9ZENA part1

title                 : 9 ZENA
author           : Thata
Cast                : girlsgenaration, Shinee
Genre            : Fantasy
Lenght          : Short Story
Rating          : General
Disclaimer : punya sone, dan ibu ayah bapak emak papa mama mereka
A/N              : errr- pengen buat ff fantasy, jadi masih belajar deh. hahaha disini thata
pakai bahasa serbia. ohohohooo- bahasa yang thata cintai (gara-gara nonton prince of persia) tp
apa hubungannya? gak ada kan? hahahahhaa, ywd deh semoga mnikmati (?)

OIYAAA- tidak ada silent readers pliss, kalo ada berarti KITA gak BERTEMAN (PLAKKKK)

Batu itu sudah punah dari abad ke abad, batu itu bukan ciptaan manusia. Tapi barang curian dari makhluk bertanduk tiga yang telah kabur dari surga. Dia tidak tahu, ke delapan batu itu bukanlah puncak dari kekuatan yang selama ini dia dengar. Batu Zaljubljenost telah hilang dari surga, bertahun-tahun telah di anugerahi dewa kepada seseorang yang pantas menerimanya, yaitu lumba-lumba.

“tolong kakak, ramal aku lagi,” pinta gadis perpita merah itu, dia mengulur tangan kanannya untuk di baca oleh peramal itu.

“hmm-” peramal itu membisu sejenak, angin-angin berhembus seketika dengan tidak layak. Rambut panjang gadis berpita itu berantangan, sesuatu telah datang. Bulatan cahaya biru timbul di tengah-tengah angin berhembus itu.

“gyaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa-” gadis itu menjerit, karena dari dalam bulatan cahaya itu. Keluarlah makhluk bertanduk tiga, wujudnya sungguh menjijikkan. Lidahnya tidak berhenti-henti mengeluarkan liur hitam yang berbau busuk. Dia masih memakai jubah.

“где је камен?” suaranya melolong tinggi, gadis berpita itu sudah kabur darisana.

Hanya tinggal si peramal saja, dia masih memakai kerudung. Mungkin dia tidak menyadari ada sesuatu yang membuat pelanggannya kabur seperti itu. Makhluk itu membuka jubahnya.

“где је камен?” suara itu semakin berat, semakin lama bukan kepalanya saja yang berhasil menembus bulatan biru itu tetapi seluruh badannya. Badannya seperti badan kingkong dan wajahnya seperti banteng. Tanduknya yang ketiga ada di hidungnya.

“hai covek,” sapa si peramal itu dengan ramah, dia akhirnya menunjukkan wajahnya.

“жена,” balasnya, sesuatu dari punggung tangan kiri si peramal itu bersinar. Bersinar membentuk lambang lumba-lumba biru.

“kau tepat,” jawabnya licik.

>>zenalovescovek<<

Minggu pagi yang cerah, suasana kelaspun juga begitu teduh. Murid-murid kelas 2A kedatangan murid baru, mereka terdiam melihat tampilan murid itu. Berambut panjang, dan blonde. Seperti orang asing, sedangkan Pak Kim menyuruh murid itu untuk duduk di samping Taeyeon, si ketua kelas yang tua.

“hai,” sapa murid baru itu ramah, Taeyeon tidak membalasnya. Dia masih focus dengan tulisan yang ada di papan tulis.

“haiii, namaku Sooyoung dan ini si temanku,” sapa ramah gadis bertubuh atletis dan berambut pendek kepada murid baru itu, dia menunjuk teman sebangkunya

“seohyun,” balas temannya itu dengan ramah

“haii sooyoung seohyun, namaku Jessica!” balas murid baru itu dengan ramah

JEGERRRRRR- petir menyambar tiba-tiba, Jessica langsung melihat keadaan langit dari balik jendela kelasnya. Petir yang tidak biasa. Sooyoung meringis melihat jam di tangannya, dia mengomel-ngomel karena hujan yang akan turun sebentar lagi itu.

Jam istirahat, hujan tak kunjung turun. Cuaca tampaknya hanya mempermainkan keadaan saja, langit masih hitam kelam, tiada tanda-tanda hujan akan turun. Taeyeon tampaknya sedang tergesa-gesa, dia berjalan dengan terburu-buru di koridor.

Bruk-

Dia menabrak Jessica, Jessica terkejut dan meminta maaf tapi Taeyeon tidak memperhatikannya, dia malah balik berjalan dengan cepat. Jessica yang penasaran mengikuti langkahnya Taeyeon.

Taeyeon akhirnya berhenti di sekitar kelas tua yang sudah berdebu dan dipenuh sarang laba-laba. Dia kelihatannya gelisah, dan melirik kanan-kiri, memastikan tidak ada orang lain selain dia disini. Dia membuka jaket merah tuanya, dan meringis kesakitan ketika sinar dipunggung tangan kirinya itu semakin mengukir suatu symbol yang sama sekali dia tidak tahu apa artinya.

“taeyeon..” ucap Jessica spontan, dan seketika Taeyeon langsung berlari meninggalkan Jessica disana.

>>zenalovecovek<<

Gadis berkuncir dua itu sedang menunggu seseorang di halte. Dia tidak menunggu bis atau taxi. Buktinya, sudah ada beberapa kali bis dan taxi lewat, dia tidak kunjung naik. Dari kejauhan tampaklah motor  ninja hitam dengan mesin yang bersuara berisik, menghampiri gadis berpita merah itu.

“sunny-ya kau lama ih,” rengek gadis itu, sambil menepuk-nepuk lengan si pengendara motor itu.

Si pengendara motor itu membuka helm-nya, dan tertawa geli melihat adiknya itu menunggunya lama di halte bis.

“uwaaa, mianhe- tadi aku mengantar hyomin ke sekolah dulu,” alasannya, tanpa ba bi bu gadis itu sudah duduk di jok belakang motor itu dengan manis.

“baiklah- ayoo kita pulang,” serunya sambil mencubit pipi Sunny

“aaa tiffany-ya, jangan cubit pipiku, entar tambah bulat,” jeritnya, Tiffany hanya tertawa geli saja, dan motor itupun melaju kencang.

Sesampai di rumah, Sunny mengambil beberapa sosis dan telur di kulkas untuk di panaskannya di oven. Sedangkan Tiffany segera bergegas untuk mandi.

“sunny-ya? Temin tidak kau jemput eh?” tanya Tiffany di dalam kamar mandi.

Sunny yang mendengar itu langsung tersontak kaget, dia mengambil kunci motornya dan meninggalkan sosis dan telurnya yang sudah berada di dalam oven.

Beberapa menit kemudian, Tiffany keluar dari kamar mandi. Dia menuju ke dapur, ingin menjemur handuknya yang basah. Dia melihat oven, ternyata masih ada sosis dan telur kepunyaannya Sunny tadi. Dia menekan tombol on, dan sosis itu segera dipanggang sementara dia menunggu matang, Tiffany menyiapkan saus dan piring untuk sosisnya.

Ting- bunyi ovennya tanda matang

Dia membuka ovennya dengan perlahan, dia lupa dengan satu hal. Tidak memakai alas tangan, tanpa tersengaja tangannya menyentuh dinding oven yang panas, tepat dipunggung tangan kirinya. Dia langsung menjatuhkan piringnya, dan menyiram tangannya yang terbakar itu dengan air. Setelah denyutnya cukup hilang, dia melihat tangannya. Ada sesuatu yang terukir di punggung tangannya, seperti sebuah symbol.

Krekk- pintu rumah terbuka

“Noona, temin pulang!!” teriak Temin, adik mereka yang paling kecil itu. Temin menghampiri Tiffany yang berada di dapur, mata Temin langsung membulat besar karena melihat keadaan dapur yang dipenuhi dengan beling-beling piring.

“Sunny-Noona!!!!!!!!!!!!!” panggil Temin, dan beberapa detik kemudian Sunny datang.

“ada apa?” tanyanya kaget

“itu, ada apa dengan tiffany-noona?” adunya, dia menunjuk Tiffany yang duduk meja makan dengan mengusap-ngusap punggung tangan kirinya.

“kau tidak apa-apa?” tanya Sunny yang menghampiri Tiffany

“gwaenchana, uhuhuhuuu-” dia menangis, dan langsung memeluk tubuh mungilnya Sunny

“ada apa? Katakana padaku,” tanya Sunny khawatir, Temin berjalan mendekati mereka berdua. Dia melirik punggung tangan kirinya Tiffany, ada ukiran aneh yang tergambar disana.

“sun-noona,” panggil Temin

“ya?” sahutnya

“lihat tangannya fany-noona, dia pakek tato,” seru Temin takjub

“apa?” kaget Sunny, dia langsung melihat tangan kirinya Tiffany, dan memandangnya dengan histeris.

“apa ini fany-ya?” tanya Sunny histeris

“gak tau, tiba-tiba saja sudah ada sun-ya,” jawab Tiffany masih tersedu-sedu

“gambrnya keren, ANGSA!” seru Temin masih takjub

“eh ini ukiran temin bukan gambar,” kata Sunny membenarkan, ntah kenapa hal ini terlihat oleh Temin lagi. Tiba-tiba punggung tangan kirinya Sunny juga seperti mengeluarkan sinar, sedang mengukir symbol yang belum tahu apa itu.

“sun-noona! Kau juga punya,” seru Temin makin senang, dia menunjuk-nunjukkan tangannya Sunny yang kiri

“arghhh-” Sunny langsung menyentuh kulitnya, panas. Seperti di lelehkan seember timah panas di punggung tangan kirinya.

“kijang?” tebak Temin, tapi dia kembali berfikir, “ah RUSA!” serunya lagi

>>zenalovescovek<<

Sooyoung keluar dari rumah yang bernomer 19 itu, dengan membawa sekantong plastic hitam. Dia menaruk kantong plastic itu di atas tong sampah yang sudah penuh. Tiba-tiba saja, ada sinar berwarna ungun menghampirinya. Terbang bagaikan burung, dan tanpa disadari Sooyung, dia mengikuti gerak sinar ungu itu sampai ke hutan dekat taman sekolah mereka. Sinar itu mendarat mulus di daratan, dan melenggak-lenggok seperti burung merak. Sooyoung takjub melihat sinar itu, dia mendekatinya dengan perlahan dan ingin menggapainya.

“zena,” seru seseorang, dan konsentrasi Sooyoung pecah. Sinar ungu itu langsung menghilang dan menembus ke punggung tangan kirinya Sooyoung

“siapa itu?” tanyanya, dia melihat keadaan sekitarnya, gelap dan seram. Dia tidak sadar sudah berada di hutan dekat sekolahnya. Seseorang keluar dari balik semak-semak.

Sooyoung yang menyadari kemunculan sosok itu langsung siap dengan tinju mautnya. Sosok itu mendekat dan tersenyum manis kepadanya.

“aku tidak akan menyakitimu, akupun zena elang,” sapanya ramah, dia membuka kerudungnya. Dan tampaklah sosok wanita manis yang memiliki senyum yang lebar.

“maksudmu apa?” tanya Sooyoung tidak mengerti

“kau akan mengerti nanti, tapi kau adalah temanku sekarang,” jawabnya ramah, dia langsung menghilang bagai angin dengan sinar merah. Dan Sooyoung pun langsung berlari ke rumahnya.

Kring…kring…kring- tepon rumah Sooyoung berbunyi

“hallo?” sapa Sooyoung

“жена, ти ћеш умрети” balas sang penelepon

“ha? Apa? Sorry, aku tidak dengar, apa?” ulang Sooyoung

“мртав” dan suara dari seberang langsung menghilang

“apa?” tanya Sooyoung lagi, dia tidak mengerti dengan bahasa orang itu

“hello…hello? Sooyoung? Apakah kau itu?” tiba-tiba suaranya berubah jadi suara Seohyun

“ah- Seo? Kau ternyata, kenapa memakai bahasa asing?” tanya Sooyoung lega

“ha? Bukannya kau yang memakai bahasa asing?” Seohyun bertanya balik

“eh- jadi kau juga mendengar suara asing itu?” kejut Sooyoung

“iya, dan ada yang aneh tadi, tanganku bersinar merah jambu tadi,” ucap Soehyun

“tanganku tidak,” balas Sooyoung, dia melirik tangannya dan terkejut melihat ada ukiran symbol di punggung tangan kirinya

“tanganku ada ukiran MERAK,” jerit Sooyoung histeris

“aku juga, aku gambar tikus,” lanjut Seohyun

>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

nah baiklah, ehem untuk pertama kalinya bikin genre FANTASY. uhuuuyyy– semoga mengena (?)

yap semoga bagus deh. pokoknya jangan lupa kritik saran like, oke oke. hohohooo-

oiya thata maen tebak-tebakan nih. hehehe 😀

jadi, siapakah yang memiliki tanda lumba-lumba di tangan kirinya? hehehe

ah iya, thata kasih tau lagi ah. siapakah yang akan menjadi kovek diantara member shinee?

hohohohooo- aduh aduh, pokoknya harus jawab ya. kalo benar kasih ini (siapi kunci kamar lemari) hahaaa

dan ini (kunci shinee) yap begitulah. semoga bisa menebak dan kasih komment yak? hahahaaa

29 responses to “9ZENA part1

  1. mian thata onn.. aku baru nongol… *sembah sujud*
    ceritanya serrruuuu…
    ini ff fantasy pertama y? bukannya onn pernah bikin ff fantasi selain ini? *sotoy kumat*
    semuanya punya tanda hewan ya..
    paling ngakak seohyun, tandanya tikus.. wkwk..
    itu yg tanda dolphin, antara taeyeon ama jessica.. eh, gtw deh.
    trus yg kovek itu.. minho kan? *sotoy lagi* XD
    lanjut ke part. 2~

    • hohohhohoo- cheomaneyo rara (?) 😀
      iya ceritanya seru? asikkkkkkkkkkkkkkkk 😀 hehehee
      iya. ehh iya deh, prnah deh thata buat FF fantasy, kalo gk salah ilusi sang peri ya kalo gk salah? gk kok, rara gk sotoy. hahaha brrti rara mngikuti ffnya thata slama ini. hiksss MySpace setia banget sihh (lempari temin) (?) /PLAKKK
      iyaaiyaa semuanya punya. hehehehee 😀
      hahahhaa sbnrnya bukan tikus -_____-” hamster sebenarnya, tp dia bilang tikus <–salahi seohyun/PLAK
      ghahahhahaaaaa jwaban benarnya itu jessica. hohohooo-
      iyaiyaaa covek emng minho. semua emang shawol sjati siih, dr mulutnya aja udh tw kalo itu gmbar minho. hahahaa <–katro
      hahahahahaa oke oke slhkan

  2. Pingback: 9 ZENA part3 « FFindo·

  3. covexnya minho ya?yah~~ sereman juga key *diuber shawol
    gak kebayang ni onn, sunny naek moge..lambangnya seohyun tikus pula, ngakak abis, kok kayae gak elit dibandingin ma yang lain *plakk!! ditabok author* mian *bowing berkali-kali*
    lanjutin onn~~

    • hohohoo~ iya covexnya minho cuan. annyeong!
      hahaha gk ngebayangi? thata juga gak kebayang/PLAKK
      hahahahhaa ihh bukan tikus, tp hamster. wkwkwkwkkk~
      okehhhh gomawo 😀

  4. Pingback: 9 ZENA part4 « FFindo·

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s