I Hate That, But I Love You 2 (end)


Author: Choi Myung Ah aka Myungie

Title: I Hate That, But I Love You 2 (end)

Cast:
:: Kang Hyera
:: Minho SHINee as Choi Minho
:: Han Eun Kyung
:: Author aka Choi Myung Ah
:: Kevin ZE:A aka Kim Jiyeop
:: Kyuhyun SUJU as Cho Kyuhyun

Other Cast:
:: Taemin SHINee
:: Sulli f(x)

Length: 2shot

Genre: Romance, Friendly

Rating: PG-15

NO SILENCE READERS, PLEASE >.<

Kagak nyangka! Ff gejeku banyak yang suka, hehehe
Ini lanjutannya ^0^
Moga readers suka ^0^
Yang udah baca tinggalin koment ya ^^
Happy Reading Readers ^^

“ikut kemana?” suara berat itu membuat ketiga gadis cantik itu melihat kearahnya. Terlihat Jiyeop, Kyuhyun dan juga MINHO disana.

“kau belum sehatkan? Ayo naik lagi ketempat tidur” ucap Jiyeop yang langsung membopong tubuh Myung Ah naik lagi ketempat tidur dan menyelimutinya.

“jangan turun sampai waktunya pulang, arayo” ucap Jiyeop tegas.

“tapi oppa” ucap Myung Ah memelas.

“tidak ada tapi2an. Kau harus tetap stay disini. Jangan coba2 untuk turun atau malah keluar dari ruang kesehatan. Tunggu sampai jam pulang sekolah agar aku bisa mengantarmu pulang” ucap Jiyeop yang benar2 tegas. Membuat Myung Ah benar2 tidak bisa melawan kata2 namjachingunya itu.

“sudah, hari ini ikuti saja kata2 Jiyeop hyung. Igo, aku bawakan makanan” ucap Minho lembut sembari menyodorkan semangkuk bulgogi kesukaan Myung Ah.

“uwaaa, gomawo Minho-a. kau memang sepupuku yang paling baik” ucap Myung Ah sambil mengambil bulgogi yang disodorkan Minho padanya. Melihat itu entah kenapa hati Hyera sakit, dia tau Minho bersikap begitu karena dia sayang pada Myung Ah yang notabene sepupunya. Tapi tetap saja, Hyera merasa sakit dan cemburu.

“kalau begitu aku pergi dulu” pamit Minho sesaat setelah melihat Hyera. Dan sekarang tinggallah Myung Ah, Jiyeop, Kyuhyun, Eun Kyung dan Hyera. Jiyeop sibuk membantu Myung Ah makan, Kyuhyun mulai bermesraan dengan Eun Kyung sedangkan Hyera hanya menatap keluar karena iri dengan kedua sahabatnya itu kalau2 melihat kedalam. Tak sengaja mata Hyera menangkap keberadaan Minho yang tengah bermain bola sepak, dan tanpa sadar Hyera terus2an melihat. Dan akhirnya Hyera sadar kalo dia benar2 menyukai bahkan mencintai Minho, dan bertekat akan mengikuti semua rencana gila kedua sahabatnya itu agar bisa membuat Minho juga mencintainya.

=+=

“okey, hari ini kita jalankan rencanaku” ucap Myung Ah semangat yang mendapat anggukan dari Hyera dan Eun Kyung yang tak kalah semangat.

“kalau begitu ayo kekelasmu” ajak Myung Ah sembari menarik tangan kanan Hyera sedangkan Eun Kyung menarik tangan kiri Hyera.

“mwo? kenapa kekelasku?” Tanya Hyera bingung tapi tidak menghentikan langkahnya.

“tentu saja untuk menjalankan rencana Myungie” sahut Eun Kyung, Hyera tambah bingung tapi menurut saja, dia percaya pada kedua sahabatnya itu. Sesampainya dikelas Hyera, mereka tidak langsung masuk. Myung Ah terlihat celingak-celinguk sebelum masuk kedalam kelas.

“mana Minho-a?” Tanya Myung Ah pada salah seorang siswi dikelas.

“Minho-ssi? Kalau tidak salah dia pergi kelapangan bola” jawab siswi itu yang membuat senyum Myung Ah mengembang. Myung Ah pun mulai menarik tangan Hyera dan Hyera menarik tangan Eun Kyung agar masuk. Ketiganya pun berjalan kearah paling belakang kelas tersebut. Terlihat seorang namja tengah membaca sebuah majalah dengan headset ditelinganya. Hyera sedikit terkejut saat melihat Myung Ah dan Eun Kyung maju dan berjalan kearah namja itu meninggalkannya sedikit dibelakang mereka.

“annyeong” sapa Myung Ah sembari mengibas-ngibaskan tangannya diwajah namja itu. Namja itu mendongak sembari membuka headsetnya.

“ah, kau sudah datang Myungie, Kyungie” sapa namja itu ramah sembari tersenyum. Myung Ah dan Eun Kyung pun balas tersenyum. Memang dari mereka bertiga hanya Hyeralah yang kurang memiliki chingu dari kalangan namja, tidak dengan Myung Ah dan Eun Kyung yang punya banyak bahkan dari luar sekolah mereka. Tapi walaupun begitu, Jiyeop dan Kyuhyun tidak pernah mengekang yeojachingunya itu karena mereka percaya kedua gadis itu hanya mencintai mereka.

“hmm, jadi kau bisakan Taemin-a?” Tanya Eun Kyung. Namja yang bernama Taemin itu berdiri dari duduknya lalu berjalan kearah Hyera dan tiba2 saja sudah merangkul bahu Hyera. Myung Ah dan Eun Kyung tersenyum, itu artinya Taemin mau membantu mereka.

“ya! lepaskan tanganmu Taemin-a” ronta Hyera sembari melepas agak kasar tangan Taemin yang ada dibahunya, membuat Taemin bingung.

“ah, mianhe Taemin-a. Kami belum memberitahunya” jelas Myung Ah yang tau akan kebingungan Taemin.

“kenapa tidak langsung diberitahu?” Tanya namja tampan plus cantik itu.

“hahaha, ide ini baru dapat semalam. Dan waktu untuk berbicara denganmu saja sudah membuat waktuku habis” jawab Myung Ah enteng.

“hmm, begini Hyera-a. Isi rencana Myung Ah itu adalah membuat Minho marah dan cemburu. Jadi Myungie meminta bantuan Taemin-a agar pura2 menjadi pacarmu, ya, errrggg, setidaknya hanya untuk bermesraan didepan Minho agar dia cemburu. Begitu, apa kau paham?” jelas Eun Kyung yang malah membuat Hyera melongo. Taemin yang berdiri disebelah Hyera pun mengibas-ngibaskan tangannya dihadapan gadis itu agar dia sadar.

“ah, tapi kenapa harus Taemin-a?”. Taemin yang mendengar itu merasa sedikit tersinggung, tau telah menyinggung hati Taemin, Hyera cepat2 minta maaf.

“ah, mianhe Taemin-a. Maksudku kenapa yang harus dikelas ini?” ucap Hyera lagi meralat kata2nya. Myung Ah dan Eun Kyung saling berpandangan dan,,,

“HAHAHAHA” tawa kedua gadis itu pecah.

“tentu saja harus yang dari kelas ini. Biar kalian juga bisa bermesraan didalam kelas. Biar Minho panas, kekeke” ucap Myung Ah yang diakhiri dengan suara terkekehnya.

“so, jadi atau tidak nich?” Tanya Taemin.

“ne, tentu saja jadi Taemin-a” jawab Eun Kyung.

“kalau begitu sana kelapangan! Tunjukkan pada Minho-a. Good luck” ucap Myung Ah sembari mendorong tubuh Hyera dan Taemin keluar dari kelas. Setelah keluar dari kelas, Taemin mulai merangkul bahu Hyera dan Hyera tidak dapat berkata apa2 selain mengikuti semua intruksi dari Taemin. Mulai dari tersenyum, tertawa malu2 sampai mencium pipi Taemin saat mereka berdua duduk dipinggir lapangan. Walau kelihatan Minho tengah asik bermain bola, sebenarnya dia cukup panas melihat itu.

‘sial, apa maksudnya mesra2an disini’ gerutu Minho dalam hati. Apalagi saat melihat Hyera yang mencium pipi Taemin, ingin rasanya Minho kesana dan menarik tangan Hyera agar menjauh dari Taemin.

“hahaha, rencana kita berhasil. Minho-a bereaksi” seru Myung Ah girang.

“hmm, tinggal tunggu sedikit panas lagi dan dia akan meledak-ledak, kekeke” ucap Eun Kyung senang. Tapi sayang, ternyata Minho bisa menjaga dirinya agar tidak meledak-ledak.

“aish, tidak seru. Dia ternyata bisa tahan” ucap Eun Kyung kecewa.

“tenang saja. Aku yakin itu tidak akan lama. Lihat saja nanti. O ya, lebih baik kita kekantin sebelum namjachingu kita marah2 karena tidak diperhatikan lagi” seru Myung Ah sembari menarik tangan Eun Kyung. Sementara kedua gadis itu tidak mengawasi lagi, Taemin dan Hyera masih sibuk memanas-manasi Minho.

“hmm, tidak kusangka dia bisa tahan untuk tidak menghajarku atau setidaknya membawamu pergi” ucap Taemin yang berhasil membuat Hyera bingung.

“mwo? apa maksudmu Taemin-a?”

“hmm, kau tak lihat? Minho sedang meredam amarah agar tidak meledak-ledak”

“jinja? Tapi dia menahan amarah karena apa?”. Taemin menatap Hyera tak percaya, ternyata Hyera tipe yeoja telmi.

“HAHAHAHA”, tawa Taemin lepas saat itu juga, membuat Hyera semakin bingung.

“ya! kenapa kau malah tertawa?”

“hahaha, kau lucu sekali jagi” ucap Taemin lalu mencium pipi Hyera. Taemin melakukannya karena melihat Minho sedang menatap kearah mereka, dan ciuman tadi berhasil membuat Minho melotot geram pada Taemin walau Hyera tidak tau. Hyera sendiri malah tersipu malu sembari sedikit menunduk dan memegangi kedua pipinya, membuat Taemin semakin ingin mengerjai kedua sejoli itu.

‘Ternyata benar apa yang dikatakan Myungie, benar2 enak mengerjai mereka berdua. Untung saja aku menerima tawaran Myungie ini’ ucap Taemin dalam hati.

‘walau sedikit takut membayangkan wajahku yang tampan itu kena bogem mentah Minho-a’ batin Taemin lagi.

=+=

“hah, sepertinya kita berdua benar2 diabaikan oleh mereka berdua” gerutu Jiyeop, Kyuhyun yang sedang asik memainkan PSPnya berhenti sejenak untuk melihat raut wajah bete Jiyeop.

“tenang saja, ini hanya sampai Hyera-a dan Minho-a pacaran koq” ucap Kyuhyun bermaksud menghibur sahabatnya itu.

“ne, araseo. Tapi ini sudah terlalu lama, sudah lebih dari sebulan. Aku bisa gila kalau Myungie tidak ada didekatku” ucap Jiyeop frustasi.

“mwo? bukankah setiap pulang kalian selalu bersama?”

“ne, tapi dia selalu saja ketiduran dimobil karena kecapean” jawab Jiyeop lesu.

“jinja? Ah, sama denganku, Kyungie juga selalu tidur dimobil” sekarang Kyuhyun ikut2an lesu.

“apa kita katakan saja pada mereka? Kita ini namjachingu mereka, mereka seharusnya juga memperhatikan kita” ucap Jiyeop.

“molla, Jiyeop-a. Aku takut nantinya mereka malah marah dan minta putus bagaimana?”. Kata2 Kyuhyun membuat kedua namja tampan itu hanya bisa menghela nafas sekarang.

“ah, oppa”. Kedua namja tampan itu saling berpandangan karena merasa sangat kenal dengan suara barusan. Keduanya pun menatap kearah pintu masuk kantin dan mendapati yeojachingu mereka tengah berlari kecil kearah mereka.

“oppa, mianhe kami lama” ucap Eun Kyung yang tak lupa menyunggingkan senyum manisnya.

“ah, tidak apa2 jagi” ucap Kyuhyun yang juga tersenyum.

“hmm, kau tidak marahkan oppa?” ucap Myung Ah sembari memasang wajah memelas pada Jiyeop.

“sedikit” jawab Jiyeop sembari manyun.

“jinja? Mianhe oppa” ucap Myung Ah yang sekarang mengalungkan kedua tangannya dileher Jiyeop sembari mencium kilat pipi Jiyeop, membuat namja itu tersenyum yang artinya dia tidak marah lagi.

“apa aku dimaafkan?”. Jiyeop hanya mengangguk sebagai jawaban pertanyaan Myung Ah.

“kalau begitu sekarang waktunya makan siang, aku lapar” ucap Myung Ah sembari mengambil tempat duduk disamping Jiyeop, membuat Jiyeop hanya tersenyum kecil melihat tingkah yeojachingunya itu.

“jagi, kau duduk disini ya” ucap Kyuhyun sembari menarikkan kursi untuk Eun Kyung tepat disebelahnya.

“lalu? Apa rencana kalian sudah berhasil?” Tanya Kyuhyun disaat mereka sudah selesai makan.

“hmm, belum” jawab Eun Kyung lesu.

“tapi mungkin sebentar lagi” ucap Myung Ah walau dia juga tidak yakin.

“mungkin? Kenapa hanya mungkin jagi? Terdengar tidak PD” ucap Jiyeop sembari melihat wajah Myung Ah.

“hmm, kami sedang menunggu reaksi Minho-a kalau dia melihat Hyera-a jalan dengan namja lain. Tapi tadi Minho-a terlihat biasa saja saat melihat Hyera-a dengan namja lain. aku jadi pesimis oppa” ucap Myung Ah lesu.

“hmm, belum bereaksi bukan berarti rasa cinta belum tumbuhkan? Tunggu saja sebentar lagi” ucap Kyuhyun sembari mengacak-acak rambut Eun Kyung. Myung Ah dan Eun Kyung hanya bisa tersenyum kecil mendengarnya.

“kalian berdua harus sabar” ucap Jiyeop sembari mengeluas lembut kepala Myung Ah.

Pulang sekolah…
“masih memikirkan keberhasilan rencana kalian?” Tanya Kyuhyun pada Eun Kyung yang terlihat tidak bersemangat. Eun Kyung mengangguk lemah.

“tenang saja jagi, rencana kalian pasti berhasil, seperti yang sudah2” ucap Kyuhyun sembari mengelus kepala lembut kepala Eun Kyung. Tiba2 ide jahil terpikir oleh Kyuhyun.

“hmm, mau oppa beri sesuatu yang bisa membuatku semangat lagi?”. Eun Kyung mendongak menatap Kyuhyun, beberapa detik kemudian diapun mengangguk.

“kalo begitu tutup matamu” perintah Kyuhyun yang membuat Eun Kyung melakukannya tanpa bertanya apa2 dan CHU!. Sesuatu yang lembut dan kenyal serta manis menempel dibibir mungil Eun Kyung. Sontak Eun Kyung membuka matanya dan diapun melihat Kyuhyun yang tengah menutup mata. Karena Kyuhyun menahan bahu Eun Kyung, Eun Kyung pun tidak bisa menjauh dan akhirnya pasrah menerima ciuman manis dan lembut dari Kyuhyun.

“bagaimana?” Tanya Kyuhyun dengan tatapan nakal.

“hmm, masih kurang oppa. Aku mau lagi” ucap Eun Kyung malu2, membuat Kyuhyun terkejut namun diapun menuruti permintaan yeojachingunya itu.

=+=

Hari berikutnya pun tiba, dan Taemin tetap menjalankan tugasnya sebagai pacar bohongan Hyera.

“Sulli-a, kau pindah ketempatku ya, aku mau duduk disamping Hyera-a” ucap Taemin saat dia baru saja tiba dan juga bertepatan saat Minho masuk kelas hingga Minho mendengar semua kata2 Taemin. Sulli mengangguk lalu pindah ketempat Taemin, sedangkan Hyera agak kaget saat melihat Taemin duduk dikursi Sulli.

“Taemin-a?”

“annyeong jagi. Ayo cepat duduk! Sebentar lagi songsaengnim datang” ucap Taemin sembari menarik lembut tangan Hyera agar duduk, Minho yang melihatnya menatap Taemin tajam, sedangkan Taemin malah tersenyum menantang kearah Minho.

Jam istirahat tiba, dan lagi2 Taemin dan Hyera menempel seperti ada lem yang menyatukan mereka. Minho kesal bukan main melihatnya.

“wah, sepertinya sudah mulai terlihat tuch” seru Kyuhyun saat dia, Jiyeop, Eun Kyung dan Myung Ah mengamati Minho dari balik pohon besar. Terlihat Minho yang tengah menendang bola kaki dengan kesal kearah gawang karena melihat Taemin merangkul bahu Hyera dan sesekali berbisik, membuat Hyera menunduk malu dan makin membuat Minho kesal.

“tapi apa kalian sudah memberitahu Taemin-a akibat dia menjalankan tugas ini, bisa2 dia dihajar Minho-a” ucap Jiyeop cemas.

“ne, dan Taemin-a bilang tidak apa2. Lagipula dia juga penasaran ingin melihat Minho-a mengamuk kayak apa, kekeke” ucap Myung Ah sembari terkekeh.

“haa, dasar anak itu, tidak lihat apa Minho-a punya otot gede begitu, bisa2 badan Taemin-a yang kurus itu terbang dibuatnya” canda Kyuhyun sambil merangkul bahu Eun Kyung.

“ah, sudah terjadi” seru Eun Kyung sembari menunjuk2 Minho yang tengah menarik kerah baju Taemin hingga Taemin sedikit berjinjit karena Minho lebih tinggi darinya sedangkan Hyera memekik kecil melihatnya.

“apa maksudmu bermesra-mesraan didepanku Lee Taemin” ucap Minho kesal.

“jinja? Tapi aku tidak merasa bermesra-mesraan didepanmu” jawab Taemin santai, membuat Minho tambah kesal melihatnya. Dan saat Minho hendak melayangkan bogem mentahnya, tangan Hyera sudah terulur untuk menahan gerakan tangan Minho.

“jangan pukul Taemin-a” ucap Hyera, membuat Minho memalingkan wajahnya dari Taemin dan kini menetap Hyera. Dengan kasar Minho melepaskan kerah baju Taemin dan berdiri lurus dihadapan Hyera.

“kau,,, bukankah dulu kau bilang suka padaku dan mengejar-ngejarku kemana-mana. Lalu kenapa semalam kau langsung beralih padanya!” seru Minho sembari menunjuk Taemin.

“apa kau hanya main2 bilang menyukaiku?” ucap Minho lagi.

“ani. Aku,,, aku benar2 menyukaimu, malah sekarang mencintaimu” ucap Hyera sembari menunduk karena malu dengan kata2nya sendiri.

“jangan bohong! Kalau benar kau mencintaiku, lalu kenapa kau malah bermesraan dengannya!” teriak Minho.

“itu,,, itu juga gara2 kau sendiri!” teriak Hyera.

“bukankah kau bilang kau tidak suka warna ungu, sedangkan aku? Aku ini seorang maniak ungu. Dari,,, daripada aku sakit hati karena kau terus2an mengacuhkanku lebih baik aku__” belum selesai kata2 Hyera, mulutnya sudah dibungkam oleh Minho dengan sebuah ciuman, membuat Hyera menyergapkan matanya beberapa kali.

“katakan padaku kau tidak mencintainya” ucap Minho.

“aku,,, tidak mencintainya” ucap Hyera. Senyum dibibir Minho mengembang.

“kalau begitu kau milikku” ucap Minho lalu memeluk Hyera yang masih bingung. Sedangkan Taemin yang berada disana hanya bisa tersenyum melihatnya.

“chukkae Minho-a, tapi aku rasa yeojachingumu ini butuh penjelasan, aku pergi dulu. Tugasku sudah selesai disini” ucap Taemin sembari menepuk pelas bahu Minho lalu berjalan menjauh. Minho sedikit bingung dengan sikap Taemin.

“tugas? Apa maksudnya itu?” ucap Minho sembari merenggangkan pelukannya.

“sebelum itu, kau yang harus menjawabku. Apa maksudmu aku milikmu? Dan lagi, bukankah kau benci ungu?”. Minho mendesah kecil.

“ne, aku memang membenci ungu. Tapi aku mencintaimu Hyera. Saranghaeyo” ucap Minho lembut sembari memegangi kedua pipi Hyera.

“jinja? Kau tidak bohongkan?”. Minho menggeleng sembari tersenyum.

“aku tidak bohong, karena kau sangat cantik dengan warna ungu. dan itu membuatku tidak membenci warna ungu yang ada padamu” jawab Minho.

“nah, sekarang jelaskan apa yang dia maksud dengan tugas?” Tanya Minho.

“aku memintanya membuatmu sadar” sahut Myung Ah sembari melipat rapi kedua tangannya didada.

“sadar? Dari apa?” Tanya Minho bingung.

“tentu saja membuatmu sadar kalau kau sebenarnya mencintai Hyera-a. lalu apa lagi?” sahut Eun Kyung kesal. Sedangkan Minho menggaruk-garuk belakang kepalanya yang tidak gatal dan Hyera tertawa kecil.

“hmm, chukka Minho-a, Hyera-a. akhirnya kalian jadian juga, dengan begini aku tidak akan diacuhkan Kyungie lagi” canda Kyuhyun sembari melirik Eun Kyung.

“hyung juga mengucapkan selamat untuk kalian. Dengan begini Myungie akan kembali sibuk dengan diriku seorang” ucap Jiyeop sembari merangkul bahu Myung Ah.

“ya!” seru Myung Ah dan Eun Kyung kesal sembari memukul pelan bahu Jiyeop dan Kyuhyun.

The End…
Nah, udah bacakan ff geje aku kan?
Kalo gitu tinggalin koment ya, kkk

Advertisements

58 responses to “I Hate That, But I Love You 2 (end)

  1. aku bru nyadar kalo part lanjutanny uda tayang dri kmaren *reader mcam apa ini?* mian yaa
    si taem jdi badboy yah? brani2nya diaa *apaan*

    thor, it’s nice 😀

    • hehhee, baguslah kalo suka saeng ^^
      hmm, unn ada ff series tuch yang judulnya life is fun, baca ya, tapi jangan lupa koment ^^, kkk

  2. kkkkkkkk,,,,jd ngerasa klo sih Hyura aq,,soalna aq jg ska PURPLE!!!!seandainya nih ff trjd di khdpnq,,hwahwahwahwa,n yg pst namjanya MinHo Oppa,kkkkk*mimpi yg trll tinggi,,hehe#plakk!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s