We Got Married – Epilog

Tittle : We Got Married – Epilog

Author : Lee Chira

Genre : Romance

Rated : PG-13

Main Cast :

SHINee – Kim Jonghyun

f(x) – Park Sunyoung (Luna)

Minor Cast :

Other SHINee’s

Disclaimer : I don’t own the casts, they belong to themselves. But I do own the plot based on my imagination.

Should I give backsounds? : SNSD – Complete, f(x) – Hard but Easy

***

We Got Married :

Prolog, Chapter 1, Chapter 2, Chapter 3, Chapter 4,

Chapter 5, Chapter 6, Chapter 7, Chapter 8, Chapter 9

….

Oke, epilog ini aneh sangat! GJ pula! Jd mian.. *deepbow*

 

Wed, Oct, 13th 2010

Seoul, 21.35 KST

 

Aku menggigit bibir bawahku secara tak kentara. Perasaan khawatir menghinggapi diriku. Aku terdiam di sebelah Victoria Eonni yang masih sibuk membaca artikel di internet.

Kenapa malam ini SHINee hanya muncul dengan tiga personil? Ke mana duanya?

Dan baru saja pihak SM mengkonfirmasi tentang hal itu. Kenapa hanya ada Onew, Taemin dan Minho. Karena Jonghyun dan Key langsung masuk rumah sakit sesaat setelah sampai di Seoul dari Indonesia. Jonghyun masuk karena ia harus mendapat tindakan terhadap pergelengan kakinya yang keseleo. Sedangkan Key karena ia kecapekan dan harus beristirahat untuk 1-2 hari.

Kulihat foto yang di-upload oleh beberapa fans. Ada waktu Jonghyun harus dipapah waktu berjalan dan.. digendong? Sebegitu sakitkah kakinya sampai-sampai Jonghyun tak bisa berjalan dan harus digendong?

Setelah melihat berita itu, aku langsung menuju ke kamar dan mulai mengetik pesan di ponselku. Saat mencari-cari di kontakku, aku menyadari sesuatu. Aku menepuk jidatku. Aku lupa satu hal : aku tidak punya nomor Jonghyun!

Selama ini kami berkomunikasi secara langsung, tak pernah lewat media apapun. Oh Tuhan, yang benar saja! Sudah sejauh ini tapi bahkan nomornya pun aku tidak tahu.

Akhirnya aku memilih untuk menanyakan keadaan mereka lewat Onew saja.

Balasan dari Onew datang yang mengatakan bahwa mereka baik-baik saja, hanya Jonghyun dan Key yang harus menginap di rumah sakit. Kutanyakan bagaimana keadaan mereka.

Sambil menunggu balasan, aku sedikit meremas tanganku. Aduh, kenapa aku jadi cemas?

Balasan datang.

Mereka berdua baik, hanya perlu istirahat saja. Tidak parah. Tenang saja ^.^

 

Huff. Syukurlah!

 

( oke, apaan2 saya ini? Bagian yg g ada penting2nya sama sekali. )

***

 

(Author POV)

 

2011..

Masih terlalu sulit rasanya mengenyahkan perasaan itu. Baru tersadari bagaimana rasanya mencintai tanpa bisa memiliki..

 

2012..

Sulit? Masih. Bagaimana tidak? Intensitas yang tetap berjalan menyulitkan jalan tuk menekan semua perasaan itu.

 

2013..

Dua tahun lalu rasa itu belum ada, atau.. belum terlalu terasa. Tapi sekarang? Aku benar-benar merasakannya. Semakin berusaha untuk menekannya, semakin sulit. Kenapa? Teori Fisika yang mengatakan bahwa gaya tekan berbanding lurus dengan gaya tolakan. Oke, teori itu samar-samar terlihat.

 

2014..

Oh, teori itu benar adanya. Dengan intensitas yang tetap berjalan dan pemaksaan penekanan perasaan, tolakan itu tetap adanya. Semakin berusaha untuk dilupakan, semakin besar pula rasa itu. Tapi itu hanya sekedar teori. Bisa dipatahkan oleh teori modern lainnya. Dan perasaan itu? Bisa pupus oleh ‘teori’ lainnya. Sesuatu yang lain? Pria lain? Wanita lain? Yang dirasa cukup memiliki privasi untuk bisa dicintai? Someone next door. Mungkin..

 

2015..

‘Teori’ lain? Masih terus dicoba. Kesibukan? Tentu saja terus berjalan seiring dengan kontrak dengan manajemen.

 

……. titttttttt

 

Teori lain..

Jung Jessica

Park Gyuri

Park Sunyoung

Ayo, siapa lagi?

 

Kim Ryeowook

Lee Jinki

Kim Jonghyun

Dan..??

 

***

 

Here they are..

 

(Jonghyun POV)

 

Aku menekan beberapa nomor di ponselku.

Tuuut.. tuuut..

Lama tak diangkat. Apa dia sudah tidur? Aku melirik jam tangan hitamku. Oke, pukul 2.21 pagi. Semua orang pasti sudah terlelap. Aku cukup bodoh untuk menelepon di jam segini.

Tuuut..

‘Yoboseyo?’

Deg.

“Eung.. yoboseyo?” jawabku. “Kau belum tidur?”

‘Belum, mataku tidak bisa tertutup,’ jawabnya.

Mendengar itu aku tersenyum. Aku berjalan sedikit, memposisikan diriku.

“Buka jendela kamarmu,” perintahku.

‘HAH?’

“Buka saja!”

Aku mendongakkan kepalaku dan menunggu. Beberapa detik kemudian kulihat jendela kamar di atasku terbuka, sosoknya muncul sambil masih menempelkan ponselnya di telinganya.

“Lihat ke bawah,”

Dan ia terkesiap melihatku berdiri di tempatku sekarang.

Let’s have a moment..

Dan ia tersenyum.

Bagus!

 

(End of POV)

 

***

 

(Luna POV)

 

Aku membuka jendela kamarku. Ada apa?

‘Lihat ke bawah!’

Dan aku terkejut. Jonghyun berdiri di sana. Hey, apa yang dia lakukan di depan dormku jam.. 2 pagi? Apa dia sudah gila?

Let’s have a moment..’

Eh? Tapi aku tersenyum setelah mencerna kata-katanya.

……..

 

“Ada apa, Oppa?” tanyaku saat kami sampai di sebuah taman dekat dormku.

“Aku hanya mau menyapamu saja. Bagaimana kabarmu?”

Heh? “Menyapa di jam 2 pagi?”

Tapi ia hanya tersenyum datar. “Jadi, bagaimana kabarmu, Nona Park?” ulangnya.

“Yah, seperti yang kau lihat, Tuan Kim.”

….

 

“Luna..”

“Ya?”

“Ehm, sebenarnya aku juga tidak yakin tapi..”

Jonghyun langsung berlutut di hadapanku dan memegang tanganku. “Oppa, apa yang…”

Ia menatapku dalam-dalam.

“Kalau saja ini terjadi lima tahun yang lalu, mungkin aku tidak bisa memberikanmu sesuatu yang bisa kau bagi dengan semua orang. Karena kebahagian itu harus ditutupi. Aku tidak bisa menjanjikanmu sesuatu yang lebih baik di masa depan. Hanya bisa membuatmu menambah penderitaan. Sekali lagi, semua bila hal ini terjadi lima tahun yang lalu,” Ia berhenti sesaat. “Tapi..”

“…”

Ia mempererat genggamannya.

 

(End of POV)

 

***

 

(Jonghyun POV)

“Kalau saja ini terjadi lima tahun yang lalu, mungkin aku tidak bisa memberikanmu sesuatu yang bisa kau bagi dengan semua orang. Karena kebahagian itu harus ditutupi. Aku tidak bisa menjanjikanmu sesuatu yang lebih baik di masa depan. Hanya bisa membuat menambah penderitaan. Sekali lagi, semua bila hal ini terjadi lima tahun yang lalu,” Aku berhenti sesaat. “Tapi..”

“…”

Aku menggenggam tangannya lebih erat, memantapkan kata-kataku.

“Tapi ini bukan lima tahun yang lalu. Ini, sekarang, saat ini.. adalah lima tahun setelah semua kejadian itu. Hal yang tak bisa kuberikan lima tahun lalu akan kuberikan padamu. Dan kebahagiaan yang kujanjikan tapi tak bisa kuberikan padamu kutebus sekarang. Karena sekali lagi.. semua telah berubah. Kau.. aku.. semua orang telah berubah menjadi lebih dewasa. Dan kuharap semua bisa berpikir lebih logis, tanpa keegoisan dan tanpa emosi di dalamnya.”

“…”

Lima tahun aku berusaha menekan perasaanku, berusaha mengenyahkannya. Tapi semakin besar usahaku untuk mengenyahkannya, semakin besar pula rasa itu tumbuh. Hingga bertahun-tahun, tanpa ada sedikitpun yang berubah, tanpa ada sedikitpun yang berkurang.

“Karena itu, biarkan aku menebus sesuatu yang belum bisa kuberikan padamu.”

“Oppa…”

Aku menarik nafas. Aku belum pernah melakukan hal ini sebelumnya. “Park Sunyoung.. will you.. marry me?”

Bisa kurasakan tangan Luna yang membeku, mungkin juga seluruh tubuhnya. Pandangannya menjadi kosong.

 

(End of POV)

 

***

 

(Luna POV)

 

“Park Sunyoung.. will you.. marry me?”

Aku membeku. Wajahku memanas. Apa yang barusan Jonghyun katakan?

“A..a..a..ku..” kataku terbata-bata. Apa yang harus kulakukan?

Ia menatapku penuh harap.

“Apa.. kau sudah punya err..” tanyanya mulai berspekulasi.

“Err..itu..” Aduh, apa yang harus kujawab?

Ia menunduk. Tangannya masih erat menggenggam tanganku.

Perlahan, kutarik tanganku dari genggamannya. Ia terkesiap. Lalu kuangkat kedua tanganku untuk memegang wajahnya yang lebih rendah dariku karena ia berlutut. Aku memegang pipinya yang tirus yang membuat wajahnya menatapku.

“Jangan katakan kau mengharapkan pria lain..” lirihnya.

“Aku memang mengharapkan hal ini dari seorang pria.”

Kurasakan helaan nafasnya di kulitku.

“Bukan lamaran seperti ini sebenarnya. Hanya pengakuan biasa.. sejak lima tahun lalu.”

“…”

“Tapi kemudian kutanyakan padamu, Oppa. Kenapa baru sekarang ia melakukannya?” Kutatap matanya dalam-dalam.

Wajah muramnya berganti kaget. “Maksudmu..?” Ia mendengus pelan. “Aku sudah menjelaskan alasannya tadi!”

Aku mengangguk secara tak kentara.

“Jadi, Luna. Kuulangi sekali lagi. Ingat, setelah ini tidak ada pengulangan. Cukup sekali.”

“…”

Will you marry me?” Kali ini ia bertanya mantap.

I will.. Kim Jonghyun..”

Ia memegang tanganku yang masih menyentuh pipinya. Senyum merekah di bibirnya. Aku balas tersenyum. Kemudian ia merengkuhku ke dalam pelukannya.

 

(End of POV)

 

***

 

Sesuatu akan lebih indah bila tepat pada waktunya, right?

Dan kedewasaan memang sudah seharusnya mengambil andil yang cukup besar dalam setiap perkara yang ada di dalam hidup. Cinta, materi, masa depan, keluarga.. dan semua yang berharga di dunia.

 

L to the O to the V to the E
As though nothing had happened
K to the I to the S to the S
I love you only
T to the E to the A to the R
Day by day it’s hard to let go
Oh my love! Love! Love!

Just stay by my side
You’ll always be my lady
My heart with yours together, crazy
Just stay by my side
If you look only to me, ok
Us together forever, crazy
(Love drives us crazy)

Just stay by my side
You’ll always be my lady
My heart with yours together, crazy
Just stay by my side
If you look only at me, ok
We’ll be together forever, crazy
(Love drives us crazy)

 

***

 

All I want is you

Only one is you..

In my life..

 

SHINee : Best Place & Life

FIN


Bwahaha, apa ini yang saya tulis??

Buat readers smw yg dah lamaaa bgt nungguin..

Mian y apdetannya lama.. mna hslnya amat sangat KAGAK JELAS n ANEH bin AJAIB

*deepbow*

Jadi krn sy ngetiknya pas lg sakit perut *kgkadaygnanya*, jdnya hasilnya..? ANCUR!! !@^%$^%& Sangat disayangkan mmg.. tp mau diapa lg?

Karakternya ojong disni kok kek kalem bgt y?? biasanya klo seneng dy loncat sana sini..

Hhoho, aneh mmg! Tp mav. Drpd klian nunggu seabad lg??

REMEMBER, SILENT READERS AREN’T ALLOWED HERE!!

KEY? KLO MO KRITIK, YA KRITIK AJA!! Gpp kok, aku dah siap!!

67 responses to “We Got Married – Epilog

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s