[FREELANCE] Shinhye Love Story

Shinhye Love Story


Main cast : Park Shinhye, Yoon Eunhye, B2ST Dongwoon

Genre : Romace

Length : One shot

ps : anggap Dongwoon dan Shinhye sama umurnya ya ^^ Selamat membaca ^^

**

“Lalu mau kau bawa kemana aku sekarang Dongwoon ah?” ujarku padanya. Dia memberiku tutup mata dan aku harus memakainya sampai entah kapan

“Eh, sabar dulu deh Shinhye.. Jangan dibuka dulu yah. Bentar lagi juga sampai kok,” kata Dongwoon, tanggannya masih menggandeng tanganku. Aku jadi deg-degan sendiri. Apa mungkin Dongwoon ingin mengutarakan perasaannya padaku? Aduuuhh…. Jadi pertemananku dengannya tidak sia-sia deh. Hehehe

Kira-kira aku jawab apa nanti ya? ‘Aku mau’ atau ‘Aku menerimamu’ atau… AAAH~~ Malu. Oke, nggak usah dibayangin kalau gitu ya

“Sampai !” teriak Dongwoon, aku kaget dan dia melepaskan pegangannya. Dia membuka penutup mataku perlahan dan aku hanya bisa membuka mulutku lebar-lebar

http://hyunriworldmates.files.wordpress.com/2010/12/lake.jpg

“HAH! Ini di mana Dongwoon ah. Ini…” Oke. Aku speechless. Tuhanku, ini bagus banget. Aku suka dengan pemandangan pinggir danau seperti ini. Apalagi pohon pinus dan bukit yang diseberang itu. Ah, kapan lagi aku menikmati pemandangan ini dengan Dongwoon

“Hehehe. Gimana menurutmu Shinhye ?”

Aku menghela nafas, oh Dongwoon. Terima kasih kau telah menyiapkan semuanya untukku.

“Aku… aku suka. Danaunya juga jernih, udaranya segar, pemandangannya sempurna” kataku, tangan Dongwoon tiba-tiba memegang pundakku dan mendekatkan kepalanya ke telingaku

“Romantis tidak?” bisiknya. Aku memalingkan wajahku ke arahnya. Tapi Dongwoon mengalihkan perhatiannya ke arah lain, wajahnya memerah. Hihi, lucu sekali ini. Eh, tadi dia nanya apa? Romantis? Ini romantis banget!!! Aku pengennya jawab gitu ke dia. Tapi harus ditahan dikit deh

“Hm, pinter banget kamu nemuin tempat kayak gini” jawabku dengan nada yang sengaja kubuat datar. Aku nggak mau Dongwoon tahu kalau perasaannku udah di atas angin banget sekarang

“Hehehe, iya dong. Aku keren kan? ” tanyanya lagi. Dongwoon lalu merentangkan tangannya, memejamkan matanya. Dia mengambil nafas panjang dan menghembuskannya. Tuhan, aku ingin selamanya seperti ini. Berdua dengan Dongwoon di tempat yang indah seperti ini

Dongwoon membuka matanya lalau tersenyum padaku. DEG! Haduh, jantungku nggak mau kompromi nih. Aku segera melihat ke arah lain, takut ketahuan wajahku yang memerah

“Ah, satu lagi Shinhye. Lihat sini” kata Dongwoon. Tangannnya merogoh kantong jaketnya dan mengeluarkan kotak kecil berwarna merah lalu menyerahkannya padaku, “Buka” lanjutnya dengan senyum di wajahnya

“Apa ini ?” tanganku bergetar meraih kotak kecil itu. Aku membukanya perlahan. Tidak mungkin kan, aku tidak sedang bermimpi kan? Cincin ini… aku ingin menangis rasanya…

“Bagus tidak menurutmu?” tanya Dongwoon lagi. Kenapa dia nanya sih? Sudah jelas ini bagus !! Aku mau pingsan. Jangan ! Tetap stay cool dulu.

“Iya” aku menganggukan kepala, tidak berani melihat matanya.

“Untunglah, gomawo Shinhye ah” ujar Dongwoon berterima kasih. Nah, buat apa coba?

“Hah, emang aku ngapain kamu deh?” tanyaku. Aku nggak ngerti makasih buat apa. Dan entah kenapa mood senengku yang dari tadi ada hilang gitu aja. Sekarang aku malah ngerasa ada yang aneh sama keadaan ini

Tangan Dongwoon mengambil kembali kotak yang berisi cincin itu dan memasukkan lagi ke kantongnya. Loh, kok di ambil lagi sih ? Aku melihat Dongwoon dengan muka penuh tanda tanya. Apa maksudnya ini Dongwoon ah !! Jelaskan padaku !!

“Jadi gini Shinhye… ” katanya tepat saat aku pengen teriak ke dia, “tapi janji jangan ngetawain oke” lanjutnya minta kompromi

“Hhhhh.. iya apa” ujarku (sok) lelah

“Aku tuh… pengen nembak kakakmu besok, di sini, dengan cincin yang aku kasih liat tadi itu” kata Dongwon malu.

WHAT ! Oh God, jadi apa maksudnya ini. Jadi dia ngajak aku ke sini, muter-muterin perasaan aku gini, cuma pengen bilang kalau dia mau nembak kakakku! Eunhye unnie !! Gila ! Apa-apaan ini! Dongwoon jenius, pas banget aku lagi melayang tinggi di udara dia malah ngejatuhin  aku gini. Pintar sekali dia. Apa dia nggak tahu perasaan aku ke dia gimana? Oke, dia emang nggak tahu. Tapi kenapa dia harus bilang di saat-saat akhir gini sih. Kenapa dia nggak bilang waktu awal kita mau ke sini. Aku bakal sakit hati juga sih, tapi nggak sesakit ini!! Dan jangan bilang dia berharap Eunhye unnie mau nerima dia karena seleraku mirip sama unnie. Stupid. Aku nggak akan mau temenan sama dia lagi. Dongwoon, cukup tahu aja ya

“Shinhye… Kok diem sih? Kenapa? Kamu nggak yakin kalau Eunhye noona bakal suka ya? Aku pikir selera kamu sama dia sama. Makanya…” katanya lagi. Argh! Iya, selera aku dan unnie sama, tapi beda lah kalau soal beginian! Terus, apa dia nggak bisa mikir jauh, kalau misalnya unnie suka sama dia, berarti aku kan juga kemungkinan besar suka sama dia juga!! Stupid !

“Aku.. hufff.. entahlah. Coba sajalah Dongwoon. Aku ingin pulang” aku menjawab dengan berat hati

“Hmm, kita nggak bakal tahu kalau belum dicoba kan ya Shinhye?  Gomawo, kau memang teman baikku. Oke, ayo pulang” kata Dongwoon, ceria. Bagaimana bisa dia senang waktu aku lagi bermuram durja gini!! Bisa aja sih, dia kan nggak ngertiin aku. Well, di mata dia aku memang cuma teman baiknya sih ya. Terserahlah Dongwoon, aku pusing, kepalaku berat. Aku ingin cepat sampai rumah, teriak sampai serak terus nangis, mellow kan?

*

“Shinhye ah, aku menolaknya”

“Hah? Siapa unnie?” tanyaku pura-pura tidak tahu. Padahal aku tahu unnie baru pulang dari tempat yang kemarin si-bodoh-tapi-sempurna-di-mataku tunjukkan padaku

“Aaaah~ jangan pura-pura nggak tahu dongsaengku yang manis. Memang aku nggak ngerti adik sendiri apa? Kemarin kamu nangis seharian di kamar abis pulang sama Dongwoon dan tadi aku baru ditembak dia. Kesimpulanku, kamu kemarin habis nemenin dia beli cincin atau apalah yang jelas itu buat nembak aku hari ini kan?” tanya unnie. PAS, iu menohok sekali walau ada yang salah dikit

Oke, stay cool Shinhye, “Mmm, bukan. Ngarang deh unnie. Aku kemarin sakit, kakiku keplitek waktu jalan terus kepalaku kejedot deh” jawabku asal

“Mianhae Shinhye ah,” unnie lalu memelukku, pelukkan yang paling aku suka dari unnie, “aku nggak bermaksud ngebuat kamu sakit hati gara-gara aku. Kamu tahu kan aku nggak ada perasaan apa-apa sama dia. Lagipula dia telat sehari ..” kata unnie lagi

Aku mendongak, melihat Eunhye unnie memamerkan cincin di tangannya, cincin yang berbeda sih dengan yang kemarin Dongwoon kasih lihat. Dari siapa itu…

“Jihoon,” ujar unnie seakan tahu apa yang mau aku tanyakan

“Jihoon oppa? Jihoon yang itu unn?” tanyaku lagi.

http://hyunriworldmates.files.wordpress.com/2010/12/joojihoon070313.jpg

Jihoon oppa, yang gantengnya udah kayak pangeran itu, memang sudah lama ngejar Eunhye unnie. Astaga! Stupid Shinhye, unnie kan pernah bilang dia sukanya sama Jihoon oppa si pangeran itu. Ngapain aku kemarin nangis bombay kalau tahu Dongwoon bakal ditolak? Memang bodoh

“Hmm. Waktu kamu pulang aku mau cerita sebenernya, tapi kamunya udah mewek gitu. Mana berani aku ganggu kamu. Hehehe” kata Eunhye unnie, wajahnya keliatan seneng banget waktu cerita panjang lebar tentang proses penembakan Jihoon oppa. Eunhye unnie, mianhae, tadinya aku mau marah nggak jelas sama, tapi mana bisa aku musuhan sama unnie.. Aku sayang unnie banget deh~

“Chukkae unnie cantiiik~~~” kataku lalu memeluknya

*

“Aku ditolak” cibir Dongwoon di telepon. Iya, malam ini dia dengan anehnya meneleponku

“Terus ?” tanyaku, tetap dengan gaya stay cool

“Ya udah, dia bilang dia baru ditembak kemarin. Dia pasti udah cerita kan? Hhh…” katanya memelas

“Iya. Maaf ya, soal itu aku nggak tahu, Eunhye unnie baru cerita ke aku tadi pagi” jawabku bersalah

“Eh, nggak kok bukan salah kamu itu juga. Lagian kalau aku nggak bilang aku nggak bakal tahu perasaan dia ke aku gimana. Setidaknya ini bikin aku lega deh. Bangeeeeet!!” nada suara Dongwoon sudah normal.

Tiba-tiba salah satu bagian otakku menyuruhku melakukan hal yang diluar batas jangkauanku, “Jadi kalau diucapkan bakal jadi lega ya Dongwoon?”

“Yup. Betul sekali Shinhye!” jawab Dongwoon semangat

“Kalau begitu dengar…”

“Apa tuh Shinhye?” tanya Dongwoon penasaran

“Saranghae, Dongwoon ah”

**

Hehe, terima kasih sudah membaca. Dont forget to leave your comments ^^ Kamsahamnida ^^

Advertisements

15 responses to “[FREELANCE] Shinhye Love Story

  1. wah, kenapa sekarang author pada demen banget gantungin ending begini sih?
    Lanjut dong thor, penasaran sama jawabannya dongwoon 😦
    aku juga pengen tau kisahnya (?) eunhye sama jihoon :3

    oh ya, thor kok yang harusnya ada fotonya kok jadi gak ada fotonya cuma link dong??
    Aku jadi gak bisa liat fotonya deh 😦

  2. Pas bagian akhir aku tercengang , knp tiba2 ending aja hehe
    Iiih authornya ska bgt ya bikin reader galau , menghayalkan kira2 apa ya lanjutannya hehe
    Nice ff thor
    Keep wring n fighting 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s