[Oneshoot/PG-13] INDONESIA MALAYSIA 5-1

    Anyeong Chingu^^
    maaf sebelumnya saya post FF ini bukan apa-apa, hanya kesenangan semata
    bukan untuk membaik-baikkan Indonesia ataupun menjelek-jelekan Malaysia.
    ini hanya demi kesenangan semata.
    oke, dari pada banyak cing cong mending langsung baca aja deh… siapin makanana ya biar ga bosen ==”

Title: INDONESIA MALAYSIA 5-1
Author : DheeAKTF Yunjae’s child @DheeAKTF
Cast(s):
SHINee’a Member
Length : Oneshoot
Genre : friendship, humor garing
Rating: PG-13
Disclaimer: I do not own any characters in here. They belong to themselves. I just own the story. I don’t make money from this story. So please don’t sue me ^^
Note : author mohon maaf jika ada salah menulis, salah info dan lain sebagainya, karena sesungguhnya author tidak terlalu tahu mengenai sepak bola. ini hanya sebatas pengetahuan author dan hanya yang author ingat.
Warning : SILENT READERS!!! GO AWAY!!!
buat penderita asma, ayan, sakit jantung dan penyakit berbahaya lainnya dimohon untuk tidak membaca…. Takutnya nanti justru penyakitnya kumat.
Thanks.

=================================================================================

“nanti malam ada yang mau menemaniku menonton bola?” tanya Taemin sambil mengunyah roti isinya.
“bola? Siapa lawan siapa?” balas Jonghyun antusias.
Taemin memincingkan matanya, memandang hyungnya yang satu itu. Tumben sekali orang ini antusias dengan olahraga, biasanya juga dia mahluk yang paling anti dengan yang namanya olahraga.
“Indo lawan Malaysia,” jawab Onew saat menyadari pertannyan tadi hanya dijadikan angin lalu oleh Taemin.
“ah, aku sudah malas menontonnya, kemarin mereka kalah telak 3-0. Taemin-ah, itu sudah tidak ada harapan,” terang Jonghyun. Tangannya terus menerus menerus ia kibaskan, sepertinya ia berusaha menepis bayangan yang ada diotaknya, INDONESIA MENANG.
“ya hyung, biarkanlah Malaysia menang. Toh permainan Indonesia kemarin sanagt buruk,” sanggah Taemin.
Kali ini giliran Key yang memincingkan matanya, memandang penuh selidik magnae SHINee itu. “Sejak kapan kau menjadi pecinta timnas Malaysia?” tanya Key.
Pertanyaan Key yang begitu tiba-tiba itu membuat Taemin nyaris tersedak. “uhuk… uhuk…ya, hyung, kau bercanda ya. Aku ini pembela timnas Indonesia,” jawab Taemin disela-sela batuknya, membuat Onew sedikit mengernyit.
Key menghela nafas, kemudian ia mengacungkan ibu jarinya, menandakan ia setuju dengan kata-kata Taemin tadi.

———————————————

Indonesia-Malaysia, memilih diantara keduanya, mungkin itu adalah hal yang mudah jika kita tidak pernah melihat timnas Indonesia berlaga dipertandingan-pertandingan sebelumnya. Jadi tidak heran jika pada awalnya semua member SHINee ini lebih menjagokan Harimau Melayu dari pada Garuda. Akan tetapi faktanya kelihaian tim asuhan Alfred Riedl itu berhasil menarik hati empat orang member SHINee sekaligus dalam sekali berlaga.
Awal mulanya itu pada tanggal 1 Desember 2010, laga perdana penyisihan Grup A, AFF Suzuki Cup 2010, dimana yang bertanding adalah Indonesia lawan Malaysia. Pada awalnya semua member SHINee, tanpa terkecuali, mendukung negeri “upin-ipin” tersebut. Akan tetapi ditengah pertandingan ¬—tepatnya setelah Gonzales membobol gawang lawan— Jonghyun, Minho, Key dan Taemin dibuat terpana oleh permainan apik Firman Utina CS itu.
Lalu dimana Onew? Hebatnya, pecinta ayam satu ini tetap kukuh dengan pendiriannya, hatinya tetap untuk Malaysia meskipun gawangnya telah digoyang habis-habisan oleh lawan. Tidak ada kata kalah meskipun 5-1 sudah didepan mata. Dan baiknya Tuhan, Beliau berpihak pada Onew, Final Piala AFF 2010 Leg 1 pada 26 Desember beberapa hari yang lalu, Malaysia berhasil membabat habis lawan dengan skor 3-0.
Disaat semua orang kecewa dengan hasil yang disinyalir tidak supportif itu, Onew justru merayakan pesta kemenangannya sendiri. Membuat Taemin yang memang sudah panas —karena kejadian pesta laser itu— menjadi semakin marah. Ia bahkan sempat mematikan TV langsung dari saklarnya saat pertandingan usai, dengan dibumbui kata-kata yang pedas, menyindir pendukung Malaysia yang kelewatan batas itu.
“laser? Kapan-kapan Malaysia VS Korea Selatan bawa saja lighstick fandom masing-masing. Jangan sekedar disorotkan, lemparkan saja sekalian ke pemainnya.”
Mulai saat itulah Taemin resmi menjadi anggota Red Ocean pecinta Timnas Indonesia, bahkan ia sempat menghafalkan lagu Garuda di Dadaku milik Netral, hanya untuk menonton laga terakhir tim kesayangannya itu.

—————————————

“ah, sudahlah kau tidak usah repot-repot menontonnya. Nanti kau kecewa lagi jika mereka kalah,” cibir Onew.
Taemin diam, matanya memandang tajam hyungnya yang cerewet itu. Dia tahu hyungnya itu hanya ingin membuatnya emosi, kemudian marah-marah dan Onew akan senang karena usahanya membuat Taemin badmood telah berhasil.
“ya, sudahlah hyung, jangan memulai pertengkaran,” suara Minho yang berat memecah keheningan sesaat itu. Kemudian tangan halus Minho merangkul bahu Taemin, menariknya sedikit dan ia membisikkan sesuatu di telinga Taemin, “nanti kau menonton didalam kamar, aku yang akan menemanimu. Biarkan saja mereka bertiga menonton diruang tengah. Aku hanya tidak ingin kau bertengkar lagi dengan Onew hyung, calm down Taemin-ah.”
Taemin kemudian tersenyum, ia sedikit mencibir pada Onew, tapi sayangnya si Donald Duck itu tidak melihatnya.

——————————————-

Hari ini adalah Final Piala AFF leg 2 yang diselenggarakan di Gelora Bung Karno, Indonesia. Dan member SHINee berencana untuk menonton bersama-sama di ruang tengah dorm mereka. Untungnya hari ini tidak ada jadwal hingga larut malam, hanya Key dan Taemin saja yang harus mengisi acara di suatu radio swasta.
Dari pukul 15.00 KST member SHINee sudah sibuk menyiapkan apa saja yang nantinya diperlukan saat pertandiangan dimulai, dari mulai cemilan, bantal, selimut, minuman, modem berkecepatan tinggi yang tahan banting untuk streaming, bahkan sampai kamus digital Indonesia-Korea pun mereka siapkan. Padahal pertandingan baru akan berlangasung 2 jam lagi.

———————————————–

“Aku pulang,” teriak Taemin dari pintu dorm. Tanpa ba bi bu ia segera menuju kekamar Minho, ia tak mau sedikitpun ketinggalan pertandingan yang sangat ia tunggu-tunggu itu.
“ya, Taemin-ah, mandi dulu, pertandingannya masih setengah jam lagi,” teriak Key dari ruang tengah.
“tidak Hyung, aku nanti saja, setelah pertandingan usai, aku mau tidur dulu, aku lelah,” balas Taemin.
Hari ini Taemin diforsir habis-habisan, setelah di siang hari ia melakukan dua kegiatan bersama dengan member SHINee lainnya, dia masih harus mengisi acara dengan Key di sore harinya. Ia benar-benar tidak punya waktu untuk istirahat dan rasa kantuk mengusai dirinya, akibat dari insomnia kemarin malam.
“Hyung, tepat pukul lima bangunkan aku, oke?” pinta Taemin pada Minho yang sedang sibuk mengutak-atik laptopnya, berusaha menyambungkan internet untuk steaming pertandingan. Minho hanya mengangguk, terlalu asyik dengan kerjaanya.

——————————————

17.30 KST

“taemin bangun Kick-Offnya sudah dimulai,” teriak Minho berusaha membangunkan Taemin. Sedangkan Taemin, ia sedang asyik bergumul dengan alam mimpinya.
“hemm…” Jawab Taemin. Minho tidak memperdulikan dongsaengnya itu sudah sempurna bangun atau belum, dia hanya perduli pada layar laptop dihadapannya.
Sebuah pertandingan yang mendebarkan, dari kamar Minho yang berada disisi kiri ruang tengah dapat terdengar teriakan ramai dari mahkluk-makluk penghuni ruang tengah saat wasit menetapkan penalty untuk Indonesia.
“Hyung penalty kah?”
Tanpa sadar Minho mengangguk, dia tidak tahu jika sosok adik kecil dibelakangnya itu sebenarnya masih tertidur, ia hanya mengigau karena terbawa mimpinya yang mungkin sedang menonton pertandingan ini juga.
“ah, Taemin, bayangkan saja penalty tanpa bambang… ah, bagaimana kalau tidakk berhasil??” tanya Minho yang pastinya tidak akan pernah disahuti oleh Taemin.
Minho menelan ludah saat melihat Firman yang melangkah mengambil alih tendangan kramat itu. Dia tahu pasti kapten timnas Indonesia itu tidak terlalu bagus dalam hal tendangan penalty. Dan benar saja, saat peluit dibunyikan, Firman menggiring bolanya ke sudut kiri bawah gawang. Sayangnya, tendangan terlalu lemah sehingga bola mudah ditangkap Khairul Fahmi.
“YAHHHHH……” teriak Minho, Jonghyun dan Key hampir bersamaan saat Firman gagal mengeksekusi kesempatan emas itu.
Nah, yang sedikit membuat Minho sedikit bingung adalah teriakan Taemin….
Hanya Taemin yang berteriak… “GGGGOALLLLLLL…..”
“ya, Taemin-ah, tadi itu gagal,” umpat Minho. Tapi bodohnya Minho, dia tidak menyempatkan diri barang sejenak saja untuk melihat sedang apa sebenarnya Taemin itu.
Disepanjang jalannya pertandingan yang Minho lakukan hanyalah mengumpat, terlebih lagi beberapa kali ia melihat supporter Indonesia mengarahkan laser kearah Fahmi, sang kipper Malaysia. Minho tak menyangka ternyata Indonesia juga sulit menjunjung supportifitas, tetapi ia memaklumi, ini semua karena dendam, dendam karena timnya di kalahkan secara tidak terhormat.
Dimenit ke 29 kini giliran Ridwan yang beraksi, dengan umpan terobosan yang cantik dan kecerdikannya menerobos pertahanan Malaysia membuatnya…. Lagi-lagi gagal memperawani gawang milik Malaysia.
“arghhhh….” Kali ini hanya Minho dan Key yang berteriak, sepertinya Jonghyun sudah mulai snewen dengan jalanannya pertandingan yang mulai membosankan.
Dan lagi-lagi biang keributan adalah Taemin, dengan semangat 45 (?) dia kembali meneriakkan GOAL. Membuat Minho harus melemparkan bantal yang ada dibawahnya agar otak orang itu waras lagi.
Tiga menit menuju turun minum, gawang Malaysia lagi-lagi diancam keperawanannya oleh Gonzales, akan tetapi hanya menyenggol saja.
“yah, tidak goal,” entah dorongan dari mimpi apakah yang membut Taemin mengatakan hal itu. Aku rasa mimpinya kali ini sama dengan pertandingan aslinya.
Kini waktunya untuk istirahat dan merupakan waktu yang tepat untuk mengadu. Minho mengambil ponsel Blackberrynya, kemudian membuka aplikasi chatting bawaan dari ponsel. Benar saja disana sudah banyak pesan masuk dari Key. Dan pada akhirnya keduanya bersama-sama membahas permaianan yang baru berjalan satu babak itu.
Sungguh hal yang sia-sia, kenapa harus chatting? Kenapa Minho tidak keluar saja atau Key yang masuk kekamarnya? Mereka itu hanya dibatasi oleh dinding yang bahkan jika mereka berteriak saja mereka bisa saling mendengar, ya sudahlah, toh mereka kan orang kaya (?)
“Taemin-ah, kemana pemain kesukaan mu itu? Dia tidak turun?” tanya Minho disela kesibukannya.
“Eka Ramdani maksudmu hyung?” jawab Taemin. Ajaibnya dia itu masih dalam keadaan tidur.
“iya, dimana dia? Kenapa tidak dimasukkan, kan sayang.”
“mana kutahu hyung, coba kau tanya pelatihnya,” jawab Taemin singkat.
“yah, kalau itu juga aku tahu.” pada akhirnya Minho menyudahi tanya jawab singkat yang tidak jelas itu.

——————————

Babak kedua dimulai, kali ini sepertinya semuanya sudah mulai lemas. Tak terdengar sedikitpun teriakan dari bibir mereka, bahkan umpatan yang biasanya keluar tanpa mereka sadari juga kini sepertinya absen dari peredaran. Jelas sekali tergambar raut kekecewaan diwajah Key dan Minho, sedangkan Jonghyun, ia lebih memilih mendengarkan ipodnya, bosan dia menunggu goal yang tak kunjung datang. Lalu Taemin, ya dia juga berhasil menggambar, menggambar sesuatu yang bentuknya mirip sebuah pulau, hasil gambaran dari ludahnya yang menetes saat dia tidur, pulau basah nan indah dibantal empuk miliknya.
Hingga pada akhirnya dimenit ke 53 sorakan membahana kembali terdengar.
“GOOOALLLL” ucap Onew dengan mulut yang masih penuh ayam.
Dan dikamar sebelah… “BODDDDOHHH…” teriak Taemin dan Minho bersamaan.
Sunggu suatu fenomena yang bertolak belakang…
“ah tidak jangan Bachdim yang digantikan,” rengek Minho, sedikit tidak rela pemain favoritnya itu ditarik keluar lapangan, tapi mau apa lagi, itukan keputusan pelatih timnas Indonesia.
Tiga menit… lima menit… tujuh menit…. Sepuluh menit… hening, semuanya terpaku pada bola yang bergulir kesana kemari dilapangan hijau yang licin. Bahkan Minho sempat hampir mematikan koneksi internetnya, tapi ia dicegah oleh sebuah tendangan rebound dari Nasuha yang membuat skor imbang 1-1.
“GOALLLL…” kali ini formasi pendukung Indonesia kembali komplit. Bahkan Key sempat sedikit menyindir Onew karana pada akhinya timnya itu bisa menyamakan kedudukan.
Beberapa menit berlalu, seperti habis di charge lagi, tiga orang itu kembali ka alamnya, mati-matian mendukung tim kesayangan dengan jagoan yang berbeda-beda, Minho dengan Bachdimnya, Key dengan Firman Utina, Jonghyun dengan Bambang Pamungkas dan Taemin iya tetap pada Eka Ramdani.
Yuhu… pada akhirnya Indonesia unggul 2-1 dari Malaysia, setelah Ridwan menggoyang gawang milik Fahmi itu.
Didetik-detik peluit hamper dibunyikan Bambang Pamungkas melakukan sebuah tendangan bebas yang cukup apik, sayangnya lagi-lagi berhasil ditepis oleh sang kipper.
“GOALLLL…” nah, kalo ini pasti kerjaannya Taemin. Hebatnya anak ini belum juga terbangun dari tidur indahnya, padahal pertandingan yang ia tunggu itu sudah hampir usai. Minho benar-benar geram dengan sosok dibelakangnya itu, tapi matanya enggan untuk meninggalkan layar laptop. Jadi yang ia lakukan hanya menduduki kaki Taemin yang ada disampingnya.
Tak terasa peluit panjangpun dibunyikan, pertandingan telah usai 2-1 untuk kemenangan Indonesia, tapi tidak untuk merebut piala AFF dari tangan Malaysia. Lagi-lagi raut kekecewaan yang tergambar di wajah Minho, Key dan Jonghyun, sedangkan Onew, jangan ditanya, dia bahagia sekali.
Nah, bagaimana dengan Taemin?
“ya, Hyung kita menang Hyung, 5-1,” teriak Taemin histeris. Membuat Minho yang sedang mengetikan sesuatu berhenti beberapa saat, dan Key tergopoh-gopoh masuk kekamar Minho.
“ya, Taemin-ah, sadar dulu,” ucap Key sembari menggoyang-goyangkan bahu adik terkecilnya itu.
Minho hanya membelalakkan matanya, ternyata tadi yang ia ajak bicara adalah orang yang sedang tidur, pantas saja dari tadi Taemin tidak jelas.
“ya, Key hyung, kita menang, 5-1” ulang Taemin, kali ini matanya sudah terbuka meski belum sempurna.
BLETTTTAKKK….
Sebuah benda melayang dari tangan Minho dan bersarang di kepala Taemin. Membuat orang yang belum terlalu sadar itu mengaduh kesakitan dan siap untuk protes jika saja ia tidak didahului oleh hyungnya itu.
“kau itu bermimpi min, sadar dulu lah,” ucap Minho enteng.
Taemin terdiam, kemudian ia mengingat-ingat lagi. Jika itu mimpi itu terlalu real. “tidak hyung, aku melihatnya bersamamu,” elak Taemin.
“5 goal sempurna hyung,” lanjut Taemin sebelum ada yang bisa memotongnya.
“siapa saja?” tantang Minho.
“Firman…”
“tendangan penalty?” Minho memotong kata-kata Taemin.
Taemin mengangguk, kemudian disambut gelak tawa membahana dari Key dan Minho yang membuat Jonghyun dan Onew tertarik untuk masuk.
“min… min… penalty itu gagal min… lalu kau mau bilang Ridwan, Nasuha, Ridwan lagi dan kemudian Bambang?” cerca Minho. Ia masih belum bisa menyembunyikan kegeliannya, bisa-bisanya magnae SHINee mengigau seperti itu.
Taemin menganggug pasrah, wajah bingungnya itu bercampur dengan wajah kantuk, membuatnya jadi terlihat seperti orang bodoh.
Sontak keempat hyungnya itu menertawakan Taemin puas, sejenak menghilangkan kekecewaan di hati mereka, kecuali Onew.
Sedikit demi sedikit nyawa Taemin mulai terkumpul saat ia mulai menyadari seting tempat dalam mimpinya itu berbeda dengan tempat ia berdiri saat ini, ia tahu pasti, harusnya tadi ia menonton di ruangan tengah, tapi ini kenapa ada dikamar Minho.
“ya hyung, kalau kau tahu aku ketiduran kenapa kau tidak membangunkanku? Kan aku jadi tidak tahu jalan pertandingannya,” protes Taemin sembari melakukan serangan lempar bantal bertubi-tubi pada keempat hyungnya itu.
“hahaha… tapi setidaknya kau mimpi indah kan min,” ledek Key
“5-1 ya Min,” sahut Jonghyun.
Kemudian semuanya tertawa….
Klasik ya… tapi setidaknya ini akhir yang bahagia…
Tiada kata kalah untuk Timnas Indonesia… Fighting Firman Utina dan kawan-kawan….

===============================================================

Dunia Korean dihebohkan oleh para member SHINee yang mengeposkan ucapan selamat serta rasa bangga pada timnas Indonesia dan Malaysia, malam dini hari tadi di situs resmi milik mereka.

To Timnas Malaysia
Selamat atas keberhasilan kalian. Kami senang melihat pertandingan tadi, seru, kalian adalah para pemuda yang berbakat dan hebat. Terus berlatih agar kalian mnjadi lebih baik. Hwaiting!!
Sekali lagi selamat.
From SHINee

To Timnas Indonesia
Hai… jangan sedih, kalian tidak kalah, tidak ada yang kalah, kalian semua terbaik. Permainan kalian benar-benar gemilang, mungkin suatu saat kalian bisa menjadi juara. Buktikan jika kalian bisa. Aku akan tunggu kalian, bermainlah semakin baik. Jadilah juara untuk magnae kami yang gagal menonton pertandingan final kalian tadi. Hwaiting!!
From SHINee

===============================================================

    END

hahahaha… author… author… ini FF aneh apalagi???
ya maaph deh… ini nelor karena author bete belom belajar dan besok try out T___T
jadi harap maklum kalo nelornya FF ga jelas gini.
meski jadinya acak-acakan begini dan tidak ada unsur humornya sama sekali tapi ini tetap karya lho, jadi mohon apresiasinya, dalam bentuk comment, masukan, barangkali mau ngelike juga boleh, tapi jangan untuk di copy ya…

Annyeong, author mau curhat sedikit…. mimpinya Taemin itu sebenernya adalah impian author yang juga pastinya jadi impian hampir semua orang Indonesia. jadi author harap kita tetap mendukung timnas Indo meski kemarin mereka belum menyumbangkan piala untuk kita. tapi jika melihat perjuangan mereka berlaga kemarin, apa sih arti dari piala? arti dari kemenangan? mereka itu membanggakan, tentunya dlm segi supportifitas, memang ada yang melenceng, tetapi itu tidak lama kan, kemudian cara bermain, kekompakan, semuanya itu membanggakan, mereka kini telah maju, dan semoga saja akan terus maju. amin

#yah saya jadi mellow

NB : Semua yang ada disini adalah karangan fiktifnya author, termasuk ucapan dari SHINee untuk kedua Timnas. Itu cuma karangan XD

THAKS YA XD

INGAT COMMENT WAJIB UNTUK YANG MAU MASUK SURGA

Advertisements

69 responses to “[Oneshoot/PG-13] INDONESIA MALAYSIA 5-1

  1. chingu-ya… keren banget nih buat aku ketawa 😀
    great FF!! g terhibur bgt ni abis nangis bombay indo kalah 😀
    btw chingu ada pemain timnas favorit nya gak? ^^

  2. Wahaha >.<

    ternyata si minho juga doyam ama irpan bachdim to XDD

    Hahaha
    nice ff chingu ! *kasih 10 jmpol ke author*

  3. kren bgt ……..
    andaikn shinee bneran nntn piala AFF kmren … *ngarep bgt*
    hwaiting TIMNAS Indonesia ….

  4. hahaha… lucu.. lucu..
    aku telat neh bacanya tapi cukup menghibur mengingat pas final AFF aku berteriak histeris plus ngedumel ga karuan gr2 timnas ga bawa tuh piala ckckc

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s