[Freelance] THE MYSTERIOUS NAMJA (PART 3)

THE MYSTERIOUS NAMJA (PART 3)

Cast :

  • Lee hyun na
  • Cho kyu hyun
  • Kim ki bum
  • Lee sung min
  • Kim ryeowook
  • Choi si won
  • Lee dong hae
  • Kim hee chul
  • leeteuk
  • Hankyung
  • Kangin
  • Shindong
  • Eunhyuk
  • Yesung

Author : Cho A Ra

Genre : romantic, frienshiep, fantasy

Disclaimer : ini part 3nya…. sepertinya geje dan terlalu bertele-tele…

Seperti biasa, yg udah baca diwajibkan COMMENT!!! Oh ya, FF nya mo dilanjutin apa sampe sini aja???

Hyun na POV

“Hyun na, bagaimana lombanya?”, tanya Sung Min.

“Entahlah aku juga belum tau hasilnya. Bukankah ini masih jam sekolah?”, kataku.

“Aku ijin pulang. Aku ingin memberi semangat untukmu. Tetapi sepertinya aku datang terlambat.”, kata Sung Min dengan muka sedih.

“Jangan sedih begitu! Aku senang kau datang kesini!”, kataku sambil tersenyum padanya.

“Hyun na, sebenarnya ada yg ini aku katakan padamu.”, kata Sung Min serius.

“Kau ingin bicara tentang apa?”, tanyaku.

“Aku…”, ucapan Sung Min terputus ketika mendengar seseorang memanggilku.

“Lee Hyun na.”, kata seorang namja yg suaranya sangat aku kenal. Aku mencari arah suara itu, ternyata itu Kyu Hyun yg sedang bersandar di dinding dan menatapku sambil tersenyum licik.

“Lee Hyun na, kemari.”, kata Kyu Hyun.

“Sung min, sepertinya aku harus pergi. Annyeong!”, kataku sambil berdiri meninggalkan Sung Min dan berjalan menuju tempat dimana Kyu Hyun berdiri.

“Kenapa kau lama sekali? Apakah aku harus memanggilmu 2 kali??”, kata Kyu Hyun ketika aku berjalan mendekatinya.

“Terserah apa katamu? Ada apa? Bukan kah kau seharusnya sedang mendiskusikan tentang pemenang lomba??”, kataku.

“Semua sudah selesai. Aku hanya ingin bertanya, kenapa selama 3 bulan ini kau tidak pernah ikut Dong hae kuliah?”, tanya Kyu Hyun.

“Aku kan bukan mahasiswi sini, ngapain aku ikut Oppa ku terus. Lagi pula apa hubungannya denganmu?”, tanyaku balik.

“Apakah Dong hae melarangmu bertemu dengan ku?”, tanya Kyu Hyun santai.

“Kenapa kau bisa tau? Apa Dong hae Oppa bilang sama kamu?”, tanya ku. Kenapa dia bisa tau? Apakah dia bisa membaca pikiran orang?

“Dong hae memang gak bilang,tp aku tau dari pikirannya. Setiap melihatku Dong hae selalu berpikir untuk menjauhkan mu dariku? Kau mungkin tidak percaya dengan apa yg aku katakan.”, katanya ringan.

“Kau bisa baca pikiran seseorang?”,tanyaku heran. Berarti dia tau apa yang selalu aku pikirkan?

“Benar! Tapi ada seseorang yg tidak bisa aku baca pikirannya. Mungkin dia orang yang gak normal.”, kata nya dengan muka tdk senang.

“Beruntung benar orang itu!”, kataku. Andai aku orang itu, aku bakal sujud syukur dech!!

“Kau tau, apa yg ingin dikatakan oleh Sung Min?”, katanya tersenyum sinis.

“Apa??”, tanyaku penasaran.

“Dia ingin kau menjadi yeojachingu nya. Kau mau jadi yeojachingu nya?”, katanya.

Gak mungkin Sung Min seperti itu? Tp aku hanya ingin menjadi teman dekatnya saja. Karena aku sudah menganggapnya seperti kakakku.

“Bagaimana? Kau menerima permintaannya?”, Tanya Kyu Hyun.

“Kau kan bisa membaca pikiranku. Seharusnya kau tau apa yg sedang aku pikirkan!”, kataku.

“Aku tidak bisa membaca pikiranmu! Kau tau itu menggangguku!”, katanya lirih.

“Benar kah? Beruntungnya aku!!”,kataku senang.

“Kau mau memberitauku tentang permintaan Sung Min?”, pinta Kyu Hyun.

“Tidak mau. Ini rahasia.”, kataku sambil berjalan meninggalkan nya.

“Hey!!! Aku belum selesai bicara.”, katanya sambil memegang tanganku.

Aduh!! Kenapa jantungku berdetak kencang sekali!! Jangan sampai mukaku seperti kepiting rebus. “Apa lagi yg ingin kau bicarakan?”, kataku.

“Kau tidak sopan kalau berbicara dengan seseorang, tetapi tidak melihat org yg kau ajak bicara.”, katanya.

“Apa yg ingin kau bicarakan?”,kataku sambil memutar badanku dan menghadapnya.

“Kenapa kau mengikat rambutmu?”, tanya nya.

Kenapa dia menanyakan pertanyaan yg tidak penting! “Bukan urusanmu!”, jawab ku.

“Kau tahu, menurutku kau terlihat lebih cantik kalau rambutmu digerai.”, katanya seraya menarik ikat rambutku.

“Apa yg kau lakukan!!! Kembalikan ikat rambutku!”, kataku sambil berusaha merebut ikat rambutku dari tangannya.

“Aku akan mengembalikannya, asalkan kau berjanji sesuatu padaku!”,katanya tersenyum sinis.

“Apa?”, kataku.

“Pertama, jangan katakan pada siapa pun kalau aku bisa baca pikiran org lain. Yg ke 2, kau harus memanggilku Oppa. Dan yg terakhir, kalau kau bertemu denganku kau tdk boleh mengikat rambutmu. Janji!!!!”, ucapnya.

“Baik lah, aku janji! Kembalikan ikat rambutku sekarang!”, teriak ku.

“Panggil aku Kyu Hyun Oppa.”, katanya sambil tersenyum

“Kyu Hyun Op—pa.”, kataku sebel.

“Nah gitu donk! Anak baik.!”, ucapnya sambil mengembalikan ikat rambutku.

Dong Hae POV

“Si won hyung, udah selesaikan penilaiannya. Ayo ke kantin,aku laper!!!”, kataku.

“Ok, bentar aku beres-beres dulu. Dong Hae, adikmu cantik! Perkenalkan aku padanya! Kau mau kan?”, kata Siwon Hyung.

“OMG!! Kau naksir dongsaengku? Dia lebih muda 7 tahun dari mu…”, ucapku.

“Gak pa2, lagi pula cinta tdk memandang umur! Kau mau kan? Kau tau kan aku ini orang baik, aku tidak akan menyakiti adikmu. Kau mau kan?”, katanya sambil mengeluarkan jurus merayunya.

“Baik lah! Tp setelah dia selesai ujian kelulusan, baru aku akan mengenalkannya padamu.”, kataku.

“Baiklah!! Ayo ke kantin, aku juga sudah lapar.”, kata Siwon hyung.

Selama perjalanan menuju kantin Si won Hyung hanya membicarakan tentang Hyun na. kenapa aku jadi sebel kalau siwon hyung membicarakan Hyunna, seharusnya aku senang karena dongsaengku banyak yg suka.

Ketika sampai dikantin, mataku tanpa sengaja melihat ke arah taman. Betapa terkejutnya aku ketika melihat Hyun na sedang berbicara begitu akrabnya dengan Kyu Hyun. Kenapa Hyun na mengingkari janjinya? Aku harus membawa Hyun na pergi.

“Siwon Hyung, aku mau ke kamar mandi dulu. Kau makan saja duluan.”, kataku bohong.

“Baik! Cepat kembali!”, jawab Siwon Hyung.

Hyun na POV

“Boleh aku tanya sesuatu?”, tanya ku ke Kyuhyun.

“Tentang apa?”, jawabnya.

“Emm, tadi yang jadi juri lomba vocal solo itu Kim Jong Woon, kau dan satu juri lagi. Siapa nama juri itu?”, tanyaku malu.

“Oh!! Kau suka dengan juri itu ya??”, ledeknya.

“Gak!! Aku Cuma pengen tau aja. Siapa namanya?”, kataku sambil merengek.

“Itu hyungku yang no 8. Namanya Kim Ki Bum. Ki bum hyung memang selalu dikejar2 oleh yeoja2 disini. Selain tampan, ki bum hyung juga sangat baik dan pintar.”, katanya panjang lebar.

“Kau berapa saudara sich? Kayaknya banyak amat?”, tanyaku kaget ketika kyuhyun mengatakan kalau salah satu juri itu adalah kakak laki-lakinya yg ke 8. Jadi nama juri itu Kim ki bum, nama yg cocok dengan orgnya.

“Aku sebenernya cuma punya kakak cewek. Tetapi aku punya saudara angkat dari marga kim, park, shin, lee dan ada yg dari Cina. Yang marganya Kim ada 4, yg Park cuma 1, yg Shin juga 1, yg Lee juga satu, yg dari Cina juga 1.”, jelasnya panjang lebar.

“Wow!! Hebat juga keluargamu!!”, kataku heran.

“Hei, Hyun na sepertinya Dong hae akan memarahimu! Dia sedang berjalan ke arah kita.”, katanya sambil menunjuk Dong hae Oppa yg sedang berjalan ke arah kami.

Mau apa sich Oppa? Aku masih ingin ngobrol sama Kyu Hyun! Oppa pasti akan membawaku pulang!

Kyu Hyun POV

Mau apa Dong hae berjalan ke arah aku dan Hyun na? Ternyata dia ingin menjauhkan Hyun na dari ku. Sepertinya aku harus menyuruh Hyun na pergi, sebelum Dong hae benar2 marah pada Hyun na.

Dong hae POV

“Hyun na…”, kata Kyuhyun. Tapi sebelum dia melanjutkan perkataannya, aku memotongnya.

“Hyun na, ayo tinggalkan tempat ini! Aku akan mengantarmu pulang!”, kataku sambil mengandeng tangan Hyun na.

“Aku belum selesai bicara dengan Kyu Hyun Oppa. Kenapa Oppa selalu melarangku dekat dengan teman cowok, selain Sung Min dan Ryeowook? Aku ingin berteman dengan cowok juga. Aku ini adik Oppa, aku bukan pacar Oppa. Kalau aku pacar Oppa, baru Oppa boleh melarangku dekat dengan cowok. Tapi kenyataannya aku ini dongsaengmu! Aku berhak dekat dengan siapa saja!! Oppa aku capek seperti ini terus! Dilarang bergaul dengan cwok! Silahkan kalau Oppa mau mengembalikanku ke Umma, aku bersedia dengan senang hati. Aku BENCI OPPA!!!”, kata Hyun na dengan raut muka marah dan langsung pergi meninggalkan aku dan Kyu Hyun.

Apa aku salah melarangnya dekat dengan cwok? Tpi kalau Hyun na dekat dengan cwok, aku merasa hatiku sakit!! Tpi Hyun na benar, dia adikku bukan pacarku!! Dia berhak dekat dengan siapa pun.

“Kau menyakiti hati Hyun na.”, kata Kyu Hyun sambil berlalu pergi.

Apakah aku sejahat itu? Kalau benar, aku harus minta maaf kepada Hyun na.

Tapi dimana dia sekarang? Hujan turun begitu saja. Dia pasti tidak ada di luar ruangan. Aku harus mencarinya dan minta maaf.

Kyu Hyun POV

Aku tidak percaya dengan apa yg dikatakan yeoja ini! Aku kira dia yeoja yg polos, tetapi perkiraanku salah. Baru kali ini aku salah menebak sifat manusia.

Di mana dia sekarang? Setelah membentak Dong hae, dia pergi begitu saja. Andaikan aku bisa membaca pikirannya, pasti aku sudah menemukan keberadaannya. Mungkinkan dia di ruang musik, tidak mungkin dia diluar ruangan, karena sekarang hujan lebat.

Ketika membuka pintu ruang musik, aku melihat seorang yeoja yang tengah bermain piano. Dia adalah Hyun na. Dia bermain piano dengan perasaan yg sedih, aku bisa tau dengan mendengar irama pianonya. Aku berjalan mendekat panggung dimana Hyun na sedang memainkan piano. Walaupun sedang sedih, dia terlihat cantik!! Hey Kyu Hyun apa yg kau pikirkan!! Kau tidak boleh menyukainya, dia berbeda dengan mu!!!

Aku akan mencoba menghiburnya, karena ini semua ada sangkut pautnya denganku.

“Hey, anak kecil! Sedang apa kau di tempatku?”, kataku. Sepertinya dia kaget melihatku.

“Siapa yg kau bilang anak kecil? Ini bukan rumahmu, kan? Jadi semua org berhak berada di sini!”, katanya dengat raut muka sebal. Aku lebih suka dia sebal dari pada sedih.

“Siapa lagi kalau bukan kau! Ini emang bukan rumahku, tpi aku biasa latihan bersama hyung ku disini.”, ucapku.

“Aku udah SMA kelas 3, aku bukan anak kecil!!!”, katanya cemberut.

“Tapi menurutku kau masih terlihat seperti anak kecil! Bagaimana kalau kita bermain piano bersama dalamn 1 piano? Kalau kau bisa mengimbangiku, aku janji tidak akan memanggilmu anak kecil. Bagaimana kau setuju?”, tawarku. Ak sempat melihatnya berpikir sejenak. Kemudian dia menjawab, “Baik aku setuju. Tpi kalau aku bisa melebihimu, pertemukanku dengan Ah Ra unnie. Bagaimana setuju?”, katanya sambil tersenyum. Melihatnya tersenyum aku senang. “Baik.”, kataku.

Ternyata permainannya bagus juga, tpi aku tidak mau kalah darinya. Dan ternyata aku kalah darinya. Tapi itu gak masalah, yg penting aku dah bikin Hyun na tersenyum.

Dong hae POV

Mungkin kah dia di ruang musik? Ketika aku berjalan mendekati ruangan itu, aku mendengar bunyi piano. Aku membuka pintu, dan melihat Hyun na sedang bermain piano dengan Kyu Hyun. Dia terlihat begitu senang. Kenapa hatiku sakit, ketika melihatnya senang karena Kyu Hyun?

Aku sudah terlambat untuk menghiburnya. Aku akan minta maaf kepadanya, di rumah saja. Aku tidak ingin merusak kesenangan Hyun na.

Lebih baik, aku kembali ke kantin menemui Siwon hyung. Pasti dia sudah marah2 karena aku sudah pergi terlalu lama.

Hyun na POV

“Yee!! Aku menang! Ayo tepati janjimu.”, kataku senang sambil melihat muka Kyu Hyun yang merengut.

“Baik. Sebentar!”, katanya.

Tetapi sebelum dia menelpon noona, tiba2 muncul 3 org cowok yg menghampiri Kyu Hyun. Satu diantara mereka gendut dan terlihat ramah, yg satu lagi terlihat bukan keturunan Korea dengan rambut pirang, berkulit putih, cakep, hidung mancung dan tingginya hampir sama dengan Kyu Hyun, dan yg terakhir, cwok ini putih, tidak terlalu tinggi, mukanya masih seperti anak kecil, rambutnya coklat dengan poni, dan dia memakai kalung dengan tulisan HYUK. Apakah mereka kakak angkat Kyu Hyun.

“Hey Kyu Hyun!”, sapa mereka.

“Hey, Hyung.”, jawab Kyu Hyun.

“Hari ini kita ada latihan kan? Kau lupa?”, kata cwok gendut.

“Aku tidak lupa.”, jawab Kyu Hyun.

“Lalu kenapa kau belum ganti baju? Cepat ganti? Tapi tunggu, siapa yeoja manis ini? Apakah dia yang selalu membuat pikiranmu kacau? Hah?”, kata cowok dengan kalung HYUK.

“Dia temanku. Namanya Lee Hyun na.”, kata Kyu Hyun memperkenalkanku.

“Lee Hyun na imnida.”, kataku sambil membungkuk.

“Hankyung imnida.”, kata cwok dengan rambut pirang.

“Lee Hyuk Jae imnida. Panggil aja Eunhyuk.”, kata cwok berkalung HYUK.

“Shin Dong Hee. Panggil aja Shingdong.”, kata cwok gendut.

“Hyun na, bagaimana kalau kau bertemu noonaku besok sabtu. Aku harus latihan dengan mereka dulu.”, jelas Kyu Hyun.

“Ne. Boleh aku liat kalian berlatih?”, tanyaku ke Kyu Hyun lirih.

“Kau tentu saja boleh lihat.”, kata Hangkyung Oppa. Bagaimana dia bisa mendengar kata2ku? Kami berdiri cukup jauh darinya, dan akupun bicara lirih.

“Gomawo.”, kataku

Mereka ternyata berlatih dance. Dan menurutku dance yg mereka lakukan begitu sulit dan perlu kelincahan. Diantara mereka berempat, Eunhyuk Oppa yg paling mengesankan. Seakan2 dia bukan manusia, dia melakukan dance2 yg begitu rumit dan sulit. Mereka berlatih dari jam 4 sore sampe jm 7. Mereka pun tidak menyiapkan air untuk minum. Istirahat pun hanya sekali dan selama 5 menit. Apa mereka tidak capek?

Ketika mereka sedang istirahat, aku menghampiri Kyuhyun. “Aku harus pulang! Ini sudah malam.”, bisikku.

“Antar Hyun na pulang Kyu Hyun.”, kata Shindong Oppa.

“Tidak usah, ak bisa pulang sendiri.”, kataku.

“Sudah gak pa2, aku akan mengantarmu pulang. Aku ganti baju dulu.”, katanya sambil pergi ke ruang ganti.

Aku lihat mereka berempat tdak mengeluarkan keringat sedikit pun.

“Hyun na, kau adiknya Lee Dong hae?”, tanya Eunhyuk Oppa.

“Ne. Oppa kenal?”, tanyaku balik.

“Aku tau dia, karena dia dancer juga di kampus ini. Kau mirip sekali dengannya.”, jawab Eunhyuk.

“Oppa org kedua yg bilang kalau aku mirip bgt sama Oppaku.”, ucapku.

“Siapa yg pertama berkata seperti itu?”, tanya Eunhyuk Oppa.

“Cho Ah Ra unnie.”, jawabku.

“Ah Ra… dia mendahuluiku.”, kata Eunhyuk Oppa sambil tertawa dan diikuti tawa Shindong dan Hankyung Oppa. Sedangkan aku hanya tersenyum.

Setelah Kyuhyun selesai ganti, aku pamit pulang.

“Hyun na, ayo kita makan dulu! Kau harus menerima ajakan ku.”, kata Kyu Hyun.

“Baik.”, ucapku.

Ketika sampai di sebuah restaurant, aku pesan steak dan jus apel. Sedangkan Kyuhyun tidak memesan apapun. Katanya dia gak biasa makan2an buatan orang selain noona dan Umma nya. Tapi aku masih penasaran kenapa dia tidak memesan minuman. Apa dia tidak haus atau lapar setelah berlatih selam 3 jam tanpa minum atau makan? Kalau dia manusia normal, pasti sudah pingsan.

Setelah selesai makan, aku diantar pulang. Dia mengendarai mobilnya dengan begitu cepat, dan melebihi kecepatan yg biasanya Donghae Oppa lakukan. Dan kecepatan ini membuatku takut, dan tanpa sengaja aku memegang tangannya.

Kenapa tangannya begitu dingin? Apa dia sakit? Tapi dingin tangan nya berbeda dengan dingin orng yg sedang sakit.

Perlahan aku melepas pegangan tanganku darinya. Selama perjalanan, suasananya begitu sepi. Aku tidak tau harus bicara apa? Aku masih bingung dengan semua yg terjadi hari ini. Dan tanpa sadar aku sudah sampai di depan rumahku.

“Gomawo, dah ngantar aku pulang! Bagaimana kalau kau mampir?”, tawarku. Aku yakin dia pasti menolak.

“Tidak usah. Aku harus pulang, kapan2 saja aku mampir. Hyun na, boleh aku minta no. HP mu. Aku akan menghubungimu hari sabtu.”, pintanya.

“Tentu. Ini …”, kataku.

Setelah Kyuhyun pulang, aku masih penasaran dengannya. Kulitnya yg dingin, putih, dia tidak merasa capek, haus, lapar, dia bisa membaca pikiran orang, dia tidak berkeringat, ada apa sebenarnya dengan Kyu Hyun? Mengapa dia memiliki ciri2 yg aneh??

TBC

 

Advertisements

14 responses to “[Freelance] THE MYSTERIOUS NAMJA (PART 3)

  1. Aaaa…. Jd mungkin memang benar klo kyu itu vampire
    lalu..ada apa dgn donhae? Donghae gk punya perasaan khusus kan sm hyun na? Takutnya dia jatuh cinta lg sm adik kandungnya sendiri kekeke
    lanjut
    semakin seru aja
    good job chingu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s