[FREELANCE] Why I Like You Mix No Other

 

Title                             : Why I Like You Mix No Other

Author                         : IcHa KyuRi AgassHi

Cast                             : Cho Kyuhyun (Super Junior), Kwon Yuri (SNSD)

Genre                          : Romantic, Friendship

Length                         : Oneshoot

Rate                             : PG+15

Recomended Songs     : Why I Like You and No Other ~ Super Junior

NB : persembahan buat para readers yang sedang jatuh cinta dan yang sudah merasakan indahnya cinta ^^

Happy Reading 😀 😀 😀

< Kyuhyun POV>

Entah kenapa saat aku melihatnya jantung ku jadi dag dig dug, pertemuan awal yang tak diinginkan setiap pasangan. Mungkin memang aku bukan tipe pria yang romantis, tapi setidaknya, aku bisa membuat dia tertawa bahagia, tersenyum bahagia dan menangis bahagia saat dia ada didepan ku. Canda dan tawanya selalu menghiasi hidupku, betapa aku sangat menginginkan dia ada di dekapku. Tapi sekarang, sikap dia aneh. Akhir-akhir ini dia sering ngomel-ngomel, tapi bagaimanapun juga dia lah wanita satu-satunya yang benar-benar aku cintai sepenuh hatiku. Just for you Kwon Yuri.

Drrt..drrrtt..drrrtt.. hape ku berbunyi tanda satu pesan masuk, aku membacanya dengan seksama. Satu persatu aku baca pesan yang dikirim seseorang kepadaku.

From : Yuri Jagi

If time can be repeat

I want togetherness with him

Because I miss him until whenever

Come to Soulmate Cafe, don’t be late Honey, Miss You Jagi

Mmuaaaccchh

Aku tersenyum membacanya, yah emang dia yang selalu romantis beda dengan ku, jauh sekali, tapi entah kenapa dia sangat begitu manis padaku hari ini. Aku mengirimkan pesan untuk membalas pesannya.

To : Yuri Jagi

Ok jagi, i will always miss you, honey

Pesan pun terkirim, dan aku segera mengendarai mobilku menuju cafe yang ingin kutuju. Hmmm dia mau ngasih surprise apa yah? Kok aku ga dikasih kabar sama sekali. Bener-bener yeojachingu yang cuek. Huuuhhh, sesampainya aku di Soulmate Cafe. Aku menunggu di meja yang sudah di reservasi sama Yuri. Tapi, sampai 30 menit aku menunggu di cafe pun batang hidungnya ga muncul juga. Akhirnya aku pun pulang dengan kekecewaan, tapi sebelum aku melangkah keluar kafe. Waitress kafe itu menghampiri ku.

“ Mianhe Oppa, apa benar kau yang bernama Kyuhyun? “ tanyanya takut salah orang kepadaku

“ ah ne, aku Kyuhyun. Ada perlu apa denganku Agasshi? “ tanyaku balik dengan sopan

“ ah yah, ini ada titipan dari yeojachingu mu Oppa, Yuri Agasshi “ jawabnya pelan tapi pasti

“ ah ne.. kenapa dia ga datang? ‘’ tanya ku ke Waitress itu

“ dia bukan ga datang, tapi dia sudah dari tadi siang ada di kafe ini, saya cuman mengantarkan surat yang anda pegang Oppa, pesan Yuri Agasshi ada disitu, buka saja. Saya permisi dulu “ jelasnya

“ ah ne.. gomawoyo “ kataku tersenyum kecut sambil membuka surat dari yeojachingu ku itu

“ mian jagiya, kyuhyun honey. Aku cuman bisa ngerepotin kamu, sebenarnya aku ingin memberikan kamu sesuatu tapi aku bingung apa itu, menurut mu ini mungkin ga romantis jagi, tapi aku tulus memberikan ini pada mu, oh yah mungkin agak ribet dikit yah untuk sampai ke tempat ku, kau harus mengikuti petunjuk yang sudah aku berikan. Aku membuatnya dengan susah payah, semoga kau suka jagiya “ dan aku menutup surat itu sambil membaca petunjuk yang dia maksud. Aku terdiam sebentar dan melihat ada kertas kecil terhimpit di dalam amplop itu, dan aku membukanya, ternyata itu petunjuk, cuman aku harus bisa menemukannya tapi aku bingung gimana caranya, dan seketika mataku terbelalak saat membaca list pertanyaannya. Hadeeehh ada-ada saja kamu jagi, kenapa harus memberiku 12 pertanyaan dengan waktu sedikit begini, baiklah kalo itu mau mu aku akan mencoba menyelesaikan pertanyaan darimu ini.

Pertanyaan :

1) dimana pertama kali kita bertemu?

a. di Kafe                 b. di Toko Buku

aku memilih B di toko buku, dan aku mengarahkan tanda panah, ke arah kanan dan ada kertas di balik tanda panah itu jawabannya, “ kau benar jagi, (A) “

2) dimana pertama kali kau tanding dalam olimpiade matematika internasional?

a. Venice                 b. Roma

aku memilih A, aku mengarahkan Teko yang ada di deket meja ga berapa jauh dari tanda panah tadi, dan aku membalik teko yang ternyata isinya kosong itu di bawah teko itu ada kertas bertuliskan, kau benar jagiya (K) “.

3) Ketika aku kehilangan kucing cattery ku, orang yang pertama kali menghampiriku di taman siapa?

a. Appa                    b. Kamu

aku memilih B, disamping teko itu ada pensil yang diletakkan dan di badan pensil itu ada tulisannya “ kau benar sayang (U) “

4) ketika aku kabur dari rumah, siapa yang mencariku dan dia berkata apa pada ku?

a. Kamu “ jangan pernah kabur lagi dari rumah, aku ga pernah suka tindakan bodohmu itu! Aku akan berusaha melindungi mu dari apapun juga, yang terpenting kau tidak akan pernah mengulanginya jagi, kau janji pada ku “

b. Umma “ Umma paling ga suka sama anak suka pulang malam, kerjanya keluyuran aja, ribet dan Umma ga akan pernah ngasi dispensasi apapun sama kamu “

aku memilih A, di bawah meja yang sedang aku pegang itu ada tulisan bertuliskan “ kau benar honey (S) “

5) saat aku sakit, siapa orang pertama yang khawatir padaku sampai ga bisa tidur sehari semalam karna menjaga ku ?

a. dongsaeng                     b. kamu

aku menjawab B, dan sekali lagi aku menuju ke arah yang berlawanan ada stick drum di pot bunga, aku heran kok bisa nempel ini stick drum, hahahah aku hanya bisa tertawa dan melihat di bagian belakang potnya ada tulisan “ kau benar jagi, (A) “. Hmmm sekali lagi aku benar ga yah. Jagiya kau ini ada-ada saja.

6) apa eskrim favorit aku dan kau ?

a. mocca rasa cinta             b. capuccino

aku memilih A, aku berjalan ke arah dimana aku menemukan gelang bracelet warna putih, di lubang gelang itu tergulung sebuah kertas kecil bertuliskan “ lagi-lagi kau benar, salut deh (Y) “. Aku tersenyum ternyata otakku encer juga yah, ga sia-sia ngisi TTS matematika slama ini, ada gunanya juga akhirnya. Wkwkwkwk, aku tertawa geli.

7) apa warna favorit kau dan aku ?

a. biru+putih                                    b. biru+kuning

aku memilih A, aku mengambil tanda hati terletak di sudut ruangan yang ada 2 kursi, dan ada sebuah kertas yang menempel disana, dan aku membaca “ kau benar lagi jagi (A) “. Aku senang rasanya, ah terlalu gampang pertanyaan ini.

8) kau dan aku sama-sama suka shopping dan maen playstation?

a. tidak                                b. iya

hahaha, yuri~aa kau ini, jelas bangetlah kalo aku doyan dua-duanya..wkwkwkwk ^^, tidak ada petunjuk buat nomor 8, kenapa??bingung sendiri. Tapi tunggu dulu, setiap pertanyaan pasti ada kodenya. Tapi ini enggak, aku lanjut baca pertanyaan nomor 9.

9) masih berhubungan sama pertanyaan nomor 8, aku sengaja ga ngasi jawaban di nomor 8, tapi di nomor 9 aku kasih kodenya sekaligus, pertama kali kita nonton drama series judulnya apa dan film horor pertama yang ngebuat kamu parno sendiri dan aku tertawa terbahak-bahak karna kamu itu judulnya apa?

a. drama series SHINING INHERITANCE (Brilliant Legacy) and film horornya Death Bell

b. drama series JUMONG and film horornya a tale of two sister

hahaha masih gampang ini jawaban pasti B, aku kan emang doyan drama series JUMONG, dan aku tau kau ga suka sama drama series ini, sampai kau pernah tertidur di sofa menunggu ku nonton sampai kelar. ^^ di dalam amplop yang aku pegang ada tulisan “ mian jagi, emang aku ga suka nonton drama series JUMONG, sampai aku tertidur pulas dan ga bisa nemenin kamu, mianhe jagiya, jeongmal mianhe :D, dan kau benar, emang serem sih filmnya, aku aja enek banget, pake acara pembunuhan segala. Bener-bener sadis, tapi asli yang ketakutankan seharusnya aku tapi ini malah kau, aku hanya bisa tertawa terbahak-bahak melihat wajah aneh mu itu, aku kasih 2 kode yah jagi (N), (G) “

10) apa yang pernah kau janjikan kepadaku saat first date kita ? “

a. aku akan melamarmu setelah aku lulus jadi sarjana muda

b. aku akan memberikan kau hadiah di saat ulang tahun mu yang ke 21

aku menjawab B, mungkin setelah habis semua pertanyaan ini aku akan melamar mu Kwon Yuri. “ kau selalu benar, kapan pertanyaan ku ini membuat mu bingung, huhu, capek! (K) “

11) novel pertama apa yang kamu beli dengan hasil jerih payah kamu sendiri ?

a. Summer in SEOUL                     b. Winter in TOKYO

aku menjawab A, “ kau benar jagi, mudah-mudahan pertanyaan terakhirku ini agak susah kau menjawabnya, wehehehe (A) “

12) dalam 3 tahun kita pacaran, sudah berapa kali kau menciumku dengan mesra ?

a. 21 kali                           b. 22 kali

jgleeek, hah?!? nah lho! susah banget kalo yang ini, tapi aku coba jawab B, ada kertas yang di depan pintu yang sekarang pintu itu berhadapan dengan ku, kertas itu bertuliskan “ hahaha, kau salah jagiya, yang benar 21 kali (U) “.

Aku membuka pintu itu dan menyusun kode rahasia itu tapi belum sempat aku menyelesaikannya, seketika tempat aku sedang berdiri itu gelap tanpa arah aku meraba-raba. Tapi ga ada pegangan, cuman bisa berharap ada yang membantu ku keluar dari tempat ini, ahhh dasar Kyu Babo, kenapa aku ga manggil yeojachingu ku supaya dia keluar, dia yang membuat begitu banyak pertanyaan yang membuat ku pusing.

“ Yaaa!!! Jagiya, kau dimana? Kemarilah!! Aku sudah sampai disini, kau ga kasian apa sama aku, dingin disini jagi “

<Kyuhyun End POV>

<Yuri POV>

Saengil chukkae hamnida

Saengil chukkae hamnida

Happy Anniversary Honey

Seketika itu juga lampu kerlap kerlip nyala di taman itu dan membentuk sebuah hati dan yeojachingu ku berdiri di depan ku dengan tatapan bahagia. Dan dia memelukku dengan lembut.

“ yaaa! Kau Yuri~aa, doyan yah ngerjain aku, sudah susah payah tapi ga respon “ kataku menggerutu

“ ihhh, kamu yah jagi. Ga berubah juga doyan menggerutu, tambah jelek aja tuh muka. Hehehe “ katanya sambil tertawa

“ kau ini yah, sudah ah, kau suka ribet deh “ kataku pura-pura kesal

“ hahaha, aku sengaja buat ini untuk kamu, mianhe yah honey, beberapa waktu yang lalu aku cuek padamu, ngerasa bersalah banget dan akhirnya aku punya ide kayak gini untuk nyenengin hati kamu dan aku sudah mempersiapkannya dengan susah payah “ jawabnya sedih

“ ah ne.. jagiya, i’m sorry make you crying “ kataku sok inggris *author di getok sama readers*

“ ah ahnie, aku yang salah, ternyata kau ga suka yah? “ tanyanya masih menunduk

“ Yaa! Kau ini, aku suka, malah sangat suka apa yang kau berikan sangat romantis menurutku, kau benar-benar yeojachingu yang daebak!!, hehehe “ kataku sambil mencubit pipinya

“ huh! Aku pikir ga suka “ jawab yuri cemberut

“ ah jagiya, jangan cemberut donk, nanti tambah jelek tau “ kataku tersenyum evil

“ ah kamu yah, biarpun aku cemberut, aku tetap manis kok, hehehe “ jawabnya manja

“ oh ya, aku bisa memecahkan kode yang kau berikan ‘ I just wanna say Aku Sayang Kau ‘ “ kataku penuh kemenangan.

“ wah daebak kamu jagiya, hihihi “ dia hanya berhihihi ria sambil menatap eskrim yang sedari dia makan.

“ oh iya, satu hal lagi yang ngebuat aku masih ga habis pikir, emang ada yah eskrim mocca rasa cinta? “ tanya ku bingung

“ ada “ jawabnya singkat

“ mana? “ tanyaku

“ ini.. “ dia menyerahkan eskrim mocca kepadaku

“ mana rasa cintanya? “ tanyaku bingung

“ belum selesai aku mencomot eskrim mocca keduaku itu, akhirnya dia mencium bibirku, aku sedikit terkejut tapi aku menikmatinya dan akupun membalas ciuman hangat dinginnya itu. Reader : Hah?!? hangat dingin? Author : maksud author itu teh, bibirnya yang hangat hawa mulutnya dingin, kan habis makan eksrim mocca, reader : angguk-angguk, author : hahaha *di geplok reader baru diem*. Kami sama-sama menghela nafas dan memperbaiki rambut dan baju kami yang sedikit berantakan.

“ mianhe jagi.. “ katanya lembut

“ ah, ahnie, gwenchanayo jagiya, gomawoyo “ kataku malu-malu

“ hehehe, eskrim mocca rasa cinta kan sayang “ celetuknya

“ hahaha, ne.. kamu ini bisa aja yah sayang “ dia hanya membalas senyumku dan dia menghabiskan eskrimnya. Lalu dia pun berdiri di dekat lampu berbentuk hati itu.

“ jagi, kau suka kan apa yang aku buat ini? “ tanyanya sekali lagi

“ iya aku suka, gomawo yah jagiya “ jawab ku sambil memeluknya dari belakang, tubuhnya yang sintal membuat aku mempererat pelukan ku dan aku membisikkan “ Love You, Honey “ kataku pelan tapi pasti dan dia akhirnya membalikkan badannya dan melingkarkan tangannya di leher ku, “ Love You too Jagiya “ jawabnya pelan dan kami lama bertatapan sampai akhirnya aku bertanya padanya :

“ emang kita sudah berapa kali berciuman mesra? “ tanya ku bingung

“ hahaha.. “ dia hanya tertawa mendengar pertanyaanku

“ issshh ketawa, ga lucu tau, kan aku nanya, masih bingung sama pertanyaan terakhir kamu itu “ kataku sambil mengernyitkan dahiku

“ ah ne,,, emang baru 21 kali “ katanya pelan sambil menatapku

“ are you serious? “ tanya ku tetap membalas tatapannya dan senyumnya sangat manis

“ hu uh.. “ jawabnya pelan, dan dia malu-malu menjawabnya

“ kau mau jadi 22 kali jagi? “ tanyaku padanya, sepertinya dia mengerti maksudku dan dia sudah memejamkan matanya

“ apa kau menunggu hal ini terjadi yah, hahaha, kau nakal jagiya “ kataku sambil mengarahkan bibirku kearahnya, lama, lama, akhirnya dekat juga bibirku dengannya, bibirku menempel di bibirnya. Semakin lama semakin erat, dan dia mempererat pelukannya dan aku juga, lama sudah kami berciuman, entah karna aku benar-benar sayang padanya, entah memang aku tidak merasakan ciumannya yang sudah lama aku inginkan, yang dibilangnya sangat mesra. Dia ingin melepas ciumanku, tapi aku menariknya ke dekapanku lagi dan mencumbunya lagi, lama banget dan sampai dia hampir kehabisan nafas baru aku melepaskannya.

“ huh, kau ini honey, bisa ga aku berhenti, ngambil nafas dulu. Capek tau ngos-ngosan “ gerutunya kesal

“ laahh kamu ini gimana sih, kalo aku stop bisa-bisa ntar jadi 23 kali “ jawabku seenaknya

dan dia hanya tertawa sambil mencubit pipi ku, dan aku mengambil tangannya dan mencium telapak tangannya.

“ kita lanjut lagi yah sayang “ kataku dan kami pun melanjutkan aktivitas kami yang terhenti tadi. Setelah selesai aku berkata padanya “ besok aku ada kejutan datanglah ke apartemen ku jagiya “ kataku manja padanya

“ ok jagi, besok seperti biasa yah “ jawabnya santai

“ oh, yah why i like you? “ tanyanya kepadaku

“ because you’re full surprise, hehehe “ dia terkekeh padaku

“ hahaha… dasar manja yeojachingu ku ini, sayang sama kamu honey “ kataku sambil memeluknya. “ me too jagi “ jawabnya pelan dan dia mempererat lagi pelukan ku.

<Yuri End POV>

***

Keesokan Harinya

Apartemen Kyuhyun

<Yuri POV>

“ met pagi, jagiya “ sapa nya padaku sambil membuka gorden apartemenku

“ hoooaaammm, aku masih ngantuk sayang “ kataku bermalas-malasan sambil menarik selimut lagi

“ hah?!? kau ini selalu males, aku masih ngantuk, dan lain hal sebagainya “ gerutunya

“ yah, mian jagi, ehhh apa itu jagi, awas “ kataku ngeledek

Refleks dia langsung naik ke tempat tidur ku dan memelukku.

“ wae, apa itu tadi, huaaaa “ katanya sambil tetap menenggelamkan wajahnya ke tubuhku.

“ wahahaha, kamu itu yah mau aja di bohongin “ kataku santai

“ waeyo?!? “ tanyanya terkejut

“ gwenchanayo chagiya “ jawabku manja sambil mengacak-ngacak rambutnya

“ aku mandi dulu yah, nanti kita keluar bersama, kau mau kan menunggu ku “ tanyaku padanya

“ iya, aku mau. Ya sudah sana cepat mandi, kau bau sekali “

“ iya Noona “ kataku ngeledek sebelum dia melemparkan bantalnya kearah ku

<Yuri End POV>

***

Kulihat sekeliling kamarku sudah bersih, sudah ga berantakan lagi kayak tadi sebelum aku mandi. Ah, Yuri~aa kau memang wanita idaman semua pria, kataku dalam hati dan aku menutup pintu kamar mandi dan memasuki area pribadi yaitu lemari baju, wkwkwkwk. Ku dengar suara lantunan merdu.

<Kyuhyun POV>

“ ah jagiya, menurutmu aku pakai baju apa hari ini ? “ tanya ku santai

“ kyyaaaaa,,, “ jeritnya

“ Ya!!! Kenapa kau, kayak ngeliat setan aja “ kataku terkejut

“ Ya!!! Kenapa kau cuman pake handuk saja, kalo lepas gimana? “ tanyanya khawatir

Aku mendekatinya perlahan tapi pasti, “ kalo lepas bisa dipasang lagi kan “ kataku pelan sembari tersenyum evil

“ Ya!! Aku kan malu, ga biasa ngeliat namjachingu ku cuman pake anduk doank “ katanya benar-benar ketakutan

“ ya sudah, mana? sini celana ku, apa aku pake hot pants aja yah ? “ tanyaku padanya sebelum dia memberi komentar pedas seperti biasanya, tapi kok dia diam aja dari tadi, pas aku ngeliat tampangnya, dia ketawa meledak alias tertawa terbahak-bahak “ hahahahhaha, hot pants? Are you kidding, babe? Kamu ga salah minum obat kan kemarin? Wihiiihihhiihi, celana pendek or boxer baru bisa, emang kamu mau jadi yeoja apa? Hmmmmpppphhh, wkwkwkwkwkwk “ katanya tertawa puas sekali melihat namjachingunya babo seperti itu

“ ya! Aku cuman salah bicara aja, puas banget ngeliat aku kayak gitu “ jawab ku menahan malu

“ yah jagiya, jangan marah donk, mianhe sayang “ jawabnya manja

“ ok aku maafin tapi, kissue dulu “ tantang ku

“ iiissshhh, masih pagi tau “ katanya sembari mencubit pipiku

“ ya!! Kok gitu!! “ protes ku

“ ntar malam aja yah jagi, aku turun dulu ke bawah, mau masak buat kamu, kamu mau makan apa hari ini? “ tanyanya lembut padaku

“ hmmm, terserah kamu aja, yang penting enak dan dibuat dengan sepenuh hati yah “ jawabku manja padanya

“ ah ne jagiya, cepat turun ke bawah yah, aku buatkan hot chocolate milk, seperti biasanya “ katanya sambil menyusuri anak tangga

Ahhh, bahagianya hari ini di service full sama yeojachingu ku, hihihi.

“ jagi, itu hot chocolate milknya, aku letakkan diatas meja, dan ada koran kalo kau mau baca, aku masak dulu yah bentar lagi kelar kok “ katanya sembari tersenyum padaku

“ ah ne, jagiya.. gomawo “ kataku sambil menghirup aroma hot chocolate milk buatannya

<Kyuhyun End POV>

Berita di koran itu-itu aja, bosen, kalo enggak politik pasti hukum, bikin ribet. Bosan juga lama-lama di ruang keluarga, lebih baik menyusul yeojachingu ku ke dapur. Pelan-pelan aku memasuki dapur dan memeluknya dari belakang, dia refleks karna kaget aku memeluknya.

<Yuri POV>

“ ah, jagi,, kau ini ga sabaran banget sih, aku masih masak, kau mau mencoba sup ayam buatan ku “ tawarku padanya

“ ah ne.. mana a..a…a…amm….yummy jagi, kau emang mirip Umma ku jago masak “ jawabku seraya menyicipi sup ayam buatannya

“ enakkan jagi,,? “ tanyanya padaku

“ yah enak jagiya “ kataku sembari mengusap lembut pipinya

“ gomawo yah “ katanya

“ gomawo buat apa sayang? “ tanya ku lembut padanya

“ gomawo sudah mau menyayangiku, menerima ku apa adanya,mencintai diriku yang seperti ini jagi “ katanya penuh haru

“ jagiya, kenapa kau menangis? “ tanya ku khawatir padanya

“ ah ahnie, aku hanya terharu saja atas sikap mu selama ini padaku “ jawabku sembari dia menghapus air mataku

“ sini jagi “ aku mendekapnya kepelukkan ku sambil mengelus rambutnya

“ aku akan tetap mencintaimu sampai kapanpun, sampai maut memisahkan kita “ kataku padanya

“ jinjja? “ tanyanya tak percaya apa yang barusan aku katakan

“ yah jinjja, jagi, aku sayang banget sama kamu, jeongmal sarange yuri~aa “ aku mengecup pipinya dan dia merangkulku lebih erat daripada sebelumnya

“ jagi, kita maen playstation yuk, kita tanding, kalo aku kalah aku akan traktir kau makan diluar “ kataku sembari tersenyum dan melepaskan pelukanku

“ ah, kapan kau kalah, kau kan ga pernah kalah jagi, pasti aku mulu yang kalah dan traktir kau, huhuhuhu “ katanya cemberut

“ ahnie, jinjja sama kamu “ kataku serius

“ kajja “ katanya sambil mengambil alat playstation dan menyerahkan kepadaku dan ga berapa lama berselang dia menang, dan dia tersenyum penuh kemenangan.

“ tumben kau mengalah padaku jagiya “ katanya sembari tersenyum padaku

“ hahaha, bukan mengalah, emang alat playstationku lagi bermasalah, hehehe “ kataku sambil tetap memandang wajahnya yang ceria itu. Sebenarnya aku berbohong, itu untuk menutupi kesedihanmu jagi, karna aku ga mau ngeliat kamu bersedih lagi. Mianhe, jeongmal mianhe.

“ Kyu jagi, aku ngantuk+kecapean, aku bobo sebentar yah “ kataku padanya

“ ah ne, jagi, tidurlah nanti aku bangunkan, sekitar sore dikit kita pergi keluar yah, aku mau mengajakmu mencari udara segar “ kataku sambil memandangnya

“ ah ne jagi “ jawabnya sambil meluruskan badannya dan tertidur lelap

<Yuri End POV>

<Kyuhyun POV>

Sebelum aku membuat kejutan untuknya, mending aku prepare dari sekarang, selagi dia masih tidur ^^. Ah yah mungkin aku bisa membuat lukisan hati dan membuat mini foto di setiap lukisan hati itu aku muat foto ku bersama yeojachingu ku yang sedang tertidur pulas itu.

Selama 1 jam aku ngebingkai semuanya, akhirnya kelar juga, saatnya aku membangunkan yeojachingu ku, “ jagiya, wake up! Kajja, kita pergi ke suatu tempat, honey “ kataku sembari memegang pipinya dengan lembut

“ hoaaammm, mian honey, aku terlalu terlelap. Kita mau ke mana? “ tanyanya setengah sadar

“ ke suatu tempat yang ga bakal kamu lupain seumur hidupmu “ jawabku antusias

“ hmmm baiklah, aku cuci muka dulu, dandan bentar, abis tuh kita berangkat, ok honey “ katanya sambil berdiri menuju kamar mandi

“ dandan yang cantik yah jagiya “ kataku sambil prepare buat surprise nanti, ah lukisan sudah, cincin juga sudah tinggal nunggu dia aja, abis tuh berangkat deh.

Ga berapa lama berselang, “ Oh My Godness, you are beautiful Yuri~aa “ kataku takjub

“ ah, biasa aja kok Oppa “ jawabnya sembari tersenyum

“ kajja “ ajakku padanya sembari berjalan kearahnya dan dia melingkarkan tangannya ke tanganku

“ wa..wa..wa.. bias yang serasi yah, cantik sekali Agasshi itu “ kata suara di luar sana

“ kau cantik sekali hari ini Yuri~aa “ kataku sembari tersenyum padanya sambil membukakan pintu mobil kearahnya “ silakan tuan putri “ *author : wahh gomawo Oppa aku di bilang cantik, hehehe… kyuhyun : Ya!! Siapa yang bilang kau cantik, tapi kau manis. Author : gomawoyo Oppa, wkwkwkkwk… d getok readers baru diem*

“ silakan tuan dan agasshi, tempat yang anda reservasi tadi udah kami siapkan “ jelas Waitress itu sopan sekali

“ jagi, kau pasti mengeluarkan budget yang banyak buat celebrate kayak gini? “ tanyanya padaku, dia masih menggandeng lenganku.

“ ah ahnie, gwenchanayo chagiya, ini bukan apa-apa karna selama ini kau selalu mengorbankan banyak waktumu untukku “ kataku sembari menggeret kursi kearahnya dan mempersilakan dia duduk

“ waw!?! Perfect honey, hari ini special banget yah, aku seneng banget chagiya “ katanya sembari tersenyum padaku

Aku melambai kearah Waitress yang sedari tadi menunggu panggilanku, “ tolong bawakan pesananku yang tadi yah semuanya, gomawo “ kataku sembari melanjutkan ceritaku pada yeoja yang ada didepanku sekarang, bagaimana aku mengatakan hal ini, aku bener-bener kaku, datang 2 orang pemain musik sati megang biola yang satu gitar akustik dan aku berdehem cukup keras sehingga semua orang yang ada di restoran mewah itu melirik kearah kami termasuk yeojachingu ku, dia kaget.

“ Oppa, surprise apalagi ini? “ tanyanya pelan

Aku mengeluarkan mini foto yang aku gabung sama Lukisan Hati yang tadi aku buat. “ Ini chagiya buat kau” kataku dan dia benar-benar terpesona akan hadiah yang aku berikan.

“ Oppa gomawo “ katanya terharu

Aku ga menjawab pertanyaannya, malah aku mempersiapkan lagu yang sedari dulu *waahhh Kyu Oppa tau lagu Tompi yah, kekekeke* mengganggu pikiranku.

“ chagiya,,,, “ musik mulai mengalun dan yeojachinguku itu melihat kearah ku dengan tatapan serius

No Other By Super Junior

“ Gaseumi sorichyeo marhae jayuro-un nae yeonghon, eonjena cheo-eumui imaeum euro neoreul saranghae georeo watdeon shiganboda nameun nari deo manha, gateun gireul georeo wasseo urin seoro dalpagago itjanha nolla-ul ppuniya goma-ul ppuniya saranghal ppuniya, saranghae chagiya, Kwon Yuri, you will marry me? “ tanyaku gugup setelah aku selesai menyanyikan lagu untuknya, musik yang mengalun tadi pun berhenti sejenak dan dengan cepat aku mengeluarkan sebuah kotak kecil dan membukanya dan mengeluarkan

sebuah benda ukuran mungil yang dari dulu ingin aku berikan padanya. Aku masih menatapnya dan dia memberikan jari manisnya untukku dan jawaban yang aku dengar dari mulut mungilnya itu. “ yes, i will, Kyu Oppa “. Huaaaa senengnya bukan main aku. “ gomawoyo chagiya, I Love You, really saranghae Yuri~aa “ kataku sambil mencium telapak tangannya, “ Love You Too Oppa, really saranghae too, gomawo Oppa “ jawabnya terharu. Semua orang yang ada di restoran itu bertepuk tangan, “ cium..cium..cium.. “ aku hanya mendengar segelintir suara yang menyuruhku untuk menciumnya, tanpa basa basi aku mengangkat dagunya dan mencium bibirnya dengan lembut, cukup lama aku menciumnya dan dia membalas ciumanku, lama banget. Aku hanya ingin merasakan cinta dengannya, bahagia dengannya sampai maut memisahkanku dengannya. Sungguh, aku benar-benar mencintainya, saranghae Kwon Yuri.

The End

Annyong readers, mian, jeongmal mianhe, author lagi ga dapet feel buat FF ini, apakah gaje? Sangat gaje? Malah tambah gaje?wkwkwkkwk.

Alhamdullilah akhirnya selesai juga,, semoga para readers suka, please! don’t be silent readers, oh yah satu hal lagi hehehe, FF yang lain segera menyusul with best couple yang udah author siapin, readers punya pendapat soal bias? Misal nih Choi Siwon sama Tiffany Hwang? Sungmin sama Sunny? Yesung sama Sooyoung? Kibum sama Yoona? Atau Eunhyuk sama Hyoyeon? Ada ide yang lebih baik lagi???

Author tunggu jawaban dari para readers, kalo commentnya banyak, author akan buatin FF yang lebih bagus lagi daripada ini, hehehehe…^_~

Mianhe sekali lagi, gomawo yang udah mo buka, gomawo yang udah mo baca, gomawo yang udah mo comment. *silent reader : ????? author : maka nya comment donk say*, kekeke sepatah dua patah kata dari silent reader pasti author terima, pasti author akan smangat buat FF lainnya.

Saranghae Readers

^^

Advertisements

34 responses to “[FREELANCE] Why I Like You Mix No Other

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s