Stupid Illusion

Stupid Illusion

Author : Fai 신이 Kevin (Fai)
Cast :
      • Kim Kibum as Key (SHINee)
      • Kim Jonghyun (SHINee)
      • Choi Minho (SHINee)
      • And other
Genre : fantasy
Rating : G
Length : ficlet or oneshot? (2432 words)
Disclaimer : the story belong to my stupid illusion. Kkk~
Backsound : Fly – Hilary Duff
A/N : FF ini dibuat gara-gara aku galau mulu, makanya FFnya galau juga(?). Tapi kemaren setelah smsan bertiga-tigaan aku udah bisa mesem-mesem bareng sama Thata unn hwahahaha <—curcol terselubung.
N.B. : kalau ada kata-kata/pertanyaan yang dicetak miring dan jawabannya normal/tidak dicetak miring/biasa saja (dalam Key P.O.V.), itu berarti Key lagi tanya jawab sama dirinya sendiri. Kalo OL dihape, tulisan yang dicetak miring emang gak keliatan. Jadi, kalo misalnya pas Key P.O.V. ada yang ngomongnya kayak beda-beda orang, nah itu kalimat yang dicetak miring. <—ngerti gak? -_____-“

IF YOU A PLAGIATOR OR SILENT READERS, GO AWAY!
I HATE PLAGIATOR AND SILENT READERS!

(Key P.O.V.)
Kadang aku bertanya pada diriku sendiri mengapa aku tidak boleh hidup sebagai manusia. Kenapa aku hidup sebagai, ehm, iblis? Tinggal di dunia bawah, sangat panas. Aku bosan—bahkan benci tinggal di dunia bawah. Bisakah aku hidup sebagai manusia?
Dulu aku bertanya pada teman iblisku mengapa aku tidak boleh hidup sebagai manusia. Dia hanya menjawab : ini takdir, dan jalani saja takdirmu. Dan ketika kubilang kemana aku harus pergi untuk mendapatkan jawabannya, dia hanya menjawab : aku hanya iblis, sama sepertimu, dan aku tidak tau jawabannya.
Kesal? Ya, aku sangat kesal dengan jawaban itu. Apakah kehidupan manusia itu… tidak enak dan maka dari itu aku ditakdirkan untuk menjadi iblis? Tidak, tidak… Dunia bawah itu sangat panas. Hidup didalam inti bumi, apa kau kira aku tidak kepanasan? Setiap hari yang kudengar hanyalah teriakan para roh yang berdosa, dan yang kurasakan disekitarku hanyalah api.
Bagaimana dengan kehidupan para manusia? Apakah mereka bahagia? Bagaimana rasanya hidup menjadi manusia? Dan lagi… kenapa aku tidak boleh hidup? Belakangan ini hanya pertanyaan-pertanyaan itu yang terlintas dipikiranku. Kemana aku harus pergi untuk mendapatkan jawabannya? Apakah para manusia mempunyai jawabannya?
Kadang aku bertanya jawab dengan diriku sendiri. Sebagian dari diriku mati-matian bertanya kapan aku bisa hidup sebagai manusia, dan sebagian dari diriku mati-matian berkata padaku supaya aku berhenti menanyakan hal itu.
Oh my… Key, please forget about the reason why you cann’t live. Tapi, aku belum puas jika belum mendapatkan jawabannya. Apa yang membuatmu penasaran seperti itu? Aku hanya ingin tau, kenapa aku ditakdirkan sebagai iblis! Aku sudah tidak tahan lagi didunia bawah, aku ingin ke alam manusia. Tapi bagaimana caranya? Lapisan pembatas dunia bawah dengan dunia manusia dijaga ketat, dan tidak ada iblis yang bisa melewatinya. Apalagi lapisan pembatas itu dijaga iblis—yang katanya sangat kuat.
Bagaimana dengan mengecohkan iblis-iblis penjaga itu? Oh, it’s a good idea. Kau seharusnya tidak melakukan hal itu. Oh yeah? Let’s see!
Aku mengepakkan sayap hitamku dengan cepat, dan aku menghampiri pembatas duniaku dengan dunia para manusia. Seperti yang kukira, iblis penjaga itu mencegatku untuk melewatinya.
Oh ya, aku ini iblis yang hanya berada didunia bawah, lain dengan iblis-iblis lainnya yang memang punya tugas khusus untuk kedunia manusia. Mereka punya cara sendiri untuk melewati pembatas dunia tersebut. Entahlah bagaimana caranya.
“Key, iblis dengan kode 905.794 yang ditugaskan untuk menjaga bilik ke-479. Yang menjaga 7.938 roh yang berdosa. Tidak ditugaskan untuk kedunia manusia,” kata iblis penjaga yang bernama Minho. Dia menyebutkan semua statusku sebagai iblis. Dia memang mengetahui semua status iblis yang ada disini. Dia sengat hafal akan status para iblis. Aku melipat kedua tanganku didepan dadaku, dan menatapnya dengan tatapan benci.
“Choi Minho, iblis dengan kode 756.120 yang ditugaskan untuk menjaga pembatas dunia iblis dan dunia manusia. Iblis yang terkesan bijaksana dan sangat dipercaya,” balasku dengan menyebutkan statusnya.
“Lalu, apa maumu?” tanyanya.
“Mauku? Melewati pembatas dunia yang kau jaga,” jawabku ketus. Dia memasang wajah meremehkan, dan melipat kedua tangannya didada.
“Menjaulah kalau kau tak mau musnah untuk selamanya,” ujarnya, “iblis sok pintar.”
“Kau tidak pantas menyebutku seperti itu. Sekarang, biarkan aku melewati pembatas yang kau jaga itu,” perintahku ketus.
“Atas dasar apa kau memerintahkanku?” ujarnya dengan nada suara yang meninggi. Aku langsung berpikir keras untuk menjawab pertanyaannya, dan sebisa mungkin aku merangkai jawaban palsuku sebaik mungkin.
“Iblis dengan kode 544.392 tidak bisa melaksanakan tugasnya karena punya tugas yang lebih penting. Maka dari itu, aku ditugaskan untuk menggantikannya,” jawabku dengan suara setenang mungkin.
“Apa kata sandinya?” tanyanya tiba-tiba. Gawat, aku tidak tau kata sandi para iblis yang ditugaskan untuk kedunia manusia! Kata sandi tersebut memakai bahasa iblis tingkat tinggi, dan aku tidak tau seperti apa. Yang kutau hanyalah artinya : aku bersumpah bahwa aku bukan makhluk yang berguna.
“Iuro me non utilis,” tiba-tiba saja aku mengatakan kalimat tersebut, dan kabut hitam pembatas duniaku dengan dunia manusia menghilang. Itu artinya aku boleh lewat!
“See?” kataku pada Minho—dengan sombong, lalu aku segera melewati pembatas duniaku dengan dunia manusia. Saat aku melewatinya, aku merasakan hal yang aneh. Rohku seperti ditarik paksa, tapi aku tetap bertahan untuk bisa melewati pembatas ini. Akhirnya aku berhasil walaupun harus kehilangan sayapku. It’s ok, yang penting sekarang aku ada didunia manusia. But, wait… Dimana aku sekarang? Sebentar lagi malam, dan keadaan sekarang sangat menguntungkan. Karena kalau masih pagi, sinar matahari akan melumpuhkan kekuatanku.
Bodoh. Hey, hey… Tentu saja aku tidak bodoh. Tentu saja kau bodoh! Tidak, tidak… Aku melakukan semua ini karena kemauanku— kemauanmu yang bodoh! Stop! Aku tidak ingin berdebat dengan sosokku sendiri.
Apakah para manusia dapat melihatku? Hm, lebih baik aku mencobanya dengan melewati salah satu manusia yang ada.
SSHH!
Tubuhnya menembus rohku. Itu berarti statusku sekarang masih iblis. Tapi, aku terkejut karena tiba-tiba saja ada yang memanggilku, “Key!”
Suara perempuan. Itu berarti, ada iblis perempuan yang melihat rohku. Aku berbalik, dan aku melihat iblis perempuan yang bernama Yuri dengan kode 862.764 disebelah manusia yang juga didampingi oleh sesosok malaikat putih.

“Apa yang kau lakukan disini?” tanyanya.
“Menggantikan tugas iblis dengan kode 544.392,” jawabku santai. Yuri menatapku ragu—seolah dia tidak percaya denganku.
“Apa kau yakin? Hm, oke, apa kau kedunia manusia untuk menjalankan tugas tersebut—bukan untuk menyusup dunia manusia?” kata Yuri yang ternyata mengetahui rencanaku. Shit! “Jujur saja, Key. Kalau ya, aku bisa memberimu sedikit bantuan.”
Aku terperanjat mendengar perkataannya barusan, dan aku langsung menghampirinya. “Seriously?”
“Anytime,” jawabnya. Akhirnya aku mengangguk, dan dia tersenyum sehingga membuatku bergidik ngeri.
“Oke, kalau kau ingin menyamar menjadi manusia, ucapkan kata ‘aku bersumpah tindakanku ini tidak patut dilakukan’ dengan bahasa iblis tingkat tinggi. Ucapkan kalimat tersebut ditempat yang jarang dilewati manusia. Untuk tempat tinggal, kau bisa cari apartemen didekat sini. Kalau kau tidak ingin membayar, tatap matanya dalam-dalam sambil berkata ‘kau tak pantas menyebutnya’ dalam hati. Dan, berhati-hatilah pada para malaikat,” kata Yuri lalu meninggalkanku.
“THANKS!” teriakku, dan Yuri tidak merespon. Huh, ya sudahlah. Lebih baik aku mencari tempat yang jarang dilewati manusia.
“Iuro facto facere non valet,” bisikku. Dan, aku merasakan sakit yang luar biasa. Lagi-lagi rohku seperti ditarik, dan semuanya tiba-tiba terasa sangat nyata. Apa aku sudah menjadi manusia? Lebih baik aku mengetesnya lagi dengan mencoba untuk menembus salah satu manusia.
BRAK!
Belum sempat aku berjalan untuk menembus salah satu manusia, seorang perempuan dengan rambut panjang yang mengenakan jaket hitam dan topi hijau menabrakku.

“Sorry, aku tidak sengaja…,” ujarnya. Hey! Aku sudah menjadi manusia. Buktinya, aku dapat menabrak tubuh perempuan itu dan dia bisa melihatku—bahkan mengajakku bicara!
“Oke, tidak apa-apa. Ngomong-ngomong, apa kau tau dimana apartemen yang ada disekitar sini?” tanyaku.
“Kau mencari apartemen ya? Kebetulan aku juga tinggal disebuah apartemen. Kau mau tinggal diapartemen yang sama denganku? Tidak jauh kok,” katanya. Aku hanya mengangguk. “Ngomong-ngomong, namaku Seohyun. Kau?”
Oh my, aku belum punya nama manusia. Aku harus punya nama samaran. Lebih gawatnya lagi, aku tidak bisa berpikir cepat diwaktu seperti ini. Tapi, terlintas sebuah nama diotakku, “Kim Kibum.”
“Oh… Kau berasal dari mana?” tanyanya basa-basi. Ah, gawat. Perempuan ini menanyakan seluruhnya secara detail. Apa jangan-jangan dia ini malaikat mata-mata? Tidak, tidak ada malaikat mata-mata.
“A—aku baru pulang dari… liburanku,” akhirnya aku berbohong lagi. Ternyata menyamar itu tidak segampang yang kukira.

+++

Sesampainya diapartemen, petugas yang ada disana bertanya mana barang-barangku. Aku tidak tau akan hal ini. Harusnya tadi Yuri juga mengatakan akan hal ini.
“Dicuri, tadi ada yang merampokku,” tiba-tiba kata-kata itu keluar saja dari mulutku. Dia hanya mengangguk-angguk, lalu berkata untuk meminjamkanku bajunya dan lain-lain yang kubutuhkan. Sebenarnya aku tidak butuh hal-hal seperti itu. Aku bisa melakukan hal apa saja yang kumau.
Setelah diberi kunci kamar bernomor 675, aku langsung menaiki lift menuju kamar nomor 675. Aku berjalan dikoridor apartemen ini, dan melihat banyak manusia yang melakukan aktivitasnya. Ternyata setiap hari ini yang mereka lakukan??
Ting—
Pintu lift terbuka, dan aku langsung masuk kedalamnya. Aku mengingat-ingat lagi dilantai berapa kamarku berada. Dan setelah ingat, aku langsung memencet tombol nomor 5. Aku baru tau ternyata lift itu sempit, bersih dan diberi parfum ruangan. Bersih sekali manusia-manusia ini.
Ting—
Pintu lift terbuka lagi, dan sekarang aku ada dilantai 5. Aku langsung keluar dari dalam lift, dan berjalan menyusuri setiap koridor—mencari kamar nomor 675.
Aha! Ini dia. Aku membuka pintu kamar itu dengan kunci yang sedang kupegang, dan kuncinya terbuka. Aku masuk kedalam kamar tersebut, dan bersih sekali.
“Ternyata kamar para manusia ini bersih juga,” kataku pada diriku sendiri. Mataku tertuju pada kasur yang sekarang berada didepanku. Aku duduk diatasnya, begitu lembut. Ternyata kehidupan manusia seperti ini ya? Dan, ternyata kamar ini ada pendingin ruangannya, tidak seperti duniaku yang dimana-mana hanyalah api.
Key, iblis yang bodoh. Mau-maunya meninggalkan dunia bawah dan tanggung jawabnya. Hey, hey. Aku meninggalkan semua itu karena ingin tau bagaimana rasanya hidup menjadi manusia. Bagaimana dengan tanggung jawabmu? Apalagi kalau sampai ketauan, kau bisa mendapat masalah besar. So? Yang penting aku puas bisa hidup sebagai manusia. Itu saja sudah cukup bagiku. How stupid you are. Hm… Ya, ya. Berhenti berdebat dengan diri sendiri. I need to relax. Dan jangan sampai aku bertemu dengan para malaikat.
Tapi… kalau aku sudah jadi manusia, apa aku harus tidur? Didunia iblis, tidak pernah ada iblis yang tidur apalagi makan.

+++

Sudah seminggu aku tinggal didunia manusia. Pada hari keempat yang lalu, aku melihat sesosok iblis dengan kode 307.884 mencariku. Sepertinya mereka sudah tau kalau aku kedunia manusia untuk menyamar. Tapi, semoga saja mereka tidak menemukanku.
Kalau para iblis menemukanku, mereka akan membawaku pada Kim Jonghyun, iblis dengan kode 544.392. Kenapa? Karena sekarang aku sedang menyamar menjadi iblis dengan kode 544.392. Dan lebih gawatnya lagi—jika mereka membawaku pada Jonghyun, maka aku akan diberi hukuman. Entahlah hukuman apa.
Ah… Sudahlah, lebih baik sekarang aku mencari makanan. Ya, makanan. Ternyata iblis yang memakai tubuh manusia membutuhkan makanan, minuman, dan tidur. Pokoknya segala hal yang dibutuhkan manusia sangat kubutuhkan—untuk sekarang ini.
“Jadi, benar ya kalau iblis bernama Key dengan kode 905.794—iblis yang ditugaskan untuk menjaga bilik ke-479. Yang menjaga 7.938 roh yang berdosa. Tidak ditugaskan untuk kedunia manusia… Sekarang kau ada disini, menyamar sebagai manusia,” ujar seorang perempuan. Deg! Baru kali ini aku merasakan dadaku berdetak cepat. Itu artinya, jantungku sedang berdetak cepat. Aku menengok kebelakang, dan melihat sesosok malaikat.

“Jessica Jung, malaikat tingkat tinggi dengan kode 008, ditugaskan untuk berada didunia atas maupun dunia manusia. Mempunyai tugas khusus, yaitu memperhatikan gerak-gerik para manusia dan iblis. Sangat kuat, mengetahui segala hal, dan bijaksana. Apa maumu?” aku menyebutkan semua statusnya.
“Hey, aku datang baik-baik. Aku hanya memastikan saja kalau kau tidak berbuat hal yang aneh-aneh. Bukankah kau tau sendiri tugas keduaku?” ujarnya.
“Tugas kedua malaikat tingkat tinggi dengan kode 008 : memperhatikan gerak-gerik para manusia dan iblis,” ulangku dengan nada suara benci.
“Betul sekali. Tidak takut berkeliaran didunia manusia, Key? Bukankah Yuri—iblis perempuan dengan kode 862.764 sudah berkata ‘hati-hati dengan para malaikat’? Tapi, untuk apa takut dengan para malaikat yang berhati suci?” ujarnya dengan sebuah senyuman lembut.
“Cih, tidak usah mengikutiku lagi,” kataku dan berlalu—meninggalkannya.
“Hey! Jangan menyesal jika nantinya kau tertangkap petinggi-petinggimu!” teriaknya. Aku hanya mengangkat satu tanganku—yang maksudnya ‘what ever’.

+++

Sudah hampir dua minggu aku tinggal didunia manusia, dan aku merasakan kehidupan manusia lebih menyenangkan daripada kehidupan para iblis. Tentu saja. Para iblis ditugaskan untuk menjaga para roh, dan selalu kepanasan. Kau pikir hal itu menyenangkan?
“Key, iblis dengan kode 905.794—iblis yang ditugaskan untuk menjaga bilik ke-479. Yang menjaga 7.938 roh yang berdosa. Tidak ditugaskan untuk kedunia manusia. Apa tujuanmu membohongi Choi Minho—iblis dengan kode 756.120 yang ditugaskan untuk menjaga pembatas dunia iblis dan dunia manusia, iblis yang terkesan bijaksana dan sangat dipercaya? Untuk menyamar sebagai diriku, dan pada akhirnya memakai tubuh manusia? Dan menyamar dengan nama Kim Kibum? Berani sekali kau berjalan-jalan dimalam hari seperti ini.”
Aku terkejut, dan menengok kebelakang. Kulihat Kim Jonghyun—iblis yang pasti akan menghukumku. Gawat, aku selama ini menyamar sebagai dirinya, dengan mengaku-ngaku menggantikan tugasnya.
“K—Kim Jonghyun, iblis dengan kode 544.392, yang ditugaskan untuk menjerumuskan manusia untuk berbuat kejahatan. Kepandaian, kepercayaan dan tanggung jawab menjadi hal yang membuat namamu terkenal,” balasku.
“Dan, aku tanya apa maksudmu menyamar seperti itu?” tanyanya lagi. Lagi-lagi aku merasa seperti manusia, jantungku bekerja lebih cepat dari biasanya. Aku tak kuat untuk berpikir hukuman apa yang akan diberikannya padaku.
“Kau tau bukan akibatnya jika sesosok iblis ketahuan berbohong?” tanyanya lagi.
“A—Akan dihukum dengan hukuman seberat-beratnya,” jawabku sedikit gugup. Dia tersenyum licik.
“Dan kau tau apa hukumannya?” tanyanya. Aku hanya menggeleng, tapi sebelum itu menjawab, “tergantung pada iblis yang akan menghukumnya.”
“Dan aku menghukummu…,” ujarnya. Aku semakin gugup, dan tiba-tiba semuanya terasa begitu cepat. Jonghyun menarikku untuk kembali kedunia bawah, dan sekarang aku kembali pada wujud iblisku dengan dua sayap hitam dipunggungku. Setelah dekat dengan bilik yang kujaga—bilik ke-479, Jonghyun melanjutkan kalimatnya, “untuk menjadi makanan para roh! Kau akan musnah untuk selamanya!”

(Normal P.O.V.)
Jonghyun membuka pintu bilik ke-479—bilik yang dijaga Key—iblis dengan kode 905.794. Setelah membuka bilik tersebut, Jonghyun melempar sosok Key kedalamnya dan menjadikan sosok Key sebagai makanan para roh. Key tidak bisa melakukan apa-apa lagi. Ini adalah hukumannya, dan ini adalah takdirnya sebagai iblis. Musnah untuk selamanya karena kebodohannya sendiri.

Forget about your stupid illusion.
You will found the answer if you don’t thinking about stupid illusion.
Don’t be stupid, and just wait for the answer.
Because it will come to you.
Hope you don’t thinking about stupid illusion.

.::END::.

Oh my… Apa yang sudah kuketik??? O.O
Ini bener-bener Fai’s stupid illusion… Hahaha. Oh ya, maklumi misstypo ya =3
Hikmah(?)nya : jangan mikir yang nggak-nggak, ntar malah menyesal. Kayak Key dalam FF ini… Mikirin yang nggak-nggak dan akhirnya malah kayak begitu.
Tapi sebenernya FF ini kutujukan pada diriku sendiri : jangan mikir yang nggak-nggak tentang Kevin XD
Wkwkwk… N.B. untuk Thata unn (kalo baca FF ini) : hey unn, thanks untuk yang waktu itu ya,, yang bantuin aku smsan sama si bibir pasar bahahah… Ini semua gara-gara sms Tom and Jerry-an itu unn… Bwahahaha XD
Back to curcol to readers. Eh? Curcolku udah panjang belom ya? Hahaha ya sudahlah kusudahi saja. Yang udah baca HARUS KOMEN! Kalo udah baca tapi nggak kasih komen alias jadi silent readers, nanti nggak bisa kentut lagi(?).

Advertisements

84 responses to “Stupid Illusion

  1. wah wah wah s key nakal bgt ya?? mw jd manusia atw iblis, ttp aja kerjaannya kagk bs diem haha

    argh.. jjong klopun dya cma nongol dikit, tpi msih ttp keliatn krennya, di FF mnapun klo jjong jd iblis pasti dya jd iblis tingkat tinggi mlu

    daebak bwt jjong yg always dpt peran badboys (krna itu bkin aq mkin gregetan ma jjong) and daebak jg wt authornya hahaha

    wah bkannya komen ttg key, eh ni mlah bnyak crhat ttg jjong. gk pa2 ya kn thor?? hehe *plak

    • hahaha iya bener semua …
      jjong selalu jadi iblis dimanapun kapanpun(?)
      jiah~ pantes muji2 jjong mulu ,, orang readersnya blingers XD /DUAGH
      hahaha iya gpp kok ^^
      thanks ya , salam kenal 😀

  2. kenapa key harus musnah???
    ah~~~ tidak dapat kupercaya >.< *shocktingkattinggi*
    tapi, secara keseluruhan bagousssssss *benergaktuhtulisannya ah~~~ egp*

  3. aduh gmana nie yeobo q jd iblis sedangkan ak nya malaikat,ottoke?
    #author=ni reader sarap kali ya?
    me=aduh jd malu

  4. Annyeong!
    Aku readEr bAru. . .
    Jjong jahat amat sama key, tapi gak salah, sih…
    ABis key nakal…
    .
    Sica jadi malaikat?
    Uhm. . So sweet. .
    .
    NgebAyangin image jjong jadi bad boy. . *mimisan* u,u
    .
    Key jadi makanan para arwah?
    Musnah selamanya?
    *huweE. . Gak tega*

    good job, auThor!
    Aku suka sama alurnya. . .

    • hai juga ^^
      welcome ya di FFindo 😀

      iya Jessica jadi malaikat kk~

      Jjong jadi bad boy ya ? o.O
      cocok kok/PLAK. bercanda kk~

      iya Key jadi makanan arwah T_T <–loh?
      iya gak tega , sabar yaaaa <–lahilah lilaaaa authornya bloon

      thanks ya udah suka ^^
      salam kenal 😀

  5. wah, kejam jjong hukum key tapi mmg karna salah sndiri sih..

    *hmm, bgg gtw mw ngomong aplg, reader baru sih*

    y pokony critanya menarik d(^^)b

  6. *ngakak dulu baca curcolan author-nim* lol

    KEREN!!!!!! Cooolllllll~ its so cool cool cool -_-
    Aku kagummmm aaa tulisannya keren. Aduhhh maaf saya terlalu bersemangat. Kkk

    ‘Ok aku ketagihan baca FF kamu author-nim’

  7. Waaahh keren banget keynya dibikin mati, padahal dia tokoh utama yg sebisa mungkin biasanya penulis lain selametin. Ga nanggung2 buat sebuah ending yg para reader merasakan sendiri oooh akibat dr suatu hal yg dilakuin bakal gini toh akhirnya… ide ceritanya bagus. Unik, setiap iblis ada kodenya segala. Bener2 keren ^^9

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s