[Freelance] Let’s Not (1st love) Part 2

Let’s Not (1st love) Part 2

Cast : Sulli f(x),Taemin SHINee,SHINee f(x) Super Junior member,Seung Hyun

Genre : romantic

5 tahun kemudian …

”Kau begitu galau Taemin,ada apa?”tanya Minho hyung saat kami hangout bersama. Aku sudah berumur 23 saat ini dan Minho hyung berumur 25,sementara Sulli? Dia sudah berumur 22 dan kami masih menjalani hubungan bersama.

”Hhhhhh…,”desahku.

”Wae? Cerita saja. Apa ini menyangkut Sulli?”tanyanya.

Ne,1 tahun hubungan kami,member SHINee,f(x) dan beberap member SNSD dan Super Junior terutama Heechul hyung sudah tau hubungan kami ini.

”Aku akan memutuskan Sulli,”jawabku ragu.

”MWO?!”Minho hyung hampir keselek saat mendengarnya.

”Waeyo?!”tanyanya tak percaya.

”Apa aku harus menundanya lagi?”tanyaku,tepatnya pada diriku sendiri.

”Menunda apa?”tanya Minho bingung.

”Perjodohanku dengan anak bos appaku,Younghe,”jawabku pelan,hampir ingin menangis membayangkan aku akan menikahi Younghe karena orangtuaku dan meninggalkan Sulli.

”Bagaimana bisa?! Key harus tahu ini!”Minho hyung hampir saja menelepon Key hyung tapi aku mengambil hpnya.

”Jangan,hyung harus dengar dulu. Aku tidak ingin meninggalkan Sulli,aku begitu menyayanginya,tapi hyung tau keadaan keluargaku kan? Sebelum aku debut dan sukses menjadi artis,keluarga Younghe sangat berjasa menyelamatkan keadaan rumah tangga appaku dan ternyata Younghe menyukaiku,appanya memohon padaku untuk menjaga anaknya itu,”aku mulai meneguk soju.

”Ini mustahil! Aku tau seberapa besar kau mencintai Sulli! Semua terbukti dengan awetnya hubungan kalian selama 5 tahun ini,kau jangan gegabah Taemin jika kau tidak ingin menyesal nantinya!”seru Minho hyung.

”Apalagi jika Key dan Heechul hyung tau,kau akan sangat dibenci Heechul hyung Taemin,ingat janjimu pada Heechul hyung kan?”tanya Minho.

Aku terdiam,menewarang jauh menembus ruang waktu,teringat kejadian dulu saat Sulli mengakui hubungan kami dengan Heechul hyung.

*falshback*

”Mwo?! Kalian jadian?”tanya Heechul hyung tak percaya setelah memergoki kami sedang berpegangan tangan saat kami kencan rahasia di ruang latihan.

”Ne oppa,”jawab Sulli.

”Oppa,jangan sebar pada siapa-siapa ya,”pinta Sulli lagi.

”Taemin? Aku percaya kau bisa menjaga Sulli-ku,aku menyukaimu sebagai dongsaengku,tapi aku lebih menyayangi Sulli,jadi kau jangan pernah menyakitinya,arraso?”pesan Heechul saat itu.

*end of flashback*

”Hajima ..aku sudah terlanjur terjatuh begitu dalam pada Sulli,aih jeongmal …hyung,aku akan pergi ke suatu tempat,jangan beritahu siapa pun bahwa hari ini kita bertemu,”ucapku.

”Mwo?! Kau mau kemana Taemin? Jangan melakukan hal yang tidak benar!”kata Minho hyung cemas.

”Hyung,aku sudah bukan bocah remaja berumur 17 tahun lagi,aku sudah dewasa saat ini. aku akan menjernihkan pikiranku,doakan aku ya …jika aku mendapat jalan keluarnya mungkin akan lebih mudah bagiku,tapi jika tidak …aku akan menghilang baik di depan Sulli,maupun orangtuaku,”kataku,entah aku berpikir apa bisa mengatakan hal itu,efek soju ini membuatku jujur pada Minho hyung.

”Andwae! Kau jangan gegabah!”Minho menarik tanganku,aku langsung berdiri,tersenyum padanya,lalu menghempaskan tanganku & berlari meninggalkan dia. Minho hyung memanggilku,dia mengejarku,namun aku sudah duluan naik bus tanpa sepengetahuannya.

Hello hello…

Nada panggilan dihpku berbunyi,paling Minho hyung …

Hello hello…

Aish! Eh?

Amore calling

Mianhe Sulli …mianhe,aku tidak bisa mengangkatnya. Mianhe aku sudah seminggu ini tidak bertemu denganmu dan hanya mengirimkan pesan. Masalah ini sangat menyita pikiranku,aku mencoba berbakti pada ibuku,aku mencoba hidup tanpa dirimu,walau aku tau semua akan terasa berat.

”Oppa kenapa menangis?”

Degh!

”Sulli?!”

”Eh?”

”Ah,mianhe …ah,jeongmal ..taemin pabo ..mianhe adik kecil,”aku mengacak-acak rambut seorang anak sd yang duduk disebelahku,dia menatapku dengan mata bulatnya.

Suara manjanya mengingatkanku pada Sulli,aku hampir jantungan mengira Sulli berada satu bus denganku. Aku menyeka ujung mataku yang berair & sebuah sungai kecil mengalir diujungnya.

”Gwenchanayo?”tanya anak itu.

”Ne,gwenchana,kau bersama siapa? Ibumu?”tanyaku.

”Aniyo,aku sendirian,”jawabnya polos.

”Kau kelas berapa?”tanyaku.

”Kelas 2 sd,”jawabnya,duduk santai disampingku.

”Jinjjayo?! Ahh kau hebat sekali bisa pulang sendirian,hati-hati ya,”kataku.

”Ne oppa,oppa juga jangan nangis lagi ya,”ucapnya. Aku hanya tersenyum menanggapinya.

Aku melemparkan pandanganku keluar jendela,saat ini musim dingin,seharusnya aku bersama Sulli dan menghangatkan dia di taman tempat kami sering bertemu,namun semua hal indah itu harus sirna mulai detik ini. mianhe adik kecil,aku tidak bisa menepati janjiku,aku memang pria cengeng,tapi kurasa,setiap namja juga akan menangis jika harus melepas apa yang dia jaga & sangat dia cintai selama 5 tahun.

Lagi-lagi hpku berdering,satu sms diterima.

Amore :

Sudah 3 hari tidak mengabariku,Oppa sehat-sehat saja kan? Aku bertemu Key oppa,dia pun jarang bertemu denganmu,Oppa membuatku cemas. Oppa,aku merindukanmu,cepatlah kita bertemu >,<

Aku hanya menatap layar hpku sampai layar itu kembali menjadi hitam,aku tidak melakukan apa pun,hanya menatapnya,mengabaikan Sulli seperti ini ternyata lebih menyakiti hatiku. Aku tidak mampu mengeluarkan atau menghapus pesan Sulli ini,tapi aku lebih tidak punya kekuatan untuk membalasnya.

Kau sedang apa Sulli? Kau bersama siapa? Apa kau sedang tertawa saat ini? apa kau kelaparan? Apa kau kedinginan? Apa orang-orang memperlakukanmu dengan baik? Oh Tuhan,aku hanya berharap bus ini melaju dengan cepat & masuk ke dalam jurang,biarkan aku yang menyelesaikan semuanya.

”Oppa menangis lagi!”seru anak tadi.

Aku kaget,aku menyesal sudah berdoa hal yang tidak-tidak,ada seorang bidadari kecil disini,aku menyesal Tuhan,aku cabut kata-kataku.

”Gwenchana,aku hanya mengantuk,”ucapku.

Anak itu mengerucutkan bibirnya,tanpa aba apa-apa dia malah berdiri di atas jok dan memeluk kepalaku!

”Jika aku sedang sedih,ibu selalu memelukku seperti ini,”ucapnya.

Aku teringat ibuku,dia juga selalu menenangkanku seperti ini. antara ibu dan Sulli,aku pasti memilih ibu,tapi kenapa aku harus melepas Sulli?

Perlahan airmataku jatuh,aku menangis tanpa suara,kurasa aku membasahi seragam anak ini. tapi aku tidak merubah posisiku,dia tetap memelukku,hatiku agak merasa hangat.

TBC

 

NB : Makasih yang kemaren udah baca & komen. Semoga kali ini lebih memuaskan daripada yang kemarin (?). komennya ditunggu ya supaya saya lebih semangat lagi ^^


 

Advertisements

9 responses to “[Freelance] Let’s Not (1st love) Part 2

  1. hueeeeeeeeee..
    taeminnie.. jangan nangis dong..
    ntar aku juga ikutan nangis nih..
    fffufuffuufu.. T-T
    *komen gapen*
    ayo ayo kk dwi.. LANJUTKAN!!
    *nongol bareng pak SBY XD*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s