Light and Dark [part 1/2]

Title : Light and Dark
Author : Fai 성 Minra
Cast :
             • SHINee (Onew, Jonghyun, Key, Minho, Taemin)
             • Kim Jiyoung (emak Avy)
             • SNSD (Jessica, Sunny, Tiffany)
             • f(X) (Victoria, Sulli, Krystal)
             • 2PM (Nickhun)
Genre : adventure, a bit magic; mystery; supranatural and romance
Rating : G
Length : 2shot
Disclaimer : saya gak peduli sama castnya. Ceritanya terinspirasi dari film ‘The Dark is Rising’. Tapi gak semua ceritanya aku angkat dari filmnya, cuma istilahnya aja sama tujuan ceritanya *halah*. Tapi kalo yang udah nonton, pasti kebayang ^-^
Note (PENTING!) :
                 • The darkness = kegelapan
                 • The light = terang/cahaya
                 • The rider = pencari dengan mengendarai sesuatu
                 • The seeker = pencari tanda fractal
                 • The next seeker of light = pencari berikutnya dari terang/cahaya
                 • The next seeker of darkness = pencari berikutnya dari kegelapan
                 • The past seeker of light = pencari terdahulu dari terang/cahaya
                 • The past seeker of darkness = pencari terdahulu dari kegelapan
                 • Elders = penatua/sebutan lain untuk the light
NB : Bayangkan cast seperti foto yang diberikan.
Tapi beidewei, fotonya seadanya aja ya, bikin fotonya pas lagi males banget ngedit foto makanya jelek. Maap ya T^T

FF rusak yang udah lama bertengger dilaptop, tapi baru
ada mental untuk mublish sekarang.
FF ini persembahanku untuk emakku – avyhehe.
Maap mak terbitnya kelamaan, takut gagal + banyak siders..
Dan untuk siders, SEGERALAH BERTOBAT!

Author POV
13 June 1485
“The darkness, kalian sudah kaliah. Menyerah sajalah…”
“Tidak akan!”
“Kalian sudah kalah telak!”
“Tidak! Kami pasti akan bisa mengalahkan the light.”
“Apa kalian yakin begitu?”
“Ya, mungkin saja kali ini kami kalah. Tapi mungkin saja di abad yang akan datang, keturunan the darkness akan mengalahkan keturunan the light.”
“Ya terserah katamu saja. Lebih baik sekarang kamu tidak banyak bicara.”
“Fuh, kenapa? Apa kau memikirkan the next seeker of light?”
“Tidak… Aku hanya berpikir sebaiknya kaum kalian aku apakan…”
“Sesuai kataku tadi, walaupun sekarang the light mengalahkan the darkness, suatu abad nanti the darkness akan mengalahkan the light!”
“OK! Aku tidak akan menghancurkan kekuatan the darkness, aku hanya akan melumpuhkan kekuatan the darkness. Tapi kekuatan itu akan pulih jika the next seeker of darkness berhasil mendapatkan 7 tanda.”
“Baiklah…”
“Sampai jumpa diabad yang akan datang, the darkness…”

8 June 2009
“Heh…, makan-makan!!!” seru Key.
“Hah?” tanya Jiyoung.
“Pura-pura lupa…,” kata Victoria.
“Dasar… Hari ini kan ulang tahunmu!” seru Key.
“Oh iya aku lupa!!!” seru Jiyoung.
“Halah… Dah, sekarang traktiran dulu, baru kado! Ok?” ancam Jonghyun.
“Ih minta enaknya dulu baru rugi… Dasar…,” gerutu Jiyoung.

Kim Jiyoung POV
Dasar Jonghyun! Minta traktiran dulu baru ngasih kado… Ckckck… Teman durhaka! Key juga, pake ngingetin… Victoria pula pake mendukung Key! Salahku juga hari ini ulang tahun! Akh semuanya salah deh.
“Hey, Key. Ada yeoja yang meratiin kamu dari jauh tuh,” kata Victoria sambil menyikut Key lalu menunjuk kearah seorang yeoja yang sepertinya memang memerhatikan kita.
“Aku memang tampan. Tak bisa kucegah,” kata Key sombong. Cih, dasar namja narsis! Gak henti-hentinya bernarsis ria, ha~ ha~ ha~
Eh tapi tiba-tiba yeoja yang meratiin kami tadi itu mendekat. Dia mau ngapain ya? Mau nembak Key? Mau ngasih Key surat terror? Mau ngomelin Key? Atau… mau ngasih undian satu milyar?!
“Ehm, annyeong,” kata yeoja itu sambil tersenyum. Pih, aku iri dengan senyumnya… Agh jangan sampai dia merebut hati Jonghyun! Jonghyun itu orang yang aku suka… Fufufu~ Yah ketauan deh. Dasar author recok!
“Ne?” jawab Key seraya merapikan rambutnya sok keren. Wooo, didepan yeoja aja sok keren dan jaim…! Tapi kalo gak ada orang, kelakuannya udah kayak anak autis! Hyperbola! Lha? Kok jadi hyperbola? Woy, ini si author bikin dialognya kagak bener!!!
“Kamu yang namanya Kim Jiyoung?” tanya yeoja tadi padaku. Kenapa dia tau namaku? Anyone, can help me? Kalo tau jawabannya, komen ya di FF ini selesai kalian membacanya… Agh si author malah jadi promosi! Recokin aja!
“Iya, kok tau namaku?” tanyaku mulai sok akrab.
“Aku Choi Sulli, teman dekatnya Onew. Kamu kenal Onew kan?” yeoja yang bernama Sulli itu balik bertanya padaku.

Aku menjawab pertanyaannya dengan sekali anggukkan. Sulli tersenyum, lalu memberiku sebuah surat… Apaan nih?
“Apa ini?” tanyaku.
“Kau hari ini berulang tahun, bukan? Onew mengajakmu untuk merayakan ulang tahunnya dirumahnya. Kamu juga boleh bawa teman-temanmu,” jawab Sulli. Aku membuka surat undangan itu, lalu isinya memang tulisan Onew.
“Ok, nanti aku akan datang,” kataku. Sulli pun tersenyum, lalu meninggalkanku, Victoria, Key dan Jonghyun disini.
“Fuh! Aku kira dia akan bicara padaku…,” kata Key cemberut sambil membenarkan posisi topinya.
“Kepedean sih jadi orang!” omel Jonghyun lalu menoyor kepala Key.
“Narsis dikit enggak apa-apa kali. Sirik aja,” kata Key.

~~~~~~~~~~

Victoria mengetok pintu rumah Onew, dan akhirnya pintu itu dibukakan oleh seorang namja yang tidak kukenal. Siapa ya? Kok aku belum pernah melihatnya selama ini?
“Annyeong, Nickhun imnida. Silahkan masuk,” kata namja itu. Nickhun? Kenapa aku baru dengar namanya ya?
“Ternyata kau datang… Ngomong-ngomong, happy birthday…,” ucap Onew yang muncul tiba-tiba dari suatu ruangan.
“Thanks,” ujarku singkat.
“Mau buka kadomu?” tawar Onew – yang kujawab dengan anggukan. Ternyata ada juga yang mau memberikan kado untukku, ha~ ha~ ha~ Onew memberikanku sebuah kotak kecil, yang tidak terlalu kecil juga sih. Aku merobek kertas kado yang membungkus kotak itu, dan aku langsung membuka kotaknya. Aku mendapati sebuah penunjuk arah dengan bentuk gelang…? Apa maksudnya? Jadi orang ini mengira aku tidak tau arah kemana aku harus pergi?! Aku tau kok arah Utara, Timur, Selatan dan Barat!!! Dasar orang aneh!
“Suatu hari kau pasti akan tau kegunaannya,” kata Onew sambil menepuk pundakku. Dasar, demen banget bikin orang kaget sih!
“Oh, ok,” kataku.
“Heh, Jiyoung, ini dariku…,” kata Victoria sambil memberikan kotak yang dibungkus dengan kertas kado.
“Ini beli pake duit sendiri kan? Tahun lalu kamu kan beliin aku kado pake ngutang sama si mbak empunya toko, sampe mbak-mbak itu nagih duitnya ke aku!” hardikku.
“Tentu saja aku beli pake duit sendiri… Ha~ ha~ ha~ Jangan bongkar aibku!” seru Victoria. Aku pun bungkam, lalu membuka sesuatu yang diberi Victoria. Jangan sampai seperti tahun lalu lagi, di tahun lalu dia memberiku sebuah topi bulukan!! Sialan, dia emang iseng!
“KYAAAA…!!! VICTORIA…!!!” jeritku histeris saat melihat apa yang Victoria beri padaku.
“Kenapa suka gak?” tanya Victoria. Yang benar saja! Masa dia memberiku kaos kaki – hanya sebelahnya saja?!
“Gimana aku mau suka!!!” seruku sambil menimpuk kepala yeoja itu dengan kaos kaki yang diberinya.
“I-itu sebenernya kaos kakimu yang pernah aku curi… Hahaha,” jelas Victoia jujur. Dasar -_-
“Hey, tidak tertarik untuk membuka kado dariku?” ujar Key. Oh ya aku lupa kalo anak ini juga memberiku kado! Hahaha… Tanpa basa-basi lagi aku membuka hadiah yang diberikan Key, dan melihat isinya. Kyaaaa~~~ Ini kan kalung yang dari dulu ingin kubeli! Kalung dengan bandul bentuk lonceng yang terbuat dari perunggu dan dengan pola fractal… Kalung ini benar-benar kalung kesukaanku!
“Memang tidak ada yang ingat kalau kamu sangat menginginkan kalung itu, haha,” ujar Key.
“Waaaaa, thanks Key!” seruku. Tiba-tiba Jonghyun menepuk pundakku dan berkata yang tidak enak.
“Aku gak ngasih kado ya, kan tadi gak jadi nraktir. Oke?” ujar Jonghyun. Dasar bocah banyak maunya, huhu -_-

~~~~~~~~~~

Malam hari aku berjalan sendiri diluar, entah kemana tujuanku tapi aku bosan sekali dirumah. Gak ada orang, gak ada makanan, gak ada tontonan, gak ada mood, gak ada apa-apa, dan gak ada yang mijitin. Padahal lagi butuh banget tukang pijit. Anyone mau jadi tukang pijitku? Kalo mau, ketikkan komentar kalian di FF ini ya. Jiah author promosi lagi demi membasmi siders.
“Jiyoung!” panggil seseorang dari belakangku. Aku menengok, dan terlihat Key menghampiriku. Seperti biasa, dia selalu memakai jaket dan topinya yang tidak pernah dilepaskannya. Ckck, dasar aneh…

“Apa?” tanyaku.
“Malem-malem gini ngapain keliaran? Mau cari saweran ya?” Key nanya balik.
“Enak aja!” seruku sambil ngegetok kepala Key.
“Trus, ngapain?” tanya Key. Aku hanya menggeleng. Abisnya emang bener. Gak ada alasan yang pasti aku keliaran malem-malem gini. Masa sih aku mau cari gigi palsu? -___-
“Kebetulan sekali kau ada disini…”
Aku dan Key menengok kearah suara, dan aku melihat Onew, Sulli, Nickhun, dan Tiffany.

“Oh, ada Key juga rupanya,” kata Onew.
“W-wae?” tanyaku.
“Ikut kami,” ujar Nickhun.
“Kemana?” tanyaku lagi.
“Menembus waktu,” jawab Tiffany sambil tersenyum. M-menembus waktu? Dia itu kira-kira dulu gak sih sebelum bicara…? Tapi akhirnya aku dan Key ikut dengan Onew, Sulli, Nickhun dan Tiffany yang berjalan kesuatu tempat, dan aku merasa waktu seperti diputar.
“Kita kembali pada abad 13,” kata Sulli. A-abad 13? Jauh sekali waktu yang dilompati!
“Kita mau apa di abad 13? Dan kenapa kita bisa menembus waktu?” tanyaku.
“Pertama saat melihatmu dihari ulang tahunmu ini, aku yakin kau adalah the seeker,” kata Nickhun. Apa sih? Ngomong gak jelas banget!
“Maksudnya, kau adalah the next seeker of light,” jelas Onew. Apa maksudnya? Kenapa mereka makin ngelantur saja? Apa maksud dari the next seeker of light?
“Huh, pikiranmu itu ada-ada saja… Sebenarnya kami adalah the elders atau bisa disebut penatua. Kami adalah orang yang dapat mengendalikan bahkan membangkitkan kembali kekuatan the light atau cahaya,” jelas Onew. Bagaimana bisa dia membaca pikiranku?
“Tentu saja aku bisa membaca pikiranmu. Aku adalah elders terkuat, dan aku punya kekuatan supranatural dan magic,” kata Onew. Wow… Dari kecil aku sudah menginginkan kekuatan seperti itu! Kapan aku bisa seperti itu ya?
“Untuk mendapatkan kekuatan, kau harus menemukan 7 tanda fractal. Dengan itu kau bisa mendapatkan kekuatan, memulihkan kekuatan the light dan mengalahkan the darkness,” kata Nickhun.
“Tanda fractal…?” tanya Key. Bukannya kalung yang Key berikan tadi itu adalah pola fractal ya? Sulli mengambilkan sebuah buku, dan buku itu diberikan kepadaku.
“Hanya the seeker yang dapat membaca buku itu,” kata Tiffany. Aku langsung membuka buku itu, dan tulisannya tidak jelas… Kayak cacing! Aku meraba buku itu, dan entah kenapa aku bisa membaca buku itu.
“The old ones membuat tujuh tanda yang terbuat dari perunggu, batu, api, kayu, kristal, air dan intisari…,” aku tidak melanjutkan membacaku. Yang benar saja?
“Intisari sosok jiwa manusia? Apakah ada tanda seperti itu?” aku menanyakan maksud tanda terakhir ini. Semua menggeleng tidak tau.
“Kau adalah the seeker, dan the seeker pasti tau dimana ketujuh tanda itu disembunyikan,” jawab Sulli.
“Bagaimana kalian bisa yakin bahwa aku adalah the seeker?” tanyaku.
“Kalau kau tidak percaya, coba lihat bahu kananmu. Ada pola fractal dibahu kananmu itu,” jawab Onew. Hah? Masa? Kenapa aku sendiri tidak tau kalau ada tanda fractal dibahu kananku?
“Kalau begitu, dimana aku bisa menemukan ketujuh tanda itu?” tanyaku.
“Kami tidak tau. The seeker akan menemukan dengan caranya sendiri,” jawab Nickhun. Ah, yang benar saja? Bagaimana caranya aku dapat menemukan tanda-tanda itu? Tapi, bukannya kalung yang diberikan Key itu mempunyai pola fractal? Aku mengeluarkan kalungku, dan menyocokkan bentuk pola fractal kalungku dengan pola fractal yang ada dibuku. Sama persis. Aku membaca pengertian dari tanda yang terbuat dari perunggu dengan teliti.
“Tanda yang terbuat dari perunggu mempunyai bentuk yang kecil dan pola berbentuk fractal. Tanda itu dilapisi sedikit besi dan perunggu, sengaja dibuat seperti itu untuk membuat the darkness tidak curiga. Gesekkan sedikit tanda yang terbuat dari perunggu itu dengan perak, dan panaskan sedikit menggunakan api, maka tanda yang terbuat dari perunggu itu akan terlihat dengan sangat jelas…,” aku menyebutkan isi buku tentang tanda yang terbuat dari perunggu, dan membuat Nickhun mengambilkan sebuah perak dan diberikan kepadaku. Aku menggesekkan perak tersebut dengan kalungku, dan setelahnya aku mendekatkan kalungku pada api. Aku pun melihat kalungku dan benar saja! Pola fractal itu makin terlihat jelas.

“You found the first sign!” seru Tiffany. Aku mengangkat kalungku – atau tanda yang terbuat dari perunggu dan melihatnya lebih jelas lagi. Tidak kusangka kalung yang sangat aku inginkan itu ternyata adalah sebuah tanda yang terbuat dari perunggu dan dapat memulihkan kekuatan the light bahkan dapat mengalahkan the darkness. Tapi, apa aku udah dapet kekuatannya? Ha~ ha~ ha~
“Tentu saja kau sudah mendapatkan kekuatan. Tapi masih sepertujuhnya. Kau harus menemukan enam tanda fractal lagi. Hm, mungkin Key juga bisa membantumu mencari sisanya,” kata Onew lalu menepuk pundak Key. Seperti ada sesuatu yang berpindah ke tubuh Key…
“Apa yang kau lakukan?” tanya Key.
“Aku memberimu sedikit kekuatan magic dan kekuatan supranatural untuk membantu the seeker mencari tanda-tanda yang tersisa,” jawab Onew. Sialan…! Kenapa Key yang bukan siapa-siapa diberi kekuatan sedangkan aku –yang katanya the seeker– tidak diberi kekuatan?!
“Karena kau akan mendapatkan kekuatan dari tanda yang kau kumpulkan secara perlahan-lahan,” jawab Onew – membaca pikiranku. Fuh, dasar! Curaaangggg…!!!
“Oh ya, Jiyoung. Waktumu untuk mencari 7 tanda itu hanya 5 hari, karena the darkness akan mendapatkan kekuatannya lagi pada tanggal 13 Juni,” kata Nickhun.
“MWO?!” seruku. Aish, yang benar saja…!!!

Key POV
Aheeeyyyy…!!! Aku punya kekuatan magic! Aku jadi bisa sihir Jiyoung biar suka padaku, fufufu~ Hahaha~ Yah author membongkar rahasiaku! -___-
Setelah kejadian semalam, hari ini aku bertekad untuk memamerkan kekuatanku pada namja berwajah sangar – Jonghyun abal. Mumpung tuh anak amatiran sama yang namanya magic-magic dan supranatural… Hahaha.
“Eh, Jjong, aku punya kekuatan!” hebohku. Jonghyun menengok kearahku dengan tatapan meledek, lalu meremehkanku.
“Semua orang punya kekuatan, Key. Kalau tidak, mereka tidak akan punya kekuatan untuk berjalan!” seru Jonghyun. Dasar, yang kumaksud bukan itu tauuuu -___-
“Bukan itu!” seruku lalu melayangkan sebuah pensil dengan kekuatan magicku dan menggetokkannya dikepala Jonghyun – tanpa menyentuhnya. Tapi aku masih amatiran dalam magic, saat aku akan menaruh kembali pensil itu, pensilnya malah menimpuk kepala Victoria.
“KEY!!! Ngelempar pensil yang bener dong!” seru Victoria.
“Aku enggak ngelempar pensil kok, aku baru saja melayangkan pensilku dengan kekuatan magic yang aku punya!” pamerku. Fuh, kali ini pasti mereka berdua akan kagum dan bilang : waaahhh, kamu hebat sekali ya! Semoga Tuhan memberkatimu!
“Magic?” tanya Jonghyun bingung. Dasar katro, magic aja enggak tau!
“Iya magic,” kataku sombong sembari mengibas jemuranku. Ya enggaklah! Masa aku ngibasin jemuran didepan jembatan ancol gini? Eh kok settingnya jadi jembatan ancol ya?
“Oh ya?” tanya Victoria.
“Iya! Jiyoung juga, dia jadi the seeker, dia punya tugas mengumpulkan 7 tanda fractal untuk memulihkan kekuatan the light dan mengalahkan the darkness! Maka dari itu aku punya kekuatan magic!” jawabku bangga. Setelah mendengar jawabanku itu, wajah Jonghyun berubah menjadi serius. Tumben ekspresi wajahnya kayak gitu, biasanya tampang beler dan tablo alias tampang bloon. Victoria juga, dia jadi saling bertatap-tatapan dengan Jonghyun. Tumben tuh Victoria mukanya bisa berekspresi kayak gitu, biasanya cuma bisa cengo dan bengong doang!
“Oey, kesambet ya?” tanyaku sembari menyadarkan mereka dengan cara melemparkan kotoran rambutku ke wajah mereka. Yeah…!!! Aduh narasiku jadi ancur gini -___-“
“Jadi, maksudnya returns from the seeker of light ?” tanya Jonghyun. Lah, nih orang ngerti begituan toh? Kirain enggak!
“Iya, kok tau?” tanyaku.
“Ehm, aku pernah baca salah satu artikel the light and the darkness,” jawab Jonghyun.
“Ooooo bulet,” kataku iseng.

Kim Jiyoung POV
Saat aku baru pulang les, aku merasa sedari tadi ada yang mengikutiku. Tapi saat aku menengok kebelakang tidak ada apa-apa ataupun seorang pun. Jangan sampe tiba-tiba muncul almarhum mbah Maridjan muncul didepanku… Dia kan masih keturunan keraton… Eh, apa kerotan?
“Kim Jiyoung!” panggil seorang namja. Siapa itu? Jangan bilang kalo itu emang almarhum mbah Maridjan! Atau itu malah kakek-kakek abal? Aku menengok kebelakang dan seorang namja menaiki becak eh bajaj eh angkot eh metromini eh busway eh delman eh sepeda roda empat eh AAGGHH!! Jadi salah mulu gini. Dah, intinya dia naik kuda!!! Dasar, gak elit banget sih naik kuda yang bau amis gitu. Tapi, aku kenal dia, dan orang itu adalah…
“Minho?” tanyaku. Jiah, aku nyamain Minho sama kakek-kakek, hahaha. Eh, loh? Dia tidak sendiri, ada 3 yeoja dan seorang namja lainnya. Mereka berempat baru saja turun dari sebuah odong-odong eh salah maksudnya jalan kaki.
“Ini Krystal, Taemin, Sunny dan Jessica,” kata Minho sambil memperkenalkan orang yang kumaksud tadi.

Yeoja yang bernama Jessica itu tersenyum sinis, lalu mendekatiku. Dia seperti mencari sesuatu dariku. Apa yang dia mau?
“Jiyoung, kalau kau ingin selamat dari ancaman the darkness, berikan tanda-tanda itu pada kami!” seru Jessica. What?! Apa-apaan ini maksudnya?
“Apa maksudnya?” tanyaku bingung.
“Jadi kau belum diberi tau ya oleh the eldest itu? Kami dalah the darkness,” jawab namja yang bernama Taemin. A-apa? Mereka adalah the darkness? Yang benar saja! Banyak sekali jumlah mereka… Apakah aku sanggup melewati mereka sekarang – sendirian???
“Berikan saja tanda itu pada kami,” kali ini yeoja yang bernama Krystal bicara padaku dengan suara aneh – terlalu dibuat-buat. Cih, dasar centil…
“Tidak, aku tidak akan memberikannya,” ujarku. Lagipula, tanda ini kan asalnya dari Key, ini juga hadiah ulang tahunku! Enak aja main minta-minta, kalo mau minta-minta bukan disini, tapi diujung jalan raya tuh!
“Ternyata kamu keras kepala juga…,” kali ini yeoja yang paling pendek bernama Sunny yang berbicara padaku. Ih dasar… Kalo kagak mau, ya jangan dipaksa napa! -___-
“Apa kau tidak takut pada kami, huh?” tanya Minho. Dih ngapain gue takut sama elu!! Tinggal dikasih es krim sekotak juga nurut…! Betewe, aku jadi keingetan sama doggy-nya temenku yang suka dipanggil Min. Temenku punya dua anjing, yang satu dikasih nama Min dan satu lagi dikasih nama Serigala. Jadi lucu juga kalo temenku itu manggil anjingnya.
Temenku : Serigala, sini dong…
Serigala : Guk…! Guk…!
Mungkin dia adalah satu-satunya serigala yang menggonggong. Hahaha. Oke, aku tidak tau mengapa tiba-tiba jadi ngomongin anjing. Back to the story, not laptop because I’m not Tukul Arwana!
“Jadi, kau tidak mau memberikan tanda itu pada kami, Jiyoung?” tanya Taemin. Aku menggeleng. Taemin terlihat jengkel, lalu dia berniat untuk melukaiku dengan kekuatannya. Aku takut sekali, apalagi sepi kayak gini. Kalo aku mati disini, ntar siapa yang mau ngangkut aku? Masa sih aku mati diangkut sama anjing setempat? T___T
Saksikan jawabannya setelah yang satu ini!

♥ ♫~To Be Continue~♥ ♫

GYAAAAAA GAK JELAS!!! *robek FF*
Maaf kalo ada yang enggak ngerti, author juga enggak ngerti ^^
Maaf mak gak sesuai keinginanmu, pendek ya part satunya? Huhuhu T.T *gelayutan digendongan mak (?)*
Jiah, aku ngutang FF lagi deh… FF yang ‘The Railway Station part 1 nya aja belum keluar. MAKANYA KASIH KOMEN DONG!
SEMAKIN DIKIT KOMENTARNYA, MAKA SEMAKIN LAMA PULA LANJUTAN FF INI TERBIT! MAKANYA, KALO UDAH BACA DAN MAU LANJUTANNYA, KASIH KOMENTAR!
Ngetik komentar kan enggak susah, tinggal bilang aja isi FFnya kayak gimana. Apakah jelek, gak nyambung, gak ngerti, gak bagus, gak panjang, dll… Ok?
KALO KOMENTARNYA BANYAK, KUUSAHAKAN LANJUTANNYA AKU POST BESOK!
So, wants to comment? *ngacung tanda yang dicari Jiyoung*

94 responses to “Light and Dark [part 1/2]

  1. kenapa 2Min jadi antagonis? T-T
    bikin genre adventure terus ya, aku suka lho
    ceritanya cukup seru, sayang narasinya suka ngaco, tapi tetep daebak kok
    hwaiting!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s