(Oneshot) In the Light Waves

In the Light Waves

Casts                     : Lee Taemin as Hale, Rara eonni as herself (Yoon Ji Sun)
Length                  : Oneshot
Genre                   : Romance, Fantasy
Notes                    : Ini salah satu ff balesanku untuk Rara eonni a.k.a. Yoon Ji Sun yang jadi author terfavorit bulan September. Eonni, semoga suka, ya! Dan chukaeyo!

***

Aku, Hale. Salah seorang elf penghuni Light Waves yang hidup di dunia tersembunyi di permukaan bumi. Aku dan penduduk lainnya hanya bisa mengajak orang yang kami kehendaki disini.

Pertemuanku dengan seorang manusia bernama Yoon Ji Sun membuatku jatuh hati padanya saat aku iseng berjalan-jalan ke daerah bumi yang sesungguhnya. Aku menghendakinya untuk datang kesini sekarang.

Itu kau, ‘kan, Ji Sun? Yang membuatku sedikit khawatir adalah, mukamu sering kusut saat sore hari. Yang kudengar dari beberapa manusia, orang sepertimu yang berseragam dan setiap sore keluar dari gedung tinggi bertuliskan ‘SMA’ itu dibebani banyak PR, ya?

Baiklah. Chagiya…

Aku membawamu dari tempat yang kau tak inginkan ke sebuah tempat penuh kedamaian. Penuh dengan cahaya dan kilauan yang menentramkan hati.

“Ji Sun. Ayo jalan denganku,” ajakku sepulang kau dari sekolah.

“Ah? Ada apa, oppa? Tak biasanya kau datang kesini.” jawabmu dengan muka kusut.

Aku tersenyum. Kini aku tahu sebuah tempat.

“Aku akan mengajakmu dimana kau takkan kusut seperti ini lagi. Aku akan membuatmu tersenyum sepanjang hari.”

“Sampai malam, tidak? Nanti aku takkan bisa mengerjakan PR-ku.”

“Sampai malam. Bawa saja PR-mu. Bilang kau menginap di rumah teman. Besok akan pulang.”

“Ah? Yang benar?”

“Iya, bawa saja! Nanti kau bisa mengerjakannya disana!” jawabku yakin walaupun aku belum tahu pasti apa itu PR. Apa pekerjaannya seberat membangun istana cahaya Ratu Penguasa Light Waves yang tingginya mencapai 0,25 tahun cahaya?

“Terima kasih, oppa! Kebetulan aku ingin refreshing dan mengunjungi kotamu yang sesungguhnya. Seperti apa, sih?”

“Lihat saja nanti. Kau akan suka.”

***

Aku melepas penutup mata sementaramu. Manusia yang baru pertama kali masuk ke sini biasanya akan merasa kesilauan karena cahaya-cahaya yang memancar dari lubang penembus dimensi yang berasal dari Light Waves.

“Uaah, silau sekali!” keluhmu.

Aku maklum. Aku elf, dan kau manusia. Elf bermata bening dan berair mata lebih banyak dari manusia sehingga dapat mentolerir cahaya yang masuk ke mata.

“Ji Sun, inilah Light Waves.”

Aku menunjukkan padamu corak-corak cahaya yang berarak, berwarna-warni. Safir, ungu, hijau muda, dan warna-warna lembut lainnya mengawang-awang di udara, di atas tanah bercahaya keperakan yang kita pijaki.

“Lepas tasmu. Kita akan berlari di padang cahaya ini.”

Kau takjub. Sontak, kau melepas tasmu dan menikmati pemandangan.

Saat kau tersenyum, takjub melihat pemandangan ini, hatiku rasanya melambung, ikut berarak bersama arakan cahaya ini. Mataku yang berwarna emas dengan pupil coklat muda memandangimu lekat. Kau balas menatapku dengan tatapan kagum.

“Belahan… belahan bumi manakah  yang mempunyai cahaya seperti ini?”

“Tak usah banyak bertanya. Cukup berlari dan berlari. Nikmati semua cahaya ini. Anggaplah ini sebuah kencan istimewa yang tak sekedar kencan. Hirup, rileks, dan rasakan semua bebanmu terlepas dari otakmu, termasuk PR itu.”

Kau mendekatiku, lalu memelukku hangat. “Oppa. Semua ini benar-benar mengagumkan.”

Kau menarik tanganku, lalu mengajakku berlari bersama. Kau menoleh padaku sambil tersenyum senang. Ceria mewarnai wajahmu. Pipimu bersemu merah, sama seperti cahaya yang sekarang berarak di sampingmu, membentuk kabut berbentuk hati.

Kabut cahaya safir menghias kepalamu seperti mahkota. Kuberi kakimu aurora yang menciut dan menyesuaikan diri dengan tubuhmu yang kini menutupi seragammu tanpa kau sadari dan membuat kau seperti putri dengan gaun yang paling mengesankan – tak akan terbayar dengan uang semahal apapun.

Aku terdiam, menatapmu kagum. “Ji Sun… kau…”

“Kenapa, oppa? Ayo, kita berjalan lebih jahu memasuki cahaya-cahaya indah ini!” sahutnya.

“Bukan… kau… cantik sekali.”

Kau menatapku heran, lalu memandangi bagian bawah tubuhmu. “Uah, ini… seperti aurora! Aurora yang kecil sekali! Bagus ya, oppa?”

“Ne, bagus sekali.”

Setelah itu, kau dan aku terus berlari bersama. Sepanjang perjalanan, aku seperti pangeran yang berjalan dengan seorang putri cantik idaman hatinya.

Namun, kau harus pulang Ji Sun. Tak mungkin aku mengajak seorang manusia berlama-lama di Light Waves. Jika ada seorang penghuni lainnya yang mengetahuimu disini, kau akan celaka karena kecantikanmu.

“Ji Sun-ah. Kau harus pulang.”

“Wae, oppa? Aku senang disini!”

“Tidak, tidak. Kau harus pulang, Ji Sun. Tapi, kalau kau mau, kita tidur-tiduran sebentar di padang cahaya di sebelah sana. Itu tempat yang paling special bagi orang-orang penduduk Light Waves.”

“Iyakah, oppa?”

“Benar. Ayo!” ajakku sambil menarik lembut kulit mulus putih susumu. Kau ikut denganku sambil merasakan semilir angin yang menerpa wajahmu dan membuat rambutmu yang tergerai panjang terurai indah bagai ekor unicorn yang lebat dan halus.

Saat aku dan kau tiba di tempat yang kumaksud, kau makin takjub dengan pemandangan yang disuguhkan Light Waves yang disuguhkan untuk seorang manusia spesial dalam hidupku.

Semburat warna warni indah menghiasi tempat itu. Membuat kau dan aku seperti tenggelam dalam cahayanya. Debur ombak dengan air yang tak terlihat dan tak terasa seakan membuat kau dan aku makin dekat.

“Oppa… indahnya…”

“Namun saying Ji Sun. Waktu berkunjungmu sudah habis. Kini… sudah waktunya kau pulang.”

Aku mengambil sejumput cahaya berwarna pelangi yang melayang-layang di sekitarku, dan manrhunya di atas kepala Ji Sun.

Kau lenyap, telah kembali.

Tenang, suatu saat nanti aku akan kembali untuk mengajakmu lagi kesini.

***

[JI SUN POV]

Ah… dimana ini?

Lho? Kok di tempat tidur? Sepertinya tadi aku ada di satu tempat penuh cahaya… bersama Hale oppa.

Ini sudah di Seoul…

Aku bangun, bangkit dari tempat tidur. Kurasa kering pada tenggorokanku, jadi kuputuskan untuk mengambil minum di meja belajarku. Namun…

Mengapa kakiku berkilauan?

Ah, iya! Aku ingat! Di Light Waves. Oppa memberiku aurora mini yang ia ciutkan untukku seorang.

Gomapta oppa.

Aku akan selalu ingat kau dan Light Waves.

Aku harap aku dapat kesana bersamamu…

Berlari lagi di tengah padang cahaya.

{FIN}

***

Yaah, baiklah, hanya segitu :3

Maaf untuk readers dan author serta Rara eonni kalo ceritanya ngawang-ngawang abis..

Nggak jelas plus ndak mutu bahasanya 😛

Thank you for your comments, likes, reads, and attention 😀

Advertisements

7 responses to “(Oneshot) In the Light Waves

  1. Wah ada yoon jisun gila lg jdi cast.y..-d lempar panci-

    beuh,si jisun a.k.a rara d sni jdi manusia yg pduli ma pr,beda bgt ma jisun d dunia nyta,paling dia jdi pduli ma pr klw gajah udh terbang..wkwkwkwk

    aigoo,mletus tuh kea.y kpla.y jisun,soal.y d ni ff d puji trus ma taem,hahaha

    good ff deh..
    like it,,like it..
    hehe^^

  2. HAAA!! AMIRAAAA!!! *tereak di ujung tebing* #digampar
    wooo.. ini ff untukku ? jinjja? XD
    Muakasssihh.. amiraaa.. *peluk2 amira*
    hehehe.. ngasih ucapan selamatnya berlebihan nih…
    justru krn predikat author fave itu, aku jadi minder sendiri,,kkk~
    aaa.. ffnya so sweet bgt, bagooosss…
    bahasanya mantep, enak dibacanya.. apalagi deskripsi tempat light waves itu.. ouwwoo… keren.. serasa diriku masuk ke dalam cerita.. hhh
    itu.. itu.. *nunjuk2 foto cahaya pink*
    itu light waves ya?
    aaa… mau dong sama2 teminni ditempat itu.. sayang cuma bentar doang.. T.T
    astaga, taem, kau tak tahu PR? ketahuan ga pernah sekolah.. hahaha *ditinju taem*
    pokoknya ffnya bagus bgt, keren sekeren-kerennya..
    taem, yeoja mu ini pinter bikin ffnya! *nunjuk2 amira* hehehehe
    aku like ffnya yaaaa…
    nih, aku balikin taem ke kamu! *tendang taem ke amira* XD
    bubbye saeng^^!

  3. @Park Ji Hoon (F-zoo) : hehe… Iya, ikutan ngawang2 saking ga jelasnya bahasa saya… :3 gomawo chingu! 😀
    @dyu eonn : itu eonnii, aku udh komen kok, tp kalo blm ada baiklah aku bakal mampir lagi 😀 mianhaeyo eonni… Itu ff-nya bagus banget dah! Sumpret! Gomawo eonni sayaang! 😀 (hug kiss hug kiss)
    @Han Ai Kyung : uaah, baguskah? Hehey.. Gomawo chingu… 😀
    @^^KEYHOLIC^^ : hehe, namanya juga fanfic onn, tidak semua sesuai kenyataan 😛 #digaplok rara eonni# gomawo eonni udh mampir ke ep-ep saya… 😀
    @rara eonni : HAAI EONNI! AAH, AKHIRNYA EONNI MAMPIR JUGA KE SINIIII! (Peluk cium ampe rara eonni pingsan)
    Ahaay, taemin untukku lagi~ #ngarep abis bah#
    Iya eonni, ini baru satu, lho… Ntar ak bikin lagi 😀 mian eonni ak br bales skrg..modem ga ada hape emak pun digondol #kriminal amat lu hyeon#
    Hehe… Iya eonni, itu light waves… Terinspirasi sm lagunya final fantasy yg eternity – memories of lightwaves, sih eonn, jd rada2 ngawang2 😛
    Syukurlah kalo eonni sukaaa… #menghela napas lega#
    Hehe, babay eonn 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s