[Freelance] Forgive Me part 1

author  : wekyukey alias weo

length   : series (malah sinetron mungkin)

part        : 1

rating    : PG-13

genre    : abstrak kayaknya (ngga jelas -_-)

cast        : SHINee Kim Jonghyun, Park Chaerin [tokoh lain menyusul ;)]

disclaimer: the story is mine- Chaerin milik orang tuanya (?), SHINee milik kita bersama! ;D

warning:

  1. 1. segala sesuatu yang terjadi dengan anda setelah membaca ff ini di luar dari tanggung jawab author ;p
  2. 2. kayaknya banyak yang garing di dalam ff ini, maklum penyakit saya baru kambuh *alumni rsj*

ehem, ehemm– ANNYEONG PENGHUNI FFINDO!! MUAHAHAHAHA! *pake TOA* ^O^

hoi-hoi! weo-imnida! kali ini saya menghadirkan fanfic berseri dengan cerita yang agak abstrak (mwo?). ff pertama yang menjadi pilihan kedua untuk di-share >O<

silakan menikmati- inget komennya jangan lupa. udah baca harus komen juga dong? kritik saran sangat dianjurkan! saya terima dengan hati yang lapang selapangan bola! *belahlah dadaku* #PLAK (?)

enjoy ya *wink* *nyuruh minho nge-wink juga*


Forgive Me

Kim Jonghyun pov

CELAKA! KIM JONGHYUN- YOU’RE STUPID!

Aku sedang sangat, sangat, sangat, sangaaaaat terburu-buru. Hari ini SHINee akan perform di salah satu acara musik dan celakanya- aku LUPA! LUPA! Benar-benar LUPA! Pagi hingga tengah hari tadi aku pergi keluar dengan teman-teman lamaku, dan begitu aku kembali ke dorm, anak-anak SHINee yang lain sudah tidak ada. Mereka hanya meninggalkan secarik kertas bertuliskan ‘kami sudah berangkat- cepatlah menyusul’ ditambah sebuah bekas ciuman bibir menggunakan cairan lengket berbau aneh (kurasa sirup) yang pasti ulah jahil mereka! Alhasil, di sinilah aku, dalam mobilku menuju tempat syuting acara tersebut- sendirian- sambil mengumpat-umpat kebodohanku.

“Sial!” umpatku sekali lagi saat kulihat indikator bahan bakar mobilku yang sudah mencapai angka merah. Kukira tadi aku sudah mengisinya penuh! Seingatku, tidak jauh dari sini ada pom bensin, atau.. apa aku sudah melewatinya? Ah, itu dia! Tapi, kuurungkan niatku begitu melihat antrian mobil yang mengular panjang. Ah, sial, sial, siaaaaaaaal!!

Sekali, dua kali, tiga kali, puluhan kali, ratusan kali, ribuan kali aku mengumpat tiada henti. Kurasa Tuhan benar-benar marah padaku yang tidak sabaran, karena mobilku tiba-tiba mati di tengah jalan! Kesal, aku keluar dan berkacak pinggang di pinggir jalan.

“Aigoooo!!! Apa yang harus aku lakukaaaan??!” teriakku jengkel, disusul berbagai sumpah serapah yang bisa aku katakan. Untunglah jalan ini sangat ramai, sehingga imageku di mata masyarakat sebagai member SHINee Kim Jonghyun- namja bersuara merdu nan tampan – tidak rusak.

“SIALAAAAAAAAAAAAN!!” aku berteriak frustasi (untuk kesekiankalinya). Tiga detik kemudian, seorang yeoja berambut panjang berombak sepunggung keluar dari rumah- di mana mobilku terparkir tepat di depannya.

“HEY! YA! Bisa diamkah kau?! Apa kau tidak melihat? Dilarang parkir di si—” yeoja itu menghentikan ucapannya. Tangannya- yang sedari tadi menunjuk-nunjuk papan ‘Dilarang Parkir’- jatuh tanpa tenaga. Ia tampak kaget. Wajahnya membuatku ingin tertawa. Tapi…

Oh tidak- apakah dia salah satu fangirl-ku? Habislah, habis sudah. Selamat tinggal image namja bersuara merdu nan tampan…

Park Chaerin pov

Omona—aku tak percaya dengan apa yang aku lihat! Namja yang kasar dan mulutnya tidak beradab (yang kukira belum pernah disekolahkan) itu adalah KIM JONGHYUN?! Aku benar-benar tak percaya! Baru saja- hanya sekitar tiga menit yang lalu aku menonton video musik mereka (SHINee tentu saja- kau kira Trio Macan?!) dan salah satu membernya ada di depanku? Apa ada reality show terbaru yang berjudul ‘Watch The MV and You’ll Not Believe Your Eyes!’?

“Jeongmal mianhae- aku sedang ada masalah, jadi tadi aku mengumpat. Sekali lagi, mianhamnida-” namja keren itu membungkuk sangat dalam hingga kukira dia mungkin akan terbenam dalam tanah. Ah- aku harus menunjukkan sisi femininku (huek- cuih).

“Gwaenchana- mianhae tadi aku membentakmu,” aku masih tak percaya dengan apa yang aku lihat! Seharusnya tadi aku membawa kameraku sehingga aku bisa memotret namja ini untuk jadi bukti kalau aku bertemu dengan Kim Jonghyun. Pasti teman-temanku akan sirik- ha!

“Hey- gwaenchanayo? Kau kenapa?” Jonghyun memandangiku dengan- tatapan aneh- kurasa. Mungkin karena efek samping dari melihatnya secara langsung- aku jadi agak meneteskan liur (sedikit! aku bilang hanya sedikit!).

“Gwenchana, Jonghyun-oppa,” aku tersenyum malu. “Memangnya kau ada masalah apa?” tanyaku dengan sedikit kekhawatiran kalau dia tidak mau menjawab pertanyaanku. Ah- untuk apa kupikirkan, aku hanya ingin menolong. Tapi, siapa sih yang tidak mau ditolong?

Harapanku melambung sangat tinggi melihat Jonghyun tersenyum ramah kepadaku. “Mobilku kehabisan bensin- sedangkan pom bensin di jalan sebelum ini antriannya panjang sekali. Padahal aku sedang terburu—”

“Bukankah sebelum jalan ini ada pom bensin? Kau sudah mencobanya?” ups- aku memotong perkataannya. Mianhae oppa! Aku tidak sengaja! Chaerin pabo! Kau terlalu grogi!! Kulihat Jonghyun memandangku tak sabar. Ah! Mungkinkah dia marah?

“Bukankah sudah kubilang? Pom bensin di jalan sebelum ini antriannya panjang sekali! Aku tak ada waktu!” ia memandangku sebal. Tapi kemudian kulihat ekspresinya berubah 360 derajat. Dia tersenyum! Aigoo!

“Emm- siapa namamu?” tanyanya dengan senyum yang- aaaaaaaaaah- tidak dapat kudeskripsikan!

“AH! Chonun Chaerin- Park Chaerin imnida,” aku tersenyum dengan sangat manis (kurasa).

“Ah- Chaerin-ssi, namamu sangat indah. Bolehkah aku meminta tolong kepadamu?”

Akhirnya! Ia meminta tolong! “Boleh- tentu saja. Apa yang bisa kulakukan untukmu?”

“Begini- apa kau bisa memberikanku- bensin? Aku benar-benar tidak ada waktu. Tolonglah,” ia menyunggingkan senyumnya lagi- aigo! Aku tidak boleh menolaknya, tapi…

“Aku, aku, appaku tidak biasa menyimpan persediaan bensin dalam jerigen. Dan aku juga tidak punya mobil sendiri-” aku menghentikan perkataanku begitu melihat Jonghyun langsung bersedih. Aigooo!- apa yang aku lakukan?!

*TBC*

(Tuberculosis?)

 

ahaha- bagaimana, bagaimana? *senyum genit*

komen aja yuk- kasih pendapat apa ini pantas buat diterusin? T.T

gomawo ya yang udah baca- gomawo lagi buat yang mau komen! ayolah komentar! 😀

 

Advertisements

16 responses to “[Freelance] Forgive Me part 1

  1. Pingback: [Freelance] Forgive Me Part 4 « FFindo·

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s