Exceptionnelles High Scholl part 10

Title: Exceptionnelles High Scholl part 10

Author: Choi Myung Ah aka Myungie

Cast:
:: 2PM member
:: Author as Choi Myung Ah
:: Min Sung Rin
:: Kim Yoochan
:: Kim Junhae
:: Choi Jesun
:: Choi Yunri

Cameo:

:: Kangin SUJU

:: Leeteuk SUJU

:: Yoochun DBSK

:: SNSD member

:: Alice, Niken, Mike from City Elf

:: Yunho DBSK

:: Jaejoong DBSK

:: Changmin DBSK

:: Sungmin SUJU

:: Kyuhyun SUJU

 

Genre: Fantasi, Romance, Friendly

 

NO SILENCE READERS PLEASE >.<,,,

Mianhe karena lama postnya >.<

Ini karena author kurang sehat 2hari belakangan ini ==”

Jadi rada sudah buat ngetik ff, hehehe

Nah, ini part udah yang paling panjang, kalo masih kurang panjang lagi ==”

Author kagak tau dech mau ngomong apalagi…

O ya, author harap sider yang belum tobat, cepetan tobat dan koment ff author ^^

Author selalu menerima sider yang mau tobat dengan tangan terbuka koq ^^

Moga all readers suka sama part ini seperti part2 sebelumnya ^^

 

HAPPY READING ^0^

 

>Author POV…

“kyaaaaaa, mereka berpelukan” seru Yunri saat melihat Nichkhun dan Sung Rin berpelukan dari teropong yang digunakannya. Myung Ah, Junhae dan Yoochan pun mengarahkan teropong mereka kearah yang dilihat Yunri, setelah melihat itu sudut bibir ke3 yeoja itu pun membentuk senyum.

“ya! Apa perlu kita mengikuti mereka terus2an?” tanya Jesun kesal.

“ne, tentu saja” sahut ke4 sahabatnya, membuat Jesun tambah kesal.

“jagiya, sudahlah, jangan menekuk wajahmu terus seperti itu” bujuk Wooyoung manis.

“ne, lagipula kau seperti tidak kenal sifat sahabat2mu saja” ucap Junsu sembari tersenyum.

“huft, tentu saja aku tau sifat mereka oppa, tapi tidak kusangka mereka sampai sebegitunya mengawasi perkembangan dua orang itu” ucap Jesun yang membuat Taecyeon dan Junho terkekeh.

“kalau begitu bagaimana kalau sekarang kita turun? Kita jalankan rencana selanjutnya” ucap Junho sembari menarik teropong yang dipakai Myung Ah, membuat gadis itu cemberut dan mengerucutkan bibirnya. Taecyeon, Junsu dan Chansung pun melakukan hal yang sama pada yeojachingu mereka.

“yah, oppa” seru protes ketiga yeoja cantik itu pada namjachingu.

“tidak dengar apa kata Junho? Kita harus turun sekarang. Kkaja” ucap Junsu sembari menarik lembut tangan Junhae.

“kkaja jagiya” ucap Chansung dan Taecyeon bersamaan sembari mendorong pelan tubuh yeojachingu mereka. Kelima pasang muda mudi Forte itupun masuk kelift dan turun dari gedung yang tepat berada tepat didepan gedung tempat Nichkhun dan Sung Rin berada, merekapun lalu menunggu Nichkhun dan Sung Rin dibagian luar café yang ada berada tak jauh dari sana. Sedangkan Nichkhun dan Sung Rin baru saja turun dari gedung, kedua tangan mereka kini bergandengan dan senyumpun tak lepas dari sudut bibir Sung Rin.

“ah, bukankah itu mereka?” seru Nichkhun saat melihat Taecyeon dan Junho membawa nampan yang penuh dengan makanan. Sung Rin pun melihat kearah tunjuk Nichkhun dan tersenyum.

“ne oppa. Ayo kita kesana” ajak Sung Rin yang ditanggapi anggukan oleh Nichkhun.

“annyeong yerobon” sapa Sung Rin riang. Ke5 sahabatnya itupun melirik kearah suara dan tersenyum.

“ah, annyeong Sung Rin-a” ucap Myung Ah sembari tersenyum.

“bagaimana jalan2 dengan Khun oppa?” tanya Junhae antusias. Jesun yang mendengarnya hanya menggelengkan kepalanya.

‘mereka ini’ batinnya.

“pasti menyenangkan bukan?” ucap Yoochan sembari menaik turunkan alisnya.

“ehem, lihat! Tangan mereka masih bergandengan” ucap Yunri menggoda sembari menunjuk kearah tangan Nichkhun dan Sung Rin yang masih bergandengan. Nichkhun dan Sung Rin pun reflex melepaskan tangan mereka, salah tingkah, itulah yang terjadi sekarang pada mereka.

“aish, kenapa dilepas oppa” goda Yoochan.

“ayo pegangan tangan lagi” ucap Myung Ah sembari mengerlingkan matanya kearah Sung Rin.

“ya! Jangan begitu jagi. Sudah jangan goda mereka terus” ucap Junho sembari menarik Myung Ah agar duduk kembali.

“ne, liat wajah mereka sudah memerah” ucap Junsu sembari tersenyum jahil kearah Nichkhun.

“ayo Khun-ie, Sung Rin-a duduk. Kita makan malam disini saja” ucap Chansung sembari mengambil dua kursi untuk Nichkhun dan Sung Rin.

“gomawo sunbae” ucap Sung Rin sembari duduk dikursi disamping Nichkhun.

“aish, tidak udah panggil sunbae. Mulai sekarang panggil kami dengan sebutan oppa. Arachi” ucap Wooyoung yang membuat Sung Rin tersenyum.

“ne,,,oppa” jawab Sung Rin pelan.

3hari berikutnya merekapun melakukan perjalanan bersama2 ketempat2 rekreasi paling menarik di City Forte. Bersama mereka tertawa, bercanda, saling menggoda dan yang lainnya. Untuk mengakhiri hari libur ke5 mereka, mereka pun memutuskan pergi kemakam Victoria yang letaknya tak jauh dari tempat wisata yang mereka kunjungi hari ini.

“oppa yakin mau kesana hari ini?” tanya Sung Rin was was, gadis manis itu takut nantinya Nichkhun tidak bisa menahan tangisnya yang Sung Rin tau sidah lama dipendam oleh Nichkhun. Nichkhun tersenyum sembari merangkul bahu Sung Rin.

“tidak apa2. Toh kalaupun nantinya aku menangis, aku punya seseorang yang akan meminjamkan bahunya untukku” ucap Nichkhun yang berhasil membuat warna merah menghiasi wajah Sung Rin. Melihat Nichkhun yang sudah kembali seperti dulu lagi, membuat sahabatnya dan juga para yeoja tersenyum senang.

“Sung Rin-a berhasil” ucap Yoochan yang membuat Myung Ah dan Junhae melirik kearahnya sembari tersenyum.

“dengan begini kita tidak perlu mengawasi mereka lagikan?” canda Jesun yang membuat Yunri terkekeh.

“ne, tidak perlu lagi Jesun-ie” jawab Junhae. Tak berapa lama mereka pun sampai didaerah pemakaman. Dan setelah cukup lama mencari, makam Victoriapun mereka temukan. Nichkhun langsung terduduk saat melihat langsung makan yeoja yang selama ini dia cintai. Air matanya bahkan langsung jatuh saat melihat foto Victoria yang terpasang dibatu nisannya. Foto saat gadis cantik itu tersenyum paling manis.

“kenapa kau tidak memberitahukannya padaku Vic?” ucap Nichkhun setelah beberapa lama dia hanya diam dengan air mata yang terus2an mengalir. Sung Rin tampak berdiri disamping Nichkhun dalam diam, membiarkan Nichkhun mengeluarkan unek2nya. Sedangkan yang lain juga melakukan hal yang sama, membiarkan Nichkhun yang ingin mengeluarkan semua yang dia simpan selama ini untuk Victoria.

“kenapa kau malah diam dan memendam sakitnya sendiri? Tak taukah kau kalau aku menderita selama ini? menderita karena kau memutuskanku tanpa sebab? Apa kau takut aku akan menjauh karena tau kau mempunyai penyakit yang mematikan? Kau salah! Kau salah besar Vic” ucap Nichkhun sembari terus menetaskan air matanya.

“kau tau Vic, membaca suratmu untuk Sung Rin tak membuatku memangis. Apa kau bertanya2? Kalau iya, aku juga tidak tau kenapa. Dan saat aku mendengar sendiri dari Sung Rin, aku tetap tidak menangis. Apa kau juga bertanya2 dan mengira aku tidak mencintaimu? Kau salah, aku masih mencintaimu, bahkan sampai sekarangpun masih, tapi aku tidak tau kenapa aku tidak menangis” ucap Nichkhun yang memancing tangis para yeoja termasuk Sung Rin. Walaupun suara tangis ke6 yeoja itu tidak terdengar, tapi bila melihat wajah mereka, maka kalian bisa melihat 2sungai kecil dipipi mereka.

“tapi, saat melihat makammu, air mataku langsung mengalir tanpa bisa kukendalikan. Sepertinya air mataku tau dimana mereka harus keluar, yaitu dimakammu. Agar kau tau, betapa sedihnya aku kau tinggalkan Vic” ucap Nichkhun yang kini bahkan membuat mata para sahabatnya memerah karena menahan tangis mereka.

“tapi setidaknya kau tidak meninggalkanku begitu saja. Karena kau mengirim Sung Rin untuk mengisi hatiku yang mempunyai lubang besar akibat perbuatanmu. Kau tau? Pilihanmu sangat tepat. Karena aku mulai merasakan cintaku untuknya Vic” ucap Nichkhun yang kini mulai tersenyum, walau air mata sepertinya masih belum ingin berhenti mengalir. Sung Rin yang mendengar ucapan Nichkhun terkejut, tapi tak lama diapun juga ikut2an tersenyum sembari melihat kearah batu nisan Victoria.

“aku rasa hanya itu yang bisa kukatakan padamu hari ini Vic. Semoga kau bisa istirahat dengan tenang disana. Sekali lagi gomawoyo Vic, karena kau telah menunjuk dia sebagai penggantimu” ucap Nichkhun sembari mengusap air matanya lembut.

“jeongmal kamsahamnida Victoria” ucap Nichkhun lagi yang sekarang berdiri sembari berdampingan dengan Sung Rin. Dengan lembut Nichkun pun mengusap air mata Sung Rin sembari tersenyum. ke5 yeoja yang lainpun melakukan hal yang sama, mereka mengusap air mata mereka lalu tersenyum kearah makam Vic.

“ayo kita berdoa dulu” ucap Junsu yang diberi anggukan oleh yang lain. Ke6 pasang itupun mulai mengatupkan kedua tangan mereka lalu memejamkan mata dan memanjatkan doa paling tulus untuk Victoria.

“nah, ayo kembali kehotel. Liburan kita tinggal 1hari lagi karena lusa kita harus kembali kesekolah. Kkaja” seru Nichkhun semangat setelah mereka selesai menutup doa masing2. Junsu, Taecyeon, Wooyoung, Junho dan Chansung tersenyum melihat Nichkhun yang bersemangat.

“ne, kkaja” seru ke5 namja tampan itu sembari merangkul bahu yeojachingu mereka masing2. Kelima pasang itu pun berjalan berderet meninggalkan makam Victoria. Dan tepat saat Sung Rin melongok kebelakang dari lengan besar Nichkhun yang merangkulnya, dia bisa melihat Victoria yang tersenyum sembari menjulurkan 2jempol tangannya kearah Sung Rin, membuat Sung Rin tersenyum dan pergi dari makam Victoria dengan hati yang benar2 senang.

+++

Ke6 pasang itu baru saja keluar dari lift saat resepsionis memanggil Myung Ah.

“ada telepon untuk ada agesshi” ucap resepsionis tersebut sembari menyodorkan ganggang telpon pada Myung Ah. Kening Myung Ah sedikit mengkerut sebelum menerima ganggang telpon dan menempelkannnya ditelingannya sendiri.

“…………………………”

“kalian duluan saja” ucapnya sembari menutup telpon dengan tangannya saat tau siapa yang menelpon. Yang lainpun mengangguk dan pergi, kecuali Yoochan, Yunri dan Junhae yang penasaran dengan sipenelpon.

10menit kemudian…

“ehh, pesta?” ucap Sung Rin kaget saat mendengar kata2 Myung Ah.

“hmm, ratu pesta mengundang kita semua kepestanya nanti malam” ucap Yunri setelah selesai memesan sarapannya.

“ratu pesta?” tanya Sung Rin bingung.

“Jung Jessica? Kau ingatkan? Gadis berambut pirang yang selalu bergerombol dengan 8 chingunya” terang Yoochan setelah meminum jus apel yang sengaja dipesankan Taecyeon untuknya. Sung Rin terlihat berpikir sebelum akhirnya mengangguk.

“ternyata dia, aku tidak tau kalau dia dijuluki ratu pesta” ucap Sung Rin polos.

“hmm, itu karenakan kau murid baru Sung Rin-a” ujar Jesun datar sembari memotong sandwichnya.

“Sica memang suka membuat pesta diakhir liburan dan kali ini dia mengadakannya secara besar2an” jelas Junhae yang membuat kening Sung Rin dan para namja berkerut.

“apa maksudmu jagi?” tanya Junsu.

“tadi ditelpon dia bilang dia juga mengundang murid2 high school dari City Diemon dan juga City Elf” ucap Myung Ah yang membuat Sung Rin, Jesun dan para namja sontak terbelalak kaget.

“CITY ELF” seru mereka bersama2, membuat Myung Ah, Yoochan, Yunri dan Junhae kaget.

“ya! Tidak usah berteriak begitu” gerutu Yunri kesal.

“tap,,,tapi tapi City Elf…”

“sedang perang? Aniya Sung Rin-a. Perangnya sudah selesai 2hari yang lalu” ucap Junhae memotong kata2 Sung Rin.

“jinjaro?” tanya Sung Rin yang diberi anggukan oleh Myung Ah cs.

“ne, dan apa oppadeul serta Sung Rin-a mau tau kenapa perang itu bisa terjadi?” ucap Yunri yang membuat para namja tampan dan Sung Rin mengangguk bersamaan. Yunri melirik Yoochan agar gadis itu saja yang menjelaskan. Yoochan yang pahampun mengetes suaranya terlebih dahulu sebelum akhirnya bercerita.

“perang itu terjadi karena BluElf dan WhitElf  berdebat tentang siapa yang akan dipilih menjadi wakil dari ratu mereka yang baru. Dan karena kedua wakil dari tipe BluElf dan WhitElf dirapat tersebut sama2 keras kepala dan tidak mau mengalah, mereka pun akhirnya melakukan perang dingin. Awalnya memang hanya perang dingin, tapi tak lama setelah itu mereka mulai saling ejek dan akhirnya perang yang kemaren kita liatpun terjadi” jelas Yoochan yang membuat para namja, Jesun dan Sung Rin melongo.

“jadi hanya karena itu?” tanya Junsu tak percaya yang dijawab anggukan oleh Junhae.

“tapi, dari mana kau tau tentang itu jagi?” tanya Taecyeon masih bingung.

“Sica yang menceritakannya ditelpon” jelas Yoochan lagi. Hening, tidak ada yang membuka suara, sekarang semuanya sibuk memakan sarapan mereka.

“o ya, kita harus ke mall” ucap Yunri setelah dia menghabiskan jus jeruknya.

“ke mall?” tanya Sung Rin.

“ne, kita harus membeli dress untuk pesta nanti malam” ucap Yunri.

“lalu pesta kali ini apa kode dressnya?” tanya Jesun setelah mengelap mulutnya dengan tissue.

“hitam”

+++

“apa semuanya sudah siap?” tanya namja yang merupakan kaki tangan Kim Heechul sembari berjalan kearah sebuah ruangan yang berisikan 2orang namja. Dua orang namja itupun mengangguk mantap.

“hmm, tapi Kangin-ssi, untuk apa makhluk2 ini?” ucap seorang dari dua namja tersebut sembari menunjuk sebuah kurungan berukuran besar yang berisikan beberapa ekor makhluk buas. Bukan hanya satu kurungan besar yang ada, tapi 3 dan itupun berbeda penghuninya tiap kurungan.

“ne Kangin-ssi. Heechul sajangnimkan mana mungkin mau memelihara makhluk yang baginya tidak cantik” sahut namja yang satunya. Kangin, namja tampan berbadan subur *???* itu tersenyum sinis sembari mendekat kearah sebuah kurungan.

“memang bukan untuk dipelihara. Melainkan untuk melancarkan rencana Heechul sajangnim” ucap Kangin sembari berjalan keluar dari ruangan tersebut, meninggalkan dua namja kakak beradik yang terlihat masih bingung.

“hyung, apa kau paham maksud Kangin-ssi?” tanya Yoochun pada kakaknya.

“aniya Chunnie. Sudahlah, kalau kita terlalu memikirkannya, kita bisa pusing sendiri” ujap Jungsoo atau yang lebih dikenal Leeteuk sembari menutup kurungan2 itu dengan kain hitam lalu beranjak pergi diikuti Yoochun –dongsaengnya dari belakang.

+++

Malam menjelang, ke6 yeoja yang bersekolah di Exceptionnelles High School itu tampak sedang sibuk menata rambut mereka disalon ternama yang ada di City Forte. Dress berwarna hitam yang cantik juga sudah melekat pas ditubuh mereka. Yoochan memilih mengkeriting rambut sebahunya dan memberi 3buah jepit cantik berbentuk bunga dengan hiasan warna biru ditengahnya. Junhae memilih mengikat rambutnya kesamping dengan ikat rambut manis berbentuk kupu2 dan membiarkan poninya tetap kedepan menutupi dahinya.Yunri dan Sung Rin memilih menyanggul rambut panjang mereka. Yunri memberi sentuhan tiara cantik sedangkan Sung Rin memilih bando. Myung Ah dan Jesun sama2 membiarkan rambut panjang mereka tergerai dan sengaja dibuat sedikit melengkung2. Tak lupa hiasan bandopun semakin mempercantik mereka.

“bagaiman menurut kalian?” tanya Yoochan sembari berputar2 dihadapan ke5 sahabatnya. Ke5 mengangkat jempol mereka bersamaan.

“kau cantik Chan-a” ucap Junhae sembari tersenyum.

“kurasa kita sudah terlalu lama berdandan” ucap Sung Rin cemas, tapi dandanannya belum juga selesai.

“tenang saja. Para namja pasti bisa mengerti jika sudah keluar nanti” gurau Myung Ah yang membuat Junhae, Yoochan dan Yunri tertawa sedangkan Jesun tersenyum.

Ke6 namja yang Nampak tampan dengan setelan jas dan tak lupa dasi kupu2 mereka terlihat menunggu para yeojachingu mereka yang belum juga keluar dari ruang hias yang ada disalon tersebut.

“kenapa mereka lama sekali sich keluarnya?” gerutu Wooyoung sembari terus2an melirik kearah jam dinding yang terpaku didinding ruang tunggu salon tersebut.

“sabarlah, kau seperti tidak tau saja kebiasan yeoja” ucap Junsu sembari tersenyum. Kedua tangan namja tampan itu terlipat didepan dada. Junho dan Taecyeon juga ikut2an tersenyum. sedangkan Chansung dan Nichkhun lebih memilih stay cool ditempat duduk mereka. Tak berapa lama, pintu ruang riaspun terbuka dan ke6 yeoja itupun keluar dengan senyum dibibir mereka. Dan para namja? Tak satupun dari mereka yang tidak berdiri dari duduknya dan menatap tabjuk kearah yeojachingu masing2. Perlahan para yeojapun mulai berjalan kearah namjachingu mereka masing2, dan para namja hanya bisa melihat para yeoja berjalan kearah mereka –masih dengan tatapan tabjuk.

“bagaimana oppa?” tanya Yunri pada Chansung sembari tersenyum.

“kau cantik jagi” jawab Chansung sembari tersenyum, membuat rona merah menghiasi wajah Yunri.

“bagus tidak?” tanya Jesun pada Wooyoung dengan nada tidak PDnya.

“bagus jagi, kau,,, tampak sangat cantik” ucap Wooyoung sembari mengangkat jempolnya yang membuat Jesun tersenyum.

“apa aku cantik oppa?” tanya Myung Ah yang langsung diberi dua jempol oleh Junho.

“kau selalu cantik jagi” ucap Junho sembari tersenyum.

“jagiya, kau cantik sekali” puji Junsu yang membuat Junhae menunduk malu.

“gomawo” ucap gadis manis itu pelan.

“kau tak kalah cantik dengan yang lain jagi” ucap Taecyeon sembari tersenyum, Yoochan pun Nampak tersenyum mendengarnya.

“kau cantik” ucap Nichkhun sembari tersenyum dan memegang dagu runcing milik Sung Rin, Sung Rin tampak tersenyum malu karena pujian Nichkhun tersebut.

“nah, waktunya berangkat. Kita hampir terlambat. Kkaja” ucap Junsu sembari meletakkan tangan kirinya dipinggang, Junhae yang pahampun melingkarkan tangannnya disana. Junho, Taecyeon, Chansung, Wooyoung dan Nichkhun pun melakukan hal yang sama. Ke6 pasang itupun keluar dari salon dan langsung disambut oleh sebuah kereta kuda yang dapat memuat mereka ber12 dengan 20kuda yang sudah siap berlari mengantar mereka keistana si ratu pesta.

Tak sampai 15 menit, ke6 pasang itupun sudah sampai diistana ratu pesta. Terlihat tuan rumah menyapa ramah tiap undangannya yang hadir.

“ahhh, Chan-a, Myungie, Junhae-a, Yunri-a, Jesun-ie dan Sung Rin-a, akhirnya kalian datang juga dan seperti biasa, dengan para pangeran tampan. Annyeong sunbaenim” ucap Jessica sembari tersenyum manis kearah ke12 tamunya yang baru datang itu. Terlihat disamping kirinya Yoona dan kanannya Tiffany, dua yeoja yang paling dekat dengannya itupun ikut2an tersenyum.

“annyeong Sica” balas Junsu, Nichkhun, Taecyeon, Wooyoung, Junho dan Chansung bersamaan.

“seperti yang kau lihat, gomawo sudah mengundang kami” ucap Myung Ah sembari balas tersenyum.

“aih Myungie. bukankah aku memang selalu mengundang kalian. Silahkan masuk dan nikmati pestaku, aku akan menyusul setelah semua tamu pentingku datang” ucap Jessica sembari tersenyum kembali. Ke6 pasang itu pun kembali tersenyum sebelum meninggalkan tuan rumah yang kembali sibuk menyambut tamu2nya.

“uwaaaaaaa, ramai sekali” ucap Sung Rin melihat hall yang dijadikan tempat pesta –atau lebih tepatnya bagian untuk berdansa sudah terlihat sangat ramai. Dan seperti yang dikatakan Myung Ah, ada bangsa Elf dan juga Diemon disana. Sung Rin bisa tau dari ciri2 bangsa Elf dan Diemon yang dijelaskan oleh Jesun padanya.

“Sica memang tidak pernah mengecewakan dalam membuat pesta” puji Junhae melihat dekor pesta Jessica yang memang bagus itu. Yoochan dan Yunri pun mengangguk setuju.

“kau benar, dan dia selalu saja bisa membuat kita tabjuk bukan?” ucap Myung Ah yang lagi2 mendapat anggukan oleh Yunri dan Yoochan.

“semoga bisa bertemu Alice” gumam Sung Rin yang didengar Jesun.

“ne, semoga saja” sahut Jesun yang membuat Sung Rin tersenyum. Merekapun bersama2 menuruni tangga yang membawa mereka tepat kehall yang hampir penuh sesak itu. Music klasik yang mengalunpun membuat banyak pasangan memilih berdansa. Tiba2 Junsu berhenti melangkah, tak sampai sedetik namja tampan itu sudah berdiri didepan Junhae sembari berlutut.

“maukah kau berdansa denganku cantik?” ucap Junsu sembari mengarahkan tangan kanannya dan berharap Junhae meraihnya. Junhae tersenyum dan dengan elegan meletakkan tangan kirinya diatas tangan kanan Junsu. Junsu pun tersenyum dan keduanya pun melangkah ketengah hall lalu mulai berdansa. Yoochan tersenyum melihat keromantisan Junsu dan tanpa disadarinya Taecyeon pun sudah berlutut didepannya.

“bolehkah?” ujar Taecyeon sembari tersenyum. Yoochan balas tersenyum lalu menyambut tangan kanan Taecyeon dan merekapun ikut2an berdansa.

“kau mau dansa jagi?” tanya Junho sembari melirik kearah Myung Ah. Myung Ah tersenyum sembari menggeleng.

“nanti saja oppa” ucapnya yang dibalas anggukan dari Junho.

“ah, Alice” seru Yunri sembari menunjuk seseorang. Semuanya pun berhenti melangkah dan melihat kearah tunjuk Yunri. Senyum terlihat diwajah para yeoja cantik itu.

“oppa, kita kesana” ucap Jesun sembari menarik Wooyoung pelan agar namja itu kembali melangkah. Chansung, Nichkhun dan Junho pun melangkah mengikuti dari belakang dengan yeojachingu mereka yang masih merangkul lembut lengan mereka.

“Alice” sapa Yunri riang. Yeoja yang dipanggil Alice itupun berbalik dan terkejut.

“omo, kalian. Annyeonghaseyo” ucap Alice sembari sedikit membungkuk lalu tersenyum kearah 4pasang tersebut.

“annyeonghaseyo. Tidak kusangka benar2 bisa bertemu denganmu disini” ucap Jesun senang. Alice merespon dengan senyum manisnya.

“na do. Ahhhh, kalian berhasil” ucapnya sembari menunjuk Sung Rin.

“ne” jawab Sung Rin senang.

“o ya, apa kau datang kesini sendirian Alice?” tanya Myung Ah.

“aniya, aku datang dengan mereka” ucap Alice sembari menunjuk 2orang Elf.

“ahh mereka” ucap Jesun kaget, yang lainnya pun kaget dan tentunya 2 Elf itupun tak kalah kagetnya.

“ne, mereka Niken dan Mike” ucap Alice sembari tersenyum.

“annyeonghaseyo” sapa Niken dan Mike bersamaan.

“annyeonghaseyo” balas ke4 pasang itu bersamaan.

“mianhe karena waktu itu menyerang kalian dan mianhe sudah hampir membuatmu meninggal” ucap Mike sembari membungkuk 2x.

“ah, tidak usah minta maaf. Lagipula aku tidak apa2” ucap Sung Rin sembari tersenyum.

“mianhe juga karena waktu itu aku mematahkan tongkatmu” ucap Junho sembari membungkuk kearah Niken.

“ah, tidak apa2” balas Niken yang ikut2an membungkuk.

selamat malam semuanya. Kamsahamnida karena sudah hadir dipestaku malam ini. silahkan nikmati pesta dan hidangan yang ada. Tapi sekarang waktunya berdansa. Bagi yang tidak punya pasangan, jangan sedih ya, hehehe” ucap Jessica –situan rumah dengan mic yang sudah disiapkan. Music yang tadinya berhentipun kembali mengalun dan music itu benar2 bagus untuk berdansa. Chansung dan Wooyoung pun berlutut tepat didepan yeojachingu mereka.

“mau berdansa denganku Miss?” tanya keduanya bersamaan. Yunri tertawa kecil sedangkan Jesun tersenyum. kedua gadis itupun kompak mengangguk dan tak berapa lama kedua pasangan tersebut sudah berdansa ditengah2 hall.

“mau berdansa nona manis?” tanya Nichkhun yang sukses membuat pipi Sung Rin mengeluarkan semburat merah. Malu2 Sung Rin pun mengangguk kecil. Nichkhun tersenyum dan langsung menarik pelan tangan Sung Rin menuju ketengah hall. Myung Ah tersenyum melihat ke5 sahabatnya kini tengah berdansa.

“ah, Alice, apa kau tidak bawa pasangan?” tanya Myung Ah tiba2 yang memang sedari tadi mencari pasangan Alice. Alice yang ditanya menggeleng sembari tersenyum.

“aku tidak bawa pasangan. Kalau kau ingin berdansa, silahkan” ucap Alice lembut.

“kalau begitu kami kesana dulu ya” pamit Junho sembari menarik lembut tangan Myung Ah untuk berdansa.

“bye Alice” ucap Myung Ah yang dibalas lambaian tangan oleh Alice.

Ke6 pasang itu pun berdansa tepat ditengah hall, senyum diwajah mereka bahkan ditamu2 yang lainpun terus2an terlihat.

“kau senang jagi?” tanya Junho pada Myung Ah.

“ne oppa. Aku senang sekali. Sekarang Sung Rin sudah pacaran dengan Khun oppa, Khun oppa pun sudah kembali seperti dulu lagi. Walau awal liburan kita sedikit menegangkan karena perang di City Elf dan Sung Rin hampir saja meninggal. Tapi semuanya berakhir dengan baik” ucap Myung Ah panjang lebar sembari tersenyum. Kedua tangannya terlihat melingkar manis dileher Junho dan kedua tangan Junho pun melingkar pas dipinggang Myung Ah.

“apa tidak ada yang lain lagi jagi?” tanya Junho yang membuat Myung Ah bingung, gadis itu tampak berpikir sebelum akhirnya dia menggeleng.

“ani. Memang apalagi oppa?”

“tentang kita?” ucap Junho yang membuat wajah Myung Ah memerah.

“ah, yang itu jangan dibahas lagi” ucap Myung Ah sembari menunduk, membuat Junho tertawa kecil lalu sedikit merapatkan tubuh Myung Ah kearahnya.

“saranghae” ucap Junho pelan tepat ditelinga kanan Myung Ah.

“na do saranghae” balas Myung Ah berbisik ditelinga kanan Junho.

“tidak kusangka kau pandai dansa Sung Rin-a” puji Nichkhun sembari tersenyum kearah Sung Rin.

“ini karena appa yang mengajariku. Appa bilang seorang gadis harus pandai berdansa” jawab Sung Rin sembari tersenyum manis kearah Nichkhun. Walaupun malu, Sung Rin selalu berusaha menjawab semua pertanyaan Sung Rin sembari menatap mata namja tampan yang kini memeluk pinggangnya.

“hmm, appamu benar, hahaha” ucap Nichkhun sembari tertawa kecil. Keduanya pun hanyut dalam percakapan yang semakin membuat satu sama lain menjadi lebih dekat.

Sementara itu, Jesun yang selalu Nampak tenang dihadapan Wooyoung, kini terlihat sedikit gugup. Apalagi Wooyoung sedari tadi terus2an menatapnya lekat.

“wae oppa? Apa ada yang salah denganku?” tanya Jesun akhirnya setelah Wooyoung cukup lama terus menatapnya.

“ani. Hanya saja kau tampak sangat cantik malam ini” ucap Wooyoung yang sukses membuat pipi Jesun memasan.

“gomawo” ucap Jesun pelan.

“cheon. Ah, ayo lebih dekat lagi jagi” ucap Wooyung sembari mendorong tubuh Jesun menempel padanya. Membuat Jesun tambah gugup dan tidak berani menatap Wooyoung. Dan tepat disamping mereka  berdua, ada pasangan Chan-Ri. Jika Jesun yang gugup, makanya pasangan ini Chansung lah yang gugup. Melihat Yunri tersenyum kearahnya saja, membuatnya susah bernafas. Walaupun Chansung Nampak tenang seperti biasa, tapi sebenarnya dia selalu saja deg2an bila Yunri tersenyum manis kearahnya.

“oppa, kau tidak apa2?” tanya Yunri saat Chansung tiba2 saja berhenti berdansa.

“ah, ne jagi. Aku baik2 saja” jawab Chansung sembari tersenyum lalu kembali berdansa.

“kalau oppa lelah, kita bisa berhenti” ucap Yunri yang terlihat cemas, apalagi Chansung mulai mengeluarkan keringat.

“ah, ye. Kita berhenti sebentar jagi” ucap Chansung pelan. Yunri pun memandu Chansung kearah meja makan berbentuk bundar yang dikeliling 12 kursi. Chansung pun duduk sementara Yunri pergi mengambil minum dan makanan untuk Chansung. Tak lama menunggu, Yunri pun kembali dengan sebuah nampan berisi penuh makanan dan minuman.

“ayo makan oppa” ucap Yunri sembari duduk disamping Chansung.

“gomawo jagi” ucap Chansung yang langsung mengambil minuman dan menghabiskannya dalam beberapa teguk.

“sebenarnya ada apa oppa? Kenapa oppa terlihat gugup?” tanya Yunri yang sontak membuat Chansung tersentak.

“ehhh” respon Chansung yang pura2 tidak mengerti.

“oppa bisa saja menyembunyikannya dari yang lain. Tapi aku bisa tau kalau oppa sedang gugup. Apalagi tangan oppa dingin begitu” terang Yunri yang membuat Chansung lebih kaget. Hening, Chansung sibuk merangkai kata2nya sedangkan Yunri terlihat menunggu Chansung menjawab pertanyaannya.

“huft, ini gara2 kau jagiya” ucap Chansung pelan tapi masih terdengar oleh Yunri dan itu juga berhasil membuat Yunri terkejut.

“nae?” ucap Yunri sembari menunjuk dirinya. Chansung tersenyum.

“kau taukan aku selalu bersiap cuek padamu sebelum kita pacaran karena aku gugup?” tanya Chansung yang dijawab anggukan pelan oleh Yunri.

“aku pikir setelah kita pacaran, kegugupanku padamu akan berkurang. Tapi ternyata aku salah. Aku tetap saja gugup, apalagi kalau kau tersenyum manis seperti tadi dan disaat kita hanya berdua seperti ini juga membuat kegugupanku bertambah” jelas Chansung yang membuat Yunri tertegun, tapi tak lama Yunri kembali tersenyum dan kini tanpa sungkan memeluk Chansung. Membuat namja itu tersentak kaget dan bingung.

“oppa, kau lucu sekali. Hihihi” ucap Yunri sembari tersenyum –dan tentu saja masih memeluk Chansung.

“kalau tidak bisa langsung hilang, coba perlahan saja oppa. Kalau perlu, aku akan membantu oppa” ucap Yunri yang membuat wajah Chansung memanas.

“gomawo jagi” ucap Chansung sembari balas memeluk Yunri. Yunri tersenyum dibalik punggung Chansung, dia benar2 tidak menyangka namja tampan yang kini dipeluknya masih saja gugup.

“ehem ehem, ini tempat umum lohh” tegur Myung Ah yang sontak membuat Chansung dan Yunri pun melepaskan pelukan mereka. Yang lainpun tertawa kecil melihat ekspresi Chansung dan Yunri yang benar2 lucu dan kikuk. Para yeoja pun duduk sedangkan para namja pergi kearah meja panjang yang menghidangkan berbagai makanan lezat.

Pagi harinya, para yeoja terlihat sudah rapi dan siap keluar dari kamar hotel mereka. koper2pun sudah tertata rapi disamping tempat tidur mereka.

“ayo keluar” ajak Myung Ah pada Sung Rin. Sung Rin pun mengangguk dan mengikuti langkah Myung Ah keluar dari kamar dengan mendorong kopernya. Ya, hanya sehari saja Nichkhun dan Sung Rin satu kamar. Karena hari keduanya mereka pun tidak tidur bersama lagi karena permintaan Sung Rin dan Myung Ah. Begitu pula dengan Yoochan dan Junhae yang juga tidur satu kamar.

“oppa” ucap Myung Ah kaget saat melihat Junho sudah berdiri didepan pintu kamarnya. Junho tersenyum lalu menarik koper yang ada ditangan Myung Ah.

“ayo jagi” ucap Junho sembari berjalan diikuti Myung Ah dari belakang. Nichkhun yang berdiri disamping Junho pun melakukan hal yang sama pada Sung Rin.

3jam kemudian semua murid Exceptionnelles School pun sudah berkumpul kembali disekolah mereka –atau lebih tepatnya dilapangan sekolah tersebut karena Yunho, selaku kepala sekolah ingin berbicara didepan para muridnya. Yunho terlihat melirik kekanan dan kekiri melihat semua muridnya.

murid2 sekalian, hari ini sajangnim ingin memberi tahu sesuatu yang penting. Sekolah kita sedang terkena masalah yang cukup serius” kata2 Yunho barusan sontak membuat para muridnya langsung kasak kusuk.

tenang. Kalian tidak usah khawatir karena sajangnim sudah mempunyai solusi untuk masalah ini” ucap Yunho lagi dan kini terlihat bahwa murid2nya lega mendengar kata2 Yunho.

tapi untuk solusi tersebut, sajangnim membutuhkan bantuan beberapa murid. Dan sajangnim harap, murid2 yang terpilih mau menjalankannya demi sekolah kita” ucap Yunho yang lagi2 membuat para muridnya kasak kusuk.

“memangnya ada masalah apa sajangnim? Apa tidak bisa dibereskan hanya dengan uang?” tanya Yuri, salah satu murid terkaya disana.

tidak bisa. Karena ini juga menyangkut kehormatan sekolah kita, jadi tidak bisa hanya dengan uang saja” ucap Yunho yang membuat suasana semakin memanas.

baiklah, mereka yang terpilih adalah Nichkhun Buck, Lee Junho, Jang Wooyoung, Min Sung Rin, Choi Myung Ah dan Choi Jesun” ucap Yunho yang sontak membuatnya mendapat pelototan kaget dari ke6 murid yang namanya disebut, bukan hanya mereka, murid yang lain dan juga para sahabat merekapun tak kalah kaget mendengarnya.

baiklah, kalian semua sudah boleh masuk keasrama kecuali 6 orang yang sajangnim sebutkan tadi namanya” ucap Yunho yang mau tak mau dituruti seluruh murid2nya. Setelah semua murid sudah pergi, Yunho pun memberi isyarat agar ke6 muridnya tersebut mengikutinya.

“mianhe karena sudah membuat kalian kaget. Tapi sajangnim benar2 membutuhkan bantuan kalian” ucap Yunho setelah namja tampan berumur 25tahun itu duduk dikursinya, sedangkan ke6 muridnya duduk manis tepat didepannya. Jaejoong, Kyuhyun, Sungmin dan Changmin pun Nampak duduk disamping kiri dan kanan meja kerja Yunho.

“bagi kami yang namja tidak masalah sajangnim. Tapi kenapa para yeoja ini juga diikutkan?” tanya Nichkhun yang mendapat anggukan dari Junho dan Woooyoung.

“karena itu adalah persyaratan dari Kim Heechul. Dia ingin 3namja dan 3yeoja” terang Yunho yang membuat kening ke6 muridnya mengkerut.

“Heechul? Kim Heechul sipengusaha kaya itukah maksud sajangnim?” tanya Junho tak percaya.

“ne, Kim Heechul. Dia ingin menggusur sekolah ini karena dia mengira beberapa tahun ini sekolah kita tidak mempunyai alumni yang hebat dijenisnya. Dan kalian tau untuk apa sekolah kita digusur?” tanya Yunho yang dijawab gelengan oleh ke6 muridnya.

“dia ingin tanah sekolah kita ini dijadikan kebun binatang pribadinya” ucap Changmin yang membuat ke6 muridnya kaget.

“kebun binatang? Bukankah tanah di dunia tengah ini sangat luas? Kenapa harus ditanah sekolah kita?” tanya Myung Ah tidak terima.

“mollayo. Sajangnim sendiri juga tidak tau apa alasannya” jawab Yunho sembari bersandar pada kursinya. Hening, tidak ada yang mengeluarkan suara hingga…

“lalu? Apa yang harus kami lakukan sajangnim?” tanya Wooyoung penasaran.

“kalian ber6 akan melakukan perjalanan kebukit elles dengan melewati hutan terlarang, danau duyung dan juga kuil hitam”. Penjelasan Yunho membuat mata ke6 muridnya kembali kaget.

“MWO? Apa itu tidak salah sajangnim?” ucap Nichkhun tak percaya.

“kalau kami mau, kami bisa saja melakukannya sendiri. Tapi sayangnya, Heechul ingin murid2 Exceptionnelles School lah yang menjalankan misi ini” terang Kyuhyun tenang.

“apa memakai batas waktu sajangnim?” tanya Myung Ah.

“aniya. Kalian hanya perlu sampai dengan selamat dipuncak bukit elles dan meletakkan bendera disana, maka sekolah kita akan selamat dari ancaman Heechul” ucap Jaejoong sembari tersenyum.

“memangnya bukit elles jauh?” bisik Sung Rin pada Jesun.

“ne, dengan berjalan kaki sekitar 2 sampai 3 hari” balas Jesun berbisik.

“jadi? Kalian maukan?” tanya Sungmin sembari melihat kearah ke6 muridnya.

“jagi, kau mau ikut?” tanya Wooyoung pada Jesun.

“kalau Myungie dan Sung Rin-a mau, aku mau” jawab Jesun. Junho dan Nichkhun pun bersamaan melirik kearah yeojachingu mereka. Sedangkan Myung Ah dan Sung Rin juga sama2 saling berpandangan dan…

“ayo kita lakukan”

 

 

Tbc…

Huft, akhirnya tbc lagi #plakkk

Gimana? Gejekah? Moga aja enggak >.<

Udah panjang2 tapi geje ==”, kagak banget dech, hehehe

Nah, waktunya tinggalin koment readers ^^

Walau satu kata bakal tetap author terima koq ^^

Kalo ada saran dan kritik juga bakal author terima ^^

KAMSAHAMNIDA (_ _),,,

Tungguin terus ya next partnya ^0^

Advertisements

30 responses to “Exceptionnelles High Scholl part 10

  1. onnie?teukie gk jhat kan??..hwaa mkin romantis ni ff..nnti sung rin ma nickhun nya ikat mngikat kya yg lain?..onn jngan lma lma y updatenya..hehe

    • ne saeng, teuk oppa kagak jahat koq 🙂
      hehehe, masa iya romantis 😀
      hohoho, itu jelas saeng :), tapi ntar dilast part 😀
      diusahain saeng >.<

  2. maaf thor baru bisa comment.
    soal nya aku lagi sibuk :p
    hahaha #soksibuk
    ini mah termasuk agak panjang,
    belum panjang, hahahahaha
    canda thor XP
    oh my god, cerita nya tambah romantis thor
    awas aja thor kalo part selanjutnya ada yang bakal mati -_-”
    lanjutttttt ya~~~~

    • ne gk apa2 chingu 🙂
      author tau kalo sekarang semua pada sibuk koq ==”

      hahhaa, kalo ada yang mati, ntar author bisa dicekek readers :D, hehehe
      ne chingu 😀

  3. annyeong ~~~
    :))

    mian sebelumnya..
    saya gak pernah maksud jd silent reader kog..

    saya tw ttg blog ni dari chinguku. trs dy blg ada ff ttg 2PM..
    *sebelumnya saya ktkan dulu kalo saya sarang.sarang jeongmal sarang Nichkhun.. hahahaa…*

    jd saya mmpir deh ke blog nih nyari ff EHS nih..
    semalamn saya b’gdang lho bca nih ff dr awal mpek part 9 *mpek tgs sekolah trbengkalai. :p*

    gara2 Nichkhun sih.. keren kaliii..
    hahahahaaa….

    pas kwn bilang ff na dah nmbah 1 chpter lg lgsg search nih.. 🙂

    uia. semoga kesehatan author aka myungie be better soon..
    (biar ff na cepet lanjothh..)
    *d lmpari pakg nichkhun

    JJANG MYUNGIE !!
    Chan mendukung mu..
    hahahahaaaa….

    :DDD

    • annyeong juga Chan 🙂
      gomawo juga udah mau mampir buat niggalin koment 😀
      ne ne, gk apa2 asalkan udah mau koment :D, hehehe

      gomawo buat doanya Chan 😀
      dan gomawo juga buat dukungannya 😀

  4. wuaaaahh……
    aq baru nemu *??* nie ff !!
    kerend bgt daahh~
    thumbs up for author!! d^^b
    dtunggu next part ya…?? hehe ^_*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s