuk.

“Hyaaa! Kau pikir aku tukang ledeng apa? Baiklah, aku liat dulu” balas Minhyo lalu memutar perlahan keran shower itu, pertama memang tidak ada air yang keluar.

Namun tiba-tiba air keluar dan mengucur deras dari atas shower.

BYURR

“Kyaaa! Pabbo!” teriak Minhyo karena bajunya basah terkena air, sementara Taemin tertawa melihat tingkah Minhyo.

“Haha, keringkan dulu badanmu!” ujar Taemin lalu menyerahkan sebuah handuk pada Minhyo.

Setelah mematikan shower tadi, Taemin dan Minhyo pun keluar dari kamar mandi dalam keadaan setengah basah.

“Hyaaa! Taemin.ah! Apa yang kau lakukan dengan seorang yeoja di kamar mandi !?” pekik seorang namja yang entah datang darimana dan sejak kapan, namja yang ternyata adalah Lee Taesun, hyung kandung dari Taemin.

“Hyung, ini semua tidak seperti apa yang hyung pikirkan!” sergah Taemin mencoba menjelaskan. Tapi wajah Taesun sudah terlanjur marah dan penuh emosi.

“Hhuek huek” Minhyo tiba-tiba saja merasa mual dan ingin muntah, ia pun berlari ke kamar mandi.
Sebenarnya Minhyo hanya masuk angin dan ingin muntah mencium aroma cabe, bawang bombay, dan paprika yang dibawa Taesun di dalam bungkusan.

“OMOO~! Lalu sekarang kau membuatnya hamil!! Aku akan memberitau semua ini pada umma dan appa! Besok juga kita melamarnya dan kau! Kau harus bertanggung jawab dan menikahinya MINGGU INI JUGA!!”

…TBC…

@@@@@@

Ini ceritanya chapter, tapi gatau sampe chapter berapa. Pokoknya ni cerita gak satu couple per shot, digabung semua biar rame 😀

Hehe, gimana ceritanya?

Maksa ya? Tapi paksa-paksain aja lah~ /plak

Mau tau kelanjutan ceritanya? Kira-kira gimana cerita mereka dan pernikahannya? Hmm.. Nantikan saja ya part selanjutnya^o^ (yang gatau kapan publish)

Coment nya yow? Dinantikan lhoh

Kamsahamnida^^

87 responses to “My SHINee-ing story after got married (prolog)

  1. annyeong unnie…..chonun aulia imnida…
    aku reader baru di sini….baru nemu ff nya..kkkk~~~
    aq suka bnget dgn ff unnie…kayak nya crita nya seru nih..aku baca dulu unie..:)

  2. Rame, sih, tapi agak bingung juga karena banyak cerita yang jadi
    fokus utama… Tapi tetep bisa dinikmati, kok….
    Kalo aku boleh milih, cerita cinta Jinki dan Jonghyun yang paling aku suka…
    Bener2 dadakan dan di luar prediksi…
    Walau hampir sama kayak Taemin, tapi setidaknya
    Taemin kan masih sekolahan, ngerjain PR, gitu…
    Jadi rada gak nyaman aja… heheheee….
    Kalo Key juga asik, perjodohan….
    Minho malah emang udah pacaran ma calon istrinya…
    Oke, deh, mau lanjut dulu…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s