Death Song [PROLOGUE]


Tittle                      : Death Song

Author                  : Yutzapricha aka Denis

Length                  : Chaptered

Chap                      : Prolog

Genre                   : Mystical, AU, Fantasy (sebenarnya gak tau ini termasuk Fantasy atau bukan)

Rate                       : PG-13

Cast                       :

-Lee Sungmin as  Vincent Lee

-Lee Hyukjae as Spencer Lee

-Lee Donghae as Aiden Lee

-Choi Siwon as Andrew Choi

-Cho Kyuhyun as Marcus Choi

(Cast lain menyusul sesuai jalan pikiran author)

Author Note      : Hola! X) Aku balik lagi dengan FF yang rada2… Ung… Gitu deh! #plakk Gak tau kenapa tiba2 kepikiran buat bikin ni ff #digamparreadersseblog Oke deh.. Langsung aja mulai! CEKIKdot! #plakk

PS                           : Recomended Song :

Beethoven – Moonlight Sonata

Reszo Cerres – Gloomy Sunday

(TOLONG JANGAN BUNUH DIRI SETELAH DENGER LAGU GLOOMY SUNDAY!!! *lempar KyuPpa* #digamparreaders)

Ooo-ooO

Moonlight Sonata & Gloomy Sunday. Tahukah kalian tentang dua lagu kematian yang sudah mendunia itu? Moonlight Sonata. Lagu yang dibuat oleh Beethoven dengan iramanya yang menyayat hati yang sebenarnya adalah lagu cinta, tetapi terdengar menyayat hati mengingat bahwa wanita yang Beethoven cintai menolaknya, sehingga menciptakan nuansa yang dingin pada lagu tersebut. Gloomy Sunday, lagu yang diciptakan oleh Rezso Cerres, seorang Pianis sekaligus komposer asal Hungaria pada tahun 1933. Lagu tersebut ditulis berdasarkan puisi yang ditulis oleh Laszlo Javor yang menceritakan tentang seorang penyanyi yang depresi akibat kematian kekasihnya dan ingin bunuh diri. Dan kenyataannya setelah lagu tersebut dirilis, Laszlo Javor mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri. Lagu ini menjadi sebuah legenda, dimana pendengarnya pasti berinisiatif untuk mengakhiri hidupnya.

Tapi, tahukah kalian? Bahwa kedua lagu tersebut diwariskan secara turun temurun untuk tetap dimainkan kepada kedua keluarga yang berbeda. Lagu Moonlight Sonata, diwariskan kepada keluarga Lee. Keluarga dengan tiga anak lelaki tampan. Vincent, merupakan anak sulung dari keluarga Lee. Mempunyai sifat yang ceria, dan memiliki wajah yang paling imut dibandingkan dengan kedua anak dari keluarga Lee yang lain. Anak yang kedua, Spencer Lee, mempunyai sifat yang susah ditebak. Kadang, ia akan sangat dingin –sedingin es- kepada orang-orang. Tetapi, beberapa menit kemudian, dia akan sangat hangat –sehangat matahari- kepada orang-orang tersebut. Lalu ada Aiden Lee. Si bungsu dari ketiga bersaudara ini mempunyai sifat yang tidak jauh berbeda dari Spencer. Tetapi mungkin, sifat Aiden lebih condong ke ceria. Ia juga mempunyai wajah yang paling innocent dibandingkan dengan dua saudaranya.

Lalu, Gloomy Sunday diwariskan kepada keluarga Choi. Mungkin cukup simple untuk menjelaskan keluarga ini karena keluarga ini hanya mempunyai dua anak laki-laki yang keduanya mempunyai sifat yang dingin –yang mungkin lebih dingin dari planet Neptunus-. Andrew Choi, sang kakak, mempunyai segudang bakat. Namun, ia sama sekali tak tertarik dengan musik. Malah, ia menganggap musik adalah sesuatu yang rendah.  Anak kedua, dan si bungsu, Marcus Choi, mempunyai sifat yang tak jauh beda dengan sang kakak –Andrew- tetapi dia agak sedikit lebih dingin. Mempunyai segudang bakat –sama seperti kakaknya- dan sangat menyukai musik terutama piano. Tapi, jangan berfikir bahwa lagu yang ia –Marcus- mainkan adalah lagu yang romantis, lembut, dan memanjakan telinga. Sangat tertarik dengan game –terutama Starcraft- dan tidak ada yang bisa menghentikannya untuk bermain game.

Mungkin kalian berfikir bahwa ketika kedua keluarga tersebut bertemu pasti akan merasa cocok karena kedua keluarga tersebut sama-sama diwariskan lagu kematian. Tapi pada kenyataannya, jika kalian berada di tengah-tengah mereka ketika mereka bertemu, kalian akan merasa bahwa kalian tidak berada di dunia manusia. Surga? Tentu tidak. Neraka? Lebih dari itu, mungkin. Kalian akan merasakan hawa kegelapan disektar kalian. Keluarga Lee, akan tersenyum ramah kepada orang lain, tetapi tidak dengan keluarga Choi –karena mereka pengecualian tentu saja-. Sedangkan keluarga Choi, yang biasanya mereka memang selalu bersikap dingin kepada orang lain, akan lebih dingin kepada keluarga Lee. Tidak ada yang tahu mengapa kedua keluarga tersebut tidak akan akur jika bertemu –walaupun mereka hanya sekedar menatap mata satu sama lain dengann tajam-.

Lalu, bagaimanakah jika mereka diharuskan untuk tinggal bersama –satu rumah- selama beberapa bulan? Mengapa mereka diharuskan untuk tinggal bersama? Dan siapa yang berada dibalik semua ini -menyuruh tinggal bersama-?

–TBC—

Huaaa! Akhirnya bisa post juga nih prolog. Jadi gimana prolognya? Jelek kah? *reader : iye thor* Jadi mau dilanjut gak ni ff? Kalo mau lanjut silahkan komen ya! Dan MUNGKIN nanti ada beberapa chap yang aku proteksi (random chap.) Untuk informasi lebih lanjut tentang ni ff, nanti aku kasih tau di next chap.  Oke deh.. Mungkin segini aja dulu pidato gaje dari Denis. Annyeong Higiseyo!!

 

 

PS: Tolong kalo ada yang salah tentang sejarah kedua lagu ini kasih tau author ya 🙂

Facebook            : Denisa Tamara

Twitter                 : @YeonraPark

Advertisements

33 responses to “Death Song [PROLOGUE]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s