[FREELANCE] Saranghae Sunbae !!!!!!!!!!!!! Part 2

Title                : Saranghae Sunbae !!!!!!!!!!!!! _Part 2_
Author            : ^ccdt^
Casts              : Super Junior, Choi Minnie, Park Yhuna, Kim Shara, Kim Yecha
Genre             : Romance
Rating             : 15 deh kayaknya XD
Length            : TBC
Disclaimer      :  Belong to God

Keesokkan harinya, sharaa telah terlebih dahulu tiba di kelas. Dengan malas2an dia kembali meletakkan kepalanya diatas meja (?). Kemudian di susul dengan kehadiran yhu na plus tampang betenya.

“annyeo………..ng!!!!!” kata minnie seraya berteriak gembira

“annyeong!!!” kata kedua temannya bersamaan

“ada apa dengan kalian???” tanya minnie cemas seraya duduk dibangkunya dengan posisi bangku yang diputar menghadap kearah kedua temannya.

“annyio” kata sharaa yang masih tidur2an di kursinya

“apa kau sakit???” tanya minnie cemas kepada sha raa seraya memegang kening sharaa dan menyamakannya dengn keningnya

“tidak panas!!” katanya lagi

“kelihatannya kau sangat bahagia hari ini. Waeyo???” tanya yhuna yang terlihat sedikit lebih penasaran

“molla!!! Tapi aku merasa akan ada sesuatu menggembirakan yang bakalan terjadi!!!” katanya seraya mengembangkan senyum termanis yang ia milikki

Tetapi tiba2 lagu juliette milikny SHINee terdengar mengalun-ngalun. Sharaa meronggoh sakunya, kemudian tetera di layar phonselnya 1 new message. Dengan malas2an sharaa membuka pesan di ponselnya, tertulis jelas disana

Nanti istirahat bisa kesini lagi nggak??? Ada yang pengen aku ceritain sama kamu!!!

Begitu isinya, memang tidak ada nama pengirim. Tetapi, sha raa tahu pasti siapa yang telah mengirimkan pesan tersebut kepadanya. Sha raa menarik napas berat kemudian memasukkan ponsel kedalam sakunya lagi.

“nuguseyeo???” tanya minnie penuh curiga

“molla. Orang nyasar!!!” katanya singkat dan kembali masuk ke dalam dunianya.

 

Bel istirahat merambat ke seluruh Neul Paran, dalam waktu singkat kelas2 telah renggang. Minnie menoleh ke bangku teman2nya.

“aish, aku ditinggal sendiri!!!” katanya sambil manyun. Namun tiba2 ia merasakan sesuatu melilit perutnya

“aw… memang dasar ni perut ada2 aja masalahnya!!!” kata minnie kesal seraya berlari terbirit-birit menuju toilet, tempat tercintanya.

Setelah sampai di toilet, minnie merasakan ada sesuatu yang ganjal dengan toilet ini

“apa toilet ini cat baru??? Atau dekorasi baru???” pikir minnie seraya menatap toilet yang begitu asing baginya

Dengan santainya, minnie memasukki salah satu wc yang memang kebetulan sedang kosong.

“yaah!!! Dongsaeng, kita kan berdua disini apa kau tidak mau menceritakannya kepadaku???” kata seseorang dari luar. Minnie terlonjak kaget bukan karena suara itu adalah suara hantu yang tengah berdiri di belakangnya dan siap membunuhnya, tetapi itu adalah suara seorang…. NAMJA

“AIGOO, aku salah toilet lagi!!!” pikir minnie dalam hati seraya memukul kepalanya pelan. Ia berusaha mengintip keluar wc dan terlihat jelas ada 2 orang namja tengah merapikan rambutnya sambil berkaca

“aish…. itu yesung dan heechul sunbae” katanya pelan

“apa maksud hyung???” tanya yesung kepada heechul yang ternyata tadi bertanya kepadanya

“kau masih mau membohongi ku???” katanya lagi seraya tersenyum bangga

“kau naksir seseorang kan???” tanyanya genit seraya menepuk pantat yesung

Yesung meringgis kesakitan, ia menarik napas panjang dan menjawab pertanyaan heechul yang begitu tak terduga

“iya hyung, tapi aku tidak berani menyampaikan perasaanku padanya” kata yesung seraya menatap pantulan hyungnya itu di cermin

“waeyo???? Bukankah semua wanita mengejar-ngejar kita???” tanyanya dengan nada heran

“yeoja yang aku taksir berbeda dengan yeoja-yeoja lain”katanya dengan nada sedikit meninggi

“lalu apa yang akan kau lakukan????”tanya heechul menatap yesung dari cermin yang ia tatap

“rencananya aku bakalan ngasih dia kalung dan di kotaknya bakal aku kasih surat yang tulisannya you’re mine. so sweet khan hyung!!!!” katanya seraya membayangkan hal itu dalam

Pletak,,,,, sebuah tinjuan pelan mendarat mulus di kepala yesung yang sedang asyik melamun. Tanpa rasa bersalah, heechul melangkah meninggalkan yesung yang meringgis kesakitan

“yaaah, hyung ini KDRT” kata yesung kesal seraya mengejar heechul yang pergi mendahuluinya

Tanpa mereka sadari minnie mendengar semua yang mereka katakan. Dan disaat itu jugalah minnie merasa mendung merundung dunianya

“huah…. yesung sunbae naksir cewek!!!!”katanya dalam hati seraya menangis sesunggukan

Dengan langkah lemas minnie keluar dari toilet pria itu dengan perasaan yang begitu hancur. Bagaimana tidak, ia begitu menyukai yesung dan sekarang yesung malah mencintai orang lain. Sementara sharaa, berjalan lumayan cepat menuju loteng sekolah. Takut kyu lama menunggunya. Saat sampai di loteng sharaa telah menemui kyu yang sedang duduk di lantai dengan posisi menyandarkan dirinya kedinding. Dengan bahasa isyarat kyu menyuruh sharaa duduk di dekatnya. Sharaa yang tampak mengerti maksud kyu langsung duduk sebagaimana posisi kyu sekarang.

“apa sunbae sudah dapat suatu petunjuk???” kata sharaa seraya menatap kyu yang tampak bad mood

Kyu menggeleng, kemudian tersenyum ke arah sha raa yang tampak mulai bersedih.

“tapi aku yakin dia sekolah disini” kata kyu seraya menatap sharaa dalam. Sharaa merasakan jantungya berdetak cepat, dengan sigap ia langsung mengalihkan pandangannya ke arah depan.

“kenapa sunbae menceritakan semuanya padaku???”tanya sharaa seraya menatap lurus ke depan, jantungnya belum berdetak dengan normal dan tambah lama menjadi tambah kuat

“karena kau telah melihat aku menangis” katanya seraya tersenyum kecil

“nah sekarang gantian aku yang harus mengetahui rahasiamu” katanya seraya menatap ke arah sharaa yang telah melongo

@@@@@@@@@@@@@@

Yhuna betul2 stress melihat kelakuan kedua temannya yang abnormal itu. Dengan langkah cepat, ia berjalan menuju taman sekolah. Tempat paling santai di Neul Paran. Di tempat ini biasanya banyak pasangan2 yang tengah berdua-duaan. Memang tempat yang pas karena pepohonan yang rindang dengan jarak beberapa meter saja. Dilengkapi juga dengan kursi beserta mejanya, ditambah lagi pemandangan di setiap sudut taman tersebut. Dalam beberapa menit ia telah sampai ke taman sekolah, kepalanya mulai celinggukan mencari tempat yang cocok. Saat telah menemukannya ia langsung menghampiri dan menenggelamkan diri dalam buku2 pelajarannya. Tanpa ia sadari Donghae telah duduk manis di sampingnya dan memperhatikannya dengan berjuta penghayatan.

“aish, kau sama sekali tidak memperdulikanku!!!! Apakah begitu menarik???” kata donghae yang membuat yhuna terkaget-kaget

“kau lagi, apa sih maumu???”tanya yhuna ketus dan kembali menatap buku pelajarannya

“keinginanku ya???” kata donghae dan tampak berpikir

“aku ingin kita berteman, eh tidak….. bagaimana kalau kau menjadi yeojachinguku????” katanya lagi seraya cengengesan

“mwo??? Sepertinya aku harus mengantarkanmu ke RSJ yach!!!!” kata yhu na sinis karena merasa terganggu

“hahahaaaa….

Ternyata ku bisa juga bercanda. Aku hanya kasian padamu, soalnya tidak ada yang mau mendekatimu!!!!” katanya ringan dengan tampang innocent

Pletak, buku paket melayang ke kepala donghae dengan keras

“aw” rintihnya

“gwenchana???? Mian…. mian… “ kata yhuna begitu merasa bersalah

“hahahaha, ternyata kau lucu juga kalau lagi cemas” katanya cengengesan

Yhuna bangkit dari tempatnya duduk dengan kesal, dan berlalu pergi meninggalkan donghae sendiri

“yaaa!!!! yhuna, jangan marah aku hanya bercanda!!!”katanya seraya manyun menatap yhuna yang pergi menjauh darinya

Tanpa mereka sadari, ada seseorang yang menatap mereka dari kejauhan dengan kesal.

@@@@@@@@@@@@@@

Yhuna menarik napas berat. Sesekali ia menatap setiap sudut kelasnya.

“aish, kenapa masih kotor sieh!!!!”kata yhuna yang mulai terlihat bete

Berkali-kali ia mentap jam yang terpajang didinding.

“sudah jam 23.00 lagi” katanya yang mulai terlihat kelelahan

“kenapa harus aku sih yang kebagian ngepel???” katanya kesal seraya melanjutkan pekerjaannya

Setelah jam d idinding menunjukkan pukul 23.30 barulah selesai pekerjaan yhuna, ia menatap sekeliling dengan senyum mengembang. Tanpa membuang waktu ia membereskan tasnya dan mulai beranjak meninggalkan kelas. Namun langkahnya terhenti melihat seorang namja berdiri di ambang pintu. Dengan tatapannya yang dingin ia mendekati posisi berdiri yhuna. Keduanya berdiri berhadapan. Yhuna merasa mulutnya keluh melihat namja di hadapannya.

“su… sunbae!!!” katanya terbata-bata

“kibum sunbae” katanya dengan nada tak percaya melihat kibum berdiri didepannya

“aku minta kau menjauhi donghae” kata kibum to the point

“”mwo???” tanya yhuna yang tak mengerti sama sekali

“aku tidak suka kau mendekati donghae!!!” katanya memperjelas kata demi kata

“mwo???? Nuguseyeo?? Aku?? Mendekati donghae sunbae!!! Untuk apa???” tanya yhuna bertubi-tubi

“untuk menyakiti hatinya, sama seperti kau menyakiti hati kedua orang tuamu, kakakmu, aku, dan kini kau berencana untuk menyakiti donghae??? Tidak akan kubiarkan” katanya dingin

Yhu na dapat merasakan ribuan batu telah meremukkan hatinya. Tetapi ia tetap berusaha menahan air matanya untuk tidak menetes

“sunbae!!! Kalau kau kesini hanya untuk membicarakan ini, lebih baik aku pulang aku letih” kata yhuna yang mulai terlihat tidak dapat menahan kesabarannnya lagi

“kau adalah wanita paling kejam yang pernah aku temui di dalam hidupku!!!!” katanya lagi

PLAK, sebuah tamparan mendarat mulus di pipi kibum. Yhuna sudah berada di batas kesabarannya, ia tidak bisa lagi menahan ini. Dengan mata yang mulai berkaca-kaca, yhuna berusaha mengeluarkan kata-kata dari bibirnya

“jebal, yije geuman aku sudah muak dengan semua ini!!!” katanya lirih dan kemudian meninggalkan kibum yang menatapnya penuh kebencian.

@@@@@@@@@@@@@@

Dengan langkah cepat yhuna berjalan menjauhi Neul Paran sesekali ia menghapus air mata yang terus mengalir di pipinya. Ia terus berjalan menjauhi kibum yang entah bagaimana saat ini. Kini dirinya telah di sebuah jalan yang sepi dengan lampu jalannya yang remang-remang.

“hey kau!!!!” teriak seseorang dari belakang yhuna

Yhuna menoleh kearah suara yang memanggilnya, dengan bantuan lampu jalan yang remang-remang yhuna mulai dapat mengenali oang yang memanggilnya

“kau masih ingat kami???” Tanya 3 orang namja kepada yhuna yang mulai tampak ketakutan.

“kalian!!!!” kata yhuna yang mulai merasa tidak enak

Ketiganya tersenyum licik karena yhuna masih mengenali mereka. Namja yang terlihat paling kuat memberikan isyarat kepada kedua temannya, dengan sigap keduanya telah memegangi yhuna sehingga dirinya tak mampu bergerak. Namja yang kemungkinan besar merupakan bos ini langsung mengambil sesuatu dari saku celananya.

“mau apa kalian???” tanya yhuna ketakutan saat didagunya telah menempel ujung pisau lipat yang terlihat sangat tajam

“kami hanya ingin mengajarimu cara bersopan santun yang baik” katanya seraya melipat kembali pisau lipatnya dan kemudian menampar pipi yhuna dengan keras. Yhuna dapat merasakan matanya berkunang-kunang sehingga akhirnya ia terduduk lemah di lantai

“yaaa!!!!. apa kalian tidak malu menampar seorang wanita????” kata sebuah suara yang berjalan mendekat

“annyeong yhunaaaaaaaa!!!!” katanya kepada yhuna seraya tersenyum sumringah

“aish, kau masih bisa bercanda disaat seperti ini. Sepertinya aku harus benar-benar mengantarkanmu ke RSJ” kata yhuna kesal karena kepalanya masih terasa pusing

“oh…. araseo!!!! Aku tau sekarang kenapa kau tidak mau bergabung dengan kami!!!” kata namja yang mengeroyok yhuna sinis

Perkelahian pun tak terelakkan. Tetapi sayangnya donghae tetap tak bisa mengalahkan ketiga namja tersebut karena jumlah yang tidak imbang. Belum lagi donghae harus berusaha melindungi yhu na yang terlihat sangat takut. Donghae terkapar dijalan, dengan air mata yang bercucuran yhu na mendekap erat donghae yang telah tak berdaya. Namja-namja itu terus saja berusaha menyakiti donghae. Kemudian suara sirene patroli polisi terdengar mendekat ke arah mereka.

“shittttttt!! ada polisi. Ayo kita kabur!!!!” kata namja itu dan pergi meninggalkan yhuna yang menangis sesunggukkan.

“sunbae, gwenchana????” tanya yhuna lirih

“gwenchanayo, aku senang mendengarmu memanggilku sunbae. Seingatku, ini pertama kalinya kau memanggil seperti itu.” Katanya senang

“gomawoyo sunbae, mianhae kau jadi terluka karenaku!!!” kata yhuna seraya menundukkan kepala

“aish, apa kau mau polisi yang sedang berpatroli itu menangkap kita???” tanya donghae tanpa mengubris pertanyaan yhuna

Yhuna mengangat kepalanya, ia baru sadar akan hal itu. Dengan segenap kekuatannya yhu a menggotong donghae menjauh dari tempat tersebut.

Dirumah donghae

“masuklah!!!” kata donghae seraya berjalan masuk kedalam sebuah rumah yang sangat mewah walaupun sepi

“rumah siapa ini??” tanya yhuna yang masih berdiri di depan pintu rumah tersebut. Dari wajahnya ia terlihat sangat ragu-ragu

“ini rumahku. Masuklah, kau harus mengobati lukaku!!!” katanya sambil menatap yhuna yang bengong.

Yhuna mengikuti kata-kata donghae, sedangkan donghae masuk kedalam rumah membiarkan yhuna sendiri di ruang tamu. Beberapa menit kemudian donghae keluar membawa obat dan hidangan untuk yhuna. Yhuna segera mengobati donghae dengan sabar.

“jadi kapan???” kata donghae menggantung

“kapan apa???” tanya yhuna tak mengerti

“kapan kau menepati janjimu. Katanya kau mau mengantarkanku ke RSJ???” katanya selengekkan

“kau memang benar-benar sudah tidak waras sunbae” kata yhuna sinis seraya mengobati donghae dengan kasar

“siapa namja tadi???” tanya donghae penasaran

“molla!!!!“ jawab yhuna berbohong. Ia tidak mungkin mengatakan kepada donghae behwa namja-namja itu adalah anti-fans suju.

“tidak kusangka ada juga ya yang tertarik padamu!!!” kata donghae tertawa ringan

“sunbae!!!!!” kata yhuna kesal seraya menggelitik donghae yang tertawa bahagia. Akhirnya kebersamaan singkat keduanya dapat membuat keduanya menjadi lebih akrab.

@@@@@@@@@@@@@@

Keesokkan harinya

Minnie berjalan menuju kelasnya dengan langkah cepat. Dia celinggukan mencari kedua sahabatnya yang ternyata telah duduk manis dibangkunya masing-masing. Dengan cepat minnie menghampiri keduanya dan mengeluarkan sesuatu dari dalam tasnya.

“aku menemukannya di loker” kata minnie seraya menyerahkan bingkisan tersebut kepada yhuna.

“dari secret admiremu???” tanya yhuna seraya menerima bingkisan tersebut. Minnie mengangguk pelan.

“cepat buka, aku penasaran dengan isinya!!!” kata sharaa bersemangat

Dengan hati-hati yhuna mulai menyobek sampul bingkisan berbentuk love tersebut. Kedua temannya yang lain terlihat begitu penasaran.

“kalung!!!” kata ketiganya bersamaan

“wa… keren. Liontinnya hati!!” kata sharaa bersemangat

“ada suratnya!!!” kata yhuna mengagetkan kedua temannya

“you’re mine” kata ketiganya hampir bersamaan

Kriiiiiiiiing… Bel tanda pelajaran dimulai berbunyi keras. Ketiganya terpaksa vakum membicarakan tentang masalah tadi karena pelajaran kali ini matematika.

Sonsaeng-nim telah lama mengajar di dalam kelas. Tetapi minnie sama sekali tidak memperhatikan itu, ia terus saja memikirkan kalimat yang terdapat di dalam kotak kalung tersebut.

“sepertinya seseorang pernah mengucapkan kalimat itu!!!!” kata minnie seraya berpikir keras

“apakah ada yang bisa menjawab???” tanya sonsaeng-nim kepada seluruh muridnya saat pelajaraan telah hampir usai

Semua murid menggeleng pelan. Takut sonsaeng-nim mereka marah. Ya, apalagi selama mereka bersekolah di sini jarang sekali ada yang dapat menjawab pertanyaan dari sonsaeng-nim.

“ya!!! aku tau” kata minnie kencang seraya berdiri dari bangkunya

“beneran tu minnie bisa jawab???” tanya sharaa kepada yhuna yng duduk disebelahnya. Yhuna hanya mengangkat bahu.

“minnie, kamu bisa jawab??? Nah silahkan maju!!!” kata sonsaeng-nim kepada minnie seraya menyodorkan sebuah kapur tulis kearah minnie yang sudah ketakutan.

Minnie memandang kedua sahabatnya bergantian berharap keduanya dapat membantu, tetapi sepertinya tidak ada yang dapat diharapkan dari keduanya. Minnie berusaha memutar otaknya keras.

“hmmmm… bukan sonsaeng-nim maksudku,,,,, maksudku,,, aku tau kalau,,, kalau aku ingin ketoilet” katanya seraya berlalu meinggalkan sonsaeng-nim yang kebingungan.

@@@@@@@@@@@@@@

Ketiganya telah berkumpul untuk membahas hal yang sempat tertunda tadi. Yhuna dan sharaa yang terlihat begitu penasaran dengan sifat minnie dan memutuskan untuk langsung menanyakan apa yang terjadi pada diri sahabatnya itu.

“aku sudah tau siapa secret admireku!!!!” katanya disertai senyum mengembang

“ha!!!! Jhinca??? Nugu???” tanya sharaa yang begitu penasaran

“ok tapi jangan beritahu siapa pun, yaksok???” katanya kepada kedua temannya dan disetujui oleh yhuna dan sharaa

“yesung sunbae!!!!” katanya bangga

“maksudmu yesung sunbae adalah secret admiremu???” tanya sharaa yang tampak tak percaya. Minnie mengangguk cepat sambil senyum-senyum gaje

“tidak panas!!!” kata yhuna sambil memegangi kepala minnie yang sibuk senyam-senyum sendiri

“enak saja kau. Kau pikir aku sudah gila” katanya tersinggung. Kemudian minnie menceritakan hal yang telah terjadi di toilet beberapa hari yang lalu.

Saat sedang asyik bercerita, teriakan-teriakan histeris murid2 neul paran memenuhi pelosok kelas. Apalagi kalau bukan suju yang membuat hal ini terjadi, ke12nya berjalan melewati kelas2-3.

“tunggu… kenapa hanya ada 12???” kata yhuna dalam hati

“ donghae sunbae mana yah???” kata sharaa yang sadar kalau donghae tidak bersama genknya.

Yhuna terlihat lesu, tetapi masih memperhatikan anggota suju yang berlalu slow motion melewati kelas 2-3. Minnie terus menatap yesung yang berlalu, tetapi kemudian yesung menatap ketiganya dan tersenyum manis kearah minnie.

“huah,,,, aku mau pingsan saja” kata minnie histeris

“dasar lebay!!!!” kata sharaa tertawa geli. Mereka tidak menyadari bahwa yhuna terdiam mematung. Namun tiba-tiba suara hp haptic sharaa mengalun keras, membuyar lamunan yhuna tentang donghae yang tak terlihat batang hidungnya dari tadi pagi. Sharaa membuka pesan singkat yang mampir di ponselnya. Setelah membaca pesan tersebut sha raa menghela nafas panjang.

@@@@@@@@@@@@@@

Dengan langkah cepat sharaa berjalan menuju loteng atas tempat biasa dia dan kyu bertemu.

“sunbae!!!” kata sharaa seraya mendekat kearah kyu yang duduk lesehan di lantai seraya menyandarkan tubuhnya ke dinding. Sedangkan yhu na berdiri menghadap kebawah. Tampak jelas di sana anak-anak suju sedang sibuk bermain basket dengan disertai sporter yang tumpah ruah.

“kenapa sunbae tidak ikut main???” kata sharaa yang masih sibuk menatap ke arah bawah. Kyu berdiri dan melihat apa yang sedang diperhatikan oleh sha raa

“aku sedang tidak mood!!” katanya kemudian

Sharaa tidak mengubris sedikitpun matanya masih tetap sibuk melihat pemandangan itu

“oh ya sunbae, donghae sunbae kemana???” tanya sharaa penasaraan

“sejak kapan kau memperdulikan donghae hyung???” kata kyu menggoda

“sunbae!!!! Aku hanya penasaran, sejak tadi aku tidak melihatnya” kata sharaa yang telah berubah manyun

“mian…mian… dia sakit!!!!” kata kyu singkat

Sharaa tampak manggut2 mengerti, tetapi pandangannya tak luput dari permainan basket anak-anak suju di lapangan

Sharaa tersenyum simpul saat siwon berhasil memasukkan bola ke ring.

“kau suka padanya???” tanya kyu menggantung

“ha???” tanya sharaa balik

“kau suka pada siwon hyung kan???” kata kyu menggoda

“ah!!! Anyio!!!” ucap sharaa salah tingkah

“sudahlah mengaku saja. Kalau memang tidak, kenapa wajahmu memerah???” goda kyu lagi

“anyio, wajahku tidak memerah kok!!!!” katanya sambil memegang wajahnya yang memanas

“udah bel tuh!!!” kata kyu seraya pergi meninggalkan sharaa yang malu

@@@@@@@@@@@@@@

Tak terasa bel pulang telah terdengar mengalun-ngalun memenuhi setiap pelosok sekolah.. hari ini mereka pulang lebih awal karena salah satu sonsaeng-nim mereka mengalami kecelakaan.

“tumben banget ya pulang cepat!!!” kata sharaa seraya membereskan peralatan sekolahnya

“iya” kata minnie

“yhuna kau kenapa??” tanyanya kepada yhuna

“anyio” kata yhuna dengan senyum dipaksakan

Keduanya percaya dengan ucapan yhuna, padahal yhuna sangat mencemaskan donghae yang menghilang. Tadi ia telah berusaha mencari donghae tetapi tidak ketemu.

“eh.. katanya donghae sunbae sakit loh!!!” kata sharaa seraya keluar dari kelas bersama kedua temannya

“mwo???” teriak yhuna histeris

“hello, gx teriak kali!!” kata minnie kesal seraya menutup kupingnya yang memanas

“tau nih, kayak fansnya donghae sunbae aja” kata sharaa tak kalah kesal

“emang kata siapa???” tanya yhuna tanpa mengubris pernyataan kedua temannya

“hm, kata….” jawab sharaa seraya berfikir keras

“kata siapa??” tanya yhuna penasaraan

“kata… aku tidak sengaja mendengar anak2 suju mengatakan hal ini tadi” jawab sharaa asal

@@@@@@@@@@@@@@

Beberapa menit kemudian yhuna berdiri di depan sebuah rumah mewah. Namun hatinya ragu untuk masuk kedalam rumah.

“siapa kau???” tanya seseorang dari belakang pagar

“ah, Aku mencari donghae sunbae. Apa dia ada???” tanya yhuna ragu

“kau murid sma neul paran??” tanyanya disertai anggukan mantap yhuna. Lelaki itu memberikan isyarat kepada yhuna untuk menunggu sebentar. Lima menit kemudian ia datang lagi dan langsung membuka pagar.

“silahkan masuk nona. Tuan muda ada di dalam, beliau sedang sakit” katanya seraya mempersilahkan yhuna masuk. Yhu na melangkah ragu kemudian masuk mengikuti lelaki tadi

“tuan muda ada di dalam nona. Silahkan anda masuk saja” kata lelaki itu seraya menunjuk sebuh ruangan. Dengan lugunya yhuna memasuki ruangan tersebut. Di dalam ia sama sekali tak melihat keberadaan donghae melainkan ia melihat seseorang lelaki setengah baya tengah berdiri menghadap lurus ke luar jendela. Kemudian ia mengangkat jari seperti mengisyaratkan sesuatu. Tiba2 terdengar suara pintu yang tertutup. Dengan refleks yhuna menatap kepintu, namun kepanikannya muncul saat melihat pintu tersebut telah tertututp rapat. Saat ia menghadap kedepan, lelaki tersebut telah berada di depannya dengan senyum liciknya. Perlahan tapi pasti yhuna berusaha mundur dan berlari menuju pintu. Kepanikannya makin bertambah saat tahu bahwa pintu tersebut tidak bisa dibukanya.

“terkunci” kata yhuna seraya berusaha membuka gagang pintu

Lelaki tersebut tertawa lepas, membuat yhuna serasa mau menangis. Kemudian lelaki tersebut mencengkram tangan yhuna kuat dan mendorong tubuh yhuna ke atas ranjang. Yhuna berusaha bangkit, namun lelaki tersebut terus berupaya menciumi yhuna dan berusaha membuka kancing baju sekolah yhuna. Yhuna terus memberontak.

Terdengar suara pintu kamar tersebut terbuka dengan kasar. Lelaki itu menatap kearah luar dengan murka. Tetapi sebuah cengkraman kasar di kerah bajunya membuat lelaki itu tertarik.

“apa yang kau lakukan bajingan!!!” teriak donghae histeris seraya meninju muka lelaki itu

“setelah eomma, kau juga mau menyakiti orang yang aku cintai!!!” kata donghae marah. Lagi2 sebuah tonjokan melayang mulus di wajah lelaki itu, ia nampak terhuyung. Tetapi tak sedikitpun ia melawan

“sekarang, pergi kau dari rumahku!!!!!” katanya geram. Seketika lelaki itu berdiri dan meninggalkan rumah tersebut.

Donghae berdiri mematung di tempatnya berdiri, napasnya terdengar tak beraturan. Kemudian ia mengalihkan pandangannya ke arah yeoja yang menangis sesunggukan di atas ranjang tidurnya. Donghae mendekatinya dan memeluknya erat.

“maafkan papa tiriku” katanya lirih. Yhuna tersentak, dia dapat merasakan donghae mulai menangis di pelukannya. Keduanya terdiam dalam tangisan.

 

@@@@@@@@@@@@@@

 

Malam harinya

Kyu tampak mengeluh melihat apartementnya yang indah jadi berantakan bak kapal pecah

“yaaa!!! kenapa sih kalian semua pada ngumpul di apartementku???” tanya kyu kesal

“kita kan kangen sama kamu dongsaeng” kata heechul seraya tersenyum genit. Kyu hanya dapat mencibir

“huah, bete!!!!” kata siwon seraya menghempaskan diri dikasur kyu

“nape luh, ditolak lagi???” tanya kangin sambil cengengesan

“nggak usah diperjelas napa???” kata siwon seraya melemparkan bantal kearah kangin

“jurus loh kurang jitu bro!!!” kata eunhyuk seraya menghempaskan diri di samping siwon

“tau ah, bodo” kata siwon kesal

“mau kemana kyu???” tanya siwon yang melihat kyu berpakaian rapi

“mau jalan-jalan, aku bete liat kalian disini” kata kyu tersenyum senang

“anjrit loh!!!” kata hangeng yang juga bercanda

“bolehkan aku ikut dongsaengku tersayang??? Tidakkah kau kasihan melihat hyungmu yang teraniyaya ini!!!” pinta siwon dengan lebaynya seraya mengerjap-ngerjapkan mata

“shiro!!!” kata kyu singkat

“ayolah kyu!!!” pintanya lagi

“shiro!!!” jawab kyu tegas

“huah, hyung kyu pelit!!!” kadu siwon kepada teuki yang duduk2 di sofa kamar kyu

“ ajaklah kyu, tidakkah kau kasihan kepadanya yang teraniyaya ini” kata teuki menirukan siwon. Namun lagi2 jawaban kyu sama “shiro!!!” katanya

“hya… kau sungguh tega pada hyungmu ini dongsaeng” kata siwon berpura-pura menangis sesunggukan

“aigoo, ok.. ok.. hyung boleh ikut” katanya terpaksa. Seketika keduanya pergi meninggalkan apartement kyu beserta isinya (anak2 suju). Kyu memarkirkan mobilnya di depan sebuah restoran Italy favoritnya. Saat masuk ke dalam ia mulai celinggukan mencari seseorang, sedangkan siwon menatapnya bingung. Kemudian ia berjalan dan menghampiri seorang yeoja cantik, tinggi, langsing, dengan rambut keriting bawahnya yang terurai hanya di jepit dengan sebuah jepitan berbentuk bintang. Siwon mengikutinya.

“annyeong” kata sharaa ramah

“annyeong” kata keduanya hampir bersamaan

“maaf yah, aku terpaksa mengajaknya. Soalnya dia memaksaku” kata kyu kesal

“hai, chonun siwon imnida” katanya seraya menjulurkan tangan

“chonun sharaa imnida. Saya adik kelas sunbae loh!!!” kata sharaa seraya tersenyum genit mempromosikan diri (?)

“jhinca???” tanya siwon

“ne” jawab sharaa kecewa karena pangeran berkudanya tak mengenalinya

“maaf, aku banyak tidak mengenali adik kelas” kata siwon seakan bisa membaca pikiran sharaa

“jeongmal hyung???” kata kyu mengejek

Sharaa dan siwon akrab dengan begitu cepat, sampai2 sedikit melupakan keberadaan kyu di dekat mereka. Melihat ini kyu merasa terasingkan, lebih tepatnya hatinya sakit.

“kenapa hatiku sakit melihat mereka begitu dekat dan akrab??” tanya kyu dalam hati

 

TBC

Comment please 😀
kalau banyak yg comment, ffnya bakal  cepet dipublish.

So, Don’t be A Silent Reader 😀

Advertisements

25 responses to “[FREELANCE] Saranghae Sunbae !!!!!!!!!!!!! Part 2

  1. mf aothor punya wordpress sendiri g aq penasrn sm ffx… Pengn bc mpe selesai… Klo ad q bleh minta g…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s