Rehab For Hyojin [P06]

Author:

Lee Sochi

RATED:

PG-18++ (Kekekeke)

GENRE:

Drama, Romance

Female Role:

Lee Sochi (Park Hyojin)

Lizzy Xie (Choi Yeonni)

Male Role:

B2ST’s Yong Junhyung (Himself)

TEEN TOP’s Bang Minsoo/CAP (Himself)

——————————

“YA! Anak jalanan,bangun kamu!” teriak seorang wanita separuh baya,teriakannya ditujukan pada Hyojin yang tertidur di lantai depan toko nya,dan itu sangat menganggu sekali.

Hyojin mengambil HP dari dalam kantong celananya untuk melihat jam dan betapa terkejutnya dia melihat di layar banyak sekali panggilan tidak terjawab dari Yeonni dan Kyunghee Medical Centre,dan sebuah SMS yang membuat jantungnya berdegub tidak karuan.”Apa ini?!” kata Hyojin panik,lalu dia melambaikan tangannya untuk memanggil taxi,dan nasib baik sedang berpihak padanya,tanpa butuh waktu lama,dia mendapatkan taxi untuk ditumpanginya ke Kyunghee Medical Centre,rumah sakit dimana orang yang paling dia hargai,dia sayangi berada.

Taxi pun berhenti tepat di depan pintu masuk Kyunghee Medical Centre,kalau tadi nasib baik sedang berpihak pada Hyojin,kali ini nasib buruk sedang menemainya,”Ahjusshi! Mian,tapi uang di kantong ku hilang ntah kemana,sebagai gantinya,ambil HP ku ini,jeongmal mianhaeyo!”. Si supir taxi tentu saja tidak menerimanya,dia menjadi seorang supir taxi untuk mengumpulkan uang,bukannya HP bekas,”YA! Apa2an ini?! Bayar pakai uang bukan HP!”. Hyojin tidak menghiraukannya,dia hanya lari secepat mungkin untuk memastikan keadaan orang yang paling dia sayangi itu,dan alhasil si supir taxi itu menyerah dan pergi membawa HP bekas milik Hyojin.

“Yeonni!” kata Hyojin begitu dia mendapatkan temannya sedang berada di luar kamar tempat Kibong berada.

“Dasar cewe gila! Kemana saja kamu semalaman hah?!”

“Apa yang terjadi?”

“Masuklah,dan lihat sendiri…”

Hyojin mulai memutar knop pintu kamar tempat di mana seorang pria tua menghabiskan hampir 8 tahun hidupnya ditempat tidur,tanpa bisa bergerak.

“Hyojin a~” kata Yeonni saat Hyojin belum sempat masuk ke dalam kamar tersebut.

“Ne?” balas Hyojin dengan nada bergetar.

“Kau cewe gila yang kuat,ya kan? Kali ini kau harus lebih kuat” lanjut Yeonni tidak sanggup melihat wajah temannya,terlebih lagi sekarang Hyojin menatap Yeonni dalam penuh ketakutan dan banyak menjatuhkan air mata,Hyojin menangis.

Perlahan2 Hyojin memasuki ruangan itu,dia mendapatkan tubuh pria tua yang paling disayangi di dunia ini sudah tidak bernyawa lagi.

“YA! Kibong sshi! Kau belum menetapi janji mu untuk selalu melindungi ku sampai aku bisa menjadi orang yang benar!” kata2 pertama yang luncur dari mulut Hyojin begitu dia berada dekat dengan tubuh pria tua itu.

“Kau dengar aku? Pria macam apa kau tidak bisa menepati janjimu hah?!” kali ini Hyojin semakin ngawur,badannya gemetar.

Hyojin membuka dengan kasar selimut yang melindungi tubuh pria tua yang sudah tidak bernyawa itu,“DASAR PECUNDANG!! kalau begini sama saja kau dengan mereka yang pergi meninggalkanku begitu saja!”. Kemudian dengan tubuh yang masih gemetar,dia duduk di tempat tidur itu,dan memeluk erat tubuh pria tua itu,”H-h-haraboji..inilah aku yang sebenarnya,aku yang sudah hancur,berpakaian tidak sopan,berdandan mengerikan,pemakan obat2an,penggoda pria2 hidung belang untuk dimintai uangnya”. Hyojin berhenti sebentar,dia mengambil nafas dan melanjutkan kata2nya,”Aku bahkan jadi jauh lebih buruk dari hari dimana kau mulai memanggilku dengan sebutan cucu,tapi itu semua salahmu! Agar kau bisa terus bertahan hidup,maka aku tumbuh menjadi wanita yang mengerikan,Kenapa nasihat2 yang kau berikan padaku tidak berlaku untuk dirimu sendiri? Kau selalu menyuruhku tegar,kelak harus menjadi wanita yang kuat,tapi nyatanya kau sendiri tidak kuat,Haraboji…aku mohon, bangun dan mintalah maaf padaku,harabojiiii….”. Hyojin kembali meraung2 dan menangis sejadi2nya.

Yeonni yang tidak tahan mengintip sahabatnya dari luar pintu akhirnya masuk juga,dia membelai2 kepala Hyojin dan ikut menangis bersamanya.

——————————

“Apa kau sudah gila?” kata Yeonni begitu dia mendapatkan sahabatnya berpakaian tidak sopan di acara pemakaman kakek nya sendiri.Hyojin melihat ke arah batu nisan yang ada di depannya,”Aku tidak mau menipu nya lagi,biar dia tau semuanya”,mendapat jawaban seperti itu Yeonni hanya menggeleng2kan kepalanya dan mengelus2 punggung belakang Hyojin.

Acara pemakaman dilakukan kurang lebih 2 jam,beberapa kerabat Kibong ikut berduka cita,tidak sedikit dari mereka memandang rendah Hyojin,walau mereka memandang rendah Hyojin,mereka masih memasang wajah munafik dengan berpura2 mengasihani Hyojin,menyuruhnya tabah,dan sebagainya,dan itu membuat Hyojin muak,sangat muak.

Dan akhirnya acara pemakaman selesai,semua kerabat saling minta izin pada Hyojin.

“Hyojin,kamu masih mau berada di sini,atau ikut aku pulang?” tanya Yeonni.

“Aku ikut kamu,uri haraboji biasanya tidak suka diganggu kalau sudah tidur…” kata Hyojin dengan tatapan kosong,Yeonni pun langsung menggandeng tangan Hyojin dan mengajaknya pulang.

“Tidak salah aku pergi meninggalkan kamu,kalau tidak…aku pasti hidup penuh dengan rasa malu” kata seorang wanita yang tiba2 menghampiri Hyojin dan Yeonni.Hyojin terlihat sangat marah melihat wajah wanita itu,tatapan kosongnya berubah menjadi tatapan penuh dendam dan jijik,”Tidak salah aku ditinggal sama wanita seperti kamu,kalau tidak,hidupku pasti penuh dengan rasa malu harus dilahirkan dari rahim mu yang busuk itu”.Wanita berumur itu terlihat sangat marah,lalu dia menampar wajah Hyojin keras,mendapat perlakuan seperti itu Hyojin menjadi kalap,lalu dia membalas hal yang sama terhadap wanita tersebut,”Dengar ya,yang pantas menampar aku cuma orang yang sekarang sedang tidur dengan tenang di sana!” kata Hyojin sambil menunjuk ke arah kuburan Kibong sshi,setelah puas melakukan pembalasan kilat,Hyojin pergi meninggalkan wanita yang sudah melahirkannya.

*****

Di dalam kamar apartment milik Hyojin dan Yeonni …

“Malam ini kau tidak pergi dengan Minsoo?” tanya Hyojin yang sedang merebahkan dirinya di kasur.

“Uhm,aku rasa kau lebih butuh aku..” kata Yeonni sambil membelai kepala Hyojin.

“Ciih..aku bukan wanita lemah yang cengeng,pergi lah…lagian aku butuh waktu untuk menyendiri”

“Gak! Disaat2 begini kau ga boleh sendirian!”

“Kalau aku tidak sendirian,aku ga bisa berpikir jernih untuk masa depanku selanjutnya nih!”

“Ciih…dasar kau! Ya udah lah..aku ke tempat Minsoo sekarang”

Yeonni tahu betul maksud dari Hyojin,dengan berat hati akhirnya dia berangkat ke rumah Minsoo.

Hyojin yang sudah ditinggal sendirian mulai memejamkan mata nya,awalnya cuma setetes air mata yang keluar dari sudut mata kanannya,tapi lama kelamaan,dia menangis meraung2,setiap kali dia mengingat malam di mana dia bersenang2 sendiri padahal kakek nya sedang sangat membutuhkan dirinya,dia merasa sangat tidak berguna buat kakek nya,dia merasa sangat berdosa,dan merasa sangat menyesal.

Puas mengeluarkan air mata,Hyojin bangun dari tempat tidurnya dan membersihkan diri kemudian pergi ke luar untuk mencari udara segar.

Awalnya acara mencari udara segar Hyojin berjalan dengan mulus sampai adanya beberapa fans gila yang sering disebutkan oleh Junhyung.

“YA! Kau kan si wanita penggoda itu?!” kata salah seorang dari fans gila Junhyung,mereka semua masih anak sekolahan,terlihat dari baju seragam yang sedang mereka kenakan.

Karena kesal dengan perlakuan Hyojin yang tidak merespon perkataanya,anak sekolahan itu menjambak kasar rambut Hyojin,”YA! Jangan mentang2 kao mendapatkan Junhyung oppa,kau bisa seenaknya memperlakukan kami seperti ini ya!,lepaskan Junhyung oppa sebelum kau kami habiskan lebih parah lagi.”

Hyojin yang sejak awal emosinya sedang tidak labil membalikkan badannya,kemudian dia menendang perut anak itu kuat,setelah anak tersebut terkapar di lantai,dia mengambil kayu yang kebetulan ada tergeletak di lantai dekatnya berdiri dan sambil mengayun-ayunkan kayu tersebut dia berkata,”Makan tuh! Ga heran kalau Junhyung ga memilih kalian sebagai pacarnya,ternyata tampang kalian dan sifat kalian ga lebih dari setumpuk sampah basah yang harus dimusnahkan!”

Anak2 sekolah itu pada ketakutan,mungkin mereka mengira Hyojin adalah wanita lemah sama seperti Minjoo yang gampang sekali ditindas,tapi perkiraan mereka ternyata salah,tanpa diperintah oleh Hyojin,mereka saling menyelamatkan diri masing2.

Di sisi lain …

“Junhyungie! Ngapain sih kamu berhenti dan melihat si pelacur itu? Biarkan saja lah dia,toh dia dibayar buat ngurusin cewe2 gila itu” kata Minjoo dari dalam mobil bersama Junhyung.

“Aku,tidak salah memilih cewe kan? Kau liat sendiri kan? Dia keren banget ya! Hahahaha…” kata Junhyung penuh semangat mengebu2.

“Kau terlihat sangat aneh,setiap kali bahan pembicaraan kita tentang si pelacur itu,kau terlihat sangat bersemangat,nyebelin tau!” kata Minjoo kesal.

“Oh yah?! Hahaha..perasaan mu saja kali…” balas Junhyung tanpa melihat Minjoo,yang dia lihat adalah Hyojin yang masih mengayun ayunkan kayu yang dipegangnya.

Mendapat perlakuan seperti itu,Minjoo terlihat sedikit kaget bercampur marah,”Lupakan! Ayo cepat pergi dari sini”.

Junhyung pun menyadari bahwa pacarnya sedang marah,maka dia menuruti kemauan Minjoo,sesekali sambil menyetir,dia masih bisa tertawa kecil jika adegan pertarungan Hyojin tadi terlintas di ingatannya,dan tentu saja itu membuat raut wajah Minjoo menjadi sangat jelek karena penuh emosi.

Advertisements

12 responses to “Rehab For Hyojin [P06]

  1. ternyata yg dirawat tu haraboji y hyojin,,,, bener2 sulit deh hidup hyojin….udah berubah ding hyojin jgn make obat2an lg…..
    junhyung mulai merhatiin hyojin nih asik…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s