[freelance]Calling Out

Title : Calling Out
Author : Lee Kyungsu a.k.a Loly
Genre : Romance, Angst, AU
Rating : PG-13
Length : Drabble? Ficlet? Oneshoot?
Cast :
– Lee Taemin SHINee
– Kim Minri
– Kim Jonghyun CN Blue
Summary : “… my love is only you… dont go…”
Disclaimer : I DO NOT OWN, LEE TAEMIN AND KIM JONGHYUN!! THEY’RE BELONG TO THEIR SELF, THEIR FAMILY, AND THEIR ENT. BUT, THE PLOT AND THE OC,, ARE MINE !


~~
‘Jangan pergi…’
‘Mianhae, Minri…’
‘Andwae… Saranghae! Neomu saranghae! Jebal,, kajjima..’
‘Aku tidak bisa… Yang Diatas sudah mengatur segalanya…’
‘Bagaimana kalau aku rindu padamu nanti? Apa yang harus aku lakukan?’
‘Aku selalu dihatimu… Aku tidak akan pergi…’
‘Berjanjilah Lee Taemin…’
~~
Aku tersadar. Itu semua hanya mimpi. Kulihat disebelah ranjangku. Jonghyun oppa telah menungguiku.
‘Kenapa kau tetap menungguku?’ batinku.
“Kau sudah bangun?” tanya Jonghyun oppa.
“Ah, ne… Mianhae membuatmu khawatir…” kataku. “Kau mau menemaniku?”
“Kemana?”
“Ke tempat Taemin…”
“Ah, baiklah…”
~~
Aku dan Jonghyun melangkahkan kaki ke makam Taemin. Dia, namja itu. Yang telah membuatku mencintainya dengan sepenuh hatiku. Walaupun dia telah pergi, aku akan tetap menjaga cintanya.
Ia sudah mati. Aku tau itu. Tapi, entah mengapa, aku yakin ia masih bersamaku. Aku masih merasa bersalah padanya tentang kejadian itu. Ya, ia mati karna menolongku.

(Flashback)
“Palli!!!” kata Taemin padaku. Aku mendesah kecil.
“Aigooo~ ne, ne…” jawabku. Aku pun mencoba menyebrangi jalan yang sudah disebrangi oleh namjachinguku itu.
Aku tidak menyadari sesuatu akan terjadi padaku atau Taemin, yang kutau aku hanya harus bisa berada disebelah Taemin.
“KIM MINRI!!!!!!!!!” pekik Taemin. Kulihat Taemin berlari kearahku, aku akhirnya tau apa yang akan terjadi saat aku mendengar klakson mobil. AKu hanya bisa menutup mata, berdoa aku tidak akan mati.
‘BRAAAK’ itu yang terdengar. Aku mencoba melihat apa yang terjadi saat membuka mataku. Aku melihat diriku baik-baik saja. Tapi, suara siapa yang berteriak? Dan siapa yang ditabrak?
“LEE TAEMIN!!!!!!!!!!!!!!” pekikku. Itu Taemin. Ya, ia sudah berlumuran darah disana. Ia hanya bisa bernafas tersengal-sengal, aku mulai menangis dan segera menggenggam tangannya erat.
“H-hh-hh… Minrin-ah…” katanya. Aku hanya menangis.
“Ne?” jawabku.
“Saranghae… Aku harus pergi dulu… Mian ya… Kau mau memaafkanku?” tanyanya. AKu menangis dan menggeleng.
“Tidak.. Aku tidak mau! Kau harus tetap bersamaku… Jangan pergi, Taem! Jangan! Andwae!!!” pekikku.
“Hey,, bukankan kau y-yang b-bilang bahwa kit harus rela berkorban? Sekarang l-lah saatn-nya… Kau b-bisa?” tanya Taem. Aku tetap menangis. Tampak orang-orang memperhatikan kami berdua, seakan sebuah drama tengah dipentaskan secara gratis.
“A-aku tidak mau kehilanganmu! Aku mencintaimu!” kataku.
“Kalau begitu… Kalau kau mencintaiku, bolehkah kau merelakan aku pergi?” tanya Taemin pelan. Taemin sempat terbatuk dan mengeluarkan darah dari mulutnya.
“Hiks… Aku… Aku…” kataku.
“Berjanjilah, kau bisa… Aku akan kembali suatu saat nanti… Kemarilah…” kata Taemin. Aku pun maju.
“Saranghaeseo… Mianhae…” bisiknya. Lalu, ia menghembuskan nafasnya yang terakhir tepat ditelingaku.
“LEE TAEMIN!” pekikku. Aku menangis. Hanya bisa menangis. Aku memeluknya, menangis, tapi, semuanya itu tidak ada gunanya lagi. Ia tidak akan kembali lagi kepelukanku, walaupun aku berusahan memanggil namanya.
Ya, berusaha memanggil namanya. Aku memanggil namanya berulang kali, berteriak memanggil namanya, berusaha untuk membuatnya bangun. Tapi, hanya ada luka dihatiku. Luka karna aku bersalah, aku membuat dia pergi. Aku memanggil namanya.

(End Flashback)

Aku koma selama 2 minggu karna kecelakaan itu. Padahal, sebenarnya aku hanya baik-baik saja. Menurut dokter, aku trauma dan akhirnya sakit, bahkan koma. Semenjak saat itu, aku sering mimpi buruk, dan demam. Dan Jonghyun, dialah yang selalu menemaniku, walaupun dia tau, aku tidak bisa mencintainya.
~~

“Aku datang… Bogoshippeo… Sudah setahun… Tapi, bayanganmu masih belum hilang. Dan, ingatan tentangmu masih terbayang-bayang dikepalaku.”
“Kau tau, aku ingin kau kembali kesini. Aku mencintaimu, Lee Taemin. Tapi, kau sudah bilang tadi, Dia sudah mengatur segalanya. Jadi, apa yang harus aku lakukan?”
“Berjanjilah, kau akan selalu ada untukku. Saat aku memanggil namamu, kau akan melindungiku.” Kataku. Lalu, aku meletakkan selembar kertas di makan Taemin, dan pergi.
‘Selamat tinggal, Lee Taemin…’
~~
With the scar he left on my heart
I’m trying to forget his name
although I bite my lips trying to hold it in
my love is only you
Day after day as I live my life
I get teary after hearing his name
I can’t hold it in, I can’t laugh like this
I try calling his name again
I live my life pretending nothing has happened
When I’m longing for love
with the hurt he has left behind
I start to cry without knowing
-f(x) Calling Out-

Advertisements

9 responses to “[freelance]Calling Out

  1. @megumiTM : iyakah? kalo gasalah Kim Jonghyun :/
    haha…

    @all : makasih 🙂 banyak juga yg suka ama FF yg ini XDD
    makasih smuanya 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s