Who are You? (pnévma)

Title: Who are You? (pnév̱ma)

Author: Hyunvy

Cast: Kim Jonghyun (SHINee), Shin Cheonsa, other SHINee’s members

Length: Oneshot

Rating : PG-16

Genre: Horror, Mistery

***

Jonghyun P.O.V

Haiisssshhh, hari ini jadwalku padat sekali. Jam 7 sampai jam 9, kuliah embriologi. Jam 9 sampai 11 kuliah jaringan epitel. Jam 11 sampai jam 2, tutorial. Jam 2 sampai jam 5 praktikum Biokimia. Kenapa hidupku sulit seperti ini? resiko menjadi mahasiswa Fakultas Kedokteran… Ya memang, tapi jadwal hari ini tanpa jeda, kapan aku bisa makan? Mana ini hari sabtu lagi… Senangnya Fakultas lain bisa bersantai bahkan berlibur.

“kau merenung lagi… sudah cepat, habiskan ramyunmu itu, sudah setengah 7…”ujar Jinki yang sudah mulai gusar, ia tak henti melirik jam tangannya

“palliya Jonghyun-ah, kau mau dikeluarkan dari kelas embriologi karena terlambat 1 menit??”sahut Key lagi dengan suara cemprengnya

“aigoo… ne, chankaman…”ujarku cepat sambil terus menyeruput ramyunku yang sudah setengah dingin

***

“tak terasa, senin besok sudah mulai ujian lagi…”lirih Taemin di susul desahan nafas yang panjang

“ya… serasa baru kemarin memasuki blok ini…”balas Minho dengan desahan nafas yang tak kalah panjanganya

“mau sebagaimanapun kita mengeluh, ujian akan tetap dilaksanakan, kita harus belajar keras…”ujar Jinki dengan petuah-petuahnya yang bijaksana itu

“kau enak saja bilang begitu, otakku tak semampu otakmu yang tak terbatas itu…”balasku sambil memukul kepalanya

“ya!!! Seenaknya saja kau memukul kepalaku…”teriaknya kencang hampir memecah gendang telingaku

“mian, aku tak sengaja…”

“ah, sudahlah, bagaimana kalau sabtu ini kita bermain, baru hari minggunya kita belajar bersama… otte??”ujar si umma, Key

“ne, aku setuju!!!”balas Taemin langsung

“ya sudah, oke…”

***

Tak terasa hari senin pun tiba. Hari pertama ujian. Untung hanya ujian Materi Pengetahuan. Hanya? Kau harus menghapal diktat yang tebalnya 357 halaman, Jonghyun. Haaaahhhh… Untung saja aku bisa melewatinya dengan baik. Tidak sia-sia aku belajar bersama mereka kemarin.

***

Selasa. Ujian Skills Lab. Pemeriksaan umum, inspeksi, palpasi, perkusi dan auskultasi. Kau harus hapal semua urutannya!!! Kalau sampai terlewat, 3 poin nilai melayang. Jangan lupa bawa jas lab!!! Mati kau kalau tidak membawa barang itu.

“kau tidak lupa jas lab mu kan, Jonghyun?”tanya Key setelah melihat aku terengah menuju ruang ujian skills lab yang terletak di lantai 4 itu

“ini…”ujarku sambil menunjukkan jas labku yang ku genggam di tangan kiriku. Segera aku bergegas memakainya dan tidak lupa memasang name tag di saku kiri jas lab.

Ujian kali ini pun berjalan cukup lancar. Seingatku aku belum melawatkan satu urutan pun. Semoga saja aku bisa mendapatkan nilai A dari ujian yang sangat aku andalkan ini…hehe

“kita ke lab histology dulu ya, aku mau melihat jadwal…”pinta Minho. Seperti biasanya kami akan tetap pergi berlima kemanapun kami pergi kalau masih di sekitaran kampus

“oke, ayo kita turun…”ajakku, karena lab histo berada di lantai 1

“tunggu sebentar ya…”ujar Minho kemudian dan masuk ke dalam lab. Kami berempat hanya menunggunya di depan, duduk di koridor

“besok kita ujian praktek tetapi dengan teori…”

“biokimia, histology dan anatomy…”

“kita harus belajar ekstra untuk ini, apalagi anatomy, tidak ada toleransi nilai”

“haaaahhhh… harus belajar sungguh-sungguh…”

“mau belajar besama lagi?”

“tentu, dimana?”

“di rumah Key saja, otte?”

“oke…”

“aku sudah selesai… kita mau belajar bersama?”tanya Minho yang akhirnya menyembul keluar dari dalam lab

“rumah Key…”

“baiklah… ayo…”

Kami berlima pun mulai pergi meninggalkan kampus, tentu saja menuju rumah Key yang hanya berjarak 400 meter dari kampus. Hanya butuh 10 menit berjalan kaki dan kami pun sampai ke rumahnya yang besar tapi sangat sederhana. Minimalis.

Kami pun memulai acara belajar kami. Tidak sepenuhnya belajar tentunya, pasti diselingi canda, makan, atau sekedar menggosipi pada dosen.

“Jonghyun, besok jangan lupa bawa jas lab…”

“tentu saja aku tidak akan lupa… aku tidak akan mengeluarkannya dari tasku ini…”ujarku sambil memeriksanya lagi. Taraaaaa…. Jas labku tida ada di dalam tasku, lalu dimana?

“gawat, jas lab ku tidak ada di sini…”ujarku panic sambil mengodok seluruh isi tas ku

“kau pasti meninggalkannya…”ujar Jinki santai. Ah, betul, aku ingat, tadi aku menaruhnya di koridor saat menunggu Minho. Aku belum sempat menaruhnya di tasku dan akhirnya aku lupa dan meninggalkannya.

“huh, pasti tertinggal di koridor lab histo tadi, aku harus mengambilnya dulu. Aku pulang duluan ya… annyeong…”ujarku langsung sambil bergegas menuju pintu keluar

***

Haduh, dasar jjong pelupa!!! Selalu saja ada yang tertinggal. Jas lab ku terselamatkan tidak ya? Jangan-jangan ada yang ambil, atau mungkin di bawa kabur kucing?? Hadooohhh, jangan sampai deh, bosok kan ujian praktek, harus pake jas lab.

Akhirnya aku sampai di kampus. Sudah jam 7 malam, pantaas saja sudah agak gelap. Beberapa lampu sengaja tidak dinyalakan, untuk menghemat listrik sepertinya. Aku bergegas menuju gedung fakultas kedokteran, menuju lorong lab histo. Tunggu, siapa itu? Aku melihat sesosok gadis, sedang duduk di koridor itu. Ia mengenakan dress abu-abu selutut dan berkerah, memakai flat shoes putih. Ia terlihat seperti menggenggam sesuatu dan menunggu.

Aku berjalan perlahan dengan tidak melepaskan pandanganku dari tubuh dan wajahnya. Sepertinya ia tidak menyadari keberadaanku, aku terus mengendap dan akhirnya tinggal beberapa langkah lagi aku sampai di hadapannya.

“kau sudah dating, Kim Jonghyun?”ujarnya membuatku terlonjak kaget. Eh, darimana ia tahu namaku?

“ada di sini…”ujarnya sambil menunjuk name tag yang berada di jas labku. Tunggu, apa dia cenayang? Kenapa ia langsung menjawab pertanyaan di benakku tadi?

“jadi yang kau pegang itu jas lab ku?”

“nde, ini…” ia memberikan jas lab yang sudah terlipat rapi itu

“kamsahamnida…”ujarku sambil membungkuk dalam

“tadinya aku cemas, takut-takut ada yang mengambilnya atau di bawa kabur oleh kucing…hehe”ujarku lagi sambil mengambil tempat duduk di sampingnya

“kebetulan aku menemukannya…”ujarnya dingin. Kulitnya putih, dingin tetapi matanya memancarkan sinar kehangatan. Parasnya sungguh sangat cantik. Tapi, aku belum pernah melihat ia sebelumnya.

“eh, kita belum berkenalan…”aku mengulurkan tanganku, menunggunya menyambut telapak tanganku yang sudah terbuka lebar

“Cheonsa, Shin Cheonsa imnida…”ujarnya sambil menyambut tanganku

“Kim Jonghyun imnida…”balasku. Tunggu, kenapa tangannya dingin sekali?

“kau kedinginan? Tanganmu dingin sekali…”ujaku sambil tetap menggenggam tangannya

“ah, anni, aku tidak apa-apa…”ia segera melepaskan tangannya dari genggamanku

“kau satu angkatan denganku? Tapi rasa-rasanya aku belum pernah melihatmu, atau jangan-jangan kau anak baru?”tanyaku bertubi-tubi

“anni, aku angkatan diatasmu…”

“eh, mianhae, noona…”aku sedikit membungkukan tubuhku menunjukan rasa hormat. Tapi wajahnya, terlihat sangat muda, aku kira ia sepantar atau mungkin 2 tahun lebih muda dariku

“tak usah sampai seperti itu…”ujarnya tanpa melihat kearahku

“besok ujian praktek ya?”tanyanya kemudian

“nde…”jawabku malas

“aku punya sesuatu untukmu…”ia mengeluarkan sebuah kertas dari sakunya

“apa ini?”tanyaku bingung sambil menerima secarik kertas yang sudah dilipat 4

“bocoran soal besok… jangan beri tahu siapa-siapa ya…”bisiknya tepat di telingaku. Bulu kuduk ku berdiri saat ia melakukan itu

“eh, bagaimana kau mendapatkannya?”tanyaku bingung, aku masih terpaku. Kami baru berkenalan tadi dan dia memberiku bocoran soal?

“tidak penting…”

“lalu kenapa kau memberikannya padaku?”

“karena kau sudah mau menemaniku, gomawoyo Jonghyun-ah…”ujarnya sambil berdiri dan melenggang pergi. Aku masih terduduk, terpaku. Aku membuka lipatan kertas yang diberikan Cheonsa tadi. Terdapat 9 nomor soal, soal Biologi, Biokimia, Histologi dan Anatomi. Aku membacanya dengan teliti, ini memang bahan yang sedang aku pelajari, soal ini hampir mencakup semua yang telah aku pelajari, apakah benar ini bocoran soalnya? Tapi… Aku terhenti pada nomor 10. Tidak ada soal di sana, kosong, hanya angka 10 dan titik, tak ada yang lain.

***

Aku mempersiapkan segalanya dengan matang. Aku tidak mengabaikan isi dari kertas yang di berikan oleh Cheonsa, tetapi aku juga tidak bergantung padanya. Jas lab!!! Lagi-lagi, jangan sampai ketinggalan. Alat tulis, sudah. Ya, aku sudah siap!!!

Aku bergegas pergi ke kampus. Sepanjang perjalanan aku tidak fokus. Masih ada pertanyaan di benakku mengenai soal nomor 10 yang tidak ada soalnya. Apa ia memang hanya mendapatkan 9 nomor? Atau ia sengaja menyembunyikannya dariku? Atau ia tidak keburu menulis soal yang ia intip di ruang TU? Ah, entahlah, tetapi aku sangat penasaran. Kenapa aku harus sepenasaran itu? Entahlah…

***

“hwaiting untuk ujian kali ini!!!”ujar Taemin sambil mengepalkan tangannya bersemangat

“nde!!!”balas Jinki, Key dan Minho dengan tak kalah semangat. Hanya aku yang sibuk dengan pikiranku sendiri

“kau kenapa Jonghyun? Jangan bilang kau belum belajar…”tanya Jinki yang langsung menuduh

“anni, gwenchanayo, aku sudah mempersiapkan semuanya dengan baik kok…”ujarku sambil melenggang masuk ke ruang praktikum, saatnya mengerjakan soal

***

Aku terdiam. Terkejut. Tak percaya. Saat aku menerima soal, membacanya perlahan, persis. Halaman pertama terdiri dari nomor 1 sampai 9, sedangkan soal nomor 10 ada di halaman belakang dan aku memutuskan untuk tidak melihatnya dulu, aku memilih untuk mengerjakan kesembilan soal itu. Padahal aku sudah hampir mati penasaran tentang soal ke-10 itu.

Dengan sangat lancar aku mengerjakan kesembilan soal itu. Bagaimana tidak, aku sudah tahu soal-soal itu sejak kemarin malam. Hanya butuh waktu 20 menit dan aku menyelesaikan sembilan soal itu. Aku mempersiapkan diri untuk membalik halaman, melihat soal nomor 10. Kenapa aku gugup seperti ini? apa karena aku tidak mendapat bocoran nomor 10 ini, maka aku jadi gugup?

Aku sudah bersiap untuk membalikan halaman ini. satuuuu, duaaaaa, tigaaaaa… aku pun membalikan kertas soal itu menuju ke soal nomor 10. Aku terlonjak dan terbelak. Sepertinya aku tidak bisa mempercayai apa yang aku lihat. Bukan karena soal itu terlalu sulit, aku hanya perlu menuliskan region-regio yang ada di wajah manusia. Tetapi sebuah gambar, atau lebih tepatnya foto itu yang membuatku terbelak. Wajah Cheonsa yang sepertinya sedang tertidur tenang. Mukanya putih pucat seperti sudah terendam lama dalam cairan pengawet, formalin.

“songsaenim, boleh aku bertanya?”

“ne?”

“foto nomor 10 ini adalah cadaver yang ada di lab anatomi?”

“ya, benar…”

Jadi Cheonsa, sebenarnya? Lalu yang aku lihat kemarin itu? Dia itu sebenarnya siapa? Kau siapa? Dia nyata? Kalau begitu yang aku lihat kemarin? Yang menyimpan jas labku? Yang mengobrol dan bersalaman denganku itu……….

Who are you?

(^^)The End(^^)

 

otte?? ff horror pertama saya…hihi

mian kalo gagal, baru pertama kali soalnya…

ini gak terlalu horror juga ya??hoho

ya, pokonya gomawo buat yang udah baca, jangan lupa comment…

minta sarannya biar author bisa berkembang di depan hari, terutama dalam ff per-horror-an…

 

hyunvy^^

 

33 responses to “Who are You? (pnévma)

    • iya, silahkan baca genrenya… *nunjuk” genre di atas*
      biasanya romance, sekali bikin horror jadi malah kaya romance lagi…haha

      hihi, gomawo…
      🙂

  1. woa~ unpredictable ending ivy \(^v^)/
    btw,, jangan2 ini ff based on true story ya??
    cz tentang kegiatan sehari2 mahasiswa kedokteran gitu. itu kan ivy banget XD #akujugagitusoalnya XD
    hehehhe tapi yang horrornya itu cuma ff kan?? ivy nggak beneran ketemu sama arwahnya cadaver kan??
    ish, aku jadi merinding nih kalo masuk leb anatomi ntar XD
    keren keren b(^v^)d

    • hihi…
      kalo yang awal” sih iya, yang tentang jadwal padat… T.T
      *curcol*
      eh, onn juga di fk yah??

      iyah lah onn, fiksi belaka…
      amit-amit kalo beneran mah… *ngetokngetokmeja*

      hihi, gomawo udah baca+comment yah onn…
      🙂

  2. Ceritanya mirip ama cerita yang pernah di ceritain @Poconggg di twitter 😀
    tapi bagus kokk.. wlaupun gak serem2 amat 😀

  3. Ga serem tor,rang author bilang dya cantik .lo author langsung bilang mukanya ancur it lain cerita bisa” q gak selesai baca dah langsung kasih coment.hehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s