Kok Nggak Cinta Mulu Sih?!

Title : Kok nggak cinta aku sih?!

Author : Misstis a.k.a Bella

Cast : Key SHINee, Minho SHINee

Length : Drabble

Rating : PG-15 masuk nggak ya? :/

Genre : Romance Kayaknya sih tragedy

first drabble!!! >< Fanfic ini singkat, padat, dan tidak jelas. Pasti bakal geje dan mengandung Yaoi XD

SILENT READER DILARANG KERAS BACA FANFIC INI!!!

————————–>

“Iiiih… terima cinta aku dong!” rengek Key pada Minho, pria yang di cintainya. Awalnya Minho tercicik melihat penampilan Key, tapi seketika semua sirna.

“Untuk apa aku jadi pacar kamu. Sorry ya aku masih normal,” tolak Minho.

“Tapi kan aku udah menjadi perempuan seperti yang kamu inginkan. Lihat, aku cantik kan,” ujar Key sambil melenggak-lenggok centil dan mengibaskan wig hitam yang dia colong dari kampung sebelah. Kalau perempuan sesungguhnya mungkin akan terlihat feminim dan manis saat melakukannya. Tapi kalau Key yang melakukannya, melihatnya Minho jadi ingin muntah.

“Ah masa sih? Coba aku periksa dulu,” seru Minho. Dengan iseng dia mengangkat rok seragam Key yang super mini. Wajah Key seketika bersemi merah.

“KYAAAAAAA…………………..!!!!!”

PLAK!!

Sebuah tamparan mendarat mulus di pipi Minho. Minho pun mengendus kesal lalu pergi meninggalkan Key.

“Yaaa~~ Minho. Kau tidak apa-apa?” seru Key panik.

“Cih, tidak bisakah kamu meninggalkanku sendiri?” usir Minho makin naik pinang.

“Kau marah padaku ya?” sesal Key dan membuat Minho makin kesal. Mana mungkin dia tidak jengkel dibuatnya. Tiap harus dia selalu mengikuti kemana pun dia pergi. Yang Key harapkan hanya satu, pacaran dengan Minho. Sebagai pria yang terkenal jantan di sekolah, jelas Minho tidak terima. Bahkan sekarang pun rumor kalau Minho itu gay sudah menjadi trending topic di sekolah. “Maaf, yang tadi itu nggak sengaja. Kelepasan.”

“Sudah ku bilang, aku tidak mau bertemu lagi denganmu. Harus berapa kali aku bilang hah? Aku ini masih normal!” Minho makin mendidih karena Key.

“Tapi kau aku sudah melakukan semua yang kau suruh. Termasuk menjadi perempuan. Apalagi yang kurang?” kata Key sambil membenarkan baju bagian dadanya yang berat karena diisi bantalan agar terlihat menonjol.

“Eh, banci! Aku nggak pernah sudi pacaran sama kamu. Sekali pun kamu berdandan seperti perempuan dan menggunakan penyumbal dada, tapi kau tetap saja laki-laki!” bentak Minho.

“Hmm… kalau begitu aku akan operasi payudara dan mengganti jenis kelaminku. Setelah itu kamu mau menerimaku kan? Kalau tidak salah ayah punya kenalan dokter jadi…”

“Ah, aku tidak peduli kalau kau operasis sekalipun. Kau akan tetap seorang laki-laki. Titik!” Minho langsung membalik badan hendak kabur.

“Aku mohon Minho, aku akan melakukan apa saja supaya kamu mau menerimaku,” rengek Key sambil menahan tangan Minho. Hal itu membuat Minho risih. Di tambah sekarang Key terduduk di jalanan sambil terus merengek seperti anak kecil yang minta dibelikan permen.

Sebuah rencana jahat terlintas di pikiran Minho. Dia akan memanfaatkan situasi ini.

“Hmm… baiklah. Aku akan menerimamu,” kata Minho akhirnya. Namun diam-diam dia menyilangkan jarinya di punggung.

“Sungguh?” Key seketika berhenti menangis.

“Tapi ada syaratnya,” ucap Minho.

“Apa?” kata Key bersemangat.

“Kau harus lompat dari atap sekolah. Dan tidak boleh ada yang tahu tempat kamu jatuh. Aku tidak akan menerimamu sampai kamu mati,” jawab Minho dengan mata jahat. ‘Mana mungkin dia mau melakukannya,’ pikir Minho.

“Baiklah!” jawab Key mantap. Minho langsung melongong melihat reaksinya.

“Sungguh?”

“Iya, ayo!” ajak Key menarik tangan Minho.

“Eh, mau kemana?” kata Minho mencak-mencak karena terseret-seret.

“Mau ke atap lah. Kita lompat sama-sama.”

“Mwo, tapi kan aku bilang kamu aja!” ujar Minho mulai panik.

“Lho, kan kalau aku mati bakal susah dong ngurusin hubungan kitanya. Jadi mending kita mati sama-sama, biar bisa nikah di surga.” Minho langsung membanting tangan Key dan mundur seketika.

“Nggak aku nggak mau. Aku cuman mau kamu yang lompat, oke!”

“Ah, nggak apa-apa kok. Sakitnya kan cuman sebentar. Habis itu kita bisa terbang bersama menuju ke surga.” Key pun menarik tangan Minho ke atap sekolah. Minho tidak dapat berkutik oleh cengraman tangan Key yang sangat kuat.

Sebentar saja mereka sudah sampai di atap. Minho makin gemetaran. Tanganya yang digenggam Key basah. Dia belakang sekolah terdapat tembok pembatas. Dan di balik tembok itu ada sebuah jurang dalam yang hampir tidak mungkin terjangkau apa pun.

“Eee… Key? Aku berubah pikiran, aku tarik ucapanku tadi. Lebih baik kamu operasi saja,” kata Minho takut-takut. Keringat dingin memandikan tubuh Minho. Bukan ini yang Minho inginkan. Dari dulu dia selalu mengharapkan peristirahatan yang tenang. Tapi kalau seperti ini, sampai kapan pun mayatnya tidak akan di ketemukan.

“Tidak, lebih baik seperti ini. Tidak akan ada yang melarang kita!” seru Key tetap pada pendiriannya. Dia menarik Minho ke ujung atap tepat menghadap ke jurang. Minho terus memberontak, tapi Key memeluk Minho dengan sangat kuat. Hingga akhirnya…

HAP

Mereka jatuh dari ketinggian gedung sekolah dan kedalaman jurang. Rasa bahagia menyelimuti Key. Dia tengah-tengah kejadian jatuh, Key memberi ciuman lembut pada Minho.

Hingga akhirnya mereka pun tewas seketika. Mereka pun menikah surga dan mati bahagia selamanya.

“Akhirnya kita nikah juga ya sayang,” seru Key girang. Dia berputar-putar membuat gaun putihnya mengembang.

“TIIIIIIIIIIIDDDDDDDDDDDDAAAAAAAAAAAAAAAAKKKKKKKKKKKKKKK………………………………!!!!!!!!!!!!!!!!”

–The end and happy ending (?)–

Eotteokhe? Geje kan?

Hayo, jangan lupa komentarnya. Mumpung Bella kemarin libur, jadi sempetin bikin drabble nggak jelas ini. Wahahahah, geje!!! Tapi aku masih hiatus =’D

Advertisements

88 responses to “Kok Nggak Cinta Mulu Sih?!

  1. apa-apaan?! buset Key tingkat abnormalnya sangat akut disini. ckckckckck.
    bagus tapi agak horror, sumpah merinding bacanya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s